Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Teluk Kupang.
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis bioekonomi sumberdaya ikan tembang (sardinela fimbriata) yang di tangkap di teluk kupang

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

MATRISNO RAJA (15380013). Analisis Bioekonomi Sumberdaya Ikan Tembang (Sardinella fimbriata) Yang di Tangkap di Teluk Kupang: Alfred G. O. Kase, S.Pi, M.Si, Ph.D sebagai pembimbing I dan Donny M. Bessie, S.Pi, M.Si sebagai pembimbing II. Program studi manajemen sumberdaya perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Ikan Tembang (Sardinella fimbriata) merupakan salah satu jenis ikan pelagis yang memiliki nilai ekonomi karena permintaan yang semakin meningkat untuk konsumsi maupun sebagai umpan untuk menangkap ikan ekonomis penting. Hal ini memiliki dampak positif bagi nelayan karena pendapatannya semakin bertambahtetapi juga berdampak negatif karena akan membuat pola penangkapan nelayan menjadi lebih intensif hingga dapat terjadi over fishing. Tujuan dari penelitian ini yaitu Untuk mengetahui tingkat pemanfaatan sumber daya ikan tembang (Sardinella fimbriata)yang ditangkap di Teluk Kupang dan Untuk mengetahui upaya pengelolaan selanjutnya meliputi CPUE, MSY dan MEY. Penelitian ini telah dilaksanakan di TPI Oeba dan Pantai Oesapa Kota Kupangpada bulan Juli2020. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode survey. Sumber data dalam penelitian ini yaitu data primer dan data sekunder.Berdasarkan hasil penelitian di ketahui bahwa hasil tangkapan ikan tembang (Sardinella fimbriata)yang tertangkap menggunakan 3 jenis alat tangkap yaitu: bagan perahu, bagan tancap dan lampara di Teluk Kupang memiliki nilai yang berfluktuatif setiap hari yakni bagan perahu total jumlah hasil tangkapan yaitu 2.970 kg dengan hasil tangkapan tertinggi yaitu sebanyak 600 kg/trip dan terendah yaitu 100 kg/trip. Bagan tancap total jumlah hasil tangkapan yaitu 150 kg dengan hasil tangkapan tertinggi yaitu sebanyak 50 kg/trip dan terendah yaitu 20 kg/trip. Lampara total jumlah hasil tangkapan yaitu 17.000 kg dengan hasil tangkapan tertinggi yaitu sebanyak 1.000 kg/trip dan terendah yaitu 100 kg/trip.hubungan antara effort dan prediksi hasil tangkapan ikan tembang (Sardinella fimbriata) yang dilakukan oleh nelayan di Teluk Kupang menggunakan alat tangkap bagan apung, bagan tancap dan lampara mulai mendekati titik maksimum yaitu pada nilai effort mencapai 150 maka prediksi tangkapan mencapai 2 ton per harinya

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS EKOLOGI IKAN TARGET YANG TERDAPAT DI PERAIRAN PULAU-PULAU KECIL TAMAN WISATA ALAM LAUT TELUK KUPANG

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

WAHYUNI YENI HORO (15380003). Analisis Ekologi Ikan Target Yang Terdapat di Perairan Pulau-pulau Kecil TWAL Teluk Kupang. Ir. IZAAK ANGWARMASSE, M.Si dan ROCKIE R. L. SUPIT, S.Pi, M.Si sebagai Pembimbing I dan II. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Perairan Teluk Kupang dan sekitarnya merupakan salah satu daerah konservasi laut di Provinsi Nusa Tenggara Timur dengan status sebagai Taman Wisata Alam Laut (TWAL) Teluk Kupang.Ikan target adalah ikan yang merupakan target untuk penangkapan atau lebih dikenal juga dengan ikan ekonomis penting atau ikan konsumsi seperti Seranidae, Lutjanidae, Kyphosidae, Lethrinidae, Achanturidae, Mulidae, Siganidae, Labridae dan Haemulidae (Rembet, dkk., 2011). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelimpahan, keanekaragaman, keseragaman, dan dominansi dari ikan target di daerah terumbu karang pulau-pulau kecil TWAL Teluk Kupang. Pulau kecil adalah pulau dengan luas wilayah lebih kecil atau sama dengan 2.000 Km². Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Agustus 2020 dan bertempat di perairan pulau-pulau kecil TWAL Teluk Kupang yang meliputi tiga stasiun penelitian yaitu: Pulau Kambing, Pulau Kera dan Pulau Tikus. Pengambilan data ikan dilakukan dengan teknik sensul visual, menggunakan metode Line Intercept Transect (LIT) pada 3 stasiun pengambilan data di kedalaman 5-10 m dengan menggunakan 2 transek pada tiap stasiun penelitian. Transek sepanjang 50 m diletakan sejajar dengan garis pantai meliputi permukaan ekosistem terumbu karang dan pengamatan ikan dilakukan 2,5 m ke samping kiri dan 2,5 m kesamping kanan sehingga luas area pengambilan data pada setiap transek adalah 250 m2 (English, et al., 1994). Komposisi jenis ikan target yang ditemukan di perairan Pulau Kambing terdiri dari 1 famili dan 3 spesies; lokasi Pulau Kera terdiri dari 6 famili dan 12 spesies; dan lokasi Pulau Tikus terdiri dari 8 famili 17 spesies. Famili Acanthuridae adalah salah satu ikan target yang mendominasi di perairan Pulau Kambing, Pulau Kera dan Pulau Tikus. Kelimpahan ikan target di perairan Pulau Kambing hampir sama, dengan jenis yang paling mencolok adalah jenis ikan Zebrasoma scopas sebanyak 0,012 ind/m²; kelimpahan tertinggi ikan target yang ditemukan di perairan Pulau Kera adalah jenis Pterecasio tile sebanyak 0,20 ind/m², diikuti oleh Naso sp dan Lutjanus kasmira sebanyak 0,18 ind/m², Gnathodentex aurolineatus sebanyak 0,17 ind/m² dan Ctenochaetus striatus sebanyak 0,16 ind/m², kelimpahan tertinggi jenis ikan target di perairan Pulau Tikus adalah Pterocasio tile sebanyak 0,22 ind/m². Keanekaragaman jenis ikan target di perairan Pulau Kambing tergolong rendah, Nilai keanekaragamn ikan target yang diperoleh di perairan Pulau Kera sebesar 2,431 dan Pulau Tikus sebesar 2,478. Sesuai kriteria keanekaragaman ikan di perairan Pulau Kera danTikus juga tergolong keanekaragaman sedang.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail