Lewati ke konten utama
Beranda / Koleksi

COLLECTION

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Koleksi otomatis dari Skripsi/Tugas Akhir

3.893 item publik

Publikasi

Halaman 121 dari 195

Analisis Pengaruh Pengetahuan, Kemampuan dan Pengalaman Kerja terhadap Kinerja pegawai pada Kantor Badan Pusat Statistik (BPS) Propinsi NTT

MURNI JULIA TAMBUNAN
2022 · Thesis · Open Access

ABSTRAK ANALISIS PENGARUH PENGETAHUAN, KEMAMPUAN DAN PENGALAMAN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA KANTOR BPS PROPINSI NTT Sumber daya manusia merupakan hal yang sangat penting bagi perusahaan atau juga proses menangani berbagai masalah pada ruang lingkup pegawai atau tenaga kerja lainya untuk menunjang aktivitas perusahaan atau organisasi demi mencapai tujuan yang telah ditentukan. Oleh karena itu karyawan – karyawan harus dikelolah dengan baik sehingga dapat membantu perusahaan dalam mencapai tujuan perusahaan yang telah ditentukan. Penelitian ini bertujuan untuk dapat menganalisis pengaruh dari Pengetahuan kerja (X1) Kemampuan Kerja (X2) dan Pengalaman Kerja (X3) terhadap kinerja pegawai pada Kantor Badan Pusat Statistik Propinsi NTT. Penelitian ini dilakukan karena peneliti menganggap perlu mengetahui variabel yang diteliti pada Kantor BPS Propinsi NTT sehingga pimpinan instansi dapat menyiapkan sumber daya manusia yang berkualitas dalam menjalankan perusahaan sehingga dapa tercapainya visi, misi serta tujuan organisasi. Objek penelitian ini adalah Kantor BPS Propinsi NTT beralamat di Jl. Suprapto No.5, Oebobo, Kec. Oebobo, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur. Penelitian ini dilakukan dengan menyebarkan kuesioner kepada responden dengan penelitian sebanyak 30 pegawai. Dalam penelitian ini dianalisis menggunakan analisis regresi linear berganda dan penggujian secara simultan dan parsial. Konsep penelitian dalam skripsi ini adalah pengetahuan kerja, kemampuan kerja, pengalaman kerja, dan kinerja pegawai. “Pengetahuan adalah apa yang diketahui atau hasil pekerjaan tahu. Pekerjaan tahu tersebut adalah hasil dari kenal, sadar, insaf, mengerti dan pandai. Pengetahuan itu adalah semua milik atau isi pikiran “. Dengan demikian Pengetahuan adalah merupakan hasil proses dari usaha manusia untuk tahu (Gazalba dalam Bakhtiar 2013:85). Menurut Robbins (2008: 52), kemampuan kerja adalah kapasitas individu untuk melaksanakan berbagai tugas dalam pekerjaan tertentu. Dimana kemampuan individu pada hakekatnya tersusun dari dua faktor yaitu: kemampuan intelektual dan kemampuan fisik. Kemampuan intelektual adalah kemampuan yang diperlukan untuk menjalankan kegiatan mental,misalnya berfikir, menganalisis dan memahami. Kemampuan intelektual yang bagus dimiliki oleh pegawai diharapkan dapat meningkatkan kinerja organisasi. Dengan demikian kemampuan intelektual yang tinggi juga secara tidak langsung akan berpengaruh terhadap kemajuan organisasi. Kemampuan fisik adalah kemampuan yang diperlukan untuk melakukan tugas-tugas yang menuntut stamina,kecekatan, kekuatan dan keterampilan. Kinerja Karyawan adalah hasil kerja yang dapat dicapai oleh sesorang atau kelompok dalam suatu organisasi baik secara kualitatif maupun secara kuantitatif,sesuai dengan kewenangan,tugas dan tanggung jawab masing-masing dalam upaya mencapai tujuan organisasi secara legal ,tidak melanggar hukum dengan sesuai moral maupun etika ( Rosyida 2010:11).

PENGARUH CITRA MEREK DAN KUALITAS PELAYANAN PELAYANAN TERHADAP KEPERCAYAAN KONSUMEN PADA PLATFROM BELANJA DARING SHOPEE DI KOTA KUPANG

GERSON OBAJA SIKAS
2022 · Thesis · Open Access

ABSTRAK PENGARUH CITRA MEREK DAN KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPERCAYAAN KONSUMEN PADA PLATFROM BELANJA DARING SHOPEE DI KOTA KUPANG Latar belakang dalam penelitian ini yaitu keanekaragaman konsumen dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari dapat di pengaruhi oleh berbagai faktor baik yang berasal dari dalam diri konsumen maupun luar konsumen. Faktor citra merek dan kualitas pelayanan merupakan indikator yang mempengaruhi terbentuknya kepercayaan konsumen untuk membeli sebuah produk. Kemampuan perusahaan dalam menciptakan produk yang inovatif dan sesuai keinginan dan perilaku konsumen. Penulis melakukan penelitian ini bertitik tolak dari permasalahan yang sering ditemui dilokasi penelitian yaitu Apakah citra merek dan kualitas pelayanan,berpengaruh tarhadap kepercayaan konsumenPada Platform Belanja Daring Shopee di Kota Kupang. Kemudian penelitian bertujuan Untuk mengetahui pengaruh citra merek terhadap kepercayaan konsumen Pada Platform Belanja Daring Shopee di Kota Kupang. Penelitian yang lakukan disini adalah penelitian lapangan (Field Research) dengan menggunakan Statistik Deskriptif dengan bantuan tabel dalam jumlah presentase.Penelitian ini dilakukan secara daringdi kota kupang yang terpilih sebangai responden dan sampel dari penelitian ini sebanyak 100 orang sebagai responden. Dalam mengumpulkan data penulis menggunakan kuesioner. Sedangkan didalam pembahasannya menggunakan alat analisis Regresi Linear Berganda, Uji T, Uji F,dan R2. Berdasarkan persoalan penelitian tersebut, maka hipotesis dirumuskan sebagai berikut: 1. Citra merek berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap kepercayaan konsumen pada platform belanja daring shopee di Kota Kupang. 2. Kualitas pelayanan berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap kepercayaan konsumen pada platform belanja daring shopee di Kota Kupang.

ANALISIS PENGARUH SUASANA TOKO DAN LOKASI TERHADAP MINAT BELI KONSUMEN DI SWALAYAN DE MART ATAMBUA

APRIANA KARTINI SERAN PALA
2022 · Thesis · Open Access

MINAT BELI KONSUMEN DI SWALAYAN DE MART ATAMBUA Oleh : APRIANA KARTINI SERAN PALA NIM : 17411621 ABSTAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Suasana Toko, dan Lokasi Terhadap Minat Beli Konsumen Di Swalayan De Mart Atambua.Penelitian ini merupakan penelitian survey dengan menggunakam kuesioner sebagai instrumennya.Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah konsumen Di Swalayan De Mart Atambua.Sampel yang digunakan adalah konsumen Di Swalayan De Mart Atambua yang berjumlah 100 orang dengan menggunakan metode Purposive Sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner. Metode angket atau kuesioner adalah teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara member seperangkat pertanyaan tertulis kepada responden untuk dijawabnya. Uji validitas instrumen menggunakanuji T (uji persial) , uji F (Pengujian secara simultan) dan koefisien determinasi(R2) . Teknik analisis yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda dengan tujuan untuk membuktikan hipotesis mengenai adanya pengaruh suasana toko (X1) lokasi (X2) terhadap minat beli (Y) persamaan regresi berganda secara umum adalah Y= a + β1x1 + β2x2+e. Hasil analisis dengan menggunakan aplikasi SSPS diperoleh persamaan regresi linear berganda sebagai berikut Y=2,179 + 0,849X1 + -0,066 X2+e. Diketahii t hitung lebih besar dari t tabel (2,067>1,984 ),maka Ho ditolak dan Ha diterima dengan demikian dapat disimpulkan bahwa suasana toko (X1)berpengaruh terhadaap minat beli (Y) pada Swalayan De Mart Atambua.Variabel lokasi (X2) terhadap minat beli (Y) adalah :0,080>0,05 dan t tabel = t (0,05:100-3-1 ) =(0,05:96) =1,984.Berarti nilai t hitung lebih kecil dari t tabel (-0,1561,984 ),maka Ho diterima dan Ha ditolak dengan demikian dapat disimpulkan bahwa lokasi (X2) tidak berpengaru terhadaap minat beli (Y) pada Swalayan De Mart Atambua, nilai F hitung sebesar 102. 352 dan tingkat signifikan 0,000 0,05 makaHoditolak dan Ha diterima dapat disimpulkan bahwa suasana toko dan lokasi berpengaruh signifikan terhadap minat beli konsumen di sawlayan De mart Atambua. Hasil penelitian menemukan bahwa :(1) Suasana Toko tidakberpengaruh positif terhadap minat beli. (2) Lokasi tidak berpengaruh positif terhadap minat beli. (3) Suasana Toko, Lokasi tidak berpengaruh positif terhadap minat beli. Besarnya pengaruh Suasana Toko, dan Lokasi terhadap Minat Beli Dari hasi penelitian yang dilakukan, saran penelitiadalah perusahaan perlu memperhatikan factor-faktor dalam menciptakan suasan toko karena salah satu usaha yang dilakukan perusahaan untuk mempertahankan pelanggannya adalah dengan memberi pelayanan dan fasilitas yang baik.Perusahaan perlu lebih mampu memvariasikan dan menyesuaikan musik dengan suasana toko karena musik yang menyenangkan akan membuat keputusan konsumen sadar dan membuat dampak konsumen pada niat pembelian.Diharapakan ada juga penelitian lebih lanjut mengenai suasana toko dan lokasi yang dilakukan sehingga dapat membuat inovasi teori baru dibidang usaha lainnya. Menurut Engeldkk (2005:123) minat membeli merupakan suatu kekuatan pendorong atau sebagai motif yang bersifat intrinsik yang mampu mendorong seseorang untuk menaruh perhatian secara spontan, wajar, mudah, tanpa paksaan, danselektifpada suatuprodukuntukkemudianmengambilkeputusanuntukmembeliatautidak. Selain itu menurut schiffman dan kanuk(2004)bahwa pengaruh eksternal,kesadaran akan kebutuhan,pengenalan produk dan evaluasi alternatif adalah hal yang dapat menimbulkan minat beli konsumen.Pengaruh eksternal ini terdiri dari usaha pemasaran dan faktor sosial budaya.Adapun usaha pemasaran yang dimaksud adalah bauran komunikasi pemasaran,yaitu iklan,promosi penjualan,acara dan pengalaman,hubungan masyarakat dan publistas,pemasaran langsung,pemasaran interaktif, pemasaran dari mulut ke mulut,dan penjualan personal. Minat beli merupakan rasa ketertarikan yang di alami oleh konsumen terhadap suatu produk (barang atau jasa) yang dipengaruhi oleh sikap di luar konsumen dan di dalamnya konsumen itu sendiri. Kata Kunci: Suasana Toko, Lokasi. Dan Minat Beli

ANALISIS PROFIL PELAKU EKONOMI PADA JARINGAN GRABFOOD KOTA KUPANG

WENDELINA KOLO LAE
2022 · Thesis · Open Access

ABSTRAK ANALISIS PROFIL PELAKU EKONOMI PADA JARINGAN GRABFOOD KOTA KUPANG Makanan sebagai salah satu kebutuhan primer manusia, yang menjadi sasaran para pelaku bisnis dan terus mengalami perkembangan yang pesat dari waktu ke waktu hari demi hari sehingga membuat pelaku bisnis yang bergerak di bidang kuliner selalu bersaing dengan ketat begitupun dalam segi kuliner itu sendiri, para pelaku bisnis tidak akan kalah dalam menciptakan rasa disetiap menu-menu yang mereka tampilkan, sehingga membuat para penikmat wiskul (wisata kuliner) selalu tertarik dengan rasa penasaran inginmencoba segala macam menu yang disajikan. Dan dengan itu pula para pelaku bisnis selalu mengikuti perkembangan setiap saat, serta melakukan pembaharuan, dan melakukan inovasi baru sebagai upaya peningkatan daya tarik bagi para pembeli.Inovasi yang dilakukan berupa beberapa varian rasa seperti snack. Selanjutnya varian menu buat kuliner itu sendiri seperti: Rumah Makan, PKL dan UMKM. Dan itu semua tidak luput dari sistim penjualan yang bersifat ONLINE dengan menggunakan seperti: FB, INSTAGRAM, TWITER, serta media sosial yang lainnya yang mampu menjangkau semua wilayah geografis Indonesia yang tentunya memiliki akses INTERNET. Hal ini dilihat dari Fitur layanan yang tersedia pada aplikasi Grab didalamnya tersedia layanan Grab-Food, yaitu layanan pesan antar (delivery) yang diberikan perusahaan Grab untuk membelikan dan mengantarkan pesanan makanan kepada penggunanya, layanan Grab-Food melibatkan tiga pihak, yaitu pengguna, pihak driver dan restoran. Mekanisme di dalam layanan pada aplikasi Grab pengguna membuka fitur Grab-Food sehingga keluar daftar rumah makan dan restoran serta harga makanan yang kemudian pengguna dapat memilih menu makanan yang ingin dipesan, setelah itu pihak driver membeli dan mengantar makanan kepada pengguna, kemudian pengguna membayar harga makanan bisa secara tunai maupun non-tunai. Jika semua sudah selesai dengan yang dipesan, grab akan mencarikan pengemudi yang berada di sekitar tempat pesanan tersebut. Kegunaan grabfood membantu dan memudahkan pelanggan dalam melakukan pembelian makanan dan minuman dan memudahkan pelanggan tidak perlu ketempat makan untuk membeli makanan dan minuman tentunya tidak menyita banyak waktu pelanggan untuk mendapatkan pesanan yang diinginkan. Masalah ini penting karena: a. Karena sudah mampu memanfaatkan kemajuan teknologi informasi untuk mendukung usaha/bisnis mereka. b. Dijaman sekarang ini, pemasaran produk dengan menggunakan sistem Online seperti Grabfood akan semakin berkembang, karena kemampuannya untuk menjangkau konsumen lebih besar dibanding pemasaran yang bersifat konvensional (biasa) menjual pada tempat tertentu. c. Dengan mengetahui profil Pelaku Ekonomi maka dapat membantu pemerintah meyiapkan pembinaan yang tepat untuk mendorong pelaku ekonomi terlibat dalam sistem penjualan ONLINE khususnya dan ekonomi digital umumnya. Dari penjelasan diatas tersebut maka dalam penelitian ini peneliti akan meneliti para pelaku ekonomi yang memasarkan produknya di aplikasi grabfood. Perlu diketahui bahwa Pelaku ekonomi merupakan pihak-pihak yang melakukan kegiatan ekonomi. Secara garis besar, pelaku-pelaku kegiatan ekonomi ini pelaku kegiatan ekonomi tersebut antara lain rumah tangga keluarga, perusahaan, koperasi, masyarakat, dan Negara. Setiap pelaku ekonomi tersebut mempunyai peran yang berbeda, kegiatan ekonomi dan aktivitas yang berbeda-beda. Perlu diketahui bahwa Pelaku ekonomi dapat didefenisikan sebagai individu atau kelompok yang terlibat dalam proses kegiatan ekonomi, baik itu produksi, distribusi, atau konsumsi. Sehingga berdasarkan penjelasan tersebut maka perlu diketahui banyaknya pelaku ekonomi yang terdaftar di grabfood kota kupang yang berpartisipasi dalam jaringan Grab Food Kota Kupang yaitu berjumlah sebanyak 300 orang penjual yang terdaftar di Grab Food Kota Kupang namun yang menjadi sampel dalam penelitian ini adalah 23 pelaku ekonomi. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan oleh penelitian maka dapat disimpulkansebagai berikut mengenai karateristik responden mengenai jenis kelamin pada pelaku ekonomi jaringan grabfood kota Kupang yang paling banyak yaitu jenis kelamin perempuan dengan jumlah 13 orang dengan persentase sebesar 56.5%. sedangkan jenis kelamin laki-laki sebanyak 10 orang dengan nilai persentase sebesar 43.5%. Selanjutnya mengenai Karakteristik responden mengenai Umur pada pelaku ekonomi jaringan grabfood Kota Kupang yang paling bnyak yaitu pada umur lebih dari 46 Tahun didapati jumlah responden sebanyak 7 orang dengan presentase 30.4%. sedangkan yang paling sedikit yaitu pada umur 32 – 38 Tahun dan umur39-45 Tahun didapati jumlah responden sebanyak 3 orang dengan presentase 13%. Selanjutnya mengenai karakteristik responden berdasarkan pendidikan formal pada pelaku ekonomi jaringan grabfood kota Kupang yang paling banyak tingkat pendidikan yaitu SLTA sederajat berjumlah 15 orang dengan presentase sebesar 65.2%, sedangkan yang paling sedikit yaitu SLTP berjumlah 2 orang dengan presentase sebesar 8.7%. Selanjutnya mengenai karateristik responden mengenai Jenis Usaha pada pelaku ekonomi jaringan grabfood kota Kupang yang paling banyak pelaku ekonomi yaitu jenis usaha kuliner sebanyak 19 pelaku usaha dengan nilai persentase sebesar 82.6%. Sedangkan jenis usaha rumah makan berjumlah 4 pelaku usaha dengan persentase sebesar 17.4%. Selanjutnya mengenai karateristik responden mengenai jumlah tenaga kerja pada pelaku ekonomi jaringan grabfood kota yang paling banyak yaitu jumlah tenaga kerja sebanyak 1 Orang-5 Orang terdapat 17 pelaku ekonomi dengan presentase sebesar 74%. sedangkan yang paling sedikit yaitu jumlah tenaga kerja sebanyak 6 Orang-10 Orang dan 11 Orang-15 Orang yang masing-masingnya terdapat 3 pelaku ekonomi dengan presentase sebesar 13%. Selanjutnya mengenai karateristik responden berdasarkan Skala Usaha pada pelaku ekonomi jaringan grabfood kota Kupang yang paling bnyak skala usaha yaitu pada skala usaha kecil sebanyak 19 pelaku usaha dengan nilai persentase sebesar 82.6%. Sedangkan skala usaha menengah berjumlah 4 pelaku usaha dengan persentase sebesar 17.4%. Selanjutnya mengenai karateristik responden berdasarkan Lama Kerja Sama pada pelaku ekonomi jaringan grabfood kota Kupang yang paling banyak lama kerja sama yaitu 1 Tahun 1 Bulan - 2 Tahun sebanyak 12 pelaku ekonomi atau dalam presentase sebesar 52.3%. Sedangkan yang paling sedikit lama kerja sama yaitu 3 Tahun 1 Bulan – 3 Tahun Lama kerja sama yaitu sebanyak 3 pelaku ekonomi atau dalam presentase sebesar 13%. Selanjutnya mengenai karateristik responden berdasarkan Modal Usaha pada pelaku ekonomi jaringan Grabfood Kota Kupang yang paling banyak yaitu modal usaha Rp.1.000.000-Rp10.000.000 yaitu sebanyak 14 pelaku usaha dengan persentase sebesar 60,9%. Sedangkan yang paling sedikit yaitu modal usaha dari Rp.21.000.000-Rp30.000.000 yaitu sebanyak 1 pelaku usaha dengan persentase sebesar 4,3%. Selanjutnya mengenai karateristik responden berdasarkan Pendapatan Usaha pada pelaku ekonomi jaringan grabfood kota Kupang yang paling banyak yaitu pelaku ekonomi yang memiliki pendapatan usaha sebesar Rp.16.000.000-Rp.30.000.000 berjumlah 10 pelaku usaha dengan persentase sebesar 43,5%. Sedangkan yang paling sedikit yaitu pelaku ekonomi yang memiliki pendapatan usaha sebesar Rp.46.000.000-Rp.60.000.000 berjumlah 2 pelaku usaha dengan persentase sebesar 8,7%. Selanjutnya mengenai karateristik responden berdasarkan jumlah produksi pada pelaku ekonomi jaringan grabfood kota Kupang Untuk Jumlah produksi pelaku usaha yang paling tinggi yaitu ada pada 30/hari – 45/hari yaitu sebanyak 14 pelaku usaha atau dalam persentase sebesar 60,9%. Sedangakan jumlah produksi pelaku usaha yang paling sedikit yaitu ada pada 105/hari - 120/hari yaitu sebanyak 1 pelaku usaha atau dalam persentase sebesar 4.3%. Kata Kunci : Profil Pelaku Ekonomi

ANALISIS PENGEMBANGAN OBJEK WISATA PANTAI ABUDENOK DI KABUPATEN MALAKA

ADRIANI HANE
2022 · Thesis · Open Access

ABSTRAK ANALISIS PENGEMBANGAN OBJEK WISATA PANTAI ABUDENOK DI KABUPATEN MALAKA Pengembangan wisata adalah suatu usaha untuk mengembangagkan atau memajukan suatu objek wisata agar objek wisata tersebut lebih baik dan dapat menarik pengunjung ditinjau dari segi tempat maupun benda-benda yang ada didalamanya untuk dapat menarik minat wisatawan untuk berkunjung. Objek wisata adalah segala sesuatu yang ada didaerah tujuan wisata yang merupakan daya tarik agar orang-orang ingin datang berkunjung tempat wisata untuk menikmati atraksi yang ada pada objek wisata. Pengembangan objek wisata yang dapat dibahas dalam penelitian ini adalah berdasarkan konsep 3A2P dalam strategi pengembangan objek wisata. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bagaimana pengembangan objek wisata pantai Abudenok yang ada di Kabupaten Malaka. Penelitian ini, dibelakangi tentang pengembangan atraksi wisata, pengembangan aksesibilitas, pengembangan amenitas, pengembangan promosi dan pengembangan pelaku pariwisata pada objek wisata Pantai Abudenok yang terdapat di Kabupaten Malaka yang merupakan potensi yang dimiliki pada objek wisata. Adapun konsep dalam penelitian ini, adalah untuk mengetahui gambaran tentang pengembangan objek wisata Pantai Abudenok yang didalam dapat dijelaskan dalam penelitian ini adalah tentang pengembangan atraksi, aksesibilitas, amenitas, promosi dan pelaku pariwisata yang dapat dikembangakan pada objek wisata. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kualitatif yang dilaksanakan Desa Uma’toos Kabupaten Malaka. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik wawancara. Populasi dalam penelitian ini adalah wisatawan yang berkunjung pada objek wisata yang dapat ditemuisecara kebetulan saat berada diobjek wisata Analisis data yang digunakan adalah analisis uji trianggulasi yaitu untuk menggali dan melakukan teknik pengolaan data kualitatif serta untuk mengecek kebenaran data atau informasi yang diperoleh dari berbagai sudut pandang yang berbeda-beda. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa pengembangan objek wisata pada Pantai Abudenok masih sangat kurang oleh karena itu perlu adanya peningkatkan pembangunan dan pengembangan fasilitas-fasilitas wisata, akses jalan, dan promosi pada objek wisata agar dapat meningkatakan banyak kunjungan wisatawan pada masa yang akan datang. Kata kunci : Pengembangan Wisata dan Objek Wisata  

ANALISIS PENGARUH KUALITAS SUMBER DAYA MANUSIA DAN PROFESIONALISME KERJA PEGAWAI TERHADAP KINERJA PEGAWAI POLITEKNIK KELAUTAN DAN PERIKANAN KABUPATEN

JINDRO BENU
2022 · Thesis · Open Access

xi ABSTRAKSI Sumber daya manusia merupakan salah satu faktor penting dalam menjalankan sebuah Instansi/Organisasi.Sumber daya manusia memegang peranan paling penting dan potensial bagi keberhasilan suatu organisasi/ instansi, untuk itu dibutuhkan sumber daya manusia yang memiliki kinerja yang baik.Profesionalisme adalah masalah terutama masalah sikap. Bukan seperangkat kompetensi. Seseorang Profesional sejati adalah teknisi yang benar-benar peduli. Selanjutnya dikatakan Profesionalisme sejati mengisyaratkan suatu kebanggaan pada pekerjaa komitmen pada kualitas, dedikasi pada kepentingan klien, dan keinginan tulus untuk membantu. Menurut Panji Anoraga (2001:9). Widodo (dalam Kharis, 2010:8) sumber daya manusia dapat dikatakan berkualitas manakala mereka mempunyai kemampuan untuk melaksanakan kewenangan dan tanggung jawab yang diberikan kepadanya.Kemampuan tersebut hanya dapat dicapai manakala mereka mempunyai bekal pendidikan, latihan dan pengalaman yang cukup memadai untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawab yang diberikan. Kinerja pegawai adalah hasil kerja secara kualitas dan kuantitas yang dicapai oleh seorang pegawai dalam melaksanakan tugasnya sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan kepadanya. Hasil penelitian kinerja menunjukkan apakah sumber daya manusia telah memenuhi tuntunan yang dikehendaki perusahaan, baik dilihat dari sisi kualitas maupun kuantitas. Informasi dalam penelitian kinerja karyawan merupakan refleksi dari berkembang atau tidaknya perusahaan . Jenis penelitian ini adalah penelitian deskripsif kuantitatif. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linear berganda, Uji t (Koefisien) , Uji koefisien determinasi (R²) dan Uji Hipotesis.Hasil dari analisis regresi berganda yang didapatkan. xii Y =0,14.520+0,685(X1) – 0,443 (X2) Model regresi tersebut dapat diinterpretasikan bahwa koefisien regresi variabel X1 ( Kualitas SDM ) diperoleh sebesar 685 dan Variabel X2 ( Kinerja Pegawai ) 443 dengan arah koefisien positif. Tabel diatas menunjukan bahwa pengaruh Kualitas SDM dan Profesionalisme Pegawai memiliki signifikan 0,000 dan 0,19 (dibawah α = 0,05). Dengan membandingkan t-tabel pada α = 0,05 yaitu sebesar 2,000 (nilai t-tabel) dan t-hitung variabel X1 pada α = 0,05 yaitu sebesar 5.406 dan X2 pada α = 0,05 yaitu sebesar 2.428 yang berarti bahwa t-hitung lebih besar dari t-tabel, dengan melihat nilai t-hitung yang lebih besar dari t-tabel dan angka koefisien regresi dalam arah negatif, maka ini berarti terdapat pengaruh positif kualitas SDM dan Profesionalisme pegawai terhadap Kinerja pegawai pada Kantor Pegawai Politeknik Kelautan Dan Perikanan Kabupaten Kupang Berdasarkan kesimpulan penelitian yang diperoleh dan implikasi teoritis yang dimunculkan, maka dikembangkan implikasi terapan yang diharapkan dapat memberi sumbangan kantor Politeknik Kelautan Dan Perikanan Kabupaten Kupang agar lebih semangat dalam menyelesaikan tugas dan tanggung jawabnya masing-masing untuk mencapai tujuan yang diinginkan.

Efisiensi Dan Efektifitas Pengelolaan Pendapatan Asli Daerah Di Kota Kupang

YENRI A. TAMPANI
2022 · Thesis · Open Access

ABSTRAKSI EFISIENSI DAN EFEKTIVITAS PENGELOLAAN PENDAPATAN ASLI DAERAH KOTA KUPANG TAHUN ANGGARAN 2016-2020 Penelitian ini berjudul “Efisiensi Dan Efektivitas Pengelolaan Pendapatan Asli Daerah Kota Kupang”. Masalah dalam penelitian ini adalah “efisiensi dan efektifitas pengelolaan pendapatan asli daerah di Kota Kupang” Serta yang menjadi persoalan penelitian ini adalah : Bagaimana Efisiensi Pengelolaan Pendapatan Asli Daerah Di Kota Kupang dan Bagaimana Efektivitas Pengelolaan Pendapatan Asli Daerah Di Kota Kupang? Efesiensi dan Efektifitas rasio keuangan pada Pengelolaan Pendapatan Asli Daerah dilakukan dengan membandingkan hasil yang dicapai dari satu periode dibandingkan dengan periode sebelumnya sehingga dapat diketahui bagaimana kecenderungan yang terjadi. Selain itu dapat pula dilakukan dengan cara membandingkan dengan rasio keuangan Pengelolaan Pendapatan Asli Daerah yang dimiliki suatu pemerintah daerah tertentu dengan daerah lain yang terdekat maupun yang potensi daerahnya relatif sama untuk dilihat bagaimana rasio keuangan pemerintah daerah tersebut terhadap pemerintah daerah lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat efisiensi Pendapatan Asli Daerah Di Kota Kupang serta Untuk menganalisis tingkat efektivitas pengelolaan Pendapatan Asli Daerah Di Kota Kupang. Penelitian ini menggunakan metode analisis data Deskriptif. Hasi penelitian ini menunjukan bahwa Tingkat efisiensi pendapatan asli daerah pada Pendapatan daerah Kota Kupang pada tahun 2016-2020 dikatakan cukup efisien karena menghasilkan rasio tingkat efisiensi lebih kecil dari 100%. Ini menandakan bahwa Badan Pendapatan Daerah Kota Kupang telah melakukan pendapatan asli daerah dengan baik. Sedangkan Tingkat efektivitas pendapatan asli daerah pada Badan Pendapatan Daerah Kota Kupang pada tahun 2017 dikatakan efektif dan menghasilkan rasio tingkat efektivitas yaitu 92,67%. Dan pada tahun 2018 dikatakan efektif karena menghasilkan rasio tingkat efektivitas yaitu 92.58% pada tahun 2019 di katakan tidak efetif karena menghasilkan rasio tingkat efektivitas yaitu 10,06 pada tahun 2020 tingkat efekltifitasnya dikatakan cukup efektif karena menghasilkan tingkat rasio 99,24%.

ANALISIS PENGELOLAAN KEUANGAN DESA DI DESA MAUBESI, KECAMATAN INSANA TENGAH, KABUPATEN TIMOR TENGAH UTARA

AGUSTINA BORA
2022 · Thesis · Open Access

ABSTRAK ANALISIS PENGELOLAAN KEUANGAN DESA DI DESA MAUBESI KECAMATAN INSANA TENGAH KABUPATEN TIMOR TENGAH UTARA AGUSTINA BORA 17411678 Universitas Kristen Artha Wacana Kupang 2022 Penelitian ini berjudul “Analisis Pengelolaan Keuangan Desa Di Desa Maubesi Kecamatan Insana Tengah Kabupaten Timor Tengah Utara”. Skripsi ini ditulis oleh AGUSTINA BORA, NIM 17411678 Fakultas Ekonomi, Program Studi Manajemen, Jalur Minat Keuangan Daerah, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang ( UKAW ). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Bagaimana Pengelolaan Keuangan Dana Desa Pada Desa Maubesi Kecamatan Insana Tengah dan juga untuk mengetahui kesesuaian antara perencanaan keuangan desa di Desa Maubesi dengan perencanaan keuangan desa menurut Permendagri No. 37 Tahun 2007 Tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Desa. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian kualitatif deskriptif dengan menggunakan data primer dan sekunder yang dikumpulkan dengan menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dalam penelitian ini penulis melakukan analisis data dengan cara mengumpulkan, mereduksi, dan menyajikan data hingga dapat ditarik sebuah kesimpulan. Keabsahan data diperiksa dengan menggunakan metode triangulasi. Hasil analisis tersebut kemudian dibandingkan dengan hasil wawancara dengan Kepala Desa Maubesi, Pendamping Desa Maubesi, BPD Desa Maubesi dan salah satu Perangkat Desa Maubesi mengenai perencanaan keuangan desa di Desa Maubesi tersebut. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa pengelolaan keuangan dana desa pada desa Maubesi Kecamatan Insana Tengah pada tahun 2018 sampai dengan tahun 2020 sudah menjalankan siklus keuangan desa dengan baik mulai dari penyusunan rencana anggaran hingga pada siklus pertanggungjawaban anggaran dana desa. sehingga dapat dikategorikan efektif hanya saja pengaruhnya adalah Penundaan terhadap pencairan dana desa pada tahun berikutnya. Kata Kunci : Perancanaan, Pelaksanaan, Penatausahaan, Pelaporan dan Pertanggungjawaban

STUDI MINAT SISWA KELAS V SD GMIT BOLOK DALAM PEMBELAJARAN BOLA VOLI DI MASA PANDEMI COVID-19

PRIMUS BIRE
2022 · Thesis · Open Access

ABSTRAK STUDI MINAT SISWA KELAS V SD GMIT BOLOK DALAM PEMBELAJARAN BOLA VOLI DI MASA PANDEMIC COVID-19 Primus Bire1*, David Loba2, Yahya J. Palinata3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang:Pendidikan merupakan usaha sadar yang terencana untuk mewujudkan suasana belajar agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya, pengendalian diri, kecerdasan, akhlak mulia dan keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara. Dalam proses belajar siswa, sebelum timbul minat terhadap motif dan motivasi, motif adalah daya penggerak dalam diri seseorang untuk melakukan aktivitas-aktivitas tertentu demi mencapai tujuan tertentu. Tujuan penelitian:Untuk mengetahui dan mendeskripsikan minat siswa kelas V SD GMIT Bolok dalam pembelajaran bola voli di masa pandemic covid-19. Metode penelitian:Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan jenis penelitian adalah kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi.Teknik analisis data yang diguanakan adalah deskriptif kualitatif. Hasil dan pembahasan: Kegiatan pembelajaran yang dilaksanakan secara online atau daring dan kegiatan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas. Metode mengajar digunakan untuk memotivasi siswa agar mampu menggunakan pengetahuannya untuk memecahkan suatu masalah yang dihadapi.Kegiatan pembelajaran bola voli tetap mengutamakan komponen penilaian afektif, kognitif dan psikomotor bagi siswa.Materi pembelajaan bola voli merupakan kewajiban yang harus dilaksanakan oleh siswa, akan tetapi guru pun harus memberikan dorongan, motivasi, pujian, model pembelajaran yang bervariasi, sehingga melalui pembelajaran tersebut dapat meningkatkan minat belajar siswa. Simpulan:Proses pembelajaran yang menyanangkan akan mempengaruhi minat siswa untuk belajar dan siswa akan belajar sambil bermain. Kegiatan pembelajaran PJOK dilaksanakan secara tatap muka terbatas dan jarak jauh.Kegiatan pembelajaran bola voli berjalalan secara efektif dan efisien di masa pandemic covid-19. Katakunci: Minat siswa, pembelajaran bola voli

STRATEGI GURU PENJASORKES DALAM MENJAGA KEBUGARAN JASMANI SISWAKELAS VII DI SMP NEGERI 1 LABOYAYA BARAT

STEVANUS PATI KABBA
2022 · Thesis · Open Access

ABSTRAK STRATEGI GURU PENJASORKES DALAM MENJAGA KEBUGARAN JASMANI SISWAKELAS VII DI SMP NEGERI 1 LABOYAYA BARAT Stevanus Pati Kabba*, Dr. Lukas M. Bolengs2, Jimmy Ch.Atty 3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Strategi pembelajaran merupakan hal yang perlu diperhatikan guru dalam proses pembelajaran Pada dasarnya dalam setiap proses pembelajaran, baik pembelajaran yang berbentuk formal maupun non formal pasti memiliki strategi, cara, metode, dan pendekatan yang berbeda-beda dalam menyampaikan sebuah materi pembelajaran, sehingga tercapainya sebuah tujuan yang telah direncanakan. Tujuan penelitian: Tujuan dari penelilitian ini adalah untukmendeskripsikanStrategiGuru Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan dan upaya yang dilakukan guru dalam menjaga kebugaran jasmani siswa di kelas VII SMP Negeri 1 laboya Barat Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan metode penelitian Deskriptif dilakukan dengan menggambarkan gejala fenomena, atau peristiwa tertentu (Maksum, 2008:16). Hasil dan pembahasan:Dari hasil penelitian yang telah diperoleh yaitu (1) Strategi yang digunakan guru pendidikan jasmani dalam menjaga kebugaran siswa menunjukan sangat bervariasi meliputi stretegi langsung, strategi algoritma, strategi interaktif, strategi belajar sambil bermain, strategi pengajaran diri, strategi pengajaran sesama teman, strategi kognitif dan strategi pengajaran berpangkalan. (2) Upaya yang dilakukan dalam menjaga kebugaran siswa di SMP Negeri 1 Laboya Barat antara lain melalui kegiatan pemanasan bersama, penjelajahan, latihan kecepatan, pemanasan dan melalui kegiatan permainan. Simpulan: Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa penerapan strategi dan upaya guru sangat penting dalam menjaga kebugaran jasmanisiswa. Katakunci: Strategi Pembelajaran, Pendidikan Jasmani,dan Kesehatan.

MENINGKATKAN KERJASAMA SISWA DALAM PEMBELAJARAN PENJASORKES MENGGUNAKAN MODEL COOPERATIVE LEARNING TIPE JIGSAW

JEMI ADRIANUS LOBANG
2022 · Thesis · Open Access

ABSTRAK MENINGKATKAN KERJASAMA SISWA DALAM PEMBELAJARAN PENJASORKES MENGGUNAKAN MODEL COOPERATIVE LEARNING TIPE JIGSAW Jemi Adrianus Lobang1*, David Loba2, Pnatmo W. Masi3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Permasalahan penelitian ini adalah penerapan model pembelajaran yang belum tepat dalam proses belajar mengajar dan fasilitas yang digunakan kurang memadai sehingga menurunnya kerjasama siswa dalam pemebelajaran penjasorkes. Tujuan penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kerjasama siswa dalam pembelajaran penjasorkes menggunakan model cooperative learning tipe jigsaw Metode penelitian: Metode penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Penelitian ini terdiri dari 2 siklus. Tiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, refleksi. Hasil dan pembahasan: Hasil penelitian menunjukan bahwakerjasama siswa berdasarkan lembar kuesionerpada siklus 1 yaitu berdampak positif, hal ini terlihat pada hasil ketuntasan belajar siswa yang melebihi KKM yang telah ditetapkan yaitu 76 mengalami peningkatan pada siklus 1 ke siklus 2 sebesar 75,41% (siklus 1) menjadi 81,76% (siklus 2). Simpulan: Hasil penelitian mengungkapkan bahwa kerjasama siswa mengalami peningkatan setelah di terapkannya model pembelajaran cooperative learning tipe jigsaw dalam pembelajaran penjasorkes Kata kunci: Kerjasama siswa, model cooperative learning tipe jigsaw. ABSTRACT IMPROVING STUDENT'S COOPERATION IN LEARNING OF PENJASORKES USINGTHE COOPERATIVE LEARNING MODEL JIGSAW TYPE Jemi Adrianus Lobang1*, David Loba2, Pnatmo W. Masi3 123Physical Education, Health, and Recreation Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, Artha Wacana Christian University, Kupang, Indonesia email. [email protected] Background: The problem of this research is the application of the learning model that is not appropriate in the teaching and learning process and the facilities used are inadequate so that the student's cooperation in learning physical education and physical education decreases. Researchobjectives: This study aims to improve student cooperation in physical education learning using the jigsaw type cooperative learning model Research method: This research method is classroom action research. This research consists of 2 cycles. Each cycle consists of planning, implementing actions, observing, reflecting. Results and discussion: The results showed that student cooperation based on the questionnaire sheet in cycle 1 had a positive impact, this was seen in the results of student learning mastery that exceeded the predetermined KKM, namely 76, which increased in cycle 1 to cycle 2 by 75.41% ( cycle 1) to 81.76% (cycle 2). Conclusion: The results of the study revealed that student cooperation has increased after the implementation of the jigsaw type of cooperative learning model in physical education learning. Keywords: Student cooperation, jigsaw cooperative learning modeol.

PENERAPAN NILAI-NILAI PENDIDIKAN JASMANI, OLAHRAGA, DAN KESEHATAN DALAM INTERAKSI SOSIAL PADA SISWA SMP NEGERI 1 WEWEWA BARAT

HERONIMUS H. GORO
2022 · Thesis · Open Access

Latar belakang: Banyak nilai-nilai yang terkandung dalam suatu permainan dan olahraga seperti kerjasama, toleransi, saling menghargai, tolong menolong, kerja keras, menghargai kemenangan dan kekalahan, norma-norma agama, dan norma-norma sosial. Dan interaksi sosial seperti: akomodasi, kerjasama, akulturasi, asimilasi, kompetensi, kontravensi dan konflik sosial. Tujuan penelitian: Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini ialah untuk mengidentifikasi penerapan nilai- nilai pendidikan jasmani dalam interaksi sikap sosial pada siswa di SMP Negeri 1 Wewewa Barat. Metode penelitian: Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Tenik pengumpukan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengamatan atau observasi, wawancara, dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengumpulan data Reduksi data Penyajian data Penarikan kesimpulan. Hasil dan pembahasan: Berdasarkan hasil wawancara dengan kepala sekolah, guru penjasorkes dan siswa peneliti menyimpulkan berdasarkan apa yang saya amati di Sekolah ini penerapan nilai-nilai pendidikan jasmani di SMP Negeri 1 Wewewa Barat sudah baik, terlihat dari perilaku siswa dalam hubungan sosial dengan sesama siswa maupun dengan guru-guru. Siswa-siswi menerapkan nilai-nilai pendidikan jasmani seperti saling membantu satu sama lain. Olahraga bisa digunakan sebagai tempat setiap individu untuk melakukan interaksi sosial bahkan menjadi miniatur kehidupan nyata. Manusia hidup membutuhkan manusia lain dan tidak bisa hidup sendiri di dunia ini. Simpulan: Penerapan nilai-nilai pendidikan penjasorkes dapat membantu siswa dalam interksi sosial siswa dengan siswa maupun siswa dengan guru menjadi baik.

PENERIMAAN SENSORIK GULA-GULA BABEKO DENGAN PROPORSI JAHE YANG BERBEDA TERHADAP GULA LONTAR CAIR

WELTRUDIS LURUK BRIA
2022 · Thesis · Open Access

Penelitian ini tentang penerimaan sensorik gula-gula babeko dengan proporsi jahe yang berbeda terhadap gula lontar cair. Penelitian ini telah dilaksanakan pada tanggal 22-28 juni 2021 di Laboratorium Processing Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Kristen Artha wacana Kupang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penerimaan sensorik gula-gula babeko dengan proporsi jahe berbeda pada gula lontar cair. Dan juga terdapat salah satu perlakuan terbaik yang dapat diterima oleh panelis. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 4 perlakuandan3 kali ulangan. Dengan 30 panelis sebagai sumber pengelompokan dengan prenstase 0%, 10%, 15% dan 20% sari jahe. Variabel yang diamati adalah aroma, rasa, tektur permen babeko. Hasil penelitian menunjukan bahwa uji analisis organoleptik pada aroma terdapat pada perlakuan C dengan penambahan sari jahe yang menghasilkan nilai rata-rata aroma babeko (4,689) sangat suka, rasa babeko yang paling tertinggi disukai yaitu terdapat pada perlakuan C dengan nilai rata-rata(4,744) sangat suka, tekstur babeko yang paling tertinggi disukai yaitu terdapat pada perlakuan B dengan nilai rata-rata (4,611) sangat suka.

PENGARUH KONSENTRASI CMC (Carboxy Methyl Cellulose ) TERHADAP SIFAT FISIK DAN KIMIA SARI BUAH TOMAT

MARIA FATIMA NAHAK FAHIK
2022 · Thesis · Open Access

PENGARUH KONSENTRASI CMC ( Carboxy Methyl Cellulose ) TERHADAP SIFAT FISIK DAN KIMIA SARI BUAH TOMAT FAHIK N. F. MARIA¹⁾, MELKIANUS NUHAMARA²⁾, ADI R. R. A. A. D. I²⁾. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan konsentrasi CMC ( Carboxy Methyl Cellulose) terhadap sifat fisik, kimia, dan organoleptik Sirup Tomat. Penelitian ini dilaksanakan di laboratoriun Prochesing pertanian, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 kali ulangan sehingga didapat 12 unit pecobaan, dengan persentase 0%, 0,1%, 0,2%, dan 0,3%. variabel yang diamati adalah, Viskositas, pH dan organoleptik yaitu rasa, warna, aroma. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Penambahan CMC atau bahan penstabil berpengaruh terhadap karakteristik sifat fisik, kimia, dan organoleptik Sirup tomat yang dihasilkan. Perlakuan terbaik yaitu penambahan bahan penstabil (CMC) sebanyak 0.2% dengan sifat organoleptik yakni: skor Rasa 4 dengan kategori (sangat suka), skor Aroma3,93 dengan ketegori (sangat suka), skor warna 3,87 dengan kategori (sangat suka). Sedangkan hasil analisis viskositas dari setiap perlakuan yaitu 60 cp (0,%), 66 cp (0,1%), 76 cp (0,2%), 83 cp (0,3%) dan pH dari satiap perlakuan yaitu 2,93 (0%), 3,30 (0,1%), 3,36 (0,2%), 3,53 (0,3%). Kata kunci : Tomat, CMC, Sari Buah Tomat

PENGARUH SUBSTITUSI BUBUR JAMBU BIJI MERAH PADA KETAN TERHADAP KARAKTERISTIK SENSORIK DODOL JAMBU BIJI

ELPIANUS A. BANDI
2022 · Thesis · Open Access

Dodol merupakan salah satu olahan hasil pertanian yang sangat diminati oleh banyak kalangan baik orang tua, orang dewasa dan anak-anak. Dodol termasuk dalam jenis pangan semi basah dengan kadar air 30% (Dewan Standarisasi Nasional,1992).Bahan dasar pembuatan dodol adalah tepung ketan,gula pasir dan santan kelapa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh substitusi bubur jambu biji pada tepung ketan terhadap karakteristik sensorik dodol jambu biji. Penelitian ini dilaksanakan di laboratorium Prosesing Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 kali ulangan sehingga didapat 12 unit pecobaan. Perlakuan A (kontrol) 0% substitusi bubur jambu, Perlakuan B 15% substitusi bubur jambu , Perlakuan C 30% substitusi bubur jambu dan Perlakuan D 45% substitusi bubur jambu. Variabel pengamatan adalah, uji organoleptik ( warna, aroma dan rasa),uji fisik (tekstur) dan analisis kimia (kadar air). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan terbaik uji organoleptik pada perlakuan (D) substitusi bubur jambu 45 % dengan nilai rata-rata tingkat kesukaan Rasa 4,97 (sangat suka), warna 4,80(sangat suka), aroma 4,77 (sangat suka), uji fisik (tekstur)4,91 sangat suka dan analis kimia (kadar air) 5,79 sangat suka.

PERSEPSI KEPALA SEKOLAH TERHADAP KINERJA GURU PENDIDIKAN JASMANI, OLAHRAGA, DAN KESEHATAN DI SD NEGERI KUANINO KOTA KUPANG

FEBRIANUS DATU KOA
2022 · Thesis · Open Access

ABSTRAK PERSEPSI KEPALA SEKOLAH TERHADAP KINERJA GURU PENDIDIKAN JASMANI OLAHRAGA DAN KESEHATAN DI SD NEGERI KUANINO KOTA KUPANG Febrianus Datu Koa1*, Magdalena Rambu Pisu Wasak2, Pnatmo W. Masi3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Guru penjasorkes dalam menjalankan tugasnya sebagai pengajar di sekolah,. Harus mengedepan profesionalnya menujukan kinerja lebih baik lagi dari sebelumya bisa menjadi contoh dan motivasi bagi siswa di sekolah karena merupakan penentu keberhasilan belajar di sekolah Mengenai prespsepsi kepala sekolah terhadap kinerja guru penyelenggaraan pembelajaran penjasorkes sehingga memenuhi standar kompetensi yang di harapkan. Tujuan penelitian: Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Persepsi Kepala Sekolah terhadap Kinerja Guru Penjasorkes di SD Negeri Kuanino Kota Kupang. Metode penelitian: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan metode penelitian kualitatif, sesuai dengan tujuan agar dapat memperoleh data dengan lengkap tentang Persepsi Kepala Sekolah terhadap kinerja guru Penjasorkes di SD Negeri Kuanino Kota Kupang Hasil dan pembahasan:. : Berdasarkan paparan data hasil penelitian menunjukan bahwa Persepsi Kepala Sekolah Terhadap kinerja Guru Penjasorkes di SDN Kuanino Kupang Kota Kupang, di Nilai dari keterampilan Mengajarnya berdasarkan 4 kompetensi Guru yang lebih kusus untuk menilai kinerja Mengajarnya ya itu penilaian Keprofesionalnya dan pedagogik, yaitu hasil kinerja Guru penjasorkes di SDN Kuanino Kota Kupang yang di lakukan Wawancara dan berdasasarkan 12 indikator keterampilan mengajar Guru Penjasorkes yang di nilai oleh Kepala Sekolah dan Tata Usaha Sekolah menujukan Kinerja Guru penjasorkes Masi Kurang belum menjalankan tugasnya dengan baik. Simpulan: Guru penjasorkes Salah satu faktor utama yang mendukung Mutu pendidikan dalam menciptakan sumber Daya Manusia melalui proses belajar mengajar dengan demikian Guru penjasorkes harus punya kinerja mengajar yang berkualitas. Kata kunci: Persepsi kepala sekolah, kinerja Guru penjasorkes ABSTRACT PRINCIPAL’S PERCEPTION TOWARDS THE PERFORMANCE OF TEACHERS OF PHYSICAL EDUCATION IN SPORT AND HEALTH AT KUANINO ELEMENTARY SCHOOL IN KUPANG CITY Febrianus Datu Koa1*, Magdalena Rambu Pisu Wasak2, Pnatmo W. Masi3 1,2,3Physical Education, Health, and Recreation Study Program, Faculty of Teacher Training and Education email. [email protected] Background: Physical education teachers in carrying out their duties as teachers in schools must put forward their professionalism to show better performance than previously and it can be a role and motivation for students at school because it is a determinant of success in learning at school and regarding tothe principal's perception of the performance of teachers in the implementation of physical education learning so that it meets the expected competency standards. Research objective: The purpose of this study was to determine the Principal's Perception of Physical Education Teacher Performance at SD Negeri Kuanino, Kupang City. Researchmethod: The method used in this research is qualitative researchto obtain complete data on the Principal's Perception of the performance of Physical Education teachers at SD Negeri Kuanino, Kupang City. Result and Discussion. : Based on the exposure of the data, the results of the study showed that the Principal's Perception of the Performance of Physical Education Teachers at SD Negeri Kuanino Kupang, the teaching skills assessment based on 4 specific teachers competencies to assess the teaching performancethat were more specific to assessing their teaching performance, namely professional and pedagogical assessmentsasthe results of the teachers of physical education in sport and health performance at SDN Kuanino Kupang,which was interviewed and based on 12 indicators of physical education teacher teaching skills assessed by The Physical and school administration showed that physical Education Teacher Performance is still lacking in carrying out their duties properly Conclusion: Physical education teachers are one of the main factors that support the quality of education in creating human resources through the teaching and learning process. Thus, physical education teachers must have a good quality teaching performance. Keyword: Principal's perception, physical education Teacher performance

IMPLEMENTASI NILAI-NILAI KARAKTER DALAM PEMBELAJARAN PENJASORKES PADA SISWA KELAS VIII DI SMPN 8 KOTA KUPANG

NALDY SEPTIAGO DIMA
2022 · Thesis · Open Access

ABSTRAK IMPLEMENTASI NILAI-NILAI KARAKTER DALAM PEMBELAJARAN PENJASORKES PADA SISWA KELAS VIII DI SMPN 8 KOTA KUPANG Naldi S. Dima1*, M. Rambu P. Wasak2, Agustinus J. Nafie3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Pendidikan merupakansuatuusaha yang dilakukan oleh manusiadengantujuanuntukmenumbuhkan dan mengembangkanpotensi–potensi yang dimilikinyadengansuatupembawaanjasmani dan rohani yang baik dan sesuaidengannilai–nilai yang adadalamlingkungannya. Tujuan penelitian: Tujuandaripenelitianiniuntukmengetahui bagaimanaImplementasi nilai-niai karakter dalam pembelajaran penjasorkes pada siswa kelas VIII di SMPN 8 Kupang. Metode penelitian: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif kualitatif untuk mengetahuiImplemantasi nilai-nilai karakter dalam pembelajaran penjasorkes pada siswa kelas VIII di SMPN 8 Kota Kupang. Hasil dan pembahasan: Hasil penelitian yang didapat adalah: 1) Penilaian dan contoh guru terhadap karakter siswa saat mengikuti proses pembelajaran penjasorkes,2)Mengetahuinilaikaraktersiswasaat proses pembelajaranpenjasorkes ,3) Menganalisis karakter siswa melalui aspek yang di amati. Simpulan:Siswatetapsenang dan bersemangatdalammengikutipembelajaranpenjasorkes di sekolah, halinidikarenakanadanyakesadaransiswauntukbelajar, sertadukungan yang berasaldariorangtua dan siswamampumempraktekanbeberapanilaikarakterdalamkehidupansehari-hari. Katakunci: PembelajaranPenjasorkes, implementasinilai-nilaikarakter

KENDALA PEMBELAJARAN PENJASORKES MENGGUNAKAN MEDIA ONLINE PADA SISWA SMP NEGERI NUNUH POSMANU

YERI ARIANUS THIMOTIUS ATI
2022 · Thesis · Open Access

ABSTRAK KENDALA PEMBELAJARAN PENJASORKES MENGGUNAKAN MEDIA ONLINE PADA SISWA SMP NEGERI NUNUH POSMAN Yeri Arianus Thimatius Ati1*, Jusuf Blegur2, Jimmy Ch. Atty 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang:Pendidikan mempunyai peran yang sangat penting dalam memajukan suatu bangsa. Pendidikan diharapkan dapat mencerdaskan generasi muda yang mampu mengembangkan potensi dalam diri, serta berpola pikir secara kritis dan dinamis, bertanggung jawab, berakhlak mulia, beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Tujuan penelitian: ini bertujuan untuk mengetahui kendala pembelajaran penjasorkes menggunakan media online pada siswa SMP Negeri Nunuh Posmanu. Metode penelitian:ini termasuk ke dalam jenis penelitian fenomenalogi, yang mendeskripsikan segala bentuk tindakan dan juga fenomena yang dilakukan oleh subjek yang diteliti dalam kendala pembelajaran penjasorkes menggunakan media online, adapun teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil dan pembahasan:dalam pembelajaran penjasorkes pada kondisi belajar dari rumah diketahui dari aspek pelaksanaan pembelajaran menggunakan media online guru dan siswa menyatakan bahwa pembelajaran penjasorkes dilaksanakan secara online. Namun demikian proses pembelajaran penjasorkes guru dan siswa mengalami berbagai macam kendala atau hambatan sepertijaringan internet dengan akses yang tidak lancar, susah mencari kuota internet, dan tidak mengerti cara menggunakan perangkat (HP/laptop) sehingga proses pembelajaran masih ditandai dengan kurang efektif. Simpulan: Pembelajaran penjasorkes di SMP Negeri Nunuh Posmanu sudah dilakukan secara online.Namun dalam pembelajaran penjasorkes menggunakan media online masih belum efektif karena masih terdapat beberapa kendala yang di dialami guru dan siswa dalam proses pembelajaran menggunakan media online. Katakunci: Media online; pembelajaran penjasorkes; kendala ABSTRACT THE OSBTACLES IN LEARNING PHYSICAL EDUCATION HEALTH AND RECREATION USING ONLINE MEDIA ON STUDNETS OF JUNIOR HIGH SCHOOL, NUNUH POSMANU Yeri Arianus Thimatius Ati1*, Jusuf Blegur2, Jimmy Ch. Atty 123Physical Education, Health, and Recreation Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, Artha Wacana Christian University, Kupang, Indonesia email. [email protected] Background: Education has a verry important role in advancing a nation. Education is expected to be able to educate the younger generation who are able to develop their own potential, and have a critical and dinamic mindset, are responsible, have noble, character, have faith and fear God Almyghty. Aim of Study: this study aims to find out the obstacles in learning Physical Education and Health using online media for students at SMP Negeri Nunuh Posmanu. Research Method: this is included in the type of phenomenological research, which describes all forms of action and also phenomena carried out by the subjects studied in physical andphysical education learning problems using online media, while the data collection techniques in this study used observation, interviews and documentation. Findings and Discussion: In physical education learning conditions from home, it is known from the aspect of implementing learning using online media, teachers and students state that physical education learning is carried out online media. However, the physical education learning process, teachers and students experience various kinds of obstacles such as the internet network with access that is not smooth, it is difficult to find internet quota, and they do not understand how to use the device (HP/Laptop) so that the learning process is still marked as less effective. Conclusion: Physical education learning at SMP Negeri Nunuh Posmanu has been done online. However, physical education learning using online media is still not effective because there are still some obstacles experienced by teachers and students in the learning process using online media. Keyword: Online media; physical education, learning; obstacles

PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ONLINE BOLA VOLI DI MASA PANDEMI

FERNANDUS NAUR
2022 · Thesis · Open Access

ABSTRAK PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ONLINE BOLA VOLI DI MASA PANDEMI Fernandus Naur1*, Jusuf Blegur2, Yahya J. Palinata3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latarbelakang: Berdasarkan latar belakang masalah, pelaksanaan pembelajaran online bola volidi SMP Negeri 14 Takari berjalan tidak efektif karena masih mengalami berbagai macam kendala dan hambatan selama kegiatan pembelajaran. Tujuan penelitian: Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan pembelajaran online bola voli di SMP Negeri 14 Takari selama masa pandemi. Metode penelitian: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi serta teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Sampel pada penelitian ini adalah kepala sekolah, guru PJOK, dan siswa kelas VIII di SMP Negeri 14 Takari. Hasil dan pembahasan: Proses pembelajaran di tengah pendemi covid-19 membuat sekolah harus melakukan pembelajaran secara daring/luring.Belajar di rumah dilaksanakan untuk memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi siswa agar tetap menjalankan proses pembelajaran di tengah wabah covid-19.Namun demikian dalam pelaksanaan pembelajaran online terdapat kendala dan hambatan yang di hadapi oleh guru dan siswa. Kendala yang di hadapi antara lain jaringan internet yang buruk, ketersediaan media pembelajaran online seperti HP Android yang masih belum di miliki oleh semua siswa. Simpulan: Pelaksanaan pembelajaran online bola voli yang di jalankan di SMP Negeri 14 Takari selama masa pandemi covid-19 sudah baik. Namun dalam pembelajaran online bola voli di SMP Negeri 14 Takari masih belum efektif karena masih terdapat beberapa hambatan yang di hadapi dalam proses pembelajaran. Faktor penghambat yang di hadapi guru dan siswa adalah jaringan internet yang tidak stabil sehingga membuat proses pembelajaran berjalan kurang efektif. Katakunci: Pembelajaran online bola voli; pandemic covid-19

PERAN ORANG TUA DALAM PROSES PEMBELAJARAN PJOK DI MASA PANDEMI

ANTONIUS JAMPUT
2022 · Thesis · Open Access

ABSTRAK PERAN ORANG TUA DALAM PROSES PEMBELAJARAN PJOK DI MASA PANDEMI Antonius Jamput1*, Jusuf Blegur2, Pnatmo W. Masi3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Berdasarkan latar belakang masalah, peran orang tua sangat penting dalam proses pembelajaran PJOK dimasa pandemi. Khususnya peran orang tua sebagi pendidik, pendorong, panutan, teman, dan pengawas. Tujuan penelitian: Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui peran orang tua dalam proses pembelajaran PJOK dimasa pandemi. Metode penelitian: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan wawancara dan dokumentasi serta teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu redukasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Sampel pada penelitian ini orang tua siswa di SMP N 8 Kupang. Hasil dan pembahasan: Sudah menjadi tanggung jawab orang tua untuk mendidik anak pada saat pembelajaran dimasa pandemi. Keberhasilan belajar anak tidak terlepas dari peran orang tua seperti peran sebagai pendidik, pendorong, panutan, teman, dan pengawas. Tindakan yang dilakukan orang tua seperti mengarahkan dan mengingatkan kepada anak untuk mempersiapkan diri dengan baik dalam mengikuti proses pembelajaran secara daring, memberi motivasi dan fasilitas kebutuhan sekolah anak, mengajarkan anak selalu bersikap jujur baik dilingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat, membangun komunikasi dengan anak dan mengawasi serta mendampingi anak dalam mengikuti proses pembelajaran agar anak angar mencapai tujuan belajar yang semestinya. Simpulan: Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa orang tua memiliki peran yang sangat penting dalam proses belajar anak di masa pandemi yaitu peran sebagi pendidik, pendorong, panutan, teman, dan pengawas sehingga anak merasa semangat dalam mengiukti proses pembelajaran secara daring. Kata kunci: peran orang tua; proses pembelajaran PJOK; pandemic covid 19