ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK ANALISIS HUBUNGAN DISIPLIN KERJA DAN KOMITMEN ORGANISASI TERHADAP KINERJA PEGAWAI NEGERI SIPIL PADA DINAS PERTANIAN KABUPATEN SABU RAIJUA Kinerja merupakan gambaran mengenai tingkat pencapaian pelaksanaan suatu kegiatan dalam sebuah organisasi.Kinerja pegawai negeri sipil mempengaruhi seberapa banyak mereka memberikan kontribusi kepada lembaga seperti kedisiplinan dan komitmen organisasi. Mengingat betapa pentingnya masalah disiplin kerja dan komitmen organisasi bagi instansi, maka penulis tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul ini. Dengan tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan disiplin kerja dengan kinerja pegawai negeri sipil pada Kantor Dinas Pertanian Kabupaten Sabu Raijua, dan untuk mengetahui hubungan komitmen organisasi dengan kinerja Pegawai Negeri Sipil pada Dinas Pertanian Kabupaten Sabu Raijua. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif korelasi. Penelitian ini dilaksanakan di Dinas Pertanian Kabupaten Sabu Raijua dengan jumlah populasi 129 orang dan sampel 31 orang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner. Adapun teknik analisis data yang digunakan adalah analisis pendahuluan dan analisis lanjutan korelasi Pearson product momen. Hasil penelitian analisis lanjutan menunjukan bahwa pegawai negeri sipil dominan memiliki konsep disiplin kerja yang sangat tinggi pada indikator tingkat kehadiran setuju 21 orang (67,8%), konsep komitmen organisasi yang sangat tinggi pada indikator tingkat normatif sangat setuju ditujukan kepada 20 orang (64,5%), dan konsep kinerja yang sangat tinggi pada indikator tingkat kualitas kerja setuju 19 orang (61,3%). Hasil pengujian signifikansi korelasi, menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara variabel disiplin kerja dengan variabel kinerja dan kedua variabel memiliki hubungan yang kuat di buktikan dengan nilai rhitung> rtabel (0,512>0,361) dan memiliki hubungan yang kuat dengan arah yang positif. Dan variabel komitmen organisasi dengan variabel kinerja menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan di buktikan dengan nilai rhitung> rtabel (0,649>0,361) dan memiliki hubungan yang kuat dengan arah yang positif. Besarnya pengaruh variabel X1, X2 terhadap variabel Y menggunakan rumus determinan r2, yaitu sebesar 42,6% dan sisanya 57,5% dipengaruhi oleh faktor lain. ,
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Penelitian ini berjudul “ Analisis Hubungan Faktor Personal, Faktor Organisasional dan Faktor Non Organisasional Dalam Mngukur Komitmen Organisasi Pada PT. Telkom Witel NTT Kupang”.Skripsi ini ditulis oleh Maria Metriana Dahu Mali, NIM 17412205, Fakultas Ekonomi, Program Studi Manajemen, Jalus Minat Manajemen Sumber Daya Manusia, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang (UKAW). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Faktor Personal (X1), Faktor Organisasional (X2), dan Faktor Non Organisasional (X3) terhadap Komitmen Organisasi (Y) Karyawan PT Telkom Witel NTT Kupang. Penelitian yang penulis lakuka disini adalah Penelitian Lapangan (Field Research) dengan menggunakan Statistik Deskriptif dengan bantuan tabel dalam jumlah presentase. Penelitian ini dilakukan di PT. Telkom Witel NTT Kupang dan Sampel dari penelitian ini sebanyak 65 orang sebagai responden. Dalam mengumpulka Data Penulis menggunakan Kuesioner. Sedangkan didalam pembahasannya menggunakan alat analisis Koefisien Korelasi. Hasil dari penelitian yang ini menunjukan bahwa Variabel Faktor Personal, Faktor Organisasional dan Faktor Organisasional berhubungan positif dan Signifikan terhadap Komitmen Organisasi yakni Semakin baik Faktor Personal, Faktor Organisasional dan Faktor Non Organisasional maka semain baik juga Komitmen Organisasi. Faktor Personal merupakan hal-hal yang berkaitan dengan kondisi Individu sangat memperngaruhi tingkat Komitmen Individu. Karyawan yang lebi bekerja lama dan tua tingkat Komitmennya lebih tinggi dibandingkan dengan Karyawan yang belum Lama bekerja dan usianya Masih muda. Jenis kelamin juga mempengaruhi Komitmen seseorang terhadap Organisasi, Karyawan Perempuan cenderung Lebih komit Terhadap Organisasional dibandingkan dengan Karyawan Laki-Laki. Menurut Larson (2005) bahwa pegawai yang mempunyai komitmen yang tinggi akan berusaha lebih dari pada mereka yang mempunyai komitmen yang rendah. Dalam bekerja disebuah organisasional atau perusahaan, seorang pekerja setidaknya pernah mengalami masalah, bahkan terkadang masalah yang dihadapi bisa mengancam perasaan untuk berkomitmen dengan organisasional atau perusahaan tersebut, misalnya ditegur dengan keras akibat kurang tanggap dalam menjalankan tugas, dipindah tugaskan dan diberikan beban pekerjaan yang melebihi deskripsi pekerjaan. Kata Kunci: Faktor Personal, Faktor Organisasional, Faktor Non Organisasional, dan Komitmen Organisasi
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK PENGARUH KEPUASAN KERJA DAN KOMITMEN ORGANISASI TERHADAP SEMANGAT KERJA KARYAWAN PADA ( PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM NUSA KENARI ) KABUPATEN ALOR Penelitian ini berjudul “ Pengaruh Kepuasan Kerja Dan Komitmen Organisasi Terhadap Semangat Kerja karyawan pada PDAM Nusa Kenari Kabupaten Alor “Sumber daya bagi setiap jenis organisasi baik yang mencari keuntungan maupun yang tidak mencari keuntungan merupakan sumber daya yang sangat penting. Tanpa adanya sumber daya lainya yang terdapat dalam organisasi tersebut tidak ada artinya. Oleh karena itu perusahaan perlu memahami faktor- faktor yang menyebabkan timbulnya semangat kerja pada karyawana yang puas dengan pekerjaan yang dimilikinya dan komitmen yang kuat terhadap organisasi yang mempunyai kemampuan dan upaya yan tinggi dan mendukung tujuan organisasi sehingga karyawan dengan tingkat upaya yang tinggi akan memiliki semangat kerja yang tinggi pula. Penelitian ini bertujuan untuk dapat mengetahui pengaruh kepuasan kerja (X_1) dan komitmen organisasi (X_2) terhadap semangat kerja karyawan (Y) pada Perusahaan Daerah Air Minum Nusa Kenari kabupaten Alor.Penelitian ini di lakukan karena penelitian menganggap perlu mengetahui variabel yang diteliti pada PDAM Nusa Kenari Kabupaten Alor sehingga pemimpin dapat menyiapkan sumber daya yang berkualitas dalam menjalankan tugas dn tanggung jawab terhadap perusahaan sehingga dapat mencapai visi,misi serta tujuan organisasi. Objek penelitian ini adalah Perusahaan Daerah Air Minum Nusa Kenari Kabupaten Alor,Nusa Tenggara Timur. Tim 85813. Penelitian ini dilakukan oleh pria dan wanita. Penelitian ini dilakukan dengan menyebarkan kuesioner pada populasi peneliti dan sampel peneliti . Hasil penelitian dilakukan secara bersama- sama antara semua variabel yang diteliti menggambarkan terhadap pengaruh bersama- sama antara semua variabel yang diteliti. Bahwa terdapat pengaruh kepuasan kerja dan komitmen organisasi terhadap semangat kerja karyawan. Dari hasil penelitian, dalam analisis lanjutan yang menggunakan analisis deskriptif presentase diketahui banyak kepuasan kerja ,komitmen organisasi dan semangat kerja karyawan berada dalam kategori sedang. Indikator dari masing-masing variable tersebut juga dideskripsikan dengan bantuan tabel distrubusi frekuensi. Dalam analisis lanjutan dapat menggunakan teknik analisis uji regresi linear berganda yang diketahui bahwa kepuasan kerja hasil uji t_tabel pada aplikasi SPSS dapat diketahui bahwa t_hitung sebesar 11.491 dan nilai〖 t〗_(tabel ) 1,70814.dengan tingkat singnifikan sebesar 0,000. karena t_hitung lebih besar dari t_tabel dan tingkat signifikan lebih kecil dari 0,05 yaitu sebesar 0,000 maka dapat disimpulkan bahwa kepuasan kerja berpengaruh terhadap semangat kerja karyawan. Berdasarkan hasil uji t_tabel dapat diketahui bahwa nilai t_hitung sebesar – 3,946 dan nilai 〖 t〗_tabel 1,70814 dengan tingkat signifikan sebesar 0,05 karena nilai t_hitung lebih kecil dari nilai t_tabel dan tingkat signifikan lebih besar 0,05 yaitu 0,01 maka dapat disimpulkan bahwa komitmen organisasitidak berpengaruh secara signifikan terhadap semangat kerja karyawan pada PDAM Nusa Kenari Kabupaten Alor.