Lewati ke konten utama
Beranda / Koleksi

COLLECTION

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Koleksi otomatis dari Skripsi/Tugas Akhir

3.893 item publik

Publikasi

Halaman 148 dari 195

DASAR PERTIMBANGAN HAKIM JUDEX JURIS DALAM MENJATUHKAN HUKUMAN YANG MEMBERTAKAN TERDAKWA PENGADAAN BARANG DAN JASA PEMERINTAH

YANTO KORE MANU
2021 · Thesis · Open Access

INTISARI DasarPertimbangan Hakim JudexJurisDalamMenjatuhkanHukuman Yang Membertakan Terhadap terdakwa Pengadaan Barang Dan Jasa PemerintahDenganRumusanMasalahBagaimanaPetimbangan Hakim JudexJurisDalamMejuatuhkanHukuman Yang MemberatkanTerdakwaPidanaKorupsiPengadaanBarang Dan JasaPemerintah. Penelitianinibertujuanuntukmengetahui UntukmengetahuiHakim MahkamahAgung Dan PeninjauanKembaliMenjatuhkanPutusanMemberatkanHukumanTerdakwa Yang Telah Di PutusOlehPengadilanNegeri Dan PengadilanTinggidan, instansiterkait. Varibelyangdingunakan 2(dua) variable yaituVariabelbebasadalahdasarpertimbangan hakim dalammemutuskanterhadapterdakwatindakpidanakorupsi.DanVariabelterikatadalahmenjatuhkanhukumanpidanapenjaraterhadap pelakutindakpidanakorupsi Metodeyangdigunakandalampenelitianininormatif.Jenis data yang digunakanmelaluiSumber data Primeradalahbahan-bahanhukum yang mengikatyaitu Putusan Nomor: 58/Pid.Sus/2013/PN.Kpg, Putusan Nomor. 20/Pid.Sus/2014/PTK, Putusan Nomor:1159 K/Pid.Sus/2014danPutusan Nomor.36 PK/Pid.Sus/2016, Sumber data sekunderadalahyaitubahan yang memberikanpenjelasanmengenaisumber data primer sepertirancanganundang-undang,hasil-hasil penelitian,ataupendapatparapakarhukum,jurnaldanbuku-bukureferensilainnya. Sumber data tersieradalahbahanhukum yang memberipetunjukmaupunpenjelasanterhadapbahanhukum primer danbahanhukumsekunder, sepertikamus (hukum),ensiklopedia.Kemudiandianalisisdanditarikkesimpulanya, HasilpenelitianmenunjukanbahwaMengapapertimbangan hakim kasasidanPkMemberatkanHukumanTerhadapterdakwayaituhakim Judexfactiemenerapakanpasal 3 Undang- UndangTindakPidanaKorupsidanpkmenerapakanpasal 2undang-undangtindakpidankorupsi.Danmenurutjudexjurisdanpkterdakwamelakukanperbuatanmelawanhukum. Setalahpenulismengemukakanbeberapakesimpulanterhadapskripsiini, makapenulisakanmemberikanbeberapa saran-saran sebagaiberikut. : Harusnya hakim pengadilannegerindanpengadilantinggilebihtelitidalammemeriksaperkaratindakpidanakorupisehinggaterdakwadapatdituntutdanhukumsesuaidenganaturan yang berlaku dan menjamin kepastian hukum.

ANALISIS YURIDIS TERHADAP PEMBATALAN PUTUSAN PENGADILAN NEGERI OLEH PUTUSAN PENGADILAN TINGGI DALAM PERKARA WANPRESTASI

CAROLAND H RIWU
2021 · Thesis · Open Access

INTISARI Judul skripsi adalah “Analisis Yurididis Terhadap Pembatalan Putusan Pengadilan Negeri Oleh Pengadilan Tinggi Dalam Perkara Wanprestasi” Masalah pokok penelitian adalah Apa Dasar Pertimbangan Hakim Pengadilan Tinggi Membatalkan Putusan Hakim Pengadilan Negeri Dalam Perkara Wanprestasi? Tujuan dari penelitian ini yaitu: untuk mengetahui Dasar Pertimbangan Hakim Pengadilan Tinggi Membatalkan Putusan Hakim Pengadilan Negeri Dalam Perkara Wanprestasi! Jenis penelitian yang digunakan ialah peneitian hukum Normatif yang dilakukan dengan menelaah terhadap Pertimbangan hukum Majelis Hakim Pengadilan Tinggi Palembang dalam membatalkan Putusan Pengadilan Negeri Baturaja dalam perkara Wanprestasi. Kesimpulan Penulis dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: 1. Hubungan Kerja Bertantangan Dengan Pasal 64 Undang-undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. 2. Tidak Adanya Hubungan Perjanjian Yang Menjadi Dasar Guagatan Wanprestasi. Saran Penulis dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: 1. Judex Factie lebih tingkat pertama lebih berhati-hati dalam memeriksa dan mengadili suatu perkara. 2. Hakim Pengadilan yang lebih Tinggi diharapkan dalam menyelesaikan suatu perkara dengan tetap mempertimbangkan berdasarkan asas keadilan, kemanfaatan, dan kepastian hukum. Kata kunci : Perjanjian, Wanprestasi, Pembatalan Putusan.

DESKRIPSI TENTANG MODUS OPERANDI PEMERKOSAAN BERLANJUT TERHADAP ANAK

ANDRY EVAN SABUNA
2021 · Thesis · Open Access

INTISARI Judul skripsi penulis adalah deskripsi tentangmodus operandi pemerkosaan berlanjut terhadap anak. Rumusan masalah di dalampenulisaniniadalah: Apa modus dari pelaku dalam melakukan tindak pidana pemerkosaan berlanjut terhadap anak? Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah : Untuk mengetahuimodus dari pelaku melakukan tindak pidana pemerkosaan berlanjut terhadap anak..Jenis penelitian dalam penulisan ini adalah penelitian normatif. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah dasar pertimbangan hakim menjatuhkan putusan yang berbeda-beda terhadap pelaku tindak pemerkosaan terhadap anak, sedangkan variabel terikatnya adalah perbedaan putusan hakim dalam tindak pidana pemerkosaan berlanjut pada anak. Berdasarkan pembahasan hasil penelitian terhadap putusan pengadilan terkait dengan modus operandi dari tindak pidana pemerkosaan berlanjut terhadap anak secara berlanjut, dapat penulis simpulkan bahwa ;modus operandi dari pemerkosaan terhadap anak secara berlanjut adalah : 1) Merayu disertai kekerasan (untuk dapat kesempatan setubuhi korban) diikuti dengan janji untuk bertanggung jawab, agar pemerkosaan berlanjut dapat dilakukan oleh terdakwa. 2) Mengawali dengan merayu dan diikuti melakukan kekerasan atau ancaman kekerasan memaksa korban (anak) melakukan pemerkosaan dengannya dan untuk pemerkosaan tersebut dapat berlanjut. 3) Mengawali dengan merayu dan berpacaran agar awal pemerkosaan dapat dilakukan kemudian berawal dari pacaran, lalu merayu dan janji untuk bertanggung jawab menjadi jalan untuk pemerkosaan berlanjut dilakukan lancer 4) Marayu kemudian melakukan kekerasan (kerena ada perlawanan dari korban) setelah pemerkosaan awal dilakukan diikuti ancaman guna pemerkosaan berlanjut dapat dilaksanakan. 5) Membujuk korban dan janji untuk mengawini/menikahi korban untuk memperoleh kesempatan melakukan pemerkosaan secara berlanjut. Kata Kunci : Modus Operandi, Pemerkosaan Anak, Pertimbangan Hakim, Putusan Pengadilan.

ANALISIS YURIDIS PENERAPAN HUKUM JUDEX FACTIE DAN JUDEX YURIS DALAM SENGKETA KEPEMILIKAN TANAH

FRIGIUS ARKI BERE
2021 · Thesis · Open Access

INTISARI Judul “Analisis Yuridis Penerapan Hukum Judex Factie Dan Judex Yuris DalamSengketa Kepemilikan Tanah” Masalah pokok penelitian adalah Mengapa Judex Factie menyatakan tidak berwenang mengadili tetapi Judex Yuris menyatakan berwenang mengadili sengketa kepemilikan tanah? Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui tentang Judex Factie menyatakan tidak berwenang mengadili tetapi Judex Yuris menyatakan berwenang mengadili sengketa kepemilikan tanah. Jenis penelitian adalah penelitian Normatif.Variabel bebas dalam penelitian ini adalah Pertimbangan hakim dalam menjatuhkan putusan, sedangkan Variabel terikat dalam penelitian ini adalah Putusan Judex Factie yang menyatakan Pengadilan Negeri tidak berwenang mengadili dan Putusan Judex Yuris yang menyatakan Pengadilan Negeri berwenang mengadili. Dari hasil analisis penulis menunjukkan bahwa Judex Factie menyatakan tidak berwenang mengadili tetapi Judex Yuris menyatakan berwenang mengadili sengketa kepemilikan tanah sebagai berikut: 1. Judex Factie tidak berwenang untuk mengadili perkara sengketa kepemilikan atas tanah karena:Mengenai kewenangan absolut,Dimanana Sertifikat Tanah yang menjadi obyek sengketa Tata Usaha Negara yang didalilkan diterbitkan oleh Badan atau Pejabat Tata Usaha Negara dalam perkara aquo maka sengketa antara Para Penggugatdengan Para Tergugat merupakan sengketa Tata Usaha Negara dan yang berwenang memeriksa dan mengadili perkara ini adalah Peradilan Tata Usaha Negara. 2. Judex Yuris menyatakan berwenang mengadili sengketa kepemilikan atas tanah karena: a. Dasar Gugatan penggugat Merupakan Perbuatan Melawan hukum. b. Sengketa penggugat dan tergugat tentang kepemilikan tanah yang membuat Judex Factie telah salah dalam menerapkan hukum. Kata Kunci:Judex Factie, Judex Yuris,Kepemilikan Tanah.

DISPARITAS PUTUSAN PEMIDANAAN TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA PEMALSUAN SURAT

APRIANUS KEHI SERAN
2021 · Thesis · Open Access

:“Disparitas Putusan PemidanaanTerhadap Pelaku Tindak Pidana Pemalsuan Surat”.. Masalah penelitian dalam tulisan ini, “ Mengapa terjadinya disparitas putusan pemidanaan terhadap pelaku tindak pidana pemalsuan surat?”.Tujuan penelitan Untuk Mengetahui penyebab terjadinya disparitas putusan pemidanaan terhadap pelaku tindak pidana pemalsuan surat? Jenis penelitian ini menggunakan Penelitian Hukum Normatif. Sifat Penelitian ini Bersifat Deskripsi. Hasil Penelitian menunjukan bahwa Hakim menjatuhkan putusan pemidanaan terhadap pelaku tindak pidana pemalsuan surat. Berdasarkan hasil penelitian maka yang menjadi dasar pertimbangan hakim dalam menjatuhkan putusan pidana yang berbeda-beda terhadap pelaku tindak pidana pemalsuan surat antara lain : 1. Tuntutan Jaksa Penuntut Umum Berbeda-beda 2. Indenpendisi Hakim 3. Hakim Yang Memutus Perkara Berbeda Beda 4. Kualitas Perbuatan Terdakwa berbeda 5. Keadaan Memberatkan Dan Meringankan Dalam Persidangan Saran Setelah penulis memaparkan beberapa kesimpulan terhadap skripsi ini, maka penulis akan memberikan saran sebagai berikut: 1. Diharapkan kepada para penegak hukum khususnya kepada jaksa Penuntut Umum harus lebih berhati-hati dalam merumuskan surat dakwaan sehingga benar-benar dapat menggambarkan secara nyata mengenai tindak pidana yang dapat didakwakan kepadapelaku tindak pidana pemalsuan surat 2. Diharapkan agar Hakim dalam menjatuhkan putusan yang adil berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa, serta memberikan pertimbangan hukum yang adil mengenai hal-hal yang memberatkan dan meringankan terdakwa,dan merumuskan keyakinannya yang lebih teliti melihat kualitas perbuatan terdakwa sehingga nampak konsistensi antara pidana yang dijatuhkan dengan penalaran hukum oleh Hakim tentang berat ringannya pidana yang dijatuhkan kepada terdakwa.

TINJAUAN YURIDIS PUTUSAN HAKIM TERHADAP KEPEMILIKAN TANAH ATAS DASAR JUAL BELI

MARIA SARLINCE HOAR BERE
2021 · Thesis · Open Access

INTI SARI Judul Skripsi Penulis adalah :TINJAUAN YURIDIS PUTUSAN HAKIM TERHADAP SENGKETA KEPEMILIKAN TANAH ATAS DASAR JUAL BELI. Rumusan masalah yang penulis kaji adalah ; “Apa Dasar Pertimbangan Hakim Menyatakan Jual Beli Antara Penggugat Dan Tergugat Sah”. Tujuan yang ingin penulis kaji adalah : Untuk Mengetahui Dasar Pertimbangan Hakim Pengadilan Negeri Mengabulkan Penggugat Sebagai Pembeli Yang Sah . Varibelyangdingunakan 2(dua)variabelyaituVariabelbebas dalam penelitian ini adalah jual beli tanah, variabel terikat dalam penelitian ini adalah putusan pengadilan terkait jual beli tanah.Jenis metode penelitian yang penulis gunakan adalah : Jenis Penelitian Normatif dan sifat penelitian adalah bersifat deskriptif yakni penulis akan memaparkan secara lengkap, rinci dan jelas sistematis hasil dalam bentuk karya ilmiah. Bahan hukum yang digunakan adalahbahan hukum Primer yang terdiri dari Bahan-bahan hukum yang mengikat yaitu : Putusan-Putusan Pengadilan Negeri, Putusan No. 77/Pdt.G/2012/PN.Pra. Putusan No. 6/Pdt.G/2011/PN.Pra. Putusan No. 25/Pdt.G/2017/PN.Clp. Putusan No. 42/Pdt.G/2019/PN.Rbi. Putusan No. 53/Pdt.G/2010/PN.Blt. Serta Peraturan perundang-undangan,traktat,kaidah dasar atau norma serta peraturan dasar . Bahan hukum sekunder adalah bahan hukum yang dapat memberikan penjelasan terhadap bahan hukum primer. Bahan hukum yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah rancangan peraturan perundang-undangan, jurnal-jurnal ilmiah karya tulis hukum atau pandangan ahli hukum, kasus-kasus hukum yang berkaitan dengan masalah penelitian.Bahan hukum tersieradalah bahan hukum yang digunakan untuk menjelaskan bahan hukum primer maupun bahan hukum sekunder. Bahan hukum tersier yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah kamus dan ensiklopedia hukum kemudiandianalisisdanditarikkesimpulanya, Berdasarkan Hasil Penelitian yang penulis lakukan maka dapat dikatakan bahwa yang menjadi Dasar Pertimbangan Hakim Menyatakan Jual Beli Antara Penggugat Dan Tergugat Sah adalah karena : 1. Pertimbangan hakim penggugat beritikad baik. 2. Keabsahan jual-beli penggugat dapat membuktikan berdasarkan bukti yang sah. 3. Penggugat dapat membuktikan sebagai pembeli pertama tanah sengketa milik penjual. SaranTerkait dengan Putusan yang ada pada Pengadilan Negeri terkait dengan sengketa tanah yang terjadi antara penggugat dan tergugat.Maka Penulis mengharapkan kepada Hakim agar dalam mengambil keputusan perlu menilai dan mempertimbangkan secara baik dan cermat,berkaitan dengan alat-alat bukti maupun fakta-fakta persidangan yang ada maupun dalam hal penerapan hukum. agar setiap putusan yang dijatuhan dapat diterima oleh semua pihak yang berperkara. Kata Kunci : Putusan Hakim, Perkara Perdata dalam Sengketa Jual Beli Tanah.

MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW BERBASIS MEDIA GAMBAR TERHADAP HASILB ELAJAR DALAM PERMAINAN BOLA VOLI

YOHANIS LOHING
2021 · Thesis · Open Access

MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW BERBASIS MEDIA GAMBAR TERHADAP HASIL BELAJAR DALAM PERMAINAN BOLA VOLI Yohanis Lohi1*, Agustinus J. Nafie2, Yahya J. Palinata3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Permasalahan penelitian ini adalah penerapan metode yang belum tepat dalam proses belajar mengajar dan fasilitas yang digunakan kurang memadai sehingga menurunnya hasil belajar siswa. Tujuan penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui model pembelajaran kooperatif tipe jigswa berbasis media gambar terhadap hasil belajar bola voli. Metode penelitian: Metode penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Penelitian ini terdiri dari 2 siklus. Tiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, refleksi. Hasil dan pembahasan: Hasil penelitian menunjukan bahwa hasil belajar passing bawah bola voli melalui kerja kelompok dan tes tertulis pada sikklus I yaitu berdampak positif, hal ini terlihat pada hasil ketuntasan belajar siswa yang melebihi KKM yang telah ditetapkan yaitu 75 mengalami peningkatan yaitu pada siklus 1 ke siklus 2 sebesar 25,93% yaitu dari 76,08% (siklus 1) menjadi 78,6% (siklus 2). Simpulan: Hasil penelitian mengungkapkan bahwa hasil belajar siswa mengalami peningkatan setelah di terapkannya model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw berbasis media gambar terhadap hasil belajar siswa.

ANALYSIS ON THE VERB “TO TAKE” IN TETUN TERIK DIALECT OF TETUN LANGUAGE: NATURAL SEMANTIC METALANGUAGE APPROACH

VIKTORYA AEK
2021 · Thesis · Open Access

ABSTRACTS The title of this writing “Analysis on the Verb ‘to Take’ in Tetun Terik Diallect of Tetun Language: Natural Semantic Metalinguage Approach”. The research problems of the study was: What are the verbs ‘to Take’ in Tetun Terik Dialect of Tetun Language found in Tetun Terik Bible? The method used in this writing is qualitative method. The data of this resarch is taken from Tetun Terik Bible. The writer collected and analyzed the the verbs ‘to Take’ in Tetun Terik Dialect of Tetun Language found in Tetun Terik Bible. In analyzing the data, the writer found the verbs ‘to Take’ in Tetun Terik Dialect of Tetun Language found in Tetun Terik Bible were namely; Raut , hili, Hola, Nola, Nili Foti, the verb Bahola, The verb Bafoti and The verb Bahili. The writer hopes this studied can add more knowledge about

Pengaruh Komitmen Kompensasi Dan Konflik Terhadap Pergantian Niat Karyawan PT. Pelabuhan Indonesia III (Persero) Cabang Tenau Kupang

ELIASAR MOWATA
2021 · Thesis · Open Access

ELIASAR MOWATA, 16410952, Penaruh komitmen, kompensasi, dan konflik terhadap pergantian niat karyawan pada PT. Pelabuhan Indonesia III (Persero) Cab. Tenau Kupang Skripsi, Jurusan Manajemen, Fakultas Ekonomi Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Pembimbing 1 (satu) Maromi M. Mbate, SE.,M.sc dan pembimbing 2 (dua) Alya E. Sjioen, SE.,MM Komitmen organisasi menurut Sopiah (2008:155), komitmen mencakup kebanggaan anggota, kesetiaan anggota dan kemauan anggota pada organisasi Hasibuan (2017:119) Kompensasi adalah semua pendapatan yang berbentuk uang, barang langsung atau tidak langsung yang diterima karyawan sebagai imbalan atas jasa yang diberikan kepada perusahaan. Pembentukan sistem kompensasi yang efektif merupakan bagian penting dari manajemen sumber daya manusia karena membantu menarik dan mempertahankan pekerjaan–pekerjaan yang berbakat.Selain itu sistem kompensasi perusahaan memiliki dampak terhadap kinerja strategis. Menurut Winardi (2007:384) konflik merupakan sebuah situasi dimana dua orang atau lebih menginginkan tujuan-tujuan yang menurut persepsi mereka dapat dicapai salah seorang diantara mereka. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh komitmen, kompensasi dan konflik terhadap pergantian niat karyawan penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah karyawan PT. Pelabuhan (Persero) Cab. Tenau Kupang. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode kuesioner dengan teknik mentabulasi hasil penyebaran kuesioner dan menganalisis menggunakan analisis regresi linier berganda dengan alat bantu spss. Hasil penelitian menunjukan bahwa kompensasi dan konflik berpengaruh terhadap pergantian niat karyawan, sedangkan komitmen tidak berpengaruh terhadap kinerja karyawan dengan nilai konstanta sebesar -0,457 yang menunjukan bahwa ketika semuah variabel bebas 0 maka besar pergantian niat Y adalah -0,457 ditambah dengan variance yang tidak dapat dijelaskan oleh variabel bebas. Koefesien regresi X1 sebesar 0,127 menyatakan bahwa apabila penurunan variabel komitmen (X1) sebesar satu satuan maka akan menyebabkan penurunan pergantian niat sebesar 0,127 satuan dengan asumsi semua variabel konstan. Koefesian regresi (X2) sebesar 0,322 menyatakan bahwa apabila peningkatan variabel kompensasi sebesar satu satuan maka akan menyebabkan kenaikan pergantian niat karyawan sebesar 0,322 satuan dengan asumsi semua variabel konstan Koefesien regresi (X3) sebesar 0,304 menyatakan bahwa bahwa apabila peningkatan variabel konflik sebesar satu satuan maka akan menyebabkan kenaikan pergantian niat karyawan sebesar 0,304 satuan dengan asumsi semua variabel konstan. Untuk variabel (X1) komitmen nilai thitung < ttabel 0,9470,05, untuk variablel kompensasi (X2) nilai thitung > ttabel 2,097>2,009 atau H0 ditolak dan Ha diterima, dan untuk variabel konflik (X3) nilai thitung > ttabel 2,414>2,009 atau H0 ditolak dan Ha diterima. Untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi instansi maka perusahaan harus membangun komitmen antar karyawan agar para karyawan memiliki komitmen yang tinggi terhadap perusahaan, perusahaan juga harus terus memperhatikan dan terus memberi kompensasi kepada karyawan yang berprestasi, dan perusahaan juga harus mencegah konflik antar karyawan atau antar karyawan dengan atasan agar dapat meminimalisir tingginya pergantian niat karyawan pada perusahaan

Analisis Hubungan Keterampilan Kerja, Loyalitas Kerja Dan Prestasi Kerja Karyawan Pada PT. Sapta Sari Tama Kupang

DORCE KE BANA
2021 · Thesis · Open Access

Adapun beberapa hal penting yang perlu diperhatikan dalam perusahaan yakni keterampilan kerja dan loyalitas kerja. Perusahaan dapat berjalan dengan baik apabila dibantu atau didukung oleh keterampilan dan loyalitas kerja yang baik agar dapat mencapai prestasi kerja yang efesien. Keterampilan merupakan suatu hal yang harus dimiliki oleh setiap karyawan karena kecakapan, kemampuan seorang karyawan dapat meyelesaikan pekerjaannya maupun tugas yang diberikan perusahaan. Loyalitasi kerja merupakan salah satu faktor mempengaruhi pegawai perusahaan serta untuk mencapai tujuan.Loyalitas kerja karywan juga sangat berperan penting dalam perusahaan agar dapatmencapai tujuan perusahaan serta tidak melakukan tindakan-tindakan yang merugikan perusahaan selama orang masih berstatus sebagai karyawan. Selain itu prestasi kerja juga perlu diperhatikan karena untuk mencapai hasil kerja yang efisien karyawan juga membutuhkan dukungan dari para anggota agar mencapai hasil yang tujuan yang ditargetkan perusahaan. Tujuan penelitian Untuk mengetahui hubungan antara keterampilan kerja, loyalitas kerja, prestasi kerja serta untuk mengetahui hubungan antara. keterampilan kerja dan loyalitas kerja tehadap prestasi kerja pada PT. Sapta sari tama kupang. Penelitian ini merupakan deskriptif kuantitatif. Populasi dan sekaligus sampel dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan pada PT. Sapta Sari Tama Kupang yang berjumlah 20 orang karyawan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesoner pada responden, kemudian data dianalisis menggunakan teknik uji korelasi ranks spearman menggunakan SPSS. Dari hasil penelitian, dalam analisis lanjutan yang mmenggunakan analisis deskriptif presentase diketahui bahwa keterampilan kerja,loyalitas kerja dan prestasi kerja karyawan pada PT. Sapta Sari Tama Kupang berada dalam kategori baik. Indikator dari masing-masing variabel tersebut juga dideskripsikan dengan bantuan tabel distribusi frekuensi. Dalam analisis lanjutan yang menggunakan teknik analisis uji korelasi rank spearman diketahui bahwa keterampilan kerja dan prestasi kerja karyawan mempunyai hubungan positif dengan keterampilan kerja yang ditunjukan dengan nilai sig.(2-tailed) sebesar 0.21 dan corelation coffcient sebesar 1.000 dan loyalitas kerja mempunyai hubungan positif dengan prestasi kerja yang ditunjukan dengan nilai sig.(2-tailed) sebesar 0.001 dan corelation coffcient sebesar 0.665.

Analisis Perubahan Struktur PAD Kota Kupang

ERNIYANTI YUSFINA WEA
2021 · Thesis · Open Access

Perubahan struktur PAD kota Kupang dilihat dari empat komposisi Pendapatan yang diperoleh dari pajak daerah, restribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan, dan sumber PAD lainnya yang sah. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis perubahan struktur komponen Pendapatan Asli Daerah sesuai dengan jenis dan besar kontribusinya sehingga bisa dilihat dari perubahannya. Penelitian ini mengunakan metode deskriptif kualitatif dengan memanfaatkan data realisasi Pendapatan Daerah Kota Kupang tahun 2015 - 2019. Dari tahun ke tahun menunjukan bahwa struktur PAD berubah dilihat dari siklus diagramnya, dilihat dari ke-4 komposisi ada yang meninkat dan ada yang menurun. Perubahan struktur PAD yang paling menunjak terjadi pada komposisi Pajak daerah pada tahun 2015 dengan berkontribusi sebesar 51% dan pada tahun 2019 pajak daerah meningkat sebesar 93% dari hal inilah kita bisa melihat perubahan strukturnya dan diikuti dari potensi retribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan dan lain – lain PAD yang sah. Hasil penelitian menunjukkan kontribusi PAD pada tahun 2015-2019 yang paling besar yaitu terjadi pada kontribusi Pajak Daerah sebesar 93,23% kriteri rasio kontribusi dari tahun 2015 ke tahun 2019 dikatakan sangat baik, karena rasio kontribusi diperoleh diatas 50%. Dalam hal ini diartikan bahwa pemerintah daerah kota kupang sangat baik dalam pengelolah pajak daerah sehingga dapat memberikan kontribusi terhadap PAD yang besar. Berikut diikuti oleh rasio kontribusi retrinusi daerah menyatakan bahwa retribusi daerah memberikan kontribusi terhadap PAD sebesar 20,17%, kriteria rasio ini dikatakan sedang karena rasio kontribusi dibawah 30,01%, rasio kontribusi retribusi daerah terhadap PAD dari tahun 2015-2019 menyatakan bahwa belom mampu dalam mengoptimalkan petensi PAD. Kurangnya rasio kontribusi ini menunjukan bahwa upaya pemerintah kota kupang dalam menggali sumber penerimaan daerah yang berasal dari retribusi daerah masih jauh dari harapan. realisasi hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan memberikan kontribusi terhadap PAD sebesar 10,76%, Dapat dilihat dari pernyataan (tabel: 4.6) pada tahun 2017-2019 menyatakan bahwa rasio kontribusi hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan dikatakan sangat kurang karena rasio kontribusi yang diperoleh di bawah 10,01%. Hal ini dikatakan bahwa hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan belom mampu dalam memberikan sumbangan kontribusi terhadap PAD, realisasi hasil pendapatan lain lain PAD yang sah memberikan kontribusi terhadap PAD sebesar 15,93%, pada tahun 2015 dan tahun 2016 bahwa kriteria rasio dikatakan kurang karena rasio kontribusi kurang dari 20,01%. Rasio kontribusi lain – lain PAD dikatakan sangat kurang karena rasio kontribusi yang diperoleh di bawah 10,01%. Rasio kontribusi pendapatan lain lain PAD yang sah sangat minim dalam memberikan kontribusi terhadap PAD. Pemerintah diharapkan dapat meningkatkan potensi PAD untuk mengurangi ketergantungan terhadap pembiayaan dari pusat, sehingga meningkatkan otonomi dan keleluasaan daerah (local discretion). Langkah penting yang harus dilakukan pemerintah daerah untuk meningkatkan penerimaan daerah adalah menghitung potensi PAD yang riil dimiliki daerah. Untuk itu diperlihatkan metode penghitung potensi PAD yang sistematis dan rasional. Dilihat juga dari rasio pertumbuhan dari sumber-sumber PAD kota kupang dikatakan masih cukup baik, dengan peningkatan setiap sumber PAD dari tahun ke tahun kiranya pemerintah kota kupang lebih bekerja keras lagi dalam mengembangkan setiap sektor – sektor yang mampu memberikan pendapatan yang lebih besar sehingga pemerintah kota kupang lebih mandiri dalam proses pembangunan daerah dari berbagai aspek, sehingga mengurangi ketergantungan kepada pemerintah pusat. Untuk meningkatka pertumbuhan PAD dilihat dari perubahan pertumbuhan ekonomi karena Pertumbuhan ekonomi merupakan suatu gambaran yang nyata dari dampak suatu kebijakan pembangunan yang dilaksanakan, khususnya dalam bidang ekonomi.

Analisis Kinerja Keuangan pada perusahaan Sub Sektor Semen Yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia

JANERIUS FUNAN
2021 · Thesis · Open Access

ABSTRAK ANALISIS KINERJA KEUANGAN PADA PERUSAHAAN SUB SEKTOR SEMEN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA Perkembangan bisnis yang semakain pesat membuat perusahaan harus menggunakan berbagai macam cara agar dapat membuat perusahaan tetap dapat bertahan dibidangnya. Secara umum, tujuan perusahaan didirikan adalah untuk menghasilkan laba bagi pemiliknya. Oleh karena itu, dalam upaya menjalankan dan mempertahankan serta meningkatkan kegiatan usahanya, setiap segmen manajemen dalam perusahaan yang antara lain pemasaran, sumber daya manusia, operasional dan keuangan, harus menjadi satu kesatuan yang dapat bekerjasama guna untuk mencapai tujuan perusahaan tersebut. Pihak-pihak yang mempunyai kepentingan terhadap suatu perusahaan sangatlah perlu untuk mengetahui kondisi keuangan perusahaan dan perkembangan perusahaan tersebut. Salah satu bentuk informasi yang dapat digunakan untuk mengetahui kondisi dan perkembangan suatu perusahaan adalah laporan keuangan yang dilaporkan setiap akhir periode sebagai bentuk laporan pertanggungjawaban atas pengelolaan suatu perusahaan untuk menggambarkan kinerja perusahaan tersebut. Oleh karena itu setiap perusahaan harus mengetahui kondisinya, yaitu dengan menganalisis laporan keuangannya untuk mengetahui kinerja keuangan perusahaan. Kinerja keuangan suatu perusahaan dapat dilihat dari laporan keuangan suatu perusahaan dengan melakukan analisis terhadap laporan keuangan perusahaan tersebut. Kinerja keuangan perusahaan merupakan suatu gambaran tentang kondisi keuangan suatu perusahaan yang dianalisis dengan alat-alat analisis keuangan, sehingga dapat diketahui mengenai baik buruknya keadaan keuangan suatu perusahaan yang mencerminkan prestasi kerja dalam periode tertentu. Hal ini sangat penting agar sumber daya digunakan secara optimal dalam menghadapi perubahan lingkungan. Dalam penelitian ini peneliti melakukan Penelitian di Perusahaan Sub Sektor Semen yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis kinerja keuangan berdasarkan analisis rasio keuangan. Rasio keuangan dapat diukur dengan menggunakan Rasio Likuiditas, Rasio solvabilitas, Rasio aktivitas, dan Rasio profitabilitas, serta diukur berdasarkan Surat Keputusan Menteri Nomor: KEP-100/MBU/2002 yaitu Return on assets (ROA), Return on investment (ROI), Cash Ratio (Rasio Lambat), Collection peride, Inventory Turnover, Rasio Total modal terhadap total asset. Berdasarkan hasil analisis dan penilaian tingkat kesehatan pada Perusahaan PT Semen Baturaja (Persero) Tbk (SMBR) Menurut SK Menteri BUMN Nomor : KEP-100/MBU/2002. Dijelaskan bahwa perolehan penilaian tingkat kesehatan perusahaan terhadap kinerja keuangan PT Semen Baturaja (Persero) Tbk (SMBR) tahun 2020 dinilai kurang baik, hal ini dilihat dari perolehan kategori BBB dengan perdikat KURANG SEHAT. Berdasarkan hasil analisis dan penilaian tingkat kesehatan pada Perusahaan PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SMCB) Menurut SK Menteri BUMN Nomor : KEP-100/MBU/2002. Dijelaskan bahwa perolehan penilaian tingkat kesehatan perusahaan terhadap kinerja keuangan PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SMCB) tahun 2020 dinilai kurang baik, hal ini dilihat dari perolehan kategori BBB dengan perdikat KURANG SEHAT. Berdasarkan hasil analisis dan penilaian tingkat kesehatan pada Perusahaan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) Menurut SK Menteri BUMN Nomor : KEP100/MBU/2002. Dijelaskan bahwa perolehan penilaian tingkat kesehatan perusahaan terhadap kinerja keuangan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) tahun 2020 dinilai kurang baik, hal ini dilihat dari perolehan kategori BBB dengan perdikat KURANG SEHAT. Berdasarkan hasil analisis dan penilaian tingkat kesehatan pada Perusahaan PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) Menurut SK Menteri BUMN Nomor : KEP-100/MBU/2002. Dijelaskan bahwa perolehan penilaian tingkat kesehatan perusahaan terhadap kinerja keuangan PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) tahun 2020 dinilai baik, hal ini dilihat dari perolehan kategori A dengan perdikat SEHAT. Berdasarkan hasil analisis dan penilaian tingkat kesehatan pada Perusahaan PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON) Menurut SK Menteri BUMN Nomor : KEP-100/MBU/2002. Dijelaskan bahwa perolehan penilaian tingkat kesehatan perusahaan terhadap kinerja keuangan PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON) tahun 2020 dinilai kurang baik, hal ini dilihat dari perolehan kategori BB dengan perdikat KURANG SEHAT. Kunci : Kinerja Keuangan, Rasio Keuangan

Evaluasi Deskriptif dalam Mendesain Video Digital Bahasa Inggris Dasar untuk Pekerja Migran Wanita

JACOB NUSI
2021 · Thesis · Open Access

ABSTRACT This thesis is entitled “A Descriptive Evaluation on Basic English Digital Video Design for Women migrant workers ”. The problem is what are the Evaluation result arrived from the use of Basic English Digital Video Designed for Women Migrant Workers ?. The aim of this study is to get the evaluation result arrived from the use of Basic English Digital Video Designed for Women Migrant Workers. Research method in this research is used descriptive qualitative method. Data resource is only one Tutor of women migrant workers. The researcher used observation, interview for video designed while checklist form to collect the data evaluation. Data evaluation used Riyana’s theory and explained it in evaluation form. The results of this research are: 1) Evaluation I on the basic english digital video designed such as Image Selector; Some of the images are blurries. Video Display; Text is on the middle of the screen covers the content. 2)Development on the basic English digital video designed to develop evaluation I in order to be accepted academically such as image selector; some images are blurries, to be clear images writer did development to do revision. Video display text on the middle of the screen in order to bellow the screen writer did development as part of revision on evaluation I. 3)Evaluation II on the basic English digital video design such as form of writing; In the screen some words in cantonese are typos. Video effectiveness; No words and sentences in english combines english voices. (4) Development on the basic english digital video designed to develop the result of evaluation II in order to be accepted as the need of tutor of women migrant workers such as Form of writing; In the screen some words in cantonese are typos in order to be correct typing writer did development to do revison as part of evaluation II. Video effectiveness; No words and sentences in english combines English voices in order to complete english voices effectively writer did development to do revision on evaluation II.

PENGARUHLAMAPEMASAKANKOLANGKALINGDALAM LARUTAN ROSELA UNTUKMENGHASILKANKARAKTERISTIKDANORGANOLETIKMANISANKOLANG KALING

MARSELINUS RUDOLFUS NGGALA
2021 · Thesis · Open Access

PENGARUH LAMAPEMASAKAN KOLANGKALING DALAM LARUTAN ROSELA UNTUKMENGHASILKANKARAKTERISTIKDANORGANOLETIKMANISANKOLANG KALING MarselinusRNggala,**) ZetMalelak,**) LesybethM.Nubatonis, **) ABSTRAK Penelitianinidilaksanakandilaboratorium processingUKAW dengantujuanuntuk mengetahuikarakteristikuntukmengtahuicarapembuatanmanisankolangkaling dariprosespengolahanbuaharen(ArengaPinnata)dengancarapemasakandan untukmengetahuitingkatkesukaanproduk prosespengolahanbuaharen(Arenga Pinnata) dengan proses pemasakan. Parameter pengamatan adalah untuk mengetahuikarakteristikdanorganolepticmanisankolangkaliangyangmeliputi Rasa,warna,Tekstur,dan aroma.Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL)dengan 4 perlakuandanmasing-masingdiulang3kalidenganwaktupemasakan15menit,20 menit,25menit,dan30menit. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa UjiAnanlisis Organoleptik tertinggi terdapatpadaperlakuanA15menitwaktupemasakanterhadapwarnamanisan kolangkalingdengannilairata-rata4,50(sangatsuka),rasamanisankolangkaling denganlamapemasakan15menitdanterdapatpadaperlakuanAdengannilairatarata4,42(sangatsuka),aromamanisankolangkalingyangtertinggiterdapatpada perlakuanAdenganlamapemasakan15menitdengannilairata-rata4,50(sangat suka)danteksturmanisankolangkalingyangtertinggiterdapatpadaperlakuanA dengannilairata-rata4,50(sangatsuka). Katakunci:manisan kolangkaling dan lama pemasakan

Pengaruh Substitusi Tepung Ampas Kelapa Pada Tepung Terigu Terhadap Sifat Sensorik Biskuit

YOHANA M BOYMAU
2021 · Thesis · Open Access

Abstrak Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh substitusi tepung ampas kelapa pada tepung terigu terhadap tingkat penerimaan sensorik biskuit yang disukai konsumen. Penelitian ini menggunakan metode rancangan acak lengkap (RAL) dengan menggunakan 4 perlakuan dan 3 ulangan sehingga menghasilkan 12 unit percobaan. Adapun perlakuan sebagai berikut : A kontrol ( tanpa tepung ampas kelapa) B (5% tepung ampas kelapa), C (10% tepung ampas kelapa) dan D (15% tepung ampas kelapa). Substitusi tepung ampas kelapa pada tepung terigu berpengaruh terhadap sifat sensorik biskuit. Perlakuan substitusi tepung ampas kelapa yang menggantikan sebagian tepung terigu dalam pembuatan biskuit yang diterima panelis adalah perlakuan D (substitusi 15%) dengan nilai rata-rata tekstur biskuit (3,933 %) warna biskuit (4,6 %) rasa biskuit (4,489 %) aroma biskuit (4,556 %).

ANALISIS DISPARITAS PUTUSAN PEMIDANAAN OLEH HAKIM DALAM TINDAK PIDANA PENGEDARAN UANG PALSU

AGUNG PUJIANTO KATU
2021 · Thesis · Open Access

INTISARI Judul skripsi penulis adalah: Analisis Disparitas Putusan Pemidanaan Oleh Hakim Dalam Tindak Pengedaran Uang Palsu. Rumusan masalah di dalam penulisan ini adalah: Mengapa terjadi disparitas putusan pemidanaan oleh hakim dalam tindak pidana pengedaran uang palsu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui terjadinya disparitas putusan pemidanaan oleh hakim dalam tindak pidana pengedaran uang palsu. Jenis penelitian dalam penulisan ini adalah penelitian normatif. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah pertimbangan hakim dalam memutus tindak pidana uang palsu, sedangkan variabel terikatnya adalah putusan hakim gugatan tidak dapat diterima. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian normatif. Menurut Soerjono Soekanto penelitian hukum normatif ini terdiri dari penelitian terhadap asas-asas hukum, penelitian terhadap sistematika hukum, dan penelitian terhadap taraf sinkronisasi hukum. Berdasarkan hasil penelitian dapat ditarik kesimpulan bahwa terdapat beberapa faktor yang menjadi dasar pertimbangan hakim dalam penjatuhan putusan tindak pidana Pengedaran uang palsu yaitu sebgai berikut: 1. Perbedaan Tuntutan Hakim 2. Kualiatas Perbuatan Pelaku. 3. Hal yang meringankan dari pelaku selama persidangan berlangsung. Kata Kunci : Kualitas Perbuatan, Hakim.

TINJAUAN YURIDIS TENTANG PERBEDAAN PUTUSAN HAKIM TERHADAP ANGGOTA POLRI YANG LALAI DALAM PENGGUNAAN SENJATA API

RAHHENDRA WAHYUDI
2021 · Thesis · Open Access

Judul Skripsi : “Tinjauan Yuridis Tentang Perbedaan Putusan Hakim Terhadap Anggota Polri Yang Lalai Dalam Penggunaan Senjata Api”. Permasalahan dalam penelitian ini adalah Apa Dasar Pertimbangan Hakim Menjatuhkan Putusan yang Berbeda Terhadap Anggota Polri Yang Lalai Dalam Penggunaan Senjata Api ?. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui dasar pertimbangan Hakim menjatuhkan putusan yang berbeda terhadap anggota Polri yang lalai dalam penggunaan senjata api. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian normatif. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah pertimbangan Hakim menjatuhkan putusan terhadap anggota Polri yang lalai dalam penggunaan senjata api. sedangkan variabel terikat dalam penelitian ini adalah putusan Hakim terhadap tindak pidana kelalaian dalam penggunaan senjata api oleh anggota Polri. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, adapun yang menjadi dasar pertimbangan Hakim dalam menjatuhkan putusan yang berbeda terhadap anggota Polri yang lalai dalam penggunaan senjata api antara lain : 1. Tuntutan Penuntut Umum yang berbeda 2. Independensi Hakim 3. Kualitas perbuatan terdakwa 4. Faktor yang memberatkan dan meringankan Saran yang diberikan adalah kepada Hakim agar tetap bekerja secara profesional (menjaga sikap moral dan mutu pekerjaan), serta berusaha untuk meningkatkan pengetahuan dan kinerja. Sehingga akan tercapai hasil pekerjaan yang bemutu tinggi, efektif dan efisien. Harapannya, dengan tercapainya sikap profesional tersebut tercapailah keadilan, kemanfaatan dan kepastian hukum bagi segenap pihak. Kepada Hakim serta pengadilan tetap terjaga martabat dan citra baiknya di mata masyarakat sehingga masyarakat akan tunduk dan patuh terhadap segala ketentuan hukum yang berlaku

TINJAUAN YURIDIS TERHADAP PUTUSAN PRAPERADILAN DALAM PERKARA TINDAK PIDANA PENGANIYAYAAN DAN PENGEROYOKAN

IVAN LAATZAR LIOE
2021 · Thesis · Open Access

INTISARI Judul: “Tinjauan Yuridis Terhadap Putusan Praperadilan dalam Perkara Tindak Pidana Penganiyayaan Dan Pengeroyokan. Permasalahannya adalah: Apa dasar pertimbangan hakim dalam menjatuhkan putusan terhadap permohonan praperadilan ada yang ditolak dan ada yang dikabulkan? Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dasar pertimbangan hakim dalam menjatuhkan putusan terhadap permohonan praperadilan ada yang ditolak, ada yang dikabulkan dan ada yang gugur. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian normatif dengan dengan studi kepustakaan, variabel yang digunakan adalah variabel bebas yaitu: Putusan pengadilan terhadap permohonan pra peradilan dan variable terikat yaitu: dasar pertimbangan hakim dalam menjatuhkan putusan terhadap permohonan pra peradilan ada yang di tolak, gugur dan dikabulkan. Berdasarkan hasil penelitian bahwa dasar pertimbangan hakim dalam menjatuhkan putusan terhadap permohonan praperadilan ada yang ada yang ditolak, ada yang dikabulkan dan ada yang gugur karena: 1). Permohonan praperadilan yang ditolak karena: penyidikan yang dilakukan oleh Penyidik sudah sesuai dengan ketentuan KUHAP. 2). Hakim mengabulkan permohonan pemohon karena: a). Penetapan tersangka yang tidak sah karena tindak pidana dalam perkara aquo telah kadaluarsa atau lewat waktu. b).Pembuktian Termohon kabur karena tidak dapat membuktikan dalil-dalil termohon berdasarkan pada penetepan tersangka dan bukti tersebut telah lewat waktu dan penetapan tersangka tidak sah berdasarkan pada bukti yang diajukan termohon dengan tidak terpenuhinya dua alat bukti sebagai akibat dari pembuktian syarat materil.

TINJAUAN YURIDIS PUTUSAN HAKIM MAHKAMAH AGUNG YANG MEMBATALKAN PUTUSAN BEBAS PENGADILAN NEGERI TERHADAP SALAH SATU PELAKU TINDAK PIDANA PENCURIAN

YOSEPH J. FERNANDES LAMURY
2021 · Thesis · Open Access

INTISARI Judul skripsi ini : “TINJAUAN YURIDIS PUTUSAN HAKIM MAHKAMAH AGUNG YANG MEMBATALKAN PUTUSAN BEBAS PENGADILAN NEGERI TERHADAP SALAH SATU PELAKU TINDAK PIDANA PENCURIAN (Studi Putusan Nomor : 264/Pid.B/2015/PN.Sag dan Putusan Nomor : 273 K/Pid/2016)”. Masalah pokok dalam tulisan ini, “Bagaimana Dasar Pertimbangan Hakim Mahkamah Agung Yang Membatalkan Putusan Bebas Pengadilan Negeri SanggauTerhadap Salah Satu Pelaku Tindak Pidana Pencurian?”. Penelitian ini menggunakan Metode Penelitian Hukum Normatif, yaitu dengan mengkaji Putusan Mahkamah Agung Nomor : 273 K/Pid/2016 dan Putusan Pengadilan Negeri Sanggau Nomor 264/Pid.B/2015/PN.Sag . Hasil Penelitian menunjukan bahwa Hakim Mahkamah Agung membatalkan Putusan Pengadilan Negeri sanggau dengan pertimbangan bahwa perbuatan Suherman (Terdakwa I) dan Amonius Rino (Terdakwa II) dianggap telah memenuhi unsur-unsur yang ada dalam Pasal Tindak pidana dalam pasal 363 Ayat (1), ke-3, ke-4, ke-5 yaitu unsur setiap orang, Unsur mengambil sesuatu barang yang seluruhnya atau sebagian kepunyaan orang lain, Unsur Dengan Maksud untuk memiliki secara melawan Hukum, Unsur dilakukan pada waktu malam dalam sebuah rumah atau pekarangan tertutup yang ada rumahnya, yang dilakukan oleh orang yang ada disitu tidak diketahui atau tidak dikehendaki oleh yang berhak, Unsur dilakukan oleh dua orang atau lebih dengan bersekutu, Untuk masuk ke tempat melakukan kejahatan, atau untuk sampai pada barang yang diambil, dilakukan dengan merusak, memotong, atau memanjat atau dengan memakai anak kunci palsu , perintah palsu atau pakaian jabatan palsu.Judex Facti tidak menerapkan peraturan hukum sebagaimana mestinya dalam menjatuhkan putusan bebas kepada terdakwa II (Amonius Rino). Peraturan hukum yang tidak diterapkan sebagaimana mestinya olehnya Pengadilan Negeri Sanggau yaitu dalam hal penerapan hukum pembuktian. Khusunya pasal 197 ayat (1) huruf d KUHAP yang menyebutkan “surat putusan pemidanaan memuat pertimbangan hukum yang disusun secara ringkas mengenai fakta dan keadaan beserta alat pembuktian yang diperoleh dari pemeriksaan disidang yang menjadi dasar penentuan kesalahan terdakwa” .dalam hal ini Pengadilan Negeri sanggau kurang pertimbangan hukum nya dalam menjatuhkan pidana. Kata Kunci : Pertimbangan Hakim, Tindak Pidan Pencurian dengan pemberatan dan putusan bebas

DESKRIPSI TENTANG PUTUSAN PIDANA PEMBINAAN OLEH HAKIM TERHADAP ANAK YANG MELAKUKAN TINDAK PIDANA PENCURIAN DENGAN PEMBERATAN

NUCH ADI PUTRA SAEKOKO
2021 · Thesis · Open Access

INTISARI Judul Skripsi Penulis adalah Deskripsi Tentang Putusan Pidana Pembinaan Oleh Hakim Terhadap Anak Yang Melakukan Tindak Pidana Pencurian Dengan Pemberatan. Permasalahan pokok dalam penelitian ini, penulis lebih memfokuskan dengan permasalahan bagaimanakah pertimbangan hakim sehingga menjatuhkan putusan pidana pembinaan terhadap anak yang melakukan tindak pidana pencurian dengan pemberatan? Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertimbangan hakim sehingga menjatuhkan putusan pidana pembinaan terhadap anak yang melakukan tindak pidana pencurian dengan pemberatan. Selanjutnya, Penelitian ini berjenis penelitian normatif yang bersifat deskriptif artinya bahwa sifat penelitian ini berusaha mendeskripsikan atau menguraikan suatu gejala sosial atau peristiwa yang terjadi dalam masyarakat dengan penerapan suatu norma (peraturan perundang-undangan) yang berlaku. Varibel bebas adalah putusan pidana pembinaan terhadap anak yang melakukan tindak pidana pencurian dengan pemberatan dan variabel terikat adalah pertimbangan hakim sehingga menjatuhkan putusan pidana pembinaan terhadap anak yang melakukan tindak pidana pencurian dengan pemberatan. Sumber data dan jenis data yang digunakan adalah data sekunder yang jenisnya berupa bahan hukum primer, bahan hukum sekunder bahan hukum tersier. Teknik pengumpulan data melalui Studi pustka atau dokument. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertimbangan Hakim sehingga menjatuhkan putusan pidana pembinaan dalam lembaga terhadap anak yang melakukan tindak pidana pencurian dengan pemberatan dapat dikategorikan menjadi beberapa pertimbangan, yaitu: pertimbangan tentang tuntutan pidana penunutut umum; pertimbangan tentang saran balai pemasyarakatan; mempertimbangkan segi masa depan anak; dan kualitas nilai barang atau obyek curian. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, Penulis menyarankan agar Penuntut umum harus lebih sigap dan tegas serta menerangkan secara eksplisit tentang nilai keadilan dan kemanusian terhadap tuntutan hukuman pidana kepada anak tersebut; selain itu, meskipun apa yang direkomendasikan BAPAS tidak menjadi hal yang mutlak bagi hakim dalam menjatuhkan hukuman pidana kepada anak, tetapi BAPAS harus lebih tepat serta menerangkan lebih eksplisit tentang nilai keadilan dan kemanusian terhadap hukuman pidana kepada anak tersebut; selanjutnya, anak yang merupakan generasi penerus bangsa maka apa yang berkaitan dengan keadaan yang meringankan tersebut dapat membantu anak dalam mengurangi masa kurungan, sebab perkara pidana anak lebih menekan pada nilai keadilan dan kemanusian bagi diri anak; dan apabila anak melakukan tindak pidana pencurian dengan kualitas nilai barang curian yang sekecil apapun tidak menjadikan suatu alasan bahwa anak tersebut tidak dapat dipidana, oleh karena anak tidak boleh lagi melakukan pencurian dengan jenis barang curian apapun. Kata Kunci: Pidana Pembinaan Dalam Lembaga, Anak, Pencurian