MARKUS NDODE MALO
2021 · Thesis · Open Access
Markus Ndode Malo*M.Nuhamara**I.D.A.A.R.R.Adi Penelitian ini dilaksanakan di laboratorium EKsakta teknologi pertanian,Universitas Kristen Artha Wacana kupang pada tanggal 26 mei-5 juni 2021.Tujuan adalah untuk mengetahui pengaruh dalam penggunaan kayu manis terhadap nilai organoleptik susua kacang gude dan manakah jumlah yang terbaik penggunaan kayu manis dalam proses pembuatan susu kacang gude.penelitian ini menggunakan rancangan Acak Lengkap (RAL) sebagai rancangan dasar dengan menggunakan 4 perlakuan,3 kali ulangan sehingga menghasilkan 12 unit percobaan.perlakuan terbaik menggunakan susu kacang gude dengan penambahan bubuk kayu manis pada perlakuan p3 penggunaan kayu manis 24gram sehingga menghasilkan nilai rata-rata rasa 3.822(sangat suka,)aroma 3.733 (Sangat suka) dan warna 3.689(sangat suka)
YAKOBUS DAMU WULANG
2021 · Thesis · Open Access
STUDI KOMPOSISI PANGAN LOKAL KAPARAK BERBASIS POTENSI DAERAH DI SUMBA TIMUR Yakobus Damu Wulang*), A. I. Medah**), Regina I. M. Banoet**) ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui makanan lokal sesuai dengan potensi daerah untuk mengebangkan makanan lokal di Sumba Timur.Satuan sampel penelitian ini adalah desa yang dipilih secara acak bertingkat.pemilihan sampel pertama adalah memilih 20% Kecamatan secara acak nama kecamatan terpilih,di lanjutkan dengan pemilihan 20% Desa. Pada kecamatan kepada Responden pada desa sampel dipilih berdasarkan komunikasi dengan kepala wilayah atau Desa, yakni sebanyak satu orang Responden yang sering membuat kaparak di Desa tersebut.hasil pertanian seperti Padi, Jagung, Ubi jalar, Ubi Kayu, Kedelai, Kacang Tanah dan Kacang Hijau dapat diolah menjadi makanan lokal.
ANDRI APRIYANTO WEO
2021 · Thesis · Open Access
PENGARUH PENAMBAHAN SUSPENSI BUAH LONTAR DALAM PEMBUATAN COOKIES Weo AA* Nubatonis LM** Malelak Zet** Abstrak Penelitian ini dilaksanakan di laboratorium processing UKAW dengan tujuan untuk mengetahui karakteristik mutu cookies suspensi buah Lontar dan menentukan Mutu organoleptik meliputi rasa warna aroma tekstur dan penerimaan secara keseluruhan. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan masing masing diulangi 3 kali dengan presentasi 10%,15%,20% Suspensi Buah Lontar . Hasil penelitian menunjukkan bahwa uji analisis organoleptik tertinggi terdapat pada perlakuan D 20% Suspensi Buah Lontar terhadap rasa cookies yang tertinggi dengan skor 3,711(sangat suka) aroma 3,867(sangat suka) warna 3,667(sangat suka) dan tekstur 3,733(sangat suka) . Kata kunci: Suspensi Buah Lontar
YUMIATI HELLO
2021 · Thesis · Open Access
ABSTRAK Hello,Yumiati.2020.“PeranGuruPendidikanAgamaKristen(PAK)Dalam Pembelajaran SaatDiskusiPadaMataPelajaranPendidikanAgamaKristenDanBudiPekertiKelasX SMAKristen1KotaKupang”.Program StudiIlmuPendidikanTeologi,UniversitasKristen ArthaWacana.Pembimbimg:(1)Drs.LukasManu,M.Pd.Dan(2)JollyanesP.Ledo,M.Th, M.Ed. Pendidikanyangkompleksmenuntutpenangananuntukmeningkatkankualitasnya, baikyangbersifatmenyeluruhmaupunpadabeberapakomponensaja.PendidikanAgama Kristen(PAK)adalahsalahsatubidangstudiyangmemilikitujuanmembekalisiswauntuk mampumenjalanihidupmasakinidanmampumenghadapisetiappermasalahdimasa yangakandatang.GuruPAK memilikiperanyangsangatpentingdalam pelaksanaan pembelajarandisekolah.Berdasarkanrumusanmasalahyangdibahasadalahperanguru PendidikanAgamaKristen(PAK)dalam pembelajaransaatdiskusipadamatapelajaran AgamaKristendanBudiPekertikelasXSMAKristen1KotaKupang.Kedudukanguru dalam pembelajaranuntukmembentuk,sehinggakeberadaannyasebagaiujungtombak pembelajaranharustetapada.TujuanpenelitiandariPeranGuruPAKDalamPembelajaran SaatBerdiskusipadamatapelajaranAgamaKristenDanBudiPekertikelasXSMAKristen 1KotaKupangharusditeliti.SifatmateripelajaranPendidikanAgamaKristentersebut membawa konsekuensiterhadap proses belajar mengajar yang didominasioleh pendekatan,terutamagurumenggunakanmetodekualitatif.Penelitianinimenggunakan metodedeskriptifkualitatifdengantujuanuntukmenggambarkanfenomenayangterjadi dilokasipenelitian.PopulasidalampenelitianiniadalahkhususkelasXSMAKristen1kota kupang dan sampelnya 5 orang siswa kelas X,dan 1 Guru PAK.Adapun teknik pengumpulandatayaitu,observasi,wawancaradandokumentasi.Selanjutnyadatadi analisismenggunakananalisakualitatifDalam penelitianiniditemukanfaktabahwaguru PAKberperansecaraoptimaldalam kegiatanpembelajarannyayaituperannyasebagai pendidik,model,pembimbing,pengajar,komunikatordan aktor.Olehkarenaitu,guruPAK bertanggungjawabterhadappendidikanmurid-muridnya.Tanpagurumakapendidikan tidakdapatdijalankandenganbaik,karenagurutidakdapatdigantikandenganunsur apapun.Dengandemikian,sebagaipelakupendidikanyangbermartabat,laksanakanlah tugas-tugasyangtelahdipercayadenganpenuhtanggungjawabagarbergunabaginusa danbangsa. KataKunci:PemahamanGuruPAKDalamPembelajaranDiskusi Keterangan:**)Pembimbing *)Penelitian
ANI FEBRI DAWA
2021 · Thesis · Open Access
ABSTRAK
Pendampingan Orang Tua Terhadap Anak Remaja Pengguna Media Sosial Di Jemaat
GMIT Kota Kupang Tahun 2020/2021
Dawa A (*) Manu L (**) Ledo
J
Pendampingan orang tua merupakan upaya untuk menemani, memberikan bantuan,
memberikan dorongan, motivasi, dukungan pengawasan untuk memenuhi kebutuhan
dan pemecahan masalah anak remaja dalam rangka mendukung optimalisasi
perkembangannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bagaimana
pendampingan orang tua terhadap anak remaja pengguna media sosial di Jemaat
GMIT Kota Kupang 2020/2021. Penelitian ini dilakukan 1 bulan (07 Januari - 07
Februari) 2021. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sedangkan
pengumpulan data dengan wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa dari 5 orang tua anggota jemaat yang melakukan pendampingan
terhadap anak remaja pengguna media sosial khususnya (1) Ikut menyaksikan cerita
atau isi aplikasi yang dibaca remaja sebanyak 2 orang (2) Memberikan penjelasan
atau arah makna dari isi aplikasi yang dibaca remaja sebanyak 2 orang (3)Melarang
untuk tidak membuka isi aplikasi yang bersifat pornografi sebanyak 2 orang
(4)Melarang untuk tidak membaca atau mendengar khotbah yang berbau profokasi
sebanyak 2 orang. Penulis dapat menyimpulkan pendampingan orang tua terhadap
anak remaja pengguna media sosial adalah Orang tua berperan penting dalam
mendampingi anak remaja pada saat menggunakan media sosial karena masih sangat
muda, remaja mempunyai rasa ingin tahu yang tinggi sehingga perlu mendampingi
remaja dalam penggunaan media sosial supaya tidak adanya dampak negatif media
sosial.
Kata Kunci: Pendampingan, Orang Tua, Remaja, Media Sosial, GMIT, Kota
Kupang
NINGSI AGUSTINA MALELAK
2021 · Thesis · Open Access
BSTRAK
Ningsi A. Malelak 2021. Bentik-bentuk PAK dalam keluarga bagi pembentukan
karakter remaja, Program Studi Ilmu PendidikanTeologi.Universitas Kristen Artha
Wacana Kupang.
Malelak N)* Tnunay P)* *Pabala
P)***
8
Adapun masalah-masalah yang ditemukan tidak aktif PAR 15, melawan
orangtua 20, minum miras 15, berkelahi 15, hamil diluar nikah 8 dan putus sekolah
15 orang. Namun terbatas untuk diketahui sejauhmana bentuk-bentuk PAK dalam
keluarga bagi pembentukan karakter remaja dijemaat Ora Et Labora Hausunaf. Oleh
sebab itu peneliti ingin mengkaji lebih luas hal tersebut melalui penelitian masalah
yang dibahas oleh sebuah judul penelitian bentuk-bentuk PAK dalam keluarga bagi
pembentukan karakter remaja di Jemaat Ora Et Labora Hausunaf Klasis Amanuban
Selatan Tahun 2020.
Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana bentuk-bentuk PAK
dalam keluarga bagi pembentukkan karakter remaja dijemaat Ora Et Labora
Hausunaf? Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk-bentuk PAK dalam
keluarga bagi pembentukkan karakter remaja dijemaat Ora Et Labora Hausunaf. Jenis
penelitian deskriptif kualitatif dengan sampel remaja 30 orang dan orangtua 136 KK
dan juga populasi30 orangtua dan 30 remaja. Teknik pengumpulan data berupa
wawancara. Hasil penelitian di ketahui bahwa bentuk-bentuk PAK dalam keluarga
bagi pembentukkan karakter remaja dijemaat Ora Et Labora Hausunaf sebagian besar
orangtua telah memberikan pengajaran rohani kepadaanak-anak. Bentuk-bentuk PAK
dalam keluarga Ibadah Keluarga 38,33%, mengajar 43,33%, mendidik 33,33%.
Karakter remaja menghormati orangtua 60%, disiplin berpakaian 23,33%, disiplin
waktu 33,33%, rajin mengerjakan pekerjaan rumah tangga 65%, menyanyi
dikebaktian minggu 50%, tarian pada kebaktian minggu 50%, kerjabakti 50%.
Penulis menarik kesimpulan yang dapat diketahui bahwa hasil dari wawancara dan
analisis data dalam pembahasan maka dapat diketahui bahwa bentuk-bentuk PAK
dalam keluarga sudah melakukan dan melaksanakan PAK dalam keluarga dengan
Ibadah keluarga terdapat 38,33%, mengajar terdapat 43,33%, dan mendidik terdapat
33,33%. Karakter remaja dalam menghormati orangtua terdapat 60%, disiplin dalam
keluarga terdapat 23,33%, rajin mengerjakan pekerjaan rumah tangga terdapat 65%,
aktif dalam kegiatan remaja dijemaat Ora Et Labora Hausunaf terdapat 50%. Oleh
karena itu, penulis memberikan saran agar orangtua terus menasihati dan
mengingatkan remaja dalam menumbuhkan karakter yang baik.
Kata Kunci: 1. Bentuk-bentuk PAK
2. Dalam Keluarga
3. Bagi Pembentukkan Karakter
4. Remaja
5. Di Jemaat Ora Et Labora Hausunaf Klasis Amanuban Selatan Tahun
2020
KRISTIN LUISE. THINE
2021 · Thesis · Open Access
ABSTRAK
Upaya Guru PAK Meningkatkan Hasil Belajar Siswa SMP Swasta Swadaya
Tarus
Thine. K (*) Tnunay P (**) Ledo J
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Upaya guru PAK dalam meningkatkan hasil
belajar siswa di SMP Swasta Swadaya Tarus dengan mengambil sampel 1 orang
guru PAK. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 08 Februari-15 Februari 2021.
Metode deskriptif kualitatif. Sedangkan pengumpulan data untuk mengetahui Upaya
guru PAK dalam meningkatkan hasil belajar siswa di SMP Swasta Swadaya
Tarus dengan menggunakan wawancara dan dokumentasi.
Hasil penelitian menunjukan bahwa : (1) upaya guru PAK dalam meningkatkan
hasil belajar siswa dengan cara menciptakan susana belajar yang menarik, tentunya
dengan menerapakan metode belajar yang bervariasi yang mampu menarik minat
belajar siswa sehingga berdampak bagi hasil belajar siswa, (2) Cara menerapkan
pembelajaran belajar menggunakan diskusi kelompok dapat membuat suasana belajar
lebih menarik (3) penerapan pembelajaran yang menyenangkan mata pelajaran PAK
dimana Beberapa siswa tidak memahami materi yang guru terapkan dalamkelas,
karena mereka tidak fokus apa yang sudah guru jelaskan, (4) memilih dan
menggunakan metode mengajar yang tepat (5) menggunakanmedia pembelajaranyang
tepat kreatif dalam pembelajaran PAK (6) menggunakan metode pembelajaran yang
tepat (7) belajar online (8) menggunakan kuis atau tes dilakukan untuk. Guru
disarankan untuk menerapkanmetode belajar mengajar yang
bervariasiuntukmenciptakan suasana belajar yang menyenangkanagarsiswa tidak
cepat bosan dalam mengikuti proses pembelajaran pada mata pelajaran PAK.
Kata Kunci : Upaya Guru PAK, Hasil Belajar, Covud-19
ERVIN RAMBU BOBA
2021 · Thesis · Open Access
ABSTRAK
PANDANGAN TOKOH MASYARAKAT SUMBA TERHADAP KAWIN
TANGKAP ( Palenidu Awinu ) DI DESA UMBU PABAL SELATAN
KECAMATAN UMBU RATUNGGAY BARAT KABUPATEN SUMBA
TENGAH TAHUN 2020
Boba. E (*) Pellu. L (**) Pabala. P
Desa Umbu Pabal Selatan Kecamatan Umbu Ratunggay Barat Kabupaten Sumba
Tengah memiliki lima pasang kawin tangkap. Menurut tokoh masyarakat Sumba
kawin tangkap merupakan tradisi turun temurun. Penelitian ini dilakukan untuk
melihat bagaimana pandangan tokoh masyarakat terhadap kawin tangkap di Desa
Umbu Pabal Selatan Kecamatan Umbu Ratunggay Barat Kabupaten Sumba
Tengah. Metode penelitian deskriptif kualitatif memiliki sampel sebanyak 15
orang. Peneliti mengumpulkan data dari 5 orang tokoh masyarakat, 5 orang orang
pelaku, 5 orang korban kawin tangkap. Hasilnya, pandangan tokoh masyarakat
Sumba terhadap kawin tangkap: a) Budaya: Pemaksaan terhadap perempuan dan
Merendahkan martabat perempuan, b) Agama: tidak dilandaskan cinta kasih dan
Melanggar Firman Tuhan, c) Hukum: Penculikan, Pemerkosaan, dan Tindakan
kekerasan dibawah umur, d) Dampak Pendidikan: Menyebabkan perempuan
putus sekolah dan Rentan korban kekerasan, e) Dampak Psikologi: trauma, stress,
putus asa, fisik, f) Dampak Ekonomi: Tidak mandiri secara ekonomi, g) Internal,
Eksternal : alasan ekonomi dan alasan budaya. Kawin tangkap sekarang ini sudah
melenceng jauh dari kebiasaan dan lebih mengarah pada penculikan dan tindakan
kekerasan bagi kaum perempuan. Oleh karena itu pemerintah, tokoh masyarakat,
gereja/ GKS, lebih tegas dalam menanggapi masalah kasus kawin tangkap karena
sangat meresahkan bagi kaum perempuan Sumba.
Kata Kunci : Kawin Tangkap-Pandangan Tokoh Masyarakat- Kabupaten
Sumba Tengah-Kecamatan URGB-Desa UPS.
ANDRI PUTRA WILLEM ERASMUS
2021 · Thesis · Open Access
Judul Skripsi : Kajian Kriminilogi Terjadinya Tindak Pidana Kekerasan Secara Bersama-Sama Terhadap Orang. Masalah pokok dalam penelitian ini adalah faktor-faktor kriminologi apa yang menyebabkan terjadinya tindak pidana kekerasan secara bersama-sama terhadap orang ?. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui Faktor-faktor kriminolgi apa yang menyebabkan terjadinya tindak pidana kekerasan secara bersama-sama terhadap orang. Sifat peneltian adalah bersifat deskriptif artinya penelitian ini diberikan suatu gambaran serta menguraikan suatu permasalahan yang diteliti, dan menyimpulkan serta dapat menganalisisnya. Jenis penelitian adalah penelitian normatif. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah tindak pidana kekerasan secara bersama-sama terhadap orang dan variabel terikat dalam penelitian ini adalah faktor-faktor kriminologi yang menyebabkan terjadinya tindak pidana kekerasan secara bersama-sama terhadap orang. Sumber data yang digunakan adalah data sekunder yang terdiri dari 3 bahan hukum yaitu bahan hukum primer, bahan hukum sekunder dan bahan hukum tersier.
Berdasarkan hasil penelitian maka ditemukan tiga faktor penyebab terjadinya tindak pidana kekerasan secara bersama-sama terhadap orang yaitu :
1. Terdakwa merasa emosi sehingga terjadi pemukulan terhadap korban.
2. Terdakwa di tuduh berselingkuh sehingga terjadi pertengkaran yang sehingga terjadi pemukulan terhadap korban.
3. Para terdakwa meminum minuman keras sehingga mabuk dan membuat kekacauan.
Saran bagi masyarakat secara umum untuk selalu taat dan patuh pada hukum yang berlaku sehingga tidak terjadinya kejahatan. semua pihak baik itu aparat yang berwenang dalam hal ini aparat kepolisian, rumah tahanan, dan pemerintahan daerah dapat lebih aktf lagi dalam memberikan sosialisasi atau penyuluhan kepada masyarakat terkait dengan masalah kejahatan baik itu kejahatan secara umum maupun kejahatan kekerasan yang dilakukan secara bersama-sama terhadap orang.
GERSON NEPA BURENI
2021 · Thesis · Open Access
INTISARI Judul skripsi adalah,“ DISPARITAS PUTUSAN PEMIDANAAN TERHADAP TERDAKWA PENGGUNA NARKOTIKA DI WILAYAH HUKUM PENGADILAN NEGERI KUDUS ”. Masalah pokok yaitu Mengapa Terjadinya Disparitas Pemidanaan Terhadap Pengguna Narkotika Di Wilayah Hukum Pengadilan Negeri Kudus?. Tujuan penelitian ini yaitu Untuk Mengetahui Terjadinya Disparitas Pemidanaan Di Wilayah Hukum Pengadilan Negeri Kudus. Penelitian ini bersifat deskriptif, jenis penelitian yaitu penelitian normatif dan menggunakan 2 (dua) variabel yaitu variabel bebas dan variabel terikat, serta sumber data yang digunakan yaitu sumber data primer, data sekunder, dan data tersier. Analisis data ini menggunakan metode analisis Deskriptif. Berdasarkan pada hasil penelitian yang dilakukan oleh penulis sehingga terjadinya disparitas pemidanaan terhadap terdakwa tindak pidana pengguna narkotika di wilayah hukum pengadilan negeri kudus antara lain karena faktor sosiologis dan faktor yuridis diantaranya: a.Tuntutan Penuntut Umum yang berbeda (sosiologis) b. Kualitas Perbuatan Terdakwa (sosiologis c. indenpendensi hakim (yuridis) d. Faktor yang memberatkan dan meringankan Terdakwa (yuridis) Berdasarkan kesimpulan yang telah dipaparkan diatas untuk mengatasi masalah tersebut maka saran dari penulis yaitu sebagai Sebagai Hakim dalam menjatuhkan pidana agar selalu memperhatikan tujuan pemidanaan yang bukan hanya sebagai pembalasan, melainkan untuk memperhatikan unsur-unsur keadlian, asas kemanfaatan dan kepastian hukum di Indonesia.
ALEX NOMENSEN RAJA
2021 · Thesis · Open Access
JudulSkripsi :Deskripsi Tentang Perbedaan Pertimbangan HakimAntara Hakim Mahkamah Agung Dan Hakim Peninjauan Kembali DalamPerkara Perbuatan Melawan HukumAntara PT. Lion Air Dan Rolas Budiman Sitinjak (StudiPutusan No. 3287/K/Pdt/2015 dan No. 471/PK/Pdt/2017).Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah mengapa terjadi perbedaan pertimbangan hakim Mahkamh Agungdan Hakim Peninjauan Kembalidalamperkaraperbuatan melawan hukumantara PT. Lion Air danRolsBudimanSitinjak ?Tujuannyapenelitianadalahuntukmengetahuiperbedaanpetimbangan hakim Mahkamah Agungdan Hakim Peninjauan Kembali dalam perkara perbuatan melawan hukumantara PT. Lion Air danRolsBudimanSitinjak ? Jenispenelitian yang digunakan adalah jenispenelitian normatif.Variabel bebas dalam penelitian ini adalah putusan Hakim dalam perkara perbuatan melawanhukum Layanan Penerbangan.sedangkanvariabelterikatdalampenelitianiniadalahperbedaanpertimbangan hakim MahkamahAgungdan Hakim PeninjauanKembalidalamperkaraperbuatanmelawanhukumantara PT. Lion Air danRolasBudimanSitinjak. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan maka adapun perbedaan petimbangan hakim Mahkamh Agung dan Hakim Peninjauan Kembali dalam perkara perbuatan melawan hukum antara PT. Lion Air dan Rols Budiman Sitinjak yaitu : 1) Pada tingkat kasasi, hakim Mahkamah Agung menyatakan bahwa :a)Judex Facti telah keliru dalam menerapkan hukum yaitu Perbuatan Pemohon Kasasi/Tergugat I merupakan perbuatan wanprestasi bukan perbuatan melawan hukum karena dasar adanya hubungan hukum antara Pemohon Kasasi/Tergugat I dengan Termohon Kasasi/ Penggugat adalah karena adanya perjanjian pembelian tiket elektronik yakni atas nama Termohon Kasasi / Penggugat sendiri. b)Pemohon Kasasi tidak melanggar Pasal 140 dan 147 Undang-Undang No. 1 tahun 2009 Tentang Penerbangan yaitu pihak pemohon kasasi/Tergugat I yaitu PT. Lion Air telah menawarkan kompensasi kepada Termohon Kasasi/Penggugat yaitu berupa Biaya Penginapan (Hotel), Makan, Transportasi, serta akan diberangkatkan dengan pesawat Lion Air besok harinya, semua biaya ditanggung oleh pemohon Kasasi/Tergugat I, akan tetapi termohon kasasi/penggugat tidak mau menerima/menggunakannya. 2)Pada tingkat Peninjauan Kembali, Penggugat telah berhasil membuktikan kebenaran dalilnya yaitu bahwa perbuatan termohon peninjauan kembali/tergugat I merupakan perbuaan melawan hukum yang mana hal ini dibuktikan dengan tidak dilakukannya kewajiban dari termohon peninjauan kembali/tergugat I yakni PT. Lion Air dengan memberikan konpensasi sebagaimana di tegaskan dalam Pasal 11 Undang-Undang No. 1 tahun 2009 tentang Penerbangan.
SERLIN SELFINCE BENGGU
2021 · Thesis · Open Access
INTISARI Judul skripsi penulis adalah : ANALISIS YURIDIS PUTUSAN HAKIM DALAM PERKARA WANPRESTASI. Rumusan masalah yang penulis kaji adalah : Bagaimana pertimbangan hakim dalam menjatuhkan putusan menolak gugatan, gugatan tidak dapat diterima dan mengabulkan gugatan dalam perkara wanprestasi?. Tujuan yang ingin penulis kaji adalah : Untuk mengetahui pertimbangan hakim dalam menjatuhkan putusan menolak gugatan, gugatan tidak dapat diterima dan mengabulkan gugatan dalam perkara wanprestasi. Jenis Metode Penelitian yang penulis gunakan adalah : Jenis Penelitian Normatif dan Sifat Penelitian adalah bersifat deskriptif yakni penulis akan memaparkan secara lengkap, rinci, jelas dan sistematis hasil dalam bentuk karya ilmiah. Bahan hukum yang digunakan adalah bahan hukum primer yang terdiri dari putusan hakim serta peraturan perundang-undangan, traktat, kaidah dasar atau norma serta peraturan dasar. Berdasarkan Hasil Penelitian yang penulis lakukan maka yang menjadi kesimpulan sesuai masalah yang penulis kaji yaitu pertimbangan hakim dalam menjatuhkan putusan menolak gugatan adalah karena penggugat tidak dapat membuktikan dalil-dalil gugatannya, sedangkan gugatan tidak dapat diterima oleh hakim karena gugatan yang diajukan oleh penggugat tidak memenuhi syarat formil (cacat formil) dan hakim mengabulkan gugatan karena penggugat dapat membuktikan dalil-dalil gugatannya.
JEFRI TAUHO
2021 · Thesis · Open Access
Judul skripsi iniKAJIANYURIDIS PEMBATALAN PUTUSAN PENGADILAN TINGGI OLEH MAHKAMAH AGUNG TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA SENGAJA DAN TANPA HAK MENTRANSMISIKAN DAN MEMBUAT DAPAT DIAKSESNYA INFORMASI YANG MEMILIKI MUATAN PENGHINAAN. (Studi Putusan Nomor :42/Pid.Sus/2019/PN Amb, 46/PID.SUS/2019/PT AMB dan 4057 K/Pid.Sus/2019).“Masalah pokok dalam tulisan ini adalah Mengapa Pengadilan Tinggi menjatuhkan putusan Tuntutan Jaksa Penuntut Umum tidak dapat diterima tetapi Hakim Mahkamah Agung membatalkan putusan Pengadilan Tinggi dan menjatuhkan putusan pemidanaan terhadap Terdakwa?. Tujuan dari penelitian adalah : Untuk mengetahui Penyebab Pengadilan Tinggi menjatuhkan putusan Tuntutan Jaksa Penuntut Umum tidak dapat diterima tetapi Hakim Mahkamah agung membatalkan putusan Pengadilan Tinggi dan menjatuhkan putusan pemidanaan terhadap Terdakwa!Penelitian ini menggunakan jenis Penelitian Hukum Normatif, yaitu dengan mengkaji Putusan Mahkamah Agung Nomor.42/Pid.Sus/2019/PN Amb, 46/PID.SUS/2019/PT AMB dan 4057 K/Pid.Sus/2019. Berdasarkan Hasil penelitian dapat disimpulkanbahwa Hakim Pengadilan Tinggi membatalkan putusan pengadilan negeri dan menyatakan penuntutan Jaksa Penuntut Umum tidak dapat diterima karena :Jaksa Penuntut Umum mengajukan tuntutan terhadap terdakwa tanpa adanya pengaduan dari saksi korban Betty Pattikayhatu. Kemudian pada tahap kasasi Hakim Mahkamah Agung membatalkan putusan Pengadilan Tinggi dan menjatuhkan putusan pemidanaan terhadap terdakwa karena; Hakim Pengadilan Tinggi tidak mempertimbangkan fakta hukum yang relevan secara yuridis dengan tepat dan benar sebagaimana fakta hukum yang terungkap dimuka sidang.Berdasarkanfakta hukum terbukti saksi korban telah melaporkan terjadinya tindak pidana pencemaran nama baik melalui media elektronik kepada pihak kepolisian oleh karena itu laporan dari saksi korban secara hukum berlaku juga sebagai suatu pengaduan. Saran dari penulis yakni ditengah perkembangan zaman yang semakin canggih masyarakat diharapkan dapat menggunakan dan memanfaatkan segala bentuk media sosial dengan bijak dan benar, sehingga tidak menimbulkan permasalahan akibat dari penyalahgunaan media sosial seperti kasus yang diteliti oleh penulis.
JITMA LEOKUNA
2021 · Thesis · Open Access
“DESKRIPSI TENTANG PERTIMBANGAN HAKIM MAHKAMAH AGUNG YANG MEMPERBAIKI PUTUSAN HAKIM PENGADILAN TINGGI TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA PENYEBARAN INFORMASI YANG MENIMBULKAN RASA KEBENCIAN”(Studi Putusan Nomor :28/Pid.Sus/2018/PN.Pdl, 26/PID/2018/PT.BTN dan 3086 K/Pid.Sus/2018). Masalah pokok dalam tulisan ini adalah Bagaimana dasar pertimbangan Hakim Mahkamah Agung yang memperbaiki putusan Hakim Pengadilan Tinggi tentang lamanya masa pidana terhadap pelaku tindak pidana penyebaran Informasi yang menimbulkan rasa kebencian.?Tujuan dari penulisan ini adalah Untuk mengetahui dasar pertimbangan Hakim Mahkamah Agung yang memperbaiki putusan Hakim Pengadilan Tinggi tentang lamanya masa pidana terhadap pelaku tindak pidana penyebaran Informasi yang menimbulkan rasa kebencian.Penelitian ini bersifat Deskriptif dan dilihat dari jenisnya, maka penelitian yang dilakukan ini adalah penelitian Hukum Normatif.Dilihat dari topik yang diangkat dalam penelitian ini, maka dalam penelitian ini menempatkan dua variabel penelitian, yaitu :Variabel Bebas (independent variable)yaitu Dasar Pertimbangan Hakim Mahkamah Agung. Dan Variabel terikat (dependent variable)yaitu :Tindak Pidana Penyebaran Informasi yang Menimbulkan Rasa Kebencian. Hasil penelitian menunjukan bahwa Hakim Mahkamah Agung membatalkan Putusan Pengadilan Tinggi atas dasar pertimbangan sebagai berikut: 1. Putusan Judex facti/Pengadilan Tinggi yang memperbaiki pidana penjara judex facti/Pengadilan Negeri adalah tidak tepat dan tidak mempunyai pertimbangan yang cukup (onvoldoendegemotiveerd).. 2. Hakim Mahkamah Agung menggunakan hukuman maksimal sesuai ketentuan Undang- undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. 3. Pidana penjara yang diputuskan judex facti/Pengadilan Tinggi menimbulkan ketidak adilan terhadap masyarakat Islam.
DELLY ROSDIANA SIKI
2021 · Thesis · Open Access
Judul Skripsi Penulis adalah : PERBEDAAN PUTUSAN HAKIM DALAM SENGKETA KEPEMILIKAN TANAH ANTARA AHLI WARIS DENGAN UNIVERSITAS UDAYANA. Rumusan masalah yang penulis kaji adalah Mengapa Hakim Mahkamah Agung mengabulkan gugatan penggugat sedangkan Hakim PK menolak gugatan penggugat .Tujuan yang ingin Penulis kaji adalah: Untuk mengetahuhi alasan Mengapa Hakim Mahkamah Agung mengabulkan gugatan penggugat sedangkan Hakim PK menolak gugatan penggugat. Jenis metode Penelitian yang penulis gunakan adalah jenis penelitian Normatif dan sifat penelitian adalah bersifat deskriptif yakni penulis akan memaparkan secara lengkap,rinci,jelas dan sistematis hasil dalam bentuk karya ilmiah Bahan hukum yang digunakan adalah bahan hukum Primer yang terdiri dari Putusan Hakim serta Peraturan perundang-undangan,traktat,kaidah dasar atau norma serta peraturan dasar. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah studi kepustakaan dimana diperoleh informasi dari putusan pengadilan. Analisis Data yang digunakan adalah menggunakan analisis secara kualitatif yaitu analisis yang bersifat deskriptif . Berdasarkan Hasil penelitian yang penulis lakukan maka yang menjadi kesimpulan sesuai masalah yang penulis kaji yaitu alasan Yuridis pembatalan Putusan Judex Factie oleh Mahkamah Agung antara lain Penggugat sudah menguasai tanah sengketa kurang lebih 30 tahun,Penggugat pernah menyewakan tanah kepada pihak lain dan Penggugat membayar pajak bumi dan bangunan serta pernah mengajukan permohonan pengsertifikatan tanah. Alasan Yuridis Pembatalan Putusan Kasasi dalam Pemeriksaan Peninjauan kembali adalah karena Judex Juris telah khilaf dan keliru dalam penerapan hukum. Saran dari penulis terkait dengan penulisan ini adalah agar dalam menjatuhkan putusan, Hakim harus mempertimbangkan asas keadilan,asas kepastian hukum dan asas kemanfaatan hukum. Kata Kunci : Perbedaan Putusan, Sengketa Tanah
ASRY MORA LAMBU
2021 · Thesis · Open Access
INTISARI Judul Skiripsi Penulis adalah “Analisis Putusan Hakim Peninijauan Kembali Membatalkan Putusan Mahkamah Agung Tentang Perbuatan Melawan Hukum Dalam Warisan Adat Minangkabau”Rumusan masalah; Apa dasar pertimbangan hakim peninjauan kembali membatalkan putusan mahkamah agung tentang perbuatan melaewan hukum dalam warisan adat Minangkabau. Tujuan yang ingin penulis kaji adalah :Untuk mengetahui dasar pertimbangan hakim peninjauan kembali membatalkan putasan mahkamah agung tentang perbuatan melawan hukum dalam warisan adat Minangkabau. Variabel yang saya gunakan dalam penilitian ini adalah : Variabel bebas merupakan variabel yang menjadi penyebab adanya perubahan pada variabel bebas dalam penilitian ini adalah :Putusan hakim terhadap perbuatan melawan hukum dalam warisan adat Minangkabau. Variabel terikat adalah :“pertimbangan hakim peninjauan kembali membatalkan putusan mahkamah agung terhadap perbuatan melawan hukum dalam warisan adat Minangkabau. Jenis penelitian hukum yang digunakan adalah penelitian normatif dan bersifat deskriptif untuk mendeskripsikan atau menguraikan masalah aktual terkait putusanHakim Peninjauan Kembali Membatalkan Putusan Mahkamah Agung Tentang Perbuatan Melawan Hukum Dalam Warisan Adat Minangkabauyang mengabulkan gugatan yang sudah memiliki putusan yang berkekuatan hukum tetap. Berdasarkan hasil penelitian yang penulis lakukanmaka yang memjadi kesimpulan dimana penulis menemukan beberapa alasan sesuai dengan permasalahan penulis yakni : 1. Adanya bukti baru (Novum) yang bersifat menentukan antara lain ranji kaum suku chaniago kayu anggang bungga pasang salido tanggal 12 juli 1997, salinan putusan penggadilan Negeri Painan Nomor 05/Pdt.G/2009/PN.PIN. 2. Adanya kehilafan hakim judex juris dalam mempertimbangkan alat bukti yakni bukti P.1 berupa ranji karena ranji P.1 adalah ranji suku Chaniago Bungo Pasang Salido Kabupaten Pesisir Selatan .sedangkan objek perkara terletak diNagari Perambahan Kecamatan Bukit Sundi Kabupaten Solok. Kata kunci: warisan, Putusan Hakim, perbuatan Melawan Hukum
JODY FEBRI TOELLE
2021 · Thesis · Open Access
INTISARI Judul skripsi penulis, adalah “Deskripsi Tentang Penetapan Hakim Mengabulkan Permohonan Dispensasi Pernikahan Anak”. Permasalahan pokok penelitian penulis adalah: “Apa yang menjadi pertimbangan Hakim Pengadilan Agama dalam Penetapannya mengabulkan permohonan dispensasi pernikahan anak ?”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertimbangan Hakim Pengadilan Agama dalam penetapannya mengabulkan permohonan dispensasi pernikahan Anak. Jenis penelitian dalam penulisan ini adalah penelitian hukum Yuridis Normatif, dengan teknik Pengumpulan data dalam penulisan ini adalah teknik penelitian Studi Kepustakaan. Hasil penelitian menunjukan bahwa bahwa yang menjadi pertimbangan Hakim Pengadilan Agama dalam penetapannya mengabulkan permohonan dispensasi pernikahan anak, sebagai berikut: 1. Adanya penolakan pernikahan dari Pegawai Pencatatan Nikah pada Kantor Urusan Agama wilayah masing-masing para pemohon. 2. Anak masih dibawah umur namun telah hamil diluar nikah akibat bergaul terlalu intim. 3. Anak para pemohon dengan calon pasangannya sudah tinggal bersama layaknya pasangan suami-istri yang sah dalam kurun waktu yang cukup lama. 4. Calon mempelai laki-laki/pihak laki-laki bertanggung jawab atas perbuatannya dan akan menikahi serta sanggup menafkahi calon pasangannya karena telah bekerja dan mempunyai penghasilan tetap. Adapun saran dari penulis sehubungan dengan permasalahan tersebut, sebagai berikut : 1. Diharapkan kepada orang tua agar dapat memberikan pengetahuan dan memperdalam norma agama kepada anak-anak tentang akibat yang akan timbul dari pernikahan/perkawinan di usia dini. 2. Pemerintah diharapkan dapat membuat peraturanyang lebih memperketat persyaratan dalam mengajukan permohonan dispensasi pernikahan dibawah umur. 3. Pada pasangan muda mudi diharapkan agar dalam menjalin hubungan diharapkan tidak melakukan hubungan biologis sebelum melangsungkan pernikahan/perkawinan secara sah menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku serta hukum agama. Kata Kunci : Anak, Dispensasi, Hakim.
PATRIS BANFATIN
2021 · Thesis · Open Access
Penelitian ini berjudul: “ANALISIS PENGARUH PROMOSI DAN HARGA JUAL TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK FASHION SECARA DARING DI KOTA KUPANG”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ANALISIS PENGARUH PROMOSI DAN HARGA JUAL TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK FASHION. Populasi penelitian ini adalah semua konsumen pengguna sosial media (facebook dan Instagram) dan pembeli produk fashion online di Kota Kupang sebagai populasi. Sedangkan sampel dalam pemelitan ini adalah 100. Metode analisis menggunakan analisis regresi linear berganda.
Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa: Hipotesis pertama (H1) menyatakan bahwa promosi (X1) berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian fashion secara daring (Y) dalam penelitian ini dimana nilai t hitung 4,720 > t tabel 1,985, dengan taraf signifikannya 0,000 yang mengandung makna t hitung > t tabel (4,720 > 1,985) dimana Ho ditolak Ha diterima, dengan demikian dapat disimpulkan bahwa promosi (X1) berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian fashion secara daring (Y) di Kota Kupang. Hipotesis kedua (H2) menyatakan bahwa harga jual (X2) berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian fashion secara daring (Y) dalam penelitian ini dimana nilai t hitung 4,274> t tabel 1,985, dengan taraf signifikannya 0,000 yang mengandung makna t hitung > t tabel (4,274 > 1,985) dimana Ho ditolak Ha diterima, dengan demikian dapat disimpulkan bahwa harga jual (X2) berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian fashion secara daring (Y) di Kota Kupang.
Dari hasil perhitungan dapat diketahui bahwa Berdasarkan hasil koefisien determinasi R2, maka dapat diketahui besarnya presentasi kontribusi pada pengaruh variabel promosi (X1) dan harga jual (X2) terhadap keputusan pembelian (Y) adalah 0,689 atau 68,9% sedangkan sisanya 31,1% dipengaruhi oleh variabel - variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: a. Promosi (X1) berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian produk fashion (Y) di kota Kupang. b. Harga jual (X2) berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian produk fashion (Y) di kota Kupang.
YULIANA SILPA MENORA
2021 · Thesis · Open Access
Penelitian ini berjudul “Analisis Pengaruh Layanan Kepariwisatan Terhadap Kepuasan Wisatawan Pada Pantai Lasiana Kupang”. Skripsi ini ditulis oleh YULIANA S. MENORA, NIM 16411613, Fakultas Ekonomi, Program Studi Manajemen, Jalur Minat Manajemen Pariwisata, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang (UKAW).
Latar belakang penulis melakukan penelitian ini yaitu melihat dari sisi kepariwisataan yang sekarang menjadi salah satu penopang perekonomian di indonesia dan khususnya di provinsi NTT kota Kupang, dimana pemerintah berperan dalam meningkatkan ekonomi di provinsi NTT melalui destinasidestinasi pariwisata yang dikembangkan, dan salah satu destinasi wisata yaitu pantai Lasiana. Sehingga yang menjadi rumusan permasalahan di sini yaitu penulis akan menganalisis peran layanan kepariwisatanan berpengaruh dalam kepuasan wisatawan.
Kemudian penelitian bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh layanan kepariwisataan berpengaruh dalam meningkatkan kepuasan wisatawan pada pantai Lasiana Kupang. Penelitian yang penulis lakukan disini adalah penelitian lapangan (Field Research) dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini dilakukan di pantai Lasiana Kupang. Dengan teknik pengumpulan data melalui pembagian kuesioner kepada 40 responden di pantai Lasiana. dan sampel dari penelitian ini adalah pengunjung pantai Lasiana sebanyak 40 responden. Dalam. Sedangkan didalam pembahasannya digunakan metode deskriptif yaitu metode yang menggambarkan keadaan yang terjadi dilapangan secara sistematis. Adapun metode yang digunakan dalam menentukan sampel yang diambil menggunakan tehnik non probability sampling yaitu incidental sampling dimana siapa saja yang secara kebetulan bertemu dengan peneliti pada pantai Lasiana dapat dijadikan sebagai Sampel penelitian.
Dari hasil penelitian yang dilakukan peneliti tentang Layanan Kepariwisataan pada pantai Lasiana Kupang berdasarkan pada Uji korelasi Rank Spearman dimana nilai P value antara layanan kepariwisataan dan kepuasan wisatawan adalah 0,001>0,05 artinya H1 diterima dan disimpulkan bahwa terdapat hubungan korelasi yang signifikan antara layanan kepariwisataan (X) terhadap Kepuasan Wisatawan (Y). Dan Jenis hubungan korelasi yaitu korelasi Positif dimana kenaikan satu variabel menyebabkan penambahan nilai pada variabel lainnya. Atau sebaliknya semakin kecil nilai suatu variabel, maka nilai variabel lainnya juga akan ikut menurun. Bisa dikatakan juga korelasi ini merupakan hubungan yang searah dengan angka koefisien bernilai positif yaitu 0,532 dengan demikian dapat diartikan bahwa Layanan Kepariwisataan semakin ditingkatkan maka kepuasan wisatawan juga akan meningkat.
FRUDENSIUS VIKTORIAN ENDAK
2021 · Thesis · Open Access
Sumber daya manusia adalah aset utama dalam setiap berjalannya kegiatan perusahaan. Agar dapat mencapai tujuannya, perusahaan harus memiliki strategi melalui sumber daya manusia yang baik dan kinerjanya harus tinggi. Salah satu strategi yang dapat ditempuh adalah dengan membentuk sumber daya manusia yang mampu bekerja secara bersama-sama. Selain itu perusahaan perlu memberikan kondisi lingkungan yang membuat karyawan nyaman bekerja, sehingga akan dapat menciptakan suatu kelompok kerja yang solid.
Dimana pada akhirnya akan membentuk sikap serta perilaku karyawan sesuai dengan visi dan misi perusahaan untuk mencapai tujuannya Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis hubungan antara Motivasi Kerja Terhadap Kinerja karyawan, menganalisis hubungan antara komitmen kerja dengan Kinerja Karyawan, dan Menganalisis hubungan antara motivasi kerja dan komitmen kerja karyawan pada PT. Grafindo media Pratama Kupang.
Konsep penelitian dalam skripsi ini adalah motivasi kerja, komitmen kerja, dan kinerja karyawan. Motivasi kerja merupakan hal yang berperan penting dalam meningkatkan suatu aktifitas kerja, karena motivasi merupakan kekuatan pendorong yang akan mewujudkan perilaku (renika cipta, 2006:120). Motivasi kerja adalah kemauan kerja suatu karyawan atau pegawai yang timbul karena adanya dorongan dari dalam pribadi karyawan yang bersangkutan sebagai hasil integrasi keseluruhan daripada kebutuhan pribadi (Winardi,2001:67).
Luthans (2006:249) mengartikan Komitmen sebagai sikap yang menunjukkan loyalitas karyawan dan merupakan proses berkelanjutan bagaimana seorang anggota organisasi mengekspresikan perhatian mereka kepada kesuksesan dan kebaikan organisasinya. Kinerja karyawan (prestasi kerja) adalah hasil kerja secara kualitas dan kuantitas yang dicapai oleh seseorang pegawai dalam melaksanakan tugasnya sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan kepadanya (Mangkunegara, 2009:18).
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi dan sekaligus sampel dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan pada PT Grafindo Media Pratama Kupang yang berjumlah 20 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner pada responden, kemudian data dianalisis menggunakan teknik uji korelasi ranks spearman menggunakan SPSS. Dari hasil penelitian, dalam analisis lanjutan yang menggunakan analisis deskriptif presentase diketahui bahwa Motivasi kerja karyawan pada PT Grafindo Media Pratama Kupang berada dalam kategori sangat baik, Komitmen kerja karyawan berada dalam kategori cukup tinggi, dan Kinerja karyawan berada dalam ketegori sangat baik.
Indikator dari masing- masing variabel tersebut juga dideskripsikan dengan bantuan tabel distribusi frekuensi. Dalam analisis lanjutan yang menggunakan teknik analisis uji korelasi rank spearman diketahui bahwa Motivasi kerja mempunyai hubungan positif dengan kinerja karyawan yang ditunjukkan dengan diketahui nilai signifikansi sig. (2- tailed) antara motivasi kerja dan kinerja karyawan sebesar 0,022 dan nilai correlation coefficien sebesar 0,508. yang berarti semakin baik motivasi kerja maka semakin tinggi pula komitmen kerja karyawan, dan sebaliknya jika Motivasi Kerja karyawan kurang baik maka komitmen kerja karyawan juga berkurang. Komitmen Kerja mempunyai korelasi positif dengan kinerja karyawan dimana dapat dilihat nilai signifikansi Sig. (2-tailed) antara Komitmen kerja dan Kinerja karyawan adalah sebesar 0,037 dan nilai correlation coefficient adalah sebesar 0,468. yang berarti berarti semakin tinggi komitmen kerja maka semakin baik kinerja karyawan, dan sebaliknya Sedangkan Motivasi kerja mempunyai Korelasi positif dengan Komitmen kerja yang ditunjukan dengan nilai signifikansi sig. (2-tailed) antara Motivasi Kerja dan Komitmen Kerja adalah sebesar 0,004 dan Correlation coefficient sebesar 0,616. yang berarti semakin baik Motivasi Kerja maka semakin tinggi Komitmen Kerja, sebaliknya bila Motivasi Kerja kurang baik maka Komitmen Kerja semakin kurang.