Lewati ke konten utama
Beranda / Koleksi

COLLECTION

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Koleksi otomatis dari Skripsi/Tugas Akhir

3.893 item publik

Publikasi

Halaman 47 dari 195

Analisis Kesehatan Hutan Mangrove Dengan Menggunakan Metode Hemispherical Photography di Pantai Abudenok, Kecamatan Malaka Barat, Kabupaten Malaka

FILIPUS YACOBUS FENDIRIKUS SERAN
· Thesis · Open Access

FILIPUS YACOBUS FENDIRIKUS SERAN (18380046). Analisis Kesehatan Hutan Mangrove Dengan Menggunakan Metode Hemispherical Photography di Pantai Abudenok, Kecamatan Malaka Barat, Kabupaten Malaka. DONNY M. BESSIE, S.Pi., M.Si sebagai Pembimbing I dan Ir. YOHANES MERRYANTO, S. M.Si, Ph.D sebagai Pembimbing II. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana. Hutan mangrove merupakan hutan yang tumbuh di daerah pasang surut dengan karakterisktik tanah berlumpur atau berpasir serta memiliki kemampuan adaptasi sangat baik ketika daerah pasang surut mengalami surut terendah sampai pasang tertinggi. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode purposive sampling. Metode ini dipilih karena memiliki kelebihan seperti waktu, tenaga, dan biaya yang dikeluarkan lebih minimum dengan cangkupan wilayah yang telah mewakili kondisi tutupan mangrove di kawasan Pantai Abudenok. Penentuan titik stasiun penelitian dilakukan dengan pengamatan secara langsung dilapangan ketika survei pendahuluan (ground check). Hasil penelitian menunjukan bahwa komposisi vegetasi mangrove yang ditemukan berdasarkan identifikasi morfologi seperti ciri dari bentuk akar, buah dan daun di Pantai Abudenok sebanyak 5 (lima) jenis dari 3 (tiga) famili yaitu Avicenniaceae, Sonneratiaceae dan Rhizophoraceae. Dari keseluruhan stasiun penelitian, nilai persentase tutupan mangrove tertinggi terdapat pada stasiun II dengan nilai persentase 71,40%, selanjutnya diikuti oleh stasiun III dengan nilai persentase 53,51% dan nilai persentase terendah terdapat pada stasiun I dengan nilai persentase 44,72%. Nilai rata-rata persentase tutupan mangrove seluruh stasiun memperoleh nilai mencapai 56,54%. Berdasarkan Keputusan Menteri Lingkungan Hidup No. 201 tahun 2004 tentang Kriteria Baku dan Pedoman Penentuan Kerusakan Mangrove, hal ini dapat dikatakan status kondisi tutupan mangrove tergolong dalam kondisi sedang atau baik. Hasil analisis data kerapatan mangrove berdasarkan tingkat pohon pada berbagai vegetasi mangrove didapatkan hasil yang berbeda-beda pada setiap stasiun. Jumlah total kerapatan pohon seluruh jenis mangrove pada setiap stasiun berkisar antara 933,32-1466,66 pohon/ha. Nilai rata-rata kerapatan mangrove di Pantai Abudenok mencapai 1188,88 pohon/ha dengan kondisi kerapatan mangrove di Pantai Abudenok tergolong sedang atau baik. Kerapatan jenis tertinggi pada stasiun I adalah jenis Avicennia officinalis dan Rhizophora stylosa (433,33 pohon/ha), stasiun II tertinggi pada jenis Avicennia officinalis (533,33 pohon/ha), dan pada stasiun III nilai tertinggi pada jenis Rhizophora stylosa (500 pohon/ha).

DESKRIPSI TENTANG PENJATUHAN PUTUSAN PEMIDANAAN TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA PENGGUNAAN MEREK TANPA HAK

ANGGELINA INDRIYANI ROSWITA KERO
· Thesis · Open Access

INTISARI Judul penelitian ini ialah Deskripsi Tentang Penjatuhan Putusan Pemidanaan Terhadap Pelaku Tindak Pidana Penggunaan Merek Tanpa Hak. Masalah pokok yang diteliti penulis ialah apa dasar pertimbangan judex facti dan judex juris menjatuhkan putusan pemidanaan terhadap pelaku tindak pidana penggunaan merek tanpa hak ? Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dasar pertimbangan judex facti dan judex juris menjatuhkan putusan pemidanaan terhadap pelaku penggunaan merek tanpa hak. Jenis penelitian hukum yang digunakan ialah jenis penelitian Normatif dan sifat penelitian yang digunakan penulis bersifat Deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penulisan ini menggunakan studi dokumen atau bahan pustaka. Hasil peneilitian yang dilakukan oleh penulis selanjutnya dirumusakan dan di tarik kesimpulan sebagai berikut:Dasar pertimbangan judex facti dan judex juris menjatuhkan putusan pemidanaan terhadap pelaku tindak pidana penggunaan merek tanpa hak yaitu : Pertimbangan Hakim terhadap alat-alat bukti, yaitu : Keterangan saksi, keterangan ahli, surat, petunjuk, dan Keterangan Terdakwa. Pertimbangan Hakim terhadap objek merek. Pertimbangan judex facti terhadap unsur dakwaan penuntut umum yang didakwakan kepada Terdakwa pelaku tindak pidana penggunaan merek, yaitu : Barang siapa, dengan sengaja dan tanpa hak, menggunakan merek yang sama pada pokoknya dengan merek terdaftar milik pihak lain untuk barang dan/atau jasa yang diproduksi dan/atau diperdagangkan. Pertimbangan judex juris terhadap permohonan kasasi. Sehubungan dengan kesimpulan diatas maka penulis mengemukakan saran sebagai berikut : Diharapkan kepada aparat penegak hukum yang berwenang dalam menangani kasus penggunaan merek tanpa hak agar bersungguh-sungguh dalam penanganannya dan melibatkan peran masyarakat agar tercipta ketertiban dan keamanan bersama.Diharapkan kepada setiap orang yang dengan sengaja menggunakan merek yang sama pada pokoknya dengan merek terdaftar milik pihak lain agar tidak mengulangi kesalahan yang sama dan memproduksi suatu barang dengan merek ciptaan sendiri yang telah lulus ijin.

STRATEGI PENGEMBANGAN PERIKANAN TANGKAP PUKAT CINCIN (Mini Purse Seine) DI KELURAHAN METINA KECAMATAN LOBALAIN KABUPATEN ROTE NDAO

SMIT KRISGES THIODORIS
· Thesis · Open Access

SMIT KRIS GES THIODORIS (17382357). Strategi Pengembangan Perikanan Tangkap Pukat Cincin (Mini Purse Seine) di Kelurahan Metina, Kecamatan Lobalain, Kabupaten Rote Ndao. Dr. Beatrix M. Rehatta, S.Pi., M.Si dan Ir. Izaak Angwarmase, M.Si sebagai Pembimbing I dan II. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Keberadaan perikanan tangkap disuatu daerah akan memberikan kontribusi terhadap pengembangan daerah tersebut. Permasalahan didalam gerak maju pengembangan perikanan tangkap Pukat cincin (mini purse seine) di Kelurahan Metina Kabupaten Rote Ndao ada beberapa faktor yaitu kurangnya alat tangkap beserta perlengkapan baik secara kuantitas maupun kualitasnya sehingga menyebabkan hasil penangkapannya rendah. Terdapatnya Armada penangkapan tradisonal, kurangnya penyuluhan dari pemerintah, sarana prasarana serta tingkat pengetahuan nelayan yang rendah juga berpengaruh terhadap pengembagan perikanan tangkap Pukat cincin (mini purse seine) di Kelurahan Metina Kabupaten Rote Ndao. Permasalahan-permasalahan tersebut diperlukan perubahan dan perlakuan dari berbagai pihak, baik itu bantuan dana, sarana dan prasarana serta upaya peneingkatan SDM agar dapat meningkatkan ekonomi masyarakat nelayan di Kelurahan Metina Kabupaten Rote Ndao. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi aktivitas nelayan tangkap Mini Purse Seine di Kelurahan Metina, Kecamatan Lobalain, Kabupaten Rote Ndao yang meliputi kondisi internal dan eksternal. Penelitian ini telah dilaksanakan selama 2 (dua) bulan yaitu bulan Oktober sampai November 2021 di Kelurahan Metina, Kecamatan Lobalain, Kabupaten Rote Ndao. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei dimana data dan informasi dikumpulkan menggunakan kuisioner. Analisis yang digunakan adalah analisis SWOT untuk mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan yang merupakan faktor internal serta peluang dan ancaman. Hasil penelitian yang diperoleh 2 faktor yaituFaktor internal terdiri dari Kekuatan (Strengths) yaitu potensi sumberdaya alam serta jarak lokasi penangkapan yang tidak jauh dari lokasi tambat labuh kapal, Jumlah alat tangkap pukat cincin (mini purse seine) yang cukup banyak yaitu 16 unit. Kelemahan (Weakness) terdiri dari tingkat pendidikan nelayan yang tergolong rendah mempengaruhi minimnya sumberdaya manusia (SDM). Faktor eksternal terdiri dari peluang dan ancaman dalam pengembagan perikanan tangkap pukat cincin (mini purse seine) di Kelurahan Metina. Usaha penangkapan ikan dengan menggunakan alat tangkap Pukat Cincin (mini purse seine) yang dilakukan nelayan di Kelurahan Metina telah berlangsung sejak lama degan jumlah intensitas melaut dalam sebulan yang bervariasi. Jumlah hari melaut nelayan Pukat Cincin (mini purse seine) yakni 1-10 kali melaut mencapai 18%, 11-20 melaut 32% dan 21-30 kali melaut sebanyak 50%.

ANALISIS YURIDIS TENTANG PEMBELAAN TERPAKSA (NOODWEER) DALAM TINDAK PIDANA PENGANIAYAAN

PETER STEVEN BLEGUR
· Thesis · Open Access

INTI SARI Judul dari skripsi ini adalah : Analisis Yuridis Tentang Pembelaan Terpaksa (Noodweer) Dalam Tindak Pidana Penganiayaan. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Apa Yang Menyebabkan Pelaku Melakukan Pembelaan Terpaksa (Noodweer) Dalam Tindak Pida Penganiayaan Dan Akibat hukum terhadap pelaku yang melakukan pembelaan terpaksa (Noodweer) dalam tindak pidana penganiayaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sebab-sebab pelaku yang melakukan perbuatan pembelaan terpaksa (Noodweer) dalam tindak pidana penganiayaan tidak dapat dipidana. Jenis penelitian dari skripsi ini adalah penelitian hukum normatif yang bersifat deskriptif, sedangkan variable penelitian dalam penelitian ini ada 2 yaitu fariabel bebas dan variabel terikat. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah Penyebab terjadinya pembelaan terpakasa (Noodweer) dalam tindak pidan penganiayaan dan variabel terikat dalam penelitian ini adalah putusan hakim terhadap pembelaan terpakasa (Noodweer). Dalam tindak pidana penganiayaan Hasil analisis penulis menunjukan sebab-sebab : a. Salah satu korban memukul terdakwa di kepala belakang dalam keadaan gelap b. Kedua korban membacok celurit berkali-kali ke arah terdakwa c. Istri terdakwa terjatuh dari atas motor dan hendak di serang oleh kedua korban d. Tidak ada pilihan lain lagi bagi terdakwa selain melakukan perlawanan menggunakan pisau sehingga menewaskan salah satu korban Akibat hukumnya adalah : a. Terdakwa ditahan b. Terdakwa diputus bebas c. Harkat dan kedudukan terdakwa dipulihkan Saran dari skripsi adalah bagi penegak hukum terutama majelis hakim dalam menyelesaikan kasus tindak pidana penganiayaan, hendaknya memperhatikan kepada kemaslahatan masyarakat, agar dengan keputusan tersebut bisa menghasilkan kedamaian dan ketentraman bagi masyarakat, majelis hakim harus mengedepankan kepentingan korban penganiayaan. Kata Kunci : Analisis Yuridis, Pembelaan Terpaksa, Tindak Pidana Penganiayaan

UPAYA MENINGKATKAN EFEKTIFITAS SISWA DALAM PEMBELAJARAN SENAM LANTAI MELALUI MODIFIKASI MATRAS

MARTHEN LOT BANI
· Thesis · Open Access

ABSTRAK UPAYA MENINGKATKAN EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN SENAM LANTAI MELALUI MODIFIKASI MATRAS Marthen Lot Bani1*,David Loba 2, Jimmy Ch. Atty3 Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia [email protected] Latar belakang: Berdasarkan latar belakang bahwa minimnya pembelajaran senam lantai yang diajarkan oleh guru karena keterbatasan media atau sarana seperti matras sehingga pembelajaran senam lantai jarang dilakukan. Tujuan penelitian: Untuk mengetahuiketersediaan sarana dan prasarana pendidikan jasmani untuk Mendukung Hasil Belajar Siswa di SMP Negeri 2 Amarasi Timur. Metode penelitian:Metode penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research), yaitu penelitian yang dilakukan oleh guru di dalam kelasnya sendiri melalui refleksi diri, dengan tujuan untuk memperbaiki kinerjanya sebagai guru sehingga hasil belajar siswa menjadi meningkat Hasil dan pembahasan: Berdasarkan hasil wawancara dan Hasil Penelitian sebagai unsur penunjang, jika tidak ada sarana dan prasarana yang memadai, maka pembelajaran olahraga tidak akan berjalan optimal. Penyelenggaraan pembelajaran PJOK di dan memenuhi syarat akan memotivasi siswa dalam mengikuti pembelajaran dan sekolah membutuhkan dukungan sarana dan prasarana yang memadai dari jenis maupun jumlahnya. Secara psiklogis, kondisi sarana dan prasarana sekolah yang cukup meningkatkan prestasi belajar siswa. Tersedianya sarana dan prasarana yang mencukupi juga akan memperlancar proses pembelajaran. Simpulan: Peneliti disimpulkan bahwa Data hasil keadaan sarana dan prasarana menunjukkanbahwa ketersediaan sarana dan prasarana pendidikan jasmani kesehatan dan rekreasi diSMP Negeri 2 Amarasi Timur dalam kategori kurang memadai. Katakunci:Efektivitas pembelajaran senam lantai, modifikasi matras

Aspek Reproduksi yellowfin tuna di perairan Atapupu Kecematan Kakuluk Mesak Kabupaten Belu

FREDERICO GUSMAU
· Thesis · Open Access

FREDERICO GUSMAU (16381546) Aspek Reproduksi Ikan Tuna Sirip Kuning (Thunnus albacares) di Perairan Atapupu dan Sekitarnya (di bawah bimbingan: Alfred G.O.Kase, M.Si, Ph.D dan Ir Yohanes Merryanto, M.Si, Ph.D sebagai pembimbing I dan II). Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Ikan tuna merupakan komoditi ekspor andalan bernilai ekonomis sangat tinggi dari sektor perikanan bersama tongkol dan cakalang sesudah udang. Jenis tuna yang tertangkap di perairan Indonesia, antara lain sirip kuning (Thunnus albacares), tuna mata besar (Thunus obesus), albakora (Thunnus alalunga) dan tuna sirip biru (Thunnus maccoyi). Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni-Juli 2021. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisi aspek reproduksi ikan tuna sirip kuning (Thunnus albacares) yang tertangkap di perairan Atapupu dan sekitarnya Kabupaten Belu. Data ikan tuna sirip kuning sebanyak 77 individu, sampel ikan tuna di kumpul setiap hari selama (Juni – Juli). Metode yang di gunakan penelitian adalah berupa pengamata langsung di lapagan. Metode pengambilan sampel adalah Random sampling. Aspek Reprodusi yang di analisis yaitu hubungan panjang berat, tingkat kematangan gonad, indeks kematangan gonad, faktor kondisi, dan nisbah kelamin ikan tuna sirip kuning (Thunnus albacares) yang di kumpul sebanyak 77 individu terdiri dari jantan 30 dan betina 47 dengan panjang tertinggi 160 cm dan terendah 84 cm. Sebaran panjang dibagi dalam 10 kelompok ukuran banyak di tangkap 138-147 cm jumlah 9 individu pada ikan betina dan untuk jantan 156-165 cm sejumlah 6 inividu. sebaran kelas ukuran berat ikan tuna jantan dan betina didominasi oleh kelas interval 29–38 Kg sebanyak 17-13 individu (betina dan jantan). Hubungan panjang berat ikan tuna memiliki tipe pertumbahan alomtrik negatif (b<3). Tingkat kematangan gonad yang paling dominan selama penelitian adalah TKG I baik janntan maupun betina. Indeks kematangan gonad ikan tuna memiliki perbedaan dimana nilai IKG pada ikan jantan sejumlah 0,8 dan ikan betina sebanyak 0,9 di bulan Juni. Setelah di bulan Juli IKG ikan betina dan jantan sama-sama mngalami peningkatan dengan nilai IKG yang sama yaitu (1,2),(1,2). Faktor kondisi ikan tuna jantan tergolong sangat tinggi nilai 1,359 dan terendah 0,224 pada ikan betina memiliki bentuk tubuh kurang pipih. Nilai nisbah kelamin 0,6 dan jumlah jantan 30 individu 47 individu yaitu ikan jantan lebih sedikit dari betina

DESKRIPSI TENTANG PEMBATALAN SERTIFIKAT HAK MILIK ATAS TANAH OLEH PENGADILAN TATA USAHA NEGARA

ADRIANA GERSILA SERAN
· Thesis · Open Access

Judul Skripsi Penulis adalah Deskripsi Pembatalkan Sertifikat Hak Milik Atas Tanah Oleh Pengadilan Tata Usaha Negara. Permasalahan pokok dalam penelitian ini,penulis lebih memfokuskan dengan permasalahan alasan hakim Pengadilan Tata Usaha Negara membatalkan sertifikat hak milik atas tanah? Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui alasan hakim Pengadilan Tata Uasaha Negara membatalkan sertifikat hak milik atas tanah. Selanjutnya, Penelitian ini berjenis penelitian normatif yang bersifat deskriptif, sedangkan Varibel bebas adalah variable yang mempengaruhi atau menjadi sebab perubahannya atau timbulnya variable terikat,variable terika merupakan variable yang mepoengaruhi atau yang menjadi akibat, karena adanya variable bebas. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa alasan hakim Pengadilan Tata Usaha Negara membatalkan sertifikat hak milik atas tanah, adalah Tindakan Badan Pertanahan Nasional menerbitkan sertifikat obyek sengketa telah bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yaitu, Pasal 19 ayat (1) Undang-undang Nomor 5 Tahun 1960 Tentang Pokok-pokok Agraria Jo Pasal 3 Peraturan Pemerintah Nomor24 Tahun1997 Tentang Pendaftaran Tanah, dan Tindakan Badan Pertanahan Nasional menerbitkan sertifikat obyek sengketa telah bertentangan dengan asas-asas umum pemerintahan yang baik yaitu, Asas kecermatan dan Asas kepastian hukum. Oleh sebab itu penulis menyarankan, diharapkan Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) lebih memperhatikan prosedur yang ditetapkan dalam peraturan perundang-undangan sehingga tidak terjadinya overlepping/ tumpang tindah obyek sengketa tersebut dan diharapkan Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) lebih memperhatikan prosedur yang lebih cermat sehingga tidak terjadinya overlepping/ tumpang tindah obyek sengketa tersebut dan memberikan kepastian hukum yang jelas pada keputusan penerbitan sertifikat tanah tersebut.

Analisis Implementasi Pengelolaan Keuangan Desa Di Desa Kesetnan Kecamatan Mollo Selatan Kabupaten Timor Tengah Selatan

ARNI DEBRINA TAMPANI
· Thesis · Open Access

ABSTRAK ANALISIS IMPLEMENTASI PENGELOLAAN KEUANGAN DESA DI DESA KESETNANA KECAMATAN MOLLO SELATAN KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN Arni Debrina Tampani NIM: 17413749 Universitas Artha Wacana Kupang 2022 Kehadiran Undang-undang tentang Desa yaitu Undang-undang Nomor 6 Tahun 2014 memperkuat status Desa sebagai Pemerintahan Masyaraka sekaligus sebagai kekuatan Desa untuk membangun infrastruktur serta memberdayakan masyarakat desa. Sebagai bentuk dukungan kepada Pemerintah Desa dalam melaksanakan pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat desa, maka Desa mendapat dana transfer dari Daerah berupa Alokasi Dana Desa (ADD). Alokasi Dana Desa (ADD) adalah dana perimbangan yang diterima Kabupaten/Kota dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten/Kota setelah dikuraangi Dana Alokasi Khusus (DAK). Penelitian ini dilaksanakan di Desa Kessetnana Kecamatan Mollo Selatan Kabupaten Timor Tengah Selatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Bagaimana Pengelolaan Dana Desa dan juga untuk mengetahui kesesuaian antara perencanaan dana desa di Desa Kesetnana dengan perencanaan dana desa menurut Pemendagri Nomor 113 Tahun 2014 tentang Pedoman Pengelolaan Dana Desa. Jenis Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian ini dilakukan dengan teknik Dokumentasi dan wawancara dengan pihak-pihak yang terkait dalam Pengelolaan Dana Desa. Hasil deskripsi didapat melalui Penerapan Pemendagri Nomor 113 Tahun 2014 sudah efektif atau efisien dengan realisasi di lapangan. Analisis datanya menggunakan teknik analisis interaktif melalui pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Pengelolaan Dana Desa di Desa Kesetnana Kecamatan Mollo Selatan Kabupaten Timor Tengah Selatan dari tahap Perencanaan, Pelaksanaan, Penatausahaan, Pelaporan dan pertanggungjawaban sudah tersampaikan untuk pembangunan dengan baik sesuai dengan rencana. Rencana Alokasi Dana Desa seluruhnya untuk pembangnan dan perbaikan jalan. Sebelum melakukan pembangunan Kepala Desa melakukan rapat dengan anggota BPD dan Bendahara desa. Rapat dilakukan untuk merumuskan pembangunan dan pengaspalan mana saja yang perlu dibangun. Pengelolaan dana desa di Desa Kesetnana berjalan dengan baik 70% untuk pemberdayaan masyarakatn dan 30% untuk operasional pemerintah desa. Perencanaan dana desa dikatakan efektif karena dalam proses perencanaan program penganggaran dana desa selalu melibatkan masyarakat desa. Pelaksanaa program yang di danai oleh dana desa berjalan efektif, karena program pembuatan jalan dan pembangunan kantor desa terlaksana dengan baik dan didukung oleh masyarakat.

DESKRIPSI TENTANG PEMBATALAN PUTUSAN JUDEX FACTIE OLEH MAHKAMAH AGUNG DALAM SENGKETA KEPIMILIKAN DAN JUAL BELI TANAH

INDRAMAYU KALIKIT MOLI
· Thesis · Open Access

INTISARI Judul penelitian ini adalah Deskripsi Tentang Pembatalan Putusan Judex Factie Oleh Mahkamah Agung Dalam Sengketa dan Jual Beli Tanah. Rumusan masalah mengapa Judex Factie megnabulkan gugatan penggugat tetapi dibatalkan oleh Mahkamah Agung dalam pemeriksaan dan menjatuhkan putusan menolak gugatan dalam sengketa kepemilikan dan jual beli tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui alasan atau pertimbangan Hakim Pengadilan negeri dan Pengadilan Tinggi mengabulkan gugatan Penggugat tetapi dibatalkan oleh Mahkamah Agung denganmenolak gugatan dalam sengketa kepemilikan dan jual beli tanah . Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penenlitian Normatif dan sifat penelitian yang digunakan adalah Deskriptif analisis. Variabel yang digunakan terdiri dari dua variabel yaitu variabel bebas atau variabel yang mempengaruhi variabel terikat dan veriabel terikat atau variabel yang bergantung pada variabel bebas. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah alasan kekuatan mengikat sertifikat hak milik atas tanah. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini melalui sumber data peimer yaitu bahan-bahan hukum yang mengikat seperti putusan-putusan pengadilan Nomor 39/Pdt.G/2019/PN.Srg, Putusan Nomor 19/PDT/2020/PT.BTN, Putusan Nomor 3753 K/Pdt/2020, Putusan Nomor 7PK/Pdt/2022. Teknik pengumpulan data dalam penulisan ini mengguganakan studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukan bahwaAlasan Hakim judex factie mengabulkan gugatan penggugat(a). Pengugat dapat membuktikan kepemilikan atas tanah(b). Pengugat membuktikan tergugat telah melakukan perbuatan melawan hukum .Alasan Mahkamah Agung menolak (a)Perjanjian jual beli tanah bertentangan dengan pasal 37 ayat 1 peraturan pemerintah nomor 24 tahun 1997(b).Penggugat tidak melunasi harga tanah obyek Kata Kunci: Putusan Hakim Judex Facti,Putusan Hakim Mahkamah Agung,Sengketa kepemilikan

ANALISIS PENGARUH KEMAMPUAN KERJA DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI SAAT PANDEMI COVID-19 PADA KANTOR DINAS KESBANGPOL KOTA KUPANG

HENDRIKUS U.HANGAWU WALI
· Thesis · Open Access

Analisis Pengaruh Kemampuan dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Saat Pendemic Covid-19 Pada Kantor Dinas Kesbangpol Kota Kupang. Skripsi,Jurusan Manajemen,Fakultas Ekonomi Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Pembimbing 1 (satu) Jusuf Aboladaka,SE,M.Si dan Pembimbing 2 ibu Hermyn B.Hina, S.E.,M.Si. Peneliti menemukan bahwa Pegawai pada kantor dinas kesbangpol berjumlah 35 orang. Dari 35 orang pegawai hanya 25 0rang yang tingkat kehadiranya sesuai dengan hari kerja yaitu 23 hari dalam sebulan. Selain itu dari 10 orang tingkat kehadiranya belum maksimal sesuai dengan jumlah hari kerja dikarenakan mengambil cuti. Oleh karena itu peneliti dapat menyimpulkan bahwa pemimpin belum bisa mempengaruhi pegawai lainnya. Artinya pemimpin belum mampu memberikan perhatian secara individual atau secara intens dengan pegawai lainnya. Dengan demikian akan berpengaruh pada kinerja pegawai yang merupakan tingkat kehadiranya sesuai dengan hari kerja hanya 25 0rang dari 35 pegawai desa mata air,sedangkan 15 pegawai belum maksimal dalam tingkat kehadiranya. Oleh karena itu peneliti menyimpulkan bahwa kurangnya kemampuan dan motivasi kerja pegawai dikarenakan pemimpin belum bisa memberikan ketegasan maupun berhatian kusus terhadap beberapa pegawai yang sering mengambil cuti saat pendemic covid 19. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kemampuan dan motivasi kerja terhadap kinerja pegawai saat pendemic covid 19 pada kantor dinas kesbangpol kota kupang. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah seluruh kususnya pegawai di kantor dinas kesbangpol kota kupang yang berjumlah 35 orang Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa: 1) terdapat pengaruh negatif yang signifikan antara kemampuan kerja terhadap kinerja pegawai dimana didapat Thitung dimana 1,693 dengan signifikansi 0,05 oleh dimana 767 > dari 0,05. 2) terdapat pengaruh negatif yang signifikan antara motivasi kerja didapat nilai Thitung 0,36 dengan signifikan > 0,05.

DISPARITAS LAMANYA PUTUSAN PEMIDANAAN OLEH JUDEX FACTIE DAN JUDEX JURIS DALAM TINDAK PIDANA KORUPSI ALOKASI DANA DESA (STUDI KASUS PUTUSAN NOMOR : 665.K/PID.SUS/2017)

LAZARUS BESELISIN
· Thesis · Open Access

INTISARI Judul skripsi adalah,“DISPARITAS LAMANYA PUTUSAN PEMIDANAAN OLEH JUDEX FACTIE DAN JUDEX JURIS DALAM TINDAK PIDANA KORUPSI ADD”. Masalah pokok dalam penelitian ini adalah “Mengapa Judex Factie menjatuhkan putusan pemidanaan selama 1 tahun tapi Mahkamah Agung dalam tingkat kasasi menjatuhkan putusan pemidanaan selama 4 tahun”?. Jenis penelitian yang digunakan dalm penelitian ini adalah penelitian hukum normatif yang bersifat deskriptif yang berusaha untuk mendeskripsikan atau menguraikan malah aktual terkait putusan Judex Factie menjatuhkan putusan pemidanaan selama 1 tahun tapi Mahkamah Agung dalam tingkat kasasi menjatuhkan putusan pemidanaan selama 4 tahun kepada pelaku tindak pidana korupsi. Berdasarkan hasil penelitian yang penulis lakukan maka yang menjadi kesimpulan dimana penulis menemukan beberapa alasan sesuai dengan permasalahan yang penulis kaji yakni: “Mengapa Judex Factie menjatuhkan putusan pemidanaan selama 1 tahun tapi Mahkamah Agung dalam tingkat kasasi menjatuhkan putusan pemidanaan selama 4 tahun kepada tindak pidana korupsi” maslah ini merupakan suatu tindak pidana korupsi anggaran dana desa, yang menjadi alasan Hakim Judex Facti menjatuhkan putusan pemidaan 1 tahun tapi mahkamah agung dalam tingkat kasasi menjatuhkan putusan pemidanaan selam 4 tahun kepada tindak pidana korupsi adalah sebagai berikut: 1. Putusan judex factie yang menjatuhkan putusan bebas terhadap dakwaan primair melanggar pasal 2 Ayat (1) Jo. Pasal 18 Undang-undang tipikor adalah tidak tepat. Atau dapat dikatakan bahwa putusan Judex Factie Pengadilan Tinggi keliru (Salah) Dalam Menerepkan Hukum. 2. Putusan judex juris Mahkamah Agung (kasasi) menjatuhkan putusan pemidanaan kepada terdakwa dikarenakan Majelis Hakim berpendapat bahwa Penuntu Umum telah dapat membuktikan bahwa Terdakwa tersebut telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana “Korupsi” sebagaimana didakwakan oleh Penuntut Umum dalam dakwaan Primair Kata Kunci :Tindak Pidana, Korupsi Add, Putusan Hakim.

Analisis Bahasa Figuratif yang Ditemukan Dalam Upacara Adat Hulaho’on yang Diaplikasikan di Desa Debululik Kabupaten Belu

VINSENSIUS LOU
· Thesis · Open Access

Peneltian ini dilatar belakangi berdasarka keunikan mahasiswa program studi bahasa inggris dalam belajar. Penelitian ini bertujan untuk mendeskripsikan gaya belajar mahasiswa program studi bahasa inggris universitas kristen arta wacana kupang. Penelitian ini adalah penelitian gaya belajar visual, auditorial, kinestetik dan faktor-faktor yang mempengaruhi gaya belajar mahasiswa bahasa inggris, dengan menggunakan pendekatan analisis deskriptif kualitatif. Tema penelitian ini menganalisis gaya belajar dan faktor-faktor yang mempengaruhi gaya belajar siswa. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data kuisioner dan dokumentasi. Data dari penelitian ini diperoleh langsung dari siswa. Semua data tersebut dijadikan bahan untuk mendeskripsikan gaya belajar dan faktor-faktor yang mempengaruhi gaya belajar siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan sebagian besar siswa program studi bahasa inggris universitas kristen arta wacana kupang didominasi ciri-ciri gaya belajar visual,auditorial, kinestetik dan faktor yang mempengaruhi gaya belajar. kesimpulan dari penelitian ini adalah gaya belajar yang paling dominan pada mahasiswa universitas kristen artha wacana kupang adalah gaya belajar auditorial da faktor yang mempengaruhi gaya belajar mahasiswa yaitu kondisi fisik yang baik, lingkungan yang baik, strategi dan metode pembelajaran guru yang sesuai dengan gaya belajar mahasiswa, jeda waktu yang dimanfaatkan mahasiswa untuk memahami dan mengolah informasi materi dengan baik sehingga gaya belajar dapat dimaksimalkan.

LAPORAN KEUANGAN DALAM KETENTUAN PSAK NO. 27 TENTANG AKUNTANSI PERKOPERASIAN (PADA KANTOR KOPERASI KREDIT SERVIAM CABANG OEBUFU KOTA KUPANG)

YENTI MARIANI TALAN
· Thesis · Open Access

Dalam penelitian ini, metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dan Penelitian ini dilakukan pada Koperasi Kredit Serviam Cabang Oebufu Kota Kupang.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah laporan keuangan Koperasi Kredit Serviam Cabang Oebufu Kota Kupang,telah sesuai dengan PSAK NO.27 tentang akuntansi perkoprasian, data yang digunakan berupa data Dokumentasi yaitu data yang diperoleh secara langsung dari pengurus koperasi dan karyawan koperasi mengenai sejarah perkembangan koperasi dan data laporan keuangan koperasi mencakup laporan neraca, laporan perhitungan hasil usaha, laporan arus kas dan catatan atas laporan keuangan serta struktur organisasi koperasi . Hasil penelitian yang diketahui bahwa secara umum koperasi telah menerapkan PSAK No.27 tentang akuntansi perkoprasian dalam penyajian laporan keuangannya meskipun dalam beberapa hal harus ada perbaikan dalam pola penyajiannya. Hal ini dapat dilihat dari penyajian laporan keuangan koperasi. Dari data yang diperoleh diketahui bahwa koperasi telah membuat setidaknya empat dari lima unsur-unsur laporan keuangan yang lengkap dari koperasi yaitu : Neraca, Perhitungan Hasil Usaha, Laporan Arus Kas dan Catatan Atas Laporan Keuangan. Berikut kesimpulan secara khusus dari laporan keuangan Koperasi Kredit Serviam Cabang Oebufu Kota Kupang : Berdasarkan dari hasil analisis laporan keuangan yang dilakukan ditemukan bahwa Koperasi kredit serviam cabang oebufu kota kupang belum seutuhnya menerapkan PSAK No. 27 tentang akuntansi perkoperasian dalam penyajian laporan keuangan koperasi. Pada neraca, perhitungan hasil usaha, laporan arus kas dan catatan atas laporan keuangan yang disajikan koperasi telah sesuai dengan analisis. Ketidaksesuaian laporan keuangan koperasi dengan PSAK No. 27 tentang akuntansi perkoperasian juga dibuktikan dari laporan keuangan yang disajikan koperasi kredit serviam cabang oebufu kota kupang tidak lengkap karena hanya menyajikan neraca, perhitungan hasil usaha, laporan arus kas dan catatan atas laporan keuangan sedangkan menurut PSAK No. 27 tentang akuntansi perkoperasian laporan keuangan koperasi terdiri dari neraca, perhitungan hasil usaha, laporan arus kas, laporan promosi ekonomi anggota, dan catatan atas laporan keuangan Dari hasil penelitian ini menemukan bahwa Koperasi Kredit Serviam Cabang Oebufu belum seutuhnya menerapkan laporan keuangan yang sesuai dengan PSAK NO.27,tentang akuntansi perkoperasian adapun item-item yang tidak sesuai dengan PSAK NO.27 tentang akuntansi perkoperasian. antara lain penyajian pada neraca dan laporan sisa hasil usaha koperasi tidak membedakan pencatatan antara transaksi anggota dan non anggota, koperasi masih menyajikan laporan kekayaan bersih, tidak menyajikan laporan promosi ekonomi anggota, serta tidak menjelaskan kebijakan akuntansi dan penjelasan unsur-unsur laporan keuangan dalam menyajikan catatan atas laporan keuangan.Dalam penyajian laporan keuangan koperasi kredit serviam cabang oebufu kota kupang juga tidak menggabungkan akun kas dan akun bank, tidak memisahkan antara piutang usaha , piutang pinjaman anggota dan pinjaman non-anggota. Dari kesimpulan dan saran yang disampaikan penulis, hendaknya koperasi memuat penyisihan piuitang tidak tertagih. Memisahkan antara piutang anggota dan non-anggota serta menyajikan seluruh unsur-unsur laporan keuangan yang sesuai dengan PSAK No. 27 tentang akuntansi perkoprasian.

PEMBELAJARAN PENJASORKES SECARA ONLINE DI SMKS ADVENT NUSRA NOELBAKI

YERI ARNOLUS NDOLU
· Thesis · Open Access

Latar belakang: Pendidikan Jasmani adalah suatu bidang kajian yang sungguh luas yang titik perhatiannya adalah peningkatan gerak manusia merupakan hubungan dari perkembangan tubuh-fisik dengan pikiran dan jiwanya. Tujuan penelitian: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui “Pembelajaran Penjasorkes Secara Online di SMKS Advent Nusra Noelbaki”. Metode penelitian: Metode penelitian yang digunakan peneliti dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Hasil dan pembahasan: Proses pembelajaran berbasis Online berjalan secara baik, walaupun banyak dinamika yang dibuat oleh siswa lewat berbagai jenis alasan dalam proses pembelajaran. Namun proses pembelajaran berjalan sesuai dengan rencana proses belajar mengajar yang diikuti oleh seluruh siswa. Mengenai fasilitas penunjang kegiatan pembelajaran PJOK berbasis Online (seperti HP dan motor) kami berusaha memenuhi kebutuhan akan fasilitas belajar Online sehingga teman yang tidak memiliki fasilitas tersebut bisa saling bekerja sama dalam proses pembelajaran untuk meningkatkan minat dan semangat belajar berbasis Online. Simpulan: Berdasarkan uraian yang telah dikaji, maka peneliti dapat menyatakan bahwa dalam gambaran hasil belajar Online pada masa pandemi COVID-19 di SMKS Advent Nusra memperoleh hasil belajar yang baik, walaupun ada hambatan seperti kurangnya sarana pendukung pembelajaran Online dan dalam sistem pembelajaran Online namun karena adanya kerja sama antara guru, siswa, dan orang tua/wali siswa sehingga kegiatan pembelajaran berbasis Online dapat berjalan dengan baik dan memperoleh hasil belajar yang baik pula.

LATIHAN FISIK DI KLUB BOLA VOLI PUTRA ANAK TIMOR MANDIRI SELAMA PANDEMI COVID-19

NIKSON MISSA
· Thesis · Open Access

ABSTRAK LATIHAN FISIK DI KLUB BOLA VOLI PUTRA ANAK TIMOR MANDIRI SELAMA PANDEMI COVID-19 Nikson Missa1*, Andreas Johanis Fredik Lumba2, Jimmy Ch. Atty3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia Email. [email protected] Latar belakang:Berdasarkan latar belakang masalah, prestasi seorang atlet sangat ditentukan oleh kualitas latihan, program latihan dan pelaksanaan latihan yang baik. Latihan memerlukan keseriusan atlet dalam melaksanakan latihan tanpa dibatasi ruang dan waktu, namun sejak Pandemi covid-19 melanda dunia maka pelaksanaan latihan secara konvensional ditiadakan sehingga latihan dilakukan secara mandiri. Selama pandemic covid-19, proses latihan memerlukan strategi, metode latihan yang kreatif dari pelatih dan atlet sehingga kebugaran atlet tetap terjaga walaupun dalam keadaan pandemic. Tujuan penelitian: Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui latihan fisik di klub bola voli Putra ATM selama pandemi covid-19. Metode penelitian: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi serta teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. sampel pada penelitian ini manager, pelatih dan atlet Klub Bola Voli Putra ATM. Hasil dan pembahasan:Sudah menjadi tanggung jawab pelatih dalam memberikan arahan dan bimbingan bagi atlet dalam melakukan latihan fisik walaupun latihan fisik dibatasi dengan keadaan pandemi covid-19. Keberhasilan atlet dalam melakukan latihan fisik tidak selamanya diperoleh melalui latihan berkelompok atau latihan sebagaimana sebelum pandemi covid-19 tetapi keberhasilan latihan fisik atlet dapat diperoleh dimasa pandemi covid -19 dengan cara penerapan strategi, metode dan durasi latihan yang baik dan tepat serta fasilitas latihan yang memadai. Simpulan:Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa pelatih memiliki peran yang sangat penting dalam keberhasilan latihan fisik yaitu dengan menerapkan strategi, metode dan durasi yang sesuai dengan kondisi pandemi covid-19 serta menyediakan fasilitas latihan fisik sehingga dapat memperlancar latihan fisik atlet. Namun latihan fisik yang diberikan oleh pelatih masih bersifat umum, dan tidak sesuai dengan komponen latihan fisik pada olahraga bola voli, di mana komponen latihan fisik yang paling dominan adalah power, agility dan flexibility. Kata kunci: Fasilitas latihan, Latihan fisik, dan peran Pelatih di masa pandemic covid-19

AN ANALYSIS ON SYNONYM OF AMANATUN DIALECT OF DAWAN LANGUAGE SOE REGENCY

YARDIANTI SAEFATU
· Thesis · Open Access

The title of this writing is “An Analysis on Synonym in Amanatun Dialect of Dawan Language in Soe Regency” This research is to answer the research problems; 1) What are the synonyms found in Amanatun Dialect? 2) What are the types of the synonyms found in Amanatun Dialect? The method used in this writing is qualitative method. The data of this research was collected from the four native speaker in Amnatun. The writer hopes this study can add more knowledge to the readers about synonyms.The meanings of the synonyms of Amnatun dialect used in conversation are namely; the first types is contextual synonym, example;“moto” and “tunu” means ‘Burn’ but used in different context namely, The word “moto” is used for burn meat but the word “tunu” is used for saying to burn rubbish.(a) “mu’ek” and “tobe” means ‘close’ but used in different context namely. The word “mu’ek” can be used for closing door but the word “tobe” can be used for closing rice on the table. (b)“lak” and “vin” means ‘pass’ but used idifferent context namely; The word “lak” can be used for passing river but the word vin can be used for passing fence. Then the second types is absolute synonym, example; “abakat” and “nabak” have different words but in Fatuleu language both of those words have the same meaning, it is namely ‘steal’ and can be used in the same contextual. (b)The synonym ‘nen’ and ‘mutnin’, if it se en based on the words, they have different words but in Fatuleu language both of those words have the same meaning, it is namely ‘listen’ and categorized as absolute words because those words can be used in the same contextual. ‘Uab’ and ‘mumolok’ are the synonym in number thirdteen which have different words but in Fatuleu language both of those words have the same meaning, it is namely ‘talk’ and categorized as absolute words because those words can be used in the same contextual.

Studi Deskriptif Gaya Belajar Mahasiswa Selama Pembelajaran Online di Universitas Kristen Artha Wacana

ADRIANUS AQUILA KADJU
· Thesis · Open Access

Peneltian ini dilatar belakangi berdasarka keunikan mahasiswa program studi bahasa inggris dalam belajar. Penelitian ini bertujan untuk mendeskripsikan gaya belajar mahasiswa program studi bahasa inggris universitas kristen arta wacana kupang. Penelitian ini adalah penelitian gaya belajar visual, auditorial, kinestetik dan faktor-faktor yang mempengaruhi gaya belajar mahasiswa bahasa inggris, dengan menggunakan pendekatan analisis deskriptif kualitatif. Tema penelitian ini menganalisis gaya belajar dan faktor-faktor yang mempengaruhi gaya belajar siswa. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data kuisioner dan dokumentasi. Data dari penelitian ini diperoleh langsung dari siswa. Semua data tersebut dijadikan bahan untuk mendeskripsikan gaya belajar dan faktor-faktor yang mempengaruhi gaya belajar siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan sebagian besar siswa program studi bahasa inggris universitas kristen arta wacana kupang didominasi ciri-ciri gaya belajar visual,auditorial, kinestetik dan faktor yang mempengaruhi gaya belajar. kesimpulan dari penelitian ini adalah gaya belajar yang paling dominan pada mahasiswa universitas kristen artha wacana kupang adalah gaya belajar auditorial da faktor yang mempengaruhi gaya belajar mahasiswa yaitu kondisi fisik yang baik, lingkungan yang baik, strategi dan metode pembelajaran guru yang sesuai dengan gaya belajar mahasiswa, jeda waktu yang dimanfaatkan mahasiswa untuk memahami dan mengolah informasi materi dengan baik sehingga gaya belajar dapat dimaksimalkan.

TINJAUAN SENAM KETANGKASAN LOMPAT KANGKANG TERHADAP KETERAMPILAN GERAK LOMPAT JAUH DI SDN MUKEN

URDI KASE
· Thesis · Open Access

Latar belakang: Dalam penelitian ini adalah para siswa sangat sukar melakukan pembelajaran lompat tinggi itu di karenakan kurang pembentukan pola gerak dasar yang di terapkan di pendidikan SD sehingga tidak memiliki kelenturan tubuh dalam melakukan gerakan, sarana prasarana yang kurang mendukung sehingga siswa takut dalam melakukan gerakan gerakan lompat tinggi. Tujuan penelitian: Untuk meningkatkan tinjauan tentang senam ketangkasan atau lompat kangkang terhadap keterampilan gerak lompat jauh di SDN Muken. Metode penelitian: Dalam penelitian ini motode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif untuk mendapatkan data-data dari tempat penelitian sesuai dengan kenyataan yang dilihat dan didengar peneliti secara langsung, dengan membutuhkan waktu selama 1 (satu) bulan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah 1) Observasi, 2) wawancara, dan 3) dokumentasi Hasil dan pembahasan: Hasil ini mengungkapkan bahwa dalam pembelajaran lompat jauh ketika dilakukan sebelum menggunakan variasi gerak senam ketangkasan atau lompat kangkang ternyata banyak siswa yang takut dan ragu-dalam melakukan gerak lompat jauh tetapi setelah menggunakan variasi gerak senam ketangkasan ternyata banyak siswa yang senang dan aktif dalam melakukan gerak lompat jauh hal itu dibuktikan dengan banyaknya siswa yang berlomba-lomba menanti gilirian untuk melakukan keterampilan gerak lompat jauh. Simpulan: Dalam proses pembelajaran penjas pada materi lompat jauh sebaiknya guru atau tenaga pendidik harus kreatif dan inovatif mengkombinasikan variasi gerak agar siswa tidak bosan, malas, ragu-ragu dan bahkan takut saat melakukan gerakan karena cedera, seperti halnya mengkombinasikan variasi gerak yang saling menyerupai yaitu variasi gerak senam ketangkasan atau lompat kangkang terhadap lompat jauh.

ANALISIS KANDUNGAN KARAGINAN RUMPUT LAUT Kappaphycus spp VARIETAS BERBEDA YANG DIBUDIDAYAKAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE DAN HABITAT BERBEDA DI PERAIRAN DESA BOLOK

HILDEGARDIS ASA
· Thesis · Open Access

HIDEGARDIS ASA (18380049). Analisis Kandungan Karaginan Rumput Laut Kappaphycus spp Varietas Berbeda Yang Dibudidayakan Dengan Menggunakan Metode Dan Habitat Berbeda di Perairan Desa Bolok. WILSON L. TISERA, S.Pi, M.Si, Ph.D dan ADI N.T. LANGGA S.Pi., M.Sc sebagai Pembimbing I dan II. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana. Rumput laut Kappaphycus alvarezii merupakan komoditas unggulan penghasil Karaginan yang banyak dimanfaatkan dalam berbagai industri. Kandungan karaginan berfluktuasi menurut varietas, metode dan habitat budidaya Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kandungan karaginan rumput laut Kappaphycus alvarezii varietas berbeda yang dibudidayakan dengan menggunakan metode dan habitat berbeda. Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret-Juni 2022, dengan pengambilan sampel dilakukan di Perairan Desa Bolok, Kecamatan Kupang Barat dan Ekstraksi pengujian kandungan karaginan dilakukan di Laboratorium Eksakta UKAW. Terdapat 4 (empat) varietas yaitu varietas tambalang coklat hasil kultur jaringan asal Rote, varietas sacol asal Sulamu, varietas sacol asal Semau, dan varietas tambalang hijau hasil kultur jaringan asal Semau. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak kelompok Faktorial. Parameter yang diuji yaitu, kandungan karaginan varietas berbeda, metode berbeda, habitat berbeda dan pengukuran kualitas perairan. Analisis data menggunakan uji sidik ragam ANOVA. Hasil penelitian menunjukan bahwa untuk varietas, varietas Tambalang hijau hasil kultur jaringan asal Semau memberikan nilai tertinggi yaitu 56.71%, Untuk perbandingan metode, Kappaphycus spp yang dibudidaya dengan metode lepas dasar memberikan kandungan karaginan yang lebih tinggi (rata-rata 56,90%) dibandingkan metode longline. Untuk habitat yang berbeda, Kappaphycus spp yang dibudidaya pada habitat pasir memberikan kandungan karaginan yang lebih tinggi (rata-rata 55,15%) dibandingkan habitat lamun. Hasil ANOVA menunjukan bahwa interaksi antara varietas berbeda yang dibudidaya dengan metode dan habitat yang berbeda tidak berpengaruh nyata (p0,05) terhadap kandungan karaginan Kappaphycus spp.

DESKRIPSI TENTANG TINDAK PIDANA PERJUDIAN SABUNG AYAM

ALEXANDER MARAMBA UMBU KOBA
· Thesis · Open Access

Judul penelitian ini ialah Deskripsi Tindak Pidana Perjudian Sabung Ayam permasalahan pokoknya diteliti penulis ialah Faktor apakah yang menyebabkan terjadinya Tindak Pidana Pidana Sabung Ayam, Bagaimana Modus Pelaku Terjadinya Tindak Pidana Perjudian Sabung Ayam dan Bagaimana Akibat Hukum Terhadap Pelaku Tindak Pidana Perjudian Sabung Ayam. Tujuan penelitian ini Untuk Mengetahui Faktor penyebabkan terjadinya Tindak Pidana Pidana Sabung Ayam, Untuk Mengetahui Modus Pelaku Terjadinya Tindak Pidana Perjudian Sabung Ayam dan Untuk Mengetahui Akibat Hukum Terhadap Pelaku Tindak Pidana Perjudian Sabung Ayam. Jenis penilitian hukum yang digunakan ialah jenis penelitian Normatif dan sifat penelitian yang digunakan penulis bersifat Deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penulisan ini menggunakan studi dokumen atau bahan pustaka. Hasil peneilitian yang dilakukan oleh penulis selanjutnya dirumusakan dan di tarik kesimpulan sebagai berikut. Hasil penelitian menujukan sebab, modus dan akibat hukum terjadinya tindak pidana perjudian sabung ayam: 1. Faktor apakah yang menyebabkan terjadinya tindak pidana sabung ayam a. Hobi para terdakwa. b. Terdakwa mendapatkan keuntungan. 2. Modus pelaku dalam melakukan tindak pidana sabung ayam a. Terdakwa menelpon temannya untuk melaksanakan sabung ayam. b. Terdakwa membuka arena perjudian sabung ayam ditempat umum yang bisa dikunjungi oleh masyarakat. c. Setiap peserta judi sabung ayam yang membawa kendaraan disimpan dirumah Terdakwa. d. Terdakwa menyediakan semua perlengkapan yang akan dibutuhkan pada saat sabung ayam. e. Sebelum judi sabung ayam dimulai Para pemilik ayam mencocok kedua ayam terlebih dahulu. f. Setiap peserta taruhan yang menang wajib menyerahkan uang kemenangan kepada wasit dan terdakwa. 3. Akibat hukum pelaku melakukan tindak pidana perjudian sabung ayam a. Terdakwa ditahan. b. Terdakwa dikenai pidana penjara dan denda serta dibebankan biaya perkara