ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Hujan adalah salah satu bentuk presipitasi uap air yang berasal dari awan yang terdapat diatmosfer,titik-titik air di udara atau awan yang sudah terlalu berat karena kandungan air yang sangat banyak,akan jatuh kembali kepermukaan bumi sebagai hujan.
metode yang akan digunakan untuk penelitian ini adalah Metode Poligon Thiessen. Dari hasil analisis data dan pembahasan maka dapat di simpulkan bahwa terdapat 8 wilayah hujan spasial dengan besar hujan yang bervariasi. Ada kecenderungan pada wilah bagian selatan Kabupaten Timur Tengah Selatan merupakan wilayah dengan curah hujan rendah, yang di wakili oleh pos hujan Panite, dan pos hujan Kualin yang dapat dikategorikan wilayah kering semi arid, sedangkan pada wilayah utara Kabupaten Timor Tengah Selatan memeliki curah hujan tinggi cenderung humid, yang di wakili oleh pos hujan Kapan, Oelbubuk dan pos hujan Ayotupas. Pada bagian Tengah wilayah Kabupaten TTS yang di wakili oleh pos hujan Tetaf, Neonmat dan loli cenderung semi arid yang relative sama.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Analisis hujan spasilan wilayah kota kupang yang telah dilakukan merupakan hal yang penting untuk dilakukan. Hal ini dikarnakan agar seluruh masyarakat dapat megetahui keadaan iklim di daerah tersebut, selain itu dengan menganalissis curah hujan di wilayah kota kupang maka hal tersebut dapat dijadikan sebagai satu pegetahuna agar untuk di teliti di kemudian hari. Bayak cara yang biasa dilakukan agar dapat mengetahui jenis dan tipe dan iklim apa yang ada di wilayah kota kupang tersebut. Cara yang pertama bias juga dengan megunakan metode Aritmatika/Rata-Rata Aljabar, dan untuk curah hujan rata-rata Das dapat ditentukan dengan menunjukan curah hujan di semua tempat. Untuk Pegukuran satu periode tertentu dan membaginya dengan banyaknya Stasiun pengukur curah hujan. Yang keua adalag Metode Poligon Thiessen, yang dimana curah hujan rata-rata dapat didapatkan denggan mengbuat Poligon yang membuat tegak lurus pada tengah-tengah garis penghubung antara 2 atau 3 Stasiun pengamat Hujan. Dari hasil penelitian juga menunjukan bahwa tipe iklim pada 10 tahun yang dimulai dari tahun 1992 sampai dengan tahun 2001 telah dinyatakan bahwa diwilayah kotakupang juga termasuk tipe iklim yang cukup rendah pada tahun tersebut
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Abstrak IMANUEL MESAKH TAEK (14380042), Analisis Spasial Dan Temporal Daerah Penangkapan Ikan Pelagis Kecil Menggunakan Alat Tangkap Mini Purse Seine Di Perairan Teluk Kupang Nusa Tenggara Timurr; Donny M. Bessie., S.Pi., M.Si., sebagai pembimbing I, Rockie R. L. Supit, S.Pi., M.Si sebagai pembimbing II. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan menganalisa daerah penangkapan ikan berdasarkan tempat (spasial) dan waktu (temporal) penangkapan ikan melalui informasi kondisi faktor oseanografi perairan mengunakan alat tangkap mini purse seine di perairan Teluk Kupang. Penelitian ini telah dilaksanakan selama 2 (dua) bulan yaitu pada bulan November 2019 sampai dengan Januari 2020 bertempat di Perairan Teluk Kupang, Nusa Tenggara Timur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi kegiatan penangkapan ikan pelagis kecil, sedangkan data sekunder diperoleh melalui studi literatur tentang informasi kondisi spasial dan temporal berdasarkan kondisi faktor oseanografi perairan. Observasi lapangan yang dilakukan selama mengikuti operasi penangkapan ikan meliputi posisi dan waktu yang tepat untuk melakukan penangkapan ikan. Sebaran data spasial dan temporal perairan Teluk Kupang berdasarkan titik koordinat pengambilan sampel yaitu jenis ikan hasil tangkapan yang diperoleh terdiri dari jenis ikan pelagis kecil seperti tongkol (Euthynus affinis) dan tembang (Sardinella sp.). Kata Kunci : Spasial, Temporal, ikan pelagis kecil seperti tongkol (Euthynus affinis) dan tembang (Sardinella sp.), mini purse seine, Teluk Kupang