NOVIKA MAGDALENA LUSI
· Thesis · Open Access
ABSTRAK KEANEKARAGAMAN JENIS-JENIS MOLLUSCA (Bivalvia DAN Gastropoda) DIPANTAI OESOSOLE KABUPATEN ROTE NDAO SEBAGAI SUMBER BELAJAR BIOLOGI DALAM BENTUK BOOKLET Lusi,.M.N)* Nge, T. S )** Bullu,I.N)** Mollusca memiliki dua anggota kelas terbesar yaitu Bivalvia dan Gastropoda Gastropoda mempunyai ciri cangkang tunggal berulir. Sedangkan Bivalvia dua cangkang yang berpautan pada dorsal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis mollusca (Bivalvia dan Gastropoda), indeks keanekaragaman dan pemanfaatan hasil penelitian dalam bentuk booklet. Data yang diperoleh dari hasil pengamatan di lapangan dianalisis dengan menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Kelas Bivalvia yang ditemukan dikategorikan menjadi 10 spesies yaitu: Anadara indica, Vasticardium lomboke, Asaphis violescens, Modiolula phaseolina, Pinna muricata, Gafrium pectinatum, Mactra maculata, Lionconcha castrensis, Periglypta puerpera, Scutarcopagia scobinata. Sedangkan kelas Gastropoda terdiri atas 9 spesies yaitu: Trochus conus, Conus ebraeus, Conus coronatus, Vasum turbinellus, Vexillum umbrosum, Clypeomorus subreviculus, Nerita undata, Strombus luhuanus, Nerita histrio. Nilai indeks keanekaragaman Bivalvia tergolong sedang, dengan nilai H’ tertinggi pada Transek I yaitu 2,01 dengan nilai H’ 2,012693. Sedangkan indeks keanekaragaman Gastropoda tergolong sedang dan rendah, dengan nilai H’ pada transek I (1,15) dengan nilai 1,156448 dan transek II (1,10) dengan nilai H’ 1,106266. Kemudian kategori rendah pada transek III yaitu 0,99 dengan nilai H’ 0,998218. Sedangkan pemanfaatan Hasil Penelitian sebagai sumber belajar dalam bentuk booklet diperoleh hasil Uji kelayakan dari Uji ahli materi dengan skor sebesar 92,04%, Uji ahli desain dengan skor sebesar 94,64%, Uji ahli media dengan skor sebesar 90%, uji kelompok kecil dengan skor sebesar 85,71% dan uji kelompok besar dengan skor sebesar 91,37%. Hal tersebut menunjukkan bahwa booklet jenis-jenis bivalvia dan gastropoda berada dalam kualifikasi sangat baik dan tidak perlu direvisi. Kata kunci : Bivalvia Dan Gastropoda, Keanekaragaman, Booklet Keterangan : *: Peneliti **: Pembimbbing ABSTRACT DIVERSITY OF MOLLUSCA (Bivalve and Gastropod) TYPES IN OESOSOLE COAST, ROTE NDAO DISTRICT AS A BIOLOGY LEARNING RESOURCE IN BOOKLET FORM Lusi,.M.N)* Nge, T. S )** Bullu,I.N)** Molluscs have the two largest class members, namely Bivalve and Gastropods. Both have high economic value because their shells can be used as expensive decorations, such as Cypraea, Murex, and Trochus. Besides that, it can also be used as a nutritious food ingredient such as Mytilus viridis, and Cymbiola. This study aims to determine the types of molluscs (bivalves and gastropods), the diversity index and the use of research results in the form of a booklet. Data obtained from observations in the field were analyzed using a quantitative descriptive method. The phylum molluscs of the bivalves class found were categorized into 10 species, namely: Anadara indica, Vasticardium lomboke, Asaphis violescens, Modiolula phaseolina, Pinna muricata, Gafrium pectinatum, Mactra maculata, Lionconcha castrensis, Periglypta puerpera, Scutarcopagia scobinata. While the gastropod class consists of 9 species, namely: Trochus conus, Conus ebraeus, Conus coronatus, Vasum turbinellus, Vexillum umbrosum, Clypeomorus subreviculus, Nerita undata, Strombus luhuanus, Nerita histrio. The diversity index value of Bivalvia is moderate, with the highest H' value on Transect I, namely 2.01 with an H' value of 2.012693. While the gastropod diversity index was classified as moderate and low, with an H' value on transect I (1.15) with a value of 1.156448 and transect II (1.10) with an H' value of 1.106266. Then the low category on transect III is 0.99 with an H' value of 0.998218. While the use of research results as a source of learning in the form of booklets obtained the results of the feasibility test from the material expert test with a score of 92.04%, design expert test with a score of 94.64%, media expert test with a score of 90%, small group test with score of 85.71% and the large group test with a score of 91.37%. This shows that the booklet on the types of bivalves and gastropods is in very good qualification and does not need to be revised. Keywords: Types of Molluscs (Bivalvia and Gastrpods) on the Oesosole coast, diversity index, Development of Media Booklet Information : *: Researcher **: Supervisor
JITRO ZACHARIA
· Thesis · Open Access
ABSTRAK “KEANEKARAGAMAN TUMBUHAN PAKU (Pteridophyta) DI KAWASAN AIR TERJUN OESUSU KABUPATEN KUPANG” Zacharia, J)* Ballo, A)** Nge, S. T)** Tumbuhan paku merupakan tumbuhan kromus berspora yang memiliki karakteristik berupa daun muda yang menggulung seperti gagang biola. Tumbuhan paku dapat dimanfaatkan untuk kesejatraan makhluk hidup, yaitu bahan pangan, obat-obatan maupun tanaman hias. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis-jenis dan indeks keanekaragaman tumbuhan paku yang terdapat di kawasan air terjun Oesusu Kabupaten Kupang. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah purpose sampling melalui tahapan identifikasi. Metode yang digunakan metode jelajah (cruise method). Analisis data dengan menghitung indeks keanekaragaman, kerapatan relatif dan kelimpahan. Jenis tumbuhan paku yang ditemukan di kawasan air terjun Oesusu Kecamatan Takari Kabupaten Kupang terdapat 9 jenis tumbuhan paku yaitu Dryopteris sparsa, Pteris vittata, Pteris cadieri, Adiantum trapeziforme, Platycerium bifurcatum, Rumohra adiantiformis, Nephrolepis sp, Nephrolepis biserrata, pneumatopteris pennigera. Nilai indeks keanekaragaman (H’) tumbuhan paku masuk dalam kategori sedang yaitu 1,6043, nilai kerapatan relatif (Rdi) masuk dalam kategori rendah 1,6917 dan nilai kelimpahan tumbuhan paku kategori tertinggi yaitu 0,0084 dan terendah 0,0001. Demikian dapat disimpulkan bahwa tumbuhan paku yang ditemukan di kawasan air terjun Oesusu yaitu 9 jenis, 5 jenis teresterial dan 4 jenis epifit. Parameter lingkungan jenis-jenis tumbuhan paku di kawasan air terjun Oesusu berdasarkan suhu, kelembaban dan intensitas cahaya. Berdasarkan kelembaban udara tergolong tinggi, berdasarkan suhu tergolong sedang hingga dingin dan berdasarkan intensitas cahaya tergolong sedang. Kata Kunci : Keanekaragaman, Jenis Tumbuhan Paku Keterangan : * ) Peneliti ** ) Pembimbing ABSTRACT “DIVERSITY OF FERNS (Pteridophyta) IN THE OESUSU WATERFALL AREA KUPANG DISTRICT’’ Zacharia, J)* Ballo, A)** Nge, S. T)** Ferns are spore chorus plants that have the characteristics of young leaves that curl like a violin handle. Ferns can be used for the welfare of living things, namely food, medicine, and ornamental plants. The purpose of this study was to determine the types and diversity index of ferns found in the Oesusu Waterfall area, Kupang Regency. The data collection technique used in this study was purposive sampling through the identification stage. The method used is the cruise method. Data analysis by calculating diversity index, relative density, and abundance. There are 9 types of ferns found in the Oesusu waterfall area, Takari District, Kupang Regency, namely: Dryopteris sparsa, Pteris vittata, Pteris cadieri, Adiantum trapeziforme, Platycerium bifurcatum, Rumohra adiantiformis, Nephrolepis Sp, Nephrolepis biserrata, pneumatopteris pennigera. The diversity index (H') value of ferns is in the medium category, namely 1.6043, the relative density value (Rdi) is in the low category, 1.6917 and the highest abundance value of ferns is 0.0084 and the lowest is 0.0001. Thus it can be concluded that the ferns found in the Oesusu waterfall area are 9 species, 5 terrestrial species, and 4 epiphyte species. The environmental parameters of fern species in the Oesusu waterfall area are based on temperature, humidity, and light intensity. Based on air humidity it is classified as high, based on temperature it is classified as moderate to cold and based on light intensity it is classified as moderate. Keywords: Diversity, Types of Ferns Information : * ) Researchers ** ) Advisor
OKTAVIANUS HAMANAY
· Thesis · Open Access
INTI SARI
Judul Skripsi penulis adalah: Deskripsi Tentang Putusan Hakim Terhadap Pelaku Tindak Pidana Informasi Dan Transaksi Elektronik (Ite). Rumusan masalah yang penulis kaji adalah: Bagaimana pertimbangan Hakim Pengadilan Negeri menjatuhkan putusan bebas terhadap terdakwa dalam perkara informasi dan transaksi elektronik. Bagaimana pertimbangan Hakim Mahkamah Agung menjatuhkan putusan pemidanaan terhadap terdakwa dalam perkara informasi dan transaksi elektronik. Bagaimana pertimbangan Hakim Peninjauan Kembali menolak permohonan peninjauan kembali dari pemohon peninjauan kembali/terdakwa dalam perkara informasi dan transaksi elektronik. Tujuan Penelitian ini adalah: Untuk mengetahui pertimbangan Hakim Pengadilan Negeri menjatuhkan putusan bebas terhadap terdakwa, dan pertimbangan Hakim Mahkamah Agung menjatuhkan putusan pemidanaan, serta pertimbangan Hakim Peninjauan Kembali menolak permohonan peninjauan kembali dari pemohon peninjauan kembali/terdakwa dalam perkara informasi dan transaksi elektronik (ITE). Jenis penelitian yang di gunakan bersifat deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penulisan ini menggunakan studi dokumen atau bahan pustaka. Hasil Penelitian Yang Dilakukan diperoleh jawaban yaitu:
1. Dasar pertimbangan Hakim Pengadilan Negeri menjatuhkan putusan bebas terhadap terdakwa karena :
a. Perbuatan terdakwa tidak tebukti secara sah dan meyakinkan bersalah serta tidak memenuhi unsur-unsur dakwaan.
b. Perbuatan terdakwa bukan tindak pidana.
2. Dasar pertimbangan Hakim Mahkamah Agung menjatuhkan putusan pemidanaan terhadap terdakwa karena:
a. Perbuatan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah serta memenuhi unsur-unsur dakwaan.
b. Putusan Judex Facti salah menerapkan hukum.
3. Dasar pertimbangan Hakim Peninjauan Kembali menolak permohonan peninjauan kembali dari pemohon peninjauan kembali karena:
Pemohon Peninjauan Kembali/Terpidana tidak memenuhi ketentuan Pasal 263 Ayat (2) dan Ayat (3) KUHAP maka berdasarkan ketentuan Pasal 266 Ayat (2) huruf a KUHAP.
Kata kunci: Putusan Hakim, Tindak Pidan pelanggaran Informasi dan Transaksi Elektronik
YESTI LIUNOKAS
· Thesis · Open Access
INTISARI
Judul Skripsi Penulis adalah :Deskripsi Tentang Penegakan Hukum Terhadap Pelaku Tindak Pidana Jual Beli Solar Subsidi Pemerintah. Rumusan masalah yang penulis kaji adalah Faktor penyebab terjadinya tindak pidana jual beli solar subsidi pemerintah, Bagaimana bentuk tindak pidana jual beli solar subsidi pemerintah dan akibat hukum tindak pidana jual beli solar subsidi pemerintah terhadap pelaku serta barang bukti.
Tujuan yang ingin Penulis kaji adalah Untuk mengetahui penyebab terjadinya tindak pidana jual beli solar subsidi pemerintah, bentuk tindak pidana jual beli solar subsidi pemerintah dan akibat hukum terhadap pelaku serta barang bukti.
Metode Penelitian yang penulis gunakan adalah metode penelitian hukum normatif dan sifat penelitian ini adalah bersifat deskriptif.
Sumber data yang digunakan adalah bahan hukum Primer yang terdiri dari Putusan Hakim serta Peraturan perundang-undangan, traktat, kaidah dasar atau norma serta peraturan dasar. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah studi kepustakaan dimana diperoleh informasi dari putusan pengadilan. Analisis Data yang digunakan adalah menggunakan analisis secara kualitatif yaitu analisis yang bersifat deskriptif. Berdasarkan Hasil penelitian yang penulis lakukan maka yang menjadi kesimpulan sesuai masalah yang penulis kaji yaitu:
Hasil penelitian pada putusan pertama sampai putusan ke lima, yaitu terdakwa Barnabas, Iyan, Udin, Andrianto dan Sabri, maka penulis menarik kesimpulan yaitu:
1. Faktor penyebab terjadinya tindak pidana jual beli solar subsidi pemerintah yaitu:
a. Terdakwa ingin mendapatkan keuntungan
b. Adanya kesempatan yang diberikaan oleh pihak operator nosel
c. Untuk kepentingan PT. Hexindo.
2. Bentuk tindak pidana jual beli solar subsidi pemerintah yaitu:
a. Terdakwa membeli bahan bakar minyak jenis solar dari kios-kios di kabupaten sekadau dan kabupaten sintang lalu terdakwa menjual kembali secara ecer
b. Terdakwa membeli bahan bakar minyak jenis solar melalui pihak operator nosel dari SPBU lalu menjual kembali pada kios-kios dipinggir jalan dan nelayan-nelayan yang ada dikakap.
c. Terdakwa membeli bahan bakar minyak jenis solar dari SPBU pulau sari dan pengecer dipinggir jalan lalu terdakwa menjual kepihak tambang batu gunung pemilik alat berat /excavator
d. Terdakwa membeli bahan bakar jenis solar dari saksi Abdul Fanna untuk keperluan generator penerangan listrik dikantor terdakwa bekerja
e. Terdakwa membeli bahan bakar minyak jenis solar dari SPBU dan rencananya terdakwa akan menjual kembali.
3. Akibat hukum tindak pidana terhadap pelaku yaitu terdakwa dipidana penjara, membayar denda dan biaya perkara. Sedangkan akibat hukum terhadap barang bukti yaitu dirampas untuk negara, dirampas untuk dimusnahkan, dirampas untuk dikembalikan kepada terdakwa dan saksi. Mengacu pada kesimpulan tersebut saran penulis adalah 1. Bagi penegak hukum diharapkan agar lebih meningkakan penanganan terhadap peredaran bahan bakar minyak. 2. Bagi seluruh masyarakat diharapkan agar lebih pandai dalam mengambil dan menggunakan BBM.
Kata Kunci :Penegakan hukum, tindak pidana, solar bersubsidi
ALBERT LYZENTRIS ALLE
· Thesis · Open Access
ABSTRAK
TIINJAUAN TENTANG KEBUGARANN JASMANI SISWA KELAS VIII SMP ANGKASA KUPANG
Albert Lisentis Alle1*, Lukas M. Boleng2, Alventur Baun3
1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia
email. [email protected]
Latar belakang: Kebugaran jasmani adalah kemampuan dan kesanggupan untuk melakukan aktivitas atau kerja, mempertinggi daya kerja dengan tanpa mengalami kelelahan yang berlebihan.
Tujuan penelitian: Tujuan penilitian ini adalah untukmengetahui seberapa besar tingkat kebugaran jasmani siswa kelas VIIISMP Angkasa Kupang.
Metode penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Meotode yang digunakan dalam penenlitian ini adalah metode survei dengan teknik tes dan pengukuran. Analisis data dalam penelitian ini mengunakan teknik analisis deskriptif dengan presentase.
Hasil dan pembahasan: Hasil penelitian menunjukan bahwa pengukuran tingkat Kebugaran jasmani siswa kelas VIII SMP Angkasa Kupang adalah sebagai berikut: pada kategori “Baik sekali”0% (0 siswa), “Baik”37% (11 siswa), “Sedang”37% (11 siswa), “Kurang” 26% (8 siswa), dan “Kurang sekali”0% (0 siswa), dan dari perhitungan nilai rata-rata ke-5 (lima) kategori yang ada yaitu 15,71, maka diketahui tingkat kebugaran jasmani siswa kelas VIIISMP Angkasa Kupang berada pada kategori kategori sedang.
Simpulan: Berdasarkan perhitungan nilai rata-rata yaitu 15,71 maka diketahui tingkat kebugaran jasmani siswab kelas VIIISMP Angkasa Kupang berada pada kategori kategori sedang.
Katakunci: Tes Kesegaran Jasmani Indonesia, Siswa, SMP Angkasa Kupang
YUNINDA TIARA PELLO
· Thesis · Open Access
Judul Skripsi Penulis Adalah Deskripsi Tentang Motif, Modus Dan Akibat Hukum Tindak Pidana Penempatan Pekerja Migran Indonesia, dengan Rumusan masalah (1).Bagaimana motif terjadinya tindak pidana pekerja imigran Indonesia (2).Bagaimana modus yang dilakukan pelaku dalam penempatan pekerja imigran Indonesia dan (3).Bagaimana akibat hukum terhadap pelaku tindak pidana penempatan pekerja imigran Indonesia Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk (1). Untuk mengetahui motif terjadinya tindak pidana pekerja imigran Indonesia (2). Untuk mengetahui modus yang dilakukan pelaku dalam penempatan pekerja imigran Indonesia dan (3). Untuk mengetahui akibat hukum terhadap pelaku tindak pidana penempatan pekerja imigran Indonesia . Dan untuk memberikan informasi kepada masyarakat, instansi terkait Varibel yang dingunakan 2 (dua) variabel yaitu Variabel Bebas adalah variabel yang memberikan pengaruh bagi variabel terikat. Variabel bebas dalam penilitian ini adalah Bagaimana motif dan modus tindak pidana penempatan tenaga kerja migran ditinjau dari perspektif pelaku dan Variabel Terikat (dependent variable) adalah variabel yang tergantung dari variabel bebas yaitu akibat hukum dari tindak pidana penempatan tenaga kerja migran.Metode yang digunakan dalam penelitian ini jenis penelitian normatif Pengumpulan data melalui data sekunder dari direktori mahkamah agung kemudian di analisis dan dibuat kesimpulannya.populasi dalam penelitian ini adalah putusan pengadilan direktori mahkamah agung Hasil penelitian menunjukan bahwa ,(1).Motifnya ialah Pelaku mencari keuntungan dan Korban ingin memperoleh pekerjaan,(2).modusnya Pelaku mencari tenaga kerja melalui status facebook, Pelaku merespon status Korban di facebook dan Kesepakatan pelaku dan korban ,(3).Akibat hukumnya Pelaku ditahan dan Pidana penjara, Pelaku di denda dan Pelaku Membayar biaya perkara
EBENHEIZER D. TUSI
· Thesis · Open Access
RINGKASAN EBENHEIZER D. TUSI (16381070). “Struktur Komunitas Echinoidea Struktur Komunitas Echninoidea Di Perairan Mumu Tula Desa Bolok Kecamatan Kupang Barat Kabupaten Kupang” ROCKIE R.L SUPIT, S.Pi, M.Si dan Dr FANNY I. GINZEL S. Pi, M. Si sebagai Pembimbing I dan II. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Pantai Mumu Tula merupakan salah satu nama pantai yang berada di Desa Bolok, dimana saat ini cukup terkenal karena dijadikan sebagai lokasi wisata oleh penduduk lokal di Kota Kupang dan sekitarnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui struktur komunitas Echinoidea meliputi komposisi jenis, kepadatan, keanekaragaman, keseragaman dan dominasi di perairan Mumu Tula Desa Bolok Kabupaten Kupang. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Juni 2023, berlokasi di perairan pantai Mumu Tula Desa Bolok Kecamatan Kupang Barat Kabupaten Kupang, menggunakan metode deskripsi eksploratifyaitu menganalisa dan menyajikan data berdasarkan objek yang diperoleh di habitat tersebut sehingga dapat disimpulkan serta dipahami. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode Belt trensect digunakan untuk menggambarkan kondisi populasi suatu jenis biota termasuk Echinoidea yang mempunyai ukuran relatif beragam. Hasil penelitian menunjukkanbahwakomposisijenis Echinoidea yang diperoleh sebanyak 7 jenis yang tersebar pada tiga transek, dimana 6 jenis pada transek 1, 5 jenis pada transek 2 dan 3. Echinoidea terbanyak terdapat pada transek 2 dan 3. Nilai komposisi tertinggi Echinoidea pada ketiga transek didominasi oleh Diadema setosum berkisar antara 55,43% – 67,34%, diikuti oleh Diadema savignyi sebesar 27,43% – 40,58%. Komposisi jenis Echinoidea yang paling sedikit adalah Echinothrix sp, Heterocentrotus sp, Tripneutes gratilla dan Salmacis sp. D. Setosum. Kelimpahan jenis tertinggi ditunjukkan oleh Diadema setosum dan Diadema savignyi. Luasan area 500 m2 ditempati oleh kurang lebih 153-567 individu/500 m2Diadema setosum dan sebanyak 112-231 individu/500m2Diadema savignyi.Kelimpahan relatif Echnoidea pada ketiga transek, jenis dengan kelimpahan relatif tertinggi adalah Diadema setosum dan Diadema savgnyi jika dibandingkan dengan jenis Echinoidea lainnya. Nilai indeks keanekaragaman Echinoidea pada lokasi pengamatan baik transek 1, 2 dan 3 di perairan pantai Mumu Tula Desa Bolok sesuai kriteria termasuk kategori 1 ≤ H’ yaitu keanekaragaman jenis rendah.Nilai keseragaman jenis Echinoidea yang ditunjukkan termasuk kondisi tertekan dengan kisaran nilai 0,48 – 0,55 sesuai dengan kriteria yang diajukan oleh Odum (1983) dalam Isfaeni, dkk (2020) yaitu 0 C 0,6 terkategori sedang.
OLDIANA SEUK NAHAK
· Thesis · Open Access
RINGKASAN
OLDIANA SEUK NAHAK (18390028). Karakteristik Bakso Ikan Belanak Menggunakan Tepung Sagu (Akabilan)Di Desa Railor Kecamatan Makala Tengah Kabupaten Malaka. Umbu P. L. Dawa, S.Pi, M. Sc sebagai pembimbing I, dan Mada M. Lakapu,S. Si, M.Si sebagai pembimbing II. Program Studi Teknologi Hasil Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana.
Bakso merupakan suatu bentuk produk olahan daging yang merupakan bentuk emulsi lemak. Oleh karena itu, komponen lemak di dalam produk olahan daging mempunyai peranan penting pada pembentukan tekstur, yaitu memberikan tekstur yang juiceness (empuk). Ikan belanak (Mugil cephalus) merupakan salah satu jenis ikan perairan laut yang menggunakan habitat perairan muara sebagai tempat hidupnya termasuk di muara sungai. Tepung sagu merupakan jenis tepung yang berasal dari pati batang sagu. Tekstur tepung sagu mirip dengan tepung tapioka, yakni berwarna putih dan terasa lembut ditangan.
Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Januari - Februari 2023 yang bertempat di Laboratorium Eksata Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang untuk pembuatan produk bakso ikan belanak, dan uji organoleptik (kenampakan,bau, rasa, tekstur) . Kemudian dilakukan pengujian kandungan kimia (kadar air, kadar protein, dan kadar abu) bakso ikan belanak. Metode yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen dan didesain menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Data hasil penelitian diolah secara stastistik dan disajikan dalam bentuk tabel kemudian dilakukan analisis variansi (Anova) untuk menentukan apakah hipotesis diterima atau ditolak.
Produk karakteristik bakso ikan belanak menggunakan tepung sagu (akabilan) pada pengujian organoleptik sensori yang menghasilkan tingkat penerimaan panelis terbaik pada pelakuan 10% yaitu parameter kenampakan 7.2 (Permukaan kurang halus, sedikit berongga, kurang cerah), parameter bau 7.6 (spesifik produk kurang), parameter rasa 7.73 (spesifik produk kurang) dan parameter tekstur 7.46 (padat, kompak , agak kenyal). Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh dari uji karakteristik bakso ikan belanak menggunakan akabilan (sagu) pada perlakuan terbaik (10%) memberikan hasil kadar air 62.93% dan protein dengan 27.74%. Berdasarkan hasil dari penelitian yang dilakukan penulis menyarankan untuk melakukan penelitian lebih lanjut tentang masa simpan karakteristik bakso ikan belanak menggunakan tepung sagu (akabilan).
Kata kunci: Karakteristik Bakso Ikan Belanak Menggunakan Tepung Sagu (Akabilan) Di Desa Railor Kecamatan Makala Tengah Kabupaten Malaka.
ANGGELINA UN
· Thesis · Open Access
Penelitian ini dengan bertujuan untuk mengetahui alasan gugatan convensi dikabulkan oleh hakim Pengadilan Negeri sedangkan gugatan reconvensi di tolak. Sifat penelitian yang digunakan adalah Deskriptif analisis yaitu menggambarkan, menjelaskan secara tepat, dan menganalisis peraturan perundang-undangan yang berkaitan denganputusan hakim terhadap perjanjian pinjam meminjam uang yang tidak memenuhi syarat sahnya perjanjian. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian Normatif yaitu menggunakan bahan-bahan kepustakaan sebagai sumber data penelitian (liblary search).
Variabel bebas dari penelitian ini adalah gugatan convensi dikabulkan oleh hakim Pengadilan Negeri sedangkan gugatan reconvensi di tolak. Sedangkan Variabel terikat dari penelitian ini adalah Putusan Pengadilan terhadap kekuatan mengikat perjanjian pinjam meminjam uang yang tidak memenuhi syarat sahnya perjanjian. Sumber data yang digunakan adalah sumber data sekunder dengan 3 (tiga) bahan hukum yaitu Bahan Hukum Primer , sekunder dan tersier. Bahan hukum primer yaitu seperti Putusan Nomor 450/Pdt.G/2012 / PN.Jkt.Bar, Nomor 48/pdt/2014/ PT.DKI,Nomor 1572 K/Pdt/2015, Nomor 27/Pdt.G/2014/PN. Slmn, Nomor 11/PDT/2015/PT YYK, Nomor 2217 K/Pdt/2015.
Hasil penelitian yang dilakukan oleh penulis terhadap satu kasus dengan 6 (enam) putusan yaitu penyebab gugatan convensi dikabulkan oleh hakim Pengadilan Negeri karena Gugatan Penggugat sempurna secara formil dan penggugat dapat membuktikan dalil-dalil gugatannya.sedangkan gugatan reconvensi di tolak karena tidak dapat dibuktikan oleh penggugat rekonvensi dan tergugat rekonvensi dapat membuktikan dalil-dalil bantahan gugatannya
ARSI ANAT LEOKUNA
· Thesis · Open Access
ARSI ANAT LEOKUNA (19380003). Analisis Bioekologi Lokasi Budidaya rumput Laut di Perairan Sulamu Kelurahan Sulamu Kabupaten.WILSON L. TISERA, S.Pi, M.Si, P.hD. dan IMANUEL J. EMOLA, S.Pi, M.Si sebagai Pembimbing I dan II Program Studi Manajemen Sumber Daya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Kelurahan Sulamu Merupakan Salah satu Kelurahan yang berada di Kecamatan, Sulamu yang memiliki potensi sumber daya hayati pesisir yang cukup besar.juga potensi budidaya rumput laut. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis bioekologi lokasi budidaya rumput laut di Perairan Sulamu Kelurahan Sulamu Kabupaten Kupang. Penelitian ini telah di laksanakan pada bulan April 2023, di Perairan Sulamu Kelurahan Kabupaten Kupang. Penelitian ini menggunakan metode Servei dengan melakukan observasi dan pengukuran langsung di lapangan. Pengambilan Sampel Makro alga menggunakan metode garis transek kuadtran dengan ukuran 1x1 m.. untuk memperoleh data lamun sebagai objek penelitian di gunakan metode transek kuatran. Pengambilan sampel Echinodermata menggunakan metode belt transet. Data makro alaga yang diambil adalah kepadatan, indeks keanekaragaman,dan indeks dominasi. Data lamu yang di ambil Kerapatan jenis dan relatif , frekoensi jens relatif dan penutupan lamun. Echinodermata yang di ambil yaitu kepadatan keanekaragaman dan dominasi . Hasil Penelitian ini menunjukan bahwa kelimpahan jenis dan relatif makroalga tertinggi adalah ditemukan pada jenis Ulva intestinalis dengan nilai kepadatan yaitu (10,00 individu/m2 38,12%). Sedangkan kepadatan jenis dan relatif relatif terendah adalah jenis graciralia sp dengan jumlah nilai (1,87 individu/m2 dan 1,73 individu/m2). Indeks keseragaman indeks keanekaragaman dan indeks dominasi makro alga tertinggi sebesar (0,504, 0,449, 0,093). Nilai kerapatan jenis relatif Lamun tertinggi terdapat pada halodule pinifolia dengan nilai kerapatan (19,47 m2, 38,65 %). Sedangkan nilai terendah kerapatan jenis dan relatif pada jenis enhalus acoroides dengan jumlah nilai (4,00m2,7,94%). Nilai frekonesi jenis dan relatif tertinggi terdapat jenis halodule pinifolia dengan nilai frekoensi (19,467m2 ). Sedangkan nilai terendah jenis frekoensi dan relatif terdapat pada jenis enhalus acoroides dengan nilai (4,000m2). Nilai penutupan jenis dan relatif tertinggi dengan jumlah nilai 3,86 dan terendah paada jenis enhalus acoroides dengan jumlah nilai (0,79%).Penutupan relatif tertinggi halodule pinifolia sebesar 38,65% dan penutupan relatif terendah pada jenis enhalus acoroides dengan jumlah nilai (7,94%). Kepadatan jenis dan relatif echinodermata tertinggi adalah di temukan pada jenis Ophiactidae dengan jumlah nilai 113 individu/m2 dan kelimpahan terendah pada jenis Halothuriidae dengan jumlah nilai (37 individu/m2 ). Kepadatan speseis tertinggi pada spesies macrophiotrix belli dengan jumlah nilai (3,00 individu/m2). sedangkan kepadatan spiesies terendah paada spesies linckia laevigata dengan jumlah nilai (0,10 individu/m2). Perhitungan indeks keanekaragaman, dominasi echinodermata (0,504, 0,449 dan 0,093).
RATU WILLY NGGADAS
· Thesis · Open Access
ABSTRAK
Penelitian ini berjudul “analisis laporan keuangan untuk mengukur kinerja keuangan pada perusahaan industri barang konsumsi sub sektor farmasi di bursa efek Indonesia”.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengukur kinerja keuangan pada perusahaan sektor industri barang konsumsi sub sektor farmasi yang terdaftar bursa efek Indonesia dengan menggunakan metode pendekatan yaitu dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder yang didapat dari website bursa efek Indonesia yaitu berupa laporan keuangan perusahaan sub sektor farmasi dari tahun 2020 sampai dengan tahun 2022, analisis rasio yang dipakai adalah analisis rasio likuiditas, solvabilitas, dan profitabilitas. Hasil dari penelitian ini menunjukan perhitungan pada perusahaan PT. Phapros Tbk tahun 2020-2022 mendapatkan hasil rata-rata sebesar 1,19 kali dengan kriteria tidak baik.
Untuk perusahaan PT. Darya Varia laboratorio Tbk tahun 2020-2022 mendapatkan hasil rata-rata sebesar 2,70 kali dengan kriteria baik.Untuk perusahaan PT. Tempo Scan Tbk tahun 2020-2022 mendapatkan hasil rata-rata sebesar 2,91 kali dengan kriteria baik.Untuk perusahaan PT. Merck Tbk tahun 2020-2022 mendapatkan hasil rata-rata sebesar 2,88 kali dengan kriteria baik.Untuk perusahaan PT. indofarma Tbk tahun 2020-2022 mendapatkan hasil rata-rata sebesar 1,00 kali dengan kriteria tidak baik.Untuk perusahaan PT.industri jamu dan farmasi sido Tbk tahun 2020-2022 mendapatkan hasil rata-rata sebesar 3,95 kali dengan kriteria baik.Untuk perusahaan PT.Soho Global Health Tbk tahun 2020-2022 mendapatkan hasil rata-rata sebesar 1,98 kali dengan kriteria baik.Untuk perusahaan PT.Pyridam Farma Tbk tahun 2020-2022 mendapatkan hasil rata-rata sebesar 2,00 kali dengan kriteria baik.Untuk perusahaan PT.Kalbe Farma Tbk tahun 2020-2022 mendapatkan hasil rata-rata sebesar 4,11 kali dengan kriteria baik.Untuk perusahaan PT.Organon Fharma indonesia Tbk tahun 2020-2022 mendapatkan hasil rata-rata sebesar 2,77 kali dengan kriteria baik.Untuk perusahaan PT.Kimia Farma Tbk tahun 2020-2022 mendapatkan hasil rata-rata sebesar 1,00 kali dengan kriteria baik.
Rasio solvabilitas menunjukan bahwa daya keuangan PT. Phapros Tbk rata-rata sebesar 59% dengan kriteria tidak baik. Pada perusahaan PT. Darya Vario Laboratorio Tbk rata-rata sebesar 32% dengan kriteria baik sekali. Pada perusahaan PT. Tempo Scan Tbk rata-rata sebesar 31% dengan kriteria baik sekali. Pada perusahaan PT. Merck Tbk rata-rata sebesar 31% dengan kriteria baik sekali. Pada perusahaan PT. Indofarma Tbk rata-rata sebesar 81% dengan kriteria tidak baik. Pada perusahaan PT. Indusrri Jamu Dan Farmasi Sido Tbk rata-rata sebesar 15% dengan kriteria baik sekali. Pada perusahaan PT. Soho Global Health Tbk rata-rata sebesar 46% dengan kriteria kurang baik. Pada perusahaan PT. Pyridam Farma Tbk rata-rata sebesar 60% dengan kriteria tidak baik. Pada perusahaan PT.kalbe Farma Tbk rata-rata sebesar 18% dengan kriteria baik sekali. Pada perusahaan PT. Organon Fharma Indonesia Tbk selama tahun 2020-2022 sebesar 32% dengan kriteria baik sekali. Pada perusahaan PT. kimia farma Tbk rata-rata sebesar 58% dengan kriteria kurang baik.
Perhitungan menggunakan Net Profit Margin pada perusahaan PT. Phapros Tbk rata-rata sebesar 3% dengan kriteria kurang baik. pada perusahaan PT. Darya Varia Laboratirio Tbk rata-rata sebesar 8% dengan kriteria baik. Pada perusahaan PT.Tempo Scan Tbk rata-rata sebesar 8% dengan kriteria baik. Pada perusahaan PT. Merck Tbk rata-rata sebesar 13% dengan kriteria baik. Pada perusahaan PT. Indofarma Tbk rata-rata sebesar -1% dengan kriteria tidak baik. Pada perusahaan PT. Industri Jamu Dan Farmasi Sido Tbk rata-rata sebesar 29% dengan kriteria baik. Pada perusahaan PT. Soho global Health Tbk rata-rata sebesar 5% dengan kriteria baik. Pada perusahaan PT. Pyridam farma Tbk rata-rata sebesar 15% dengan kriteria baik. Pada perusahaan PT. Kalbe Farma Tbk rata-rata sebesar 12% dengan kriteria baik. Pada perusahaan PT. Organon Fharma Indonesia Tbk rata-rata sebesar 7% dengan kriteria baik. Pada perusahaan PT. Kimia Farma Tbk rata-rata sebesar 1% dengan kriteria tidak baik. Prsentase tertinggi diperoleh PT. Industri jamu dan farmasi sido Tbk, sebesar 29% yang berarti perusahaan memperoleh laba bersih sebesar Rp 0,29 dari setiap Rp 1.00. Dan kemudian nilai net profit margin terendah didapatkan oleh PT Indofarma tbk dengan presentase -1%, artinya perusahaan memperoleh laba bersih sebesar Rp -0,01 dari setiap Rp1.00, jumlah penjualan. Berdasarkan hasil perhitungan return on asset sub sektor farmasi pada tahun 2020-2022 didapatkan hasil perhitungan rata-rata sebesar 4% dengan kriteria tidak baik. Hasil perhitunngan return on asset pada PT. Darya Varia Laboratorio Tbk untuk tahun 2020-2022 mendapatkan hasil rata-rata 7% dengan kriteria baik. Hasil perhitunngan return on asset pada PT. Tempo Scan Tbk untuk tahun 2020-2022 mendapatkan hasil rata-rata 9% dengan kriteria baik. Hasil perhitunngan return on asset pada PT. Merck Tbk untuk tahun 2020-2022 mendapatkan hasil rata-rata 13% dengan kriteria baik. Hasil perhitunngan return on asset pada PT.Indofarma Tbk untuk tahun 2020-2022 mendapatkan hasil rata-rata -9% dengan kriteria tidak baik baik. Hasil perhitunngan return on asset pada PT.Industri Jamu Dan Farmasi Sido Tbk untuk tahun 2020-2022 mendapatkan hasil rata-rata 27% dengan kriteria baik. Hasil perhitunngan return on asset pada PT.Soho Global Health Tbk untuk tahun 2020-2022 mendapatkan hasil rata-rata 9% dengan kriteria baik. Hasil perhitunngan return on asset pada PT.Pyridam Farma Tbk untuk tahun 2020-2022 mendapatkan hasil rata-rata 11% dengan kriteria baik.Hasil perhitunngan return on asset pada PT.Kalbe Farma Tbk untuk tahun 2020-2022 mendapatkan hasil rata-rata 13% dengan kriteria baik, maka dapat disimpulkan bahwa kinerja keuangan PT. Kalbe Farma Tbk dapat dikatakan baik. Hasil perhitunngan return on asset pada PT.Organon Fharma Indonesia Tbk untuk tahun 2020-2022 mendapatkan hasil rata-rata 12% dengan kriteria baik. Hasil perhitunngan return on asset pada PT.Kimia Farma Tbk untuk tahun 2020-2022 mendapatkan hasil rata-rata -1% dengan kriteria tidak baik. Hasil perhitungan diatas, menunjukan untuk rata-rata persentase Return on asset hasil yang didapatkan oleh PT Industri jamu dan farmasi sido Tbk, mendapatkan persentase tertinggi sebesar 27% yang berarti perusahaan memperoleh laba bersih sebesar Rp 0,27 dari setiap Rp 1.00 dari jumlah total asset yang digunakan dan sebaliknya nilai return on asset terendah didapatkan oleh PT Indofarma tbk dengan presentase -9%, artinya perusahaan memperoleh laba bersih sebesar Rp -0,09 dari setiap Rp1.00, jumlah total asset yang dipakai.
Kata Kunci :Kinerja keuangan, Rasio Likuiditas, Rasio Solvabilitas, Rasio Profitabilitas
ETSA CHRISCENDA KOEN
· Thesis · Open Access
ABSTRAK Analisis Pendapatan Petani Di Kecamatan Kupang Barat (Studi Kasus pada petani tomat Di Desa Bolok) Pendapatan merupakan suatu hal yang penting bagi suatu perekonomian pada suatu negara, karena dari pendapatan yang stabil akan membantu dalam pembangunan ekonomi pada suatu negara. Pendapatan merupakan tujuan utama dari suatu usaha. Pendapatan merupakan suatu faktor yang penting dalam suatu usaha, karena pendapatan yang diperoleh dapat mempengaruhi tingkat laba yang diharapkan menjamin kelangsungan suatu usaha,pendapatan mempunyai peran yang sangat besar dan merupakan faktor penentu apakah usaha yang di jalakan dapat terus berkelanjutan atau berhenti akibat menurunya pendapatan pada suatu usaha. Masalah tinggi rendah suatu pendapatan sangat mempengaruhi kehidupan para petani,khususnya pada petani tomat. Kesejahteraan petani sering dikaitkan dengan keadaan usaha tani yang dicerminkan oleh tingkat pendapatan. a). Untuk mengetahui apakah modal mempengaruhi pendapatan petani tomat di Desa Bolok, b), Untuk mengetahui apakah biaya sewa berpengaruh pada pendapatan petani tomat di Desa Bolok, c). Untuk mengetahui apakah upah tenaga kerja mempengaruhi pendapatan petani tomat di Desa Bolok, d).Untuk mengetahui apakah biaya pupuk berpengaruh pada pendapatan petani tomat di Desa Bolok Jumlah tomat yang dihasilkan petani di Desa Bolok memiliki jumlah yang bervariasi tergantung pada luas lahan yang digunakan petani untuk menanam, begitu pun pada harga yang di peroleh bervariasi tergantung pada harga di pasaran. Hasil penelitian menyatakan bahwa analisis kelaykan R/C ration, diketahui rata-rata nilai R/C ration R/C > 1, maka penerimaan yang diterima lebih besar dibandingkan biaya yang dikeluarkan, artinya usahatani tomat layak untuk terus diusahakan dan dijalankan. Dari hasil penelitian ini, modal,biaya sewa,upah tenaga kerja, dan biaya pupuk berpengaruh positif pada pendapatan petani. Kata Kunci: Analisis, pendapatan.
VEKY SATRIAPANDHU LIBING
· Thesis · Open Access
ANALISIS LAPORAN KEUANGAN UNTUK MENILAI KINERJA KEUANGAN PT. ASTRA AGRO LESTARI Tbk NAMA : VEKY SATRIA PANDHU LIBING NIM : 16194033 PROGRAM STUDI : AKUNTANSI FAKULTAS : EKONOMI ABSTRAK Analisis laporan keuangan untuk menilai kinerja keuangan PT. Astra Argo Lestari Tbk. Rumusan masalah ddalam penelitian nini adalah bagaimana kinerja keuangan PT. Astra Argo Lestari Tbk. Peneltitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya perbandingan keuangan dari tahun 2015 – 2022 PT. Astra Argo Lestari Tbk dengan menggunakan rasio likuiditas, rasio solvabilitas, rasio profitabilitas dan aktivitas. Poplasi dalam penelitian ini adalah sebagai perusahaan perkebunan sawit PT. Astra Argo Lestari Tbk yang terdaftar di bursa efek Indonesia (BEI) selama periode 2015 – 2020, sedangkan sampel yang digunakan adalah laporan keuangan PT. Astra Argo Lestari Tbk. Data yang diperoleh dalam penelitian ini menggunakan metode dokumentasi, yaitu dengan mengumpulkan data laporan keuangan perusahaan, yang dilakukan dengan mengakses melalui situs resmi Busra efek Indonesia (BEI) www.idx.com. yang menjadi sampel pada penelitian ini. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah engan menggunakan rumus atau perhitungan rasio keuangan sehingga dapat memberikan keterangan lengkap untuk memecahkan masalah yang dihadapi. Berdasarkan penelitian yang dilakukan penulis, dapat disimpulkan bahwa terdapat beberapa rasio keuangan perusahaan yang mengalami peubahan dari 17 rasio keuangan yang digunakan. Dengan 4 (empat) rasio yang mengalami perunbahan rasio kas yaitu rasio kas, times, interst earnet, net profit margin dan vixed asset turnover. Dan terdapat 12 (dua belas) rasio yang mengalami penurunan yaitu current ratio, qwick ratio, long term debt to equity rasio, return on investment, perputaran modal kerja, total aset turnover, laba persaham, perputaran kas, times invetory to networking capital, debt to equity rasio, debt to aset rasio dan persediaan. Dengan demikian, perusahaan harus melakukan langkah – langakah secara cepat dan tepat unutk mengeatasi keadaan serta meningkatkan kinerjanya agar posisi perusahaan yang dilihat dari rasio–rasio keuangan yang belum sesuai yang diharapkan, kiranya dapat kembali berada dalam kondisi aman dan jauh dari masalah. Kata Kunci : Rasio Likuiditas, Rasio Solvabilitas, Rasio Profitabilitas, Rasio Aktifitas
FRIDOLINUS BRIA
· Thesis · Open Access
RINGKASAN
FRIDOLINUS BRIA (16383509). Struktur Komunitas Gastropoda Pada Ekosistem Mangrove di Pesisir Pantai Motain, Desa Motaain, Kecamatan Malaka Barat, Kabupaten Malaka. Alfred G. O. Kase, S.Pi., M.Si., Ph.D dan Imanuel J. Emola, S.Pi., M.Si sebagai pembimbing I dan II. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang.
Salah satu sumberdaya alam wilayah pesisir yang cukup penting adalah gastropoda. Gastropoda merupakan salah satu biota laut yang hidup diwilaya pesisir yang memeiliki karakteristik khas dan berbeda. Keberadaan gastropoda di kawasan pesisir secara ekonomis dapat berfungsi sebagai pemenuhan kebutuhan masyarakat dan lain sebagainya. Masyarakat Desa Motaain melakukan penangkapan gastropoda untuk memenuhi kebutuhan hidup baik dengan cara dijual maupun utntuk dikonsumsi keperluan sehari-hari.
Penelitian ini telah dilaksanankan selama 1 bulan yaitu pada bulan Mei tahun 2020 yang berlokasi di Desa Motaain, Kecamatan Malaka Barat Kabupaten Malaka. Metode yang digunakan adalah metode Observasi (pengamatan langsung) dan studi pustaka yaitu dengan pengamatan langsung dilokasi untuk mengetahui bagaimana struktur komunitas gastropoda pada ekosistem mangrove dan metode studi pustaka dapat diperoleh dari sumber baca buku, internet maupun jurnal yang berkaitan dengan judul penelitian.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis spesies gastropoda yang terdapat pada mangrove di pesisir pantai Motaain, Desa Motaian Kecamatan Malaka Barat, Kabupaten Malaka yakni pada ke 3 transek Nerita articulata, Syncera brevicula, Chicocerus capunicus, Columbella scripta, Cerithidae cingulata, Littorina scabra dan Cassidula mustelina dan spesies yang banyak ditemukan yaitu adalah Syncera brevicula. Indeks kelimpahan gastropoda yang terdapat pada mangrove di pesisir pantai Motaain, Desa Motaain Kecamatan Malaka Barat, Kabupaten Malaka, spesies terbanyak terdapat pada Syncera brevicula dengan total keseluruhan pada ketiga transek yakni dengan kelimpahan total 21,73 individu/m2. Keanekaragaman berkisar antara 1,58-1,83, keseragaman pada lokasi penelitian berkisar antara 0,40-0,46 pada kondisi ini, jenis-jenis gastropoda yang dijumpai jumlahnya seragam relatif sama. sedangkan nilai indeks dominansi berada dalam rentang 0,16-0,18 menandakan adanya jenis yang mendominasi.
Kata Kunci : Struktur Komunitas, Gastropoda, Ekosistem Mangrove, Desa Motaain
ARY RIANTO SAINGO
· Thesis · Open Access
Mikroplastik merupakan plastik dengan diameter berdimensi kurang dari 5 milimeter. Mikroplastik sendiri biasanya berasal dari sampah plastik yang terurai menjadi sangat kecil. Permasalahan paling utama yang dibawa oleh mikroplastik merupakan bahan pada mikroplastik yang terdapat bahan pencemar sehingga bisa mengganggu ekosistem. Salah satu yang jadi permasalahan dari mikroplastik yakni berkurangnya kelimpahan biota laut. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei. Pengambilan sampel dilakukan secara random sampling dan penelitian ini menggunakan data primer dimana pengambilan sampel langsung di lapangan. Pengambilan data diambil dengan membeli langsung ikan hasil tangkapan nelayan yang digunakan sebagai acuan dalam penelitian dan dibawah ke laboratorium untuk diteliti. Hasil pengujian mikroskop stereo pada 20 sampel saluran pencernaan ikan tongkol (Auxis rochei) yang diambil dari perairan Teluk Kupang menunjukkan adanya mikroplastik dalam sampel yang diteliti. Berdasarkan hasil pengamatan mikroplastik yang ditemukan pada sampel saluran pencernaan ada tiga jenis mikroplastik yaitu mikroplastik jenis Fiber, mikroplastik jenis film, dan mikroplastik jenis fragmen. Kelimpahan total mikroplastik pada 20 sampel saluran pencernaan ikan tongkol memiliki nilai sebesar 1,45 partikel/individu. Perhitungan kelimpahan ini dilakukan dengan membagi keseluruhan partikel mikroplastik yang ditemukan (film, fiber dan fragmen) dengan jumlah keseluruhan sampel, yakni 20 sampel. Kelimpahan mikroplastik pada pada kelas yang pertama dengan ukuran ikan 16-19 cm sebesar 1 partikel/individu. Pada kelas yang kedua dengan ukuran ikan 20-24 cm memiliki kelimpahan sebesar 1,9 partikel/individu. Ikan pada kelas kedua memiliki kelimpahan mikroplastik yang lebih besar dibandingkan dengan kelas pertama. Ini disebabkan karena bukaan mulut ikan lebih besar dan makan lebih banyak. Dengan kondisi perairan Teluk Kupang yang sebagaian lokasi pesisirnya ramai dengan aktivitas manusia dimana beberapa tempat memiliki parawisata, pasar, pertokoan dan rumah warga disekitar pantai yang menyebabkan bayak sampah yang dibuang kelaut dan dapat menyebabkan adanya mikroplastik
APRIANI TAEK
· Thesis · Open Access
Ikan layang merupakan salah satu komponen perikanan pelagis yang sangat penting di Indonesia khususnya di Kota Kupang. Ikan yang tergolong famili Carangidae ini biasanya hidup bergerombol dan merupakan salah satu ikan yang banyak diminati oleh masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis biologi reproduksi ikan layang melalui hubungan panjang dan berat, tingkat kematangan gonad (TKG), indeks kematangan gonad (IKG), Nisbah kelamin, dan faktor kondisi. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode survei dan observasi di lapangan. Metode pengambilan sampel adalah Random Sampling (Fachrul 2006). Analisis untuk menghitung biologi reproduksi ikan Decapterus russelli adalah hubungan panjang berat, tingkat kematangan gonad, indeks kematangan gonad, nisbah kelamin dan faktor kondisi. Sampel ikan layang (Decapterus russelli) berasal dari TPI Oeba Kota Kupang. Sebanyak 420 sampel ikan yang diambil setiap minggu per bulan dari November-Desember 2022. Sampel ikan Decapterus russelli dikumpul sebanyak 20 individu per minggu. Ikan Decapterus russelli yang dikumpulkan selama penelitian sebanyak 420 sampel, yaitu jantan 189 ekor dan betina 231 ekor. Sebaran ukuran panjang total ikan Decapterus russelli antara 14,4-36,2 cm. Hubungan panjang berat Decapterus russelli pada bulan November dan Desember bersifat alometrik negatif. Tingkat kematangan gonad yang paling dominan adalah TKG 2. Indeks kematangan gonad yang paling dominan antara ikan betina lebih besar dari ikan jantan yaitu (jantan) berada pada nilai 3-4%. Secara keseluruhan nisbah kelamin ikan Decapterus russelli bervariasi antara 1:1 pada bulan November dan Desember. Nilai rata-rata faktor kondisi ikan layang (Decapterus russelli) yaitu 1,01 menunjukan bahwa badan ikan layang tersebut kurang pipih atau montok
OFRIS EDISON SELAN
· Thesis · Open Access
ABSTRAK
KINERJA MENGAJAR GURU PENDIDIKAN JASMANI, OLAHRAGA, DAN KESEHATAN PADA MASA PANDEMI COVID-19
Ofris Edison Selan *,David Loba2, Fredik E. Nope3
1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia
email. [email protected]
Latar belakang:pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan merupakan bagian integral dari pendidikan secara keseluruhan, bertujuan untuk mengembangkan aspek kebugaran jasmani, keterampilan gerak, keterampilan berfikir kritis, keterampilan sosial, penalaran, stabilitas emosional, tindakan moral, aspek pola hidup sehat dan pengenalan lingkungan bersih melalui aktifitas jasmani, olahraga dan kesehatan terpilih yang direncanakan secara sistematis dalam rangka mencapai tujuan pendidikan nasional.
Tujuan penelitian:Tujuan penelitian ini adalah Mengetahui kemampuan awal yang telah dimiliki peserta didik mengenai bahan pelajaran yang akan dijadikan materi didalam proses pembelajaran
Metode penelitian:Metode yang biasa digunakan guru dalam menyampaikan materi penjasorkes adalah metode deduktif atau metode perintah, metode tugas, demonstrasi dan pemberian penjelasan.
Hasil dan pembahasan:Penjasorkes pada dasarnya merupakan bagian integrasi dari sistem pendidikan secara keseluruhan yang bertujuan untuk mengembangkan aspekkesegaran dan kebugaran jasmani pada setiap individu sehingga individu memiliki keterampilan berfikir kritis, stabilitas emosional, keterampilan sosial, penalaran dan tindakan moral melalui aktivitas jasmani dan olahraga.
Simpulan:Penjasorkes merupakan mata pelajaran yang juga ikut mempengaruhi perkembangan kepribadian siswa dan ikut serta berkonstribusi dalam mencapai tujuan pendidikan nasional. Dengan demikian pendidikan harus dilaksanakan dengan tertib dan bertanggung jawab.
Katakunci: Kompetensi guru; hasil belajar; pendidikan jasmani
RANDY YUSTENS WEWO
· Thesis · Open Access
ABSTRAK PENGARUH KONFLIK KERJA, STRES KERJA DAN BEBAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA LABORATORIUM PENGUJIAN DINAS PUPR PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR NAMA : RANDY YUSTENS WEWO NIM : 18410307 Manajemen Sumber Daya Manusia merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari sistem sebuah manajemen perusahaan, dimana manajemen sumber daya manusia memiliki pengaruh terhadap kinerja dan aktivitas yang ada didalamnya sehingga dalam hal ini ada begitu banyak hal mengenai sistem dan peraturan kerja. Oleh karena itu salah satu faktor yang menjadi pendukungnya berjalanya SDM yaitu kerja sama agar dalam menjalankan sistem manajemen yang ada selain itu dalam meningkatkan mutu kualitas karyawan dan mengadakan pelatihan dan dasar-dasar pemahaman cara kerja yang efektif dan efisien dikarenakan itu sebagai wadah dan cara menilai program itu biasa diterima atau tidak dalam keseimbangan sebenarnya, mengacu pada hal ini ada berbagai macam hal yang akan dibahas dalam kerja. Masalah kerja yaitu adanya jam kerja yang berlebihan atau melewati batas kerja waktu normal sehingga dapat tejadinya konflik kerja, stres kerja dan beban kerja terhadap kinerja karyawan Di Dinas PUPR Prov. NTT menilai dari permasalahan kerja yang ada didalam perusahaan atau pun diluar masalah secara pasti dan tidak disengaja masalah selalu saja hadir ketika dalam bekerja baik secara umum dan kecil di lingkungan kerja. Konflik kerja adalah permasalahan yang terjadi ketika bekerja atau sedang melaksanakan aktivitas dalam bekerja, stres kerja sendiri berasal dari konflik kerja karena masalah yang timbul akibat kerja menjadi lebh nyata dan sangat berpengaruh sekali baik itu secara transparan maupun linier, beban kerja dalam hal setelah seseorang melaksanakan pekerjaan nya tapi tidak biasa menuntaskannya maka akan berdampak menjadi beban untuk diri sendiri yang dimana pekerjaan tersebut harus dituntaskan baik itu perlahan tapi berjalan sesuai koridornya. Laboratorium Pengujian Dinas PUPR Prov. NTT beralamat di JL. SK. Lerik Depan Balai Kota Kupang Walikota –Kupang Telp. (0380) 831806. Tugas pokok Laboratorium Pengujian Dinas PUPR Prov. NTT adalah merencanakan dan melaksanakan kegiatan pengujian melalui pembinaan dan pengawasan teknis pelaksanaan urusan pekerjaan umum, pelayanan jasa uji mutu dan pengembangan jalan, jembatan dan sumber daya air serta keciptakaryaan. Berdasarkan pokok permasalahan di atas, tujuan penelitian yang ingin dicapai adalah untuk mengetahui pengaruh konflik kerja terhadap kinerja karyawan pada Laboratorium Pengujian Dinas PUPR Prov. NTT, untuk mengetahui pengaruh Stres kerja terhadap kinerja karyawan pada Laboratorium Pengujian Dinas PUPR Prov. NTT, untuk mengetahui apakah beban kerja produk berpengaruh terhadap kinerja karyawan pada Laboratorium Pengujian Dinas PUPR Prov. NTT Konsep teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah: a. Konflik kerja adalah ketidaksesuaian diantara lebih dari dua anggota atau suatu faksi ( dalam suatu lembaga atau perusahaan) yang perlu memeca sumber daya yang sedikit atau aktivitas kerja dan karena fakta bahwa mereka memiliki kontras status, arah, perhitungan, atau pemahaman. b. Stres kerja adalah suatu keadaan krisis yang mengakibatkan adanya kesenjangan tubuh maupun psikis, yang mempengaruhi perassan, jalan pikiran, dan keadaan individu. Stres yang berlebihan dapat mempengaruhi kompotensi seseorang untuk beradapatsi dengan lingkungan sekitar.. Sebagai dampaknya, pada diri karyawan muncul berbagai macam fenomena stres yanng dapat menghambat pelaksanaan pekerjaan. c. Beban kerja adalah volume dari hasil keja atau catatan tentang hasil pekerjaan yang dapat menunjukan volume yamg dapat dihasilkan oleh sejumlah pegawai dalam jumlah tertentu d. Kinerja karyawan yaitu hasil yang didapatkan suatu lembaga baik lembaga tercantum berkarakter berorientasi keuntungan dan tidak berorientasi keuntungan yanng didapatkan semasa satu kurun batas. Populasi dalam penelitian ini adalah semua karyawan pada Laboratorium Pengujian Dinas PUPR Prov. NTT. Dalam penelitian ini sampel yang digunakan sebesar 32 orang responden. Data penelitian diperoleh dengan menggunakan metode survei berupa penyebaran kuesioner kepada responden. Data yang dibutuhkan berupa berupa data primer dan data sekunder. Penelitian ini menyimpulkan bahwa secara persial Variabel konflik kerja diketahui berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan pada Laboratorium Pengujian Dinas PUPR Prov. NTT, secara persial Variabel stress kerja diketahui berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan pada Laboratorium Pengujian Dinas PUPR Prov. NTT, secara persial Variabel beban kerja diketahui berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan pada Laboratorium Pengujian Dinas PUPR Prov. NTT dan secara simultan variabel stress kerja, konflik kerja dan beban kerja berpengaruh terhadap kinerja karyawan pada Laboratorium Pengujian Dinas PUPR Prov. NTT. Kata Kunci :Konflik Kerja, Stres Kerja, Beban Kerja Dan Kinerja Karyawan
APRIANI WILLU RADE KAKA
· Thesis · Open Access
Persepsi Jemaat Terhadap Manfaat dan Kelemahan Persekutuan Doa Di Jemaat GMIT Bet’el Oesapa Tengah Tahun 2023 Kaka, A .)* Metboki, M.)** Pabala, P.)*** ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan bagaimana persepsi Jemaat terhadap Manfaat dan Kelemahan Persekutuan doa di Jemaat GMIT Bet’el Oesapa Tengah. Dengan tujuan penelitian untuk mengetahui persepsi jemaat terhadap manfaat dan kelemahan persekutuan doa, Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif yaitu penulis menggambarkan persepsi jemaat terhadap Persekutuan Doa ditengah-tengah kehidupan jemaat. Yang menjadi informan dalam penelitian ini ialah seluruh jemaat GMIT Bet’el Oesapa Tengah yang berjumlah 3061 orang. Dalam penentuan jumlah responden penulis menggunakan teknik snowball sampling, yaitu sampai pada titik kejenuhan data, maka penulis dapat mewawancarai jumlah responden yaitu 34 orang.Teknik pengumpulan data yang digunakan penulis dalam penelitian ini adalah wawancara, yakni penulis melakukan wawancara langsung dengan responden tentang apa yang mereka ketahui dari Persekutuan Doa. Dari data yang terkumpul penulis, melakukan analisis data dengan teknik deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil analisis data yang dilakukan dengan wawancara 34 orang jemaat maka dari hasil wawancara, penulis mengetahui Jemaat memahami arti persekutuan doa sebagai tempat atau wadah bagi orang-orang yang percaya kepada Kristus dengan tujuan untuk berkumpul bersama memuji Tuhan, mendengarkan firman Tuhan, saling mendoakan satu sama lain, dan memberikan kesaksian tentang perbuatan Tuhan yang ajaib dalam kehidupan. Dengan manfaat untuk belajar menafsirkan firman Tuhan dan berdoa. Kelemahan persekutuan doa diantaranya ialah, kesombongan rohani, pelayanan untuk mengejar materi, persepuluhan tidak diberikan kepada Gereja, dalam ibadat kurang melibatkan kehadiran Pendeta dan nyanyian pujian yang digunakan menghilangkan kekhasan GMIT dengan lebih fokus pada nyanyian pop rohani dibandingkan KJ,PKJ dan NKB. Kesimpulannya, Manfaat dari Persekutuan doa adalah untuk menumbuhkan iman setiap anggota jemaat untuk semakin mendekatkan diri kepada Tuhan, dengan melibatkan diri dalam pelayanan bersama orang-orang percaya , untuk saling mendukung dalam iman, kelemahan ialah kesombongan rohani bagi hamba Tuhan yang menerima karunia dari Allah, meremehkan aturan-aturan tata tertib organisasi Gereja, Alkitab dipakai untuk membenarkan pendapat, ajaran atau sikap yang dianut, dan adanya kesalahpahaman dan penyalagunaan karunia-karunia roh. Bagi pihak Gereja agar memberikan pemahaman kepada seluruh anggota jemaat agar turut mengambil bagian dalam ibadat persekutuan doa dengan baik tanpa membuat sesuatu hal baru yang tidak diinginkan oleh gereja. Bagi pihak persekutuan doa terus menjadi berkat bagi sesama dalam hal pengajaran firman Tuhan, saling mendukung dan menguatkan dalam doa dan kesaksian nyata sehingga membawa perubahan hidup bagi orang lain. Bagi pihak jemaat, agar dengan sungguh-sungguh mengikuti palayanan dalam persekutuan doa, yang juga merupakan wadah untuk membimbing jemaat untuk bertumbuh dalam iman yang teguh kepada Tuhan dan lebih lagi dekat kepada Tuhan sebagai juruselamat dalam kehidupan setiap orang percaya Kata kunci : Jemaat, Persekutuan Doa, manfaat dan kelemahan persekutuan doa. * Mahasiswa ** Dosen Pembimbing *** Dosen Pembimbing II
FREDERIKUS SERAN
· Thesis · Open Access
Desa Jenilu terletak di Kecamatan Kakuluk Mesakdan wilayah pesisirnya bisa dimanfaatkan untuk budidaya Alga Merah. Alga Merah yang dibudidaya masih dalam tahap ujicoba. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan Alga Merah Kappaphycus alvarezii dengan Metode Lepas Dasar di Perairan Desa Jenilu.
Penelitia dilaksanakan pada bulan Mei-Juni 2022. Metode yang digunakan yaitu metode ujicoba langsung dilapangan dengan menggunakan metode lepas dasar (patok) dan analisis data yang digunakan yaitu pertumbuhan harian, pertumbuhan relatif serta pertumbuhan mutlak.
Hasil penelitian yang diperoleh menunjukan bahwa Alga Merah Kappaphycus alvarezii memiliki pertambahan berat dari awal sampai berakhirnya penelitian dengan berat tertinggi pada minggu ke-7 dengan nilai (283,4 gram), Kisaran pertumbuhan harian Alga Merah Kappaphycus alvarezii dengan nilai (4,76 gram) dan terendahnya dengan nilai (2,19 gram), Pertumbuhan mutlak Alga Merah Kappaphycus alvarezii dengan nilai tertinggi yakni (223,4 gram/hari) dan terendahnya dengan nilai (15,3gram/hari), Pertumbuhan spesifik Alga Merah Kappaphycus alvarezii dengan nilai tertinggi (5,57 %) dan terendah dengan nilai (3,62 %). Hal ini disebabkan karena bibit yang diambil mampu beradaptasi dengan lingkungan perairan yang berbeda.