Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Kata kunci: Produktivitas
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS PRODUKTIVITAS PETANI PADI SAWAH DI DESA FOREKMODOK, KECAMATAN WELIMAN, KABUPATEN MALAKA

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Produktivitas padi dari tahun ke tahun perlu ditingkatkan seiring dengan lajunya pertumbuhan dan bertambahnya penduduk. Peningkatan padi mulai tak terkendali di beberapa daerah tertentu dengan kondisi lahan produktif yang semakin berkurang maka perlunya sebuah inovasi agar bisa memprtahankan produktifitas tanaman pangan. Lahan rawa/basah merupakan lahan alternatif yang berperan dalam meningkatkan produksi padi.Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengatahui produktivitas padi sawah, mengatahui indeks produktivitas padi sawah,mengatahui efisiensi teknis, dan mengatahui gap efisiensi padi sawah di Desa forekmodok. Jenis analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data deskriptif kuantitaf yang menjelaskan secara keseluruhan tentang imformasi yang diperoleh dari lapangan atau hasil yang didapatkan dari proses pengamatan langsung dan dilakukan wawancara kepada responden. Pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan data primer. Data primer diperoleh dari pengamatan, dan wawancara langsung dengan petani sebagai responden dengan menggunakan daftar pertanyaan ( kuisioner ) sebagai bentuk Dokumentasi. Hasil dari pada penelitian ini menunjukan Nilai Rata-rata Produktivitas Petani yang dihasilkan sebesar 27689%, jumlah penghasilkan produktivitas petani padi sawah yang lebih kecil yaitu 553%, pada responden nomor 23 yang terdapat pada Dusun Petes, dan yang menghasilkan produktivitas yang tertinggi dengan nilai 1600%, pada responden nomor 18 yang terdapat di Dusun LaenAu. Nilai Rata-rata Indeks Produktivitas Petani yang dihasilkan sebesar 1731% dan pada Gambar 2, menunjukkan bahwa jumlah penghasilkan indeks yang lebih kecil yaitu 35% pada responden nomor 23 yang terdapat pada Dusun Petes, dan yang menghasilkan indeks yang tertinggi dengan nilai 100%, pada responden nomor 18 yang terdapat di Dusun LaenAu. Nilai rata-rata efisiensi teknis 1731%, dan Berdasarkan data pada Gambar 3, menunjukkan bahwa petani padi di Desa Forekmodok yang memiliki nilai efisiensi yang paling rendah 35% (persen) yang terdapat pada petani nomor 17 dan nomor 23 yang terdapat pada dusun LaenAu dan Dusun Petes, dan nilai efisiensi yang tertinggi yaitu 100% yang terdapat pada petani nomor 18 yang ada di dusun LaenAu. Nilai rata-rata Gap efisiensi teknis adalah 1269%, dan pada Gambar 4, menunjukan nilai paling terendah 0% pada petani nomor 18 yang terdapat di dusun LaenAu, dan yang paling tertinggi yaitu 65%, pada petani nomor 17 dan 23 yang terdapat di dusun LaenAu dan dusun Petes. Untuk dapat melakukan usahatani padi yang efisiensi dan mendapatkan hasil produktivitas yang baik dan bisa menguntungkan, maka petani atau responden perlu mengurangi penggunaan input produksi yang masih berlebihan dalam melakukan kegiatan budidaya padi sawah. Faktor-faktor yang mempengaruhi efisiensi kerja dalam usahatani padi sawah di Desa Forekmodok adalah kelompok tani, kedepannya perlu untuk meningkatkan kelembagaan,dan jiwa gotong royong petani melalui kelompok tani, dengan program-program peerintah

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS PRODUTIVITAS PETANI PADI DI DUSUN UEL DESA NUNKURUS KECAMATAN KUPANG TIMUR.

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Produktivitas tanaman padi adalah suatu nilai yang menunjukan perbandingan rata-rata hasil produksi tanaman padi terhadap penggunaan beberapa input pada periode pelaporan. Produktivitas merupakan kemampuan atau kapasitas petani memproduksi tanaman padi. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui produktivitas petani padi sawah, mengetahui indeks produktivitas, mengetahui efisiensi teknis dan Mengetahui gap efisiensi petani padi sawah di Desa Nunkurus. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan wawancara terstruktur, dokumentasi, dan observasi. Hasil dari penelitian ini menunjukan Nilai rata-rata, produktivitas petani 0,409, Produktivitas terendah 2,474 pada responden 36 terdapat pada RT 05 dan produktivitas tertinggi 9,009 pada responden 30 terdapat pada RT 04, Nilai rata-rata indeks produktivitas petani 0,489, Indeks terendah yaitu 0,275 pada responden 36, yang terdapat pada RT 05 dan indeks tertinggi yaitu 1.000 pada responden 30 yang terdapat pada RT 04, Nilai rata-rata efisiensi teknis 49% dengan nilai terendah 27% pada responden 36 yang terdapat pada RT 05 dan efisiensi teknis tertinggi 100% pada responden 30 terdapat pada RT 04, Nilai ratarata GAP efisiensi teknis 51% dengan nilai terendah 0% pada responden 36 yang terdapat pada RT 05 dan GAP efisiensi teknis tertinggi 73% pada responden 30 terdapat pada RT 04. Kesimpulan dari penelitian ini adalah produktivitas petani mempunyai nilai rata-rata 0,489, nilai rata-rata indeks produktivitas petani adalah 0,489, nilai rata-rata efisiensi teknis adalah 49% dan nilai rata-rata Gap efisisensi teknis 51%. Saran dari penelitian ini adalah Petani harus lebih meningkatkan produktivitasnya agar bisa mengelola lahan pertanian sehingga produksi padi sawah bisa di tingkatkan lagi dan akhirnya pendapatan juga akan meningkat dan petani juga harus berusaha dan terus meningkatkan produktivitas dengan cara mempelajari cara menanam padi dengan berbagai metode yang di anggap mampu untuk meningkatkan jumlah produksi padi dan petani membuat pupuk kompos dan pupuk kandang dari bahan-bahan yang ada di lingkungan sekitar sehingga tidak terlalu bergantung pada pupuk kimia sehingga pendapatan juga akan meningkat.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail