Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

1 hasil
Subjek: Identitas Pemuda
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

TEOLOGI IDENTITAS DI RUANG ASIMILASI : “Suatu Kajian Naratif terhadap Daniel 1:1-21 dan Relevansinya bagi Penguatan Identitas Pemuda GMIT Pniel Oebobo”

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Identitas pemuda Kristen di tengah budaya urban saat ini menghadapi tantangan yang kompleks, terutama terkait arus asimilasi budaya digital dan tekanan gaya hidup populer. Fenomena "Babel Modern" ini sering kali memicu krisis identitas, di mana pemuda merasa minder atau malu menunjukkan jati diri imannya karena takut tidak diterima oleh lingkungannya. Bertolak dari realitas tersebut, penelitian ini memfokuskan diri pada analisis teologis terhadap teks Daniel 1:1-21 sebagai upaya menemukan strategi menjaga identitas iman di tengah tekanan budaya luar. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana narasi Daniel 1:1-21 merepresentasikan tindakan negosiasi budaya yang dilakukan Daniel dan temantemannya di Babel, serta menghadirkan implikasi teologis bagi penguatan identitas Pemuda di Jemaat GMIT Pniel Oebobo. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode tafsir biblis (analisis naratif), yang membaca teks secara utuh untuk menggali pesan kerygma di balik strategi pertahanan iman para pemuda buangan di Babel. Temuan penelitian menunjukkan tiga hal utama. Pertama, negosiasi budaya Daniel menunjukkan bahwa asimilasi intelektual (pendidikan) tidak harus diikuti dengan asimilasi spiritual (iman), di mana Daniel tetap berprestasi di Babel tanpa mengompromikan prinsip dasarnya. Kedua, strategi "menarik batas" melalui diet rohani menunjukkan pentingnya kedisiplinan diri dan integritas sebagai bentuk kesetiaan yang kreatif kepada Allah. Ketiga, dukungan komunitas kecil (support system) menjadi faktor kunci yang memberikan keberanian bagi pemuda untuk bernegosiasi dengan kekuasaan besar. Hasil penelitian ini menegaskan bahwa bagi pemuda Pniel Oebobo, menjadi relevan di tengah dunia modern tidak berarti harus kehilangan jati diri Kristen, melainkan tampil dengan kualitas hidup yang lebih unggul melalui hikmat Allah.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail