Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

3 hasil
Subjek: Risiko
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS RISIKO DAN KEUNTUNGAN INVESTASI SAHAM BATU BARA YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA (2018-2021)

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Dalam perkembangan dunia usaha, perusahaan sangat bergantung pada investasi, perusahaan jugah sebagai pihak yang membutuhkan dana yang dapat memperoleh dana dari para investor yang membeli saham perusahaan melalui pasar modal, karena investor sebagai pihak yang memiliki kelebihan dana yang dapat menginvestasikan dananya pada berbagai macam sekuritas yang ada dengan harapan dapat memperoleh return (keuntungan). pasar modal di Indonesia terbentuk dengan tujuan untuk menghubungkan investor sebagai pemodal dengan suatu perusahaan atau institusi pemerintah. Setiap usaha investasi yang dilakukan dengan tujuan untuk mendapatkan keuntungan investasi tersebut, investor tidak akan mendapatkan tingkat keuntungan investasi yang tinggi apabila tanpa menghadapi risiko. dalam berinvestasi pada pasar modal ada dua hal yang akan dihadapi oleh investor, yaitu tingkat keuntungan yang diharapkan dan tingkat risiko, artinya dalam melakukan investasi, jika investor mengalami keuntungan investasi, maka Iapun harus siap untuk menerima risiko tersebut. Dengan demikian dapat diketahui seberapa besar nantinya hasil investasi yang dapat dapat diperoleh dengan tingkat keuntungan dan tingkat risiko yang seminimal mungkin. tujuan dari penilitian ini adalah mengukur seberapa besar tingkat keuntungan dan tingkat risiko investasi saham pertambangan batu bara yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode penilitian 2018 sampai dengan 2021. perhitungan tingkat risiko dalam penilitian ini diukur menggunakan VaR (Value at Risk) dan keuntungan diukur menggunakan RAROC (Risk Adjusted Return On Capital). Metode dalam penilitian ini adalah menggunakan analisis kuantitatif. Alat yang digunakan adalah rasio. Objek dalam penilitian ini adalah 5 (lima) perusahaan yang dijadikan sampel, sumber data yang diperoleh yaitu data sekunder yang diperoleh dari web site: idx co id. Berdasarkan hasil penilitian yang dibahas membuktikan bahwa risiko investasi saham pertambangan batu bara yang diketahui cenderung mengalami potensi kerugian. pada tahun 2018 nilai VaR terbaik dimiliki PT.Adaro Energy Tbk, sebesar 26.9857, sedangkan nilai terburuk dimiliki oleh PT.Dian Swastatika sentosa Tbk sebesar 136.6542. Pada tahun 2019 nilai VaR terbaik dimiliki oleh PT.Baramulti Suksesarana Tbk, sebesar 28.4437, sedangkan nilai terburuk dimiliki oleh PT.Dian Swastatika Sentosa Tbk sebesar 85.3250. Pada tahun 2020 nilai VaR terbaik terjadi pada PT.Bukit Asam sebesar 33.4394, sedangkan nilai terburuk terjadi pada PT.Dian Swastatika Sentosa Tbk sebesar 95.3468. Pada tahun 2021 nilai VaR terbaik dimiliki oleh PT.Bukit Asam Tbk sebesar 40.5396, sedangkan nilai terburuk terjadi pada PT.Baramulti Suksesarana Tbk, sebesar 517.1245. Diketahui bahwa nilai VaR tertinggi selama periode penilitian dialami oleh PT.Baramulti Suksesarana sebesar 517.1245. dan Nilai RAROC yang dimiliki maka PT.Bukit Asam Tbk memiliki nilai tertinggi pada tahun 2018 sebesar 0.0008, dan PT.Adro Energy Tbk memiliki nilai terrendah sebesar -0.0022, sedangkan pada tahun 2019 PT.Adaro Energy Tbk memiliki nilai tertinggi sebebsar 0.0004 dan PT.Bukit Asam Tbk memiliki nilai terrendah sebesar -0.0012, sedangkan pada tahun 2020 PT.Bukit Asam Tbk memiliki nilai tertinggi sebesar 0.0008, dan PT.Baramulti Suksesarana Tbk memiliki nilai terrendah sebesar 0.0000, dan pada tahun 2021 PT. Baramulti Suksesarana memiliki nilai tertinggi sebesar 0.0024, dan PT.Bukit Asam Tbk memiliki nilai terrendah sebesar 0.0003. Berdasarkan hasil penilitian penulis menarik kesimpulan bahwa Nilai VaR tertinggi selama periode penilitian dialami oleh PT.Baramulti Suksesarana sebesar 517.1245 pada tahun 2021, sedangkan Nilai RAROC tertinggi selama periode penilitian dialami oleh PT.Baramulti Suksesarana Tbk sebesar 0.0024. Hal ini berarti perusahaan pertambangan batu bara mencerminkan adanya kerugian yang tinggi terhadap pemanfaatan dan ptoduktivitas usaha investasi.implikasi penilitian ini bagi investor, dalam menggamil keputusan investasi sebaiknya investor dapat mempertibangkan risiko dan keuntungan terlebih dahulu agar dapat mengoptimalkan return dan risiko yang akan diperoleh..

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH RISIKO BISNIS DAN RISIKO KEUANGAN TERHADAP PROFITABILITAS PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2017-2021 (Studi Pada Perusahaan Sub Sektor Telekomunikasi)

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Masalah yang diambil dalam penelitan ini adalah pengaruh risiko bisnis dan risiko keuangan terhadap profitabilitas. Adapun persoalan yang diangkat adalah Apakah terdapat pengaruh risiko bisnis terhadap profitabilitas? Dan Apakah terdapat pengaruh risiko keuangan terhadap profitabilitas?. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah risiko bisnis berpengaruh terhadap profitabilitas dan tujuan ke dua adalah untuk mengetahui apakah terdapat risiko keuangan berpengaruh terhadap profitabilitas. Adapun konsep dari penelitian ini adalah Profitabilitas, risiko bisnis dan risiko keuangan. Profitabilitas adalah Profitabilitas adalah kemampuan perusahaan memperoleh laba dalam hubunganya dengan penjualan, total aktiva maupun modal sendiri. Risiko bisnis adalah risiko yang dialami perusahaan saat menjalani aktifitas operasi, perusahaan tidak mampu untuk mendanai kegiatan operasional. Risiko keuangan adalah suatu tambahan risiko yang dibebankan kepada para pemegang saham biasa sebagai hasil dari keputusan untuk mendapatkan pendanaan melalui utang. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur sub sektor telekomunikasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam periode 2017-2021. Sampel yang dipilih dalam penelitian ini adalah 14 perusahaan manufaktur sub sektor telekomunikasi. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan menggunakan data sekunder. Data sekunder adalah sumber data yang di peroleh melalui media perantara atau secara tidak langsung. Data ini berupa laporan keuangan yang sudah di publikasikan oleh perusahaan manufaktur sub sektor telekomunikasi yang memenuhi kriteria sampel penelitian yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2017-2021 yang dapat diakses melalui Situs www. idx.co.id Berdasarkan Hasil Uji Determinasi model summary diperoleh nilai (R2) sebesar 0,428 atau 42,8%. Hal ini menunjukkan bahwa risiko bisnis dipengaruhi oleh risiko keuangan sebesar 42,8%. Sedangkan pengaruh sisanya sebesar 42,8% merupakan variabel lainnya yang tidak di teliti dalam penelitian ini. Hasil uji regresi secara parsial risiko bisnis (H1) menunjukkan nilai Koefisien (β1) adalah 0,006 dengan tingkat signifikansi 0,001 kurang dari 0.05 maka hipotesis pertama dalam penelitian ini diiterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa risiko bisnis berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas Selanjutnya Hasil uji regresi secara parsial risiko keuangan Menunjukkan nilai Koefisien (β2) sebesar 0,000 yang berarti terdapat hubungan positif risiko keuangan dengan profitabilitas. dengan tingkat signifikansi 0,960 lebih dari 0.05 maka hipotesis kedua dalam penelitian ini diitolak. Sehingga dapat disimpulkan bahwa risiko keuangan tidak berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Kecukupan Modal, Risiko Kredit, dan Ukuran Bank Terhadap Likuiditas Pada Perusahaan Perbankan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia (BEI) Tahun 2018-2021

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menguji pengaruh Kecukupan Modal, Risiko Kredit, dan Ukuran Bank terhadap Likuiditas Kinerja pada Perusahaan Perbankan. Rasio yang digunakan dalam penelitian ini adalah Capital Adequacy Ratio (CAR), Non Performing Loan (NPL), Total Aset (Ln), dan Loan To Deposit Ratio (LDR). Periode penelitian yang digunakan adalah tahun 2018-2021. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan sampel yaitu metode purposive sampling. Berdasarkan kriteria yang ditetapkan, terdapat 15 bank dari 43 bank yang sesuai dengan kriteria. Data yang digunakan berupa data keuangan perusahaan Perbankan yang terdaftar di BEI periode 2018-2021 yang diperoleh situs dari https://www.idx.co.id. Penelitian ini menggunakan teknik Analisis Linear Berganda. Berdasarkan hasil analisis menunjukan bahwa Kecukupan Modal pada perusahaan Perbankan yang terdaftar di BEI 2018-2021 tidak berpengaruh terhadap Likuiditas, Risiko Kredit berpengaruh terhadap Likuiditas pada perusahaan Perbankan yang terdaftar di BEI 2018-2021, sedangkan Ukuran Bank tidak berpengaruh terhadap Likuiditas pada perusahaan Perbankan yang terdaftar di BEI 2018-2021. Kata Kunci: Kecukupan Modal, Risiko Kredit, Ukuran Bank, Likuiditas.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail