Lewati ke konten utama
Beranda / Koleksi

COLLECTION

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Koleksi otomatis dari Skripsi/Tugas Akhir

3.893 item publik

Publikasi

Halaman 147 dari 195

ANALISIS TINGKAT KETERGANTUNGAN PEMERINTAH DAERAH TERHADAP PEMERINTAH PUSAT

JULIUS NDUN
2021 · Thesis · Open Access

Hasil analisis deskriptif menunjukan bahwa dari tahun 2009-2018 PAD provinsi Nusa Tenggara Timur terus meningkat, tetapi peningkatan ini juga disertai dengan peningkatan Total Penerimaan Daerah(TPD), sedangkan nilai BHPBP mengalami naik turun , dan Subangan dan Bantuan (SB) dari tahun 2009-2018 juga mengalami peningkatan setiap tahun Berdasarkan hasil penelitian secara umu dapat dikatakan bahwa kemampuan keuangan daerah provinsi Nusa Tengga Timur masih sangat rendah (belum mandiri)dalam rangka pelaksanaan otonomi daerah. Untuk mengujudkan kemandirian dalam dalam kemandirian dalam pembiayaan pembangunan maka pemerintah dan perangkat aparat di bawah harus menggali sumber-sumber pendapatan asli daerah (PAD) atau dari sumber-sumber lainnya.

Analisis pemanfaatan alokasi dana desa (ADD) dalam upaya meningkatkan pembangunan desa (studi kasus desa Rakawatu, kecamatan Lewa, kabupaten sumba Timur

MELANI NDUNGU RIAMA
2021 · Thesis · Open Access

Pembangunan desa merupakan salah satu agenda yang terus dilakukan oleh pemerintah Desa Rakawatu setiap tahunnya, program-program tersebut disusun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat maupun lembaga-lembaga pemerintah Desa. Pelaksanaan pembagunan diawali dengan perencanaan serta perancangan melalui forum musyawarah desa yang melibatkan pemerintah Desa,BPD, dan lembaga-lembaga masyarakat. Perencanaan pembagunan tentunya harus disesuaikan dengan aspirasi masyarakat, kebutuhan serta peraturan yang berlaku. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemanfaatan Alokasi Dana Desa (ADD) dalam upaya meningkatkan pembangunan Desa sudah berjalan Efektif, hal ini menunjukan bahwa Desa Rakawatu adalah desa yang maju karena pemerintah desanya selalu mengutamakan kesejahtraan masyarakat.

ANALISIS KREDIT BERMASALAH DAN TINGKAT LIKUIDITAS TERHADAP PROFITABILITAS PT. BANK NTT KUPANG (Studi Pada Kantor Cabang Khusus Bank NTT Kupang)

RIMA STIVANI GRACELA SINA
2021 · Thesis · Open Access

ABSTRAKSI Judul penelitian ini adalah “Analisis Kredit dan Tingkat Likuiditas Terhadap Profitabilitas PT. Bank NTT (Studi Pada Kantor Cabang Khusus Bank NTT Kupang)”. Peneltian ini dilakukan dan di tulis oleh Rima Stivani Gracela Sina NIM: 1719162, Fakultas Ekonomi Jururusan Akuntansi Keuangan Universitas Kristen Artha Wacana. Profitabilitas dalam dunia perbankan merupakan kemampuan perusahaan untuk memperoleh laba atau keuntungan selama periode tertentu, keuntungan yang diperoleh sangat berpengaruh terhadap keberlajutan perusahaan tersebut dimasa sekarang maupun dimasa yang akan datang. Return on Asset merupakan rasio yang penting bagi bank untuk mengukur efektivitas bank dalam menghasilkan keuntungan dengan memanfaatkan total aktiva yang dimilikinya. Keuntungan terbesar yang diperoleh bank berasal dari bunga pinjaman yang dihasilkan dari penyaluran kredit kepada para debitur dengan tetap memperhatikan tingkat kesehatan bank, namun dalam menghadapi kondisi ekonomi yang kurang stabil saat pandemi covid-19, banyak debitur bank yang kehilangan mata pencahariannya sehingga sulit mendapatkan tambahan penghasilan agar dapat memenuhi prestasi mereka kepada bank, dalam hal ini pihak bank perlu bertindak hati-hati dalam mengelola keuangannya sehingga tetap mempertahankan tingkat kesehatan bank. Kondisi seperti membuat pihak bank lebih fokus pada keadaan antara mempertahankan kesehatan bank itu sendiri atau memperoleh laba yang maksimal. Penelitian ini dilakukan di PT.Bank NTT Cabang Khusus Kupang, dalam penelitian ini diuraikan hubungan kausalitas dari tiga variabel yaitu: kredit, tingkat likuiditas sebagai variabel bebas dan profitabilitas sebagai variabel terikat dengan konsep penelitian sebagai berikut:(1).Profitabilitas yang dimaksud dalam penelitian ini adalah kemampuan perusahaan untuk memperoleh laba atau keuntungan selama periode tertentu. Rasio keuangan yang digunakan untuk mengukur profitabilitas adalan Return On Assets (ROA); (2).Kredit yang dimaksud dalam penelitian ini adalah kredit bermasalah atau reisiko kredit adalah kerugian yang ditimbulkan sehubungan dengan pihak peminjam yang tidak dapat memenuhi kewajiban untuk membayar kembali dana yang dipinjamkan secara penuh pada saat jatuh tempo atau sesudahnya. Kredit bermasalah dihitung dengan rasio Non Performing Loan (NPL). (3).Likuiditas dalam pemelitian ini adalah kemampuan suatu perusahaan dalam melunasi utang serta kewajiban jangka pendek yang dimiliki. Indicator yang digunakan mengukur tingkat likuiditas adalah Loan to Deposit Ratio (LDR). Rumusan masalah dan persoalan dalam penelitian ini adalah (1) Seberapa besar pengaruh kredit bermasalah terhadap profitabilitas PT. Bank NTT Cabang Khusus Kupang sebelum dan pada saat pandemi covid-19?; (2) Seberapa besar tingkat likuiditas terhadap profitabilitas PT. Bank NTT Cabang Khusus Kupang sebelum dan pada saat pandemi covid-19?. Adapun yang menjadi tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kredit bermasalah, tingkat likuiditas terhadap profitabilitas sebelum dan pada saat pandemi covid-19, penelitian ini di harapkan mampu memberikan tambahan informasi kepada pengembangan ilmu pengetahuan dan menjadi sebuah referensi untuk penelitian selanjutnya yang lebih mendalam khususnya dalam mengetahui pengaruh kredit bermasalah dan tingkat likuiditas terhadap profitabilitas sebelum dan pada saat pandemi covid-19, bermanfaat bagi masyarakat pada umumnya dan sekaligus sebagai bahan informasi tambahan bagi pihak Bank NTT dan nasabah yang berkepentingan. Penelitian ini merupakan penelitian pengujian pendapat (hipotesis), sampel yang digunakan adalah data laporan tahunan PT. Bank NTT Cabang Khusus Kupang yang menyajikan data perhitungan rasio keuangan secara lengkap sesuai variabel yang akan diteliti yaitu periode pengamatan (tahun 2019 dan 2020). Teknik analisa data yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan uji asumsi klasik dan dilanjutkan dengan uji beda paired sample t test. Data yang dikumpulkan diolah kemudian dianalisis dengan alat statistik (SPSSv.25) sebagai berikut: Analisis Pendahuluan meliputi Uji Statistik Deskriptif Variabel, Analisis Lanjutan meliputi Uji Asumsi Klasik (Uji Normalitas, Uji Multikolinearitas, Uji Heteroskedastisitas dan Uji Autokorelasi), Analisis Regresi Berganda (Uji Simultan /Uji F, Uji Parsial/Uji t dan Koefisien Determinasi) dan kemudian Uji beda paired sample t test. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa berdasarkan hasil Uji Asumsi klasik dinyatakan model regresi pada penelitian ini memenuhi syarat. Selanjutnya analisis model persamaan regresi linear berganda yang diperoleh adalah: Y = 3.484 – 0,868X1 + 0,005X2. Nilai koefisien determinasi berganda (R) positif mendekati angka 1 (satu) sebesar 0,840 mengidikasikan ada hubungan yang kuat antara kredit bermasalah dan tingkat likuiditas dengan profitabilitas dengan nilai Adjusted RSquare (Koefisien determinasi) sebesar 0,796 atau 79,6%, yang menunjukan bahwa 79,6% profitabilitas dapat dijelaskan oleh variabel kredit bermasalah dan tingkat likuiditas, sedangkan sisanya yaitu 20,4% profitabilitas dijelaskan oleh variabel-variabel diluar kedua variable tersebut. Uji hipotesis secara simultan (Uji F) dimana hasil perhitungan didapatkan nilai Fhitung sebesar 6,001 (nilai signifikasi = 0,047). Jadi Fhitung > Ftabel (6,001 > 5,79) atau nilai Sig. < 5% (0,047 < 0,05). Artinya bahwa secara bersama-sama variabel bebas kredit bermasalah dan tingkat likuiditas berpengaruh signifikan terhadap variabel profitabilitas. Untuk menguji hipotesis secara parsial digunakan Uji t yaitu untuk menguji secara parsiall variabel bebas terhadap variabel terikat. Hasil perhitungan dijelaskan sebagai berikut: (1). Uji t terhadap variabel kredit bermasalah didapatkan thitung berarah negatif sebesar 3,154 dengan nilai Sig. sebesar 0,025. Karena thitung > ttabel(t0,05,5) sebesar (3,154 > 2,570) atau nilai Sig. < 5% (0,025 < 0,05), maka secara parsial variabel kredit bermasalah berpengaruh negatif signifikan terhadap variabel profitabilitas; (2). Uji t terhadap variabel tingkat likuiditas didapatkan thitung sebesar 0,395 dengan nilai Sig. sebesar 0,709. Karena thitung < ttabel (0,395 > 2,570) atau nilai Sig. lebih besar dari 5% (0,014 > 0,05), maka secara parsial variabel tingkat likuiditas berpengaruh positif tidak signifikan terhadap variabel profitabilitas. Selanjutnya berdasarkan hasil uji beda paired sample t test diketahui variabel profitabilitas periode sebelum pandemi covid-19 memiliki rata-rata lebih tinggi dari keadaan pada saat pandemi, hal ini terlihat dari nilai rata-rata (mean) ROA periode atau keadaan sebelum pandemi covid-19 sebesar 14,4200. Sedangkan nilai rata-rata ROA pada saat pandemi covid-19 adalah 11,7775. Sementara standard error rata-rata (mean) ROA sebelum pandemi covid-19 adalah 0,58866 dan rata-rata standard error ROA pada saat pandemi covid-19 sebesar 0,98354. Selain itu nilai sig. (2 tailed) adalah sebesar 0.036 < α (0.05) dan nilai thitung sebesar 3.635 adalah lebih besar dari nilai ttabel alpha (0,05/2 = 0,025) yaitu 3.182, sehingga terdapat perbedaan rata-rata yang siknifikan antara tingkat profitabilitas (ROA) pada periode sebelum pandemi dan pada saat pandemi covid-19. Berdasarkan hasil penelitian Analisis kredit dan Tingkat Likuiditas Terhadap profitabilitas PT Bank NTT Cabang Khusus Kupang yang dilakukan dengan taraf kepercayaan 95% atau taraf kesalahan 0,05, maka peneliti dapat memberikan beberapa kesimpulan sebagai berikut: (1).Kredit bermasalah berpengaruh negatif dan signifikan terhadap profitabilitas PT. Bank NTT Cabang Khusus Kupang periode sebelum dan pada saat pandemi covid-19; (2). Tingkat Likuiditas berpengaruh positif tidak signifikan terhadap profitabilitas PT. Bank NTT Cabang Khusus Kupang; (3). Profitabilitas yang diperoleh PT. Bank NTT Cabang Khusus Kupang untuk kedua kondisi waktu (periode sebelum dan pada saat pandemi covid-19) adalah berbeda di mana profitabilitas keadaan sebelum pandemi lebih tinggi dari pada kedaan saat pandemi covid-19. Beberapa saran yang dapat diajukan berkaitan dengan kesimpulan tersebut adalah sebagai berikut: Bagi PT. Bank NTT Cabang Khusus Kupang (1). agar harus menjaga kualitas kredit sehingga tidak berada dalam kondisi Non Performing Loan, meskipun tidak dapat menghindari penuhnya risiko kredit pada situasi perekonomian masyarakat yang kurang stabil, tetapi diusahakan agar jumlah kredit yang bermasalah tetap berada dalam batas yang wajar; (2). agar sebaiknya meningkatkan penyaluran kreditnya dengan tetap menjaga kualitas kredit, karena jika banyak dana yang tidak tersalurkan/ menganggur maka bank akan kehilangan kesempatan untuk meningkatkan kemampuannya dalam memperoleh laba dari penciptaan kredit yang diberikan, namun pihak bank juga perlu mengotrol agar tingkat likuiditas terus berada dalam batas standart yang diberikan Bank Indonesia; (3). Mengingat berakhirnya masa pandemi belum dapat diprediksi dengan pasti, maka pihak bank sebaiknya dapat mengelola kebijakan keuanganya dengan baik, dengan menempatkan tingkat likuiditas di posisi ideal serta tetap memperhatikan kualitas kredit yang disalurkan sehingga pihak bank mampu memenuhi kewajiban finansialnya dan sekaligus mampu menghasilkan keuntungan yang maksimal. Bagi peneliti selanjutnya agar dapat mengembangkan penelitian ini dengan menambah periode pengamatan maupun menambah lebih banyak variabel independen yang turut mempengaruhi profitabilitas di PT Bank NTT Cabang Khusus Kupang seperti rasio CAR, BOPO, NIM dan lainnya.

A DESCRIPTIVE STUDY ON FLOUTING MAXIM IN COMMUNICATION OF CHARACTERS IN KABOAX CHANNEL EPISODE "ROMBENGAN"

AGNESTI SEPTIANI NAAT
2021 · Thesis · Open Access

The research deals with study of flouting maxim of characters in comedy series entitle Kaboax channel episode “Rombengan”. There two problems of this study, (1) what are the types of maxim are flouted by main characters in Kaboax channel episode “Rombengan”? (2) What is the motivation by main characters in Kaboax channel episode “Rombengan” to flout the maxim?. The researcher uses two theories to analyze the data in this research. First, Grice’s theory about cooperative principle and the second one is Leech’s theory about the motivation to flouts the maxim. The researcher uses qualitative research method. The data is in forming utterances used by characters in Kaboax channel episode “Rombengan”. The result of this study, the researcher finds all the types of flouting maxim and two types of the motivation. They are 5 utterances flout the maxim of quantity, 1 utterance that flout the maxim of quality, 1 utterance that flout maxim of relevance, and 1 utterance that flout the maxim of manner. Then, there are 2 motivations that influenced the characters flouted the maxims; they are competitive and conflictive. In this study, characters mostly flout the maxim of quantity.The researcher concludes that in Kaboax channel episode “Rombengan” is found flouting maxim and the motivation in some utterances used by characters. It occurs because the characters do not obey the rules of cooperative principle. When people understand the deep meaning of what speaker say, the conversation can be active and nothing happened.

A DESCRIPTIVE STUDY ON CONJUNCTIONS FOUNDIN JAKARTA POST NEWSPAPER PUBLISHED MARCH IN 2021

YERITA TEFA
2021 · Thesis · Open Access

ABSTRACT This thesis is entitled A Descriptive Study on Conjunctions Found in the Jakarta Post Newspaper published March 2021. The problems are: what are the types of conjunctions found in Jakarta Post newspaper published March in 2021, (2) what are the dominant of conjunctions found in Jakarta post newspaper published March in 2021? This study aims at describing the types of conjunctions found in Jakarta post newspaper published march 2021, and the dominant type of conjunctions found in Jakarta post newspaper published March 2021. In this research the writer used the qualitative method, to describe and explain the types of conjunction found in newspapers. After analyzing the data, the writer found that there were three types of conjunction found namely: Coordinating conjunction, subordinating conjunction, and correlative conjunction. The result of this study, the research finds conjunction is: and, nor, or, but, then, for, that, as, if, when, because, though, while, since, before, with and after. The newspaper found amount total of 131 words using the conjunction. found the dominant type of conjunction is correlative conjunction amount total of 70

A DESCRIPTIVE STUDY ON MORAL VALUES FOUND IN MOVIE “NIM'S ISLAND”

PENINA MISSA
2021 · Thesis · Open Access

ABSTRACT The title of this research was “A Descriptive Study on Moral Values Found in Movie “Nim’s Island” The research problems of the study are; what are the types of moral values found in the movie “Nim’s Island”?, and what are the meaning of moral values found in the movie “Nim’s Island”? The aims of study are to analyze; the types of moral values found in the movie “Nim’s Island” and the meaning of moral values found in the movie “Nim’s Island” The method used in this research was qualitative method. The data of this research was taken from the movie “Nim’s Island”. The instrument used in this study was documentary; it was namely the script of the movie. 1) The types of moral values found in the movie were namely; a) Bravery, b) Enthusiasm, c) Kindhearted, d) Honesty, e) Love and Affection, f) Loyalty, g) Sacrificing for Other and h) Self-Confidence. 2) The meaning of this study for example: Honesty; the moral value of honesty can be found in the movie, when Daddy wants to say good night to Nim. The writer hopes this study can add more knowledge to the readers about the moral values found in every movie.

AN ANALYSIS ON FIGURATIVE SPEECH INSEPUTAR WARISAN ADAT OF SIKKA REGENCY

APOLINARIUS HARYANTO
2021 · Thesis · Open Access

ABSTRACT This research presents An analysis on figurative speech in seputar warisan adat of Sikka regency . The aim of researchare to describe the type of figurative speech in Seputar Warisan Adat of Sikka regency.The method research used descriptive qualitative method. This is a documentation researchfound out seven types of figurative language namely : 1) Simile like ata meng belarganuroho ,ganutole or another one’s daughterfeelslike delicious as roho and tole fruits. It means It is good to take the girl than the wife of someone because the girl is still single and virgin.2) Metaphor such as wai lemaganuri’i, la’i tubukganurotanla’Itubukganurotan,ianaterietinbenu,Amangkobekrewukamak, It means they will have alot of children.3)Hyperbole such as : Ina niang tana nawa, apa lero wilang reta .Itmeans they magnify parents like sum and moon.4)Personification such as wolo blolopahouk, Horimetiganuladothat means battle nut refers to man and his family. Sirih refers to woman’s 5) Irony like meguoramitangmanis, juganglauriporapong, tukusesung‘ora wutung, abogarengora uneng . It means the couple that has dark color but they are very impressive ,even difficult procedure but they will take it. 6) allusionsuch as detu sai ganuinan no tiong, deposai ama aungnangbelang, saiganuwunga. It means listen to parents advicewrapit as the treasure7) imagery such as : e’I nele’ a , regang ‘uilolokelang, sayang ‘ui, lolokelang, kelangbetanoranarang.It means the man find his girl as his wife destiny. Thus, it is important for Sikka people to keep their way to talk by showing off the beauty of their mother tongue. Key words: figurative , speech , Seputar Warisan Adat , Sikka regency ABSTRAK Penilitian ini berjudul Analisa ungkapan Perumpamaan dalam buku seputar warisan adat dari Kabupaten Sikka . Tujuan penilitian adalah untukmenjelaskan tipe dalam buku seputar warisan adat dari Kabupaten Sikka. Metode yang dipakai adalah metode kualitatif.Ini adalah penlitan dokumentasi. Hasilnya menunjukan bahwa 1) Gambaran,seperti ata mengbelarganuroho , ganutole.Artinya,sangatlah baik untuk mengambil gadis sebagai istri dari pada istri orang karena dia masih gadis .2)Metafor, seperti wai lema ganu ri’I, la’I tubuk ganu rotan, la’i rubuk ganu rotan, fara tari etn benu, Anang kobek rewuk anak , artinya mereka akan mepunyai banyak anak.3) Hiperbola, seperti Ina niang tana nawa, apa lero wilang reta mereka sangat memuja oranf tua mereka.4)Personifikasi, seperti : wolo blolopahouk, Horimetiganuladoyang artinya sirinh menunjukan ke keluarga laki laki dan pinag menunjukan kelurga perempua.5)Ironi, seperti megu ora hitang manis, jugo lao ripi rapong, tuku sesung ‘ora wutung, abo garang ora uneng. Artinya, perempuan atau laki – laki berkulit hitam tapi menarik, karena itu walaupun susah prosesnya tapi mereka akan hadapi. 6) Alusi.seperti Deta sai ganu inan no tiong, depo sai ama yatung nang belang, buta meti sai ganu wunga. Artinya ikuti nasehat orang tuamu, bungkuslah itu sebagai harta karun.7)Imaginasi, seperti E’I ne le’a , regang ‘ui lolo kelang, sayang ‘ui , lolo kelang,kelang beta nora narang artinya si pria menemukan wanitanya atau calon istrinya. Kesimpulannya, ungkapan figurative sangat penting bagi orang Sikka agar tetap menjaga cara mereka berbicara dengan menunjukan keindahan dari bahasa daerah mereka. Kata kunci: figuratif , ucapan , seputar warisan adat , kabupaten Sikka

ANALISIS YURIDIS PUTUSAN HAKIM PEMIDANAAN TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA ABORSI

AULIA HERICA VERNASARI
2021 · Thesis · Open Access

Judul: Analisis Yuridis Disparitas Putusan Hakim Pemidanaan Terhadap Pelaku Tindak Pidana Aborsi Permasalahanya adalah: Mengapa terjadi disparitas putusan hakim terhadap pelaku tindak pidana aborsi? Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui terjadinya disparitas putusan hakim terhadap pelaku tindak pidana aborsi yang bermanfaat secara teoritis dan praktis. Sifat dari penelitian ini adalah deskritif kualitatif dengan jenis penelitian normatif. Variabel dalam penelitian ini terdiri dari variabel bebas yaitu: pertimbangan hakim menjatuhkan disparitas putusan dalam tindak pidana aborsi dan variabel terikat yaitu: putusan pemidanaan terhadap pelaku aborsi dengan sumber bahan hukum yang terdiri dari bahan hukum primer, sekunder dan tersier dengan studi kepustakaan / dokumen yang dianalisis secara deskriptif kualitatif. Dari hasil penelitian dan analisis putusan diperoleh jawaban bahwa disparitas putusan hakim terhadap pelaku tindak pidana aborsi disebabkan karena: 1). Tuntutan penuntut umum yang berbeda. 2). Kualitas perbuatan pidana dari terdakwa; 3) Independensi hakim, dan 4) Pertimbangan subyektif hakim yang terdiri dari hal yang memberatkan dan meringankan.

DISPARITAS PUTUSAN PEMIDANAAN TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA PENGANGKUTAN DAN NIAGA BAHAN BAKAR MINYAK BERSUBSIDI

FEBRIANO VALENTINO ANGELO
2021 · Thesis · Open Access

Judul skripsi ini adalah DISPARITAS PUTUSAN PEMIDANAAN TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA PENGANGKUTAN DAN NIAGA BAHAN BAKAR MINYAK BERSUBSIDI. Dengan Rumusan Masalah mengapa terjadinya disparitas penjatuhan putusan pemidanaan terhadap pelaku tindak pidana pengangkutan dan niaga bahan bakar minyak bersubsidi. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan informasi kepada masyarakat, instansi terkait yaitu Mahkamah Agung Republik Indonesia mengenai pertimbangan hakim sehingga menjatuhkan putusan pemidanaan yang berbeda-beda terhadap pelaku tindak pidana pengangkutan dan niaga bahan bakar minyak bersubsidi. Variabel yang digunakan ada 2, yaitu variabel bebas : Penyalahgunaan bahan bakar minyak bersubsidi, variable terikat dalam penelitian ini adalah putusan pengadilan No.153/Pid.B/2013/PN.Mab,No.331/PID.SUS/2013/PN.KB,No.391/PID.SUS/2013/PN.KB,No.10/PID.B/2014/PN.Rgt.Tlk, dan No.187/PID.B/2014/PN.Mrb. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian normatif. Jenis data yang digunakan melalui sumber data primer adalah bahan-bahan hukum yang mengikat yaitu Putusan Putusan Pengadilan No.153/Pid.B/2013/PN.Mab,No.331/PID.SUS/2013/PN.KB,No.391/PID.SUS/2013/PN.KB,No.10/PID.B/2014/PN.Rgt.Tlk,danNo.187/PID.B/2014/PN.Mrb. Sumber data sekunder adalah yaitu bahan yang memberikan penjelasan mengenai sumber data primer seperti rancangan undang-undang, hasil penelitian, atau pendapat para pakar hukum, jurnal, dan buku-buku referensi lainnya. Sumber data tersier adalah bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder, seperti kamus hukum, ensiklopedia. Kemudian di analisis dan ditarik kesimpulannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bagaimana pertimbangan hakim sehingga menjatuhkan putusan pemidanaan yang berbeda-beda terhadap pelaku tindak pidana pengangkutan dan niaga bahan bakar minyak bersubsidi yaitu : kualitas perbuatan yang dilakukan oleh terdakwa pada dasarnya berbeda dan kemandirian hakim dalam memberikan dan mengambil keputusan mempertimbangkan terlebih dahulu keadaan yang memberatkan dan yang meringankan terdakwa.

DISPARITAS PUTUSAN HAKIM TERHADAP TERDAKWA TINDAK PIDANA PERCABULAN ANAK

FREDERIKA LINGU BEHY
2021 · Thesis · Open Access

Judul Skripsi Penulis adalah: DISPARITAS PUTUSAN HAKIM TERHADAP TERDAKWA TINDAK PIDANA PERCABULAN ANAK. Rumusan masalah yang penulis kaji adalah: Mengapa terjadi disparitas putusan hakim terhadap terdakwa tindak pidana percabulan anak.Tujuan yang ingin Penulis kaji adalah : Untuk mengetahui terjadi disparitas putusan hakim terhadap terdakwa tindak pidana percabulan anak. Jenis metode Penelitian yang penulis gunakan adalah: jenis penelitian Normatif dan sifat penelitian adalah bersifat deskriptif yakni penulis akan memaparkan secara lengkap, rinci, jelas dan sistematis hasil dalam bentuk karya ilmiah. Bahan hukum yang digunakan adalah bahan hukum Primer yang terdiri dari Putusan Hakim serta Peraturan perundang-undangan, traktat, kaidah dasar atau norma serta peraturan dasar. Hasil penelitian yang penulis lakukan maka yang menjadi kesimpulan sesuai masalah yang penulis kaji yakni mengapa terjadi disparitas terhadap pelaku tindak pidana percabulan anak yaitu sebagai berikut: Alasan-alasan sosiologis dan yuridis sebagai berikut: a. Kualitas Perbuatan Terdakwa ( Sosiologis ) b. Tuntutan Jaksa Penuntut Umum Yang Berbeda ( Sosiologis ) c. Hal-hal yang memberatkan dan meringankan ( Sosiologis ) d. Independensi Hakim ( Yuridis ) Saran: Hakim dalam menjatuhkan putusan sebaiknya memperhatikan dengan teliti mengenai kualifikasi tindak pidana, dakwaan, keterangan saksi dan dentitas terdakwa dalam putusan agar merujuk kepada keadilan hukum dan kepastian hukum.

DISPARITAS TENTANG PEMBERATAN HUKUM TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA PENGANIAYAAN YANG MENYEBABKAN MATINYA ORANG

RANDY A R ALI
2021 · Thesis · Open Access

INTISARI Judul skripsi penulis adalah: DISPARITAS TENTANG PEMBERATAN HUKUM TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA TURUT SERTA MELAKUKAN PENGANIAYAAN YANG MENYEBABKAN MATINYA ORANG. Rumusan masalah dalam skrpsi ini adalah: apa dasar pertimbangan hakim Pengadilan Tinggi sehingga terjadi pemberatan hukum terhadap pelaku tindak pidana penganiayaan yang menyebabkan matinya orang?.Tujuan penelitian dari skripsi ini adalah : untuk mengetahui dasar pertimbangan hakim sehingga terjadi pemberatan hukum oleh Pengadilan Tinggi terhadap pelaku tindak pidana penganiayaan yang menyebabkan matinya orang.Jenis penelitian yang di gunakan adalah penelitian normatif. Kesimpulan penulis terhadap pertimbangan hakim dalam menjatuhkan putusan yang mengandung disparitas terhadap terdakwa adalah : 1. Adanya pemberatan hukum dari hakim pengadilan tinggi terhadap kualitas perbuatan dari terdakwa. 2. Adanya pemberatan hukum dari hakim pengadilan tinggi terhadap akibat dari perbuatan yang di lakukan oleh terdakwa. Saran dari penelitian ini adalah : 1. Agar hakim di dalam mempertimbangkan kualitas perbuatan terdakwa, benar-benar memperhatikan cara yang di lakukan terdakwa. 2. Agar hakim di dalam mempertimbangkan akibat dari perbuatan terdakwa, benar-benar memperhatikan dampaknya terhadap keluarga korban.

ANALISIS YURIDIS PUTUSAN HAKIM TERHADAP SENGKETA PERBUATAN MELAWAN HUKUM DALAM PELELANGAN OBJEK PERJANJIAN AKIBAT WANPRESTASI

MAWAR B AMTARAN
2021 · Thesis · Open Access

INTISARI Judul : Analisis Yuridis Putusan Hakim Terhadap Sengketa Perbuatan Melawan Hukum Dalam Pelelangan Objek Perjanjian Akibat Wanprestasi. Permasalahandalampenelitianiniadalah: Mengapa pengadilan Negeri dan Pengadilan Tinggi menjatuhkan Putusan gugatan tidak dapat di terima tetapi di batalkan oleh Mahkamah Agung dengan Menolak Gugatan ? Tujuandaripenelitian ini adalah : Mengetahui Pertimbangan Hakim Pengadilan Negeri dan Pengadilan Tinggi yang menjatuhkan Putusan gugatan tidak dapat di terima tetapi di batalkan oleh Mahkamah Agung dengan menolak gugatan. Jenis penelitianyangdigunakandalam penelitianiniadalahmetodepenelitian normative yangdianalisissecaradeskriptifkualitatifsesuaidenganbahan hukum primer,sekunderdantersier, variabel yang di gunakan adalah variabel bebas dan terikat. Berdasarkanpada hasil penelitian,makaBerdasarkan Hasil penelitian bahwa Pengadilan Negeri dan Pengadilan Tinggi menjatuhkan putusan tidak dapat di terima dan di batalkan oleh Mahkamah agung Yaitu : 1. Pertimbangan Hakim Pengadilan Negeri dan Pengadilan Tinggi yang menjatuhkan Putusan gugatan penggugat tidak dapat di terima Karena : a. Gugatan Kabur/tidak Jelas . Gugatan kabur atau tidak jelas Karena dalil gugatan tidak berdasarkan adanya sengketa, dalam hal ini penggugat sebagai debitur mengajukan gugatan kepada kreditur yang pada pokoknya mohon agar tergugat tidak melakukan penjualan lelang, dan di nyatakan melakukan perbuatan melawan hukum, gugatan yang demikian adalah tanpa di dasari adanya persengketaan, karena penggugat sebagai debitur pada dasarnnya berkewajiban untuk membayar hutang kepada kreditur, maka gugatan yang tidak di dasarkan pada suatu sengketa seperti dalam kasus ini di sebut tidak memenuhi syarat materil suatu gugatan. b. Gugatan penggugat Kurang Pihak, karena penggugat tidakmelibatkan Kantor Pelayanan kekayaan Negara dan lelang (KPKNL),Kantor jasa penilai public (KJPP),Sehingga seharusnya penggugat juga menarik kntor jasa penilai public (KJPP) Sebagai Pihak yang bertanggung jawab telah melakukan penilaian atas objek yang akan di lelang. 2. Mahkamah Agung Membatalkan putusan karena Judex facti salah menerapkan hukum. KataKunci : Perbuatan Melawan Hukum,Pelelangan,objek Perjanjian,Wanprestasi

TINJAUAN YURIDIS PUTUSAN HAKIM TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA PENGOPERASIAN KAPAL PENANGKAP IKAN DI WILAYAH PENGELOLAAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA TANPA SURAT IZIN PENANGKAPAN IKAN

MAXYACOB TANAEM
2021 · Thesis · Open Access

INTISARI Judul “tinjauan yuridis putusan hakim terhadap pelaku tindak pidana pengoperasian kapal penangkap ikan di wilayah pengelolaan perikanan republik indonesia tanpa surat izin penangkapan ikan, Masalah Pokok Penelitian, “Bagaimana Pertimbangan Hakim Menjatuhkan Putusan Pemidanaan Terhadap Pelaku Tindak Pidana Pengoperasian Kapal Penangkap Ikan di Wilayah Pengelolaan Perikanan Republik Indonesia Tanpa Surat Ijin Penangkapan Ikan?” Tujuan Penelitian Untuk mengatahui Pertimbangan Hakim Menjatuhkan Putusan Pemidanaan Terhadap Pelaku Tindak Pidana Pengoperasian Kapal Penangkap Ikan di Wilayah Pengelolaan Perikanan Republik Indonesia Tanpa Surat Ijin Penangkapan Ikan?” Metode Penelitian Yang Digunakan Dalam Penelitiana Ini Adalah Penelitian Hukum Normatif Yaitu Penelitian Hukum Yang Dilakukan Dengan Cara Meneliti Bahan Kepustakaan (Data Sekunder). Data Sekunder Dalam Penelitian Terdiri Dari Tiga Bahan Hukum Yaitu 1. Bahan Hukum Primer, 2 Bahan Hukum Sekunder, Dan 3. Bahan Hukum Tersier. Hasil Penelitian Telah Membuktikan Bahwa Dasar Pertimbangan Hakim Menjatuhkan Putusan Pemidanaan Terhadap Pelaku Tindak Pidana Pengoperasian Kapal Penangkap Ikan di Wilayah Pengelolaan Perikanan Republik Indonesia Tanpa Surat Ijin Penangkapan Ikan, Berdsarkan Putusan Nomor 127/Pid.Sus/2018/PN Ffk, 10 / Pid.Sus-PRK /2018/ PT JAP, 1928 k /Pid.Sus/2019 adalah sebagai berikut : a. Pertimbangan Hakim Terhadap Alat Bukti b. Pertimbangan Hakim Terhadap Unsur Tindak Pidana c. Pertimbangan Hakim Terhadap Kualitas Perbuatan Terdakwa d. Pertimbangan Hakim terhadap Hal Yang Memberatkan Dan Meringankan Kata kunci : Tinjauan Yuridis, Pelaku Tindak Pidana, Pengoperasian Kapal Penengkap Ikan Tanpa Surat Izin

TINJAUAN YURIDIS TERHADAP PEMBATALAN PUTUSAN PENGADILAN TINGGI OLEH MAHKAMAH AGUNG DALAM SENGKETA TANAH

YUSUP MARAY
2021 · Thesis · Open Access

INTISARI Judul skripsi ini: Tinjauan Yuridis Terhadap Pembatalan Putusanpengadilan Tinggi Oleh Mahkama Agung Dalam Sengketa Tanah, rumusan masalah dari skripsi ini adalah: Apakah yang menjadi pertimbangan mahkamah agung yang membatalakan putusan pengadilan tinggi dalam sengketa tanah, tujuan dari penelitian ini adalah: Untuk mengetahui pertimbangan mahkamah agung yang membatalakan putusan pengadilan tinggi dalam sengketa tanah, jenis penelitian ini adalah: .Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif yang bersifat deskriptif. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah:  Pengadilan tinggi salah menerapkan hukum  Pengadilan tinggi kupang salah dalam mengatakan gugatan pengguat kabur. Saran dalam penelitian ini adalah:  Sebagai seorang mediator, BPN tentunya mempunyai peranan yang penting dalam memaksimalkan lembaga mediasi sebagai tempat penyelesaian sengketa tanah  Bertindak sebagai seorang mediator atau penegak dalam penyelesaian masala hendanya dapat berperann dengan baikdan tidak memihak salah satu pihak  Memberikan penyuluhan-penyuluhan kepada masyarakat agar dapat melaksanakan mediasi dengan baik. Kata Kunci: TINJAUAN YURIDIS PEMBATALAN PUTUSAN PENGADILAN TINGGI, MAHKAMAH AGUNG.

ANALISIS YURIDIS PUTUSAN HAKIM TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA PENYEROBOTAN TANAH

HENDRIKUS YOSEPH SIU
2021 · Thesis · Open Access

Analisis yuridis putusan hakim terhadap pelaku tindak pidana penyebotan tanah, dengan rumusan masalah mengapa hakim menjatuhkan putusan kepada pelaku tindak penyerobotan tanah ada yang berupa pemidanaan dan ada yang di lepasa dari segala tuntutan hukum. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hakim menjatuhkan putusan kepada pelaku tindak penyerobotan tanah ada yang berupa pemidanaan dan ada yang di lepasa dari segala tuntutan hukum. Dan untuk memberikan informasi kepada masyarakat, instansi terkait Varibel yang dingunakan 2 (dua) variabel yaitu Variabel bebas dalam penelitian ini adalah tindak pidana penyerobotan tanah.dan Variabel terikat adalah putusan hakim. Metode yang digunakan dalam penelitian ini jenis penelitian normatif Pengumpulan data melalui data sekunder dari direktorat mahkama agung kemudian di analisis dan di tarik kesimpulanya,. Populasi dalam penelitian ini putusan direktorat mahkama agung,. Hasil penelitian menunjukan bahwa hakim menjatuhkan putusan kepada pelaku tindak penyerobotan tanah ada yang berupa pemidanaan dan ada yang di lepasa dari segala tuntutan hukum.Alasan –Alasan Putusan Pemidanan yaitu Perbuatan terdakwa memenuhi unsur pidana sesuai dakwaan penutut umum.Kualitas perbuatan terdakwa dan Hal-hal yang meringankan dan hal-hal yang memberatkan.Alasan Putusan Lepas dari Segala Tuntutan Hukum Perbuatan yang didakwakan bukan tindak pidana dan Perbuatan yang didakwakan merupakan perbuatan perdata

TINJAUAN YURIDIS TERHADAP PUTUSAN PEMIDANAAN BAGI PELAKU TINDAK PIDANA PENGRUSAKAN BARANG SECARA BERSAMA-SAMA

ROLAND OBED BISTOLEN
2021 · Thesis · Open Access

INTISARI Judul: Tinjauan yuridis putusan pemidanaan bagi pelaku tindak pidana pengrusakan barang secara bersama-sama. Permasalahan dalam penelitian ini adalah: Bagaimana pertimbangan hukum hakim dalam menjahtuhkan pemidanaan terhadap pelaku tindak pidana pengrusakan barang secara bersama-sama ? Tujuan : untuk mengetahui pertimbangan hukum hakim dalam menjahtuhkan pemidanaan terhadap pelaku tindak pidana pengrusakan barang secara bersama-sama, manfaat secara teoritis dan praktis. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian normatif yang dianalisis secara deskriptif kualitatif sesuai dengan bahan hukum primer, sekunder dan tersier. Berdasarkan pada hasil analisis dan pembahasan di atas, maka dapat disimpulkan pertimbangan Hakim dalam menjatuhkan putusan pemidanaan terhadap pelaku pengrusakan barang secara bersama-sama berdasarkan pada: 1). Hakim mempertimbangkan unsur-unsur tindak pidana yang dilakukan oleh terdakwa 2). Hakim mempertimbangkan hal-hal yang meringankan dan memberatkan terdakwa., adapun saran dari penulis: 1). Didalam memutuskan tindak pidana pengrusakan barang hakim harus benar-benar memperhatikan motif dari terdakwa. 2). Didalam memutuskan tindak pidana pengrusakan barang hakim harus benar-benar memperhatikan dari kualitas terdakwa. Kata kunci : Putusan Pemidanaan, pelaku tindak pidana, pengrusakan barang, secara besama-sama

DESKRIPSI TENTANG PUTUSAN PENGADILAN HUBUNGAN INDUSTRIAL YANG MELEBIHI GUGATAN PENGGUGAT (Studi Putusan PN Gorontalo No. 40/Pdt.Sus-PHI/2015/PN Gto Dan Putusan MA No 441 K/Pdt-Sus-PHI/2016)

KRISTIANUS RIWU UNA
2021 · Thesis · Open Access

Deskripsi Tentang Putusan Pengadilan Hubungan Industrial Yang Melebihi Gugatan Penggugat.Rumusan Masalah dalam penelitian ini yakni Bagaimana Putusan Mahkamah Agung Terhadap Putusan Pengadilan Hubungan Industrial Nomor 40/Pdt.Sus-PHI/2015/PN Gto, dengan tujuan penelitian yakni untuk mengetahui Putusan Mahkamah Agung Terhadap Putusan Pengadilan Hubungan Industrial Nomor 40/Pdt.Sus-PHI/2015/PN Gto.Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif yang bersifat deskriptif, sedangkan variabel penelitian yaitu variabel bebas yakni; Pemutusan hubungan kerja secara sepihak, dan variabel terikat yakni putusan Hakim Pengadilan Hubungan Industrial. Hasil penelitian telah membuktikan bahwa Putusan Pengadilan Hubungan Industrial Yang Melebihi Gugatan PenggugatBerdasarkan putusan nomor: 40/Pdt.Sus-PHI/2015/PN Gto. Nomor: Nomor 441 K/Pdt.Sus-PHI/2016 dapat disimpulkan sebagai berikut; 1. Pemberi kerja tidak dapat membuktikan adanya pengunduran diri dari Tenaga Kerja. 2. Pemberi Kerja tidak dapat membuktikan Tenaga Kerja Mangkir dari Pekerjaan. 3. Tidak adanya bukti adanya pemecatan dari Pemberi Kerja terhadap Tenaga Kerja. 4. Adanya bukti kesepakatan antara Pemberi Kerja dan Tenaga Kerja tentang Pesangon sebesar Rp. 13.000.000 (Tiga belas juta rupiah). 5. Pemberhentian Tenaga Kerja Sama dengan Pengunduran Diri.

DISPARITAS PUTUSAN PEMIDANAAN TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA PERCABULAN ANAK

YOHANES K AOMENU
2021 · Thesis · Open Access

INTISARI Judul Skripsi mengapadisparitasputusanpemidanaanterhadappelakutindakpidanapercabulananak. Rumusan masalah mengapaterjadidisparitasputusanpemidanaanterhadappelakutindakpidanapercabulananak. Tujuan penelitian Untukmengetahui sebabterjadinyadisparitaspemidanaanterhadappelakutindakpidanapercabulananak. Jenis Penelitian yang di ambil adalah penelitian hukum normatif yaitu Penelitian yang bersifat deskriptif, variabel Penelitiannya adalah variabel bebas yakni untuk mengtahui disparitas putusan pemidanaan terhadap pelaku tindak pidana pencabulan anak. Sedangkan variabel terikat adalah mengapa terjadi dispaitas putusan hakim terhadap tindak pidana pencabulan anak. Berdasarkan hasil penelitian dapat di simpulkan bahwa yang menjadi dasar diparitas putusan pemidanaan dalam putusan perkara tindak pidana pencabulan anak adalah sebagai berikut: 1. Indenpendensihakim ( Kemandirian Hakim ) 2. Tuntutanjaksapenuntutumum 3. Hakim yang mengadiliperkaraberbeda 4. Kualitasperbuatanterdakwa 5. Hal-hal yangmemberatkandan meringankan Kata Kunci: disparitas , putusan pemidanaan,tindak pidana,pencabulan anak

DESKRIPSI TENTANG MODUS TERJADINYA TINDAK PIDANA PEMALSUAN IJAZAH OLEH KEPALA DESA DALAMPENCALONAN

LUDOVIKUS Y LELO
2021 · Thesis · Open Access

INTISARI Judul:Deskripsi tentang modus terjadinya tindak pidana pemalsuan ijazah oleh kepala desa dalam pencalonan.permasalahandalampenelitianiniadalah:bagaimana modus terjadinya tindak pidana pemalsuan ijazah oleh kepala desa dalam pencalonan ?tujuandaripenelitianiniadalah:untuk mengetahui modus terjadinya tindak pidana pemalsuan ijazah oleh kepala desa dalam pencalonan.yang bermanfaatsecara teoritis dan praktis. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian iniadalahmetodepenelitiannormatif yangdianalisissecaradeskriptifkualitatifsesuai dengan bahan hukum primer, sekunder dan tersier. berdasarkan pada hasilanalisis dan pembahasan di atas, maka dapat disimpulkan pertimbangan Hakimdalam menjatuhkan pidana terhadap Kepala Desa dalam modus pemalsuan Ijazah berdasarkan pada: 1. membuat stempel palsu dan menggantikan pas foto. 2. merubah tahun kelahiran pada ijazah. 3. menggunakan ijazah milik orang lain.

DISPARITAS PUTUSAN JUDEX FACTIE, JUDEX JURIS DAN PENINJAUAN KEMBALI DALAM SENGKETA TANAH ANTARA WARGA MASYARAKAT DENGAN PEMERINTAH

PIETER DJAWA GIGY
2021 · Thesis · Open Access

INTISARI Juduldari skripsi ini adalah,DISPARITAS PUTUSAN JUDEX FACTIE, JUDEX JURIS DAN PENINJAUAN KEMBALI DALAM SENGKETA TANAH ANTARA WARGA MASYARAKAT DENGAN PEMERINTAH,RumusanMasalahdariskripsiiniadalah,MengapaterjadidisparitasantaraPutusan Judex Factie,Putusan Judex Juris danPutusanPeninjauan Kembali,Tujuandaripenelitianskripsiiniadalah,Untukmengetahuimengapaterjadidisparitasantara judex factie,judex juris dan putusanpeninjauankembaliPenelitian ini menggunakan Metode Penelitian Hukum Normatif, yaitu dengan mengkaji Putusan Nomor 155/PDT.G/2016/PN.Blb, Nomor. 365 /PDT/2017/PT.Bdg, Nomor.2429 K/Pdt/2018,Nomor. 446 PK/PDT/2020. Berdasarkanhasilanalisisdiatasmakadapatdiambilkesimpulan : 1) Karena judex factiedan majelishakim peninjauankembalimempertimbangkanbahwatanahsengketabukanlahtanahnegara 2)Karena judex factie dan majelis hakim peninjauankembalimempertimbangkanbahwatergugattidakmempunyaibuktihakatastanahobjeksengketa 3)Karena judex factiedan majelishakim peninjauankembalimempertimbangkanbahwatanahobjeksengketatelahmempunyaisertifikatmilikpenggugat Sedangkan judex juris mempertimbangkansecaraberbedadenganputusan judex factie dan peninjauankembaliadalah : 1)Judex factietelah salah menerapkanhukum 2)Tergugatataupemohonkasasitelahmenguasaitanahobjeksengketasecaraterusmeneruskuranglebih 46 tahun. Lalu Mahkamah Agung dalamtingkatpeninjauankembalimempertimbangakanbahwaadanyakekeliruan dan kekhilafan yang nyatadalamputusan judex juris. Sedangkan judex juris mempertimbangkansecaraberbedadenganputusan judex factie dan peninjauankembali,berdasrakankesimpulanhasilpenelitian yang telahditemukan, makapenulismemberikansaran:agarmajelis hakim lebihmemperhatikanalatbukti yang adadalampersidangansehinggansehinngatidakterjadidisparitasputusandalam judex factie dan judex juris denganputusanpeninjauankembali. KataKunci:PembatalanPutusan,PerkaraPerdata,SengketaTanah