Analisis Pertumbuhan rumput laut (Kappaphycus Alvarezii) dengan Metode Budidaya Keranjang Jaring di Desa Hundihuk Kecamatan Rote Barat Laut Kabupaten Rote Ndao.
MEXI MAHENDRA NDUN (16382408) Analisis Pertumbuhan rumput laut (Kappaphycus Alvarezii) dengan Metode Budidaya Keranjang Jaring di Desa Hundihuk Kecamatan Rote Barat Laut Kabupaten Rote Ndao. Donny M. Bessie, S.Pi.,M.Si,Wilson L. Tisera, S.Pi.,M.Si, Ph.D sebagai pembimbing Idan II. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan danIlmuKelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Rumput laut adalah sumberdaya hayati yang telah dimanfaatkan masyarakat Indonesia sebagai mata pencarian, dan beberapa wilayah menjadikan mata pencarian utama.Kecamatan Rote Barat Laut merupakan salah satu Kecamatan yang berada, Provinsi Nusa Tenggara Timur yang berada di Kecamatan Rote Barat Laut Kabupaten Rote Ndao.Rumput laut Kappaphycus alvarezii sudah di budidayakan di Desa Hundihuk sejak tahun 2000. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pertumbuhan budidaya rumput laut (Kappaphycus alvarezii) yang meliputipertumbuhan spesifik, pertumbuhan mutlak , uji T dengan metode keranjang jaring dan tanpa keranjang. Penelitian ini menggunakan metode observasi dan metode eksperimen. Hasil penelitian menunjukan pertambahan berat rumput laut Kappaphycus alvarezii pada akhir penelitian dengan nilai rata-rata tertinggi 263,00gram/hari pada metode dalam keranjang dan 201,08 gram pada metode tanpa keranjang, kisaran pertumbuhan spesifik tertinggi terdapat pada metode dalam keranjang berkisar dari 4,10 % hari - 5,48% hari sedangkan metode tanpa keranjang berkisar dari 4,07%/hari – 5,21 %/hari, Pertumbuhan mutlak tertinggi 163,00 gram pada metode dalam keranjang sedangkan metode tanpa keranjang dengan nilai 101,08 gram.Kemudian di lakukan uji anova dimana hasil analisis ANOVA menunjukan bahwa berat pertumbahan rumput laut dengan menggunakan keranjang jaring memberikan pengaruh sangat nyata, (Thitung ( Ttabel ), 63,840(0,05 terhadap pertumbuhan mutlak rumput laut.