ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Permasalahan dari penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar kognitif siswa kelas VIII SMP Negeri 14 Kota Kupang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran talking chips (tc) terhadap hasil belajar kognitif siswa kelas VIII di SMP Negeri 14 Kota Kupang. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan desain penelitian one group pre-test and post-test design. Populasi seluruh siswa kelas VIII berjumlah 265 siswa yang terdiri dari satu 9 kelas dan sampel yang diambil yaitu populasi yang berada di kelas VIII D yang berjumlah 30 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan tes hasil belajar. Data hasil belajar siswa yang diperoleh dianalisis menggunakan Uji t, dengan bantuan SPSS For Windows versi 25.0. Berdasarkan hasil uji hipotesis diperoleh nilai Thitung>Ttabel atau 14.769>2,045 dengan signifikan 0,000 atau kurang dari 0,05 hal tersebut menunjukan bahwa terdapat pengaruh hasil belajar siswa. Hal ini dikarenakan model pembelajaran talking chips (tc) salah satu model yang mempermudah siswa untuk untuk bisa berpikir aktif dan menyampaikan pendapat atau kontribusi masing-masing karena model talking chips (tc) siswa diberikan tantangan dengan satu orang siswa memiliki 2-3 buah kancing untuk memecahkan masalah yang dihadapi, maka siswa akan lebih mudah mengingat apa yang telah mereka pelajari sehingga ketika diberikan tes maka akan mempengaruhi hasil belajar kognitif mengingat (C1) 96% memahami (C2) 84.33%, menerapkan C3) 93.33%, menganalisis (C4) 81.33% siswa. Sehingga dapat disimpulkan bahwa adanya pengaruh yang signifikan dalam model pembelajaran talking chips (tc) terhadap hasil belajar kognitif siswa di SMP negeri 14 kota Kupang tahun ajaran 2021/2022.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERTUKAR PASANGAN TERHADAP HASIL BELAJAR KOGNITIF SISWA DI SMP NEGERI 1 KUPANG BARAT TAHUN AJARAN 2020/2021 Oru, B.A)* Manu, N.S.T)** Manggoa, M)** Permasalahan utama pada penelitian ini adalah kurangnya Hasil belajar siswa masi rendah Di kelas VII SMP Negeri 1 Kupang barat . Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil belajar kognitif siswa pada materi klasifikasi makluk hidup dengan menggunakan model pembelajaran bertukar pasangan di SMP Negeri 1 Kupang Barat Tahun Ajaran 2020 /2021. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII yang terdiri dari 3 rombongan belajar yaitu VIIA-VIIC dengan jumlah kelas VII seluruhnya 106 siswa. Teknik pengambilan sampel dengan mengunkan post-test di dapatkan populasi dan sampel penelitian yaitu kelas VIIA dengan jumlah 14 siswa sebagai kelas eksperimen dan kelas VIIB dengan jumlah 14 siswa sebagai kelas kontrol. Desain penelitian yang digunakan yaitu berbentuk posttest-only control design. Teknik analisis data menggunakan Uji t, dengan bantuan SPSS versi 25. Hasil penelitian pada kelas eksperimen menunjukkan bahwa Hasil Belajar Kognitif Siswa pada kelas eksperimen tinggi memiliki persentase sebesar pada rana mengingat (C1) 92,85 %,. ranah Memahami (C2) memiliki persentase 84,28% , rana menerapakan(C3) memeliki presentase 77,14 %.sedangkan hasil belajar pada kelas kontrol memiki presentase tertinggi pada rana mengingat 77,14%, hasil belajar pada rana memahami memikili presentase 62,85%, pada rana memahami memeliki presentase 48,21 %.Berdasarkan hasil uji hipotesis diperoleh nilai thitung>ttabel atau 17,392> 2,055 pada taraf signifikansi atau kurang dari 0,05tersebut menunjukan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran bertukar pasangan terhadap Hasil Belajar Kognitif Siswa antara kelas eksperimen dan kontrol. Adanya Pengaruh Hasil Belajar Kognitif Siswa pada kelas Eksperimen Dan Kelas Kontrol,Karena Kelas Eksperimen Menggunakan Model Pembelajaran Bertukar Pasangan Sedangkan Kelas Kontrol Menggunakan Metode Diskusi. Sehingga Dapat Disimpulkan Bahwa Penelitian Ini Adalah Terdapat Pengaruh Yang Signifikasi Pada Model Pembelajaran Bertukar Pasangan Terhadap Hasil Kognitif Siswa . Kata kunci : Model Pembelajaran Bertukar Pasangan Hasil Belajar Kognitif Siswa Keterangan * ) = Peneliti **) = Pembimbing
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Permasalahan utama pada penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa kelas VII SMP Negeri 1 Kupang Barat. Tujuandari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran True or False terhadap hasil belajar. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan desain Posstest-Only Control Design. Populasi seluruh siswa kelas VII berjumlah 106 siswa dan sampel kelas VIIA dan kelas VIIC berjumlah 28 siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Purposive Sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan Posttest.Data hasil belajar siswa yang diperoleh dianalisis menggunakan Uji t, dengan bantuan SPSS For Windows versi 25.0. Berdasarkan hasil uji hipotesis diperoleh nilai thitung>ttabelatau 8,580>2,055dengan signifikan 0,000 atau kurang dari 0,5 hal tersebut menunjukan bahwa terdapat pengaruh hasil belajar siswa antara kelas kontrol dan eksperimen. Hal ini dapat dilihat dari adanya pengaruh terhadap pemahaman siswa mengenai pentingnya belajar membuat siswa menyadari bahwa untuk mendapatkan keberhasilan perlu adanya ketertarikan dalam memahami suatu konsep dalam pembelajaran, selain itu juga dilihat dari sikap siswa yang berantusias dalam belajar, memiliki rasa ingin tahu, dan berani menyampaikan pendapat saat proses pembelajaran. Hal ini dikarenakan model pembelajaran True or False memiliki potensi yang cukup besar yaitu dapat mengembangkan ide siswa tentang suatu masalah dalam pembelajaran. Hal ini dapat dilihat persentase hasil belajar siswa pada kelas eksperimen lebih tinggi dari hasil belajar siswa pada kelas kontrol yaitu C1 95,71 %, C2 77,14% , C3 72,85% . Hal ini dikarenakan pada kelas eksperimen siswa lebih aktif mencari tahu sendiri tentang konsep-konsep penting dalam pembelajaran sehingga siswa lebih mudah mengingat, memahami dan menerapkanapa yang ditemukan dalam pembelajaran. Sehingga dapat disimpulkan adanya pengaruh yang signifikan dalam penggunaan model pembelajaran True or False terhadap hasil belajar siswa.