Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: jenjang pendidikan
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS FAKTOR FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENGGUNAAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PADA USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH YANG BERADA PADA KECAMATAN KELAPA LIMA KOTA KUPANG

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAKSI ANALISIS FAKTOR FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENGGUNAAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PADA MIKRO KECIL DAN MENENGAH YANG BERADA PADA KECAMATAN KELAPA LIMA KOTA KUPANG Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan salah satu kegiatan ekonomi yang dilakukan oleh sebagian besar masyarakat di Indonesia. Indonesia merupakan salah satu Negara berkembang, dimana sebuah negara berkembang sangat fokus akan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi kearah yang lebih baik. Salah satuyang membangun pertumbuhan ekonomi yaitu Usaha Mikro Kecil dan Menengah (Kementrian Koperasi danUMKM, 2014). Kontribusi tersebut akan baik apabila berbagai permasalahan yang masih dihadapi UMKM tersebut dapat diatasi dan salah satunya adalah permasalahan dalam memanfaatkan informasi akuntansi dalam berbagai pengambilan keputusan usahanya. Dibanyak penelitian, permasalahan ini diduga kuat bersumber dari kurangnya persepsi dan pemahaman pengelola dalam bidang akuntansi. Belkaoui (2000:35) dalam Kristian (2010), mendefinisikan informasi akuntansi sebagai informasi kuantitatif tentang entitas ekonomi yang bermanfaat untuk pengambilan keputusan ekonomi dalam menentukan pilihan-pilihan diantara alternatif-alternatif tindakan. Penggunaan informasi akuntansi itu untuk perencanaan strategis, pengawasan manajemen danpengawasa operasional. Informasi akuntansi merupakan bagian yang terpenting dari seluruh nformasi yang diperlukan manajemen terutama yang berhubungan dengan data keuangan suatu perusahaan(Baridwan, 2000: 1). Menurut Puspitawati & Anggadini(2014), informasi akuntansi merupakan rangkaian aktivitas dalam pemrosesan data dari aktivitas bisnis pengolahan data keuangan perusahaan dengan menggunakan sistem informasi komputer yang terintegrasi secara harmonis. Holmes dan Nicholls 2008 juga berpendapat bahwa informasi akuntansi merupakan informasi kuantitatif tentang entitas ekonomi yang bermanfaat untuk pengambilan keputusan ekonomi dalam menetukan pilihan-pilihan diantara alternatif-alternatif tindakan,serta bermanfaat untuk perencanaan strategis, pengawasan manajemen operasional. Informasi yang dihasilkan mengenai bisnis perusahaan dapat mengetahui kondisi perusahaan di masa lalu, masa kini, dan juga untuk menentukan langkah perusahaan di masa depan untuk mencapai tujuan perusahaan khususnya dalam pengelolaan UMKM. Pendidikan menggambarkan proses pemilik/manajer untuk meningkatkan pengetahuan, kemampuan teknis serta kemampuan organisasi (Budiyanto, 2014). Pendidikan yang pernah ditempuh oleh pemilik/manajer UMKM memengaruhi pemahaman mengenai usaha yang sedang dijalankan dan pentingnya penggunaan informasi akuntansi bagi usaha mereka. Pendidikan yang rendah akan membuat informasi akuntansi semakin jarang untuk digunakan karena kurangnya pemahaman. Hidayat(2020), Skala usaha adalah kemampuan suatu perusahaan dalam mengelola usaha yang didasarkan atas banyaknya karyawan, dan jumlah pendapatan yang diperoleh dalam satu periode. Semakin besar skala usaha suatu perusahaan maka semakin tinggi penggunaan informasi akuntansi dalam perusahaan tersebut(Fitoriah,2019). Disamping tingkat produksitifitas, perusahaan sangat tergantung pada jumlah tenaga kerja yang harus dipekerjakan, jadi semakin banyak jumlah tenaga kerja yang dikerjakan menunjukan bahwa tingkat produktifitas yang cukup tinggi dialami oleh perusahaan khususnya pada perusahaan kecil menengah, sehingga kebutuhan perusahaan terhadap informasi yang akan dibutukan juga akan semakin meningkat. (Holmes, Scott, 2011). Tujuan dari penelitian iniuntuk mengetahui pengaruh jenjang pendidikan,skala usaha,pengaruh umur dan pelatihan akuntansi terhadap Penggunaan informasi akuntansi pada UMKM. Pemilihan sampel pada penelitian ini menggunakan rumus Slovin. Metode pengujian data yang digunakan adalah uji regresi berganda dan uji nilai selisih multak. Hasil penelitian menunjukan bahwa jenjang pendidikan berpengaru positif terhadap penggunaan informasi akuntansi pada UMKM, skala usaha tidak berpengaruh terhadap penggunaan informasi akuntansi pada UMKM, umur perusahaan berpengaru positif terhadap penggunaan informasi akuntansi pada UMKM, pelatihan akuntansi berpengaruh positif terhadap penggunaan informasi akuntansi pada UMKM. Menurut Solovida (2010), pelatihan akuntansi yang dimaksud adalah pelatihan akuntansi yang diselenggarakan oleh suatu lembaga pendidikan luar sekolah maupun lembaga pendidikan tinggi, atau balai pelatihan departemen atau dinas tertentu. Elemen penelitian ini adalah skala dikotomi. Kata Kunci:UMKM, Usaha mikro Kecil Dan Menengah, Penggunaan Informasi Akuntansi, Jenjang Pendidikan, Skala Usaha, Umur perusahaan, Pelatihan Akuntansi.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KUALITAS LAPORAN KEUANGAN PADA USAHA KECIL DAN MENENGAH DI KECAMATAN ATAMBUA SELATAN KABUPATEN BELU

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Leonardo Domario Gomes( 16192730 ) Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kualitas Laporan Keuangan Pada Usaha Kecil Dan Menengah Di Kecamatan Atambua Selatan Kabupaten Belu. Dibawah bimbingan Drs. Robert Alex Serang, M.Si sebagai pembimbing I dan Yuningsih N. Chrstiani, S.St, M.Ak sebagai pembimbing II. Tujuan penelitian adalah (1) untuk mengetahui faktor skala usaha mempengaruhi kualitas laporan keuangan pada UKM, (2) untuk mengetahui faktor lama usaha mempengaruhi kualitas laporan keuangan pada UKM, (3) untuk mengetahui faktor jenjang pendidikan mempengaruhi kualitas laporan keuangan pada UKM. Populasi dalam penelitian ini adalah pelaku Usaha Kecil Menengah yang berada di Kecamatan Atambua Selatan, dengan sampel sebanyak 27 responden. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah dengan menggunakan metode kuantitatif sedangkan Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner. Data hasil penelitian ini di analisis dengan menggunakan program SPSS for windos versi 21. Hasil penelitian menunjukan secara simultan pengaruh ketiga variabel terhadap kualitas laporan keuangan ditunjukan dengan F hitung sebesar 8,721 dengan tingkat signifikan sebesar 0,000. Sedangkan secara parsial skala usaha tidak berpengaruh signifikan dengan nilai sebesar 0,606 terhadap kualitas laporan keuangan, secara parsial lama usaha tidak mempunyai pengaruh yang signifikan dengan nilai sebesar 0,189 terhadap kualitas laporan keuangan, secara parsial jenjang pendidikan mempunyai pengaruh yang signifikan dengan nilai 0,000 terhadap kualitas laporan keuangan. Jenjang pendidikan menjadi variabel yang mempunyai pengaruh secara nyata, jadi semakin tinggi jenjang pendidikan pelaku UKM maka semakin baik kualitas laporan keuangannya. Dari Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan sumbangan pemikiran bagi pemerintah khususnya pemerintah Kecamatan Atambua Selatan, Kabupaten Belu dengan mendorong pelaku UKM untuk melaksanakan pembukuan karena semakin dini dilaksanakan maka semakin meningkatkan prospek perkembangan usaha. Jenjang pendidikan yang tinggi pelaku/pengelola usaha mendorong kesaran akan pentingnya pembukuan dan laporan keuangan Kata Kunci: skala usaha, lama usaha, jenjang pendidikan, kualitas laporan keuangan

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail