Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

4 hasil
Subjek: Karakter Siswa
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS NILAI KARAKTER DALAM RPP MATA PELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI, OLAHRAGA DAN KESEHATAN DI SEKOLAH DASAR GMIT MANUMUTI

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK ANALISIS NILAI KARAKTER DALAM RPP MATA PELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI, OLAHRAGA DAN KESEHATAN DI SEKOLAH DASAR GMIT MANUMUTI Adi Agustianus Sakol*, David Loba2, Jusuf Blegur3, 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Nilai karakter dimaknai sebagai nilai dasar yang membangun pribadi seseorang, terbentuk baik karena pengaruh hereditas maupun pengaruh lingkungan, yang membedakan dengan orang lain, serta diwujudkan dalam sikap dan perilaku kehidupan sehari-hari. Tujuan penelitian: Untuk mengetahui analisis nilai karakter dalam RPP mata pelajaran pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan. Metode penelitian: Metode penellitian ini menggunakan metode survei kuantitatif yang digunakan sebagai cara atau prosedur untuk memecahkan suatu masalah Hasil dan pembahasan: Hasil penelitian menunjukan bawah rata-rata skor karakter siswa Sekolah Dasar GMIT Manumuti adalah 23 menunjukan bahwa kondisi karakter siswa berada pada interval skor antara 23-24 dengan skor 9 atau 37,5%. Hasil penelitian menunjukan bawah kondisi Rencana Pelaksanaan Pembelajaran guru sekolah dasar GMIT Manumuti dikatakan baik, dengan perolehan scorer 9 atau 50% dari 18 aspek penilaian. Simpulan: Berdasarkan hasil penelitian diatas dapat disimpulkankondisi karakter siswa berada pada interval skor antara antara 23-24 dengan skor 9 atau 37,5%. Hasil tersebut menunjukan bahwa rata-rata score karakter siswa berada pada kelompok dengan kategori sedang (S). Kondisi lainnya yaitu kategori kurang(K) dengan skor 5 atau 20,83% yang terletak pada interval ke 2. Sedangkan kelompok dengan kategori seangat kurang, baik dan sangat baik (SK,B dan SB) dengan skor 4, 6, dan 0 atau 16, 67% ,25% dan 0% yang berada pada interval 1,4 dan 5. Sedangkan Kondisi penilaian RPP dengan kategori sangat kurang (SK) dengan score 0 atau 0%, kategori kurang (K) dengan score 2 atau 11,1%, kategori sedang (S) dengan score 4 atau 22,2%, kategori baik dengan score 9 atau 50 %, kategori sangat baik dengan score 3 atau 16,7%. Katakunci: Analisis nilai; karakter siswa

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

TINJAUAN TENTANG PENERAPAN PENDIDIKAN KARAKTER SISWA PADA BELADIRI PENCAK SILAT

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Latar belakang:Pendidikan karakter menjadi salah satu isu terkini. Selain menjadi bagian dari pembentukan akhlak anak bangsa, pendidikan karakter ini diharapkan mampu menjadi pondasi utama dalam meningkatkan derajat dan martabat bangsa Indonesia Tujuan penelitian:Untuk mengetahui penerapan pendidikan karakter siswa pada bela diri pencak silat persaudaraan setia hati terate cabang Malaka. Metode penelitian:Metode yang digunakan adalah jenis kualitatif, dengan pengumpulan data penelitian diperoleh dengan teknik tringulasi dengan teknik pengumpulan data: dokumentasi, wawancara, dan observasi. Langkah menganalisis data adalah dengan data reduction (reduksi data), data display dan verivication. Untuk menguji keabsahan data dilakukan dengan menggunakan triangulasi data dan triangulasi metode. Hasil dan pembahasan: Hasil penelitian ini mengungkapkan lima temuan yaitu: 1) kegiatan latihan PSHT cabang Malaka, 2) penerapan pendidikan karakter, 3) bentu-bentuk penerapan pendidikan karakter yang di terapkan kepada siswa PSHT cabang Malaka, 4) pelaksanaan pendidikan karakter pada PSHT cabang Malaka, 5) hasil pedidikan karakter siswa PSHT cabang Malaka. Simpulan: persaudaraan setia hati terate cabang Malaka di lihat dari proses latihhan dan materi yang di berikan, sampai kepada siswa-siswanya hingga saat ini berhasil di terapkan dengan baik oleh pelatih kepada siswa-siswanya sehingga dengan adanya organisasi persaudaraan seia hati terate yang ada di Malaka di nilai sangat membantu kontribusi dalam bidang pendidikan

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PERAN GURU PJOK DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA KELAS V SD GMIT OESAPA

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK PERAN GURU PJOK DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA KELAS V SD GMIT OESAPA. Idewen Bell1* , Lukas Boleng2 , Yahya J. Palinata3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Berdasarkan latar belakang masalah, pendidikan karakter merupakan proses kegiatan yang mengarah pada peningkatan kualitas pendidikan dan pengembangan budi harmoni yang selalu mengajarkan, membimbing, dan membina setia manusia untuk memiliki kompetensi intelektual karakter, dan ketrampilan menarik dalam nilai-nilai pendidikan karakter. Tujuan penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk menemukan dan memahami bentuk peranan guru penjas dalam membentuk karakter, mengidentifikasi mengenai keaktifan dan kepedulian guru terhadap pembentukan karakter peserta didiknya. Metode penelitian: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi serta teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Sampel pada penelitian ini adalah kepala sekolah, guru PJOK, dan siswa SD GMIT Oesapa. Hasil dan pembahasan: Hasil menunjukkan bahwa peran guru penjas dalam membentuk karakter peserta didiknya sudah terlaksana dengan baik dalam pembelajaran maupun diluar jam pelajaran. Hal tersebut memberi manfaat positif bagi lingkungan sekolah di SD GMIT Oesapa, sehingga dapat terciptanya peserta didik yang berkarakter. Simpulan: SD GMIT OESAPA berhasil menanamkan karakter peserta didik melalui berbagai program. Program senyum sapa salam yang dipelopori oleh guru penjas menjadi langkah awal penanaman karakter sopan santun . Program tersebut merupakan program yang dilaksanakan oleh guru penjas sebagai usaha penanaman pendidikan karakter siswa. Kata kunci: Peran Guru PJOK, Pembentukan Karakter Siswa, SD GMIT Oesapa.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

HUBUNGAN KOMPETENSI SOSIAL DAN KOMPETENSI KEPRIBADIAN GURU PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN (PAK) TERHADAP PERKEMBANGAN KARAKTER SISWA DI SMK NEGERI 4 KOTA KUPANG TAHUN 2020/2021

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pendidikan memiliki peran yang sangat penting dalam menciptakan SDM yang berkualitas dan berkarakter. Pendidikan berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk karakter serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Namun kenyataannya ialah siswa memiliki karakter yang kurang baik sehingga membutuhkan guru untuk membentuk karakter siswa. Guru sebagai pendidik harus secara aktif dan menempatkan kedudukannya sebagai tenaga profesional, sesuai dengan tuntutan masyarakat yang semakin berkembang. Dalam hal ini guru tidak semata-mata mengajar, melaksanakan transfer nilai-nilai sekaligus sebagai pembimbing yang memberikan pengarahan dan menuntun siswa dalam belajar. Maka dari itu guru harus memenuhi standar profesional atau dengan kata lain guru harus memiliki kemampuan sebagai seorang pendidik, pembimbing, pengajar, dan lain sebagainya. Ada 4 standar kompetensi yang harus dikuasai oleh guru. 2 di antara nya adalah kompetensi sosial dan kompetensi kepribadian. Hal inilah yang kemudian menjadi perhatian penulis untuk melakukan penelitian ini. Penalittian ini dilakukan di SMK Negeri 4 Kota Kupang, pada guru Pendidikan Agama Kristen (PAK) sebanyak 3 orang dan siswa kelas XI TKJ 1 sebanyak 20 orang. Metode penelitian yang digunakan ialah pengisian angket/kuesioner yang berisi pernyataan-pernyataan yang kemudian dianalisis. Kuesioner/angket diberikan kepada 3 guru dan 20 orang siswa untuk diisi sesuai dengan apa yang dialami atau berdasarkan kenyataan-kenyataan yang terjadi pada masing-masing siswa tersebut. Hasil penelitian r hitung 0,5890, r table 0,9072, t hitung 2,099, t table 1,734, kontribusi 34,96%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut disimpulkan bahwa terdapat hubungan kompetensi kepribadian dengan kompetensi social guru Pendidikan Agama Kristen (PAK) terhadap perkembangan karakter siswa di SMK N 4 Kota Kupang

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail