Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Penulis: HELSI DIANA MODJO
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

ANALISIS KUALITAS AIR LIMBAH LABORATORIUM DINAS LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR MENGGUNAKAN METODE FILTRASI CAMPURAN MEDIA ARANG AKTIF, SABUT KELAPA, PASIR DAN ZEOLIT

2023•Koleksi Perpustakaan

Air limbah laboratorium adalah air yang tidak layak disebabkan oleh masuknya atau dimasukkan zat, energi, atau komponen lainnya kedalam air oleh kegiatan manusia. Limbah memiliki kualitas yang tidak sesuai dengan baku mutu antara lain suhu yang lebih tinggi atau lebih rendah, bau yang tidak sedap, pH yang terlalu asam dan terlalu basa, nilai COD dan BOD yang tinggi, kandungan deterjen yang tinggi, dan mengandung minyak dan lemak yang tinggi. Untuk mengurangi kadar pencemaran limbah diperlukan metode pengolahan dengan bantuan biomaterial berupa arang aktif tempurung lontar, sabut kelapa, pasir dan zeolit. Penelitian bertujuan untuk mengetahui kualitas limbah sebelum dan setelah penggunaan biomaterial tersebut pada parameter kimia pH, BOD, COD, NO2, NO3, MBAS, minyak dan lemak dari limbah dari domestik laboratorium DLHK Provinsi NTT. Hasil penelitian dibandingkan dengan baku Mutu dari Permenkes LHK No. 68 tahun 2016. Nilai parameter limbah sebelum diolah pH (7,1), BOD (145,87 mg/L), COD (170,71 mg/L), NO2 (0,058 mg/L), NO3 (2,960 mg/L), MBAS (10,956 mg/L), Minyak dan Lemak (13,400 mg/L). Setelah filtrasi dengan metode campuran biomaterial nilai parameter secara berturut-turut adalah 7,9 mg/L, 123,35 mg/L, 162,957 mg/L, L, 10,540 mg/L, dan 0,700 mg/L. Hampir semua parameter mengalami penurunan dibawah Baku mutu kecuali BOD dan COD. Hal ini disebabkan kurangnya waktu kontak antar zat dan biomaterial dan juga kerapatan media.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS KUALITAS AIR LIMBAH LABORATORIUM DINAS LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR MENGGUNAKAN METODE FILTRASI CAMPURAN MEDIA ARANG AKTIF, SABUT KELAPA, PASIR DAN ZEOLIT

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Air limbah laboratorium adalah air yang tidak layak disebabkan oleh masuknya atau dimasukkan zat, energi, atau komponen lainnya kedalam air oleh kegiatan manusia. Limbah memiliki kualitas yang tidak sesuai dengan baku mutu antara lain suhu yang lebih tinggi atau lebih rendah, bau yang tidak sedap, pH yang terlalu asam dan terlalu basa, nilai COD dan BOD yang tinggi, kandungan deterjen yang tinggi, dan mengandung minyak dan lemak yang tinggi. Untuk mengurangi kadar pencemaran limbah diperlukan metode pengolahan dengan bantuan biomaterial berupa arang aktif tempurung lontar, sabut kelapa, pasir dan zeolit. Penelitian bertujuan untuk mengetahui kualitas limbah sebelum dan setelah penggunaan biomaterial tersebut pada parameter kimia pH, BOD, COD, NO2, NO3, MBAS, minyak dan lemak dari limbah dari domestik laboratorium DLHK Provinsi NTT. Hasil penelitian dibandingkan dengan baku Mutu dari Permenkes LHK No. 68 tahun 2016. Nilai parameter limbah sebelum diolah pH (7,1), BOD (145,87 mg/L), COD (170,71 mg/L), NO2 (0,058 mg/L), NO3 (2,960 mg/L), MBAS (10,956 mg/L), Minyak dan Lemak (13,400 mg/L). Setelah filtrasi dengan metode campuran biomaterial nilai parameter secara berturut-turut adalah 7,9 mg/L, 123,35 mg/L, 162,957 mg/L, L, 10,540 mg/L, dan 0,700 mg/L. Hampir semua parameter mengalami penurunan dibawah Baku mutu kecuali BOD dan COD. Hal ini disebabkan kurangnya waktu kontak antar zat dan biomaterial dan juga kerapatan media.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail