EBET M. C. LAPAIBEL
· Thesis · Open Access
EBET M. C. LAPAIBEL (16383690). Pgtu(di bawah bimbingan: Ir. Yohanes Merryanto, M.Si, Ph.D dan Donny M. Bessie, S.Pi, M.Si sebagai pembimbing I dan II). Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana.
Ikan bandeng (Chanos chanos) merupakan ikan bernilai ekonomis penting yang banyak di pelihara di tambak-tambak air payau di Indonesia. Ikan ini merupakan konsumsi yang berperan penting dalam memenuhi kebutuhan protein masyarakat karena harganya relatif murah. Untuk memenuhi kebutuhan protein masyarakat budidaya bandeng telah berkembang dengan pesat. Beberapa faktor yang perlu diperhatikan dalam budidaya bandeng (Chanos chanos) tradisional diantaranya adalah oksigen terlarut, salinitas, suhu dan pH. Memburuknya kualitas lingkungan perairan menyebabkan munculnya parasit-parasit dan penyakit pada ikan. Dalam budidaya ikan bandeng di tambak Bipolo ini pemakaian air laut tidak melalui proses penyaringan atau filter sehingga diduga membawa masuk, baik itu parasit dan bakteri maupun virus ke dalam tambak hingga menyerang ikan dan dapat mengganggu pertumbuhan dari ikan tersebut, yang dapat menyebabkan timbulnya bercak pada sirip, sisik dan mengakibatkan sisik terlepas hingga kematian akibat dari ektoparasit atau parasit yang menyerang bagian luar dari tubuh ikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis ektoparasit, presentase serangan dan intensitas serangan yang menyerang ikan bandeng (Chanos chanos). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei di lapangan untuk pengambilan sampel sedangkan data primer diperoleh dari identifikasi sampel di Laboratorium Eksata Universitas Kristen Artha Wacana. Hasil penelitian menunjukan parasit yang menyerang ikan bandeng (Chanos chanos) yang dibudidayakan di tambak Bipolo Kabupaten Kupang yakni Trichodina sp. dan Ciclidogyrus sp. Serangan parasite pada ikan bandeng (Chanos chanos) oleh Trichodina sp. sebanyak 94 individu (51,5 %) dan Cichlidogyrus sp. sebanyak 72 individu (45 %). Intensitas serangan ektoparasit pada ikan bandeng (Chanos chanos) oleh Trichodina sp. mencapai 2,29 ind/ekor dan Cichlidogyrus sp. mencapai 1,98 ind/ekor
JIHAN MEIRLIN MANUBULU
· Thesis · Open Access
ABSTRAKSI “ANALISIS PPENERAPAN TAX PLANNING DALAM UPAYA MEMINIMALKAN BEBAN PAJAK BADAN USAHA PADA CV. PELITA ELEKTRONIK ATAMBUA” (Studi Kasus Pada CV. Pelita Elektronik Atambua) Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan tax planning atas Pajak Penghasilan (PPh Final Pasal 4 Ayat 2, PPh 21) dalam upaya meminimalkan beban Pajak Penghasilan sesuai Undang-Undang Perpajakan pada CV. Pelita Elektronik. Perencanaan pajak (tax planning) merupakan salah satu cara yang dapat digunakan perusahaan untuk menghemat beban pajak penghasilan badan terutang dengan tidak melanggar peraturan perpajakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif yaitu memberikan gambaran keadaan yang sebenarnya dari objek yang diteliti berdasarkan fakta-fakta yang ada dengan cara mengumpulkan, mengolah, dan menganalisis berbagai macam data sehingga dapat ditarik suatu kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa CV. Pelita Elektronik telah melakukan perencanaan pajak secara optimal. Hal ini dapat dilihat dari perbedaan jumlah Penghasilan Kena Pajak sebelum melakukan Tax Planning dan setelah melakukan Tax Planning menurut perusahaan dan pihak pajak dimana dari hasil koreksi fiskal terdapat beberapa biaya yang terkena koreksi fiskal. sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel penerapan tax planning dapat meminimalkan beban pajak perusahaan.
VIKTORIA ALFONSA ESNI MANEK
· Thesis · Open Access
Untuk memnuhi tingkat kebutuhan manusia dengan adanya persaingan dalam pencarian lapangan kerja dengan adanya tingkat keseimbangan antara angkatan tenaga kerja dengan lapangan kerja. Maka setiap orang berjiwa bisnis selalu berorientasi pada masa depan untuk mempertahankan usahanya. Pemilihan lokasi usaha adalah hal utama yang perlu dipertimbangkan. Lokasi strategis menjadi salah satu faktor yang penting dan sangat menentukan keberhasilan suatu usaha. Harga merupakan suatu nilai yang dibuat untuk menjadi patokan nilai suatu barang.harga cukup memiliki pengaruh yang besar terhadap penjualan, bagaiman yang telah dijeskan dalam hukum permintaan “jika harga semakin murah maka barang yang diminta akan semakin banyak dan sebaliknya jika harga semakin mahal maka barang yang diminta semakin sedikit”. Harga juga merupakan suatu penentu bagi permintaan barang dan untuk menentukan posisi persaingan penjualan dipasar. Harga juga salah satu produk maupun jasa yang akan dibeli tersebut merupakan kebutuhan pokok lainnya, konsumen akan sangat memperhatikan harganya. Pengusaha perlu memperhatikan hal ini, karena dalam persaingan usaha, harga yang ditawarkan oleh pesaing usaha, bisa lebih rendah. Lokasi usaha juga akan berhubungan dengan masalah efisiensi transportasi, sifat bahan baku atau sifat produknya, dan kemudahannya mencapai konsumen. Dalam memilih lokasi usaha toko harus lebih selektif, karna ada usaha yang cocok didirikan di satu lokasi tapi tidak cocok di tempat lain. Untuk itu pengusaha disarankan untuk melakukan survei untuk mencari tempat yang sesuai dengan usahanya. Lokasi yang strategis dalam teori wira usaha ditafsirkan sebagai lokasi dimana ada banyak calon pembeli, dalam antrian lokasi ini mudah dijangkau, gampang dilihat konsumen, dan lokasi yang banyak dilalui atau dihuni target konsumen yang berpotensi membeli produk atau jasa yang dijual. Keberadaan Toko Engki Motor yang berdiri pada tahu 2015 merupakan sala satu toko yang menjual sparepart accessories khususnys roda dua, lokasi yang strategis mudah di jangkau yang terletak di jln. Dalek Esa, Kelurahan Oesapa, Kecamatan Kelapa Lima Kota Kupang NTT, dan memiliki lima kariawan laki-laki. Berdasarkan fenomena yang penulis lihat dan penulis amati dilapangan, terdapat masalah yang berhubungan dengan lokasi tempat parkir yang tergolong masih sempit atau tidak memadai, dan kelengkapan produk yang masih kurang yaitu apabila barang habis tidak langsung ada pengganti atau stoknya. Toko Engki Eng Motor memiliki keunikan tersendiri, dimana harga terjangkau dan berkualitas, kemudahan dalam mengakses lokasi ini mudah dijangkau, gampang dilihat konsumen, dan lokasi yang banyak dilalui atau dihini target konsumen yang berpotensi membeli produk atau jasa yang dijual dan produk yang ditawarkan bervariasi. Kelengkapan produk adalah keragaman produk yang menyangkut kedalaman, luas dan kualitas produk yang ditawarkan juga ketersediaan produk tersebut setiap saat di toko. Berdasarka uraian latar belakang di atas, maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Pengaruh Harga, Lokasi dan Kelengkapan Produk Terhadap Keputusan Pembelian Pada Toko Engki Motor Oesapa Kota Kupang Berdasarkan pokok permasalahan di atas, tujuan penelitian yang ingin dicapai adalah untuk mengetahui pengaruh harga terhadap keputusan pembelian pada Toko Engki Motor, untuk mengetahui pengaruh lokasi terhadap keputusan pembelian pada Toko Engki Motor, untuk mengetahui apakah kelengkapan produk berpengaruh terhadap keputusan pembelian pada Toko Engki Motor Oesapa Kota Kupang Konsep teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah: a. Harga adalah sejumlah uang yang dibutuhkan untuk mendapatkan sejumlah produk tertentu atau kombinasi antara barang dan jasa. b. Lokasi merupakan salah satu faktor dari situasional yang ikut berpengaruh pada keputusan pembelian. c. Kelengkapan produk adalah keragaman produk yang menyangkut kedalaman, luas, dan kualitas produk yang ditawarkan juga ketersediaan produk tersebut setiap saat di toko. d. Keputusan pemebelian adalah tindakan dari konsumen untuk membeli produk baik itu berupa jasa ataupun berupa barang. Populasi dalam penelitian ini adalah semua konsumen atau pembeli dari Toko Engki Motor Oesapa Kota Kupang yang terpilih sebanyak 100 orang responden dalam penelitian ini. Dalam penelitian ini sampel yang digunakan sebesar 100 orang responden. Data penelitian diperoleh dengan menggunakan metode survei berupa penyebaran kuesioner kepada responden. Data yang dibutuhkan berupa berupa data primer dan data sekunder. Penelitian ini menyimpulkan bahwa secara persial Variabel Harga diketahui berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian pada Toko Engki Motor Oesapa Kota Kupang, secara persial Variabel Lokasi diketahui berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian pada Toko Engki Motor Oesapa Kota Kupang, secara persial Variabel Kelengkapan Produk diketahui berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian pada Toko Engki Motor Oesapa Kota Kupang.
LIBERTY THERSIA TANESIB
· Thesis · Open Access
ABSTRAK
ANALISIS PENGARUH PROMOSI DAN LAYANAN PURNA JUAL TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN MOTOR YAMAHA
DI PT. YAMAHA HASJRAT ABADI KUPANG
Salah satu hal penting yang dapat mempengaruhi keputusan konsumen dalam melakukan pembelian motor adalah promosi. Promosi yang menarik dapat meningkatan minat konsumen terhadap produk yamaha tersebut. Selain promosi ada juga layanan purna jual yang disiapkan oleh perusahaan bertujuan untuk memberikan pelayanan kepada konsumen yang memiliki keluhan atau klaim setelah kegiatan jual-beli berakhhir.
Tujuan dari penelitian ini untuk melihat bagaimana promosi, layanan purna jual, dan keputusan pembelian serta bagaimana pengaruh antara promosi dengan keputusan pembelian dan pengaruh layanan purna jual dengan keputusan pembelian pada PT. Yamaha Hasjrat Abadi Kupang, karena peneliti menemukan terdapat penurunan penjualan yang mengindikasikan bahwa adanya penurunan keputusan pembelian konsumen.
Konsep penelitian dalam skripsi ini adalah lingkungan promosi, layanan purna jual, dan keputusan pembelian. Kotler dan Keller (2016:96) menyatakan keputusan pembelian konsumen merupakan bagian dari perilaku konsumen yaitu studi tentang bagaiman barang, jasa, ide atau pengalaman untuk memuaskan kebutuhan dan keinginan mereka. Menurut Tjiptono (2012:219) promosi adalah aktivitas pemasaran yang berusaha menyebarkan informasi, mempengaruhi atau membujuk, dan mengingatkan pasar sasaran atau perusahaan dan produknya agar bersedia menerima, membeli dan loyal pada produk yang ditawarkan perusahaan yang bersangkutan. Menurut M. Yusup (2011:10) pelayanan purna jual merupakan tanggung jawab penjual atas kualitas barang yang dijualnya yang dapat diberikan dalam bentuk konsultasi lanjutan, atau garansi berupa penggantian barang rusak, pemeliharaan, penyediaan suku cadang dan lain sebagainya.
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi dan sekaligus sampel dalam penelitian ini adalah pengguna motor Yamaha yang berlokasi di kota Kupang yang berjumlah 96 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner pada responden, kemudian data dianalisis menggunakan teknik uji regresi linear berganda menggunakan SPSS.
Dari hasil penelitian, dalam analisis lanjutan yang menggunakan analisis deskriptif presentase diketahui bahwa promosi pada PT. Yamaha Hasjrat Abadi Kupang berada dalam kategori tinggi, layanan purna jual dalam kategori tinggi, dan keputusan pembelian dalam ketegori tinggi. Indikator dari masing- masing variabel tersebut juga dideskripsikan dengan bantuan tabel distribusi frekuensi.
Dalam analisis lanjutan yang menggunakan teknik analisis uji regresi linear berganda diketahui bahwa promosi mempunyai hubungan positif dengan keputusan pembelian yang ditunjukkan dengan nilai t hitung 3,493 > 1,986 yang berarti Ho ditolak dan Ha diterima dengan demikian promosi berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian. Sedangkan layanan purna jual mempunyai hubungan negatif dengan keputusan pembelian yang ditunjukkan dengan nilai t hitung 0,848 < 1,986 yang berarti Ho diterima dan Ha ditolak dengan demikian layanan purna jual berpengaruh negatif.
SARAH BERPELAI
· Thesis · Open Access
Nugget ikan adalah suatu bentuk produk olahan dari daging ikan giling dan diberi bumbu-bumbu serta dicampur dengan bahan pengikat lalu dicetak menjadi bentuk tertentu, dicelupkan ke dalam batter dan breading kemudian digoreng atau disimpan terlebih dahulu dalam ruang pembeku atau freezer sebelum digoreng. Berdasarkan informasi-informasi yang penulis kumpulkan, sudah terdapat penelitian nugget ikan cakalang namun bahan tambahannya adalah bonggol pisang, ada juga penelitian yang menggunakan tepung Kappa Karagenan sebagai bahan tambahan namun bahan utamanya adalah ikan cucut. Tujuan dari penelitian diversifikasi nugget ikan cakalang dengan variasi penambahan tepung Kappa Karagenan adalah sebagai berikut: (1) Untuk mengetahui karakteristik dari produk nugget ikan cakalang berdasarkan uji organoleptik terhadap kenampakan, bau, rasa dan tekstur, (2) Untuk mengetahui tingkat kekenyalan pada nugget ikan cakalang, (3) Untuk mengetahui kadar air, kadar protein dan kadar lemak pada nugget ikan cakalang. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Juni-Juli 2022 yang bertempat di Laboratorium Eksata Universitas Kristen Artha Wacana untuk pembuatan produk nugget ikan, uji organoleptik dan uji kekenyalan. Kemudian uji kadar air, kadar lemak dan kadar protein di Laboratorium Nutrisi Politeknik Pertanian Negeri Kupang. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dan kualitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan variabel yang diteliti. Analisis kuantitatif digunakan untuk menerangkan data berupa angka yang didapat dari hasil pengamatan uji kadar air, kadar protein, kekenyalan dan lemak. Sedangkan analisis kualitatif hasil dari uji organoleptik. Hasil dari penelitian ini adalah karasteristik dari produk nugget ikan cakalang dengan variasi penambahan tepung Kappa Karagenan yaitu 0,5%, 1,5% dan 2,5% pada tingkat penerimaan panelis berdasarkan organoleptik sensori terbaik pada perlakuan 1,5% dengan kenampakan 7,36, bau 7,6, tekstur 7,93 dan rasa 7,7. Tingkat kekenyalan nugget ikan cakalang menggunakan alat penetrometer terbaik pada perlakuan 2,5% dengan nilai 7,7 mm/g/detik. Kandungan air 51,51%, kandungan protein 8,49% dan kandungan lemak 0,64%
SARA M. LAUBURA
· Thesis · Open Access
The title of this writing is "Descriptive Study of the Values Contained in Children Stories by Arleen Amidjaja". The research problem of the study is what are the types of values contained in the children stories by Arleen Amidjaja, and what is the dominant value used in the children stories by Arleen Amidjaja. The purpose of this study is to analyze the values contained in the children stories by Arleen Amidjaja and to find out what types of values are the most dominant in the stories . This is a Qualitative research. This research is to find out what values are contained in the story, and to find out what types of values are the most dominant in the story by using data analysis. The result of the study show that there are 5 types of values in the story, namely: social value, moral value, value of truth , beauty value and religious value. In the stories by Arleen Amidjaja it is also know that there is one type of value that is very dominant namely Moral value. In addition, the author makes conclusions to be a motivation for the readers.
STEF TRISON RAGA LAWA
· Thesis · Open Access
ABSTRAK
ANALISIS EFEKTIVITAS DAN EFISIEN PENGELOLAAN PENDAPATAN BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDES) (Studi Kasus : Di Desa Nadawawi Kecamatan Sabu Barat, Kabupaten Sabu Raijua)
BUMDes adalah lembaga usaha desa yang dikelola oleh masyarakat dan pemerintahan desa dalam upaya memperkuat perekonomian desa dan dibentuk berdasarkan kebutuhan dan potensi desa.
Persoalan dalam penelitian ini adalah apakah pengelolaan BUMDEs “Mira Kaddi” telah efektif dan efisien dan sesuai dengan prinsip umum pengelolaan badan usaha milik desa (BUMDes).
Penelitian ini bertujuan untuk Untuk mengetahui apakah pengelolaan BUMDes) di Desa Nadawawi sudah efektif dan efisien dan sesuai dengan prinsip-prinsip pengelolaan dana. Populasi dalam penelitian ini adalah laporan keuangan atau laporan lain yang mendukung pengelolaan BUMDes “Mira Kaddi” tahun 2018-2021. laporan keuangan atau laporan lain yang mendukung pengelolaan BUMDes “Mira Kaddi” tahun 2018-2021. Teknik analisis data yang digunakan adalah dengan menggunakan teknik dokumentasi, dengan teknik tersebut data yang di himpun antara lain, laporan keuangan dan laporan lain yang mendukung penyelenggaraan BUMDes “Mira Kaddi”.
Efektivitas merupakan hubungan antara output dengan tujuan. Semakin besar konstribusi output terhadap pencapaian tujuan, maka semakin efektif oganisasi, program, atau kegiatan. Jika efisiensi berfokus pada output dan proses maka efektivitas berfokus pada outcome (hasil). Suatu organisasi, program atau kegiatan dinilai efektif apabila output yang dihasilkan bisa memenuhi tujuan yang diharapkan atau dikatakan spending wisely.
Efesiensi adalah suatu proses internal atau sumber daya yang diperlukan oleh organisasi untuk menghasilkan satu satuan output karena itu efesiensi dapat diukur sebagai rasio output terhadap input.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat efektivitas tahun 2019 sebesar 19% namun pada tahun 2020 turun menjadi -48% sedangkan pada tahun 2021 tingkat efektivitas membaik menjadi -21%. Keadaan tingkat efektivitas di atas terutama penurunan pada tahun 2020 terjadi karena realisasi pendapatan pada tahun 2020 turun secara drastis dibanding tahun 2019, karena realisasi pendapatan tahun Rp25.500.000 turun menjadi hanya Rp 4.255.555 di tahun 2020. Pada tahun 2021 tingkat efektivitas membaik karena realisasi pendapatan meningkat sebesar 124% sementara tidak perubahan target pendapatan dimana target tersebut sana dengan tahun 2020 sebesar Rp30.000.000.
Keadaan di atas dapat dijelaskan sebagai berikut: Penurunan tungkat efisiensi secara drastic di tahun 2020 karena terjadi penurunan realisasi pendapatan dibanding tahun 2019 sebesar 83% dengan alasan seperti telah dijelaskan di atas. Kemudian tingat realisasi pengolaan juga turun di tahun 2020 sebesar 217,8% sehingga resio tingkat efisiensi menjadi negatif. Pada tahun 2021 rasio efisiensi membaik karena adalah kenaikan realisasi pendapatan sebesar 124% bersamaan dengan perbaikan realisasi pengelolaan dari -217,8% di tahun 2020 menjadi -56,2%. Keadaan tersebut menyebakan rasio efisiensi membaik di tahun 2021 dari 335% menjadi -65%. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa rasio efisiensi menunjukkan kenaikan karena ada penurunan dari -335% menjadi -65%.
Kata Kunci : Efektivitas Dan Efisien
MARIA YULITA BERE
· Thesis · Open Access
MARIA YULITA BERE (18380050). Analisi Ekologi Lokasi Budidaya Rumput Laut Kappaphycus alvarezii di Perairan Bolok, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang. WILSON L. TISERA, S.Pi, M.Si, Ph.D dan DONNY M. BESSIE, S.Pi, M.Si sebagai Pembimbing I dan II. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Desa Bolok merupakan salah satu desa dari 6 desa di Kecamatan Kupang Barat yang memiliki potensi sumberdaya hayati pesisir yang cukup besar, juga potensi budidaya rumput laut Kappaphycus alvarezii. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kondisi ekologi lokasi budidaya rumput laut Kappaphycus alvarezii di Desa Bolok, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Desember 2021-Februari 2022, di Desa Bolok, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan melakukan observasi dan pengukuran langsung di lapangan. Pengambilan sampel makrobentos menggunakan metode belt transek. SUntuk memperoleh data lamun sebagai objek penelitian digunakan metode transek kuadran. Metode pengambilan sampel makroalga menggunakan metode garis transek (line transect) dengan teknik sampling kuadran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelimpahan jenis dan relatif makrobentos tertinggi adalah ditemukan pada jenis Protoreaster nodosus yang memiliki nilai kelimpahan (0,5453 ind/m², 47.81%), sedangkan kelimpahan jenis dan relatif terendah adalah jenis Ophiocoma erinaceus dengan jumlah nilai kelimpahan yaitu (0,002 ind/m2), Linckia laevigata, Mesocentorus franciscanus, Tripneustes centricosus, Toxopneustes pileolus dan Macrophiotrix belli dengan jumlah kelimpahan relatif yang sama yaitu (0.06%). Perhitungan indeks keanekaragaman, keseragaman, dominasi makrobentos tetinggi sebesar (0,635, 0,629, 0,310). Kepadatan jenis dan relatif makroalga tertinggi adalah jenis Ulva reticulata dengan nilai kepadatan yaitu (8.4 Ind/m2, 28.97%). Sedangkan kepadatan jenis dan relatif terendah adalah jenis Ulva lactuca dengan nilai kepadatan yaitu (1.33 Ind/m2, 4.60%). Nilai frekuensi jenis dan relatif tertinggi pada jenis Ulva reticulata dengan nilai sebesar (0,8 ind/m2, 25%). Sedangkan Nilai frekuensi jenis dan relatif terendah pada jenis Ulva lactuca dengan jumlah nilai yaitu (0,2 ind/m2, 7,29%). Indeks keanekaragaman, keseragaman, dominasi makroalga tertinggi sebesar (0,770, 0,911, 0,192). Nilai kerapatan jenis dan relatif tertinggi terdapat pada jenis Thalassia hemprichii dengan nilai keraptan (10,23 m2, 51,00%). Sedangkan nilai terendah kerapatan jenis dan relatif pada jenis Syringodium isoetikolium dengan jumlah nilai yaitu (0,17 m2 , 0,83%). Nilai frekuensi jenis dan relatif tertinggi terdapat pada jenis Thalassia hemprichii dengan nilai frekuensi (0,90m2, 53%). Sedangkan nilai terendah frekuensi jenis relatif pada jenis Syringodium isoetikolium dengan jumlah nilai yaitu (0,03m2, 2%). Nilai penutupan jenis dan relatif tertinggi terdapat pada jenis Thalassia hemprichii dengan nilai penutupan (0.75m2, 21,53%). Sedangkan nilai terendah penutupan jenis relatif pada jenis Cymodecea retundata dengan jumlah nilai yaitu (0,23m2, 6,70%). Kata kunci: Ekologi, Kappaphycus alvarezii, Makrobentos, Makroalga, Lamun, Perairan Bolok.
HERMAN WILA PA
· Thesis · Open Access
Pertumbuhan Alga Merah (Kappaphycus alvarezii)dengan Menggunakan Metode KeranjangApungdi Peraiaran Pantai Batubao Desa Tesabela Kecamatan Kupang Barat Kabupaten Kupang. Alfred G.O. Kase, S. Pi, M. Si,Ph.Ddan Rockie R. L. Supit, SPi. M.Sisebagai Pembimbing I dan II. Program StudiManajemenSumberdayaPerairan, Fakultas PerikanandanIlmuKelautan, Universitas Kristen ArthaWacanaKupang.Sebagian besar penduduk Desa Tesabela membudidayakan rumput laut sebagai penghasilan pokok. Rumput laut yang banyak dibudidayakan oleh masyarakat setempat ialah jenis Kappaphycus alvareziiMetodelong linemerupakan metode yang dipakai oleh pembudidaya rumput laut di Desa Tesabela Kecamatan Kupang Barat. Umumnya masyarakat memiliki periode waktu pemanenan yang berbeda dengan jumlah hasil panen yang berbedapula. metode yang digunakan sama, jumlah tali yang digunakan oleh masing-masing pembudidaya juga berbeda-beda tergantung kemampuan modal dan luas lahan yang dimiliki. Penelitian ini telah dilaksanakan di Perairan Batubao Desa Tesabela Kecamatan Kupang Barat Kabupaten Kupang pada bulan Septembersampai Oktober 2021.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pertumbuhan algamerah Kappaphycus alvarezii dengan metode keranjang apung di Perairan Batubao Desa Tesabela Kecamatan Kupang Barat..Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei, observasi dan pengambilan data langsung di lokasi penelitian.Hasil penelitian menunjukan bahwa pertambahan berat alga merah Kappaphycus alvarezii yang dibudidayakan menggunakan keranjang apung selama 49 hari atau tujuh minggu meningkat mulai dari minggu I hingga minggu VI, dan minggu VII mengalami sedikit penurunan, pertumbuhan harian alga merah Kappaphycus alvarezii tertinggi pada minggu I, sementara pada minggu II hingga VII laju pertumbuhan hari mengalami penurunan,persentase pertumbuhan harian alga merah pada minggu I termasuk pertumbuhan normal, setelah itu terus mengalami penurunan mulai dari minggu II hingga minggu VII, rata-rata pertumbuhan mutlak tertinggi terdapat pada minggu III sebesar 36,800 gram. Sedangkan terendah mulai pada minggu VI sebesar -1,267 gram dan minggu VII sebesar -1,300 gram.
ASMAWATI LIWA PATI
· Thesis · Open Access
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Derajat Desentralisasi Fiskal Kota Kupang. Jenis data dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan metode dokumentasi yaitu penulis mengumpulkan data histori seperti Laporan Realisasi Pendapatan Asli Daerah yang bersumber dari Laporan Keuangan Pemerintah Kota Kupang tahun anggaran 2017 - 2021. Hasil penelitian menggunakan rasio Derajat desentralisasi fiskal dengan rata-rata persentase selama lima tahun sebesar 16,31% menunjukan bahwa kemampuan keuangan daerah Kota Kupang ditinjau dari aspek desentralisasi fiskal dalam kategori rendah, yaitu pendapatan asli daerah masih sangat rendah terhadap total pendapatan daerah atau kemampuan daerah Kota Kupang dalam menggali Pendapatan Asli Daerah masih tergolong kurang baik. Yang berarti bahwa kewenangan desentralisasi sudah dijalankan tapi keuangan kota kupang masih sentralisasi dari pemerintah pusat. Jadi, Kemampuan Keuangan Daerah kota Kupang pada Tahun 2017-2021 dikategorikan masih kurang, dapat dilihat dari rasio derajat desentralisasi fiskal dengan rata-rata selama 5 tahun diklasifikasikan dalam kategori rendah. Komponen Pendapatan Asli Daerah selama lima tahun berturut-turut yang memberikan kontribusi kecil adalah Pendapatan Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah Yang Dipisahkan, pendapatan ini bersumber dari bagian laba perusahaan Daerah, lembaga keuangan bank serta penyertaan modal kepada badan usaha lain atau Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Variabel PAD yang paling besar memberikan kontribusi terhadap PAD adalah Pajak hal tersebut dikarenakan pajak merupakan pemungutan dari rakyat yang rutin dilakukan oleh pemerintah dibandingkan dengan retribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan dan lain-lain PAD yang sah. Kemampuan Pendapatan Asli Daerah dari tahun 2017 sampai 2021 di BKAD Kota Kupang masih belum baik karena ada kendala yang disebabkan beberapa faktor. Faktor-faktor penghambat yang mempengaruhi peningkatan Kemampuan Pendapatan Asli Daerah di Kota Kupang di BKAD Kota Kupang adalah Permasalahan kompetensi sumber daya manusia; Kurangnya pengawasan; Kesadaran masyarakat yang kuraang dalam membayar pajak & retribusi. Dari beberapa kendala pemerintah Badan Keuangan dan Aset Daerah Kota Kupang telah mempersiapkan upaya untuk mengatasi permasalahan.Upaya untuk mengatasi hambatan dalam mengoptimalkan pendapatan asli daerah dalam rangka pelaksanaan otonomi daerah adalah: Untuk meningkatkan sumber daya manusia; Meningkatkan pengawasan yang kurang maksimal; Meningkatkan kesadaran wajib pajak bagi badan/perorangan yang tidak tertib membayar pajak. Kata Kunci : Pendapatan Asli Daerah, Desentralisasi Fiskal
MARIA MAGI KAMAU
· Thesis · Open Access
This study is conducted under the title “A DESCRIPTIVE STUDY OF THE LANGUAGE STYLE FOUND IN JOKOWI SPEECH ON IDEPENDENCE DAY CELEBRATIONIN2019-2020”. The problem asserted in this research were what are the types of language style found in Jokowi speech in the Independence Day celebration in 2019-2020 & what are the function of the language style. This problem led to the aims of the study that were to find out the types of language style and to describe the function of language style found in Jokowi speech on Independence Day celebration. This study focuses on language style that is used in the style of Jokowi speech, the data were taken from two videos on youtube channel, it was classified as documentary analysis. The research used descriptive qualitative method to anayzed the language style and the function of language style. There were four types that found in Jokowi speeches such as: frozen style: example yang saya hormati, formal style example: Indonesia maju bukan karya presiden, consultative style example: good Morning, shalom and etc, intimate style example: saudara sebangsa dan setanah air and the function language style that found were: to increase the audience’s teste, persuade the reader,andto create: rtain mood. Language styles used by Jokowi help him to get the audience’s interest. The way audiences response the speech actually is based on the styles that used by the Jokowi. The styles used actually depend on the situation when the speaker gives the speech. The research suggestion that may be able to facilitate for English students as the teachers candidate, readers and the next research. Key words: Language style, speech, Independence Day
ANTONIUS GAKA TIBO
· Thesis · Open Access
ABSTRAK
PENGARUH PENDAPATAN ASLI DAERAH DAN DANA ALOKASI UMUM TERHADAP ALOKASI BELANJA DAERAH PEMERINTAH KOTA DAN KABUPATEN DI PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR
Tujuan penelitian ini untuk menguji pengaruh variabel Pendapatan Asli Daerah dan Dana Alokasi Umum terhadap Alokasi Belanja Daerah Pemerintah Kota dan Kabupaten di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Periode yang digunakan dalam penelitian ini tiga tahun, yaitu mulai dari tahun 2017 sampai dengan tahun 2019.
Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pemerintah Kota dan Kabupaten Provinsi Nusa Tenggara Timur, yaitu sebanyak 21 kabupaten dan 1 kota. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik sampling jenuh yaitu semua anggota populasi digunakan sebagai sampel yaitu sebanyak 22 sampel. Pengumpulan data dengan metode dokumentasi yang di dapat melalui Laporan Realisasi Anggaran Provinsi Nusa Tenggara Timur yang dipublikasikan di website resmi Direktorat Djenderal Perimbangan Keuangan Pemerintah Daerah yaitu www.djpk.kemenkeu.go.id. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Pendapatan Asli Daerah dan Dana Alokasi Umum berpengaruh positif dan signifikan terhadap Alokasi Belanja Daerah. Kemampuan prediksi dari variabel Pendapatan Asli Daerah dan Dana Alokasi Umum terhadap Alokasi Belanja Daerah sebesar 71,8% sebagaimana ditunjukan oleh besarnya nilai R Square sebesar 71,8% sedangkan sisanya 27,2% dipengaruhi oleh variabel lain diluar penelitian ini.
Kata Kunci : Pendapatan Asli Daerah, Dana Alokasi Umum, Alokasi Belanja Daerah.
YANI PUTRI AYU KASTAMUN
· Thesis · Open Access
Judul Skripsi Penulis adalah :DESKRIPSI TENTANG PUTUSAN HAKIM DALAM SENGKETA PEMBAGIAN HARTA WARISAN. Rumusan masalah yang penulis kaji adalah 1) Faktor apakah yang menyebabkan terjadinya sengketa pembagian harta warisan, 2) Apa dasar pertimbangan hakim Pengadilan Negeri dan Mahkamah Agung mengabulkan gugatan penggugat seluruhnya dalam sengketa pembagian harta warisan. 3) Apa dasar pertimbangan hakim Pengadilan Tinggi mengabulkan gugatan sebagian dalam sengketa pembagian harta warisan.Tujuan yang ingin Penulis kaji adalah: Untuk mengetahui penyebab terjadinya sengketa pembagian harta warisan, untuk mengetahui dasar pertimbangan hakim Pengadilan Negeri dan Mahkamah Agung dalam mengabulkan gugatan penggugat seluruhnya dalam sengketa pembagian harta warisan, dan dasar pertimbangan hakim Pengadilan Tinggi mengabulkan gugatan Sebagian dalam sengketa pembagian harta warisan. Jenis metode Penelitian yang penulis gunakan adalah jenis penelitian Normatif yaitu dilakukan dengan cara meneliti bahan pustaka atau data sekunder yang mencakup perbandingan hukum antara lain bahwa penelitian ini akan memberikan pengetahuan tentang persamaan dan perbedaan antara berbagai bidang tata hukum dan pengertian dasar sistem hukum. dan sifat penelitian adalah deskriptif yakni penulis akan memaparkan faktor penyebab terjadinya sengketa pembagian harta warisan, dan dasar pertimbangan hakim dalam putusan pengadilan.
Berdasarkan hasil penelitian dan analisis penulis bahwa :
1. Faktor Intern yang menyebabkan terjadinya sengketa pembagian harta warisan:
a. Pewaris tidak melakukan pembagian waris sebelum meninggal dunia
b. Harta warisan dikuasai sepihak oleh salah satu ahli waris
2. Pertimbangan hakim Pengadilan Negeri dan Mahkamah Agung mengabulkan gugatan seluruhnya:
a. Penggugat dapat membuktikan diri sebagai ahli waris
b. Penggugat dapat membuktikan objek sengketa sebagai harta warisan
3. Pertimbangan hakim Pengadilan Tinggi mengabulkan gugatan sebagian karena objek sengketa merupakan harta tidak bergerak berupa tanah dan bangunan yang berdiri diatasnya maka akan timbul kesulitan dalam pelaksanaan pembagian waris sehingga objek sengketa dilaksanakan dengan pelaksanaan secara sukarela kedua bela pihak yaitu penjualan atau (lelang) yang hasil penjualanya dibagi masing-masing (1/3) bagian oleh penggugat konvensi/tergugat rekonvensi sebagai ahli waris.
Pada uraian kesimpulan diatas, maka yang menjadi saran penulis sebagai berikut: 1.Sebaiknya pembagian warisan para ahli waris dilakukan dengan cara kekeluargaan dengan memberikan porsi masing-masing pada ahli waris yang telah disepakati agar tidak menimbulkan konflik antara saudara.
2. Membuat surat perjanjian yang sah sebagai perlindungan hukum agar tidak menimbulkan sengketa dengan saling gugat menggugat antara sesama ahli waris dikemudian hari
DIKLAN R.N.N. ABANAT
· Thesis · Open Access
This thesis is entitled: “An Analisys of Dialect Variation In Amanuban. “This study was conducted to answer the problem, namely: what are the factor influences the variation dialect in Amanuban? The method used in this stdy was, descriptive qualitative method. It was used to find out the factors that influences the dialect variation in Amanuban. The subject of this study was the people in Amanuban who live in Kuatnana district, especially in Tetaf sub distict. They were 10 informants as the subject of this study. The instrument used in this study was the tools that used in this study. The obtained data were analyzed by using procedures, such as: collecting, classifying, analyzing and describing. The result shows that: there are 4 factors that influence dialect variation in Amanuban. The factors are as follows: 1). By age: For example: Command: Dodi, om he mait oe he muniu (Dodi, come here to get water to take bath’). Response: Au peh kuk (I’m lazy). 2). By Education: For example: Command: Liat la i suan ka (This child is so naughty) Response: Mau tum haim palen. (Well, we will advice him).3. By Job: For example: Mut nan om neo uis Neno (Surrender your life to God). 4. By Nobinity: For example: Tok neu tok o (Sit down please). Au auba he tunok neo tok o (Sit down please).
YOKSAN I. KOA
· Thesis · Open Access
INTISARI
Judul skripsi : “Deskripsi Tentang Terjadinya Tindak Pidana Penampungan Dan Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya Dan Beracun”. Rumusan masaalah yang diangkat dalam penelitian ini adalah faktor-faktor apakah yang menyebabkan terjadinya tindak pidana penampungan dan pengelolaan limbah bahan berbahaya dan beracun?. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahuifaktor-faktor yang menyebabkan terjadinya tindak pidana penampungan dan pengelolaan limbah bahan berbahaya dan beracun. Jenis penelitian dalam penelitian ini adalah penelitian hukum normatif, yang terdiri dari dua variabel yaitu variabel bebas dan variabel terikat. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah faktor-faktor penyebab terjadinya tindak pidana penampungan dan pengelolaan limbah bahan berbahaya dan beracun. Variabel terikat adalah putusan hakim tentang tindak pidana penampungan dan pengelolaan limbah bahan berbahaya dan beracun.
Berdasarkan hasil peneletian dan pembahasan maka diperoleh jawaban yaitu:
1. Terdakwa ingin mendapatkan keuntungan
2. Terdakwa tidak memiliki izin lingkungan
3. Terdakwa tidak memperpanjang izin lingkungan
Saran, bagi pemerintah dalam hal ini Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu dan/atau Dinas Lingkungan Hidup untuk tetap dapat memberikan informasi-informasi yang berkaitan dengan limbah B3, berupa sosialisasi kepada badan usaha baik yang dimiliki oleh perusahaan atau pribadi untuk mengurus izin lingkungan.Bagi masyarakat terkhususnya pemilik usaha penampungan dan pengelolaan limbah bahan berbahaya dan beracun, dalam melakukan usahanya untuk mengurus izin lingkungan yang dimaksud agar tidak terjadi pelanggaran yang berujung pada pemidanaan.
Kata kunci : Tindak Pidana, Penampugan, Pengelolaan, Bahan Berbahaya
dan Beracun
BENDELINA MANGNGI ULY
· Thesis · Open Access
ANALISIS PENGARUH DEBT TO ASSET RATIO DAN TAX AVOIDANCE TERHADAP COST OF DEBT PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR SUB SEKTOR KONTRUKSI DAN BANGUNAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDOSENSIA SELAMA PERIODE 2017-2021” Salah satu bentuk informasi yang sering dipakai dari beberapa informasi adalah laporan keuangan yang dipublikasikan perusahaan. Laporan keuangan disusun bukan saja untuk kepentingan manajemen perusahaan tetapi untuk pihak lain juga yang memepunyai kepentingan dengan data keuangan dalam perusahaan dan untuk mencapai tersebut maka setiap perusahaan yang go publik di Bursa Efek Indoensia diwajibkan melaporkan laporan keuangan tahunan. Dalam laporan keuangan tersebut terdapat laporan laba rugi.Laporan laba rugi adalah laporan yang memberikan informasi mengenai kinerja sebuah perusahaandalam laporan laba rugi terdapat berbagai macam beban dan juga laba, macam-macam laba yaitu laba kotor, laba operasi, laba bersih, laba sebelum pajak dan laba bersih sesudah pajak.Dalam website resmi Bursa Efek Indonesia, termuat data-data perusahaan seperti laporan keuangan yang sudah diaudit dan juga data mengenai perkembangan biaya utang suatu perusahaan yang telah dihitung menggunakan rasio-rasio yang menunjukkan kinerja suatu perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat dan menganalisa pengaruh debt to asset ratio dan tax avoidance terhadap cost of debt pada perusahaan sub sektor kontruksi dan bangunan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2017-2021. Debt to asset ratio dan tax avoidance digunakan sebagai variabel independen dan cost of debt digunakan sebagai variabel dependen. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur sub sektor kontruksi dan bangunan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2017-2021. Sampel berjumlah 8 perusahaan dengan periode 5 tahun.Metode pemilihan sampel adalah purposive sampling.Jenis data yang digunakan adalah data kuantitatif dan sumber data menggunakan data sekunder.Metode analisis data yang digunakan untuk menguji hipotesis adalah dengan menggunakan analisis linear berganda.Pengujian yang dilakukan dalam penelitian ini dengan SPSS 24 for windows. Hasil penelitian ini tidak ditemukan adanya pengaruh debt to asset ratio dan tax avoidance terhadap cost of debt pada perusahaaan manufaktur yang terdaftar di BEI selama periode 2017-2021.
MIRIAM KOEN
· Thesis · Open Access
The purpose of this research is to describe the body language used in the teaching and learning process in the classroom. The research questions are what are the characteristics and functions of body language used in teaching and learning process?, and what are the types of body language used in teaching and learning process?. This research is a descriptive qualitative research. The data resource of this research is taken from YouTube channel. The technique of data analysis used are put the data that has been classified into the pictures, identify the data of the pictures and describe the meaning and than interpreted the data. The result of this research shows that there are three thingsof body language used in the teaching and learning process in the classroom.The first is Function of Body Language. There are several functions of body language, such as Repetition, Substitution, Contradiction,Complementary and Accentuation. The second item is Characteristic of Body Language.It is usually related to body movements, such as the body and it’s parts and movements, head language and hand language and it’s parts and movements. The last item is Types of Body Language, such as The Head-Movement and Placement of the Head, Facial Expressions-the face has many muscles, Body Posture, Hand and Finger Gestures and also Facial Expression-to show the face look like in which it has a meaning in communication. The body language is needed in teaching learning process because it can help the teacher to understand students’ thoughts and vice versa students can understand the teacher’s thoughts. This can be seen from the body language shown by teacher and students through body movements and facial expressions.The impact for the teacher to know the meaning of body language, namely, the teacher knows whether the student can receive well or not the lessons given during the teaching and learning process in class and vice versa students can also read the body language used by the teacher to show whether the lessons given to students are understood. Well or not by the teacher.
ADI SETRI TOMI TAMU AMA
· Thesis · Open Access
INTISARI Skripsi ini berjudul : “Deskripsi Motif, Modus Dan Akibat Hukum Terjadinya Tindak Pidana Perbankan”. Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah : 1. Bagaimana motif terjadinya tindak pidana perbankan? 2. Bagaimana modusterjadinya tindak pidana perbankan?3. Bagaimana akibat hukum terjadinya tindak pidana perbankan terhadap pelaku dan korban?Tujuan penelitian adalah : 1. Untuk mengetahui Motif terjadinya tindak pidana perbankan. 2. Untuk mengetahui modus terjadinya tindak pidana perbankan 3. Untuk Mengetahui akibat hukum terjadinya tindak pidana perbankan terhadap pelaku dan korban. Penelitian ini bersifat deskripstif dan jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian normatif. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah Motif, Modus Dan Akibat Hukum Terjadinya Tindak Pidana Perbankan.Sedangkan variabel terikat dalam penelitian ini adalah Tindak Pidana Perbankan. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan makamotif, modus dan akibat hukum terjadinya tindak pidana perbankanadalah sebagai berikut : 1. Motif : Untuk mendapatkan keuntungan. 2. Modus : Memproses pengajuan permohonan kredit menggunakan nama orang lain, Memalsukan dokumen debitur, merekayasa keuangan bank, mencairkan dana tanpa melakukan pengecekan lapangan 3. Akibat Hukum: Terdakwa ditahan, terdakwa dikenakan pidana penjara dan di kenakan denda.Saran yang penulis berikan adalah pimpinan bank atau pegawai bank serta seluruh nasabah di perbankan harus lebih teliti dalam melakukan tanggung jawab baik itu akan hak dan kewajiban, sehingga sistem kerja di suatu bank lebih terbina dan terpola dengan baik demi menjalankan fungsi bank yang sebagaimana mestinya. Kata Kunci : Motif, Modus, Akibat HukumTindak Pidana Perbankan.
ESTER AFLIANA MESAH
· Thesis · Open Access
The study discuss about “A DESCRIPTIVE STUDY OF ENGLISH TEACHERS STRATEGIES IN TEACHING SPEAKING AMID PANDEMIC COVID-19 AT SMP ADVENT NUSRA IN ACADEMIC YEAR 2020/2021”. The writer formulates 2 research questions, namely: (1) What are the strategies that teacher used in teaching speaking amid pandemic covid-19? And (2) How does the English teacher apply strategy in teaching speaking amid pandemic covid-19. The aims of study in this research are: to find out the English teacher strategies in teaching speaking amid pandemic covid-19 and to know the English teacher apply the strategies in teaching speaking amid pandemic covid-19. This research used qualitative method and collecting the data by interview and recording the conversation. The writer uses theory Brown 1994 about strategies in teaching speaking and Malyana 2020 theory about the teaching process amid pandemic. From the 12 strategies proposed by Brown, the researcher only used 4 strategies in teaching speaking, namely: role play, storytelling, dialogue, and opinion/idea. Judging from this pandemic situation, the teaching process is carried out online and offline. Some of these strategies are used because they are very effective to improving students speaking in English during pandemic covid-19. From the result of this study, the research expected teachers to used effective strategies and good media selection so that students can easily understand the lessons given amid the pandemic covid-19
DOCIARTO ARIO LENDE
· Thesis · Open Access
ABSTRAK
UPAYA GURU PENJASORKES MENINGKATKAN HASIL BELAJAR BOLA VOLI MELALUI VARIASI BERMAIN BOLA PELASTIK DI SMPN 3 MAMBORO
Dociarto Ario Lende1*, Andreas J. F. Lumba2, Agustinus Jacob Nafie3
1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia
email. [email protected]
Latar belakang: Berdasarkan latar belakang masalah, rendahnya hasil belajar materi bola voli para siswa SMPN 3 Mamboro terhadap kegiatan yang diadakan di sekolah dan juga para siswa SMPN 3 Mamboro masi cenderung monoton oleh karna itu guru berperan dalam membimbing siswa meningkatkan hasil belajar bola voli dan juga memberikan motivasi belajar.
Tujuan penelitian: Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk meningkatkan hasil belajar bola voli melalui variasi bemain bola pelastik di SMPN 3 Mamboro.
Metode penelitian: Metodeyang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK)karena dalam penelitian ini merupakan pada upaya pemecahan masalah ataupun perbaikan yang di rancang menggunakan penelitian tindakan kelas yang bersifat lefleftif dan kolaboratif.
Hasil dan pembahasan: Hasil dalam penelitian ini mempunyai dua siklus dan presentase hasil belajar bola voli siklus 1 dan 2, analisis permasalahan siklus 1 dan 2 dan solusi pemecahannya dari dua siklus mempunyai perbedaan siklus 1 siswa masi dalam proses meyempurnakan hasil belajar bola voli sehingga masi banyak siswa yang pempunyai kategori
Cukub baik. Pada siklus dua siswa suda bagus dalam meningkatkan hasil belajar bola voli sehingga mendapatkan kategori baik dan berhasil.
Simpulan: Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan seperti yang diuraikan pada bab sebelumnya, diketahui persentase siswa SMPN 3 Mamboro yang tuntas (NA tes Teknik dasar permainan bola voli> 75) pada siklus 1 hanya 67,3%. Namun, persentase ketuntasan belajar siswa meningkat menjadi 89,6% pada siklus 2. Hal tersebut menjelaskan bahwa persentase siswa SMPN 3 Mamboro yang tuntas semakin baik setelah siswa diberi tindakan berupa pembelajaran Teknik dasar permainan bola voli melalui variasi bermain bola pelastik.
Katakunci: Meningkatkan hasil belajar bola voli melalui variasi bermain bola pelastik