Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

C

1.035 karya publik ditemukan.

2026: 342025: 252024: 202023: 1412022: 1932021: 3892020: 782018: 202016: 12013: 12009: 11018: 1

Analisis Anggaran Belanja Sebagai Alat Pengendali Kebijakan Pembangunan Di Desa Netemnanu Selatan Kecamatan Amfoang Timur Kabupaten Kupang

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Menurut Undang-Undang Nomor 6 tahun 2014 tentang Desa pasal 1 menjelaskan bahwa Desa merupakan kesatuan masyarakat hukum yang memiliki batas wilayah yang berwenang untuk mengatur dan mengurus urusan pemerintahan, kepentingan masyarakat setempat berdasarkan prakarsa masyarakat, hak asal usul, atau hak tradisional yang diakui dan dihormati dalam sistem pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Hal ini menunjukkan bahwa desa merupakan suatu langkah awal kemandirian desa dalam penyelenggaraan Pemerintah maupun dalam pengelolaan dana desa untuk menunjang pembangunan, yang dilihat dari tahap perencanaan anggaran, tahap realisasi anggaran dan tahap capaian anggaran. Menurut Listyangsi (2014) mengemukakan bahwa perencanaan merupakan suatu proses yang kontimu yang meliputi dua aspek yaitu formulasi perenanaan dan pelaksanaan. Perencanaan dapat digunakan untuk mengontrol dan mengevaluasi jalannya kegiatan karena sifat rencana itu adalah sebagai pedoman pelaksanaan kegiatan. Menurut Anthony dan Govindarajan (2013) mengemukakan bahwa anggaran merupakan alat penting untuk perencanaan dan pengendalian jangka pendek yang efektif dalam organisasi. Anggaran memiliki dua peran penting di dalam sebuah organisasi, yaitu berperan sebagai alat perencanaan dan kedua berperan sebagai alat pengendalian. Menurut Mardiasmo (2009) perencanaan anggaran merupakan pernyataan mengenai estimasi kinerja yang ingin dicapai selama periode waktu tertentu yang dinyatakan dalam ukuran finansial. Realisasi anggaran merupakan suatu rangkaian aktivitas dalam menggunakan sumber daya ekonomi yang dikelolah dan diukur dalam satuan rupiah,disusun menurut klasifikasi tertentu secara sistematis untuk satu periode. Menurut Dedi Nordiawan (2010) mengemukakan bahwa realisasi adalah proses yang harus diwujudkan untuk menjadi kenyataan dan pelaksanaan yang nyata agar realisasi dapat sesuai dengan harapan di inginkan. Dari pengertian tersebut dapat disimpulkan bahwa realisasi adalah suatu proses yang harus diwujudkan untuk menjadi kenyataan dan dalam proses tersebut diperlukan adanya tindakan dan pelaksanaan yang nyata agar realisasi tersebut dapat sesuai dengan harapan yang di inginkan. Realisasi anggaran diguakan untuk meberikan informasi. Informasi akuntansi pertanggungjawaban merupakan infromasi yang penting dalam proses perencanaan, pengawasan dan pengendalian. Menurut Abdul Hafis Tanjung (2013) Laporan Realisasi Anggaran Merupakan Iktisar sumber, alokasi dan pemakaian sumber daya ekonomi yang dikelola oleh pemerintah pusat atau daerah yang menggambarkan perbandingan antara anggaran dan realisasinya dalam satu periode pelaporan. Capaian anggaran adalah hasil akhir dari Kepala Desa menyampaikan laporan realisasi penyerapan dan capaian outpout dana desa setiap tahap kepada bupati atau walikota.

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TRUE OR FALSE TERHADAP HASIL BELAJAR KOGNITIF SISWA DI SMP NEGERI 1 KUPANG BARAT TAHUN PEMBELAJARAN 2020/2021

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Permasalahan utama pada penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa kelas VII SMP Negeri 1 Kupang Barat. Tujuandari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran True or False terhadap hasil belajar. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan desain Posstest-Only Control Design. Populasi seluruh siswa kelas VII berjumlah 106 siswa dan sampel kelas VIIA dan kelas VIIC berjumlah 28 siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Purposive Sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan Posttest.Data hasil belajar siswa yang diperoleh dianalisis menggunakan Uji t, dengan bantuan SPSS For Windows versi 25.0. Berdasarkan hasil uji hipotesis diperoleh nilai thitung>ttabelatau 8,580>2,055dengan signifikan 0,000 atau kurang dari 0,5 hal tersebut menunjukan bahwa terdapat pengaruh hasil belajar siswa antara kelas kontrol dan eksperimen. Hal ini dapat dilihat dari adanya pengaruh terhadap pemahaman siswa mengenai pentingnya belajar membuat siswa menyadari bahwa untuk mendapatkan keberhasilan perlu adanya ketertarikan dalam memahami suatu konsep dalam pembelajaran, selain itu juga dilihat dari sikap siswa yang berantusias dalam belajar, memiliki rasa ingin tahu, dan berani menyampaikan pendapat saat proses pembelajaran. Hal ini dikarenakan model pembelajaran True or False memiliki potensi yang cukup besar yaitu dapat mengembangkan ide siswa tentang suatu masalah dalam pembelajaran. Hal ini dapat dilihat persentase hasil belajar siswa pada kelas eksperimen lebih tinggi dari hasil belajar siswa pada kelas kontrol yaitu C1 95,71 %, C2 77,14% , C3 72,85% . Hal ini dikarenakan pada kelas eksperimen siswa lebih aktif mencari tahu sendiri tentang konsep-konsep penting dalam pembelajaran sehingga siswa lebih mudah mengingat, memahami dan menerapkanapa yang ditemukan dalam pembelajaran. Sehingga dapat disimpulkan adanya pengaruh yang signifikan dalam penggunaan model pembelajaran True or False terhadap hasil belajar siswa.

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN STUDENT FACILITATOR AND EXPLAINING TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP SISWA DI SMP NEGERI FAUTMOLO TAHUN PEMBELAJARAN 2020/2021

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Tujuan dalam penelitian ini adalah Untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran student facilitator and explaining terhadap pemahaman konsep siswa pada kelas VII SMPN Fautmolo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan desain Posstest-Only Control Design. Populasi seluruh siswa kelas VII berjumlah 50 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan test tertulis. Teknik analisis data menggunakan Uji t, dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukan bahwa pada hasil post test siswa kelas VIIA (kelas Eksperimen) menunjukan bahwa nilai dari 77-83 terdapat 11 siswa dengan persentase 44%. Dari nilai 84-89 terdapat 6 siswa dengan persentase 24%. Dari nilai 90-95 terdapat 12 siswa dengan presentase 32%. Pada hasil post test siswa kelas VIIB menunjukan bahwa nilai dari 70-75 terdapat 18 siswa dengan persentase 72%. Dari nilai 76-80 terdapat 5 siswa dengan persentase 20% dan dari rentang nilai 81-85 terdapat 8 siswa dengan persentase 8%. Dari hasil pengamatan pemahaman konsep siswa dengan menggunakan model pembelajaran Student Facilitator and Explaining, terlihat bahwa adanya peningkatan yang terlihat pada kelas eksperimen, dimana pemahaman konsep siswa mendapat persentase sebesar 84%, dan kelas kontrol 73 %. Pengaruh pemahaman konsep siswa ini karena pada saat guru menjelaskan materi siswa kelas eksperimen lebih aktif memperhatikan penjelasan guru karena siswa tertarik dengan suasana belajar yang baru yaitu dengan menggunakan model pembelajaran Student Facilitator and Explaining. Sedangkan pada kelas kontrol guru menjelaskan dengan menggunakan metode ceramah. Hal ini dapat dibuktikan dengan hasil uji hipotesis yang menggunakan rumus uji t dimana hasil analisis data pada perhitungan Indenpendent Samples Test menunjukkan pada sig (2-tailed) diperoleh nilai P= 0,000 0,05, maka dapat dikatakan H1 diterima dan Ho ditolak.

PENGARUH UKURAN BIJI JAGUNG TERHADAP KERENYAHAN MARNING JAGUNG(Zea Mays)

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

PENGARUH UKURAN BIJI JAGUNG TERHADAP KERENYAHAN MARNING JAGUNG (ZEA MAIS) NifusSelfince)* Medah Andre)**MalelakZet)** ABSTRAK Marningjagungadalahbijijagungkering yang telah di rendamkedalam air kapursiridengandurasi lama waktuperendamanselama 1 malamdan di konsumsisecarasederhanadenganteknologi yang tidaksulit.NamunpengembanganMarningjagungbanyakdilakukanolehmasyarakat di Ntt.tujuandaripenelitianiniadalahuntukmengetahuaipengaruhukuranbijijagungterhadapkerenyahanmarningjagung (Zeamais) sebagaipangantradisionalNttdanuntukmengetahuisalahsatumarningjagungterbaikterhadapkualitasbijijagung (Zeamais) sebagaipangantradisionalNtt.penelitianinidilaksanakandilaboratorium Processing FakultasTeknologiPertanianUniversitas Kristen ArtaWacanaKupangpadabulanOktober 2021.Desain penelitianinimenggunakanmetode duo trio dengan 2 perlakuandan 3 kali ulangan,sehinggasecara total mendapat 6 unit percobaan.Hasilpenelitianmenunjukanbahwapengaruhukuranbijijagungterhadapkerenyahanmarningjagung (Zeamais) memberikanpengaruh yang sangatnyatapadatarafsignifikan (P>0,01) warna, tekstur, kesukaan rasa. Khas yang dihasilkan.selainitu, perlakuanmemberikanmarningjagungterbaikpadaperlakuan A yaitu 1 kg jagung yang menghasilkanwarna (,80872) sangatsuka,rasa(,78492) sangatsuka,tekstur (,30513) sangatsuka.padamarningjagungpangantradisionalNtt yang dihasilkan. Keterangan:*peneliti**pembimbing Kata kunci: Marningjagung, bijijagungmetodeuji Duo Trio,Nusatenggaratimur

PENGARUH PROFESIONALISME ETIKA PROFESI DAN PENGALAMAN AUDITOR TERHADAP TINGKAT MATERIALITAS (STUDI KASUS DI INSPEKTORAT KABUPATEN KUPANG)

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAKSI Seorang auditor harus memahami konsep maupun pengukuran materialitas sebelum membuat opini atas laporan keuangan. Hal ini dikarenakan pemahaman tersebut akan digunakan untuk tujuan evaluasi kekeliruan keuangan yang berasal dari perbedaan-perbedaan jumlah yang termaksuk dalam laporan keuangan dengan bukti-bukti yang memadai. Materialitas berkaitan dengan seberapa besar salah saji yang terdapat arsesi yang dapat diterima oleh auditor agar pengguna laporan keuangan tidak terpengaruh oleh salah saji tersebut. Dalam mengaudit laporan keuangan tingkat materialisme dipengaruhi oleh banyak faktor antara lain profesionalisme, etika profesi dan pengalaman auditor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh profesionaliasme, etika profesi, dan pengalaman auditor terhadap tingkat materialitas. Penelitian ini dilaksanakan di Inspekorat Kabupaten Kupang. Variabel independen dalam penelitian ini yaitu independensi (X1) profesionalisme, (X2) etika profesi, dan (X3) pengalaman auditor. Variabel dependen yaitu tingkat materialitas (Y). Data yang digunakan merupakan data primer. popolasi dalam penelitian ini adalah auditor yang bekerja di Inspektorat Kabupaten Kupang. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive Sampling, yakni penentuan sampel berdasarkan tujuan atau pertimbangan tertentu. Dengan demikian, sampel dalam penelitian ini adalah 44 auditor yang bekerja di Inspektorat Kabupaten Kupang. Metode pengumpulan data yaitu dengan menggunakan kuesioner yang dibagikan kepada responden. Skala pengukuran data dengan skala ordinal. Data dianalisis dengan mengggunakan analisis regresi berganda dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) deskripsi profesionalisme auditor di Kabupaten Kupang dikategorikan sangat tinggi, yang dibuktikan dengan persentase sebesar 93%; etika profesi auditor dikategorikan cukup tinggi, yakni sebesar 28%; dan pengalaman auditor dikategorikan cukup tinggi, yakni sebesar 43%. (2) Tingkat Materialitas Auditor di Kabupaten Kupang dipengaruhi oleh profesionalisme dan etika proesi. Hal ini dibuktikan dengan nilai F hitung sebesar 123.77 lebih besar dari nilai F tabel pada tingkat kepercayaan 99 %. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0.914 ini berarti bahwa 91,40 % keragaman variabel tingkat materialitas auditor dapat dijelaskan oleh keragaman variabel profesionalisme, etika proesi dan pengalaman auditor. Sedangkan 8,60 % diterangkan oleh variabel lain diluar model atau variabel yang tidak diteliti dalam penelitian ini; dan (3) tingkat materialitas auditor kabupaten Kupang tidak berpengaruh secara signifikan terhadap pengalaman auditor. Kata Kunci: Materialitas, Profesionalisme, Etika Profesi, dan Pengalaman Auditor. ABSTRACT Seorang auditor harus memahami konsep maupun pengukuran materialitas sebelum membuat opini atas laporan keuangan. Hal ini dikarenakan pemahaman tersebut akan digunakan untuk tujuan evaluasi kekeliruan keuangan yang berasal dari perbedaan-perbedaan jumlah yang termaksuk dalam laporan keuangan dengan bukti-bukti yang memadai. Materialitas berkaitan dengan seberapa besar salah saji yang terdapat arsesi yang dapat diterima oleh auditor agar pengguna laporan keuangan tidak terpengaruh oleh salah saji tersebut. Dalam mengaudit laporan keuangan tingkat materialisme dipengaruhi oleh banyak faktor antara lain profesionalisme, etika profesi dan pengalaman auditor. This study aims to determine the effect of professionalism, professional ethics, and auditor experience on the level of materiality. This research was conducted at the Inspectorate of Kupang Regency. The independent variables in this study are independence (X1) professionalism, (X2) professional ethics, and (X3) auditor experience. The dependent variable is the level of materiality (Y). The data used is primary data. The population in this study are auditors who work at the Kupang Regency Inspectorate. Sampling using purposive sampling technique, namely determining the sample based on certain objectives or considerations. Thus, the sample in this study is 44 auditors who work at the Kupang Regency Inspectorate. The method of data collection is by using a questionnaire distributed to respondents. Data measurement scale with ordinal scale. The data were analyzed using multiple regression analysis with the help of the SPSS program. The results showed that (1) the description of the professionalism of auditors in Kupang Regency was categorized as very high, as evidenced by the percentage of 93%; the professional ethics of auditors is categorized as quite high, at 28%; and the experience of auditors is categorized as quite high, which is 43%. (2) Auditor Materiality Level in Kupang Regency is influenced by professionalism and professional ethics. This is evidenced by the calculated F value of 123.77 which is greater than the table F value at the 99% confidence level. The results of the analysis show that the coefficient of determination (R2) of 0.914 means that 91.40% of the diversity of auditor materiality variables can be explained by the diversity of variables of professionalism, professional ethics and auditor experience. While 8.60 % is explained by other variables outside the model or variables not examined in this study; and (3) the level of materiality of the Kupang district auditors has no significant effect on the auditor's experience. Kata Kunci: Materiality, Professionalism, Professional ethics, dan Auditor Experience.

KEANEKARAGAMAN JENIS GASTROPODA YANG DITEMUKAN PADA ZONA INTERTIDAL DI PERAIRAN TABLOLONG KABUPATEN KUPANG

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

AMARUL CHORI AQIL SANTOSO (15380108). Keanekaragaman Jenis Gastropoda Yang Ditemukan Pada Zona Intertidal Di Perairan Tablolong Kabupaten Kupang. ROCKIE R.L. SUPIT, S.Pi. M.Si dan ALFRED G.O. KASE, S.Pi., M.Si., Ph.D sebagai Pembimbing I dan II. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Pantai Tablolong memiliki topografi landai tipe substrat pantai berpasir dengan sedikit batuan dan dasar peraira didominasi oleh pasir putih butiran halus dan lamun. Biota laut yang banyak terdapat di perairan Tablolong dimanfaatkan oleh mayarakat sekitar, terutama gastropoda. Gastropoda memiliki peran penting dalam studi ekologi dan sering digunakan sebagai indikator untuk menilai perubahan yang terjadi di lingkungan perairan. Keanekaragaman organisme baik jumlah spesies maupun jumlah individu-individu anggota spesies menentukan karakter komunitas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keanekaragaman jenis gastropoda yang ditemukan pada zona intertidal di Perairan Tablolong Kabupaten Kupang. Penelitian ini dilaksanan pada bulan Juli 2021 di zona intertidal perairan Tablolong, Kabupaten Kupang pada 3 (tiga) stasiun yaitu Stasiun I di depan Pabrik Alga Rote Karagenan Nusantara (RKN), Stasiun II di Lokasi Wisata Laut Sawu, dan Stasiun III di Lokasi Wisata Baru (Depan BPIP). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis Gastropoda yang ditemukan pada 3 satsiun pengamatan di zona intertidal perairan Tablolong diperoleh 20 spesies dari 16 famili. Kelimpahan tertinggi Gastropoda di stasiun I adalah Clypeumorus petrosa dan Tectus fenestratus; stasiun II adalah Tectus fenestratus dan Conus capiteneus, dan stasiun III adalah Conus capitaneus dan Peristenia chlorostoma. Keanekaragaman jenis gastropoda di zona intertidal perairan Tablolong tergolong diversitas rendah sehingga tidak ada jenis yang secara mutlak mendominasi komunitas. Nilai keseragaman jenis Gastropoda mendekati nilai satu, maka keseragaman antar spesies sama atau merata. Dominansi Gastropoda di zona intertidal Perairan Tablolong tergolong rendah. Kata kunci: Keanekaragaman, gastropoda, zona intertidal, perairan Tablolong  

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN AUDIO VISUAL BERBASIS MIND MAPPING POKOK BAHASAN SISTEM PENCERNAAN MANUSIA

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Dari hasil analisis kebutuhan ditemukan bahwa kurangnya media pembelajaran audio visual berbasis mind mapping untuk pokok bahasan sistem pencernaan manusia di SMP Negeri 20 Kota Kupang sehingga tujuan penelitian adalah menghasilkan produk audio visual berbasis mind mapping pokok bahasan sistem pencernaan pada manusia. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian Lee and Owens. Prosedur pengembangan: 1) Analisis (Analyze) 2) Desain (Design) 3)Pengembangan (Development) 4) Implementasi (Implementation) 5) Evaluasi (Evaluation). Data yang diperoleh dalam penelitian ini dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian diperoleh dari ahli media 94% dengan persentase sangat baik, uji ahli desain 95%, uji ahli materi 80%, uji kelompok kecil 96% dan uji kelompok besar 93,05%. Dari hasil penelitian ini maka diketahui bahwa media pembelajaran audio visual berbasis mind mapping layak digunakan sebagai media pembelajaran karena dapat membangkitkan motivasi belajar siswa karena terdapat gambar yang jelas, terlihat sederhana tetapi praktis, memperjelas penyajian pesan agar tidak terlalu bersifat verbalistis, serta membantu otak untuk mengatur, mengingat, membandingkan dan membuat hubungan antara sub pokok bahasan dengan sub lainnya, dan dapat ditampilkan menggunakan android sehingga bisa belajar di mana saja dan kapan saja. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa media audio visual berbasis mind mapping ini valid dan layak untuk digunakan dalam proses pembelajaran di SMP Negeri 20 Kota Kupang Tahun Ajaran 2021/2022.

ANALISIS AKTIVITAS BELAJAR SISWA KELAS VIII DI SMP NEGERI SATAP NASI KECAMATAN AMANATUN UTARA TAHUN AJARAN 2021/2022

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAC ANALYSIS OF STUDENS’ LEARNING ACTIVITY IN CLASS VIII AT THE STATE SMP SATAP NASI AMANATUN UTARA DISTRICT ACADEMIC YEAR 2021/2022 Benu, N. M.* Manu, T. S. N.** Blegur, J.** Learning activities are activitiescarried out in the classroom to obtain a very pleasant learning. Learning activities play a role in the learning outcomes that will be obtained by students. The purpose of this study was to analyze the learning activities of class VIII students at SMP Negeri Satap Nasi. The method used in this research is descriptive method. The subject in this study were students of class VIII SMP data analysis technique questionnaire with the percentage formula.The population of this study was 34 students. Data collection techniques used in the from of a questionnaire. The results obtained from visual 68,02% whit very good qualifications, Verbal activity 67,64%, listening activity 70,22%, writing activity 85,29%, drawing activity 79,41%, mental activity 68,62%. The presentage of assessment shows a positive response to students learning activity while the analisis for visual activitiest is very good because students pay attention to whatis conveyed by their friends when presenting the results of the discussion,oral activity is seen from student readiness, namely when students understand the learning material students will listen to the material presented by the theacer is asking ant the students do not understand what is explainedby the theacher students will ask questions, lisening activities students will listen to the material presented by theacer and the opinions conveyed by their friends, writing activities are good because every material presented explain the teacher will be written in their notebook and will be checked and reated by the theacer, drawing activities of student who have a talent for drawing will create concept maps from the explanations given by the teacher to facilitate understanding, good mental activityes because students have the courage to respond to opinions during discussion presentations. The conclusion of learning activiteas is active student involvement in the from of physical and spiritual activities during the learning process in order to support success and benefit from these learning activiteas.

ANALISIS KINERJA GURU IPA TERPADU DIMASA PANDEMI COVID-19 DALAM MENGIMPLEMENTASIKAN KURIKULUM 2013 DI SMP NEGERI 3 TAKARI

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK ANALISIS KINERJA GURU IPA TERPADU DIMASA PANDEMI COVID-19 DALAM MENGIMPLEMENTASIKAN KURIKULUM 2013 DI SMP NEGERI 3 TAKARI Nifu M. S* Meha M.A)** Manu. L** Permasalahanutamadalampenelitianiniadalahbagaimanakinerja guru IPA padamasapandemiCOVID-19 dalammengimplementasikan K-13 di SMP Negeri 3 Takari.TujuandalampenelitianiniadalahUntukmengetahuikinerja guru IPA terpadupadamasapademiCOVID-19 dalammengimplementasikan K-13 di SMP Negeri 3 Takari.Metode yang digunakandalampenelitianiniadalahpendekatankualitatifbersifatdeskriptif.Berdasarkanhasilpenelitianterhadapkinerja guru IPA dalamperencanaanpembelajaranmenunjukkanbahwakinerja guru IPA SMP Negeri 3 Takaridalamperencanaanpembelajaransudahterlaksana.Salah satuperangkatpembelajaran yang adadandisusunoleh guru IPA adalah RPP.Dalampelaksanaanpembelajaranmenunjukkanbahwa guru IPA telahdapatmelaksanakanpelaksanaanpembelajaransecara BDR denganpemberiantugaskepadasiswa.Untukpemberiantugas di SMP Negeri 3 Takari guru IPA menggunakanmetodeoffilekarenaketerbatasanaksesjaringan internet danketerbatasankemampuan orang tuasiswadalamhal HP android makatugasuntuksiswadibuatdalambentuk LKPD/LKS.Sehinggadapatdisimpulkanbahwa RPP di SMP Negeri 3 Takaridalampelaksanaanpembelajaransudahditerapkandenganbaik. Proses pembelajarandarirumah (BDR) dimasapandemiCOVID-19 jugaterlaksanadenganbaiksedangkanpenilaianhasilbelajarsiswabelummemuaskandanhasilbelajarsiswamasihmenurun. Kata Kunci:Kinerja guru IPA Terpadu,MasaPandemi,ImplementasiKurikulum Keterangan: Peneliti Pembimbing ABSTRACT Integrated science teacher's performance analysis at the COVID-19 pandemic in implementing the 2013 curriculum at state SMP N 3 Takari Nifu M. S* Meha M.A** Manu. L The main problem in this research is how the science teacher performs During the COVID-19 pandemic in implementing k-13 at SMP Negeri 3 Takari, the purpose in this study is to know the performance of the united science teacher In the time of pademiCOVID-19 implementing K-13 at SMP Negeri 3 Takari. The method used in this study is a descriptive qualitative approach. Based on the results of the science teacher's performance in learning planning, it shows that the third-state high science teacher's performance in learning planning has been completed. One of the existing learning tools for the science teacher is RPP. In the performance of learning indicates that the science teacher has been able to perform the BDR performance of learning with the conferral of duty to students. For assignments at SMP Negeri 3 Takari the science teacher USES an offline method because of limited access to Internet networks and limited ability of students' parents in the matter of android phones, the task for students is made in the form of lto-/ LKS. Thus, it would be concluded that the RPP at SMP Negeri 3 Takari has applied well. The home-teaching process (BDR) at COVID-19 was also well accomplished while student learning assessments were not satisfactory and student studies were still dropping. Keywords: Integrated Science Teacher Performance, Pandemic Period, Curriculum Implementation Description: *Researcher .. * *Supervisor

KEGIATAN EKSTRAKURIKULER BELADIRI KARATE DI SMP ANGKASA

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK KEGIATAN EKSTRAKURIKULER BELADIRI KARATE DI SMP ANGKASA Clara Jenia Putry Wahon1*, Ramona M. Mae2, Fredik E. Nope3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. Latar belakang: Kegiatan ekstrakurikuler merupakan kegiatan pendidikan di luar mata pelajaran dan pelayanan konseling, untuk membantu pengembangan peserta didik sesuai dengan kebutuhan , potensi, bakat, dan minat peserta didik. Tujuan penelitian:Untuk mengetahui proses pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler karate di SMP Angkasa dapat berlangsung secara efektif. Metode penelitian:Motode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif untuk mendapatkan data-data dari tempat penelitian sesuai dengan kenyataan yang dilihat dan didengar peneliti secara langsung, dengan membutuhkan waktu selama ± 2 (dua) bulan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah 1) Observasi, 2) wawancara, dan 3) dokumentasi. Hasil dan pembahasan: Kegiatan ekstrakurikuler beladiri karate di SMP Angkasadilaksanakan berdasarkan kurikulum dengan tujuan dapat mengembangkan bakat pada siswa untuk dapat berkretifitas sehingga mampuh mencapai suatu keberhasilan melalui bakat yang di kembangkan dalam mencapai prestasi dibidang akademik maupun, oahraga. Dalam pelaksanaanya kegiatan ekstrakurikuler beladiri karate di SMP Angkasa cukup berjalan lancar dan selalu mendapatkan dukungan penuh dari berbagai pihak sehingga membawa siswa atau atlet karate SMP Angkasa memperoleh juara pada kejuaraan yang diselenggarakan ditingkat Kota Kupang. Walaupun pelaksanaannya berjalan lancar dan mendapatkan prestasi juara namun masih adanya kendala yang dihadapi selama ini dalam proses pelaksanaannya yaitu keterbatasannya sarana dan prsarana olahara karate. Kekurangan itu dapat disiasati oleh guru penjas selaku pelatih sehingga selama pelaksanaan kegiatan ektrakurikuler selalu berjalan evektif. Simpulan:Melalui Kegiatan Ekstrakurikuler guru dapat mengembangkan kemampuan para siswa melalui bakat atau kemampuan yang diliki melalui cabang olahraga yang menjadi minatnya. Sehingga dapat memberikan suatu nilai positif terhadap siswa dalam menekuni kegiatan belajar mengajar. Katakunci: ekstrakurikuler,beladiri dan karate. ABSTRACT EXTRACURRICULAR KARATE ACTIVITIES AT ANGKASA SMP Clara Jenia Putry Wahon1*, Ramona M. Mae2, Fredik E. Nope3 1,2,3Physical Education, Health, and Recreation Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, Artha Wacana Christian University, Kupang, Indonesia. Email. Background:Extracurricular activities are educational activities outside of subjects and counseling services, to assist the development of students according to the needs, potential, talents, and interests of students Research objectives: To find out the process of implementing karate extracurricular activities at SMP Angkasa can take place effectively. Research method: The method used is descriptive qualitative to obtain data from the research site in accordance with the reality that the researchers saw and heard directly, taking ± 2 (two) months. The data collection techniques used are 1) Observation, 2) Interview, and 3) Documentation. Results and discussion: Karate extracurricular activities at SMP Angkasa are carried out based on the curriculum with the aim of developing talent in students to be creative so that they are able to achieve success through talents that are developed in achieving achievements in academics and sports. In its implementation, the extracurricular activities of karate at SMP Angkasa went quite smoothly and always received full support from various parties so that it brought students or karate athletes at Angkasa SMP to become champions at the championships held at the Kupang City level. Even though the implementation went smoothly and got champion achievements, there are still obstacles faced so far in the implementation process, namely the limited facilities and infrastructure for karate. This deficiency can be circumvented by the physical education teacher as a trainer so that during the implementation of extracurricular activities it always runs effectively. Conclusion: Through extracurricular activities teachers can develop students' abilities through their talents or abilities through sports that are their interests. So that it can give a positive value to students in pursuing teaching and learning activities. Keywords: Extracurricular,karate and martial arts.

Faktor-faktor yang, mempengaruhi ketepatan waktu penyampaian laporan keuangan (studi kasus pada perusahaan semen yang terdaftar di BEI periode Tahun 2015-2019)

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAKSI FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KETEPATAN WAKTU PENYAMPAIAN LAPORAN KEUANGAN (STUDI KASUS PADA PERUSAHAAN SEMEN YANG TERDAFTAR DI BEI PERIODE 2015-2016) Perusahaan go public di Indonesia saat ini mengalami perkembangan yang pesat. Semua perusahaan yang go public diwajibkan untuk menyampaikan laporan keuangan yang disusun sesuai dengan standar akuntansi keuangan dan telah diaudit oleh akuntan public yang terdaftar di Bapepam. Karena salah satu cara bagi investor untuk memantau kinerja perusahaan go public adalah laporan keuangan yang dipublikasikan.Penelitian ini bertujuan untuk menemukan bukti empiris tentang faktor-faktor yang mempengaruhi ketepatan waktu penyampaian laporan keuangan perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI. Faktor-faktor yang diuji dalam penelitian ini yaitu profitabilitas dan solvabilitas. Sampel dari penelitian ini menggunakan 5 perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI periode tahun 2015-2019 yang diambil dengan menggunakan metode purposive sampling. Penelitian ini menggunakan analisis regresi berganda dan diproses menggunakan SPSS.Hasil penelitian ini mengidentifikasi bahwa profitabilitas dan solvabilitas secara signifikan berpengaruh positif pada ketepatan waktu penyampaian laporan keuangan. Kata kunci : Ketepatan Waktu, Profitabilitas dan Solvabilitas

DESKRIPSI TENTANG PENYEBAB DAN AKIBAT HUKUM TERJADINYA TINDAK PIDANA PERDAGANGAN ORANG

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini berjudul “Deskripsi tentang Penggunaan Bahan Peledak dan Trawl dalam Penangkapan Ikan di Perairan Laut Indonesia”. Tujuan penelitian ini adalah unruk mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya tindak pidana penggunaan bahan peledak dan trawl (pukat harimau) dalam penangkapan ikan di Perairan Laut Indonesia. Penelitian ini bersifat deskriptif analisis yaitu untuk mendeskripsikan faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya tindak pidana penggunaan bahan peledak dan trawl (pukat harimau). Jenis penelitian ini adalah penelitian hukum normatif. variabel bebas dalam dalam penelitian ini adalah faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya tindak pidana penggunaan bahan peledak dan trawl (pukat harimau) dalam penangkapan ikan di Perairan Laut Indonesia. Sedangkan variabel terikat dalam penelitian adalah putusan pengadilan terhadap penggunaan bahan peledak dan trawl dalam penangkapan ikan di perairan laut Indonesia. Jenis dan sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah bahan hukum primer, data sekunder dan bahan hukum tersier. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya tindak pidana penggunaan bahan peledak dan trawl (pukat harimau) dalam penangkapan ikan di Perairan Laut Indonesia adalah;11) Faktor Meningkatkan Produksi Penangkapan Ikan dan 2) Faktor Meningkatkan Pendapatan Nelayan. Berdasarkan hasil penelitian ini, maka saran yang diberikan adalah melakukan pemeriksaan terhadap alat tangkap yang digunakan oleh nelayan di setiap kapal nelayan yang akan berangkat mencari ikan ke laut dan juga melakukan razia rutin di wilayah perairan Republik Indonesia oleh aparat terkait guna meminimalisir terjadinya tindak pidana perikanan

STRATEGI GURU PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN DALAM MEMBENTUK KARAKTER DISIPLIN BELAJAR PESERTA DIDIK DI ERA COVID-19 DI SMP NEGERI 8 KUPANG TAHUN AJARAN 2020/2021

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Strategi guru pendidikan agama Kristen dalam membentuk karakter disiplin peserta didik merupakan proses bantuan terhadap individu untuk mencapai pemahaman diri dan pengarahan diri yang dibutuhkan bagi penyesuaian diri secara maksimum di sekolah, keluarga dan masyarakat. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana strategi Guru Pendidikan Agama Kristen dalam membentuk karakter disiplin peserta didik di era covid-19. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif yang bermaksud untuk menggambarkan realitas yang terjadi di lapangan. Berdasarkan hasil analisis kualitatif data menunjukan bahwa secara umum strategi Guru Pendidikan Agama Kristen dalam membentuk karakter disiplin peserta didik meliputi : Penemuan, faktor penghambat dan faktor pendukung. Secara terperinci diperoleh strategi Guru Pendidikan Agama Kristen dalam membentuk karakter disiplin peserta didik meliputi: Penemuan dengan 5 indikator, faktor penghambat dengan 3 indikator dan faktor pendukung dengan 6 indikator dalam mendisiplinkan peserta didik, semuanya tuntas dalam proses pelaksanaan yang meliputi: kegiatan pendahuluan, kegiatan inti dan kegiatan penutup. Alokasi waktu dan suasana kelas semuanya berada dalam kategori baik.

ANALISIS EFISIENSI DAN EFEKTIVITAS PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH DI KABUPATEN KUPANG

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

ANALISIS EFISIENSI DAN EFEKTIVITAS PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH DI PEMERINTAH KABUPATEN KUPANG TIMUR ABSTRAKSI Penelitian ini merupakan deskriptif, pada pemerintahk kabupaten kupang dengan judul Analisis efisiensi dan efektivitas pengelolan keuangan daerah di kabupaten kupang. Tujuan penelitian untuk mengetahui tingkat efisiensi dan efektivitas pengelolaan keuangan daerah di pemerintah kabupaten kupang. Penelitian ni dilakukan di Badan pengelolaan Keuangan Daerah Dan Aset Daerah Kabupaten Kupang. Teknik pengumpulan data berupa dukumentasi. Masalah yang diambil dalam penelitian ini adalah laporan keuangan pada Badan keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Kupang. Hasil analisis efisiensi pengelolaan keungan menunjukan bahwa perhitungan dari tingkat efisiensi secara keseluruhan rata-rata adalah sebesar 98,76%, ini menunjukan bahwa tingkat efisiensi sangat baik. karena hasil dari 100%. Hal ini menujukan bahwa pemerintah dapat mengunakan uang dengan baik. Hasil analisis efektivitas pengelolaan keuangan daerah menunjukan bahwa perhitungan dari tingkat efektivitas pengelolaan keuangan daerah kabupaten kupang dari tahun 2017 samapi 2019 dengan tingkat efektivitas sebesar 100,6%. Dengan demikian berarti tingkat efektivias pengelolan keuangan kabupaten kupang adalah efektif , hal ini menujukan dari hasil perhitungan yang menunjukan angka lebih dari 90%. Adapun konsep penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran dan pencapaian keberhasilan laporan keuangan yang diartikan sebagai hasil yang telah di capai atas berbagai efesiensi yang dilakukan oleh karyawan, dan dapat dijelaskan bahwa laporan keuangan adalah catatan informasi keuangan suatu perusahaan pada suatu periode akuntasi yang dapat digunakan untuk menggambarkan kinerja kerja di BKAD tersebut. Ppopulasi dalam penelitian ini adalah laporan keuangan yang dimiliki badan pengelolaan keuangandan Aset daerah Kabupaten Kupang. Data analisis yang digunakan adalah Rasio Efesiensi dan Efektivitas hasil penelitian menunjukan bahwa rasio efesiensi dan rasio efektivitas selama tiga tahun mengalami tingkat efisiensi dan efektivitas yang baik. Rasio efesiensi tertniggi yang tercapai 98,76%. Dan rasio efektivitas tertinggi yang di capai 100,6%. Kesimpulannya adalah laporan keuangan pada badan keuangan dan Aset daerah kabupaten kupang sudah memilili kriteria yang sangat baik