Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

5 hasil
Subjek: Parameter
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

UJI KUALITAS AIR PADA MATA AIR TEDENS DI KELURAHAN OEBA KOTA KUPANG

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Air merupakan kebutuhan utama bagi seluruh makhluk hidup baik tumbuhan, hewan maupun manusia. Sesuai dengan Peraturan Pemerintah No 82 Tahun 2001 tentang pengelolaan air kelas 1. Air harus memenuhi kriteria dari tiga parameter yaitu parameter fisika (temperatur, TDS,TSS) parameter kimia (pH, DO,BOD) dan parameter mikroorganisme (total Coliform). Hasil penelitian dibandingkan dengan Peraturan Pemerintah Nomor 82 Tahun 2001 tentang pengelolaan kualitas air kelas 1. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas air pada mata air tedens yang digunakan masyarakat dikelurahan oeba kota kupang. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif. Sampel penelitian adalah mata air tedens. Pengukuran parameter fisika (temperatur) di lakukan di lokasi penelitian, TDS, TSS, paramater kimia (pH) dan parameter mikrobiologi (total Coliform) diuji di Laboratorium Pendidikan Biologi UKAW Kupang serta DO dan BOD (parameter kimia) diuji di Laboratorium Dinas Lingkungan. Hasil pengujian kualitas air secara fisika, kimia, biologis berturut-turut yaitu temperatur 29 OC, TDS 93 mg/L, TSS 0,0857 mg/L, pH 7,04 mg/L, DO 5,8 mg/L, BOD <MDL=2 mg/L, total Colform 150/100 sehingga dari penelitian ini dapat di simpulkan bawah dari 7 indikator yang memenuhi baku mutu adalah temperatur, TDS, TSS, pH, BOD dan coliform. Sedangkan parameter yang nilainya dibahwa baku mutu adalah DO. Sehingga mata air Tedens tidak memenuhi standar baku mutu yang ditetapkan dalam PP No 82 Tahun 2001 kelas 1.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

UJI KUALITAS AIR PADA SUMBER MATA AIR KALI DENDENG KELURAHAN FONTEIN KECAMATAN KOTA RAJA KOTA KUPANG

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Air adalah salah satu komponen utama yang sangat penting dan tidak dapat dipisahkan dari kehidupan makhluk hidup di muka bumi ini. Air bersih harus memenuhi syarat kesehatan berupa faktor fisik, kimia, biologi serta bebas dari pencemaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas mata air Kali Dendeng di Kelurahan Fontein Kecamatan Kota Raja Kota kupang. berdasarkan Parameter Fisika (Suhu dan TSS), Parameter Kimia (pH dan COD), dan Parameter Mikrobiologi (Fecal Coliform). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan pada ketiga titik sampel air. Sampel 1 (mata air) sampel 2 (aliran) sampel 3 (mengairi). Suhu pada mata air (sampel 1) 27°C, (sampel 2) 26°C, (sampel 3) 28°C. pH pada mata air (sampel 1) 6,85 (sampel 2) 6,72, (sampel 3) 6,79. Jumlah bakteri Fecal Coliform pada sampel 1 (330), sampel 2 (270), sampel 3 (130). Dari hasil penelitian ini maka yang memenuhi standar baku mutu air yang telah ditetapkan dalam PP No. 82 tahun 2001 untuk kualitas air kelas I yaitu Temperatur, COD, TSS dan pH sedangkan indikator yang melebihi standar baku mutu air yaitu Fecal Coliform. Disarankan kepada masyarakat Kelurahan Fotein dan pihak Kelurahan untuk memperhatikan kebersihan di sumber mata air Kali Dendeng agar terhindar dari pencemaran dan tidak menimbulkan penyakit yang ditularkan melalui air jika air tersebut dikonsumsi oleh masyarakat.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Uji Kualitas Air Pada Sumber Mata Air Besitiga Desa Baumata Utara Kecamatan Taebenu Kabupaten Kupang

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Air yang layak di konsumsi adalah air yang jernih, tidak berasa, tidak berwarna, tidak berbau dan tidak mengandung zat-zat beracun serta mikroba didalamnya. Pemanfaatan air yang mendukung proses kebutuhan makhluk hidup bersumber dari mata air yaitu munculnya air dalam tanah keluar permukaan bumi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas air yang meliputi temperatur, pH dan Total Coliform pada mata air Besitiga Desa Baumata Utara Kecamatan Taebenu Kabupaten Kupang berdasarkan standar baku mutu air Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 32 tahun 2017. Kualitas air ditinjau dari tiga parameter yaitu parameter fisik (temperatur), parameter kimia (pH) dan parameter mikrobiologi (Total Coliform). Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan cara pengujian temperatur dan pH dilakukan di lokasi penelitian sedangkan uji total Coliform dilakukandi Laboratorium Biologi Universitas Kristen Artha wacana. Hasil pengujian kualitas air pada parameter temperatur adalah 24°C dan pH 7 hasil ini memenuhi syarat yangdiperbolehkan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 32 tahun 2017 sedangkan Total Coliform 210 per 100 ml hasilnya melebihi standar baku mutu yang diperbolehkan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 32 tahun 2017. Kata Kunci :Mata Air Besitiga, parameter kualitas air, keperluan Higiene Sanitasi Air baku air minum. Keterangan : *) Peneliti **) Pembimbing

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

UJI KUALITAS AIR PADA SUMBER MATA AIR SUMUR BOR DI DESA BAUMATA TIMUR KECAMATAN TAEBENU KABUPATEN KUPANG

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK UJI KUALITAS AIR PADA SUMBER MATA AIR SUMUR BOR DI DESA BAUMATA TIMUR KECAMATAN TAEBENU KABUPATEN KUPANG Talan M. T.)* Mauboy S. R.)** Nitsae, M.)** Air adalah Substansi yang memungkinkan terjadinya kehidupan seperti yang ada di bumi. Penggunaan air untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia, mulai dari kebutuhan langsung seperti air minum, mandi, mencuci, irigasi, pertanian, perternakan, perikanan dan rekreasi. Air bersih harus memenuhi syarat kesehatan berupa faktor fisika, Kimia maupun Biologi. Penelitian ini bertujuan untuk Mengkaji Kualitas Air Pada Sumber Mata Air Sumur Bor Di Desa Baumata Timur Kecamatan Taebenu Kabupaten Kupang dengan menggunakan parameter Fisika, kimia dan biologi dibandingkan dengan PP No 82 tahun 2001 berdasarkan kelas 1. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Deskriptif Kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian dilihat dari parameter yang digunakan, TSS dari kedua Sumur Bor Bilamun dan Putun melebihi standar baku mutu, sedangakan Suhu, TDS, pH, dan total colifrom dari kedua Sumur Bor memenuhi Standar Baku Mutu air yang telah ditetapkan pada PP No 82 tahun 2001 tentang Pengelolaan Kualitas air berdasarkan kelas 1. Maka demikian hasil penelitian pada kedua Sumur Bor Bilamun dan Putun dapat digunakan sebagai air baku mutu menurut PP No 82 tahun 2001 tentang pengelolaan kualitas air sesuai perumtukannya. Kata kunci : Kualitas Air Sumur, Baku Mutu, Parameter

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Uji Kualits Air Pada Mata Air Naifalo Di Desa Nunsaen Kecamatan Fatuleu Tengah Kabupaten Kupang

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Air merupakan sumber daya utama karena sifatnya yang terbarukan dan dinamis, artinya sumber utama air adalah air hujan yang akan datang pada musimnya sesuai dengan waktunya. Oleh karena itu, air harus bebas dari pencemaran dan memenuhi tingkat kualitas tertentu sesuai dengan kebutuhan kadar di dalam tubuh manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas mata air Naifalo di Desa Nunsaen Kecamatan Fatuleu Tengah Kabupaten Kupang berdasarkan parameter suhu, pH, mikrobiologi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan objek penelitian adalah satu sumber mata air dan tiga titik sampel yang diambil pada mata air Naifalo Desa Nunsaen. Tahap persiapan menyiapkan alat dan bahan yang akan digunakan dalam penelitian ini dan memeriksanya terlebih dahulu sebelum digunakan, kemudian menetukan titik lokasi dengan cara observasi atau survei. Tahap pengambilan sampel pada mata air dilakukan di tiga titik, masing-masing titik sampel air diambil sebanyak 500 ml menggunakan botol steril di mata air Naifalo. Teknik pengumpulan data dengan cara pengukuran suhu dan pH, pengambilan smpel, pembuatan media, pengujian sampel. Hasil penelitian menunjukkan pada ketiga titik sampel air. Sampel 1 (mata air) sampel 2 (aliran) sampel 3 (mengairi). Suhu pada mata air (sampel 1) 26°C, (sampel 2) 26°C, (sampel 3) 26°C. pH pada mata air (sampel 1) 7,48, (sampel 2) 7,48, (sampel 3) 7,48. Jumlah bakteri Coliform pada sampel 1 (9), sampel 2 (17), sampel 3 (33). Jumlah bakteri Escherichia coli pada sampel 1 (9), sampel (17), sampel 3 (33).Maka ketiga sampel air berada pada ambang batas maksimum baku mutu sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 416/MENKES/IX/1990 tentangsyarat-syarat dan pengawasan kualitas air. Disarankan kepada masyarakat Desa Nunsaen dan perangkat Desa untuk memperhatikan kebersihan di sumber mata air Naifalo agar terhindar dari pencemaran dan tidak menimbulkan penyakit yang ditulakan melalui air jika air tersebut dikonsumsi oleh masyarakat.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail