ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Book tax differences adalah perbedaan besaran laba akuntansi atau laba komersial dengan laba fiskal atau penghasilan kena pajak. Martani menyatakan bahwa, laba akuntansi adalah laba atau rugi bersih selama satu periode sebelum dikurangi beban pajak yang dihitung berdasarkan prinsip akuntansi yang berlaku umum, sedangkan laba kena pajak atau laba fiskal (rugi pajak atau rugi fiskal) adalah laba (rugi) selama satu periode yang dihitung berdasarkan peraturan yang ditetapkan oleh Otoritas Pajak atas pajak penghasilan yang terutang (dilunasi). Persoalan Penelitian yang diteliti dalam skripsi ini yaitu (1) Apakah perbedaan laba akuntansi dan laba fiskal (Book-Tax Differences) permanen berpengaruh terhadap pertumbuhan laba? (2) Apakah perbedaan laba akuntansi dan laba fiskal (Book-Tax Differences) temporer berpengaruh terhadap pertumbuhan laba? Tujuan dari penelitian ini adalah (1) Untuk menguji pengaruh perbedaan laba akuntansi dan laba fiskal (Book-Tax Differences) permanen berpengaruh terhadap pertumbuhan laba. (2) Untuk menguji pengaruh perbedaan laba akuntansi dan laba fiskal (Book-Tax Differences) temporer berpengaruh terhadap pertumbuhan laba. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh bukti empiris tentang Pengaruh Perbedaan Laba Akuntansi dan Laba Fiskal (Book-Tax Differences) Terhadap Pertumbuhan Laba. Populasi pada penelitian ini adalah perusahaan keramik, porselen, dan kaca dari tahun 2018-2021 di Bursa Efek Indonesia yang berjumlah 8 perusahaan. Data penelitian diperoleh dari data kuantitatif dengan metode dokumentasi, yaitu dengan mempelajari, mengklasifikasikan, dan menganalisis data sekunder berupa catatan-catatan, laporan keuangan tahunan pada perusahaan manufaktur sub sektor keramik, porselen, dan kaca yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2018-2021. Metode yang digunakan adalah metode purposive sampling, sampel yang diperoleh sebanyak 7 perusahaan. Hipotesis dalam penelitian ini diuji menggunakan analisis linear berganda. Variabel yang diuji dalam penelitian ini adalah perbedaan permanen, perbedaan temporer, pertumbuhan laba yang merupakan proksi dari book tax differences. Pertumbuhan laba yang digunakan dihitung dengan cara mengurangkan laba periode berjalan dengan laba periode sebelumnya kemudian dibagi dengan laba pada periode sebelumnya. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa permanen dan temporer berpengaruh negatif terhadap pertumbuhan laba. Perbedaan permanen book-tax berpengaruh negatif terhadap pertumbuhan laba. Hal ini ditunjukan dengan nilai sebesar 0,546. Perbedaan temporer book-tax berpengaruh negatif terhadap pertumbuhan laba. Hal ini ditunjukan dengan nilai sebesar -1.056
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PENGARUH STRUKTUR MODAL, LIKUIDITAS DAN PERTUMBUHAN LABA TERHADAP KUALITAS LABA PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR SEKTOR TELEKOMUNIKASI YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA (BEI) PERIODE 2016-2021. NAMA : ADRIANUS NORMANCE KASA NIM : 18410001 Persaingan industri Telekomunikasi nasional saat ini ditandai dengan mulai menguatnya tiga tren utama, yaitu evolusi platform jejaring sosial, mulai berkembangnya telepon seluler dan menguatnya posisi tawar konsumen. Berdasarkan UU No. 36 Tahun 1999 pasal 10 ayat 1 tentang telekomunikasi pelaksanaan perdagangan telekomunikasi di Indonesia tidak lagi monopoli tetapi mengarah ke persaingan bebas. Peraturan tersebut membuat struktur telekomunikasi di Indonesia mulai mengalami perubahan yang sangat mendasar. Persaingan dagang sektor telekomunikasi secara langsung maupun tidak langsung akan berimbas pada penjualan perusahaan telekomunikasi. (Akhmad,2015) Dalam sebuah perusahaan laba merupakan hal yang sagat penting. Setiap perusahaan ingin memperoleh laba sebesar- besarnya karena menghasilkan laba merupakan tujuan didirikanya sebuah perusahaan. Besarnya laba yang dihasilkan oleh perusahaan akan menjadi tolak ukur keberhasilan kinerja keuangan dan pengendalian internal suatu perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Struktur Modal, Likuiditas, dan Pertumbuhan Laba Terhadap Kualitas Laba Pada Perusahaan Manufaktur Sektor Telekomunikasi Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia (BEI) Periode 2016-2020. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan sektor Telekomunikasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) yang berjumlah 19 perusahaan. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 5 perusahaan yaitu : PT. Smartfren Tbk (FREN), PT. XL Axiata Tbk (EXCL), PT. Indosat Tbk (ISAT), PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM), PT. Bakrie Telkom Tbk (BETEL). Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan melalui tahapan pengumpulan data, pengelolaan data dan melakukan analisis mengenai pengaruh struktur modal, likuiditas, dan pertumbuhan laba terhadap kualitas laba dengan menggunakan data sekunder, maka hasil penelitiannya sebagai berikut : Hasil pengujian uji secara parsial diperoleh nilai signifikan DER sebesar 0.638>0,05, menunjukkan bahwa laverage berpengaruh tidak signifikan terhadap kualitas laba pada perusahaan manufaktur sektor telekomunikasi yang terdaftar di BEI kesimpulan dari pengujian ini menunjukan bahwa hipotesis 1 tidak terbukti kebenaranya. Hasil pengujian uji secara parsial diperoleh nilai signifikan sebesar CR 0,727 > 0,05, menunjukan bahwa current ratio berpengaruh tidak signifikan terhadap kualitas laba pada perusahaan manufaktur sektor telekomunikasi yang terdaftar di BEI kesimpulan dari pengujian ini menunjukan bahwa hipotesis 2 tidak terbukti kebenaranya. Hasil pengujian secara parsial diperoleh nilai signifikan PL sebesar 0.004 0,05 menunjukan bahwa pertumbuhan laba berpengaruh signifikan terhadap kualitas laba pada perusahaan manufaktur sektor telekomunikasi yang terdaftar di BEI. Kesimpulan dari pengujian ini menunjukan bahwa hiptesis 3 terbukti kebenaranya. nilai F tabel sebesar 210. Dengan demikian nilai F hitung > F tabel (10,153>210). Maka dapat disimpulkan bahwa berdasarkan hasil uji F variabel dependen struktur modal, likuiditas dan pertumbuhan laba berpengaruh secara simultan atau Bersama-sama memiliki pengaruh positif dan singnifikan terhadap variabel dependen kualitas laba. Hasil adjusted R square sebesar 0,276, ini berarti bahwa naik turunnya variabel dependen dalam hal ini kualitas laba dapat dijelaskan oleh variabel dependen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu struktur modal, likuiditas dan pertumbuhan laba sebesar 27,6% sementara untuk sisanya sebesar 72,4% dijelakan oleh variabel-variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Kata Kunci : Struktur Modal, Likuiditas, Pertumbuhan Laba Dan Kualitas Laba
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Tidak dapat dipungkiri bahwa pertumbuhan laba tidak bisa terlepas dari kinerja keuangan perusahaan yang tercermin dalam rasio-rasio keuangan. Likuiditas adalah rasio yang mengukur kemampuan perusahaan memenuhi kewajiban jangka pendeknya. Pertumbuhan laba adalah kenaikan manfaat ekonomi selama suatu periode dalam bentuk penambahan atau pemasukan aktiva. Semakin besar perbandingan aktiva lancar dengan hutang lancar, maka semakin tinggi kemampuan perusahaan menutupi kewajiban jangka pendeknya. Sehingga kegiatan operasional menjadi lancar dan pendapatan yang diperoleh meningkat dan laba juga bertambah. Namun, apabila rasio lancar rendah dapat dikatakan bahwa perusahaan kurang modal untuk membayar hutang. Tetapi apabila hasil pengukuran rasio terlalu tinggi belum dikatakan bahwa kondisi perusahaan sedang baik dal belum menjamin akan dapat dibayarnya hutang perusahaan yang sudah jatuh tempo karena proporsi atau distribusi aktiva lancar yang tidak menguntungkan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh likuiditas terhadap pertumbuhan laba pada perusahaan manufaktur sub sektor kimia di Bursa Efek Indonesia. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2020. Sampel penelitian terdiri dari 8 perusahaan manufaktur sub sektor kimia yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Data laporan keuangan diperoleh dari www.idx.co.id Bursa Efek Indonesia (BEI). Data diolah dengan SPSS versi 16 dengan teknik analisis data yang digunakan adalah dengan menggunakan analisis regresi linear sederhana, uji T, uji R dan descriptive statistik. Berdasarkan penelitian yang dilakukan terhadap 8 perusahaan, maka dapat disimpulkan bahwa likuiditas yang diwakili oleh current ratio tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan laba. Nilai R sebesar 0,053 yang menunjukan bahwa variabel independen yaitu likuiditas yang diwakili oleh current ratio dapat menjelaskan variabel dependen yaitu pertumbuhanlaba sebesar 5,3% dan sisanya 94,7% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak ikut dianalisis. Kata Kunci : Current Ratio, Pertumbuhan Laba