YOHANIS RAIMOY
· Thesis · Open Access
YOHANIS RAIMOY (15380012) STRUKTUR KOMUNITAS MANGROVE DI DESA TOMLIAPAT KECAMATAN WETAR TIMUR KABUPATEN MALUKU BARAT DAYA .mangrove merupakan komunitas vegetasi pantai tropis dan sub tropis yang mampu tumbuh dan berkembang pada daerah pasang surut pantai berlumpur (Laremba, 2014). Hutan mangrove memiliki fungsi ekologis dan ekonomi yang sangat penting. Fungsi ekologi mangrove adalah sebagai pelindung garis pantai yang dapat mencegah instrusi air laut berupa abrasi, sebagai tempat tinggal banyak biota (habitat), tempat mencari makan (feeding ground), tempat asuhan dan pembesaran (nursery ground), tempat pemijahan (spawning ground) bagi aneka biota perairan. Desa Tomliapat berada di bagian Barat Kabupaten Maluku Barat Daya dan memiliki mangrove yang hidup di pesisir pantai tersebut. Hutan mangrove di daerah ini memiliki luas 10 hektar. Masyarakat di Desa Tomliapat telah memanfaatkan kawasan pesisir sebagai sumber penghidupan mereka. Hasil Penelitian menunjukan bahwa Jenis-jenis mangrove yang teridentifkasi terdiri dari 2 Family dan 3 genus yakni family Rhizophoraceae (Spesies Rhizophora apiculata dan Rhizophora mucronata), family Acanthacheae Spesies (Avicennia alba). Jenis Rhizophora mucronata merupakan jenis yang lebih mendominasi pada lokasi penelitian. Sedangkan jenis Avicennia alba merupakan jenis yang memiliki kemunculan terendah pada lokasi penelitian. Kata Kunci : Struktur, Komonitas, Mangrove, Kecamatan Wetar Timur
MARIA THERESIA ROSENTY SEUK
· Thesis · Open Access
KSP CU SERVIAM KOTA KUPANG DAN KSP KOPDIT SWASTI SARI KUPANG
NAMA : MARIA T. POSENTY SEUK
NIM : 17411230
FAKULTAS : EKONOMI
PROGRAM STUDI : MANAJEMEN
ABSTRAK
MARIA T. POSENTY SEUK (17411230). Analisis Perbandingan Prosedur Pemberian Kredit Pada KSP CU Serviam Kota Kupang dan KSP KOPDIT Swasti Sari Kupang. JUSUF ABOLADAKA,SE.,M.Si dan ALYA ELITA SJIOEN,SE.,MM sebagai pembimbing I dan II. Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi jalur minat Manajemen Keuangan Murni Universitas Kristen Artha Wacana Kupang.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Perbandingan Prosedur Pemberian Kredit Pada KSP CU Serviam Kota Kupang dan KSP KOPDIT Swasti Sari Kupang. No.21/Per/-M.KUKM/XI/2008 tentang koperasi. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan studi kasus. teknik analisis yang dilakukan pada saat penelitian adalah wawancara dengan populasi yaitu anggota KSP CU serviam kota kupang dan KSP KOPDIT swasti sari kupang sampel dalam penelitian ini adalah kadiv kredit dan dokumen-dokumen prosedur pemberian kredit tahun 2022.
Perkembangan dalam usaha koperasi sangat dipengaruhi oleh banyaknya debitur yang dimiliki. Sehingga apabila dari tahun ke tahun koperasi memiliki peningkatan dalam keanggotaan maka dapat dikatakan bahwa koperasi tersebut mengalami kemajuan. Sebaliknya jika debitur dalam suatu koperasi tersebut mengalami penurunan dari tahun ke tahun maka dapat di katakan juga bahwa koperasi tersebut mengalami penurunan. Begitu pula dengan dengan tingkat keuntungan koperasi, semakin banyak debitur maka tingkat keuntungan pada koperasi otomatis mengalami peningkatan dan jika debitur berkurang maka keuntungan yang di diperoleh menurun.
Secara garis besar dengan melihat peluang dan kebutuhan ekonomi saat ini, Koperasi Simpan Pinjam (KSP) lebih murah dan mudah dibandingkan badan perkreditan lainnya seperti perbankan. Dilihat dari kemudahan dalam persyaratan pemberian kredit, masyarakat umum akan lebih mudah bertransaksi dengan KSP karena untuk mengajukan dan seleksi atas permohonan kredit lebih mudah daripada badan kredit lainnya. Dalam KSP, tanpa jaminan anggota bisa mendapatkan kredit tetapi bagi masyarakat umum bisa hanya menggunakan BPKB dan surat dasaran usaha.
Keberhasilan pemberian kredit tidak terlepas dari prosedur pemberian kredit yang dijalankan dalam pengelolaan pemberian kredit kepada anggota. Prosedur pemberian kredit merupakan ketentuan yang menjamin hak pemberi pinjaman dalam memberikan pinjaman kepada peminjam agar pinjaman dapat dikembalikan sesuai kesepakatan dengan kata lain bahwa prosedur pemberian kredit mewajibkan peminjam untuk melunasi pinjaman sesuai kesepatan dengan peminjam beserta bunga yang ditetapkan. Untuk itu pengurus koperasi harus menjalankan prosedur pemberian kredit sehingga anggotanya bertanggung jawab dalam memanfaatkan kredit usaha sehingga dapat disalurkan kembali kepada anggota yang memerlukannya sehingga koperasi harus melakukan beberapa prosedur pemberian kredit dengan baik.
Dalam kegiatan pemberian kredit, kendala yang biasanya dihadapi dalam pemberian kredit adalah kredit macet dan kemungkinan terdapat kendala-kendala yang lain. Kendala lain menurut hasil penelitian adalah tidak menerapkan prosedur sebagaimana mestinya, hal ini menurut wawancara untuk kasus khusus terutama dikalangan pengurus.
Kata Kunci : Prosedur Pemberian Kredit
FILOMENO SOARES
· Thesis · Open Access
ABSTRAK PENGARUH KUALITAS PELAYANAN PUBLIK DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP KEPUASAN MASYARAKAT DI KANTOR DINAS SOSIAL KABUPATEN KUPANG (STUDI KASUS PELAYANAN PROGRAM KELUARGA HARAPAN (PKH) KELURAHAN NAIBONAT KECAMATAN KUPANG TIMUR KABUPATEN KUPANG) Organisasi merupakan wadah atau tempat yang digunakan beberapa orang untuk melakukan kerja sama. Organisasi akan berkembang dengan baik tergantung pada sumber daya yang tersedia, baik sumber daya manusia maupun sumber daya lainnya. sumber daya manusia sangat dibutuhkan dalam organisasi swasta maupun pemerintah dalam aktivitas pelayanan. Aktivitas pelayanan dalam suatu organisasi atau lembaga akan sangat berperan dalam wkelancaran kegiatan organisasi. Pelayanan dalam organisasi khususnya kantor dituntut untuk cepat dan tepat. Hal tersebut merupakan kewajiban yang harus dilakukan. Bagi organisasi publik, pelayanan yang baik tercermin dari setiap efektivitas dan efisiensi kegiatan yang dilakukan. Pada dasarnya pelayanan publik merupakan segala kegiatan yang dilaksanankan oleh penyelenggara pelayanan publik sebagai upaya pemenuhan kebutuhan pelayanan dan pelaksanan ketentuan peraturan perundan-undangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Kualitas Pelayanan Publik Dan Disiplin Kerja Terhadap Kepuasan Masyarakat Di Kantor Dinas Sosial Kabupaten Kupang (Studi Kasus Pelayanan Program Keluarga Harapan (Pkh) Kelurahan Naibonat Kecamatan Kupang Timur Kabupaten Kupang) Jenis data dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Sehingga diperoleh sampel sebanyak 41 orang dari jumlah populasi sebanyak 372 masyrakat Penerima Program Keluarga Harapan PKH/pegawai Dinassosial Kabupatenkupang. Teknik pengambilan data berupa menyebarkan kuesioner kepada seluruh masyrakat Penerima Program Keluarga Harapan/Pegawai Dinaas Sosial Kabupaten Kupang. sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 41orang. Nilai variabel Kualitas Pelayanan Publik (X1) ditemukan thitung1.792 2.02439 maka H0 ditolak dan Ha diterima yaitu variabel Kualitas Pelayanan Publik (X1) yaitu berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kepuasan Masyarakat (Y). Pengaruh Displin Kerja (X2) terhadap Kepuasan Masyarakat (Y) diketahui bahwa variabel Disiplin Kerja (X2) ditemukan thitung0.246 ttabel>2.02439 maka H0 diterima dan Ha ditolak yaitu variabel Kualitas Displin Kerja (X2) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kepuasan Masyarakat (Y). Nilai Fhitung 2.319 dengan nilai Ftabel 3.24 sehingga tingkat signifikan 0.133>0.05 maka H0 ditterima Ha ditolak, dapat disimpulkan bahwa variabel Pengaruh Kualitas Pelayanan Publik (X1) dan Disiplin Kerja (X2) secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap Kepuasan Masyarakat (Y) pada Kantor Dinas Sosial Kabupaten Kupang. Dapat dilihat Nilai dapat diketahui bahwa nilai koefisien determinasi pada nilai Adjusted R Square 0.236. hal ini berarti kemampuan variabel bebas dalam menjelaskan variabel terikat adalah sebesar 23,6% sisanya 76.4% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak dibahas dalam penelitian ini.
JEPRIANUS DE LIMA ARAUJO
· Thesis · Open Access
ABSTRAKSI Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berpengaruh terhadap ketepatan waktu penyampaian laporan keuangan perusahaan publik di Indonesia. Faktor-faktor yang diuji dalam penelitian ini adalah profitabilitas, likuiditas, leverage keuangan, ukuran perusahaan sebagai variabel independen sedangkan ketepatan waktu sebagai variabel dependen. Sampel penelitian ini terdiri dari 10 perusahaan yang terdaftar dalam Bursa Efek Indonesia (BEI) dan menyampaikan laporan keuangan ke OJK dalam periode tahun 2018-2020. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder dan pemilihan sampel dengan menggunakan metode purposive. Alat analisis yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda pada tingkat signifikansi 5%. Berdasarkan hasil pengujian regresi linear berganda diperoleh koefisien regresi variabel Profitabiltas negatif sebesar (–0.047) yang berarti bahwa setiap peningkatan profit sebesar 1% akan mengakibatkan profitabilitas sebesar (-0,047) atau 4,7%, selain itu pada uji t nilai thitung untuk profitabilitas (negatif) sebesar (-0.774) dengan tingkat siknifikan sebesar 0.446>0.05, maka dapat dikatakan bahwa profitabilitas tidak berpengaruh positif terhadap ketepatan waktu penyampaian laporan keuangan. Berdasarkan hasil pengujian regresi linear berganda diperoleh koefisien regresi variabel Likuiditas positif sebesar 0.032 yang berarti bahwa setiap peningkatan likuiditas sebesar 1% akan mengakibatkan profitabilitas sebesar 0.032 atau 3.2%, selain itu pada uji t nilai thitung untuk likuiditas (positif) sebesar 0.280 dengan tingkat siknifikan sebesar 0.782>0.05, maka dapat dikatakan bahwa likuditas tidak berpengaruh positif terhadap ketepatan waktu penyampaian laporan keuangan. Berdasarkan hasil pengujian regresi linear berganda diperoleh koefisien regresi variabel laverage (negatif) sebesar (-0.050) yang berarti bahwa setiap peningkatan laverage sebesar 1% akan mengakibatkan laverage sebesar (-0.050) atau 5%, selain itu pada uji t nilai thitung untuk laverage (negatif) sebesar -0,255 dengan tingkat siknifikan sebesar 0.801>0.05, maka dapat dikatakan bahwa laverage tidak berpengaruh positif terhadap ketepatan waktu penyampaian laporan keuangan. Berdasarkan hasil pengujian regresi linear berganda diperoleh koefisien regresi variabel ukuran perusahaan (positif) sebesar 0.033 yang berarti bahwa setiap peningkatan ukuran perusahaan sebesar 1% akan mengakibatkan ukuran perusahaan sebesar 0.033 atau 3.3%, selain itu pada uji t nilai thitung untuk ukuran perusahaan (negatif) sebesar -0,225 dengan tingkat siknifikan sebesar 0.801>0.05, maka dapat dikatakan bahwa ukuran perusahaan tidak berpengaruh positif signifikan terhadap ketepatan waktu penyampaian laporan keuangan. Kata Kunci : Ketepatan Waktu, Profitabilitas, Likuiditas, Leverage, Dan Ukuran Perusahaan.
ALFREDU ARIANTO LACA
· Thesis · Open Access
ABSTRAKSI Ikan tuna merupakan salah satu komuditas ekspor non migas bernilai tinggi di Indonesia. Menurut komisi Nasional pengkajian stok, potensi perikanan tuna di Indonesia cukup besar meskipun tingkat penmanfaatan di beberapa daerah masih rendah, Perairan Sikka merupakan salah satu wilayah pengelola perikanan tuna di Indonesia, produksi tuna di kabupaten Sikka dalam 2 tahun terakir yaitu pada tahun 2019 mencapai 518.453 ton/tahun dan pada tahun 2020 mencapai 334.702 ton/tahun mengalami penurunan produksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisa produktivitas dan musim penangkapan di Perairan Sikka terhadap ikan tuna sirip kuning (thunus albacares) meliputi jumlah penangkapan dan musim. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli – bulan September 2021. Produktivitas ikan sirip kuning (thunus albacares) di Perairan Sikka di dapat dari perhitungan CPUE, sedangkan musim penangkapan dapat diketahui dengan melakukan wawancara. Data statistik DKP Kab. Sikka dalam kurun waktu 5 tahun terakhir (2016-2020) yaitu pada tahun 2016 sebanyak 1.722 ton/trip, tahun 2017 sebanyak 1,890 ton/trip, tahun 2018 sebanyak 2,028 ton/trip, tahun 2019 sebanyak 2,191 ton/trip, dan tahun 2020 sebanyak 2,322 ton/trip dengan total rata rata tahunan sebesar 2 ton/trip. Puncak musim penangkapan sumberdaya ikan tuna sirip kuning (Thunnus albacares) di Perairan Sikka sepanjang tahun dan berdasarkan hasil wawancara langsung musim penangkapan yang baik terjadi pada bulan Maret - April dan september. Kata kunci:Thunnus albacares,Produksi dan Musim Penangkapan, Perairan Sikka ABSTRACT Tuna is one of the high value non-oil and gas export commodities in Indonesia. According to the National Commission for Stock Assessment, the potential for tuna fisheries in Indonesia is quite large, although the utilization rate in some areas is still low, Sikka Waters is one of the tuna fisheries management areas in Indonesia, tuna production in Sikka Regency in the last 2 years, namely in 2019 reached 518,453 tons / year and in 2020 it reached 334,702 tons / year experiencing a decrease in production. This study aims to determine and analyze the productivity and fishing season in Sikka waters for yellowfin tuna (Thunus albacares) including the number of catches and the season. This research was carried out in July – September 2021. The productivity of yellowfin fish (Thunus albacares) in Sikka Waters was obtained from CPUE calculations, while the fishing season could be determined by conducting interviews. DKP Kab. Sikka in the last 5 years (2016-2020), namely in 2016 as many as 1,722 tons/trip, in 2017 as many as 1,890 tons/trip, in 2018 as many as 2,028 tons/trip, in 2019 as many as 2,191 tons/trip, and in 2020 as many as 2,322 tons/trip with a total annual average of 2 tons/trip. The peak fishing season for yellowfin tuna (Thunnus albacares) in Sikka waters throughout the year and based on direct interviews, the good fishing season occurs in March - April and September. Keywords: Thunnus albacares, Production and Fishing Season, Sikka Waters
MARIA ELYSABETH PANDIE
· Thesis · Open Access
MARIA ELYSABETH PANDIE (15380123). Kontribusi Ekonomi Istri Nelayan Terhadap Pendapatan Keluarga Nelayan Kelurahan Nunhila (Pantai Batu Kepala) dan Kelurahan Namosain, Kecamatan Alak, Kota Kupang. ROCKIE R.L SUPIT., S.Pi. M.Si dan ALFRED G.O KASE, S.Pi., M.Si., Ph.D sebagai Pembimbing I dan II. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Perempuan memiliki kontribusi yang berarti terhadap kondisi ekonomi rumah tangga nelayan. Peran wanita nelayan dari berbagi lapisan sosial yang berbeda dalam usaha perikanan maupun non-perikanan diharapkan dapat berimplikasi terhadap peningkatan pendapatan rumah tangga nelayan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi ekonomi istri nelayan terhadap pendapatan keluarga nelayan di Kelurahan Nunhila (Pantai Batu Kepala) dan Kelurahan Namosain, Kecamatan Alak, Kota Kupang. Penelitian ini telah dilaksanan pada bulan Januari 2021 di Kelurahan Nunhila (Pantai Batu Kepala) dan Kelurahan Namosain, Kecamatan Alak, Kota Kupang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi yang dilakukan dengan teknik wawancara langsung dan dilengkapi kuisioner sebagai alat bantu berupa daftar pertanyaan yang diajukan kepada responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kontribusi istri nelayan di Kelurahan Nunhila dan Kelurahan Namosain bekerja sebagai penjual ikan, kios, penjual sayur, penjual lauk, dan tenun kain. Kontribusi istri nelayan terhadap pendapatan keluarga nelayan di Kelurahan Nunhila yaitu 26.02% dan Kelurahan Namosain adalah sebesar 22.35%
JEMIANUS NOVIANTO BISIK
· Thesis · Open Access
Kecamatan Kakuluk Mesak terdapat dua desa yang memiliki potensi perikanan tangkap mini purse seine yaitu di Desa Jenilu dan Desa Dualaus. Kondisi perikanan tangkap mini purse seine di dua desa tersebut telah lama berkembang dengan baik. Namun ada faktor yang mempengaruhi yaitu faktor internal dan eksternal. Faktor eksternal berupa cuaca dan iklim, sedangkan faktor internal merupakan salah satu yang disebabkan oleh nelayan itu sendiri seperti kurangnya modal untuk membuka usaha. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kelayakan usaha perikanan tangkap mini purse seine di Kecamatan Kakuluk Mesak, Kabupaten Belu.
Penelitian ini telah dilaksanakan di Kecamatan Kakuluk Mesak, Kabupaten Belu selama 1 (satu) bulan yaitu pada bulan Juni 2020. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif menggunakan metode survei dengan teknik wawancara (daftar pertanyaan) dan observasi (pengamatan langsung).
Hasil penelitian menunjukan bahwa return on investmen (ROI) yang diperoleh dalam usaha penangkapan ikan dengan alat tangkap mini purse seine adalah sebesar 2,57. Yang berarti bahwa secara ekonomi usaha penangkapan ikan dengan alat tangkap mini purse seine di Desa Jenilu dan Desa Dualaus layak untuk dijalankan. Nilai B/C Rasio perbulan yang diperoleh dalam usaha penangkapan ikan dengan alat tangkap mini purse seine adalah sebesar 6.76. Secara ekonomis usaha penangkapan ikan dengan menggunakan alat tangkap mini purse seine di Desa Jenilu dan Desa Dualaus layak untuk dijalankan. Nilai Break Even Point (BEP) nelayan dengan menggunakan alat tangkap mini purse seine di Desa Jenilu dan Desa Dualaus akan mencapai titik impas, BEP produksi pada penjualan sebanyak 1.290/Kg dan BEP harga akan mencapai titik impas pada level harga minimum Rp.1.222 pada penjualan total produksi 15.830Kg/bulan.
OKTOVIANUS TAEK
· Thesis · Open Access
Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui kinerja keuangan
daerah Kabupaten Belu dengan pendekatan Analisis Rasio yang terdiri dari Rasio
Kemandirian Keuangan daerah, Rasio Efektivitas PAD, Rasio Efisiensi Keuangan
Daerah dan Rasio Keserasian. Teknik pengumpula data berupa dokumentasi.
Masalah yang diambil dalam penelitian ini adalah Laporan Keuangan Pemerintah
Kabupaten Belu.
Adapun konsep dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui kinerja
keuangan daerah pemerintah Kabupaten Belu yang diartikan sebagai tingkat
pencapaian dari suatu hasil kerja dibidang keuangan daerah yang meliputi
penerimaan dan belanja daerah dengan menggunakan sistem keuangan yang
ditetapkan melalui suatu kebijakan atau ketentuan perundang-undangan selama satu
periode anggaran. Populasi dalam penelitian ini adalah Laporan Keuangan
Kabupaten Belu.
Data analisis yang digunakan adalah Rasio Kemandirian Keuangan Daerah,
Rasio Efektivitas PAD, Rasio Efisiensi Keuangan Daerah Dan Rasio Keserasian.
Hasil penelitian menunujukan bahwa Rasio Kemandirian Keuangan Daerah pada
Bagian Administrasi Pembangunan Setda Kabupaten Belu pada tahun 2017 sampai
2020 masih sangat rendah. Ini dapat dilihat dari hasil rata-rata Rasio Kemandirian
Keuangan Daerah yang diperoleh yaitu 10.30%. Rasio efektivitas PAD pada Bagian
Administrasi Pembangunan Setda Belu dari hasil perhitungan pada Rasio
Efektivitas PAD, Efektivitas kinerja keuangan Kabupaten Belu sudah Efektif
karena rata-rata efektivitasnya diatas 100% yaitu 122%. Rasio Efisiensi Keuangan
Daerah pada Bagian Administrasi Pembangunan Setda Kabupaten Belu dari hasil
perhitungan pada Rasio Efisiensi Keuangan Daerah, Rata-rata Efisiensi Keuangan
Daerah Kabupaten Belu tergolong tidak efisien karena rata-rata rasionya 344.93%.
Rasio Keserasian pada Bagian Administrasi Pembangunan Setda Kabupaten Belu
dari hasil perhitungan pada Rasio Keserasian dapat diketahui bahwa sebagian besar
xvi
dana yang dimiliki pemerintah daerah masih diprioritaskan untuk kebutuhan
Belanja Operasi sehingga Rasio Belanja Modal relatif kecil. Ini dapat dibuktikan
dari rata-rata Rasio Belanja Operasi (55.64%) yang masih besar dibandingkan
dengan rata-rata Rasio Belanja Modal (22.30%).
STEFANUS PANGKI LAMAWATO
· Thesis · Open Access
RINGKASAN
Stefanus Pangky Lamawato (15380063). Identifikasi Kepadatan Sampah Laut Di Pantai Pasir Panjang Kota Kupang Nusa Tenggara Timur: WILSON L. TISERA, S.Pi, M.Si, Ph.Ddan ROCKIE R. L SUPIT, S.Pi. M.Si, sebagai pembimbing I dan II. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Kristen Artha Wacana Kupang.
Perairan Pasir Panjang merupakan perairan yang berada dekat dengan pemukiman penduduk, pasar ikan dan tempat wisata. Kurangnya kesadaran masyarakat sekitar akan kebersihan pantai membuat ekosistem ini penuh dengan sampah plastik dan lain lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kepadatan sampah laut di Pantai Pasir Panjang Kota Kupang Nusa Tenggara Timur.
Penelitian dilakukan di Pantai Pasir Panjang Kota Kupang pada bulan April 2022. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan cara survey dan metode deskriptif kualitatif dengan cara wawancara dengan responden, kemudian pengumpulan terhadap sampel sampah laut dilakukan dengan cara membuat garis transek sabuk (belt) dengan menarik garis transek sepanjang 100 m dan lebar 25 m pada keenam transek. Sampel yang didapat akan ditimbang dalam satuan gram dan kemudian dilakukan pengolahan data menggunakan Microsoft Excel.
Hasil analisis kategori jenis sampah yang terdapat di Pantai Pasir Panjang adalah jenis sampah plastik, karet, kaca, logam, dan lain-lain. Berdasarkan hasil analisis di lokasi penelitian tersebut komposisi jenis sampah yang paling dominanadalah kategori sampah plastik. Komposisi potongan sampah plastik dengan potongan terbanyak terdapatpadatransek 6 yaitu sebanyak 167 potongan dengan jumlah kepadatan mutlak 0,0668 pot/m2 dan berat sebanyak 0,36 g/m2 dan jumlah kepadatan relatif sampah plastik yaitu 45,88% potongan dengan berat kepadatan 19,15% gram, sedangkan komposisi potongan sampah plastik terendah terdapat pada transek 1yaitu sebanyak 41 potongan dengan jumlah kepadatan mutlak 0,0164 pot/m2 dan berat 0,08 g/m2 dan jumlah kepadatan relatif sampah plastik 51,25% potongan dengan berat 12,50% gram.
Kata Kunci : Sampah Laut, Kepadatan, Jumlah dan Total Berat, Pantai pasir Panjang.
YUSAK YOSUA BENU
· Thesis · Open Access
Latar belakang: Pembelajaran adalah tujuan yang menggambarkan pengetahuan, kemampuan, ketrampilan, dan sikap yang harus dimilki siswa sebagai akibat dari hasil pembelajaran yang dinyatakan dalam bentuk tingkah laku yang dapat diamati dan diukur.
Tujuan penelitian: Sehubungan dengan masalah yang akan dibahas, maka adapun tujuan penyusunan penelitian ini adalah untuk mengetahui proses pembelajaran pencak silat teknik dasar kuda-kuda pada siswa kelas VIII di SMPN Satu Atap Oefau Boti.
Metode penelitian: Dalam penelitian ini motode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara dan teknik analisis data.
Hasil dan pembahasan: Berdasarkan tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk meninjau Tinjauan Tentang Pembelajaran Pjok Materi Pencak Silat pada Siswa Kelas VIII SMPN Satap Oefau Boti. Oleh karna itu melalalui teknik wawancara dan dokumentasi peneliti telah mengumpulkan hasil penelitian dan telah mengumpulkan data hasil penelitian, dan telah memaparkan hasil penelitian. Dengan demikian seehingga kita bisa dapat mengetahui Pembelajaran Pjok Materi Pencak Silat pada Siswa Kelas VIII SMPN Satap Oefau Boti.
Simpulan: Dari hasil wawancara, maka peneliti menyimpulkan bahwa aktivitas siswa di dalam proses pembelajaran penjasorkes pada dasarnya siswa aktif, akan tetapi jikalau sarana dan prasarana olahraga yang kurang akan menghambat aktivitas siswa dalam proses pembelajaran.
MARTINUS BRIA TAEK
· Thesis · Open Access
RINGKASAN
MARTINUS BRIA TAEK (15390015) Kajian Profil Olahan IkanTatu’un yang di Proses di Desa Lawalu Kecamatan Malaka Tengah Kabupaten Malaka : Dr. Ir. Ayub U. I. Meko, M.Si sebagai pembimbing I dan Umbu P. L. Dawa, S.Pi, M.Sc sebagai pembimbing II. Program Studi Teknologi Hasil Perikanan, Universitas Kristen ArthaWacana Kupang .
Ikan tatu’un yang diolah melalui beberapa tahapan proses mulai dari tahapan perisapan bahan, pembubuhan, pembungkusan dengan daun pisang, dan pemanggangan. Ikan tatu’un merupakan salah satu produk olahan yang sering dilakukan oleh masyrakat Desa Lawalu pada saat musim penangkapan yang melimpah. Produk ini memberikan aroma dan cita rasa yang khas disebabkan oleh adanya penambahan bumbu seperti daun kunyit dan daun sereh dan bumbu-bumbu tambahan lainnya sehingga menghasilkan tekstur dan kenampakan yang begitu baik, tujuan penelitian ini untuk mengetahui kualitas produk ikan tatu’un di Desa Lawalu, Kecamatan Malaka Tengah, Kabupaten Malaka.
Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari sampai Maret 2022, bertempat di DesaLawalu, Kecamatan, Malaka Tengah, Kabupaten Malaka, untuk pembuatan produk dan pengujian organoleptiksedangkan pengujian kimiawi dilakukan di Laboratorium Eksata Universitas Kristen Artha Wacana Kupang, untuk mengetahui kadar air, kadar lemak, dan kadar protein.
Data yang diperoleh dari hasil wawancara dengan masyarakat setempat selaku pengolah produk ikan tatu’un dan tokoh masyarakat berkaitan dengan masalah yang dikaji, sampel yang diambil menggunakan metode slovin dari empat Dusun yakni Dusun Nataraen, Dusun Fahiluka, Dusun Umatasi, dan Dusun Naekasak. Variabel pengamatan meliputi pengujian organoleptik, analisiskadar air, kadar protein, dan kadar lemak, hasil penelitian menunjukan bahwa tingkat penerimaan panelis terhadap kenampakan, aroma, rasa dan tekstur dengan 8-9 karena adanya bumbu-bumbu tambahan, seperti daun kunyit dan daun sarei. Nilai kadar air berkisar 56,23%-60,89%, kadar protein berkisar, 17,84%-19,61%, kadar lemak berkisar , 2,77-8,81%
Kata kunci : Ikan tatu’un, Desa Lawalu, organoleptik, kadar air, kadar lemak,
kadar protein.
YUVENSIUS BRIA SERAN
· Thesis · Open Access
ABSTRAK
Penelitian ini berjudul: “ANALISIS KONTRIBUSI DAN RETRIBUSI DAERAH TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH PADA KABUPATEN MALAKA”Masalah yang diambil dalam penelitian ini adalah “Analisis Kontribusi Dan Retribusi Terhadap Pendapatan Asli Daerah Pada Kabupaten Malaka yang menjadi persoalan penelitian adalah Bagaimana perkembangan Kontribusi Dan Retribusi Pendapatan Asli Daerah di Kabupaten Malaka Bagaimana pengelolaan keuangan terkait kontribusi dan retribusi di Kabupaten Malaka Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui perkembangan Kontribusi dan Retribusi Pendapatan Asli Daerah di Kabupaten Malaka. Konsep penelitian dalam penelitian ini adalah Retribusi Daerah adalah pembayaran kepada negara yang dilakukan pada mereka yang menggunakan jasa-jasa Negara. Retribusi juga merupakan iuaran pada Pemerintah yang dapat dipaksakan, dan jasa yang baik secara langsung dapat ditunjukan. kontribusi ke dalam ruang lingkup yang jauh lebih sempit lagi karena kontribusi sebagai bentuk bantuan yang dikeluarkan oleh individu atau kelompok dalam bentuk uang atau sokongan dana Pendapatan asli daerah Adalah pendapatan daerah yang bersumber dari hasil pajak daerah, hasil retribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan dan lain-lain PAD yang sah, yang betujuan untuk memberikan keleluasan kepada daerah dalam menggali pendanaan dalam pelaksanaan otonomi daerah sebagai perwujudan atas disentralisasi. Populasi penelitian ini adalah dalam kontribusi dan retribusi Badan Pengelolaan Keuangan Dan Pendapatan Daerah Kabupaten Malaka dari tahun 2016-2020 populasi dalam penelitian ini akan melakukan analisis dengan metode deskriptif kuantitatif .Sampel dalam penelitian ini adalah dalam kontribusi dan retribusi daerah Badan Pengelolaan Keuangan Dan Pendapatan Daerah Kabupaten Malaka Tahun 2016-2020 Teknik pengumpulan data langkah yang paling strategis dalam sebuah penelitian, sebab tujuan utama penelitian yaitu mendapat data yang akurat, sehingga tanpa mengetahui teknik pengumpulan data maka tidak akan mendapatkan data yang memenuhi standar yang ditetapkan Sugiyono 2016 Teknik pengumpulan data digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan dokumentasi. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan penulis hasil analisis menunjukan bahwa perhitungan efektivitas penerimaan retribusi daerah Kabupaten Malaka selama tahun 2016-2020 yang dianalisis menurut golonganya, diketahui bahwa rata-rata efektivitas penerimaan golongan retribusi dari jasa umum Kabupaten Malaka selama tahun 2016-2020 adalah sebesar 83,76% yang berada pada kriteria cukup efektif. Adapun efektivitas penerimaan golongan retribusi jasa umum tertinggi dicapai pada tahun 2017, yaitu sebesar 101,01% pada kriteria sangat efektif dan yang terendah terjadi pada tahun 2018, yaitu sebesar 53.20% pada kriteria tidak efektif. Tingginya efektivitas penerimaan golongan retribusi jasa umum pada tahun 2017 terutama disebabkan karena realisasi penerimaan retribusi pasar dapat melebihi target sebesar 106,64%. Adapun rendahnya efektivitas penerimaana golongan retribusi jasa umum pada tahun 2018 disebabkan karena hampir seluruh jenis retribusi pada golongan ini tidak mencapai target yang ditetapkan. Untuk golongan retribusi jasa usaha, hasil analisis menunjukan bahwa rata-rata efektivitas penerimaan golongan retribusi jasa usaha Kabupaten Malaka selama tahun 2016-2017 adalah sebesar 85,42% yang berada pada kriteria cukup efektif. Efektivitas penerimaan golongan retribusi jasa usaha tertinggi dicapai pada tahun 2017, yaitu sebesar 103,71% yang berada pada kriteria sangat efektif, dan yang terendah terjadi pada tahun 2018, yaitu sebesar 55,93% pada kriteria tidak efektif. Tingginya efektivitas penerimaan golongan retribusi jasa usaha pada tahun 2017 disebabkan karena realisasi penerimaan retribusi sewah tanah dan bangunan dapat melebihi target sebesar 109,23%. Adapun rendahnya efektivitas penerimaan golongan retribusi jasa usaha pada tahun 2018 disebabkan karena hampir seluruh jenis retribusi pada golongan ini tidak mencapai target yang ditetapkan. Untuk golongan retribusi jasa perizinan tertentu, hasil analisis menunjukan bahwa rata-rata efektivitas penerimaan golongan retribusi perizinan tertentu Kabupaten Malaka selama tahun 2016-2020 adalah sebesar 86,99% yang berada pada kriteria cukup efektif. Adapun efektivitas penerimaan golongan retribusi perizinan tertentu tertinggi dicapai pada tahun 2017, yaitu sebesar 106,39% yang berada pada kiteria sangat efektif dan yang terendah terjadi pada tahun 2018, yaitu sebesar 58,54% pada kriteria tidak efektif. Tingginya efektivitas penerimaan golongan retribusi perjinan tertentu pada tahun 2017 terutama disebabkan karena realisasi penerimaan retribusi ijin terminal tempat parkir kendaraan sebesar 112,15%. Adapun rendahnya efektivitas penerimaan golongan retribusi jasa perizinan pada tahun 2018 disebabkan karena hampir seluruh jenis retribusi pada golongan ini tidak mencapai target yang ditetapkan.
Kata kunci : Kontribusi Dan Retribusi Terhadap Pendapatan Asli Daerah
APRIS BA'ITENIS
· Thesis · Open Access
Desa Tablolong terletak di Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur, pemilihan lokasi ini dikarenakan Desa Tablolong memiliki perairan yang cocok dalam melakukan budidaya rumput laut, serta lokasi tersebut juga merupakan lokasi budidaya rumput laut bagi masyarakat sekitar, mengacu pada penjelasan di atas, peneliti tertarik untuk melakukan penelitian terhadap rumput laut yang diformulasikan.Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pertumbuhan alga merah Kappaphycus alvarezii varietas berbeda yang dibudidaya dengan metode yang berbeda dan habitat. Jumlah rata-rata pada akhir penelitian hari yang ke-49 adalah 716,5 gram pada habit lamun jenis Sacol Sulamu di habitat pasir jenis Eucheuma Cottonii Pasir Panjang pada habitat pasir tertinggi 573,0 gram pertumbuhan harian tertinggi pada habitat lamun 590,4 gram/hari terendahnya 105,2 gram/hari, sedangkan habitat pasir tertinggi 636,4 gram/hari terendahnya 109,2 gram/hari pertumbuhannya awal 4,15% per hari sampai minggu ke-7 dengan nilai 5,47% per hari. Kemudian jenis Eucheuma Cottonii Pasir Panjang pada habitat lamun pertumbuhan spesifik tertinggi 4,15% sampai 5,47% per hari sedangkan pada habitat pasir pertumbuhan awal 4,15%.
Pertumbuhan mutlak tertinggi pada habitat lamun dari jenis Sacol Sulamu metode long line tertinggi 657,5 gram, sedangkan pada habitat pasir pertumbuhan tertinggi pada metode long line 569,0 gram, kemudian jenis Eucheuma Cottonii Pasir Panjang pada habitat lamun metode long line 486,5 gram sedangkan pada habitat pasir pertumbuhannya 420,0 gram.
Tertinggi pada kedua habitat tersebut berasal dari rumput laut Sacol Sulamu pada habitat lamun dan habitat pasir sedangkan pertumbuhan yang terendah pada habitat pasir dan habitat lamun jenis Eucheuma Cottonii Pasir panjang, pertumbuhan rumput laut Kappaphycus alvarezii yang dibudidayakan pada habitat pasir dan habitat lamun, maka dapat disimpulkan bahwa varietas dari kedua jenis tersebut yang memberikan varietas yang baik di perairan Desa Tablolong adalah rumput laut Sacol Sulamu.
JEVRINO EVANDER BERE
· Thesis · Open Access
Garam memiliki peran strategis yaitu sebagai bahan pokok bagi kebutuhan konsumsi dan juga merupakan bahan baku berbagai industri, kebutuhan konsumsi antara lain digunakan untuk konsumsi rumah tangga, industri makanan, industri minyak goreng, industri pengasinan dan pengawetan ikan, sedangkan kebutuhan industri antara lain industri perminyakan, tekstil dan peramakan kulit, industri pakan ternak, industri chlor alkali (CAP), dan industri farmasi. Metode yang digunakan dalam pengujian adalah metode deskriptif komparatif yaitu suatu metode yang digunakan untuk membandingkan data penelitian yang diperoleh dengan fakta-fakta yang ada (SNI 4435-2017) serta menjelaskan hubungan antara satu faktor dengan faktor yang lainnya (Sugiyono, 2008). Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui karakteristik kualitas garam masak yang diproduksi secara tradisional di Desa Jenilu. Penelitian ini dilaksanakan selama Januari sampai Februari 2022 di Desa Jenilu, Kecamatan Kakuluk Mesak Kabupaten Belu untuk Observasi dan untuk pengambilan sampel. Laboratorium Eksakta UKAW untuk organoleptik, serta di Laboratorium PT. Saraswati Indo Genetech (SIG), Bogor untuk pengujian kadar air, kadar garam, iodium, mineral (kalsium dan magnesium). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa teknik pembuatan garam masak yang diproduksi secara tradisional di Desa Jenilu, Kecamatan Kakuluk Mesak, Kabupaten Belu meliputi tanah digaruk/dikumpulkan dan air laut ditampung dalam kolam jebakan, penyaringan selama ± 1 jam, pemasakan/perebusan selama ± 7 jam, penerisan selama ± 2 jam, pengemasan dan distribusi. Kualitas garam masak yang diproduksi secara tradisional di Desa Jenilu untuk pengujian Kadar air: 7,94%, NaCl: 83,42%, Iodium: 20,36 mg/kg, Magnesium: 645,68 mg/100 g dan Kalsium: 848,54 mg/100 g Desa jenilu perlu memperhatikan proses teknik pembuatan garam masak yang baik dan garam yang sudah diproses harus dilanjutkan dengan proses penjemuran sehingga kadar airnya sesuai dengan SNI 4435-2017. Kata Kunci : Garam, kualitas, industri, produksi SUMMARY JEVRINO EVANDER BERE (15390004) Quality of Cooked Salt Traditionally Processed in Jenilu District Kakuluk Mesak District, Belu Regency: (Yunaldi H. Teffu, S.Pi, M,Si Supervisor I and Mada M. Lakapu, S.Si, M.Si Supervisor II) Fishery Product Technology Study Program, Faculty of Fisheries and Marine Sciences, Artha Wacana Kupang Christian University. Salt has a strategic role, namely as a staple for consumption needs and is also a raw material for various industries, consumption needs include being used for household consumption, food industry, cooking oil industry, salting and fish preservation industry, while industrial needs include the petroleum industry, textiles and leather forecasting, animal feed industry, chlor alkali (CAP) industry, and pharmaceutical industry. The method used in testing is a comparative descriptive method, which is a method used to compare research data obtained with existing facts (SNI 4435-2017) and explain the relationship between one factor and another (Sugiyono, 2008). This study was conducted to determine the quality characteristics of cooking salt produced traditionally in Jenilu Village. This research was carried out from January to February 2022 in Jenilu Village, Kakuluk Mesak District, Belu Regency for Observation and for sampling. UKAW Exact Laboratory for organoleptics, as well as in the PT. Saraswati Indo Genetech (GIS), Bogor for testing water content, salt content, iodine, minerals (calcium and magnesium). The results of this study show that the technique of making cooking salt produced traditionally in Jenilu Village, Kakuluk Mesak District, Belu Regency includes soil scratched/collected and seawater accommodated in trap ponds, filtration for less than ± 1 hour, cooking / boiling for ± 7 hours, sprinkling for ± 2 hours, packaging and distribution. The quality of cooking salt produced traditionally in Jenilu Village for testing Moisture content: 7.94%, NaCl: 83.42%, Iodine: 20.36 mg / kg, Magnesium: 645.68 mg / 100 g and Calcium: 848.54 mg / 100 g Jenilu village needs to pay attention to the process of making good cooking salt and the salt that has been processed must be continued with the drying process so that the water content is in accordance with SNI 4435-2017. Keywords : Salt, quality, industry, production
TUATI PULING
· Thesis · Open Access
ABSTRAKSI “PENGARUH PARTISIPASI ANGGARAN DAN SISTEM AKUNTANSI KEUANGAN TERHADAP KINERJA SEKTOR PUBLIK DI SEKRETARIAT DAERAH KABUPATEN ALOR (SETDA)”. Perkembangan akuntansi keuangan sektor publik khususnya di pemerintahan telah ditandai dengan adanya standar akuntansi pemerintah. Keberadaan standar akuntansi pemerintah mendorong penerapan akuntansi keuangan kearah perubahan yang lebih baik. Standar akuntansi pemerintah akan menjadi pedoman bagi para pihak yang perkepentingan terhadap pelaporan keuangan pemerintah dalam menilai dan mengevaluasi pelaksanaan kegiatan suatu entitas pemerintah. Selain itu, bagi manajemen penerapan standar akuntansi akan memberi kemudahan dalam menjalankan fungsi perencanaan, pengelolaan dan pengendalian atas seluruh aset, kewajiban, dan ekuitas dana pemerintah untuk kepentingan masyarakat. Penerapan standar akuntansi pemerintahan akan mendorong berfungsinya akuntansi sektor publik sebagai media untuk mewujudkan pertanggungjawaban (akutabilitas) ke publik terutama masyarakat dan lembaga perwakilan. Akuntansi manajemen lebih diarahkan untuk memenuhi kepentingan internal organisasi. Tujuan akuntansi manajemen sektor publik memberikan informasi akuntansi yang relevan dan andal kepada manajer untuk pembuatan keputusan. Dari perspektif sistem pengendalian manajemen, informasi akuntansi manajemen memberikan informasi bagi manajer untuk dapat melaksanakan fungsi perencanaan dan pengendalian. Anggaran merupakan suatu rencana yang disusun secara sistematis dalam bentuk angka dan dinyatakan dalam unit moneter yang meliputi seluruh kegiatan perusahaan untuk jangka waktu (periode) tertentu di masa yang akan datang. Anggaran adalah rencana kerja yang dituangkan dalam angka-angka keuangan baik jangka pendek maupun jangka panjang. Dalam anggaran, suatu kegiatan dan satuan uang menempati posisi penting dalam arti segala kegiatan akan dikuantifikasikan dalam satuan uang, sehingga dapat diukur pencapaian efisensi dan efektifitas dari kegiatan yang dilakukan (Poerwanto, 2017). Menurut Hansen dan Mohen (2009:448), menjelaskan partisipasi anggran memungkingkan para manajer tingkat bawah untuk turut serta dalam pembuatan anggran dari pada membebankan anggran kepada para manajer tigkat bawah. Partisipasi anggran mengkomunikasikan rasa tanggungjawab kepada para manajer tingkat bawah dan mendorong kreativitas. Menurut Ikhsan (2007) bahwa partisipasi anggaran dalam penyusunan anggaran adalah tingkat seberapa jauh keterlibatan dan pengaruh individu dalam penyusunan anggaran. Maka proses anggaran secara partisipasi sangat dibutuhkan. Dengan adanya penyusunan anggaran secara partisipasi dapat terjadi pertukaran informasi baik antara atasan dengan bawahan maupun level manajemen yang sama. Anggaran merupakan rencana kerja secara kuantitatif yang diukur dalam satuan moneter standar dan satuan ukuran yang lain dalam jangka waktu satu tahun menurut Wirjono et al. (2007). Sistem Akuntansi Keuangan (SAK) adalah Suatu sistem yang memproses transaksi anggaran dan realisasinya dimulai dari pencatatan, penggolongan dan pengikhtisaran data sehingga menjadi suatu Laporan Keuangan, Sistem Akuntansi Keuangan juga merupakan bagian dari SAI yang digunakan untuk memproses transaksi anggaran dan realisasinya, sehingga menghasilkan Laporan Keuangan. Pengukuran kinerja sektor publik menrut Mardiasmo (2004:121) adalah 1.Pengukuran kinerja sektor publik di maksudkan untuk membantu memperbaiki kinerja pemeintah agar dapat mencapai tujuan dan sasaran dari program unit kerja.2.Ukuran kinerja sektor publik di gunakan untuk pengalokasian sumber daya dan pembuatan keputusan.3.Ukuran kinerja sektor publik di maksudkan untuk mewujudkan pertanggung jawaban publik dan memperbaiki komunikasi kelembagaan. Indra Bastian (2006:275) berpendapat bahwa pengukuran kinerja adalah suatu alat manajemen untuk meningkatkan kualitas pengambilan keputusan dan akuntabilitas. Adapun tujuan dari penelitian ini, setelah menimbang dari rumusan masalah diatas maka tujuannya adalah: Untuk mengetahui pengaruh partisipasi anggaran dan sistem akuntansi keuangan terhadap kinerja sektor publik di Sekertariat Daerah Kabaupaten Alor (SETDA). Teknik analisis data dalam suatu penelitian dimaksudkan untuk memperoleh bahan-bahan yang relevan, akurat dan realistis, dalam hal ini Para Pimpinan/Pegawai OPD (Kabag Umum, Kabag Keuangan dan Aset) Sekretariat Daerah Kabupaten Alor (SETDA). Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah Pembagian Kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Partisipasi anggaran tidak berpengaruh positif terhadap kinerja sektor publik di Sekretariat Daerah Kabupaten Alor. Hal ini menunjukkan bahwa tidak adanya keterlibatan yang mendorong tercapainya kesepakatan antara atasan/kuasa anggaran dengan bawahan/pelaksana anggaran sehingga tidak dapat meningkatkan kinerjanya (Utama dan Rohman, 2013). Sedangkan Sistem akuntansi keuangan berpengaruh signifikan terhadap kinerja sektor publik di Sekretariat Daerah Kabupaten alor. Hal ini menunjukkan bahwa adanya pengaruh sistem akuntansi keuangan pemerintah terhadap kinerja, pemahaman staf di bidang pengelolaan keuangan terhadap sistem akuntansi pemerintah berdampak pada kinerja mereka dalam mengelola keuangan daerah (Raharjo, Taufik, & Ratnawati, 2017).
LESTARI MARIANA TADAK
· Thesis · Open Access
ABSTRAK Tujuan didirikan suatu perusahaan yaitu memaksimalkan laba dan memaksimalkan kekayaan pemegang saham. Memaksimalkan pemegang saham yaitu memaksimalkan nilai perusahaan yang tercermin dari harga saham.Perusahaan sub sektor kimia yang terdaftar pada Bursa Efek Indonesia memiliki nilai perusahaan yang selalu mengalami peningkatan dari tahun 2018-2021.Nilai perusahaan merupakan indikator penilaian pasar bagi perusahaan secara keseluruhan sebab dengan nilai yang tinggi menunjukkan kemakmuran pemegang saham juga tinggiDalam meningkatkan nilai perusahaan ada beberapa faktor yang mempengaruhi yaitu likuiditas,ukuran perusahaan dan profitabilitas. Likuiditas merupakan suatu indikator mengenai kemampuan perusahaan untuk membayar semua kewajiban finansial jangka pendek pada saat jatuh tempo dengan menggunakan aktiva lancar yang tersedia (Syamsuddin dalam Ristanti, 2015). Pengukuran likuiditas menggunakan rasio lancar(Current Ratio)Ukuran perusahaan (Size) menggunakan nilai buku dari total aset atau total aktiva sebagai proksi size. Rasio profitabilitas bertujuan untuk mengukur efektivitas manajemen yang tercermin pada imbalan atas hasil investasi melalui kegiatan perusahaan atau dengan kata lain mengukur kinerja perusahaan secara keseluruhan dan efisiensi dalam pengelolaan kewajiban dan modal. Profitabilitas diukur menggunakan Return On Assets (ROA). Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh likuiditas, ukuran perusahaan dan profitabilitas terhadap nilai perusahaan pada perusahaan sub sektor kimia yang terdaftar pada Bursa Efek Indonesia. Metode dalam menentukan sampel dengan purposive sampling sehingga Jumlah sampel yang digunakan berjumlah 32 yang berasal dari delapan perusahaan sub sektor kimia yang terdaftar pada Bursa Efek Indonesia. Jenis data yang digunakan dalam penelitian data sekunder, Teknik pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi, sumber data berupa data sekunder. Teknik analisis yaitu analisis pendahuluan menggunakan metode deskriptif dan analisis lanjutan yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda dan uji asumsi klasik. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa likuiditas (Current Ratio) berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan, hal ini menunjukan bahwa semakin tingi likuiditas maka nilai perusahaan akan semakin meningkat. ukuran perusahaan (Size) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap nilai perusahaan, hal ini menunjukan bahwa ukuran perusahaan memliki pengaruh terhadap nilai perusahaan tetapi pengaruh yang negatif yaitu semakin besar ukuran perusahaan maka nilai perusahaan akan menurun. Profitabilitas (Return On Assers) berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap nilai perusahaan. Hal ini menunjukan bahwa besar kecilnya proftablitas yang dimiliki oleh perusahaan tidak mempunyai pengaruh terhadap nilai perusahaan.
JEFRIANTO HATI
· Thesis · Open Access
ABSTRAK MODIFIKASI PERMAINAN BOLA VOLI PENJASORKES UNTUK MENINGKATKAN MINAT SISWA PUTRI SMP NEGERI 10 KUPANG Jefrianto Hati1*, David Loba2, Yahya J. Palinata3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang:Pendidikan jasmani merupakan pendidikan lewat aktivitas-aktivitas jasmani atau pengajaran gerak dalam mencapai tujuan pendidikan. Tujuan penelitian:penelitian ini bertujuan untuk mengetahui modifikasi permainan bola voli penjasorkes untuk meningkatkan minat siswa putri kelas VIIIA SMP Negeri 10 Kupang. Metode penelitian:Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek dalam penelitian ini adalah siswa putri kelas VIIIA SMP Negeri 10 Kupang sebanyak 14 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik observasi. Teknik analisis datanya menggunakan deskriptif kualitatif. Hasil dan pembahasan: Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar minat siswa pada permainan bola voli dengan nilai rata-rata pada siklus I sebesar 74,28 dengan presentase ketuntasan sebesar 50%. Dan pada siklus II nilai rata-rata sebesar 82,5 dengan presentase ketuntasan sebesar 86%. Simpulan:Berdasarkan hasil penelitian diatas maka peneliti mengambil sebuah kesimpulan bahwa pembelajaran modifikasi permainan bola voli penjasorkes untuk meningkatkan minat siswa putri pada siswa putri kelas VIIIA SMP Negeri 10 Kupang selama dua siklus dapat meningkat prestasi belajar siswa yang mencapai nilai KKM 75 bahkan lebih. Sehingga ketuntasan klasikal dalam kelas tersebut sudah lebih dari 75% siswa yang tuntas belajar. Katakunci: modifikasipermainan bola voli, minat siswa
YOSTI B. NIPU
· Thesis · Open Access
Latar belakang: Permasalahan dalam penelitian ini adalah 1) Proses pembelajaran yan masih belum berhasil karena banyak siswa yang belum mencapai kriteria ketuntasan minimal yang diharapkan, 2) Siswa takut dengan lari jarak pendek berkaitan dengan kondisi fisik yang kecil sehingga mengurangi aktivitas lari jarak pendek, 3) Belum diketahui hasil belajar lari jarak pendek melalui pendekatan bermain.
Tujuan penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar lari jarak pendek dengan metode bermain estafet bola. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas.
Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas. Penelitian ini terdiri dari II siklus. Tiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, refleksi.
Hasil dan pembahasan: Hasil penelitian menunjukan bahwa hasil belajar lari jarak pendek dengan metode bermain estafet bola, hal ini terlihat pada hasil ketuntasan belajar siswa yang melebihi KKM yang telah ditetapkan yaitu 75 mengalami peningkatan yaitu pada siklus I, siklus II yaitu dari 74,2%, 88,33. Jadi dapat disimpulkan bahwa hasil belajar pada lari jarak pendek dengan metode bermain sudah mencapai ketuntasan belajar yang telah ditetapkan.
Simpulan: peneliti ini adalah menunjukkan bahwa meningkatkan hasil belajar lari jarak pendek dengan metode bermain estafet bola siswa kelas VI SD Negeri Bongkoa Kecamatan Toianas
IGNASIUS DEDY PURWANTO SEPU
· Thesis · Open Access
ABSTRAK
EKSPLORASI MINAT BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN SARANA DAN PRASARANA PEMBELAJARAN BOLA VOLI
Ignasius Dedy Purwanto Sepu1*, David Loba2, Dortean A. Jois Jaha3
1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia
email. [email protected]
Latar belakang: Berdasarkan latar belakang masalah, Eksplorasi Minat belajar siswa menggunakan sarana dan prasarana pembelajaran bola voli tumbuh melalui, perasaan senang, keaktifan, dan perhatian, serta strategi guru dalam mengatasi sarana dan prasarana pembelajaran bola voli yang kurang memadai.
Tujuan penelitian: Adapun tujuan dari penelitian ini yaituuntuk Mengeksplorasi minat belajar siswa menggunakan sarana dan prasarana pembelajaran bola voli.
Metode penelitian: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan wawancara dan dokumentasi serta teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Sampel pada penelitian ini guru penjas orkes dan siswa kelas VIII(C) SMP Negeri 10 Kupang
Hasil dan pembahasan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa eksplorasi minat belajar siswa menggunakan sarana dan prasarana pembelajaran bola voli adalah minat siswatumbuh melalui, perasaan senang, keaktifan dan perhatianterhadap proses pembelajaran bola volikarena guru mampu memfasilitasi sarana dan prasarana pembelajaranmenggunakanstrategi pembelajaranyang dimilikidalam mengatasi sarana dan prasarana pembelajaran bola voli yang kurang memadai.
Simpulan:Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa eksplorasi minat belajar siswa menggunakan sarana dan prasarana pembelajaran bola voli, tumbuhmelalui,perasaan senang, keaktifan dan perhatian,dengan peran guru melalui strategi pembelajaran yang dimiliki, guna mengatasi sarana dan prasarana yang kurang memadai.
Katakunci:Ekplorasi Minat Belajar Siswa Menggunakan Sarana Dan Prasarana Pembelajaran Bola Voli.
MARIA LENIYANI MALI
· Thesis · Open Access
ABSTRAKSI Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh likuiditas terhadap kebijakan dividen pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indoesia 2017 – 2019. Penelitian ini merupakan jenis penelitian yang bersifat kuantitatif, teknik yang digunakan adalah purposive sampling untuk pengambilan jumlah sampel, jumlah sampel yang diperoleh dari perusahaan sektor Industri Dasar dan Kimia yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama tiga tahun berturut – turut dan memberikan laporan keuangan, di peroleh jumlah sampel 8 perusahaan. Metode analisis data dalam penelitian ini adalah regresi linear sederhana data panel dan uji asumsi klasik. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan: Variabel terikat yaitu kebijakan dividen sedangkan variabel bebas yaitu likuiditas. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa likuiditas tidak berpengaruh terhadap kebijakan dividen. Hasil penelitian uji regrensi parsial (uji t) menunjukan bahwa nilai koefisien regrensi variabel likuiditas sebesar -0.035 dengan t hitung sebesar -0,584 dan signifikansi 0.564 > 0.05 hal ini menunjukan pengaruh likuiditas terhadap kebijakan dividen berpengaruh negatif pada perusahaan sektor Industri Dasar dan Kimia yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2017-2019. Kata kunci : likuiditas, kebijakan dividen