Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

1 hasil
Penulis: MARIA GUSTIYANI LEKI
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH PENYUNTIKAN HORMON OVAPRIM SEBAGAI UPAYA PERCEPATAN MASA OVULASI, DAYA TETAS TELUR DAN SINTASAN HIDUP LARVA IKAN NILA (Oreochromis niloticus) DI BALAI PERBENIHAN IKAN AIR TAWAR SENTRAL NOEKELE

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK PENGARUH PENYUNTIKAN HORMON OVAPRIM SEBAGAI UPAYA PERCEPATAN MASA OVULASI, DAYA TETAS TELUR DAN SINTASAN HIDUP LARVA IKAN NILA (Oreochromis niloticus) DI BALAI PERBENIHAN IKAN AIR TAWAR SENTRAL NOEKELE Leki, M. G)* Kasse, A)** Sabuna, A)*** Ikan nila (Oreochromis niloticus) merupakan komoditas utama dalam budidaya air tawar dan termasuk produk penting dalam perdagangan internasional (Altun dkk., 2006). Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh penyuntikan hormon ovaprim sebagai upaya percerpatan masa ovulasi, daya tetas telur dan sintasan hidup larva ikan nila. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain rancangan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) 1 faktor. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji ANOVAsatu faktor kemudian dilanjutkan dengan Uji BNT. Perlakuan yang diberikan kontrol/gram berat badan ikan (A), 0,3 ml/g berat badan ikan (B), dan 0,6 ml/g berat badan ikan (C) dengan masing-masing dibuat tiga ulangan. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa pada masa ovulasi tercepat terdapat pada perlakuan C (0,6 ml/g berat badan ikan) dengan nilai rerata 466,66 menit, dan masa ovulasi terlama terdapat pada perlakuan A (0 ml/g berat badan ikan) dengan nilai rerata 1109 menit hal ini dapat dilihat dari pemberian hormon. Ikan yang tidak di beri hormon ovaprim akan lama memijah dikarenakan kandungan gonadotropin dalam darah belum cukup untuk terjadinya ovulasi, dan tidak adanya rangsangan hormonal dari luar yang dapat meningkatkan kandungan gonadotropin dalam tubuh ikan. Pada daya tetas telur dan sintasan larva rerata tertinggi terdapat pada perlakuan C ( 0,6 ml/g) dengan nilai rerata 84,66 % dan 88 % dan nilai rerata terendah terdapat pada perlakuan A ( 0 ml/g ) dengan nilai rerata 40,66 % dan 48%. Kata Kunci : Hormon Ovaprim, Masa Ovulasi, Daya Tetas Telur, Sintasan Hidup Larva, Ikan Nila (Oreochromis niloticus).

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail