PENGARUH KONSENTRASI EKSTRAK BUAH BELIMBING (Averrhoa bilimbi L) TERHADAP MASA SIMPAN IKAN BANDENG (Chanos chanos F)
Indonesia memiliki sumber daya perikanan yang sangat potensial bagi masyarakat indonesia. kebutuhan akan ikan harus diolah dalam bentuk pegawetan secara alami. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh konsentrasi ekstrak buah belimbing (Averrhoa bilimbi) L) terhadap masa simpan ikan bandeng (Chanos chanos F). Jenis penelitianya adalah deskripsi kuantitatif dengan metode eksperimen kuantitatif dan menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) serta empat perlakuan dan empat ulangan sehingga menghasilkan 16 unit percobaan dengan menggunakan analisis data uji anova. Dalam penelitian ini yang akan dianalisis yaitu kadar lemak dan uji organoleptik. Pada uji kadar lemak diperoleh semakin besar konsentrasi ekstrak buah belimbing semakin banyak pula kadar lemak yang didapatkan. Rata-rata pada (kontrol) 1,1654 gr, (Perlakuan 1) 1,2520 gr, (P erlakuan 2) 4,9166 gr dan (Perlakuan 3) 6,4875 gr. kadar lemak tertinggi terdapat pada (perlakuan 3) dengan nilai rata- rata (6,4875) tingginya kadar lemak karena dipengaruhi oleh pemberian ekstrak buah belimbing yang banyak. Sedangkan hasil uji organoleptik warna ikan bandeng diperoleh dari tingkat kesukaan panelis pada warna,aroma, rasa dan tekstur ikan bandeng memiliki nilai rata-rata tertinggi pada perlakuan Perlakuan 2 dengan konsentrasi 300 mg/ml. Dengan demikian maka dapat disimpulkan bahwa pengaruh ekstrak buah belimbing (Averrhoa bilimbi L) terhadap masa simpan ikan bandeng (Chanos-chanos F) memberi pengaruh yang sangat nyata (P>0,05) pada taraf signifikan 5% terhadap kadar lemak dan uji organoleptik warna, aroma, rasa, dan tekstur ikan bandeng yang dihasilkan.