ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pendapatan Asli Daerah adalah pendapatan yang diperoleh dari sumber-sumber pendapatan daerah dan dikelola sendiri oleh pemerintah daerah. Pendapatan asli daerah merupakan tulang punggung pembiayaan daerah, oleh karenanya kemampuan melaksanakan ekonomi diukur dari besarnya kontribusi yang diberikan oleh pendapatan asli daerah. Belanja Modal adalah adalah pengeluaran anggaran untuk perolehan aset tetap berwujud yang memberi manfaat lebih dari satu periode akuntansi. Nilai aset tetap dalam belanja modal yaitu sebesar harga beli/bangun aset ditambah seluruh belanja yang terkait dengan pengadaan/ pembangunan aset sampai aset tersebut siap digunakan. Pertumbuhan Ekonomi merupakan salah satu tolak ukur keberhasilan pencapaian pembangunan daerah. dengan begitu adanya pelaksanaan pembangunan suatu daerah dapat meninjau suatu pertumbuhan ekonomi yang berkesinambungan sebagai salah satu pedoman untuk menetapkan perekonomian daerah dan mengutamakan kesejahteraan masyarakat mulai dari tingkat Desa, kota dan kabupaten.
Penelitian ini dilakukan di kabupaten Kupang dengan judul Analisis Pengaruh Pendapatan Asli Daerah dan Belanja Modal Terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kabupaten Kupang Tahun 2012-2021. Tujuan penelitian yang dilakukan untuk untuk menguji pengaruh Pendapatan Asli Daerah terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kabupaten Kupang dan untuk menguji pengaruh Belanja Modal terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kabupaten Kupang. Penelitian dilakukan dengan data sekunder yang dipublikasikan di badan pusat statistik. (BPS).
Konsep utama dalam penelitian ini adalah Analisis Pengaruh Pendapatan Asli Daerah dan Belanja Modal Terhadap Pertumbuhan Ekonomi, berikut ini akan disajikan hasil penelitian atas konsep tersebut menurut indikator empirik pengumpulan data, mengelompokan, mengolah dan menganalisis data. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa pendapatan asli daerah tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dengan koefisien regresi b1 dengan nilai signifikan 0,14>0,05. Oleh karena itu, hipotesa H1 ditolak dan Belanja modal tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dengan koefisien regresi b2 dengan nilai signifikan 0,55>0.05 oleh karena itu, hipotesa H2 ditolak.
Dengan penjelasan diatas, pertumbuhan ekonomi di kabupaten kupang akan meningkat jika pendapatan asli daeranhnya meningkat. Demikian pula, jika belanja modal di kabupaten kupang meningkat maka pertumbuhan ekonominya juga akan meningkat.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK PENGARUH BELANJA MODAL TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI PADA KABUPATEN FLORES TIMUR Pertumbuhan ekonomi berhubungan erat dengan proses peningkatan produk barang dan jasa dalam kegiatan ekonomi masyarakat. Proses pembangunan mencangkup perubahan pada komposisi produksi perubahan pada pola pengukuran atau alokasi sumber daya produksi diantara sector-sektor kegiatan ekonomi, perubahan pada distribusi kekayaan dan pendapatan yang bertujuan untuk mrningkatakan kesejahtraan masyarakat umum. Perkembangan pertumbuhan ekonomi pada Kabupaten Flores Timur Tahun 2010-2019 mengalami fluktuasi. Belanja modal dapat memperngaruhi pertumbuhan ekonomi suatu daerah. Semakin meningkatnya instrastruktur yang dilakukan pemerintahan akan memacu pertumbuhan ekonomi di daerah. Belanja modal yang berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi antara lain belanja modal tanah, belanja modal peralatan dan mesin, belanja modal jalan, irigasi dan jaringan dan belanja modal lainnya sedangkan yang belanja modal yang tidak berpengaruh pada pertumbuhan ekonomi yaitu belanja modal gedung dan bangunana yang disebabkan membutuhkan kurung waktu tertentu dan belum adanya pemerataan untuk membangunan gedung dan bangunan. Pengharuh belanja modal terhadap pertumbuhan ekonomi pada Kabupaten Flore Timur tahun 2010-2019. Melihat grafik analisis trend menunjukan bahwa garis trend linear belanja modal tanah cenderung bergerak naik lebih dari 200 yang menunjukan trend positif terhadap produk domestic regional bruto ( pdrb ) pada Kabupaten Flores Timur tahun 2010 - 2019 ABSTRAK PENGARUH BELANJA MODAL TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI PADA KABUPATEN FLORES TIMUR Pertumbuhan ekonomi berhubungan erat dengan proses peningkatan produk barang dan jasa dalam kegiatan ekonomi masyarakat. Proses pembangunan mencangkup perubahan pada komposisi produksi perubahan pada pola pengukuran atau alokasi sumber daya produksi diantara sector-sektor kegiatan ekonomi, perubahan pada distribusi kekayaan dan pendapatan yang bertujuan untuk mrningkatakan kesejahtraan masyarakat umum. Perkembangan pertumbuhan ekonomi pada Kabupaten Flores Timur Tahun 2010-2019 mengalami fluktuasi. Belanja modal dapat memperngaruhi pertumbuhan ekonomi suatu daerah. Semakin meningkatnya instrastruktur yang dilakukan pemerintahan akan memacu pertumbuhan ekonomi di daerah. Belanja modal yang berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi antara lain belanja modal tanah, belanja modal peralatan dan mesin, belanja modal jalan, irigasi dan jaringan dan belanja modal lainnya sedangkan yang belanja modal yang tidak berpengaruh pada pertumbuhan ekonomi yaitu belanja modal gedung dan bangunana yang disebabkan membutuhkan kurung waktu tertentu dan belum adanya pemerataan untuk membangunan gedung dan bangunan. Pengharuh belanja modal terhadap pertumbuhan ekonomi pada Kabupaten Flore Timur tahun 2010-2019. Melihat grafik analisis trend menunjukan bahwa garis trend linear belanja modal tanah cenderung bergerak naik lebih dari 200 yang menunjukan trend positif terhadap produk domestic regional bruto ( pdrb ) pada Kabupaten Flores Timur tahun 2010 - 2019