Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

4 hasil
Subjek: Faktor-faktor
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP KETEPATAN WAKTU PENYAMPAIAN LAPORAN KEUANGAN PADA PERUSAHAAN YANG LISTING DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE (2018-2020)

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAKSI Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berpengaruh terhadap ketepatan waktu penyampaian laporan keuangan perusahaan publik di Indonesia. Faktor-faktor yang diuji dalam penelitian ini adalah profitabilitas, likuiditas, leverage keuangan, ukuran perusahaan sebagai variabel independen sedangkan ketepatan waktu sebagai variabel dependen. Sampel penelitian ini terdiri dari 10 perusahaan yang terdaftar dalam Bursa Efek Indonesia (BEI) dan menyampaikan laporan keuangan ke OJK dalam periode tahun 2018-2020. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder dan pemilihan sampel dengan menggunakan metode purposive. Alat analisis yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda pada tingkat signifikansi 5%. Berdasarkan hasil pengujian regresi linear berganda diperoleh koefisien regresi variabel Profitabiltas negatif sebesar (–0.047) yang berarti bahwa setiap peningkatan profit sebesar 1% akan mengakibatkan profitabilitas sebesar (-0,047) atau 4,7%, selain itu pada uji t nilai thitung untuk profitabilitas (negatif) sebesar (-0.774) dengan tingkat siknifikan sebesar 0.446>0.05, maka dapat dikatakan bahwa profitabilitas tidak berpengaruh positif terhadap ketepatan waktu penyampaian laporan keuangan. Berdasarkan hasil pengujian regresi linear berganda diperoleh koefisien regresi variabel Likuiditas positif sebesar 0.032 yang berarti bahwa setiap peningkatan likuiditas sebesar 1% akan mengakibatkan profitabilitas sebesar 0.032 atau 3.2%, selain itu pada uji t nilai thitung untuk likuiditas (positif) sebesar 0.280 dengan tingkat siknifikan sebesar 0.782>0.05, maka dapat dikatakan bahwa likuditas tidak berpengaruh positif terhadap ketepatan waktu penyampaian laporan keuangan. Berdasarkan hasil pengujian regresi linear berganda diperoleh koefisien regresi variabel laverage (negatif) sebesar (-0.050) yang berarti bahwa setiap peningkatan laverage sebesar 1% akan mengakibatkan laverage sebesar (-0.050) atau 5%, selain itu pada uji t nilai thitung untuk laverage (negatif) sebesar -0,255 dengan tingkat siknifikan sebesar 0.801>0.05, maka dapat dikatakan bahwa laverage tidak berpengaruh positif terhadap ketepatan waktu penyampaian laporan keuangan. Berdasarkan hasil pengujian regresi linear berganda diperoleh koefisien regresi variabel ukuran perusahaan (positif) sebesar 0.033 yang berarti bahwa setiap peningkatan ukuran perusahaan sebesar 1% akan mengakibatkan ukuran perusahaan sebesar 0.033 atau 3.3%, selain itu pada uji t nilai thitung untuk ukuran perusahaan (negatif) sebesar -0,225 dengan tingkat siknifikan sebesar 0.801>0.05, maka dapat dikatakan bahwa ukuran perusahaan tidak berpengaruh positif signifikan terhadap ketepatan waktu penyampaian laporan keuangan. Kata Kunci : Ketepatan Waktu, Profitabilitas, Likuiditas, Leverage, Dan Ukuran Perusahaan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MINAT BELI KONSUMEN DI INDOMARET KOTA KUPANG

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Berkembangnya pusat-pusat perbelanjaan saat ini diikuti juga munculnya tempat-tempat perbelanjaan modern yang salah satunya di Swalayan Indomaret yang tepatnya berada di Kota Kupang Nusa Tenggara Timur yang ingin memenuhi keinginan dan kebutuhan konsumennya. Berdirinya Indomaret di Kota Kupang pada 27 Juli 2022 dengan membuka unit pertama. Indomaret merupakan merek dagang yang dikelola oleh PT Indomarco Prismatama yang berkantor pusat di Jakarta yang sampai dengan hari ini sudah mengelola lebih dari 20 ribu toko di seluruh Indonesia. Indomaret menjadi pilihan tempat belanja bagi para konsumen di Kota Kupang yang juga sebuah paserba (Pasar Serba Ada). Indomaret tersebut memiliki beberapa karyawan dengan pelayanan yang memuaskan dengan memfokuskan pada barang-barang keperluan rumah tangga. Fokus terhadap konsumen diterjemahkan dalam tiga pilar utama Indomaret yang diyakini akan menjadi pilihan tempat belanja bagi para konsumen di Kota kupang. Ketiga pilar utama tersebut adalah Harga yang bersaing, pilihan yang lengkap, pelayanan yang memuaskan. Konsep paserba merupakan konsep perdagangan eceran yang diciptakan oleh Indomaret, dan dirancang untuk memuaskan para konsumen. Berdasarkan uraian di atas, Sehingga penelitian ini akan menggunakan Indomaret sebagai objek penelitian. Penelitian ini akan mencoba untuk menelusuri minat jual beli konsumen. Definisi faktor minat beli merupakan perilaku yang muncul sebagai respon terhadap objek yang menunjukkan keinginan konsumen untuk melakukan pembelian. Minat beli merupakan kecenderungan konsumen untuk membeli suatu merek atau mengambil tindakan yang berhubungan dengan pembelian yang diukur dengan tingkat kemungkinan konsumen melakukan pembelian. Dimana, ketika konsumen memiliki minat akan produk yang dijual oleh perusahaan maka konsumen akan melakukan pembelian dalam memenuhi kebutuhan konsumen itu sendiri. Faktor-faktor yang membentuk minat beli yaitu :Faktor kualitas produk, Faktor brand / merek, Faktor kemasan, Faktor harga, Faktor ketersediaan barang Faktor promosi. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh konsumen yang membeli atau berbelanja di Indomaret yaitu 96 orang. Jumlah sampel ditentukan dengan menggunakan rumus yang digunakan adalah rumus Rao Purba digunakan apabila populasi dalam penelitian merupakan populasi yang tak hingga , maka besar sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 96 sampel. Pada tahap ini peneliti menggunakan teknik analisis regresi linear berganda dengan bantuan SPSS. Berdasarkan hasil analisis bahwa pada variabel kualitas produk (X1) dengan minat beli konsumen (Y) bahwa terdapat berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli konsumen. Variabel brand/ merek (X2) dengan minat beli konsumen (Y) bahwa terdapat berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli konsumen. Variabel kemasan (X3) dengan minat beli konsumen (Y) bahwa terdapat berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli konsumen. Hasil Variabel harga (X4) dengan minat beli konsumen (Y) bahwa terdapat berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli konsumen. Ketersedian barang (X5) dengan minat beli konsumen (Y) bahwa terdapat berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli konsumen. Variabel promosi (X6) dengan minat beli konsumen (Y) bahwa terdapat berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli konsumen.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS SISA LEBIH PERHITUNGAN ANGGARAN (SiLPA) PADA LAPORAN APBDesa PADA SELURUH DESA DI KECAMATAN ILE BURA KABUPATEN FLORES TIMUR

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pola pertumbuhan SiLPA pada Seluruh Desa di Kecamatan Ilebura dan faktor-faktor yang menyebabkan adanya SiLPA pada Seluruh Desa di Kecamatan Ilebura. Penelitian ini dilaksanakan di Kantor Camat Ile Bura Kabupaten Flores Timur. Data yang digunakan daalam penelitian ini adalah Laporan Realisasi Anggaran dengan jumlah populasi seluruh Desa di Kecamatan Ile Bura Kabupaten Flores Timur (7 Desa). Metode pengumpulan data yaitu dengan menggunakan sesi wawancara dan sesi dokumentasi. Skala pengukuran data dengan skala Rasio. Data analisis dengan menggunakan deskriptif kualitatif dengan bantuan Microsoft Exel. Hasil penelitian ini adalah Pola Pertumbuhan SiLPA APBDes tahun 2018-2020 menunjukan fluktuatif, dikarenakan pertumbuhan pada seluruh Desa di Kecamatan Ile Bura selama 3 tahun anggaran terjadi kenaikan dan penurunan dan Faktor-faktor yang menyebabkan adanya SiLPA Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa yaitu adanya penghematan belanja atau efisiensi belanja ,Pada beberapa desa terjadi realisasi belanja desa yang lebih kecil dari penerimaan pendapatan desa, SiLPA terjadi karena pada beberapa desa adanya program atau kegiatan yang tidak terealisasi, SiLPA terjadi karena adanya penerimaan pembiayaan dari tahun sebelumnya yang tidak habis dipakai bahkan tidak digunakan sama sekali pada tahun berjalan, Pada seluruh Desa di Kecamatan Ilebura untuk tahun anggaran 2020 belanja desa mengalami peningkatan yang signifikan dibandingkan dengan tahun sebelumnya karena adanya penanganan bencana covid-19 yang merupakan bencana nasional.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR INTERNAL YANG MEMPENGARUHI KEPUTUSAN PEMBELIAN BAJU PADA TOKO MIAFA

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK ANALISIS FAKTOR-FAKTOR INTERNAL YANG MEMPENGARUHI KEPUTUSAN PEMBELIAN BAJU PADA TOKO MIAFA (STUDI KASUS TOKO MIAFA FASHION DAN SHEOS) KOTA KUPANG Dalam membeli dan menggunakan sesuatu terlebih dahulu konsumen membuat keputusan mengenai produk apa yang di butuhkan, kapan, bagaimana dan dimana proses pembelian atau menggunakan itu akan terjadi. Dengan kata lain di perlukan suatu proses pengambilan keputusan untuk membeli sesuatu barang atau jasa. Menurut Setiadi (2003), pengambilan keputusan yang di ambil oleh seseorang dapat di sebut sebagai suatu pemecahan masalah. Dalam proses pengambilan keputusan, konsumen memiliki sasaran atau perilaku yang ingin di capai atau di puaskan. Selanjutnya konsumen membuat keputusan perilaku mana yang ingin di lakukan untuk mencapai sasaran tersebut. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahuai, faktor-faktor internal terhadap keputusan pembelian pada Toko Miafa Fashion dan shoes kota kupang karena penulis menemukan bahwa terdapat banyaknya tingkat faktor-faktor internal serta kurangnya keputusan pembelian. Konsep penelitian dalam skripsi ini adalah fakto-faktor internal dan keputusan pembelian. Menurut Kotler dan Keller (2012:227) adalah Proses keputusan pembelian merupakan proses dimana konsumen melewati lima tahap, yaitu pengenalan masalah, pencarian informasi, evaluasi alternatif, keputusan pembelian, dan perilaku pasca pembelian, yang dimulai jauh sebelum pembelian aktual dilakukan dan memiliki dampak yang lama setelah itu. Pada analisis lanjutan ini akan menjelaskan mengenai hasil perhitungan pengujian hipotesis Analisis Regresi Linear Berganda Analisis lanjutan ini digunakan untuk mengetahui hasil persamaan regresi linear berganda pada faktor-faktor internal, terhadap keputusan pembelian pada Toko Miafa fashion dan shoes Kota Kupang. Untuk melakukan pengujian pada penelitian ini menggunakan IMB SPSS, maka didapatkan hasil pengujian statistik persamaan regresi linear berganda. Uji t pada dasarnya untuk menunjukan seberapa besar hubungan satu variabel independen secara individual dalam menerapkan variabel dependen. Uji t merupakan prosedur yang digunakan untuk menguji kebenaran atau kesalahan hipotesis nol dan hasil sampel. Hasil penelitian ini menunjukan setiap penambahan 1% nilai faktor motivasi, faktor gaya hidup, sikap dan kepercayaan dan konsep diri maka keputusan pembelian akan bertambah sebesar 0,250. Koefesian regresi tersebut bernilai positif, sehinga dapat dikatakana bahwa faktor motivasi (variabel X1), faktor gaya hidup (variabel X2), sikap dan kepercayaan (variabel X3) dan konsep diri (variabel X4) terhadap keputusan pembelian (variabel Y) adalah positif. Dan berdasarkan nilai signifikasi yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa variabel faktor motivasi (variabel X1), faktor gaya hidup (variabel X2), sikap dan kepercayaan (variabel X3) dan konsep diri (variabel X4) berpengaruh terhadap keputusan pembelian variabel (Y). Dilakukan untuk menunjukan seberapa juah pengaruh antara variabel bebas dan variabel terikat. Apabila nilai signifikasi (sig) lebih kecil dari 0,05 maka satu variabel dikatakan berpengaruh secara signifikasi terhadap variabel yang lain. Pada tabel 4.9 diketahui bahwa nilai thitung variabel motivasi, sebesar 3,644 lebih besar dari nilai ttabel 1.986 dengan nilai sigifikasi 0,00 0,05, thitung variabel gaya hidup, sebesar 0,846 lebih kecil dari nilai ttabel 1.986 dengan nilai sigifikasi 0,00 0,05, thitung variabel sikap dan kepercayaan, sebesar 1,642 lebih besar dari nilai ttabel 1.986 dengan nilai sigifikasi 0,00 0,05, thitung variabel konsep diri, sebesar 0,245 lebih kecil dari nilai ttabel 1.986 dengan nilai sigifikasi 0,00 0,05, Dapat diambil kesimplan bahwa motivasi, berpengaru positif dan signifikasikan lebih kecil dari 0.05 sehingga Ho ditolak dan Ha diterima, sedangkan gaya hidup,sikap dan kepercayaan dan konsep diri tidak berpengaru positif dan signifikasikan terhadap keputusan pembelian lebih kecil dari 0.05 sehingga Ha ditolak dan Ho diterima sehingga hal ini menunjukan bahwa motivasi memiliki berpengaruh positif dan signifikasi terhadap keputusan pembelian sedangkan gaya hidup, sikap dan kepercayaan dan konsep diri tidak berpengaru terhadap keputusan pembelian Dari hasil perhitungan regresi linear berganda yang menunjukan bahwa nilai F-hitung adalah sebasar 6,014 sedangkan F-tabel sebesar 3,09 dengan demikian F-hitung>F-tabel dan tarif signifikan (0,0000,05) maka hipotesis Ha ditolak dan Ho diterima. Maka dapat disimpulkan bahwa variabel faktor internal berpengaruh terhadap keputusan pembelian. Kata Kunci : Faktor-Faktor Internal Dan Keputusan Pembelian

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail