2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
Judul:Deskripsi Tentang Faktor Sosiologi Penyebab Terjadinya Tindak Pidana Peredaran Kosmetik Tanpa Izin Permasalahan yang diteliti adalah faktor-faktor sosiologi apakah yang menyebabkan terjadinya tindak pidana peredaran kosmetik tanpa izin?Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor sosiologi yang menyebabkan terjadinya tindak pidana peredaran kosmetik tanpa izinyang bermanfaat secara teoritis dan praktis. Sifat dari penelitian ini adalah deskritif kualitatif dengan jenis penelitian normatif. Variabel dalam penelitian ini terdiri dari variabel bebas yaitu: faktor penyebab terjadinya tindak pidana peredaran kosmetik tanpa izin dan variabel terikat yaitu:putusan pengadilan dengan sumber bahan hukum yang terdiri dari bahan hukum primer, sekunder dan tersier dengan studi kepustakaan / dokumen yang dianalisis secara deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan dilakukan dengan studi dokumen atau study kepustakaan yang diperoleh dengan cara membaca dan mengutip literatur-literatur, mengkaji peraturan perundang-undangan maupun putusan hakim yang berhubungan dengan permasalahan. Berdasarkan pada hasil penelitian ditemukan beberapa faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya tindak pidana peredaran kosmetik tanpa izin adalah:Pertama, FaktorekonomiKedua, Kurangnya pengendalian sosial, yaitu tidak dilakukannya pengawasan secara rutin dan sebagian besar menggunakan media online saat penjualan sehingga tidak diketahui oleh petugas.Berdasarkan faktor penyebab diatas, beberapa hal yang disarankan adalah: Pertama, Perlu adanya kegiatan peningkatan ekonomi lainnya dan sosialisasi tentang peredaran kosmetik tanpa izin melalui penyuluhan sehingga masyarakat mengetahui tentang sanksi hukum peredaran kosmetik tanpa izin.Kedua, Perlu adanya pengendalian sosial oleh penegak hukum dan BPOM terhadap peredaran produk-produk kosmetik tanpa izin, baik melalui sistem penjualan online maupun offline secara rutin. Kata Kunci: Faktor Penyebab dan Tindak Pidana Peredaran Kosmetik Tanpa Izin
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
Judul skripsi ini adalah Modus dan Akibat Hukum Terjadinya Tindak Pidana Penipuan Oleh Warga Negara Asing di Indonesia. Permasalahan yang diteliti adalah modus yang digunakan oleh para pelaku tindak pidana penipuan dan akibat hukum dari tindak penipuan terhadap terdakwa, korban dan negara. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui modus dan akibat hukum dari tindak pidana penipuan terhadap terdakwa, korban dan negara sehingga menghasilkan manfaat teoritis dan praktis. Manfaat teoritis dari penulisan ini adalah dapat berguna bagi pengembangan ilmu pengetahuan di bidang hukum pidana pada kalangan akademisi sedangkan manfaat praktis dari penulisan ini adalah dapat menjadi bahan masukan bagi para penegak hukum dalam proses penegakan hukum terhadap tindak pidana penipuan oleh warga negara asing. Variabel yang digunakan adalah variabel bebas dan variabel terikat. Variabel bebas dari penulisan ini adalah modus operandi yang digunakan oleh pelaku warga negara asing terhadap tindak pidana penipuan sedangkan variabel terikat dari penulisan ini adalah terjadinya tindak pidana penipuan. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian hukum normatif dengan sumber data yang digunakan adalah data sekunder yang terdiri dari bahan hukum primer, sekunder dan tersier. Teknik pengumpulan dan pengolahan data menggunakan studi kepustakaan yang dianalisis menggunakan metode analisis kualitatif normatif. Hasil penelitian menunjukan modus operandi yang digunakan dalam tindak pidana penipuan antara lain : 1. Orang Asing melakukan janji bohong 2. Orang Asing menggunakan identitas palsu Akibat hukum yang timbul dari tindak pidana pengangkutan hasil hutan antara lain: 1. Terhadap Terdakwa : a. Terdakwa dikenakan penahanan. b. Terdakwa dihukum penjara. c. Terdakwa dihukum membayar membayar biaya perkara. 2. Terhadap Korban : a. Korban mengalami kerugian. b. Korban mengorbankan waktu untuk menjadi saksi di persidangan. 3. Terhadap negara : a. Merugikan negara pada bidang pariwisata karena dapat mencoreng nama baik pariwisata di Indonesia.
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
iii RANCANG BANGUN ALAT PENGUPAS BAWANG MERAH DENGAN MENGGUNAKAN DINAMO LISTRIK Mali Gerardus *) Haba Bunga F.J. **) Dethan J.J.S **) ABSTRAK Penelitian ini telah dilaksanakan di Balai Pelatihan teknologi tepat guna noelbaki. Bertujuan untuk menghasilkan proto tipe alat pengupas bawang merah yang dapat digunakan untuk proses pengupasan bawang merah. Alat pengupas ini terdiri dari beberapa komponen yaitu : hopper, karet plucker, as, bearing, rangka, Vbelt, pullay, kran air, dinamo penggerak, saluran pengeluaran. Perancangan diawali dengan membuat gambar desain alat, dilanjutkan dengan menyiapkan peralatan dan bahan yang digunakan dalam proses pengerjaan alat. Bahan-bahan dipotong sesuai ukuran dan dirakit menjadi alat pengupas dengan melakukan pengelasan. Kemudian dilakukan uji fungsiaonal alat untuk menguji fungsi dari setiap komponen yang telah dirakit. Hasil pengujian menunjukan bahwa semua komponen berfungsi dengan baik. Kapasitas kerja alat pengupas bawang merah dengan menggunakan dynamo listrik adalah sebesar 3,58 gr/detik. persentasi bawang merah yang terkupas 60%, dan persentasi bawang merah yang tidak terkupas 40%, dari hasil pengujian menggunakan 300gram bawang merah. Kata kunci : alat, mekanis, karet plucker, pengupas, bawang merah Keterangan *) Peneliti *)) Pembimbing
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
iii RANCANG BANGUN ALAT PENGUPAS BAWANG MERAH DENGAN MENGGUNAKAN DINAMO LISTRIK Mali Gerardus *) Haba Bunga F.J. **) Dethan J.J.S **) ABSTRAK Penelitian ini telah dilaksanakan di Balai Pelatihan teknologi tepat guna noelbaki. Bertujuan untuk menghasilkan proto tipe alat pengupas bawang merah yang dapat digunakan untuk proses pengupasan bawang merah. Alat pengupas ini terdiri dari beberapa komponen yaitu : hopper, karet plucker, as, bearing, rangka, Vbelt, pullay, kran air, dinamo penggerak, saluran pengeluaran. Perancangan diawali dengan membuat gambar desain alat, dilanjutkan dengan menyiapkan peralatan dan bahan yang digunakan dalam proses pengerjaan alat. Bahan-bahan dipotong sesuai ukuran dan dirakit menjadi alat pengupas dengan melakukan pengelasan. Kemudian dilakukan uji fungsiaonal alat untuk menguji fungsi dari setiap komponen yang telah dirakit. Hasil pengujian menunjukan bahwa semua komponen berfungsi dengan baik. Kapasitas kerja alat pengupas bawang merah dengan menggunakan dynamo listrik adalah sebesar 3,58 gr/detik. persentasi bawang merah yang terkupas 60%, dan persentasi bawang merah yang tidak terkupas 40%, dari hasil pengujian menggunakan 300gram bawang merah. Kata kunci : alat, mekanis, karet plucker, pengupas, bawang merah Keterangan *) Peneliti *)) Pembimbing
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PENGARUH SUBSTITUSITEPUNG UBI KELADI (COLOCASIA ESCULENTA) PADA TEPUNG TERIGU TERHADAP KARAKTERISTIK ROTI TAWAR (Moron V.K.*) (Medah I. A.**) (Malelak Zet**) ABSTRAK Roti tawarmerupakanolahanpangan yang berasaldaritepungterigu yang diberi ragi dan bahantambahanlainnyadenganmelaluipengadonan, fermentasi (pengembangan) dan proses pemanggangan. Konsumsitepungteriguuntukolahanpangan di Indonesia semakinmeningkat dan sebagianbesartepungterigudiperolehsecaraimpordari negara lain, sehinggaperlualternatifpenggantitepungterigudenganmenggunakantepungumbilokal. Penelitihaninibertujuanuntukmengetahuipengaruhsubstitusitepungkeladi (colocasia esculenta) pada tepungteriguterhadapkarakteristikorganoleptik roti tawar. Penelitihaninidilaksanakan di laboratoriumprochesingpertanian, universitas kristenarthawacanakupang. Metode yang digunakan pada penelitihaniniadalahmenggunakanrancanganacaklengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 kali ulangansehinggamenghasilkan12 unitpercobaan,denganpresentase 0%, 5%, 10%, dan 15%. Variabel yang diamatiadalahorganoleptikyaituwarna, aroma, rasa, tekstur. Hasil penelitihanmenunjukanbahwasubstitusitepung ubi keladi pada tepungteriguberpengaruhterhadapkarakteristikorganoleptik roti tawar. Perlakuanterbaikyaitusubstitusitepung ubi keladisebanyak 5%. Denganinimenunjukanbahwa uji analisisorganoleptikyakni: skorwarna 3,688 dengankategori (sangat suka), skor aroma 3,711 dengankategori (sangat suka), skor rasa 3,844 dengankategori (sangat suka), skortekstur 3,777 dengankategori (sangat Suka). Kata Kunci: Tepungterigu, tepung talas, dan roti tawar
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Penelitian ini berjudul “ Analisis Hubungan Faktor Personal, Faktor Organisasional dan Faktor Non Organisasional Dalam Mngukur Komitmen Organisasi Pada PT. Telkom Witel NTT Kupang”.Skripsi ini ditulis oleh Maria Metriana Dahu Mali, NIM 17412205, Fakultas Ekonomi, Program Studi Manajemen, Jalus Minat Manajemen Sumber Daya Manusia, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang (UKAW). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Faktor Personal (X1), Faktor Organisasional (X2), dan Faktor Non Organisasional (X3) terhadap Komitmen Organisasi (Y) Karyawan PT Telkom Witel NTT Kupang. Penelitian yang penulis lakuka disini adalah Penelitian Lapangan (Field Research) dengan menggunakan Statistik Deskriptif dengan bantuan tabel dalam jumlah presentase. Penelitian ini dilakukan di PT. Telkom Witel NTT Kupang dan Sampel dari penelitian ini sebanyak 65 orang sebagai responden. Dalam mengumpulka Data Penulis menggunakan Kuesioner. Sedangkan didalam pembahasannya menggunakan alat analisis Koefisien Korelasi. Hasil dari penelitian yang ini menunjukan bahwa Variabel Faktor Personal, Faktor Organisasional dan Faktor Organisasional berhubungan positif dan Signifikan terhadap Komitmen Organisasi yakni Semakin baik Faktor Personal, Faktor Organisasional dan Faktor Non Organisasional maka semain baik juga Komitmen Organisasi. Faktor Personal merupakan hal-hal yang berkaitan dengan kondisi Individu sangat memperngaruhi tingkat Komitmen Individu. Karyawan yang lebi bekerja lama dan tua tingkat Komitmennya lebih tinggi dibandingkan dengan Karyawan yang belum Lama bekerja dan usianya Masih muda. Jenis kelamin juga mempengaruhi Komitmen seseorang terhadap Organisasi, Karyawan Perempuan cenderung Lebih komit Terhadap Organisasional dibandingkan dengan Karyawan Laki-Laki. Menurut Larson (2005) bahwa pegawai yang mempunyai komitmen yang tinggi akan berusaha lebih dari pada mereka yang mempunyai komitmen yang rendah. Dalam bekerja disebuah organisasional atau perusahaan, seorang pekerja setidaknya pernah mengalami masalah, bahkan terkadang masalah yang dihadapi bisa mengancam perasaan untuk berkomitmen dengan organisasional atau perusahaan tersebut, misalnya ditegur dengan keras akibat kurang tanggap dalam menjalankan tugas, dipindah tugaskan dan diberikan beban pekerjaan yang melebihi deskripsi pekerjaan. Kata Kunci: Faktor Personal, Faktor Organisasional, Faktor Non Organisasional, dan Komitmen Organisasi
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Perusahaan adalah suatu badan usaha yang melakukan kegiatan operasional dengan tujuan utamanya yaitu memaksimalkan laba perusahaan agar dapat mempertahankan kelangsungan hidupnya. Kelangsungan perusahaan dalam mengahasilkan laba selama periode tertentu dapat diukur dengan melihat kemampuan dan kesuksesan perusahaan dalam menggunakan aktivanya secara efektiv dan efisien untuk mengelola aktivitas operasional perusahaan. Oleh karena itu manajer harus memiliki pemahaman yang profesional, khususnya para manajer keuangan. Seorang manajer keuangan dituntut untuk mampu memahami sumber-sumber dana yang dapat dipergunakan sebagai pendukung modal perusahaan.
Diera sekarang ini jika suatu perusahaan meremehkan atau bertindak tidak serius dalam mengelola modal perusahaan, maka perusahaan tersebut diprediksi akan bermasalah dalam berkompetisi, termasuk memungkinkan perusahaan tersebut tidak mampu memanfaatkan modal perusahaan yang telah termiliki secara maksimal serta tepat sasaran (Fahmi 2014:100). Kebijakan hutang adalah strategi perusahaan dalam menggunakan sarana pendanaan dari luar (hutang) untuk membiayai operasional dan meningkatkan labanya. Jika perusahaan tidak mampu membayar hutangnya maka terancam likuiditasnya, sehingga manajemen harus mampu mengambil keputusan yang sesuai dan tepat agar dapat meminimalisir risiko yang akan ditanggung oleh perusahaan (Putra, 2017).
Menurut Sheisarvian, et al (2015) pemakai hutang ditunjuk sebagai salah satu alat untuk menyelesaikan perselisihan keagenan tidak bermaksud membuat manajemen dapat meneruskan dengan hutang yang sebanyak-banyaknya. Kemunculan financil distress dan penurunan nilai perushaan itu disebabkan karena adanya hutang yang terlalu tinggi maka manajer perusahaan harus faham serta mampu mengendalikan hutang. Oleh karena itu, pemahaman tentang faktor-faktor yang berpengaruh terhadap kebijakan hutang perlu diteliti agar dapat prediksi kecenderungan perilaku manajemen dalam kebijakan hutangnya. Salah satu faktor yang mempengaruhi kebijakan hutang yaitu profitabilitas. Profitabilitas merupakan kapabilitas yang perusahaan miliki dalam mendapat laba selama suatu periode. Perusahaan yang profitabilitasnya berkategori tinggi lazimnya mempergunakan hutang yang jumlahnya sedikit. Hal ini dikarenakan tingginya tingkat pengembalian investasi, yang akhirnya perusahaan sebatas menerapkan permodalan dengan laba ditahan (Sudarmadji & Sularto, 2007).
Objek yang akan diteliti dalam penelitian ini adalah perusahaan sub sektor Hotel, Restoran dan Parawisata yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia. Oleh sebab itu populasi dalam penelitian ini adalah yaitu sebanyak 14 perusahaan.
Data yang dikumpulkan dan dianalisis dengan metode analisis data. Data diuji menggunakan SPSS versi 16 dengan menggunakan Uji Regresi Linier Berganda dan Uji Hipotesis. Berdasarkan hasil analisis yang dipaparkan diatas dapat disimpulkan bahwa secara parsial terdapat pengaruh profitabilitas terhadap kebijakan hutang pada perusahaan sub sektor Hotel, Restoran dan Parawisata yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia. Hal ini dilihat dari perolehan persamaan regresi linear sederhana yang memperlihatkan pengaruh profitabilitas (X) terhadap kebijakan hutang (Y) yaitu Y = 43.372 - 0.195X. Sehingga nilai koefesien regresi profitabilitas sebesar - 0.195 yang artinya menjelaskan bahwa profitabilitas mengalami penurunan sebesar - 0,195 dengan kata lain nilai koefesien regresi untuk variabel profitabilitas bernilai negatif. Sehingga dapat disimpulkan bahwa, hasil uji stastistik menunjukan secara parsial profitabilitas diterima atau variabel profitabilitas berpengaruh negatif dan signifikan terhadap variabel kebijakan hutang. Selain itu perolehan hasil nilai sig 0,023<0,05 dan nilai 2.325>1.664.
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAKSI Penelitian ini berjudul: “Analisis Kinerja Puskesmas Oesapa Berdasarkan Penggunaan Informasi Finansial Dengan Mengukurtingkat Ekonomis, Tingkat Efisiensi Dan Tingkat Efektifitas”. Persoalan dalam penelitin ini adalah bagaimana kinerja Puskesmas Oesapa berdasarkan penggunaan informasi finansial dengan mengukur tingkat ekonomis, tingkat efisiensi dan tingkat efektifitas ?.Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui kinerja Puskesmas Oesapa berdasarkan penggunaan informasi finansial dengan mengukur tingkat ekonomis, tingkat efisiensi dan tingkat efektifitas. Untuk menjawab persoalan dan tujuan dari penelitian ini, maka berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa Informasi keuangan yang digunakan untuk mengukur tingkat ekonomis Puskesmas Oesapa selama tahun 2019 dan 2020 menunjukkan suatu rasio bahwa dari deskripsi dan perhitungan menggunakan rumus rasio tingkat ekonomis menunjukkan suatu kinerja bahwa tahun 2019 rasio tingkat ekonomis yang dicapai sebesar 85,53%, sedangkan tahun 2020,, rasio tingkat ekonomis yang dicapai sebesar 86,61% sehingga jika dikaitkan dengan kriteria yang ditentukkan dapat dikatakan bahwa pengukuran kinerja Puskesmas Oesapa memenuhi kriteria ekonomis karena rasio tingkat ekonomisnya kurang dari 100%. Informasi keuangan yang digunakan untuk mengukur tingkat efisiensi kinerja Puskesmas Oesapa selama tahun 2019 dan 2020 menunjukkan suatu rasio bahwa tingkat efisiensi tahun 2019 yang dicapai sebesar 39,49%, sedangkan tahun 2020, rasio tingkat efisiensi yang dicapai sebesar 73,65%, sehingga jika dikaitkan dengan kriteria yang ditentukkan dapat dikatakan bahwa pengukuran kinerja Puskesmas Oesapa memenuhi kriteria efisien karena rasio tingkat ekonomisnya kurang dari 100%. Informasi keuangan yang digunakan untuk mengukur tingkat efektivitas kinerja Puskesmas Oesapa selama tahun 2019 dan 2020 menunjukkan suatu rasio bahwa tingkat efektivitas tahun 2019 yang dicapai sebesar 78,51%, sedangkan tahun 2020, rasio tingkat efektivitas yang dicapai sebesar 92,70%, sehingga jika dikaitkan dengan kriteria yang ditentukkan dapat dikatakan bahwa pengukuran kinerja Puskesmas Oesapa memenuhi kriteria tidak efektif karena rasio tingkat efektivitasnya kurang dari 100% khususnya untuk tahun 2019, sedangkan untuk tahun 2020 bisa dikatakan cukup efektif karena tingkat pencapaiannya mendekati seratus persen.
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Penelitian Ini Berjudul : Pengaruh Kinerja Keuangan Dan Alokasi Belanja Modal Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Di Kabupaten Sumba Barat. Masalah yang diambil dalam penelitian ini adalah pengaruh kinerja keuangan terhadap pertumbuhan ekonomi suatu daerah karena memberikan kebebasan kepada pemerintah daerah untuk membuat rencana keuangannya sendiri dan membuat kebijakan-kebijakan yang dapat berpengaruh pada kemajuan daerahnya. Serta yang menjadi persoalan dalam penelitian ini adalah 1. Bagaimana pengaruh langsung Kinerja Keuangan terhadap Pertumbuhan Ekonomi Daerah? 2. Bagaimana pengaruh Kinerja Keuangan Dan Alokasi Belanja Modal?. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan : 1. Bagaimana pengaruh Kinerja Keuangan Dan Alokasi Belanja Moda pada Pemerintah Kabupaten Sumba Barat, 2. Mengetahui pengaruh kinerja keuangan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dengan alokasi belanja modal di Kabupaten Sumba Barat. Adapun konsep dalam penelitian yaitu:(a) Kinerja keuangan adalah suatu ukuran kinerja yang menggunakan indikator keuangan. Analisis kinerja keuangan pada dasarnya dilakukan untuk menilai kinerja di masa lalu dengan melakukan berbagai analisis sehingga diperoleh posisi keuangan yang mewakili realitas entitas dan potensi- potensi kinerja yang akan berlanjut. Menurut Ayu,L.A dan Rahayu,S.Junaidin (2019) berpengaruh langsung terhadap alokasi belanja modal.Selain itu, hanya variabel pertumbuhan PAD, efektivitas PAD, efisiensi keuangan dan alokasi belanja modal yang berpengaruh langsung terhadap pertumbuhan ekonomi.Variabel alokasi belanja modal hanya memediasi secara parsial pengaruh variabel derajat desentralisasi fiskal, efektivitas PAD dan efisiensi keuangan terhadap pertumbuhan ekonomi.(b) mempengaruhi alokasi belanja modal. Alokasi belanja modal memiliki pengaruh positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Belanja modal daerah tidak memiliki efek memediasi atas hubungan rasio derajat desentralisasi fiskal, efektivitas pendapatan asli daerah (PAD), dan tingkat kontribusi BUMD terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Namun alokasi belanja modal dapat memediasi hubungan antara ketergantungan fiskal terhadap pertumbuhan ekonomi regional. Kata Kunci : Kinerja Keuangan, Pertumbuhan Ekonomi , Alokasi Belanja Modal Di Kabupaten Sumba Barat
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Judul skripsi ini adalah Modus dan Akibat Hukum Terjadinya Tindak Pidana Penipuan Oleh Warga Negara Asing di Indonesia. Permasalahan yang diteliti adalah modus yang digunakan oleh para pelaku tindak pidana penipuan dan akibat hukum dari tindak penipuan terhadap terdakwa, korban dan negara. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui modus dan akibat hukum dari tindak pidana penipuan terhadap terdakwa, korban dan negara sehingga menghasilkan manfaat teoritis dan praktis. Manfaat teoritis dari penulisan ini adalah dapat berguna bagi pengembangan ilmu pengetahuan di bidang hukum pidana pada kalangan akademisi sedangkan manfaat praktis dari penulisan ini adalah dapat menjadi bahan masukan bagi para penegak hukum dalam proses penegakan hukum terhadap tindak pidana penipuan oleh warga negara asing. Variabel yang digunakan adalah variabel bebas dan variabel terikat. Variabel bebas dari penulisan ini adalah modus operandi yang digunakan oleh pelaku warga negara asing terhadap tindak pidana penipuan sedangkan variabel terikat dari penulisan ini adalah terjadinya tindak pidana penipuan. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian hukum normatif dengan sumber data yang digunakan adalah data sekunder yang terdiri dari bahan hukum primer, sekunder dan tersier. Teknik pengumpulan dan pengolahan data menggunakan studi kepustakaan yang dianalisis menggunakan metode analisis kualitatif normatif. Hasil penelitian menunjukan modus operandi yang digunakan dalam tindak pidana penipuan antara lain : 1. Orang Asing melakukan janji bohong 2. Orang Asing menggunakan identitas palsu Akibat hukum yang timbul dari tindak pidana pengangkutan hasil hutan antara lain: 1. Terhadap Terdakwa : a. Terdakwa dikenakan penahanan. b. Terdakwa dihukum penjara. c. Terdakwa dihukum membayar membayar biaya perkara. 2. Terhadap Korban : a. Korban mengalami kerugian. b. Korban mengorbankan waktu untuk menjadi saksi di persidangan. 3. Terhadap negara : a. Merugikan negara pada bidang pariwisata karena dapat mencoreng nama baik pariwisata di Indonesia.
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK PENGARUH KINERJA KEUANGAN TERHADAP NILAI PERUSAHAAN PADA PERUSAHAAN SUB SEKTOR MAKANAN DAN MINUMAN DI BURSA EFEK INDONEIA Frankie Jan Salean; Jusuf Aboladaka; Marthalia A. Sailana Fakultas Ekonomi Program Studi Manajemen Universitas Kristen Artha Wacana Kupang Perusahaan sebagai entitas ekonomi lazimnya memiliki tujuan jangka pendek dan jangka panjang. Dalam jangka pendek perusahaan bertujuan memperoleh laba secara maksimal dengan menggunakan sumber daya yang ada, sementara dalam jangka panjang tujuan utama perusahaan adalah memaksimalkan nilai perusahaan. Nilai perusahaan merupakan konsep penting bagi investor, karena merupakan indikator bagi pasar menilai perusahaan secara keseluruhan. Menurut Hery (2017:5) Nilai Perusahaan merupakan kondisi tertentu yang telah dicapai oleh suatu perusahaan sebagai gambaran dari kepercayaan masyarakat terhadap perusahaan setelah melalui suatu proses kegiatan selama beberapa tahun, yaitu mulai dari perusahaan tersebut didirikan sampe dengan saat ini. Menurut Hery (2017:149) rasio likuiditas adalah sebagai rasio likuiditas adalah rasio yang menunjukkan kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban atau membayar utang jangka pendeknya Hery (2017:162) mengatakan bahwa rasio leverage merupakan rasio yang digunakan untuk mengukur sejauh mana perusahaan dibiayai oleh utang. Menurut Hery (2017:192) Rasio profitabilitas merupakan rasio yang digunakan untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba dari aktivitas normal bisnisnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisisi pengaruh kinerja keuangan terhadap nilai perusahaan pada Perusahaan Sub Sektor Makanan dan Minuman Di Bursa Efek Indonesia. Adapun objek yang dipilih dalam penelitian ini adalah Perusahaan Sub Sektor Makanan dan Minuman Di Bursa Efek Indonesia. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi laporan keuangan yang diperoleh melalui situs resmi www.idx.co.id. Alat analisis yang digunakan adalah analisis rasio keuangan yaitu : Rasio Likuiditas, Rasio Leverage, Rasio Profitabilitas, Rasio Price Book Value. Metode analisis data yang digunakan adalah metode analisis data regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Likuiditas, Leverage, Profitabilitas secara parsial dan simultan tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan (PBV)pada Perusahaan Sub Sektor Makanan dan Minuman Di Bursa Efek Indonesia.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Judul:Deskripsi Tentang Faktor Sosiologi Penyebab Terjadinya Tindak Pidana Peredaran Kosmetik Tanpa Izin Permasalahan yang diteliti adalah faktor-faktor sosiologi apakah yang menyebabkan terjadinya tindak pidana peredaran kosmetik tanpa izin?Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor sosiologi yang menyebabkan terjadinya tindak pidana peredaran kosmetik tanpa izinyang bermanfaat secara teoritis dan praktis. Sifat dari penelitian ini adalah deskritif kualitatif dengan jenis penelitian normatif. Variabel dalam penelitian ini terdiri dari variabel bebas yaitu: faktor penyebab terjadinya tindak pidana peredaran kosmetik tanpa izin dan variabel terikat yaitu:putusan pengadilan dengan sumber bahan hukum yang terdiri dari bahan hukum primer, sekunder dan tersier dengan studi kepustakaan / dokumen yang dianalisis secara deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan dilakukan dengan studi dokumen atau study kepustakaan yang diperoleh dengan cara membaca dan mengutip literatur-literatur, mengkaji peraturan perundang-undangan maupun putusan hakim yang berhubungan dengan permasalahan. Berdasarkan pada hasil penelitian ditemukan beberapa faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya tindak pidana peredaran kosmetik tanpa izin adalah:Pertama, FaktorekonomiKedua, Kurangnya pengendalian sosial, yaitu tidak dilakukannya pengawasan secara rutin dan sebagian besar menggunakan media online saat penjualan sehingga tidak diketahui oleh petugas.Berdasarkan faktor penyebab diatas, beberapa hal yang disarankan adalah: Pertama, Perlu adanya kegiatan peningkatan ekonomi lainnya dan sosialisasi tentang peredaran kosmetik tanpa izin melalui penyuluhan sehingga masyarakat mengetahui tentang sanksi hukum peredaran kosmetik tanpa izin.Kedua, Perlu adanya pengendalian sosial oleh penegak hukum dan BPOM terhadap peredaran produk-produk kosmetik tanpa izin, baik melalui sistem penjualan online maupun offline secara rutin. Kata Kunci: Faktor Penyebab dan Tindak Pidana Peredaran Kosmetik Tanpa Izin
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Skripsi ini berjudul: “Deskripsi Tentang Modus Operandi dan Akibat Hukum Terjadinya Tindak Pidana Penghinaan Melalui Facebook”. Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah: 1. Bagaimana modus operandi terjadinya tindak pidana penghinaan melalui facebook?; 2. Bagaimana akibat hukum yang timbul dari tindak pidana penghinaan melaui facebook terhadap pelaku dan korban? Tujuan penelitian adalah: 1. Untuk mengetahui modus operandi terjadinya tindak pidana penghinaan melalui facebook; 2. Untuk mengetahui akibat hukum yang timbul dari tindak pidana penghinaan melaui facebook terhadap pelaku dan korban. Penelitian ini bersifat deskripstif dan jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian hukum normatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: 1. Modus operandi kejahatan tindak pidana penghinaan yang dilakukan melalui facebook diantaranya adalah: a. Memposting dan menyebarluaskan informasi yang tidak benar tentang korban; b. Membuat akun facebook palsu; c. Memposting postingan yang memuat kata-kata hinaan dengan menyebut langsung nama korban; d. Mengirimkan hasil tangkapan layar percakapan yang memuat kata-kata hinaan serta membuka aib korban kepada orang lain; e. Memanfaatkan postingan status facebook milik orang lain. 2. Akibat hukum yang timbul bagi para pelaku : a. Pelaku dijatuhi hukuman pidana penjara; b. Pelaku dijatuhi hukuman percobaan; c. Pelaku membayar biaya perkara. Adapun saran penulis yakni: 1. Masyarakat diharapkan dapat lebih menjaga kerukunan antara sesama baik sebagai sesama umat beragama maupun saling bertetangga untuk berteman baik di media sosial terkhususnya facebook sebagai salah satu media sosial yang dapat diakses oleh semua kalangan; 2. Pengguna aktif media sosial diharapkan dapat bersama-sama mengurangi kejahatan penghinaan dengan mencoba memahami peraturan yang sedang berlaku pada saat ini; 3. Menurut hemat penulis langkah upaya penegakan hukum yang diambil oleh aparat penegak hukum khususnya pihak kepolisian dalam menangani kasus penghinaan dalam penelitian ini sudah tepat, hanya saja pihak kepolisian harus lebih bekerja ekstra dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat khususnya tentang kejahatan penghinaan dan peraturan yang sedang berlaku saat ini.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Garam rakyat merupakan kegiatan pembuatan garam yang dilakukan oleh rakyat yang sebagian besar masyarakatnya membuat garam dan bahkan sudah menjadi rutinitas tahunan dan menjadi mata pencaharian yang menunjang untuk kehidupan setiap harinya. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui teknik pembuatan garam rakyat menggunakan alat masak tradisional di Kelurahan Oesapa Barat, Kota Kupang dan untuk mengetahui nilai organoleptik (warna dan bau), kadar air, kadar NaCl dan Angka Lempeng Total (ALT). Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Mei-Juli 2021 di Kelurahan Oesapa Barat, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang untuk lokasi survei dan pengambilan sampel. pengujian organoleptik (warna dan bau) dan Angka Lempeng Total (ALT) di Laboratorium Eksakta Universitas Kristen Artha Wacana Kupang, sedangkan pengujian kadar air dan kadar NaCl di Laboratorium Pertanian Politani Negeri Kupang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan kuantitatif dengan analisis data menggunakan metode deskriptif komparatif. Hasil penelitian kualitas garam rakyat yang diproduksi secara tradisional di kelompok Tiberias, Kelurahan Oesapa Barat Kota Kupang yaitu organoleptik warna garam memenuhi (SNI 4435-2017) dan bau garam memenuhi (SNI 4435-2017), kadar air memenuhi (SNI 3556-2016) dan (SNI 4435-2017), kadar NaCl belum memenuhi (SNI 3556-2016) tetapi memenuhi (SNI 4435-2017) dan Angka Lempeng Total (ALT) pada garam krosok berkisar antara 2,7 × 102 – 3,6 × 102 koloni/g, air sumur berkisar antara 1,3 × 103 – 1,8 × 103 koloni/ml, larutan penyaringan berkisar antara 1,9 × 103 – 2,3 × 103 koloni/ml, larutan hasil penyaringan berkisar antara 1,6 × 103 – 1,8 × 103 koloni/ml sedangkan garam yang telah dimasak berada pada <2,5 × 101 koloni/g (kurang dari 25 koloni). Dari hasil penelitian dapat disimpulkan yaitu teknik pembuatan garam masak menggunakan alat tradisonal di kelompok Tiberias Kelurahan Oesapa Barat, Kota Kupang meliputi bahan baku garam krosok, pelarutan garam krosok, penyaringan, pemasakan, penirisan, packing dan hasil pengujian organoleptik warna garam putih normal, bau garam normal tidak berbau, kadar air memenuhi (SNI 3556-2016) dan (SNI 4435-2017), kadar NaCl tidak memenuhi (SNI 3556-2016) tetapi memenuhi (SNI 4435-2017) dan nilai Angka Lempeng Total (ALT) terendah hingga nilai tertinggi adalah < 2,5 × 101 - 2,3 × 103 koloni/g.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
INTISARI Judul penelitian ini ialah : Deskripsi Tentang Putusan Komisi Kode Etik Terhadap Pelanggaran Kode Etik Profesi Polri Di Wilayah Hukum Polda NTT. Masalah pokok yang diteliti penulis ialah: Mengapa pelanggaran kode etik yang dilakukan oleh anggota polri dijatuhi hukuman yang berbeda?. Tujuan yang ingin dicapai melalui penelitian ini ialah : untuk mengetahui alasan pelanggaran kode etik yang dilakukan oleh anggota polri dijatuhi hukuman yang berbeda. Sifat penelitian ini ialah deskriptif sedangkan jenis penelitian yang digunakan ialah penelitian hukum normatif yang disebut juga penelitian hukum kepustakaan atau studi dokumen karena sepenuhnya menggunakan data sekunder. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: alasan penjatuhan hukuman secara berbeda untuk pelanggaran yang sama terhadap anggota Polri di wilayah hukum Polda NTT, karena: 1)Kualitas perbuatan pelanggar berbeda yakni Komisi kode etik Polri mempertimbangan fakta yang diperoleh dari hasil pemeriksaan terhadap kasus, dengan indikator: a)Anggota Polri Mengingkari Janji untuk Menikahi Korban; b) Anggota Polri Berusaha Bertanggung Jawab Tetapi Tidak Sepakat Dengan Keluarga Korban; c)Anggota Polri Berjanji Menikahi Korban; d)Anggota Polri Menghamili Perempuan Lain dan tidak Menafkahi Istri Sah; dan e)Anggota Polri Tidak Mau Bertanggung Jawab Meskipun Terdapat Bukti yang Autentik. 2) Tuntutan dari penuntut berbeda. Hal ini juga dipengaruhi oleh perangkat sidang komisi kode etik Polri yang berbeda, yakni ada pada tingkat Polres dan ada yang pada tingkat Polda dengan susunan komisi yang menempati posisi ketua, wakil dan anggota juga berbeda; dan 3)Putusan komisi bersifat rekomendatif dan kewenangan menetapkan hukuman adalah atasan yang berhak menghukum (Ankum), ditingkat Polres adalah Kapolres dan ditingkat Polda adalah Kapolda. Kesimpulan penelitian ini adalah: 1)Kualitas perbuatan pelanggar berbeda; 2)Tuntutan dari penuntut berbeda; dan 3)Rekomendasi putusan di komisi etik kepada Ankum berbeda. Saran dari penelitian ini yakni: 1)Penegakan kode etik profesi Polri di wilayah hukum Polda NTT perlu memperhatikan secara cermat syarat formil pengajuan banding sebagai upaya hukum pelanggar, diperhatikan sesuai Peraturan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2012 tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja Komisi Kode Etik Kepolisian Negara Republik Indonesia; dan 2)Bagi Anggota Polri di wilayah hukum Polda NTT yang melakukan pelanggaran perlu memperkuat argumen hukum dan alasan-alasan dilakukannya pelanggaran saat pemeriksaan, karena putusan komisi kode etik Polri mempertimbangakan fakta yang diperoleh dari hasil pemeriksaan. Kata Kunci: Kode Etik, Profesi Polri
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Air yang layak di konsumsi adalah air yang jernih, tidak berasa, tidak berwarna, tidak berbau dan tidak mengandung zat-zat beracun serta mikroba didalamnya. Pemanfaatan air yang mendukung proses kebutuhan makhluk hidup bersumber dari mata air yaitu munculnya air dalam tanah keluar permukaan bumi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas air yang meliputi temperatur, pH dan Total Coliform pada mata air Besitiga Desa Baumata Utara Kecamatan Taebenu Kabupaten Kupang berdasarkan standar baku mutu air Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 32 tahun 2017. Kualitas air ditinjau dari tiga parameter yaitu parameter fisik (temperatur), parameter kimia (pH) dan parameter mikrobiologi (Total Coliform). Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan cara pengujian temperatur dan pH dilakukan di lokasi penelitian sedangkan uji total Coliform dilakukandi Laboratorium Biologi Universitas Kristen Artha wacana. Hasil pengujian kualitas air pada parameter temperatur adalah 24°C dan pH 7 hasil ini memenuhi syarat yangdiperbolehkan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 32 tahun 2017 sedangkan Total Coliform 210 per 100 ml hasilnya melebihi standar baku mutu yang diperbolehkan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 32 tahun 2017. Kata Kunci :Mata Air Besitiga, parameter kualitas air, keperluan Higiene Sanitasi Air baku air minum. Keterangan : *) Peneliti **) Pembimbing
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK PENGARUHPROMOSI,KUALITASLAYANANTERHADAPKEPUTUSANKONSUMENDALAMMENGGUNAKANLAYANANGRABFOODDALAMMASAPANDEMICOVID-19DIKOTAKUAPANG MariaNataliaPoluPapu 17412852 UniversitasKristenArthaWacana Kupang 2021 PenelitianinibertujuanuntukmendeskripsikanPengaruhPromosidankualitasPelayananterhadapkeputusankonsumendalammenggunakanalayanangrabfooddiKotaKupangsaatpandemicovid-19.Penelitianinidilakukan bertujuanuntuk,untukmengetahuiPengaruhPromosidankualitasPelayanan terhadapkeputusankonsumendalammenggunakanalayanangrabfooddiKotaKupangsaatpandemicovid-19.Jenispenelitianinibersifatasosiatifsampelyangdigunakandalampenelitianini100respondendenganteknikpengambilansampelmenggunakanPurposiveSampling.DatayangdigunakandalampenenlitianinidataprimerMetodepengumpulandatayangdigunakanmelaluikuesioner(Angket).Analisisdatayangdigunakanadalahanalisiskualitatifdankuantitatif.TeknikAnalisisdatayangdigunakanadalahanalisisRegresilinierberganda.Hasilujikoefisiendeterminasimenunjukanvariabelpromosikualitaslayanan,terhadapkeputusankonsumen.HasilpenelitianinimenunjukanAdaPengaruhPromosidankualitasPelayananterhadapkeputusankonsumendalammenggunakanalayanangrabfooddiKotaKuapangsaatpandemicCovid-19. Berdasarkanpersoalanpenelitiantersebutmakahipotesisdirumuskan sebagaiberikut: 1.Hipotesispromosi(H1):didugasegmentasipsikografisberpengaruhpositif dansignifikanterhadapkeputusankeputusankonsumendalammenggunakanlayananaGrabfooddiKotaKupang 2.HipotesisKualitaslayanan(H2):didugasegmentasiperilakuberpengaruhpositif dansignifikanterhadapkeputusankonsumendalammenggunakanlayanangrabfooddiKotaKupang KataKunci:Promosi,KualitasPelayanan,KeputusanKonsumen
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Fitoplankton merupakan salah satu parameter tingkat kesuburan suatu perairan. Fitoplankton berkontribusi sangat besar untuk mengetahui produktivitas primer di perairan.Jika jumlahfitoplankton dalam perairan tinggi maka perairan tersebut cenderung memiliki produktivitas tinggi.Perairan Oeseli merupakan salah satu daerah penangkapan bagi nelayan setempat dan dari desa lainnya. Salah satu sumber makan ikan pelagis kecil adalah fitoplankton. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif, adalah untuk membuat deskripsi atau gambaran secara sistematis, faktual dan akurat mengenai fakta-fakta, sifat-sifat serta hubungan antar fenomena yang diselidiki.Hasil penelitian menunjukkan bahwa fitoplankton di daerah penangkapan lampara perairan Oeseli yang ditemukan di kedalaman 1 m sebanyak 67 jenis. Kelimpahan fitoplankton tertinggi di kedalaman 1 m pada siang hari sebesar 6324 sel/L, sedangkan terendah pada malam hari sebanyak 4682,9 sel/L. Kelimpahan pada kedalaman 5 m tertinggi pada siang hari sebanyak 5084,8 sel/L dan terendah adalah di sore hari sebanyak 3932,8 sel/L. Nilai keanekaragaman (H’) di daerah penangkapan lampara Perairan Oeseli baik kedalaman 1 m dan 5 m pada pagi, siang, sore dan malam tergolong tinggi. Nilai dominansi fitoplankton di daerah penangkapan lampara perairan Oeseli pada kedalaman 1 m berkisar antara 0,020-0,021, sedangkan di kedalaman 5 m nilai dominansi fitoplankton berkisar antara 0,021-0,023. Hubungan atau korelasi yang terjadi sangat kuat dan positif antara parameter kimia (nitrat) dan kelimpahan fitoplankton dengan nilai korelesi (R²) sebesar 0,724; kecerahan dan kelimpahan fitoplankton dengan nilai korelesi (R²) sebesar 0,611.
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
Buku ajar Aplikasi Komputer Farmasi merupakan hasil karya penelitian penyusun yang didanai Kemenristekdikti anggaran 2019. Penyusun Buku Ajar Aplikasi Komputer Farmasi adalah Halimah Tus Sadiah, M.Kom Muhamad Saad Nurul Ishlah, M.Comp Nisa Najwa Rokhmah S.Farm, Apt, M.Farm Zaldy Rusli, M.Farm Buku ajar ini disusun untuk digunakan oleh Mahasiswa dan masyarakat umum sebagai panduan dalam mempelajari aplikasi komputer dan farmasi. Buku Aplikasi Komputer Farmasi akan memandu mahasiswa Farmasi untuk menguasai aplikasi dasar sebagai pendukung penelitian mahasiswa. Buku Aplikasi Komputer Farmasi terdiri atas 5 unit, yaitu Unit 1 : Aplikasi Pengolah Kata, yaitu Microsoft word sebagai aplikasi pengolah kata Unit 2 : Aplikasi Pengolah Data, yaitu Penelitian Eksperimen, Penelitian Non Eksperimen, Pengolahan Data Eksperimen menggunakan Excel, Pengolahan Data Eksperimen menggunakan SPSS, Pengolahan Data Non Eksperimen menggunakan Excel, Pengolahan Data Non Eksperimen menggunakanSPSS. Unit 3 : Aplikasi Presentasi, yaitu Microsoft Powerpoint sebagai aplikasi presentasi Unit 4 : Aplikasi Web terdiri atas 4 Bab, yaitu Media Sosial, E-commerce,E-Learning, Aplikasi Produk Google Unit 5 : Aplikasi di Bidang Farmasi, yaitu Aplikasi Drugs E-dictionary Hasil penelitian penyusun terdapat pada bagian unit 5, yaitu aplikasi di Bidang Farmasi dimana isi kontennya adalah mengenai aplikasi drugs e-dictionary. Adapun buku ajar ini dilengkapi dengan Standar Kompetensi, Kompetensi Dasar, Ringkasan, serta Latihan di setiap babnya.
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
Setiap organisasi membutuhkan pengelola atau manajer, bukan sekedar manajer, tetapi manajer yang baik dan hebat. Organisasi membutuhkan orang yang dapat menetapkan visi, sasaran dan merencanakan segala hal, strategi-strategi yang tepat diterapkan untuk mencapai sasaran-sasaran tersebut. Organisasi membutuhkan orang-orang yang mampu mengorganisir, mengatur dan mengendalikan berbagai hal sehingga tujuan organisasi dapat dicapai Perkembangan teknologi saat ini memungkinkan para karyawan melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya tanpa dibatasi ruang dan waktu. Manajer masa kini dituntut untuk bisa tanggap terhadap lingkungan eksternal organisasi, peka terhadap huru hara etika, kebutuhan akan keahlian dalam menyelesaikan krisis manajemen (manajemen konflik), e-business, teknologi yang berubah secara pesat, globalisasi, pengalihdayaan, tim virtual global, manajemen ilmu pengetahuan, rantai penawaran global, dan berbagai perubahan lainnya telah mengharuskan manajer-manajer yang bisa bekerja lebih baik dari teknik-teknik dan ide-ide tradisional yang telah diterapkan sebelumnya. Pengelolaan kini menuntut adanya keterampilan dan keahlian manajemen yang menyeluruh. Buku i ini membahas: Bab 1 Pengertian Manajemen Bab 2 Sejarah dan Perkembangan Manajemen Bab 3 Manajemen dan Lingkungan Eksternal Organisasi Bab 4 Manajemen dan Manajer Bab 5 Proses Perencanaan Bab 6 Penetapan dan Tujuan Organisasi Bab 7 Organisasi dan Struktur Organisasi Bab 8 Pendelegasian Wewenang dan Koordinasi Bab 9 Kepemimpinan Bab 10 Manajemen Konflik Bab 11 Pengawasan Bab 12 Inovasi dan Perubahan Organisasi