2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kearifan Lokal merupakan pandangan hidup, ilmu pengetahuan serta berbagai strategi kehidupan yang terwujud dalam aktivitas masyarakat lokal dalam menjawab berbagai masalah guna pemenuhan kebutuhan mereka. kearifan lokal lilifuk adalah proses memanen ikan di dalam satu tempat (kolam) yang telah dipelihara dan dilakukan bersama-sama dengan menggunakan alat tangkap ikan secara tradisional (sorok) setiap 6 bulan atau 1 tahun sekali. Menghadapi realitas lilifuk dan sikap masyarakat terhadap kebersihan lingkungan, muncul permasalahan terkait sikap masyarakat terhadap unsur-unsur lingkungan hidup seperti tanah, air, hutan, laut, dan udara yang semakin memburuk pada zaman ini. GMIT, dalam konteks ini, dipanggil untuk menjaga dan merawat alam semesta sebagai ciptaan Allah yang diciptakan-Nya baik bahkan sangat baik. Tujuan penelitian yakni ingin melihat eksistensi GMIT perlu mengembangkan pemikiran teologis yang kontekstual mengenai lingkungan, yang menjadi dasar bagi perhatian jemaat dan masyarakat. Penelitian dilakukan di jemaat GMIT Lahairoi Kuanheum dengan metode penelitian kualitatif dengan teknik observasi partisipasif, wawancara dan dokumentasi. Berkaitan dengan metode pengambilan sampel, penulis menggunakan teknik purposive sampling dan metode penulisannya yakni deskriptif, analisis dan reflektif. Berdasarkan hasil analisis ditemukan bahwa terdapat hubungan manusia dengan alam bertolak dari kearifan lokal lilifuk yakni terdapat hubungan manusia di atas alam. Hal ini dipengaruhi oleh adanya faktor pemahaman dan faktor adat istiadat. Refleksi teologis yang diperoleh dari hasil analisis yakni laut sebagai sumber kehidupan, berdamai dengan lingkungan dan gereja serta pemerintah merupakan kawan sekerja Allah. benar adanya, bahwa manusia adalah bagian dari alam semesta yang diciptakan dengan tugas dan tanggung jawabnya sendiri.
2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk (1) untuk mengetahui perkembangan jumlah traktor terhadap petani di Desa Paan Leleng Kecamatan Kota Komba Utara (2) untuk mengetahui dampak penggunaan traktor di Desa Paan Leleng Kecamatan Kota Komba Utara. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Sasaran utama dalam penelitian ini yaitu masyarakat petani yang memiliki tanah dan alat mekanisasi pertanian modern di Desa Paan Leleng Kecamatan Kota Komba Utara Kabupaten Manggarai Timur. Teknik pengambilan sampel penelitian menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengguna traktor roda dua dalam pengolahan padi sawah sangat tinggi. Faktor-faktor pengolahan lahan padi sawah di Kecamatan Kota Komba Utara Kabupaten Manggarai Timur adalah pendapatan sifat inovasi.
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
Rumusan Masalah yang dikaji Oleh Penulis adalah 1) Bagaimana motif tindak pidana pengrusakan barang milik orang lain?.2) Bagaiamana cara melakukan tindak pidana pengrusakan barang milik orang lain? 3) Bagaimana akibat hukum tindak pidana pengrusakan barang milik orang lain ? Tujuan yang ingin penulis kaji adalah Untuk Mengetahui.1) untuk mengetahui motif tindak pidana pengrusakan barang milik orang, 2) untuk mengetahui cara melakukan tindak pidana pengrusakan barang milik orang lain, 3) untuk mengetahui akibat hukum tindak pidana pengrusakan barang milik orang lain. Sifat sifatnya maka penelitian ini bersifat deskriptif yaitu penulis mendeskripsikan atau mengambarkan, menguraikan dan menjelaskan suatu keadaan/peristiwa yang sejelas mungkin tanpa perlakuan terhadap objek yang diteliti tentang motif modus dan akibat hukum Tindak Pidana Pengrusakan Barang Milik Orang Lain.Jenis Penelitian ini mengunakan jenis penelitian normatif.. Variabel adalah faktor yang menjadi pokok permasalahan yang ingin diteliti. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah : motif modus dan akibat hukum Tindak Pidana Pengrusakan Barang Milik Orang Lain. Variabel terikat adalah variabel yang tergantung dari putusan pengadilan. Variabel terikat dalam penelitian ini adalah: putusan hakim Tindak Pidana Pengrusakan Barang Milik Orang Lain. jenis dan sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah, Data Sekunder..Berdasarkan hasil analisis penilitian yaitu motif pelaku pelaku tindak pidana pengrusakan barang milik orang lain dan akibat hukum tindak pidana pengrusakan barang milik orang lain. kesimpulan 1. Pelaku tindak pidana pengruskan barang milik orang lain, a.Terdakwa marah dan emosi karena pembuatan pagar pembatas diatas tanah sengketa. b.Terdakwa emosi karena pasangan bakal calon yang di ikuti oleh terdakwa tidak di tepati janji dengan bakal calon walikota dan wakil walikota..c.Terdakwa marah dan emosi karena korban tidak mengabulkan permintaan terdakwaTerdakwa mengkonsumsi minum minuman keras dan mabuk. d.Terdakwa marah dan emosi karena proyek pembuatan tanggul dihentikan oleh perusahaan. 2. Modus pelaku melakukan tidak pidana perusakan barang milik orang lain a.Terdakwa menggoyangkan dan mendorong pagar pembatas menggunakan kedua tangan b.Terdakwa mendatangi Rumah Makan dan merusak etalase menggunakan tangan terkepal hingga etalase tersebut pecah c.Terdakwa mengayunkan parang ke arah sepeda motor dan gerobak bakso dan memukul mesin sepeda motor menggunakan batu d.Terdakwa melempari kaca mobil truk menggunakan batu bata e.Terdakwa merusak tanggul dengan melakukan pengerukan menggunakan exsavator. 3. Akibat hukum tindak pidana pengrusakan barang a.Terdakwa dipenajara b.Terdakwa Membayar Biaya Perkara.Saran dari penulis terkait dengan penulisan ini adalah kepada hakim diharapkan mejtuhkan putusan harus mempertimbangkan fakta persidangan dan kepada masyarakat untuk tidak melakukan tindak pidana pengrusakan barang milik kepunyaan orang lain
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
Buku ini penulis susun sebagai bahan pendukung perkuliahan bagi mahasiswa S1, baik pada Fakultas Ekonomi maupun program studi lainnya yang memiliki mata kuliah Pengantar Teori Ekonomi Mikro. Materi yang ada dalam buku ini tidak hanya digunakan pada mahasiswa pemula pada tahapan pengantar, tetapi bisa juga digunakan pada jenjang yang lebih tinggi. Pembahasan diawali dengan dijelaskan konsepkonsep atau dalil-dalil ataupun menggunakan analisis grafi s dan matematis. Analisis matematis tidak bisa dihindarkan, untuk menjelaskan realistic teory dan aplikasi dalam bentuk lati han soal. Tentu saja latihan soal ditujukan agar para mahasiswa bisa lebih memahami materi. Pada setiap akhir bab terdapat pertanyaan-pertanyaan latihan. Pertanyaan latihan bertujuan melihat daya para mahasiswa pada materi yang sudah dijelaskan. Materi dalam buku ini diselaraskan dengan beberapa buku teks yang penulis anggap penting ditambah dengan pengalaman penulis yang telah mengajar mata kuliah Ekonomi Mikro selama puluhan tahun.
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK ANALISIS PENGARUH KOMPETENSI DAN KOMPENSANSI TERHADAPA KINERJA PEGAWAI PADA POLITEKNIK KELAUTAN DAN PERIKANAN KUPANG Peranan sumber daya manusia menjadi semakin penting bila dikaitkan dengan perkembangan global yang penuh dengan persaingan kompetitif diantara perusahaan. Salah satu cara yang dilakukan perusahaan dalam menghadapi persaingan yaitu dengan memberdayakan dan menggali seluruh potensi SDM yang dimilikinya secara maksimal. Sejalan dengan hal tersebut, maka suatu perusahaan perlu meningkatkan perhatiannya terhadap kualitas karyawannya, baik perhatian dari segi kualitas pengetahuan dan keterampilan, karir maupun tingkat kesejahteraannya, sehingga dapat meningkatkan kinerja karyawan untuk memberikan seluruh kemampuannya dalam pencapaian tujuan perusahaan. Setiap perusahaan atau instansi dalam melaksanakan program yang diarahkan selalu berdaya guna untuk mencapai tujuan perusahaan. Salah satu caranya adalah meningkatkan kinerja karyawan. Sutrisno (2010: 172) menyimpulkan kinerja sebagai hasil kerja karyawan dilihat dari aspek kualitas, kuantitas, waktu kerja, dan kerja sama untuk mencai tujuan yang sudah di tetapkan oleh organisasi. Kinerja perusahaan dikatakan berkualitas dan berhasil dalam mencapai tujuannya dapat dipengaruhi oleh faktor-faktor yang berasal dari dalam perusahaan seperti kompetensi yang dimiliki oleh karyawan serta pemberian kompensasi finansial yang sesuai dengan kemampuan karyawan dalam menyelesaikan tugas dan tanggung jawabnya, sehingga menghasilkan output yang berkualitas. Dalam pencapaian kinerja diperlukan adanya sumber daya manusia yang memiliki tingkat kemampuan, kompetensi, motivasi serta kepentingan yang didukung oleh sikap perusahaan dalam menghargai serta memperlakukan sumber daya manusianya untuk dapat mencapai kinerja. Kinerja adalah tentang melakukan pekerjaan dan hasil yang dicapai dari pekerjaan tersebut (Wibowo, 2010: 7). Untuk meningkatkan Kompetensi Sumber Daya Manusia dalam proses transformasi dilakukan aktivitas pengembangan yang berhubungan dengan peranxii utama manajer Sumber Daya Manusia yang baru, yaitu sebagai seorang bisnis, pembentuk perubahan, konsultasi bagi organisasi atau mitra kerja, perumus dan pengimplementasian strategi, manajer bakat, minat, dan kepemimpinan dan sebagai manajer asset dan pengendalian biaya. Tugas utama pimpinan dalam kondisi tersebut adalah mengatur dan mengarahkan program pelatihan, pendidikan, dan pengembangan Sumber Daya Manusia perlu diterapkan dalam perusahaan atau organisasi untuk meningkatkan Kompetensi Sumber Daya Manusia yang ada. Penentuan tingkat Kompetensi yang berbasis Sumber Daya Manusia dibutuhkan agar dapat mengetahui tingkat prestasi atau Kinerja yang diharapkan untuk kategori baik atau rata-rata. Penentuan Kompetensi yang dibutuhkan tentunya akan dapat dijadikan sebagai dasar bagi evaluasi kinerja kerja. Selai itu juga perusahaan juga perlu memperhatikan pemberian kompensasi yang layak pada dasarnya adalah hak bagi setiap Pegawai dan merupakan kewajiban bagi perusahaan sebagai pendukung kontribusi Pegawai dalam rangka mencapai tujuan yang telah ditentukan perusahaan. Dengan adanya kompensasi yang baik dalam perusahaan, maka akan membawa dampak positif untuk perusahaan. Apabila Pegawai mendapat kompensasi yang sesuai dengan kontribusi yang telah dilakukan, maka Pegawai akan melakukan yang terbaik untuk perusahaan sehingga kinerja Pegawai akan semakin meningkat. Sebagaimana pada uraian diatas, maka semakin besar kompensasi yang diterima oleh Pegawai, maka semakin tinggi disiplin kerja Pegawai, dan pada akhirnya akan dapat meningkatkan kinerjanya. Kinerja Pegawai juga dipengaruhi oleh disiplin kerja. Menurut Sedarmayanti (2001:65), salah satu faktor yang mempengaruhi kinerja adalah sikap mental (motivasi kerja, disiplin kerja, etika kerja). Sikap mental yang dimiliki seorang Pegawai akan memberikan pengaruh terhadap kinerjanya. Dalam penelitian ini, objek yang akan peneliti teliti adalah pada Politeknik Kelautan dan Perikanan Kupang. Politeknik Kelautan dan Perikanan Kupang, adalah perguruan tinggi yang menyelenggarakan pendidikan vokasi di bidang kelautan dan perikanan di lingkungan Kementerian Kelautan dan Perikanan, dixiii bawah pembinaan Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah dikemukakan sebelumnya, maka kesimpulan penelitian ini Terdapat pengaruh signifikan variabel Kompetensi terhadap Kinerja Pegawai. Hal ini dibuktikan dengan hasil Uji hipotesis pertama yaitu terdapat pengaruh positif Kompetensi (X1) terhadap Kinerja Pegawai (Y). dimana variabel Kompetensi (X1) ditemukan t hitung = 5.071 > 1.675 dan tingkat Sig. = 0.000 0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima yaitu variabel Kompetensi (X1) berpengaruh signifikan secara parsial terhadap Kinerja pegawai (Y), sedangkan untuk variabel Kompensasi terdapat pengaruh signifikan variabel Kompensasi terhadap Kinerja Pegawai pada Politeknik Kelautan Dan Perikanan Kupang. Hal ini dibuktikan dari hasil Uji hipotesis kedua yaitu terdapat pengaruh positif Kompensasi (X2) terhadap Kinerja Pegawai (Y). Hal ini dapat dilihat bahwa variabel Kompensasi (X2) ditemukan t hitung = 2.730 > 1.675 dan tingkat Sig. = 0.009 0,05 maka Ha diterima dan Ho ditolak yaitu variabel Kompensasi (X2) berpengaruh signifikan secara parsial terhadap Kinerja Pegawai (Y). Selain itu perolehan hasil uji F hitung sebesar 25.581 lebih besar dari F tabel 2.786 diperoleh dari nilai n=60; k=3 dan Rumus untuk menghitung F-tabel sebagai berikut : F-tabel = (k ; n-k-1), F-tabel = F (3 ; 54-3-1), F-tabel = F (3;50) Berdasarkan perhitungan tersebut maka F tabel adalah sebesar 2.786. Sedangkan untuk perolehan nilai Sig yaitu sebesar 0.000 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa variabel Kompetensi (X1), dan Kopensasi (X2) secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Pegawai (Y). Kata Kunci : Kinerja Pegawai, Kompetensi dan Kompensasi
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
Koperasi Indonesia merupakan suatau pilar penting perekonomian nasional, harus dibangun secara berkelanjutan. Keberadaan koperasi memegang peranan yang sangat strategis di masyarakat dalam meningkatkan keberdayaan sektor ekonomi terutama bagi mereka yang telah bergabung menjadi anggota koperasi. Untuk itulah kehadiran pemerintah untuk membangun iklim kondusif yang sesuai dengan UU Nomor 25 tentang Perkoperasian. Peran fungsi yang dijalankan oleh pemerintah juga sangat dibutuhkan keberdayaan koperasi itu sendiri untuk menata dirinya secara internal berdasarkan keputusan rapat anggota. Perpaduan peran fungsi tersebut, diharapkan mampu mengantarkan koperasi untuk hidup tumbuh berkembangan sesuai jati diri dan prinsip prinsip yang telah diterima secara global, yang mampu bertahan hidup (survive) dari waktu ke waktu. Seperti yang kita ketahui bahwa dunia bisnis diera globalisasi saat ini sedang mengaami persaingan yng sangat ketat dalam segala sektor usaha, oleh karena itu perusahaan atau organisasi harus mampu melakukan sesuatu untuk mempertahankan usahanya salah satunya yaitu menetapkan tata kelola yang baik sebagai awal pengenadalian yaitu dengan menetapkan program corporate social responsibility (CSR) dimana organisasi harus ikut andil atau berpartisipasi serta empati terhadap berbagai masalah yang terjadi pada lingkungan sekitar, dimana corporate social responsibility merupakan suatu konsep bahw organisasi khususnya koperasi memiliki suatu tnggung jawab terhadap nasabah, karyawan, masyarakat dan komunitas serta lingkungan operasional koperasi. Sebagaimana diketahui bahwa keberlangsungan koperasi sangatlah bergantung pada dukuangan banyak pihak. Untuk itu perlu menjaga hubungan yang harmonis antara koperasi dan lingkungan sekitar karna, dimana masyarakat sekarang lebih pintar dan cerdik dalam hal memilih tempat yang harus mereka tempati. Masyarakat akan meninggalkan tempat yang memiliki citra yang buruk dan mereka dan mereka akan memilih tempat yang mampu menerapkan kebijakan atau kebiasaan yang tidak hanya ingin mencari keuntungan melainkan peduli terhadap lingkungan. Oleh Karena Itu koperasi simpan pinjam monafen juga merupakan salah satu koperasi yang bukan hanya mencari keuntungan dan memberikan pinjaman kepada nasabah tetapi telah menerapkan good corporate governance dan menerapkan program corporate social responsibility. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh corporate social responsibility terhadap persepsi nasabah koperasi simpan monafen untuk menguji pengaruh good corporate governance terhadap persepsi nasabah koperasi simpan pinjam monafen dan untuk menguji pengaruh corporate social responsibility dan good corporate governance terhadap persepsi nasabah koperasi simpan pinjam monafen. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini bersumber dari data primer atau data yang diperoleh secara langsung melalui kuesioner yang disebarkan kepada nasabah koperasi simpan pinjam monafen indikator yang dalam penelitian ini adalah: corporate social responsibility, good corporate governance serta persepsi nasabah. Penelitian ini menggunakan teknik analisis regresi linear berganda untuk dapat mengetahui pengaruh antar variabel X (independen), terhadap variabel Y (Dependen) dan dibantu dengan alat uji statistic yaitu program SPSS versi 16 dan Ms.Exel 2010. Populasi yang gunakan pada penelitian ini adalah seluruh nasabah koperasi simpan pinjam Monafen sebanyak 10.886 orang. Sampel dari penelitian ini sebanyak 100 nasabah. Penentuan sampel mengunakan rumus slovin dengan menggunakan metode Incidental sampling dan mendatangi secara langsung nasabah koperasi simpan pinjam monafen. incidental /accidental sampling adalah teknik penentuan sampel berdasarkan kebetulan, yaitu siapa saja yang secara kebetulan bertemu dengan peneliti dapat digunakan sebagai sampel, bila dipandang orang yang kebetulan ditemui itu cocok sebagai sumber data. (Sugiyono : 2018:138). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel corporate social responsibility berpengaruh secara parsial terhadap persepsi nasabah koperasi simpan pinjam monafen, good corporate governance berpengaruh secara parsial terhadap persepsi nasabah koperasi simpan pinjam monafen serta corporate social responsibility dan good corporate governance berpengaruh secara simultan terhadap persepsi nasabah koperasi simpan pinjam monafen. hasil penelitian ini diharapkan dapat memberi manfaat bagi kepentingan keilmuan yang kemudian dapat dijadikan sebagai acuan maupun referensi untuk penelitian mendatang.
2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
Perayaan Natal adalah tradisi Kristiani untuk memaknai karya keselamatan dari Allah melalui kelahiran Yesus Kristus. Makna Natal yang demikian mengalami degradasi karena pengaruh budaya populer yang masif. Pengaruh budaya populer bagi kebudayaan memberi perubahan yang mencolok pada perayaan Natal. Pengaruh budaya populer ini paling banyak dibawa oleh anak-anak muda yang memang lebih terbuka dengan pengaruh budaya baru dan terbawa dalam perayaan Natal. Budaya yang dimasukkan dalam perayaan Natal cenderung ke arah negatif yang mempertontonkan euforia keagamaan yang berisi pesta pora, mabuk-mabukan, sikap konsumtif atau hedonisme, dan lain sebagainya. Akibatnya Natal yang ditunggu bukan lagi untuk mendalami makna kelahiran Yesus melainkan euforianya perayaan yang hedon.
Tujuan dari tulisan ini agar anggota jemaat memahami makna Natal yang penuh dengan kasih karunia Allah yang luar biasa dalam kehidupan umat manusia. Merayakan Natal adalah tindakan rasa syukur atas karya Yesus Kristus yang telah datang ke dalam dunia untuk menyelamatkan manusia dari kebinasaan.
Metode metode penelitian kualitatif digunakan oleh penulis dalam penulisan untuk memahami dan menganalisa suatu fenomena secara mendalam di Jemaat GMIT Oemathonis, Tepas, Klasis Amanatun Selatan. Data-data yang diperoleh berdasarkan fakta, peristiwa dan realita melalui observasi dan wawancara dengan berbagai pihak yang menjalankan kebiasaan ini.
Natal hendaknya tidak kehilangan makna yang sesungguhnya. Natal mestinya dirayakan secara sederhana, selayaknya tradisi yang sudah dilakukan pada tahun sebelumnya. Perayaan Natal adalah tradisi kristiani untuk memaknai karya keselamatan dari Allah melalui kelahiran Yesus Kristus. Dengan demikian, makna Natal tidak mengalami degradasi meskipun berhadapan dengan budaya populer yang masif.
2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAKS ANALISIS VARIANS DAN PERTUMBUHAN UNTUK MENGUKUR ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DAERAH KABUPATEN KUPANG NAMA : CARMELITA D. SERAN NIM : 19410195 Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis varians realisasi pendapatan dan belanja daerah pada Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Kupang, serta menganalisis pertumbuhan realisasi pendapatan dan belanja daerah pada Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Kupang. Dan dalam upaya untuk mencapai tujuan ini, maka peneliti menggunakan teknik pengumpulan data berupa dokumentasi, dengan mengumpulkan data dengan cara mempelajari catatan-catatan dan dokumen-dokumen yang ada di instansi penelitian. Populasi dalam penelitian ini adalah Laporan Realisasi Anggaran Kabupaten Kupang dan sampel penelitian adalah laporan realisasi anggaran kabupaten Kupang dari tahun anggaran 2018-2022. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Analisis Varians pendapatan daerah kabupaten Kupang tahun 2018-2022 dikategorikan kurang baik. (2) Analisis Varians belanja daerah kabupaten Kupang tahun 2018-2022 dikategorikan baik. (3) Pertumbuhan pendapatan daerah kebupaten Kupang tahun 2018-2022 dikategorikan negatif. (4) Pertumbuhan pendapatan belanja kebupaten Kupang tahun 2018-2022 dikategorikan negatif. Berdasarkan hasil penelitian yang telah disimpulkan diatas, penulis memberikan saran Bagi Pemerintah Dinas BPKAD Kabupaten Kupang (1) Dengan diketahuinya analisis varians pendapatan dan belanja daerah di harapkan pemerintah kabupaten Kupang meningkatkan realisasi pendapatan agar anggaran dan realisasi lebih efektif (2) Dan rasio pertumbuhan pendapatan dan belanja daerah diharapkan pemeerintah kabupaten Kupang meningkatkan anggaran pendapatan dari tahun sebelumnya agar pertumbuhan mengalami pendapatann yang positif juga mampu membelanjakan dan mengalokasikan belanja daerahnya. Diharapkan peneliti selanjutnya dapat mengembangkan penelitian ini dengan menggunakan variabel lain, seperti pemanfaatan dana alokasi umum, dana alokasi khusus, sisa lebih pembiayaan anggaran dan lain variabel lainnya yang berkaitan dengan anggaran pendapatan dan belanja daerah. Kata Kunci : Analisis Varians, Rasio Pertumbuhan Dan APBD
2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pengaruh Citra Merek dan Harga Terhadap Loyalitas Konsumen Pada Sabun Pembersih Wajah Garnier(Studi pada Konsumen di Kota Kupang) , Skripsi Jurusan Manajemen, Fakultas Ekonomi Universitas Kristen Artha Wacana Kupang.2024. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh citra merek dan harga terhadap loyalitas konsumen pada sabun pembersih wajah garnier, penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah Konsumen di Kota Kupang yang menggunakan produk garnier. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode kuesioner dengan teknik mentabulasi hasil penyebaran kuesioner dan menganalisis menggunakan analisis regresi linier berganda dengan alat bantu spss. Berdasarkan persamaan regresi linear berganda:Y= 7,500 + 0,394 + 0,470 + e. Diketahui bahwa nilai konstan a sebesar 7,500 sedangkan koefisien b1 adalah 0,394 dan b2 adalah 0,470. Dengan demikian dari persamaan regresi linear berganda diatas maka dapat dijelaskan bahwa nilai konstanta 7,500 artinya jika nilai Citra merek (X1) dan Harga (X2) sama dengan nol, loyalitas konsumen (Y) memiliki nilai sebesar 0,470. Sedangkan koefisien regresi (b1 )sebesar 0,394 artinya jika Citra Merek (X1) Mengalami kenaikan sebesar satu satuan dengan syarat variabel lainnya konstan, maka Loyalitas konsumen (Y) akan meningkat sebesar 0,394.Dimana koefisien bernilai positif artinya terjadi pengaruh positif antara Citra merek (X1) dan Loyalitas konsumen (Y). Dan koefisien regresi (b2 ) sebesar 0,470 artinya jika Harga (X2) mengalami kenaikan sebesar satu satuan dengan syarat variabel lain konstan, maka Loyalitas Konsumen (Y) akan meningkat sebesar 0,470. Dimana koefisien regresi bernilai positif artinya terdapat pengaruh positif antara harga (X2) dengan Loyalitas konsumen (Y). Berdasarkan landasan teori dan dengan hasil penelitian yang telah dibahas pada bab sebelumnya dapat disimpulkan bahwa citra merek dan harga memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas konsumen sabun pembersih wajah garnier di Kota Kupang. Hasil penelitian membuktikan bahwa secara parsial citra merek dan harga berpengaruh secara signifikan terhadap loyalitas konsumen. dan juga hasil penelitian ini membuktikan bahwa secara Simultan citra merek dan harga berpengaruh secara bersama-sama terhadap loyalitas konsumen pada sabun pembersih wajah garnier di Kota Kupang
2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan faktor yang sangat krusial dalam mencapai tujuan dan perkembangan perusahaan. Perusahaan dengan teknologi tercanggih sekali pun tidak akan memiliki perubahan yang berarti jika tidak dikelola orang yang dapat menggunakannya secara optimal. Karyawan harus cepat beradaptasi jika ada perubahan dalam pekerjaan maupun perusahaan sehingga karyawan berpengalaman sekali pun tetap harus melakukan pelatihan (Levy, 2010). Program pelatihan karyawan dapat meningkatkan perusahaan dapat diperoleh melalui program pelatihan karyawan. Menurut Tohardi (2017:100) Produktivitas yang berkualitas akan menimbulkan kinerja karyawan yang bermutu dimana proses kinerja karyawan yang akan memberikan kulitas yang akan menguntungkan perusahaan. Kompetensi merupakan perpaduan bidang tertentu yang dimiliki seseorang untuk menggapai tujuan perusahaan, seperti pengetahuan, sikap, keterampilan, serta karakteristik pribadi melalui kegiatan pelatihan dan pengembangan kompetensi (Aprilyani, 2021). Permasalahan yang di ambil oleh peneliti pada objek adalah mobil yang di uji masih banyak kekurangannya seperti roda kendaraan yang tidak layak di pakai atau di gunakan sehingga membuat pegawai tidak bisa melakukan pengujian kendaraan dengan baik maka produktivitas kerja pegawai tidak berjalan efesien.Menurut Sugiyono (2018:130) mengemukakan bahwa populasi sebagai wilayah secara umum yang terdiri atas obyek/subyek yang memiliki kualitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk diteliti. Populasi dalam penelitian ini adalah 80 karyawan Pada Dinas UPT pengujian kendaraan bermotor kota kupang. Sampel adalah bagian dari jumlah dan karateristik yang dimiliki oleh populasi tersebut. (Sugiyono,2004:91). Teknik pengambilan sampel menggunakan rumus Slovin. Menurut Sugiyono (2018) angket atau kuesioner merupakan teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara memberi seperangkat pertanyaan atau pernyataan tertulis kepada responden untuk dijawabnya. Teknik analisis data adalah suatu metode atau cara untuk mengolah sebuah data menjadi informasi sehingga karakteristik data tersebut menjadi mudah untuk dipahami dan juga bermanfaat untuk menemukan solusi permasalahan, yang terutama adalah masalah yang tentang sebuah penelitian. Regresi linier berganda memberikan hasil pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat dalam bentuk persamaan regresi (Priyatno, 2011:238). Analisis pendahuluan merupakan langkah awal yang dilakukan dalam penelitian dengan cara masukan hasil pengelolahan data angket responden kedalam tabel distribusi frekuensi. Analisis lanjutan ini dimaksudkan untuk menguji kebenaran empirik dan hipotesis secara statistik. Uji statistik t pada dasarnya Uji t menunjukkan sebeapa jauh pengaruh satu variable independen secara individual dalam meneranglkan variasi variable dependen. Uji F digunakan untuk menujukkan apakah semua variabel independen yang dimasukkan dalam model memiliki pengaruh secara bersama- sama atau simultan terhadap variabel dependen. Dalam penelitian ini penulis telah melakukan analisis regresi linear berganda dan didapati koefisien regresi (b1) sebesar -0,163 artinya jika pelatihan (X1) mengalami kenaikan 1%, maka kinerja Pegawai (Y) akan meningkat sebesar -0,163 atau -16,3% Selain itu, berdasarkan pengujian hipotesis pertama yaitu pelatihan (X1) produktivitas kerja (Y). Diketahui bahwa variabel pelatihan (X1) ditemukan t hitung -1,671 lebih kecil dari t tabel 1.66901 dan tingkat sig. 0,100 oleh karna itu nilai sig 0,05 Dalam penelitian ini, penulis telah menganalisis regresi linier berganda dan di dapati Koefisien regresi (b1) sebesar -0,163 artinya jika pelatihan (X1) mengalami kenaikan sebesar 1% maka kinerja Pegawai (Y) akan meningkat sebesar -0,163 atau 16,3% Koefisien bernilai positif artihnya terjadi pengaruh positif dan signifikan antara pelatihan (X1) terhadap produktivitas kerja pegawai (Y). Dalam penelitian ini, penulis telah menganalisis regresi linear berganda dan didapati koofisien regresi (b2) sebesar 0,941 artinya jika kompetensi (X2) mengalami kenaikan sebesar 1% maka produktivitas kerja pegawai (Y) akan meningkat sebesar 0,941. Selain itu berdasarkan hasil pengujian hipotesis yang telah dilalukan terdapat adanya pengaruh kompetensi (X2) terhadap produktivitas kerja (Y). hal ini dibuktikan diperolehnya Thitung 9,344 lebih besar Ttabel 1,66901 dan tingkat sig 0,000 lebih besar dari 0,05. Dalam penelitian ini, penulis telah menganalisis regresi linier berganda dan di dapati Koefisien regresi (b2) sebesar 0,941 artinya jika kompetensi mengalami kenaikan 1%, maka variabel kierja Pegawai (Y) akan meningkat sebesar 0,941 atau 94,1%. Koefisien bernilai positif artihnya terjadi pengaruh positif dan signifikan antara kompetensi (X2) terhadap produktivitas kerja pegawai (Y). Berdasarkan hasil analisis diatas diketahui bahwa variabel pelatihan, menunjukan bahwa metode pelatihan masih kurang sehingga perluh disarankan peningkatkan metode pelatihan agar dapat menambah wawasan sesuai dengan kebutuhan saya. Berdasarkan hasil analisis diatas bahwa variabel kompetensi, menunjukan bahwa pengetahuan dalam penggunaan komputer dan lainnya masih rendah sehingga perlu disarankan untuk meningkatkan pengetahuan dalam menggunakan peralatan seperti komputer dan lainnya agar dapat meningkatkan kemampuan dalam mengelolah sistem informasi dan teknologi. Berdasarkan hasil analisis diatas bahwa variabel produktivitas kerja, menunjukan bahwa kualitas hasil kerja sesuai standar yang ditentukan masih rendah sehingga disarankan perlu untuk meningkatkan produktivitas kualitas kerja agar dapat mengembangkan kinerja serta kualitas kerja di bidangnya masing-masing. Kata Kunci : Pelatihan, Kompetensi, Dan Produktivitas Kerja Pegawai
2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Rumusan Masalah yang dikaji Oleh Penulis adalah 1) Bagaimana motif tindak pidana pengrusakan barang milik orang lain?.2) Bagaiamana cara melakukan tindak pidana pengrusakan barang milik orang lain? 3) Bagaimana akibat hukum tindak pidana pengrusakan barang milik orang lain ? Tujuan yang ingin penulis kaji adalah Untuk Mengetahui.1) untuk mengetahui motif tindak pidana pengrusakan barang milik orang, 2) untuk mengetahui cara melakukan tindak pidana pengrusakan barang milik orang lain, 3) untuk mengetahui akibat hukum tindak pidana pengrusakan barang milik orang lain. Sifat sifatnya maka penelitian ini bersifat deskriptif yaitu penulis mendeskripsikan atau mengambarkan, menguraikan dan menjelaskan suatu keadaan/peristiwa yang sejelas mungkin tanpa perlakuan terhadap objek yang diteliti tentang motif modus dan akibat hukum Tindak Pidana Pengrusakan Barang Milik Orang Lain.Jenis Penelitian ini mengunakan jenis penelitian normatif.. Variabel adalah faktor yang menjadi pokok permasalahan yang ingin diteliti. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah : motif modus dan akibat hukum Tindak Pidana Pengrusakan Barang Milik Orang Lain. Variabel terikat adalah variabel yang tergantung dari putusan pengadilan. Variabel terikat dalam penelitian ini adalah: putusan hakim Tindak Pidana Pengrusakan Barang Milik Orang Lain. jenis dan sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah, Data Sekunder..Berdasarkan hasil analisis penilitian yaitu motif pelaku pelaku tindak pidana pengrusakan barang milik orang lain dan akibat hukum tindak pidana pengrusakan barang milik orang lain. kesimpulan 1. Pelaku tindak pidana pengruskan barang milik orang lain, a.Terdakwa marah dan emosi karena pembuatan pagar pembatas diatas tanah sengketa. b.Terdakwa emosi karena pasangan bakal calon yang di ikuti oleh terdakwa tidak di tepati janji dengan bakal calon walikota dan wakil walikota..c.Terdakwa marah dan emosi karena korban tidak mengabulkan permintaan terdakwaTerdakwa mengkonsumsi minum minuman keras dan mabuk. d.Terdakwa marah dan emosi karena proyek pembuatan tanggul dihentikan oleh perusahaan. 2. Modus pelaku melakukan tidak pidana perusakan barang milik orang lain a.Terdakwa menggoyangkan dan mendorong pagar pembatas menggunakan kedua tangan b.Terdakwa mendatangi Rumah Makan dan merusak etalase menggunakan tangan terkepal hingga etalase tersebut pecah c.Terdakwa mengayunkan parang ke arah sepeda motor dan gerobak bakso dan memukul mesin sepeda motor menggunakan batu d.Terdakwa melempari kaca mobil truk menggunakan batu bata e.Terdakwa merusak tanggul dengan melakukan pengerukan menggunakan exsavator. 3. Akibat hukum tindak pidana pengrusakan barang a.Terdakwa dipenajara b.Terdakwa Membayar Biaya Perkara.Saran dari penulis terkait dengan penulisan ini adalah kepada hakim diharapkan mejtuhkan putusan harus mempertimbangkan fakta persidangan dan kepada masyarakat untuk tidak melakukan tindak pidana pengrusakan barang milik kepunyaan orang lain
2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAKSI Penelitian ini berjudul “Pengaruh Kepercayaan Konsumen, Kemudahan Pengguna dan Kepuasan Pelanggan terhadap Minat Beli Ulang Pengguna Tik-Tok Shop di Kota Kupang. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Pengaruh Kepercayaan Konsumen, Kemudahan Pengguna dan Kepuasan Pelanggan terhadap Minat Beli Ulang Pengguna Tik-Tok Shop. Tujuan penelitian yaitu: Untuk Mengetahui Pengaruh Kepercayaan Konsumen, Kemudahan Pengguna dan Kepuasan Pelanggan terhadap Minat Beli Ulang Pengguna Tik-Tok Shop. Metode penelitian dalam penelitian ini yakni Masyarakat Kota Kupang Dan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah Masyarakat Kota Kupang, sebanyak 96 responden. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini, menggunakan kuesioner dengan angket tertutup sedangkan teknik analisis data menggunakan Analisis regresi linear berganda, Uji parsial (Uji t), uji simultan (Uji F) dan Koefisien Determinasi (R2). Berdasarkan pengujian data dari hasil penelitian yang telah dilakukan, maka peneliti dalam pembahasan ini akan membahas hasil peneliti sesuai dengan permasalah yang penulis ajukan. (a) dari penelitian yang telah dilakukan oleh peneliti menunjukan hasil bahwa Kepercayaan Konsumen memiliki t hitung sebesar -2,060 yang berarti lebih kecil dari t tabel (1,945). Kemudian probabilitas sebesar 0,085 yang berarti lebih dari 0,05. (b) dari penelitian yang telah dilakukan oleh peneliti menunjukan hasil bahwa Kemudahan Pengguna memiliki t hitung sebesar 3,702 yang berarti lebih besar dari t tabel (1,945). Kemudian probabilitas sebesar 0,010 yang berarti lebih dari 0,05. (c) dari penelitian yang telah dilakukan oleh peneliti menunjukan hasil bahwa Kepercayaan Konsumen memiliki t hitung sebesar 3,184 yang berarti lebih besar dari t tabel (1,945). Kemudian probabilitas sebesar 0,019 yang berarti lebih dari 0,05. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa (1) variable kepercayaan konsumen berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap minat beli ulang pada tik-tok shop (2) variable kemudahan pengguna berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli ulang pada tik-tok shop (3) variabel kepuasan pelanggan berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli ulang pada tik-tok shop Kata kunci: Kepercayaan Konsumen, Kemudahan Pengguna, Kepuasan Pelanggan dan Minat Beli Ulang
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
Beginning with the reasons for carrying out action research, this guide for language teachers can be used by them to analyse and investigate their own expertise and develop it in a systematic way.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini menganalisis tentang peranan laki-laki di ranah publik berdasarkan konsep maon naif dari masyarakat Desa Pika di Kecamatan Mollo Tengah yang dikaji dengan teori teologis feminis. Permasalahan kesetaraan gender pada umumnya selalu berkaitan dengan perempuan. Namun tidak dapat dipungkiri, bahwa sebenarnya kaum laki-laki juga mengalami penindasan dalam menjalankan peran mereka. Secara khusus, dalam penelitian ini, penulis mengamati laki-laki di Desa Pika merasa terbeban dengan konsep maon naif yang sudah menjadi tradisi turun temurun. Konsep maon naif merupakan gambaran laki-laki hebat di dalam segala aspek kehidupan atoni meto khususnya di Mollo Tengah. Bagi laki-laki yang tidak mampu menghidupi konsep tersebut maka dikategorikan sebagai laki-laki yang gagal dan keberadaan mereka tidak diakui di dalam ranah publik. Keadaan tersebut mengakibatkan banyak tindakan konflik yang dilakukan oleh mereka dengan tujuan supaya keberadaan mereka diakui dalam masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dan teknik pengumpulan data secara wawancara serta observasi. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori feminisme, teologi feminis, teori maskulin, budaya, dan ruang publik. Hasil dari penelitian ini adalah tidak semua laki-laki yang ada di Desa Pika dapat menghidupi konsep maon naif dan laki-laki yang menghidupi konsep maon naif hanya berfokus pada kehidupan di luar Gereja.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis pandangan dari praktik tradisi belis masyarakat Rote di lingkup Jemaat GMIT Pengharapan Dendeng, yang telah mengalami pergeseran nilai berdasarkan tingkat pendidikan perempuan, dan membuat refleksi etis - teologis. Metode penelitian yang digunakan adalah deksriptif kualitatif. Responden penelitian adalah tokoh – tokoh adat Rote; pasangan suami istri (pasutri) yang berasal dari Rote; kaum milenial dari Rote; dan Presbiter Jemaat GMIT Pengharapan Dendeng. Data yang dikumpulkan dilakukan dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Jenis data yang dipakai peneliti adalah data kualitatif yaitu data yang tidak berbentuk angka. Penelitian ini akan menggali dari sumber data yang diperoleh langsung dari subjek penelitian dengan menggunakan alat pengukur atau alat pengambil data langsung pada subjek sebagai sumber informasi yang dicari. Data yang terkumpul akan dibahas dan dianalisis, kemudian membuat kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi belis masyarakat Rote telah mengalami perubahan nilai, yang mana belis ditentukan menurut tingkat pendidikan perempuan, bukan berdasarkan nilai dan tujuan dari belis itu sendiri. Dampak dari Tingkat Pendidikan terhadap kesetaraan gender dalam praktik belis masyarakat Rote di Jemaat GMIT Pengharapan Dendeng yaitu: terjadinya kawin lari, penundaan dan pembatalan pernikahan, kekerasan dalam rumah tangga, dan perempuan diposisikan sebagai komoditas. Refleksi etis-teologis dari penelitian ini, yaitu pemberian belis sebagai kehendak Allah, sikap gereja dalam menyikapi kebudayaan dan kesetaraan gender bahwa laki-laki dan perempuan adalah gambar dan rupa Allah (imago Dei).
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK Tulisan ini berisi uraian tentang Tuhan dalam ritual mate manu dalam kepercayaan asli orang Ngada. Pertanyaan penelitian adalah apakah konsep orang Bajawa tentang Tuhan dalam ritual mate manu, kemudian bagaimana tinjauan teologi kontekstual dalam ritual mate manu dan implikasi bagi spiritualitas Jemaat GMIT Ebenhaezer Bajawa. Melalui pertanyaan-pertanyaan ini, maka tujuan yang dicapai adalah mengetahui dan menganalisis konsep Tuhan menurut orang Bajawa dalam ritual mate manu, kemudian meninjau ritual mate manu menurut teologi kontekstual dan sekaligus menganalisis implikasi bagi spiritualitas Jemaat GMIT Ebenhaezer Bajawa. Deskripsi dan analisa dibangun di atas pandangan orang Bajawa tentang Tuhan dalam ritual mate manu. Suatu tinjauan teologi kontekstual dan implikasi ritual mate manu bagi spiritualitas Jemaat GMIT Ebenhaezer Bajawa menjadi muara dari tesis ini. Penulis menggunakan metode penelitian kualitatif adalah penelitian yang dimaksudkan untuk memahami fenomena tentang apa yang dialami oleh subjek penelitian dengan menggunakan teknik wawancara mendalam terhadap sejumlah responden di Bajawa. Selain itu kajian literatur dilakukan untuk memperkuat analisa dan refleksi teologis. Hasil penelitian membuktikan, bahwa hati dan usus dari ayam/manu menjadi simbol penting dalam pemahaman iman orang Bajawa. Hati dan usus ayam/mamu menjadi tanda bagi orang Bajawa dalam memahami pesan dan maksud Tuhan untuk kehidupan mereka kedepannya. Lebih dari itu, ritual mate manu memberikan implikasi bagi spiritualitas Jemaat GMIT Ebenhaezer Bajawa yang ditunjukan melalui sikap inklusif atau saling menerima perbedaan akan tradisi atau praktik budaya yang dimiliki oleh orang Bajawa. Kata Kunci: Tuhan, Ritual mate manu, Model Antropologis.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
INTISARI Judul Skripsi Penulis adalah : Deskripsi tentang penyelesaian wanprestasi dalam kontrak kerja konstruksi Rumusan masalah yang penulis kaji adalah : Bagaimanakah bentuk wanprestasi dalam kontrak kerja konstruksi yang digugat oleh penggugat, Mengapa Putusan Pengadilan Negeri dan Kasasi Mengabulkan Gugatan Penggugat Sebagian dan Mengapa Putusan Pengadilan Tinggi dan Peninjauan Kembali Menyatakan Pengadilan Negeri Tidak Berwenang Memeriksa dan Mengadili Perkara Wanprestasi Kontrak Kerja KonstruksiPemerintah. Tujuan yang ingin Penulis kaji adalah : Untuk mengetahui bentuk wanprestasi dalam kontrak kerja konstruksi yang digugat oleh penggugat, Untuk mengetahui Pengadilan Negeri dan Kasasi mengabulkan gugatan penggugat sebagian dan untuk mengetahui Pengadilan Tinggi dan Peninjauan Kembali menyatakan Pengadilan Negeri tidak berwenang memeriksa dan mengadili perkara wanprestasi kotrak kerja konstruksi oemerintah. Jenis metode Penelitian yang penulis gunakan adalah jenis penelitian Normatif dan sifat penelitian adalah bersifat deskriptif yakni penulis akan memaparkan secara lengkap,rinci,jelas dan sistematis hasil dalam bentuk karya ilmiah Bahan hukum yang digunakan adalah bahan hukum Primer yang terdiri dari Putusan Hakim serta Peraturan perundang-undangan,traktat,kaidah dasar atau norma serta peraturan dasar.Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah studi kepustakaan dimana diperoleh informasi dari putusan pengadilan. Analisis Data yang digunakan adalah menggunakan analisis secara kualitatif yaitu analisis yang bersifat deskriptif Berdasarkan Hasil penelitian yang penulis lakukan maka yang menjadi kesimpulan sesuai masalah yang penulis kaji yaitu 1) Bentuk wanprestasi dalam kontrak kerja konstruksi yang digugat penggugat adalah: Tergugat tidak memenuhi kewajibannya sesuai kontrak kerja Nomor : 602 .1/50.PPJJ/DPUKKB/VII/2005 tertanggal 25 Juli 2005. 2). Alasan Hakim Pengadilan Negeri dan Kasasi mengabulkan Gugatan Penggugat sebagian karena: a. Tergugat melakukan wanprestasi, b. Penggugat beritikat baik sedangkan tergugat bersifat pasif. 3). Alasan Hakim Pengadilan Tinggi dan Peninjauan Kembali menyatakan Pengadilan Negeri tidak berwenang memeriksa dan mengadili perkara wanprestasi kontrak kerja konstruksi pemerintah karena : a. Gugatan Penggugat tidak memenuhi syarat formal, b. Hakim Judex Juris telah melakukan kekhilafan dan kekeliruan yang nnyata. Kata Kunci : Deskripsi, Penyelesaian wanprestasi, kontrak kerja konstruks
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
INTISARI Judul skripsi penulis adalah : ANALISIS YURIDIS PUTUSAN HAKIM DALAM SENGKETA TANAH HAK GUNA BANGUNAN. Rumusan masalah yang penulis kaji adalah : 1).Faktor-faktor apakah yang menyebabkan terjadinya sengketa Hak Guna Bangunan?; 2).Mengapa terjadi perbedaan putusan antara Pengadilan Negeri, Putusan Tinggi dan Mahkamah Agung dalam Sengketa Hak Guna Bangunan?. Tujuan penulisan yaitu: untuk mengetahui Faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya sengketa Hak Guna Bangunan, untuk mengetahui perbedaan putusan antara Pengadilan Negeri, Pengadilan Tinggi dan Mahkamah Agung dalam sengketa Hak Guna Bangunan. Jenis penelitian hukum yang digunakan pengadilan adalah jenis penelitian normatif dan sifat penelitian ini bersifat deskriptif. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah variabel bebas yakni faktor penyebab dan perbedaan putusan Pengadilan Negeri, Pengadilan Tinggi dan Mahkamah Agung dalam Sengketa Hak Guna Bangunan, dan variabel terikat dalam penelitian ini adalah putusan hakim terhadap Sengketa Tanah Hak Guna Bangunan. Berdasarkan hasil penelitian yang penulis lakukan maka yang menjadi Faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya sengketa tanah Hak Guna Bangunan yaitu adanya klaim-klaim yang bertentangan terhadap kepemilikan hak atas tanah yang telah diletakan Hak Guna Bangunan, sedangkan Perbedaan putusan antara Pengadilan Negeri, Putusan Tinggi dan Mahkamah Agung dalam sengketa Tanah Hak Guna Bangunan yaitu : 1).Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur menilai bahwa bukti-bukti yang diajukan penggugat adalah sah dan berkekuatan hukum, sedangkan sebaliknya para tergugat tidak dapat membantah kebenaran bukti-bukti penggugat tersebut dan juga para Tergugat terbukti melakukan perbuatan melawan hokum yang menimbulkan kerugian bagi Pengugat. 2).Pengadilan Tinggi memutuskan bahwa banding para tergugat dikabulkan karena alat bukti yang diajukan oleh penggugat/terbanding dinyatakan cacat hukum dan tidak memiliki kekuatan pembuktian. Dan dengan demikian Para Tergugat tidak terbukti melakukan Perbuatan Melawan Hukum 3). Mahkamah Agung membatalkan putusan Pengadilan Tinggi dan menguatkan putusan Pengadilian Negeri karena pertimbangan Pengadilan Tinggi tersebut keliru dan salah serta melampaui batas wewenangnya dan tidak diambil berdasarkan pertimbangan yang cukup Untuk itu saran dari penulis yaitu: 1).Bagi pemilik sertifikat Hak Guna Bangunan sebelum melakukan pendaftaran tanah Hak Guna Bangunan harus melakukan pengecekan status Hak Milik atas tanah tersebut sehingga tidak terjadi klaim-klaim yang menyebabkan terjadinya sengketa tanah. 2). Perbedaan putusan yang terjadi pada putusan-putusan hakim diakibatkan adanya kekhilafan hakim dalam menerapakan hukum. Untuk itulah hakim seharusnya dalam menjatuhkan putusan berdasarkan pertimbangan yang cukup sehingga tidak terjadi kekhilafan hakim.. Kata Kunci : Pertimbangan Hakim, Putusan Hakim, Hak Guna Bangunan.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
Judul tulisan ini adalah “Disparitas Putusan Hakim Terhadap Pelaku Tindak Pidana Penadahan Mobil” Jurusan Ilmu Hukum. Berdasakan judul tersebut maka yang menjadi masalah pokok dalam penelitian ini adalah: “Mengapa pengadilan negeri menjatuhkan putusan yang berbeda terhadap pelaku tindak pidana penadahan mobil” Jenis penelitian hukum yang digunakan adalah penelitian normatif dan bersifat deskriptif yang berusaha untuk mendeskripsikan atau menguraikan masalah aktual terkait terjadinya disparitas putusan hakim terhadap pelaku tindak pidana penadahan mobil”. Tujuan untuk mengetahui alasan majelis hakim menjatuhkan putusan yang berbeda terhadap pelaku tindak pidana penadahan mobil Bahan hukum yang digunakan dalam penelitian ini adalah bahan hukum primer. Bahan hukum yang mengikat yang terdiri dari perundan-undangan dan putusan-putusan pengadilan. Bahan hukum sekunder. Bahan hukum yang memberikan penjelasan pada bahan hukum primer yang diperoleh dari buku, jurnal-jurnal, pendapat para sarjana. Dan bahan hukum tersier. Bahan hukum yang memberikan penjelasan terhadap bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder. Berdasarkan hasil penelitian yang penulis lakukan maka yang menjadi kesimpulan dimana penulis menemukan beberapa alasan sesuai dengan permasalahan penulis yakni: “alasan Pengadilan Negeri menjatuhkan Putusan yang berbeda terhadap pelaku tindak pidana penadahan mobil” adalah a. Tuntutan Jaksa Penuntut Umum yang berbeda-beda kepada setiap terdakwa b. Independensi Hakim c. Kualitas perbuatan terdakwa dalam setiap kasus berbea-beda dan Adanya hal-hal yang meringankan dan memberatkan terdakwa Saran yang penulis berikan dalam penulisan ini adalah Kepada semua masyarakat Indonesia agar lebih teliti jika ingin membentu sesama dengan cara meminjamkan uang dengan suatu jaminan, maka harus dilakukan sesuai dengan prosedur agar tidak menilbulkan kerugian bagi diri sendiri dan orang lain.