PENGARUH SUHU PENGERINGAN TERHADAP KUALITAS ORGANOLEPTIK DALAM PEMBUATAN TEH DAUN KELOR (moringa oleifera Lam)
PENGARUH SUHU PENGERINGAN TERHADAP KUALITAS ORGANOLEPTIK DALAM PEMBUATAN TEH DAUN KELOR (Moringa Oleifera Lam) Dominggus P. Rohi*) ( Nuhamara M **) I.D.A.A.R.R.Adi**) Program Studi Teknologi Hasil Pertanian Fakultas Teknologi Pertanian Univesitas Kristen Artha Wacana Kupang ABSTRAK Penelitian ini tentang pengaruh suhu pengeringan terhadap kualitas organoleptik dalam pembuatan teh daun kelor (Moringa Oleifera Lam) bertujuan untuk mengetahui pengaruh suhu pengeringan terhadap kualitas organoleptik dalam pembuatan teh daun kelor. Penelitian di laksanakan pada bulan Mei tahun 2021 bertempat di Rumah Pengering Bahtera Juragan Kelor.Metode yang di gunakan adalah metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 kali perlakuan dan masing -masing di ulang sebanyak 3 kali sehingga di dapat 12 unit percobaan.Daun kelor yang digunakan sebanyak 2 kg dengan masin- masing perlakuan suhu yang di berikan yaitu 500C,550C,600C dan 650C selama 5 jam .Variabel yang di amati dalam penelitian ini yaitu uji organoleptik terhadap warna,raroma dan rasa teh daun kelor .Hasil penelitian menunjukan pada suhu 600C menghasilkan kategori kesukaan tertinggi terdapat pada perlakuan C dengan suhu 600C yang menghasilkan nilai rata-rata 4,639 (sangat suka).Aroma teh kelor yang paling tinggi di sukai yaitu pada perlakuan C dengan nilai ratarata 4,722(sangat suka).Dan rasa teh daun kelor yang pling tinngi di sukai yaitu terdapat pada perlakuan C dengan skor 4,778 (sangat suka. Sedangkan hasil analisis kimia kadar air yang paling rendah pada teh daun kelor terdapat pada perlakuan D dengan suhu 65 0C menghasilkan nilai rata-ratya 8,542. Kata kunci: Suhu,Teh Kelor,Organoleptik teh kelor *(Peneliti) **(Pembimbing