PENGARUH KEWAJIBAN KEPEMILIKAN NPWP, PEMERIKSAAN PAJAK DAN PENAGIHAN PAJAK TERHADAP PENERIMAAN PAJAK (Pada kantor Pelayanan Pajak Pratama Kupang)
Penerimaan Pajak adalah sumber pembiayaan Negara yang dominan baik untuk belanja rutin maupun untuk pembangunan. Penerimaan Pajak adalah sumber penerimaan yang dapat diperoleh secara terus-menerus dan dapat dikembangkan secara optimal sesuai kebutuhan pemerintah serta kondisi masyarakat. Populasi dalam penelitian ini adalah Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama di wilayah Kota Kupang. Dalam penelitian ini yang menjadi sampel penelitian adalah pelayanan pajak, pemeriksa pajak dan penagih pajak sebagai sampel penelitian. Pada analisis pendahuluan digunakan metode deskriptif. Pada bagian ini memberikan gambaran gambaran umum mengenai kisaran teoritis, kisaran aktual, rata-rata (mean) dan standar deviasi dari masing-masing variabel yaitu kewajiban kepemilikan NPWP, pemeriksaan pajak, penagihan pajak dan penerimaan pajak. Berdasarkan hasil penelitian mengenai “pengaruh kewajiban kepemilikan NPWP, pemeriksaan pajak dan penagihan pajak terhadap penerimaan pajak”(pada Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama di Wilayah Kota Kupang). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kewajiban kepemilikan NPWP, pemeriksaan pajak dan penagihan pajak terbukti berpengaruh positif signifikan terhadap penerimaan pajak.Variabel yang mempunyai pengaruh paling signifikan terhadap penerimaan pajak adalah pemeriksaan pajak dengan nilai beta yang paling besar diantara variabel independen lainnya sebesar (0,372).Penelitian ini mendukung penelitian yang dilakukan oleh Sukirman (2011).