Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

C

1.035 karya publik ditemukan.

2026: 342025: 252024: 202023: 1412022: 1932021: 3892020: 782018: 202016: 12013: 12009: 11018: 1

DISPARITAS PUTUSAN PEMIDANAAN OLEH HAKIM TERHADAP TERDAKWA KECELAKAAN LALULINATAS

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

INTISARI Judul Skripsi Penulis adalah Disparitas putusan pemidanaan oleh hakim terhadap terdakwa kecelakaan lalulintas. Permasalahan pokok dalam penelitian ini, penulis lebih memfokuskan dengan permasalahan: Megapa terjadinya disparitas pemidanaan oleh hakim terhadap terdakwa kecelakaan lalulintas? Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui alasan terjadi disparitas pemidanaan oleh hakim terhadap terdakwa kecelakaan lalulintas. Selanjutnya, Penelitian ini berjenis penelitian normatif yang bersifat deskriptif artinya bahwa sifat penelitian ini berusaha mendeskripsikan atau menguraikan suatu gejala sosial atau peristiwa yang terjadi dalam masyarakat dengan penerapan suatu norma (peraturan perundang-undangan) yang berlaku. Sumber data dan jenis data yang digunakan adalah data sekunder yang jenisnya berupa bahan hukum primer, bahan hukum sekunder bahan hukum tersier. Teknik pengumpulan bahan hukum melalui Studi pustaka atau dokument.Analisis bahan hukum yang diperoleh dari hasil wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi disparitas pemidanaan oleh hakim terhadap terdakwa kecelakaan lalulintas, dapat dikategorikan dalam beberapa pertimbangan mendasar yaitu: Kekuatan Mengikat Alat Bukti Yang Diajukan Oleh Jaksa Penuntut Umum, Tuntutan Penuntut Umum Berbeda-beda, Kualitas Perbuatan Pidana Terdakwa Anak, Hal Memberatkan dan Meringankan, Indepedensi Hakim, dan Tidak Adanya Pedoman Pemidanaan Oleh Hakim. Oleh sebab itu penulis menyarankan bahwa, diharapakan Terdakwa supaya tertib berlalulintas dijalan, jangan buru-buru dalam mengendarai kendaraan bermotor dijalan, diharapkan penuntut umum harus mempelajari perkara-perkara yang lain sehingga dapat menuntut terdakwa dalam kasus lakalantas tidak terjadinya disparitas.Diharapkan hakim dalam menjatuhkan putusan harus mempelajari tentang kualitas perbuatan pidana yang dilakukan terdakwa sehingga tidak terjadinya disparitas,diharapkan hakim dapat memeriksa perkara-perkara terdahulu yang berkaitan dengan tindak pidana lakalantas tentang hal yang memberatkan dan meringankan terdakwa sehingga hakim tidak menimbulkan suatu putusan disparitas yang terlalu melebar, diharapkan dengan kewenangan indepedensi ini hakim harus mempelajari perkara-perkara terdahulu sehingga dapat mengurangi terjadinya disparitas putusan hakim, dan diharapkan harus adanya pedoman pemidanaan sehingga tidak terjadinya disparitas yang terlalu melebar, dan juga dalam penjatuhan harus pula mempelajari putusan-putusan terdahulu agar tidak terjadinya disparitas putusan terlalu jauh. Kata Kunci : Disparitas,Putusan,Tindak Pidana Lalulintas

DESKRIPSI TENTANG MODUS DAN AKIBAT HUKUM TERJADINYA TINDAK PIDANA PENGANGKUTAN HASIL HUTAN ILEGAL

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Judul skripsi ini adalah Deskripsi Tentang Modus dan Akibat Hukum Terjadinya Tindak Pidana Pengangkutan Hasil Hutan Ilegal. Permasalahan yang diteliti adalah modus yang digunakan oleh para pelaku tindak pidana pengangkutan hasil hutan dan akibat hukum dari tindak pengangkutan hasil hutan. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui modus dan akibat hukum dari tindak pidana pengangkutan hasil hutan sehingga menghasilkan manfaat teoritis dan praktis. Manfaat teoritis dari penulisan ini adalah dapat berguna bagi pengembangan ilmu pengetahuan di bidang hukum pidana pada kalangan akademisi sedangkan manfaat praktis dari penulisan ini adalah dapat menjadi bahan masukan bagi para penegak hukum dalam proses penegakan hukum terhadap tindak pidana pengangkutan hasil hutan. Variabel yang digunakan adalah variabel bebas dan variabel terikat. Variabel bebas dari penulisan ini adalah modus operandi yang digunakan oleh pelaku tindak pidana pengangkutan hasil hutan sedangkan variabel terikat dari penulisan ini adalah terjadinya tindak pidana pengangkutan hasil hutan. Metode yang digunakan adalah metode penelitian hukum normatif dengan sumber data yang digunakan adalah data sekunder yang terdiri dari bahan hukum primer, sekunder dan tersier. Teknik pengumpulan dan pengolahan data menggunakan studi kepustakaan yang dianalisis menggunakan metode analisis kualitatif normatif. Hasil penelitian menunjukan modus operandi yang digunakan dalam tindak pidana pengangkutan hasil hutan antara lain : 1. Pelaku mengelabui petugas dengan membawa dokumen yang bukan dikeluarkan oleh instansi yang berwenang. 2. Pelaku mengangkut hasil hutan kayu menggunakan alat angkut (Kapal Motor, Mobil Dump Truck dan Sepeda Motor yang telah dimodifikasi) tidak dilengkapi SKSHH. Akibat hukum yang timbul dari tindak pidana pengangkutan hasil hutan antara lain : 1. Terhadap pelaku : a. Pelaku ditahan. b. Pelaku dipidana penjara dan denda serta dibebankan untuk membayar biaya perkara. 2. Terhadap alat angkut : a. Alat angkut disita untuk kepentingan pemeriksaan perkara terdakwa lainnya. b. Alat angkut dirampas untuk negara. 3. Terhadap negara : a. Merugikan negara dari sektor PNBP. b. Merusak eksosistem hutan.

Kelompok Tumbuh Kembang Bersama

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini yakni (1) Bagaimana konteks KTKB dalam Fakultas Teologi UKAW? (2) Bagaimana peran dan dampak KTKB Fakultas Teologi UKAW bagi Mahasiswa Fakultas Teologi UKAW Kupang? (3) Bagaimana refleksi Teologis terhadap peran KTKB dan implikasinya bagi Fakultas Teologi UKAW? Metode penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Hasil penelitian menunjukan bahwa dari 7 (tujuh) KTKB yang dipilih secara acak, hanya 1 (satu) KTKB yang sementara berjalan dengan sangat baik, 5 (lima) KTKB berjalan dengan kurang baik, sedangkan 1 (satu) KTKB lainnya sama sekali tidak berjalan. Pada dasarnya KTKB cukup berperan penting bagi tumbuh kembang mahasiswa teologi walaupun KTKBnya secara keseluruhan banyak yang tidak berjalan dengan baik bahkan ada yang tidak berjalan sama sekali. Dampak KTKB bagi mahasiswa teologi belum terlalu menonjol karena jumlah KTKB yang berjalan dengan baik sangat sedikit. Namun, KTKB ini diperkirakan akan menjadi kelompok yang berperan penting bagi mahasiswa teologi sebagai calon pemimpin gereja di masa mendatang. Mahasiswa Fakultas Teologi yang terbagi dalam beberapa kelompok sel (KTKB) merupakan bagian dari orang-orang muda atau remaja (mahasiswa) yang terpanggil oleh Allah untuk menjadi pemimpin gereja di masa depan (2 Raja-Raja 11, 15, 16, 21, 24) dan (Lukas 2:46-47). KTKB dibentuk agar mahasiswa dapat saling mendukung, seia sekata, seperasaan dan ikut serta aktif dalam menyumbangkan tenaga, pikiran serta bakat yang dimiliki masing-masing bagi kegiatan-kegiatan baik di dalam KTKB sendiri, kegiatan pelayanan gerejawi maupun pelayanan di lingkungan dimana mereka berada (1 Petrus 3:8).  KTKB juga berperan untuk menjaga dan memelihara kehidupan mahasiswa dari awal sehingga mereka mengetahui jalan kebenaran melalui firman Tuhan setiap hari di dalam kehidupannya (Amsal 22:6, 2 Timotius 1:2). Pergaulan teman sebaya dalam hal ini mahasiswa Fakultas Teologi yang merupakan anggota KTKB memiliki pengaruh yang kuat dalam pembangunan karakter religius. Karakter religius ini dibuktikan dengan kebiasaan yang dilakukan anggota KTKB untuk saling mendukung, saling memotivasi, saling mengingatkan, saling berbagi dan saling mendoakan dalam segala hal baik yang berkaitan dengan kegiatan kampus maupun kegiatan keagamaan.

ANAK PENDETA KORBAN PERCERAIAN

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK Perceraian merupakan persoalan yang sering terjadi dalam kehidupan masyarakat modern saat ini, namun ternyata perceraian pun bisa menimpa kehidupan para tokoh agama seprti mereka yang berprofesi sebagai pendeta. Penyebab perceraian yang sering dialami oleh para pendeta ini adalah melalui kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dan juga perselingkuhan, dan juga dampak dari perceraian inilah yang juga memiliki pengaruh bagi anak-anak mereka sendiri. Yang diteliti saat ini adalah kehidupan anak-anak pendeta korban perceraian dengan aspek-aspek yang nampak dalam penelitian ini yaitu aspek fisik, menta, sosial, serta spiritualitas. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan pendetakan metode kualitatif dengan menggunakan teknik wawancara dan koisioner untuk mengumpulkan data terhadap anak-anak pendeta korban percerain yang memiliki gangguan psikologis dalam situasi perceraian kedua orang tua. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, penulis menemukan bahwa peristiwa perceraian dari kedua orang tua yang berprofesi sebagai pendeta memiliki dampak atau pengaruh psikologis bagi anak-anak mereka. Dalam pergumulan yang dirasakan oleh anakanak pendeta korban perceraian, gereja sudah seharusnya hadir bukan hanya untuk mendampingi kedua orang tua anak-anak saja, tetapi juga membantu mendampingi serta membimbing anak-anak pendeta korban percerain ini agar dapat dimampukan dalam membangun iman serta spiritualitas mereka. Anak-anak korban perceraian ini sangat perlu untuk mendapatkan pendampingan yang baik oleh gereja, setelah peristiwa perceraian orang tua yang mereka alami. Maka itu penulis pun menemukan bahwa ada lima pendekatan pastoral yang sangat baik diterapkan untuk membantu gereja dalam pendekatan atau pendampinganya terhadap anak-anak pendeta korban perceraian, sehingga mereka pun dapat merasakan bahwa mereka tidak pernah sendiri dalam menjalani persoalan hidup yang sedang mereka alami. Kata Kunci: Keluarga, Perceraian, Anak-anak Pendeta, Pastoral, Peran Gereja.

analisis pengaruh kualitas pelayanan dan nilai pelanggan terhadap kepuasan anggota pengguna jasa KSP Kopdit Sehati Ba’a.

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK Penelitian ini berjudul analisis pengaruh kualitas pelayanan dan nilai pelanggan terhadap kepuasan anggota pengguna jasa KSP Kopdit Sehati Ba’a. Skripsi ini ditulis Oleh Arni Sarlince Ndun, Nim: 17412491, Fakultas Ekonomi Program Studi manajemen, Jalur Minat pemasaran, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Latar belakang penulis melakukan penelitian mengenai kualitas pelayanan dan nilai pelanggan yang mampu membuat anggota puas dalam menggunakan jasa KSP Kopdit Sehati Ba’a. Lembaga keuangan merupakan salah satu lembaga yang harus selalu meningkatkan kualitas pelayanannya kepada anggota. Didalam perekonomian, pasti ada transaksi simpan pinjam terhadap lembaga maupun perorangan Menurut Malayu Hasibuan, (2000:9). Operasional koperasi akan berkaitan dengan pelayanan jasa Semakin disadari bahwa pelayanan merupakan salah satu cara atau jurus yang ampuh, agar dapat menarik nasabah sehingga tujuan dari koperasi dapat tercapai. Kualitas pelayanan merupakan hal yang sangat penting bagi anggota sehingga tetap harus menerapkan kualitas pelayanan yang baik dan nilai pelanggan dalam Mencapai Tujuan. Penelitian Ini Bertujuan Untuk Dapat Menganalisis Pengaruh Pengaruh Dari Kualitas Pelayanan (X1) dan Nilai Pelanggan (X2) Terhadap Kepuasan Anggota (Y) Pengguna Jasa Ksp Kopdit Sehati Ba’a. Penelitian ini dilakukan karena peneliti menganggap perlu mengetahui variabel yang diteliti pada KSP Kopdit Sehati Ba’a sehingga pemimpin dapat menyiapkan kualitas pelayanan dalam menjalankan tugas sehingga dapat tercapainya visi, misi serta tujuan organisasi. Objek penelitian ini adalah Ksp Kopdit Sehati Ba’a . Penelitian ini dilakukan dengan menyebarkan kuesioner kepada sampel penelitian sebanyak 222 anggota dalam penelitian ini dianalisis menggunakan persamaan analisis regresi linear berganda dilakukan untuk mengetahui seberapa pengaruh variabel (x) terhadap (y) persamaan regresi berganda secara umum adalah : Y= α +β1 x1+ β 2 x2+ e. Berdasarkan hasil analisis pada tabel diatas, dengan menggunakan aplikasi SPSS dapat diperoleh persamaan regresi linear berganda sebagai berikut : Y = 21.724 + 0,573 (X1) + 0,142 (X2)+ e. Uji hipotesis koefisien Determinasi nilai Adjusted R Square sebesar 0,624. Hal ini berarti kemampuan variabel bebas dalam menjelaskan variabel terikat adalah sebesar 62,4 % sisanya 37,6 % dijelaskan oleh variabel lain yang tidak dibahas dalam penelitian ini. Uji hipotesis Konsep penelitian dalam skripsi ini adalah Kualitas Pelayanan, Nilai Pelanggan dan Kepuasan Anggota. Diketahui bahwa t tabel sebesar 2.033, t hitug sebesar 9,030 menunjukkan bahwa nilai signifikan adalah 0,000 0,05 dan nilai t hitung 9,030 > nilai t tabel 2.033 maka ho ditolak artinya terdapat pengaruh kualitas pelayanan ( X1) terhadap kepuasan pelanggan ( Y ) secara signifikan dan ha diterima. Diketahui bahwa t tabel sebesar 2.033, t hitug sebesar 1,139 menunjukkan bahwa nilai signifikan adalah 0,256 > 0,05 dan nilai t hitung 1,139 nilai t tabel 2.033 maka ha ditolak dan ho diterima artinya tidak terdapat pengaruh nilai pelanggan terhadap kepuasan pelanggan secara signifikan. Diketahui bahwa F tabel sebesar 3,28 F hitug sebesar 184,417 dan nilai signifikan adalah 0,000 . maka : F hitung 184,417 > F tabel 3,28 menunjukkan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima artinya terdapat pengaruh kualitas pelayanan dan nilai pelanggan terhadap kepuassan anggota secara signifikan. Hasil penelitian ini diperoleh bahwa variabel kualitas pelayanan pengaruh secara signifikan terhadap kepuasan anggota pengguna jasa ksp kopdit sehati ba,a. Hasil penelitian ini diperoleh bahwa variabel nilai pelanggan pengaruh secara signifikan terhadap kepuasan anggota pengguna jasa ksp kopdit sehati ba,a. Kata Kunci : Kualitas Pelayanan, Nilai Pelanggan dan Kepuasan Anggota

Peran Gereja Dalam Penanggulangan DBD "Studi Teologi Sosial Terhadap Peran Gereja Dalam Penanggulangan Wabah Penyakit Demam Berdarah Dengue dan Implikasinya Pada Jemaat Pniel Oebobo Klasis Kota Kupang"

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK Skripsi ini berfokus pada masalah wabah demam berdarah dengue (DBD) yang terjadi di Jemaat GMIT Pniel Oebobo. Jemaat ini merupakan salah satu jemaat yang berada di wilayah Kecamatan Oebobo yang menjadi penyumbang tertinggi kasus DBD di Kota Kupang. Masalah sosial ini semestinya menjadi tanggung jawab sosial gereja untuk bersama pemerintah dan seluruh warga menanggulangi wabah DBD ini. Tanggung jawab gereja ini berdasarkan pada sikap Allah yang sudah terlebih dahulu dilakukan dan pribadi Yesus yang sudah terlebih dahulu memperhatikan orang-orang terlantar, memberi makan mereka yang lapar, melepaskan mereka dari penindasan, bahkan menyembuhkan orang-orang dari sakit-penyakit yang diderita. Kajian Teologi Sosial yang penulis pakai untuk menganalisa masalah ini adalah teori dari J. B. Banawiratma. Menurut J. B. Banawiratma, aspek teologi sosial yaitu aspek sosial, aspek historis, aspek kultural dan aspek personal merupakan kajian Teologi Sosial yang dapat membantu Gereja menjalankan peran dalam menanggulangi masalah sosial di Jemaat dan memberi implikasi khususnya bagi Jemaat GMIT Pniel Oebobo. Metode yang dipakai dalam penulisan karya ilmiah ini terbagi atas dua yaitu metode penelitian baik penelitian pustaka maupun penelitian lapangan yang berlokasi di jemaat GMIT Pniel Oebobo. Populasi dalam penelitian ini ialah warga jemaat dengan jumlah sampel 15 orang. Sedangkan untuk metode penulisan memakai metode deskripsi, analisis dan refleksi teologis. Artinya metode yang dipakai ini akan mendeskripsikan keadaan yang terjadi, kemudian menganalisis memakai teori yang ada dan diakhiri dengan refleksi teologi bagi jemaat. Berdasarkan hasil penelitian dan análisis data, penulis menemukan bahwa kurangnya kesadaran dari anggota jemaat terhadap pencegahan penyakit DBD mempengaruhi penyebaran penyakit ini. Demikian pula gereja belum sepenuhnya memberi perhatian yang serius terhadap penanggulangan DBD. Gereja seharusnya lebih peka terhadap persoalan yang terjadi di dalam jemaatnya. Gereja juga mestinya mengambil komitmen untuk terlibat dalam penyelesaian masalah DBD di jemaat sesuai dengan tanggung jawabnya untuk menghadirkan damai sejahtera dalam kehidupan jemaat. Hal ini menunjukkan peran sosial gereja terhadap anggota jemaatnya dalam mengupayakan kesejahteraan umat Allah, serta menjadi kabar baik (injil) bagi semua orang yang masih hidup dan yang masih berjuang dalam dunia ini. Kata Kunci: Masyarakat, penyakit DBD, Teologi Sosial, Gereja

SEMANTIC ANALYSIS ON TRADITIONAL SONGS LYRICS IN LETTI LANGUAGE

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

This study discussed the “Semantic Analysis on Traditional Songs Lyrics in Letti Language”. The aims of the study are: (1) To find out the types of meaning in semantic analysis on traditional songs lyrics in Letti language, and (2) To find out the dominant types of meaning in semantic analysis on traditional songs lyrics in Letti language. The writer took three songs, they were; Nara Awake Ampun Tiow song, Inku Amku song and Ina Ama song. The data taken from videos on YouTube channel of Rinto Lewen. The method of this study was descriptive qualitative method. In analyzing the data, the writer use the theory about semantics meaning by Leech (In Pardede 2016).The result of this study showed that there were seven types of meanings in Rinro Lewen channel; conceptual meaning, connotative meaning, social meaning, affective meaning, reflective meaning, co-locative meaning and the last one is thematic meaning. While the dominant types of those traditional song lyrics is affective meaning with a total 11 points and a total dominant 34.38%. After making the analysis on the semantics meaning in Song Lyrics in Letti language, the writer expects this research could give some information or knowledge about semantic meaning used in Letti language. The writer also expects that young generation of the island of Letti in Maluku, just east of Timor have to care of local language as one of the wealth of their culture must be preserved.

TINDAK PIDANA PENGANGKUTAN HASIL HUTAN TANPA IZIN

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

INTISARI Judul Skripsi penulis adalah: Tindak Pidana Pengangkutan Hasil Hutan Tanpa Izin. Rumusan Masalahnya yang dikaji adalah : Faktor-Faktor Apakah yang Menyebabkan Terjadinya Pengangkutan Hasil Hutan Tanpa Izin, dan apa akibat hukum dari tindak pidana pengankutan hasil hutan tanpa izin terhadap terdakwa barang bukti dan negara Jenis metode penelitian yang digunakan adalah penelitian normatif yang bersifat deskriptif yakni dalam hal ini penulis mendeskripsikan atau mengambarkan, menguraikan serta menjelaskan. Data yang digunakan adalah data primer dengan tiga bahan hukum yaitu bahan hukum primer, bahan hukum sekunder dan bahan hukum tersier.Teknik pengumpulan bahan hukum dalam penelitian ini menggunakan studi kepustakaan, yaitu merupakan kegiatan untuk menghimpun informasi yang relevan dengan topik atau masalah yang menjadi objek penelitian. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh penulis maka yang menjadi kesimpulan sesuai dengan masalah ini adalah sebagai berikut : 1. Faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya tindak pidana pengangkutan hasil hutan tanpa izin yakni: a. Terdakwa mendapatkan tawaran sebesar Rp.800.000/ kubik, b.Terdakwa mengangkut kayu Untuk membangun rumah, c.Terdakwa Mengangkut kayu untuk jual kepada pembeli, d. Terdakwa di beri upah sebesar Rp. 2.000.000, e.Terdakwa diberikan bayaran sebesar Rp. 1.200.000. 2. Akibat hukum dari tindak pidana pengangkutan hasil hutan terhadap terdakwa dan Negara: a. Terhadap Terdakwa Yaitu : 1) Terdakwa ditahan 2) Terdakwa dikenakan pidana penjara dan pidana denda 3) Terdakwa wajib membayar biaya perkara. b. Terhadap Barang bukti Yaitu : 1) alat angkut serta barang bukti dirampas untuk Negara. c. Terhadap Negara Yaitu : Negara mengalami kerugian karena tidak dibayar dana rebosiasi dan provinsi sumber daya hutan. Saran dari penelitian ini adalah Meningkatkan pengawasan aparat penegak hukum yakni polri dan polhut melalui tindakan preemtif berupa penyeluhan sosialisasi kepada masyarakat sekitar lokasi hutan tentang dampak perusakan hutan bagi keberlangsungan hidup bersama, patroli rutin yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan yang berkaitan dengan pelestarian hutan. Kata Kunci: Terjadinya Pengangkutan Hasil Hutan, Akibat Hukumnya.  

Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja sistem informasi akuntansi pada koperasi mitra dhuafa (KOMIDA) di kefamenanu

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Penelitian yang akan dilakukan memliki perbedaan dengan variabel yang sama. penelitian yang akan dilakukan memiliki perbedaan dengan peneliti sebelumnya, yaitu lokasi penelitian yang dalam ini dilakukan pada koperasi mitra dhuafa (KOMIDA) di kabupaten kefamenanu. Pemilihan koperasi simpan pinjam sebagai lokasi penelitian karena koperasi simpan pinjam di kabupaten kefamenanu memiliki perkembangan yang sangat baik dari segi penyerapan tenaga kerja , aset yang dimilki dan juga berhubungan erat dengan penggunaan sistem informasi akuntansi dan teknologi informasi dalam membantu pekerjaannya. Disamping itu juga masyarakat sekitar khususnya nasabah koperasi sangat mengharapkan informasi yang cepat, namun tingkat penggunaan sistem informasi akuntansi yang masih perlu di tingkatkan sebab banyak karyawan yang belum terlalu memahami cara penggunaannya dan pengaplikasiannya sehingga terkadang informasi yang para nasabah butuhkan terkadang terlambat penyampaiannya, sehingga kinerja dari sistem informasi perlu ditingkatkan melalui program pendidikan dan pelatihan pengguna dan hal ini tidak terlepas juga dari dukungan manejemen puncak. Terdapat 121 koperasi simpan pinjam yang beroperasi di kabupaten kefamenanu sampai saat ini dan hampir semuanya menggunakan sistem informasi akuntansi untuk menunjang kinerjanya. Berdasarkan kondisi diatas, penelitian ini menguji program pendidikan dan pelatihan pengguna dan dukungan manejemen puncak terhadap kinerja sistem informasi akuntansi maka koperasi yang berlokasi di kefamenanu menjadi objek penelitian yang menarik bagi penulis. Sehinngga penelitian ini diberi judul “ Analisis Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Kinerja Sistem Informasi Akuntansi Pada Koperasi Mitra Dhuafa (Komida) Di Kefamenanu” Berdasarkan masalah penelitian di atas maka persoalan penelitian ini adalah : a. Apakah latar belakang pendidikan dan program pelatihan pengguna berpengaruh terhadap kinerja sistem informasi akuntansi pada koperasi mitra dhuafa (KOMIDA)? b. Apakah keterlibatan pemakai sistem berpengaruh terhadap kinerja sistem informasi akuntansi pada koperasi mitra dhuafa (KOMIDA)? c. Apakah dukungan manejemen puncak berpengaruh terhadap kinerja sistem informasi akuntansi pada koperasi mitra dhuafa (KOMIDA)? Populasi dalam penelitian ini semua karyawan koperasi mitra dhuafa (KOMIDA) yang berjumlah 25 orang. Oleh karena populasi berupa seluruh karyawan maka sampel dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan yang berjumlah 25 orang di koperasi mitra dhuafa (KOMIDA) dan dari 25 orang tersebut semuanya menjadi responden. Pengumpulan data merupakan usaha untuk memperoleh bahan keterangan serta kenyataan yang sebenarnya dan dapat dipertanggungjawabkan. Metode yang digunakan untuk mendapatkan data yang dibutuhkan dalam penelitian ini adalah kuesioner. Pengaruh pendidikan dan pelatihan, keterlibatan pengguna sistem, serta dukungan manajemen puncak dapat diketahui dengan menggunakan analisis statistik regresi linier berganda, R2, F-test dan t-test. Analisis tersebut diolah menggunakan program komputer, yaitu Statistical Package for Social Science 25.0 (SPSS). Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan untuk menjawab persoalan – persoalan penelitian sesuai dengan judul analisis faktor – faktor yang mempengaruhi kinerja sistem informasi akuntansi pada koperasi mitra dhuafa (KOMIDA) di kefamenanu maka dapat disimpulkan sebagai berikut : A. Pendidikan dan program pelatihan Pendidikan dan program pelatihan secara parsial berpengaruh terhadap kinerja sistem informasi akuntansi. Hasil penelitian ini mampu menunjukkan pendidikan dan program pelatihan pada koperasi mitra dhuafa di kefamenanu. B. Keterlibatan pemakai sistem Keterlibatan pemakai sistem secara parsial berpengaruh signifikan terhadap kinerja sistem informasi akuntansi. Dimana semakin meningkat tingkat keterlibatan pemakai sistem maka semakin meningkat kinerja sistem informasi akuntansi. C. Dukungan manejemen puncak dukungan manejemen puncak secara parsial tidak berpengaruh terhadap kinerja sistem informasi akuntansi. Hasil penelitian ini mampu menunjukkan dukungan manejemen puncak pada koperasi mitra dhuafa di kefamenanu.

MODUS DAN AKIBAT HUKUM TERJADINYA TINDAK PIDANA PENIPUAN OLEH WARGA NEGARA ASING DI INDONESIA

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Judul skripsi ini adalah Modus dan Akibat Hukum Terjadinya Tindak Pidana Penipuan Oleh Warga Negara Asing di Indonesia. Permasalahan yang diteliti adalah modus yang digunakan oleh para pelaku tindak pidana penipuan dan akibat hukum dari tindak penipuan terhadap terdakwa, korban dan negara. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui modus dan akibat hukum dari tindak pidana penipuan terhadap terdakwa, korban dan negara sehingga menghasilkan manfaat teoritis dan praktis. Manfaat teoritis dari penulisan ini adalah dapat berguna bagi pengembangan ilmu pengetahuan di bidang hukum pidana pada kalangan akademisi sedangkan manfaat praktis dari penulisan ini adalah dapat menjadi bahan masukan bagi para penegak hukum dalam proses penegakan hukum terhadap tindak pidana penipuan oleh warga negara asing. Variabel yang digunakan adalah variabel bebas dan variabel terikat. Variabel bebas dari penulisan ini adalah modus operandi yang digunakan oleh pelaku warga negara asing terhadap tindak pidana penipuan sedangkan variabel terikat dari penulisan ini adalah terjadinya tindak pidana penipuan. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian hukum normatif dengan sumber data yang digunakan adalah data sekunder yang terdiri dari bahan hukum primer, sekunder dan tersier. Teknik pengumpulan dan pengolahan data menggunakan studi kepustakaan yang dianalisis menggunakan metode analisis kualitatif normatif. Hasil penelitian menunjukan modus operandi yang digunakan dalam tindak pidana penipuan antara lain : 1. Orang Asing melakukan janji bohong 2. Orang Asing menggunakan identitas palsu Akibat hukum yang timbul dari tindak pidana pengangkutan hasil hutan antara lain: 1. Terhadap Terdakwa : a. Terdakwa dikenakan penahanan. b. Terdakwa dihukum penjara. c. Terdakwa dihukum membayar membayar biaya perkara. 2. Terhadap Korban : a. Korban mengalami kerugian. b. Korban mengorbankan waktu untuk menjadi saksi di persidangan. 3. Terhadap negara : a. Merugikan negara pada bidang pariwisata karena dapat mencoreng nama baik pariwisata di Indonesia.

AN ANALYSIS ON STUDENTS' PROBLEM FACED IN WRITING DESCRIPTIVE TEXT AT SMP NEGERI SATU ATAP FATUBIA

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRACT Research problem in this research that is: What are the problems faced by the students in writing descriptive text? This research is aimed is to find out the students problems in writing descriptive text at SMP Negeri Satu Atap Fatubia. Population in this research is all students’ class VIII with total 39 students’, and the sample in this research is class VIII A with total 20 students. To obtain the data required for this research, the writer has given an explanation about descriptive text and then given the time for students to write their own text about descriptive text especially in describing people. The results of this study showed that the students’ faced several problems in writing descriptive text. They were: grammar, vocabulary, organization, content, and mechanic. Therefore, to overcome this problem teacher should give more attention in teaching descriptive by paying attention to students’ grammar, vocabulary, organization, content, and mechanic. Teacher is also need to find some interest activity to make teaching English especially writing can be understood by students.

Deskripsi tentang pembatalan putusan kasasi oleh hakim peninjauan kembali dalam Sengketa Kepemilikan tanah

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Judul skripsi penulis adalah Deskripsi tentang pembatalan putusan kasasi oleh hakim peninjauan kembali dalam sengketa kepemilikan tanah. Rumusan masalah yang penulis kaji adalah apakah yang menjadi dasar pertimbangan hakim peninjauan kembali membatalkan putusan kasasi dalam sengketa kepemilikan tanah. Tujuan yang ingin penulis kaji adalah untuk mengetahui dasar pertimbangan hakim peninjauan kembali membatalkan putusan kasasi dalam sengketa kepemilikan tanah.Jenis metode penelitian yang digunakan penulis adalah jenis penelitian normatif dan sifat penelitian bersifat deskriptif. Teknik pengumpulan data adalah studi kepustakaan. Analisis data yang digunakan penulis adalah menggunakan analisis secara kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian yang penulis lakukan maka yang menjadi kesimpulan sesuai masalah yaitu terdapat kekeliruan hakim, kekhilafan hakim dan ada novum. Saran dari penulis terkait dengan penulisan ini adalah agar dalam menjatuhkan putusan hakim harus lebih teliti dalam memeriksa alat bukti sehingga tidak terjadi kekeliruan dan kekhilafan hakim. Kata kunci : Sengketa Tanah Warisan.

PUTUSAN HAKIM TERHADAP KEWENANGAN BPSK DALAM SENGKETA PERJANJIAN GADAI

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

INTISARI Judul skripsi adalah, “PUTUSAN HAKIM TERHADAP KEWENANGAN BPSK DALAM MENGADILI SENGKETA PERJANJIAN GADAI”. Rumusan masalah “Mengapa Hakim PN dan MA menyatakan BPSK berwenang mengadili sengketa perjanjian gadai?” Tujuan yang ingin penulis kaji adalah “Untuk mengetahui alasan Hakim PN dan MA menyatakan BPSK berwenang mengadili sengketa perjanjian gadai”. Penelitian ini bersifat Deskriptif. Jenis penelitian ini menggunakan Metode Penelitian Normatif. Dengan mengkaji Putusan No. 07/PEN/BPSK-Mdn/2011, Putusan 310/Pdt.G/2011/PN.Mdn, dan Putusan No. 480 K/Pdt.Sus/2012. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Hakim PN menyatakan BPSK berwenang mengadili Sengketa perjanjian gadai karena menurut PN menyatakan pertimbangan Majelis BPSK sudah tepat dan benar sehingga Majelis PN mengambil alih pertimbangan Majelis BPSK berdasarkan Pasal 52 Undang-Undang No. 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen mengenai tugas dan wewenang Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen dan menurut MA Judex Facti tidak salah menerapkan hukum. Adapun saran dari penelitian ini yaitu : Pelaku Usaha dalam menjalankan usahanya harus dengan itikad baik dengan memberitahukan lelang yang akan dilaksanakan, sehingga Konsumen tidak merasa dirugikan karena tidak adanya pemberitahuan. “Kata Kunci: Kewenangan BPSK, Perjanjian Gadai”

ETNOBOTANI MANGROVE DI KELURAHAN OESAPA BARAT KECAMATAN KELAPA LIMA KOTA KUPANG YANG DIMANFAATKAN SEBAGAI OBAT

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAT ETNOBOTANI MANGROVE DI KELURAHAN OESAPA BARAT KECAMATAN KELAPA LIMA KOTA KUPANG YANG DIMANFAATKAN SEBAGAI OBAT Taebenu C.A)* Rupidara A.D.N)** Ngginak J)** Etnobotaniadalahsegalabentukpengetahuantumbuhan yang menggambarkanhubunganantaramasyarakatlokal (etnis) dengansumberdayaalam.Hutan mangrove adalahkomunitaspantaitropisdan sub-tropis yang dapatmenginvasidantumbuh di lingkungan air laut, hutan mangrove banyakdigunakansebagaisumberbahansandang, pangandanpapan.Penelitianinibertujuanuntukmengetahuijenis-jenistumbuhan mangrove yang dimanfaatkansebagaiobat; Bagian/organ tumbuhan mangrove yang digunakansebagaiobat; Cara pengolahdanpengaplikasiantumbuhan mangrove yang dimanfaatkansebagaiobatolehmasyarakatKelurahanOesapa Barat, KecamatanKelapa Lima, Kota Kupang.PenelitianinidilakukanpadabulanAgustussampai September 2021.Metode yang digunakandalampenelitianinibersifatsurvei, sedangkanpengambilansampelsertapengumpulan data tumbuhan mangrove yang dimanfaatkansebagaiobatdilakukandenganmetodeeksplorasi di sekitarKelurahanOesapa Barat.Kuesioner yang digunakandalampenelitianadalahkuesionerterbukadaninforman yang ditentukanadalahtokohmasyarakat, pengobat yang pernahmenyembuhkanpasiendanpasien.Hasilpenelitianmenunjukanbahwadiperoleh 4 jenistumbuhan mangrove yang dimanfaatkansebagaiobatuntukmenyembuhkanpenyakityaituRhizophoraapiculata, Rhizophoramucronata, Avecennia marinadanCeriopstagal.Organ/bagian yang digunakanyaitu, kulitkayudandaun.Cara pengolahannyayaitudirebusdandirendam.Sedangkanpenyakit yang disembuhkanyaitumencret, muntah, demamdanpendarahanpadalukabaru. Kata kunci :Etnobotani, Tumbuhan mangrove, obat. * Penulis **Pembimbing

PENYEBAB DAN MODUS TERJADINYA TINDAK PIDANA PENGGELAPAN DALAM JABATAN

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Skripsi ini berjudul : “Penyebab Dan Modus Terjadinya Tindak Pidana Penggelapan Dalam Jabatan (Studi Pada Pengadilan Negeri Kupang)”. Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah : 1) Bagaimana Penyebab Terjadinya Tindak Pidana Penggelapan Dalam Jabatan? 2) Bagaimana Modus Terjadinya Tindak Pidana Penggelapan Dalam Jabatan? Tujuan penelitian adalah 1) Untuk Mengetahui Penyebab Terjadinya Tindak Pidana Penggelapan Dalam Jabatan. 2) Untuk Mengetahui Modus Terjadinya Tindak Pidana Penggelapan Dalam Jabatan. Penelitian ini bersifat deskripstif dan jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian normatif. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah faktor penyebab dan modus tindak pidana penggelapan dalam jabatan. sedangkan variabel terikat dalam penelitian ini adalah putusan hakim dalam perkara tindak pidana penggelapan dalam jabatan. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan maka yang menjadi penyebab tindak pidana penggelapan dalam jabatan adalah faktor ekonomi dan kesempatan dalam jabatan. Sedangkan modus tindak pidana penggelapan dalam jabatan ialah 1) Terdakwa Bekerja Sebagai Sales. 2) Terdakwa memakai uang tersebut untuk kebutuhan pribadinya. 3) Terdakwa membuat Surat dan nota fiktif akan penjualannya. 4) Terdakwa menyimpan surat pembayaran, dan mengacu pada kesimpulan tersebut maka saran yang dapat penulis berikan adalah 1) Diharapkan bagi aparat penegak hukum dalam menangani perkara dapat menerapkan ketentuan hukum pidana yang sesuai, sehingga para pelaku tindak pidana Penggelapan Dalam Jabatan mendapatkan hukuman yang setimpal dengan perbuatannya dengan didasari penerapan hukum pidana yang tepat dari para penegak hukum, maka rasa keadilan dapat dirasakan bagi semua kalangan, 2) Bagi kalangan masyarakat khususnya bagi oknum yang melakukan penggelapan dalam jabatan agar tetap menjalani proses hukum yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku untuk menghindari timbulnya kasus lain dan melibatkan pihak lain sehingga terjerat pada masalah hukum yang lain. Kata Kunci :Penggelapan dalam Jabatan, Faktor Penyebab, Modus Operandi.

DESKRIPSI TENTANG SEBAB DAN AKIBAT HUKUM TERJADINYA TINDAK PIDANA LISENSI PENAYANGAN SIARAN LANGSUNG SEPAK BOLA

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Skripsi ini berjudul : “Deskripsi Tentang Sebab Dan Akibat Hukum Terjadinya Tindak Pidana Lisensi Penayangan Siaran Langsung Sepak Bola”. Permasalahan penelitian ini adalah faktor-faktor apakah yang menyebabkan terjadinya tindak pidana lisensi penayangan siaran langsung sepak bola dan bagaimana akibat hukum yang timbul dari terjadinya tindak pidana siaran langsung sepak bola terhadap pelaku. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penyebab terjadinya tindak pidana lisensi penayangan siaran langsung sepak bola dan untuk mengetahui akibat hukum yang timbul dari terjadinya tindak pidana lisensi penayangan siaran langsung sepak bola. Penelitian ini bersifat deskriptif dan jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian normatif, Variabel bebas dalam penelitian ini yaitu sebab dan akibat hukum terjadinya tindak pidana lisensi penayangan siaran langsung sepak bola dan variabel terikat yaitu tindak pidana lisensi penayangan siaaran langsung sepak bola. Berdasarkan Hasil Penelitian diperoleh jawaban bahwa penyebab terjadinya tindak pidana lisensi penayangan siaran langsung sepak bola adalah Faktor Ekonomi dan Faktor Kurang Nya Kesadaran Hukum Masyarakat serta akibat hukum yang timbul dari terjadinya tindak pidana lisensi penayangan siaran lansung sepak bola adalah pelaku dipidana penjara, pelaku ditetapkan membayar denda, dan pelaku dibebankan membayar biaya perkara. Saran yang penulis berikan adalah Pemerintah diharapkan untuk dapat membentuk suatu peraturan perundang-undangan baru yang bersifat ius generis (tidak ada bentuk lain yang dapat dibandingkan) sebagai payung hukum dalam pelaksanaan lisensi suatu penyiaran, isi siaran, maupun pengawasan siaran untuk kesejahteraan bagi pemegang hak cipta terkait dengan izin lisensi.dan Perlunya dilakukan penyuluhan hukum atau sosialisasi serta edukasi secara menyeluruh terkait dengan adanya Undang-undang Perlindungan Hak Cipta khususnya mengenai pembelian lisensi untuk para pihak yang hendak melaksanakan hak ekonomi atas suatu ciptaan khususnya penayangan siaran langsung sepak bola. Kata Kunci : Lisensi, Siaran Langsung, Sepak Bola, Tindak Pidana, Sebab dan akibat

DESKRIPSI TENTANG PENYEBAB DAN MODUS TINDAKPIDANA PENYUAPAN TERHADAP PANITERA PENGGANTI

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

INTISARI Skripsi ini berjudul :“Deskripsi Tentang Penyebab Dan Modus Tindak Pidana Penyuapan Terhadap Panitera Pengganti”. Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah : 1) Apakah yang menyebabkan terjadinya tindak pidana penyuapan terhadap panitera pengganti? 2) Bagaimanakah modus yang digunakan oleh pelaku dalam melakukan tindak pidana penyuapan terhadap panitera pengganti?.Tujuan penelitian adalah 1) untuk mengetahui penyebab terjadinya tindak pidana penyuapan terhadap panitera pengganti. 2) Untuk mengetahui modus yang digunakan oleh pelaku dalam melakukan tindak pidana penyuapan terhadap panitera pengganti. Penelitian ini bersifat deskripstif dan jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian normatif.Variabel bebas dalam penelitian ini adalah faktor penyebab dan modus tindak pidana penyuapan terhadap panitera pengganti sedangkan variabel terikat dalam penelitian ini adalah tindak pidana penyuapan terhadap panitera pengganti. Berdasarkan Deskripsi dan Hasil Penelitian yang menjadi faktor penyebab terjadinya tindak pidana penyuapan terhadap panitera pengganti adalah Adanya kesempatan yang dimiliki oleh terdakwa korupsi untuk bertemu dengan terdakwa panitera pengganti dan hubungan psikologis terdakwa selaku panitera pengganti dengan hakim.Sedangkan modus yang digunakan oleh pelaku dalam melakukan tindak pidana penyuapan terhadap panitera pengganti adalah Pertemuan antara terdakwa korupsi dan terdakwa selaku panitera pengganti (antara penyuap dan disuap), pertemuan antara terdakwa dan hakim, permintaan imbalan oleh hakim dan penyerahan uang oleh terdakwa korupsi kepada hakim melalui terdakwa panitera pengganti. Saran yang penulis berikan adalah diharapkan bagi penegak hukum dalam hal ini Hakim maupun Panitera pengganti dalam menangani suatu perkara dapat menerapkan ketentuan hukum pidana yang sesuai, sehingga para pelaku tindak pidana korupsi mendapatkan hukuman yang setimpal dengan perbuatannya dengan didasari penerapan hukum pidana yang tepat dari para penegak hukum, maka rasa keadilan dapat dirasakan bagi semua kalangan. Bagi kalangan masyarakat khususnya bagi oknum yang melakukan korupsi agar tetap menjalani proses hukum yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku untuk menghindari timbulnya kasus lain dan melibatkan pihak lain sehingga terjerat pada masalah hukum yang lain.Perlu adanya pencegahan yang dilakukan dalam diri pribadi masing-masing agar korupsi di Indonesia tidak semakin meluas. Sebagai orang beragama semua kejahatan ini dapat dijauhkan apabila kita hidup takut akan Tuhan dan menjahui larangannya. Kata Kunci : Penyebab dan Modus, Tindak Pidana Penyuapan, Panitera Pengganti.

PENGARUH UKURAN BIJI JAGUNG TERHADAP KERENYAHAN MARNING JAGUNG(Zea Mays)

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PENGARUH UKURAN BIJI JAGUNG TERHADAP KERENYAHAN MARNING JAGUNG (ZEA MAIS) NifusSelfince)* Medah Andre)**MalelakZet)** ABSTRAK Marningjagungadalahbijijagungkering yang telah di rendamkedalam air kapursiridengandurasi lama waktuperendamanselama 1 malamdan di konsumsisecarasederhanadenganteknologi yang tidaksulit.NamunpengembanganMarningjagungbanyakdilakukanolehmasyarakat di Ntt.tujuandaripenelitianiniadalahuntukmengetahuaipengaruhukuranbijijagungterhadapkerenyahanmarningjagung (Zeamais) sebagaipangantradisionalNttdanuntukmengetahuisalahsatumarningjagungterbaikterhadapkualitasbijijagung (Zeamais) sebagaipangantradisionalNtt.penelitianinidilaksanakandilaboratorium Processing FakultasTeknologiPertanianUniversitas Kristen ArtaWacanaKupangpadabulanOktober 2021.Desain penelitianinimenggunakanmetode duo trio dengan 2 perlakuandan 3 kali ulangan,sehinggasecara total mendapat 6 unit percobaan.Hasilpenelitianmenunjukanbahwapengaruhukuranbijijagungterhadapkerenyahanmarningjagung (Zeamais) memberikanpengaruh yang sangatnyatapadatarafsignifikan (P>0,01) warna, tekstur, kesukaan rasa. Khas yang dihasilkan.selainitu, perlakuanmemberikanmarningjagungterbaikpadaperlakuan A yaitu 1 kg jagung yang menghasilkanwarna (,80872) sangatsuka,rasa(,78492) sangatsuka,tekstur (,30513) sangatsuka.padamarningjagungpangantradisionalNtt yang dihasilkan. Keterangan:*peneliti**pembimbing Kata kunci: Marningjagung, bijijagungmetodeuji Duo Trio,Nusatenggaratimur

PENGARUH PROFESIONALISME ETIKA PROFESI DAN PENGALAMAN AUDITOR TERHADAP TINGKAT MATERIALITAS (STUDI KASUS DI INSPEKTORAT KABUPATEN KUPANG)

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAKSI Seorang auditor harus memahami konsep maupun pengukuran materialitas sebelum membuat opini atas laporan keuangan. Hal ini dikarenakan pemahaman tersebut akan digunakan untuk tujuan evaluasi kekeliruan keuangan yang berasal dari perbedaan-perbedaan jumlah yang termaksuk dalam laporan keuangan dengan bukti-bukti yang memadai. Materialitas berkaitan dengan seberapa besar salah saji yang terdapat arsesi yang dapat diterima oleh auditor agar pengguna laporan keuangan tidak terpengaruh oleh salah saji tersebut. Dalam mengaudit laporan keuangan tingkat materialisme dipengaruhi oleh banyak faktor antara lain profesionalisme, etika profesi dan pengalaman auditor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh profesionaliasme, etika profesi, dan pengalaman auditor terhadap tingkat materialitas. Penelitian ini dilaksanakan di Inspekorat Kabupaten Kupang. Variabel independen dalam penelitian ini yaitu independensi (X1) profesionalisme, (X2) etika profesi, dan (X3) pengalaman auditor. Variabel dependen yaitu tingkat materialitas (Y). Data yang digunakan merupakan data primer. popolasi dalam penelitian ini adalah auditor yang bekerja di Inspektorat Kabupaten Kupang. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive Sampling, yakni penentuan sampel berdasarkan tujuan atau pertimbangan tertentu. Dengan demikian, sampel dalam penelitian ini adalah 44 auditor yang bekerja di Inspektorat Kabupaten Kupang. Metode pengumpulan data yaitu dengan menggunakan kuesioner yang dibagikan kepada responden. Skala pengukuran data dengan skala ordinal. Data dianalisis dengan mengggunakan analisis regresi berganda dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) deskripsi profesionalisme auditor di Kabupaten Kupang dikategorikan sangat tinggi, yang dibuktikan dengan persentase sebesar 93%; etika profesi auditor dikategorikan cukup tinggi, yakni sebesar 28%; dan pengalaman auditor dikategorikan cukup tinggi, yakni sebesar 43%. (2) Tingkat Materialitas Auditor di Kabupaten Kupang dipengaruhi oleh profesionalisme dan etika proesi. Hal ini dibuktikan dengan nilai F hitung sebesar 123.77 lebih besar dari nilai F tabel pada tingkat kepercayaan 99 %. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0.914 ini berarti bahwa 91,40 % keragaman variabel tingkat materialitas auditor dapat dijelaskan oleh keragaman variabel profesionalisme, etika proesi dan pengalaman auditor. Sedangkan 8,60 % diterangkan oleh variabel lain diluar model atau variabel yang tidak diteliti dalam penelitian ini; dan (3) tingkat materialitas auditor kabupaten Kupang tidak berpengaruh secara signifikan terhadap pengalaman auditor. Kata Kunci: Materialitas, Profesionalisme, Etika Profesi, dan Pengalaman Auditor. ABSTRACT Seorang auditor harus memahami konsep maupun pengukuran materialitas sebelum membuat opini atas laporan keuangan. Hal ini dikarenakan pemahaman tersebut akan digunakan untuk tujuan evaluasi kekeliruan keuangan yang berasal dari perbedaan-perbedaan jumlah yang termaksuk dalam laporan keuangan dengan bukti-bukti yang memadai. Materialitas berkaitan dengan seberapa besar salah saji yang terdapat arsesi yang dapat diterima oleh auditor agar pengguna laporan keuangan tidak terpengaruh oleh salah saji tersebut. Dalam mengaudit laporan keuangan tingkat materialisme dipengaruhi oleh banyak faktor antara lain profesionalisme, etika profesi dan pengalaman auditor. This study aims to determine the effect of professionalism, professional ethics, and auditor experience on the level of materiality. This research was conducted at the Inspectorate of Kupang Regency. The independent variables in this study are independence (X1) professionalism, (X2) professional ethics, and (X3) auditor experience. The dependent variable is the level of materiality (Y). The data used is primary data. The population in this study are auditors who work at the Kupang Regency Inspectorate. Sampling using purposive sampling technique, namely determining the sample based on certain objectives or considerations. Thus, the sample in this study is 44 auditors who work at the Kupang Regency Inspectorate. The method of data collection is by using a questionnaire distributed to respondents. Data measurement scale with ordinal scale. The data were analyzed using multiple regression analysis with the help of the SPSS program. The results showed that (1) the description of the professionalism of auditors in Kupang Regency was categorized as very high, as evidenced by the percentage of 93%; the professional ethics of auditors is categorized as quite high, at 28%; and the experience of auditors is categorized as quite high, which is 43%. (2) Auditor Materiality Level in Kupang Regency is influenced by professionalism and professional ethics. This is evidenced by the calculated F value of 123.77 which is greater than the table F value at the 99% confidence level. The results of the analysis show that the coefficient of determination (R2) of 0.914 means that 91.40% of the diversity of auditor materiality variables can be explained by the diversity of variables of professionalism, professional ethics and auditor experience. While 8.60 % is explained by other variables outside the model or variables not examined in this study; and (3) the level of materiality of the Kupang district auditors has no significant effect on the auditor's experience. Kata Kunci: Materiality, Professionalism, Professional ethics, dan Auditor Experience.

TARIAN MAEKAT “Suatu Tinjauan Teologis Kontekstual Terhadap Praktik danPemaknaan Tarian Maekat di Desa Nunkolo dan Relevansinya Bagi GMIT Jemaat Efata Nunkolo Klasis Amanatun Selatan”

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tarian Maekat adalah tarian yang berasal dari suku Timor. Tarian ini merupakan bagian penting dan tidak mudah untuk dipisahkan dari masyarakat suku Timor, khususnya Desa Nunkolo. Hal ini dikarenakan masyarakat Desa Nunkolo masih memegang teguh tradisi yang dihidupi dan karena itu mereka tetap mempertahankannya. Tarian ini menceritakan tentang keperkasaan dari seorang laki-laki yang pulang dari medan perang. Pada zaman dahulu, sering terjadi peperangan dan dalam peperangan tersebut, banyak sekali orang yang terbunuh. Hal itu terjadi karena zaman dahulu terjadi perebutan kekuasaan atau tanah tempat tinggal sehingga banyak pemimpin-pemimpin daerah dari suku-suku di Timor menyiapkan prajurit mereka untuk mempertahankan wilayah mereka. Prajurit-prajurit ini disebut sebagai meo. Ketika sang meo pulang dengan membawa kemenangan yang ditandai dengan membawa kepala musuh, maka mereka disambut dengan tari-tarian. Tari-tarian ini yang mereka sebut sebagai tarian Maekat. Seiring dengan perkembangan zaman, Tarian ini mulai mengalami pergeseran makna ketika tidak lagi ada peperangan. Tarian yang awalnya memiliki makna kemenangan yang ditandai dengan membawa kepala musuh, diubah maknanya menjadi tarian untuk mengenang perjuangan para meo yang tidak pernah menyerah di medan perang untuk mempertahankan daerah atau wilayahnya. Hingga saat ini, tarian ini tetap dipertahankan karena masyarakat dan jemaat Efata Nunkolo selalu mengenang perjuangan-perjuangan dari para meo yang berjuang mempertahankan wilayah mereka. Melihat sikap dan perjuangan dari para meo di medan perang tersebut membuat penulis kemudian memberi sebuah refleksi bahwa segala sesuatu yang dilakukan pasti punya resiko dan karena itu ketika kita ingin memperoleh sesuatu yang kita inginkan, berarti kita harus berusaha dengan sekuat tenaga tanpa kenal lelah dan tidak pernah menyerah. Sikap pantang menyerah harus ditanamkan dalam diri setiap orang.