ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
TIINJAUAN TENTANG KEBUGARANN JASMANI SISWA KELAS VIII SMP ANGKASA KUPANG
Albert Lisentis Alle1*, Lukas M. Boleng2, Alventur Baun3
1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia
email. [email protected]
Latar belakang: Kebugaran jasmani adalah kemampuan dan kesanggupan untuk melakukan aktivitas atau kerja, mempertinggi daya kerja dengan tanpa mengalami kelelahan yang berlebihan.
Tujuan penelitian: Tujuan penilitian ini adalah untukmengetahui seberapa besar tingkat kebugaran jasmani siswa kelas VIIISMP Angkasa Kupang.
Metode penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Meotode yang digunakan dalam penenlitian ini adalah metode survei dengan teknik tes dan pengukuran. Analisis data dalam penelitian ini mengunakan teknik analisis deskriptif dengan presentase.
Hasil dan pembahasan: Hasil penelitian menunjukan bahwa pengukuran tingkat Kebugaran jasmani siswa kelas VIII SMP Angkasa Kupang adalah sebagai berikut: pada kategori “Baik sekali”0% (0 siswa), “Baik”37% (11 siswa), “Sedang”37% (11 siswa), “Kurang” 26% (8 siswa), dan “Kurang sekali”0% (0 siswa), dan dari perhitungan nilai rata-rata ke-5 (lima) kategori yang ada yaitu 15,71, maka diketahui tingkat kebugaran jasmani siswa kelas VIIISMP Angkasa Kupang berada pada kategori kategori sedang.
Simpulan: Berdasarkan perhitungan nilai rata-rata yaitu 15,71 maka diketahui tingkat kebugaran jasmani siswab kelas VIIISMP Angkasa Kupang berada pada kategori kategori sedang.
Katakunci: Tes Kesegaran Jasmani Indonesia, Siswa, SMP Angkasa Kupang
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Latar Belakang: Aktivitas gerak merupakan kemampuan yang dimiliki manusia dari sejak lahir ke dunia ini sampai akhir hayat. Aktivitas gerak sangat di tentukan oleh kemampuan gerak dasar yang dimiliki seseorang sesuai dengan aktivitas yang di tekuni dan dilakukan seseorang.Oleh karena itu, sesuai dengan karakteristik masing masing remaja yang gesit, contohnya mulai usia 13-15 tahun kebanyakan cenderung masih suka bergerak, maka solusi alternatif untuk menarik perhatian para remaja adalah mengadakan aktivitas gerak budaya tari contohnya seperti menari pedoa, dance/party. Berdasarkan uraian yang di paparkan, maka peneliti melakukan penelitian dengan judul: “tinjauanaktivitas gerak budaya tari pedoa terhadap kesegaran jasmani pada penari pedoa remaja”
Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui apakah dari aktifitas gerak budaya tarian pedoa mendapatkan kesegaran jasmani pada penari remaja.
Metode Penelitian: Deskriptif kualitatif, dan teknik pengumpulan data yaitu menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi.
Hasil dan Pembahasan: Hasil penelitian yang diperoleh yakni dari hasil pelaksanaan aktivitas gerak budaya tarian pedoayang dilakukan oleh para penari remaja dapatmerasakan kesegaran jasmani bagi tubuh penari sehingga penari sangat senang melakukan aktivitas gerak budaya tarian pedoa secara terus menerus, dan aktivitas gerak budaya tari pedoa juga sangat menarik perhatian penari untuk bergerak, dan setiap aktivitas gerak dalam tari pedoa baik gerak awal, gerak inti hingga gerak akhir selalu memberikan motivasi bagi penari untuk bergerak. Oleh karena itu, menurut penari aktivitas gerak budaya tari pedoa sangatlah penting untuk dilakukan.
Simpulan: Dari hasil penelitian dan pembahasan disimpulkan bahwakegiatan pelaksanaan aktivitas gerak budaya tari pedoa, terlihat sangat berpengaruh terhadap tingkat kesegaran penari pedoa remaja baik tingkat kesegaran jasmani (fisik) maupun rohani (jiwa).
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
TIINJAUAN TENTANG KEBUGARANN JASMANI SISWA SEKOLAH DASAR DI SD INPRES OESAPA PADA MASA PANDEMI COVID-19
Jafrid Eki Leo1*, Andreas J. F. Lumba2, Yahya J. Palinata3
1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia
email. [email protected]
Latar belakang: Kebugaran jasmani adalah kemampuan dan kesanggupan untuk melakukan aktivitas atau kerja, mempertinggi daya kerja dengan tanpa mengalami kelelahan yang berlebihan. Kebugaran jasmani sangat dibutuhkan selama masa pandemi covid-19.
Tujuan penelitian: Tujuan penilitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar tingkat kebugaran jasmani siswa kelas V sekolah dasar di SD Inpres Oesapa pada pasa pandemi Covid-19.
Metode penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Meotode yang digunakan dalam penenlitian ini adalah metode survei dengan teknik tes dan pengukuran. Analisis data dalam penelitian ini mengunakan teknik analisis deskriptif dengan presentase.
Hasil dan pembahasan: Hasil penelitian menunjukan bahwa pengukuran tingkat Kebugaran jasmani siswa sekolah dasar di SD Inpres Oesapa selama masa pandemi covid-19 adalah sebagai berikut: pada kategori “Baik sekali” 0% (0 siswa), “Baik” 30% (3 siswa), “Sedang” 50% (5 siswa), “Kurang” 20% (2 siswa), dan “Kurang sekali” 0% (0 siswa), dan dari perhitungan nilai rata-rata ke-5 (lima) kategori yang ada yaitu 15,59, maka diketahui tingkat kebugaran jasmani siswa putra kelas V SD Inpres Oesapa pada masa pandemi covid-19 berada pada kategori kategori sedang.
Simpulan: Berdasarkan perhitungan nilai rata-rata yaitu 15,59 maka diketahui tingkat kebugaran jasmani siswa putra kelas V SD Inpres Oesapa pada masa pandemi covid-19 berada pada kategori kategori sedang.
Katakunci: Tes Kesegaran Jasmani Indonesia, Siswa, SD Inpres Oesapa
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK STUDI TINGKAT KESEGARAN JASMANI PADA SISWA KELAS V DI SD NEGERI BALFAI KECAMATAN KUPANG TENGAH KABUPATEN KUPANG Santisima Trinitas Panggo1*, Magdalena R. P. Wasak2, Jusuf Blegur3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Kesegaran jasmani yang baik akan sangat membantu siswa dalam menjalani aktivitas sehari-hari baik di sekolah maupun kegiatan lainnya. Siswa tidak akan mudah mengantuk, lesu dan lemas jika memiliki kesegaran jasmani yang baik (tinggi) serta siswa tidak mudah lelah dalam melakukan aktivitas sehari-hari.Selama ini model pembelajaran penjasorkes di sekolah selalu menggunakan metode ceramah yang membuat siswa bosan untuk mengikuti pelajaran penjasorkes dan membuat suatu alasan sendiri supaya menghindar dari pelajaran tersebut Tujuan penelitian: Tujuan dilakukan penelitian ini yaitu untuk mengetahui tingkat kesegaran jasmani menggunakan model pembelajaran ilmiah pada siswa kelas V di SD Negeri Balfai. Metode penelitian: Penelitian deskriptif kuantitatif adalah penelitian yang berfungsi untuk mendeskripsikan atau memberikan gambaran terhadap objek yang diteliti melalui data sampel atau populasi sebagaimana adanya, tanpa melakukan analisis dan kesimpulan yang berlaku untuk umum. Hasil dan pembahasan: Berdasarkan hasil penelitian menunjuhkan bahwa tingkat kesegaran jasmani pada siswa kelas v sekolah dasar negeri balfai kecamatan kupang tengah tahun 2021 berkategori baik sebanyak 3 siswa atau 15% , berkategoro sedang sebanyak 12 siswa atau 60%, berkategori kurang sebanyak 5 siswa Simpulan: tingkat kesegaran jasmani pada siswa kelas V Sekolah Dasar Negeri Balfai Kecamatan Kupang Tengah tahun 2021, berkategori baik sebanyak 3 siswa atau 15%,berkategori sedang sebanyak 12 atau 60%, berkategori kurang sebanyak 5 siswa atau 25%, dan tidak ada kesegaran jasmani siswa yang berkategori baik sekali maupun kurang sekali.Hasil tersebut menunjuhkan bahwa tingkat kesegaran jasmani pada siswa kelas V Sekolah Dasar Negeri Balfai Kecamatan Kupang Tengah berkategori sedang. Katakunci: Tingkat kesegaran jasmani pada siswa kelas v ABSTRACT A STUDY ON PHYSICAL FRESHNESS IN THE 5th GRADE STUDENTS IN SD NEGERI BALFAI, CENTRAL KUPANG DISTRICT, KUPANG REGENCY Santisima Trinitas Panggo1*, Magdalena R. P. Wasak2, Jusuf Blegur3 123Physical Education, Health, and Recreation Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, Artha Wacana Christian University, Kupang, Indonesia email. [email protected] Background: Good physical fitness will greatly assist students in carrying out daily activities both at school and at school. Other activities are the students will not be easily drowsy, lethargic and weak if they have good physical fitness (high) and students do not get tired easily in carrying out daily activities. So far the physical education learning model in schools has always used the lecture method which makes students bored to take physical education lessons and make up an excuse to avoid the lesson. Research objective: The purpose of this research is to determine the level of physical fitness using a scientific learning model in fifth grade students at SD Negeri Balfai. Research method: Descriptive quantitative research is research that serves to describe or provide an overview of the object under study through sample or population data as it is, without conducting analyzes and conclusions that apply to the public Results and discussion: Based on the results of the study, it was shown that the level of physical fitness in the fifth grade students of SD Negeri Balfai, Central Kupang Sub-district in 2021 was categorized as good as 3 students or 15%, moderate category as many as 12 students or 60%, less category as many as 5 students.. Conclusion: The level of physical fitness in the 5th grade students of SD Negeri Balfai, Central Kupang Sub-district in 2021 are classified as follows: in the good category, there were 3 students or 15%, in the medium category there were 12 students or 60%, in the less category there were 5 students or 25%, and there is no physical fitness of students who categorized as very good or not at all. These results indicate that the level of physical fitness in the fifth grade students at SD Negeri Balfai, Central Kupang Sub-district is in the moderate category. Keywords: Physical fitness level, 5th grade students