Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

3 hasil
Penulis: APRIANA HOAR
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS PENGARUH PEMBERIAN KOMPENSASI, KOMPETENSI KARYAWAN DAN KOMITMEN ORGANISASIONAL TERHADAP KEPUASAN KERJA KARYAWAN PADA PT. BARELANG KARYA KOTA KUPANG

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Sumber daya manusia merupakan salah satu faktor yang sangat penting dalam suatu perusahaan disamping faktor lain seperti modal, sumber daya manusia harus dikelola dengan baik untuk meningkatkan efektifitas dan efisien organisasi. karena tanpa sumber daya manusia, organisasi tidak berjalan lancar. tantangan dan peluang dalam menciptakan dan mengelola organisasi seringkali bersumber dari masalah-masalah yang terkait dengan manusia. oleh karena itu, mengelola sumber daya manusia merupakan aktivitas paling vital, sentral dan strategis. Dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia merupakan bagian yang sangat penting. Suatu organisasi atau perusahaan mengingginkan karyawan untuk bekerja secara maksimal sesuai dengan kemampuan yang dimiliki untuk mencapai tujuan perusahaan. Kepuasan kerja menurut Hasibuan (2017,p.202). adalah sikap emosional atau perasaan yang menyenangkan dan mencintai pekerjaan. sikap ini dicermikan oleh moral kerja, kedisiplinan dan prestasi kerja. kepuasan kerja di nikmati dalam pekerjaan, luar pekerjaan dan kombinasi dalam dan luar pekerjaan. Menurut Robbins (2008:170) kepuasan kerja merupakan sikap umum seorang individu terhadap pekerjaannya. jadi kepuasan kerja yang diperoleh oleh individu merupakan gambaran dari pekerjaan yang dilakukan. Memberikan kompensasi yang sesuai dengan jenis pekerjaan dan jabatan kerja karyawan, maka karyawan akan merasakan kepuasan dalam bekerja. Suatu perusahaan harus mengetahui faktor-faktor yang bisa menciptakan kepuasan kerja bagi karyawan dan bisa memberikan kompensasi secara tepat, sehingga bisa tercapai kepuasan kerja karyawan yang akan dapat meningkatkan kinerja Dengan kompetensi karyawan yang tinggi dimiliki dalam suatu perusahaan tentu hal ini akan menentukan kualitas SDM yang dimiliki dan pada akhirnya akan menentukan kualitas kompetitif perusahaan itu sendiri. dan Kompetensi dibutuhkan untuk melaksanakan peran tertentu untuk menghasilkan kinerja berupa prestasi kerja yang memuaskan. Namun dari berbagai penelitian ditemukan bukti bahwa perusahaan memiliki karyawan yang lebih puas cenderung dan lebih efektif dibandingkan dengan perusahaan yang memiliki karyawan yang kurang puas. Komitmen organisasi seorang karyawan sangat berkaitan erat dengan kepuasan kerja yang di rasakan karyawan tersebut. Menurut Utami (2014:03) komitmen dan kepuasan kerja dapat diidentifikasi sebagai akumulasi dari hasil interaksi yang terjadi secara terus-menerus antara pribadi dengan pekerjaan dan lingkungan tempatnya bekerja dalam suatu kurun waktu tertentu. kepuasan sangat penting bagi perusahaan karena berperan untuk mengetahui bagaimana tanggapan positif karyawan terhadap pekerjaannya, sehingga dapat dijadikan pedoman untuk meningkatkan komitmen karyawan. Berdasarkan penjelasan diatas tersebut,maka objek yang peneliti teliti adalah pada PT. Barelang Karya Kota Kupang dengan jumlah sampel yang layak untuk penelitian ini adalah sebanyak 36 responden. Hasil penelitian menjelaskan bahwa terdapat parsial berpengaruh terhadap kepuasan kerja karyawan. Teknik pengumpulan data yang dipakai yaitu, data primer yang diperoleh secara langsung dengan melakukan survey lapangan yang menggunakan metode data original lewat pembagian kuesioner pada seluruh karyawan PT. Barelang Karya Kota Kupang. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 36 karyawan pada PT. Barelang Karya Kota Kupang. Berdasarkan hasil penelitian analisis lanjutan dalam analisis regresi linear berganda menggunakan SPSS dengan hasil nilai konstanta sebesar 9.485. Hasil Uji T menunjukkan bahwa thitung sebesar 4.223 ˃ttabel sebesar 1.696 maka, H0 ditolak dan Ha diterima yaitu Pemberian kompensasi berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan pada PT. Barelang karya. Nilai thitung sebesar 4127 ˃ttabel1.696 maka, H0 ditolak dan Ha diterima yaitu Kompetensi karyawan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan pada PT. Barelang karya. Dan nilai thitung sebesar 4.618˃ttabel1.696 maka, H0 ditolak dan Ha diterima yaitu komitmen organisasional berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan pada PT. Barelang karya. Untuk hasil Uji F dapat di ketahui bahwa fhitung˃ ftabel yaitu 72.565˃2,90 maka, H0 ditolak dan Ha diterima. Maka secara simultan Pemberian kompensasi, kompetensi karyawan dan komitmen organisasional berpengaruh terhadap kepuasan kerja karyawan pada PT. Barelang karya. Berdasarkan tabel hasil Uji Koefisien Determinasi (R2) dapat diketahui bahwa nilai R Square adalah 0.872 atau 87,2%. Hal ini berarti bahwa besarnya kontribusi Pemberian kompensasi, kompetensi karyawan dan Komitmen organisasional terhadap kepuasan kerja karyawan adalah 86,0% sedangkan sebesar 1,6% di pengaruh oleh variabel-variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

PENERAPAN AKUNTANSI SEKTOR PUBLIK DAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAH DALAM PENCEGAHAN FRAUD (Studi Empiris Pada Instansi Pemerintah Kabupaten Malaka)

2023•Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK PENERAPAN AKUNTANSI SEKTOR PUBLIK DAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAH DALAM PENCEGAHAN FRAUD (Studi Empiris Pada Instansi Pemerintah Kabupaten Malaka) Akuntansi sektor publik adalah jenis akuntansi yang biasa digunakan oleh pemerintah dalam melakukan pencatatan laporan keuangan. Di Indonesia, reformasi pengelolaan keuangan negara telah memasuki tahap transparansi dan akuntabilitas. Pencapaian hasil kerja dari instansi pemerintah dalam implementasinya, dapat diketahui melalui informasi tentang akuntabilitas kinerja masing-masing instansi pemerintah tersebut. Dengan adanya informasi tentang akuntabilitas kinerja instansi pemerintah, pemerintah mempunya bahan pengambilan keputusan untuk melakukan perbaikan-perbaikan manajemen dalam penyelenggaraan urusan pemerintahan yang lebih baik lagi. Akuntabilitas kinerja merupakan perwujudan suatu instansi pemerintah agar dapat mempertanggung jawabkan keberhasilan maupun kegagalan pelaksanaan misi instansi dalam mencapai tujuan dan sasaran yang sudah ditetapkan sejak awal melalui alat pertanggungjawaban secara periodic. fraud (kecurangan adalah suatu tindakan yang disegaja oleh suatu individu atau lebih dalam manajemen atau pihak lain yang bertanggungjawab atas tata kelola, karyawan, dan pihak ketiga yang melibatkan penggunaan keuntungan secara tidak adil atau melanggar hukum. Pengaruh penerapan akuntansi sektor public dan akuntabilitas kinerja instansi pemerintah dalam pencegahan fraud pada kantor Bupati Malaka. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penerapan akuntansi sektor public terhadap pencegahan fraud dan untuk mengetahui pengaruh akuntabilitas kinerja instansi pemerintah terhadap pencegahan fraud di kantor Bupati Malaka. Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh akuntansi sektor publik dan akuntabilias kinerja instansi pemerintah terhadap pencegahan fraud, pengaruh akuntansi sektor publik dan akuntabilitas kinerja instansi pemerintah dalam mencegah fraud. Sampel ini diambil dari kantor Bupati Malaka dengan jumlah sampel 35 responden. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data kuantitatif yang diperoleh dalam pengumpulan data mencakup data primer. Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode skala pengukuran ordinal. Hasil penelitian menunjukkan data dengan menggunakan perhitungan statistik melalui aplikasi Statistical Package For The Social Science (SPSS) versi 16 mengenai pengararuh akuntansi sektor publik dan akuntabilitas kinerja instansi pemerintah dalam mencegah fraud pada kantor Bupati Malaka. Maka penulis menarik kesimpulan yaitu akuntansi sektor publik tidak berpengaruh terhadap pencegahan fraud dengan nilai t hitung sebesar 1,981 dan nilai signifikan sebesar 0,056. Akuntabilitas kinerja instansi pemerintah berpengaruh tetapi tidak signifikan terhadap pencegahan fraud dengan nilai signifikan sebesar 0,046 dan 2,076.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENERAPAN AKUNTANSI SEKTOR PUBLIK DAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAH DALAM PENCEGAHAN FRAUD (Studi Empiris Pada Instansi Pemerintah Kabupaten Malaka)

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK PENERAPAN AKUNTANSI SEKTOR PUBLIK DAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAH DALAM PENCEGAHAN FRAUD (Studi Empiris Pada Instansi Pemerintah Kabupaten Malaka) Akuntansi sektor publik adalah jenis akuntansi yang biasa digunakan oleh pemerintah dalam melakukan pencatatan laporan keuangan. Di Indonesia, reformasi pengelolaan keuangan negara telah memasuki tahap transparansi dan akuntabilitas. Pencapaian hasil kerja dari instansi pemerintah dalam implementasinya, dapat diketahui melalui informasi tentang akuntabilitas kinerja masing-masing instansi pemerintah tersebut. Dengan adanya informasi tentang akuntabilitas kinerja instansi pemerintah, pemerintah mempunya bahan pengambilan keputusan untuk melakukan perbaikan-perbaikan manajemen dalam penyelenggaraan urusan pemerintahan yang lebih baik lagi. Akuntabilitas kinerja merupakan perwujudan suatu instansi pemerintah agar dapat mempertanggung jawabkan keberhasilan maupun kegagalan pelaksanaan misi instansi dalam mencapai tujuan dan sasaran yang sudah ditetapkan sejak awal melalui alat pertanggungjawaban secara periodic. fraud (kecurangan adalah suatu tindakan yang disegaja oleh suatu individu atau lebih dalam manajemen atau pihak lain yang bertanggungjawab atas tata kelola, karyawan, dan pihak ketiga yang melibatkan penggunaan keuntungan secara tidak adil atau melanggar hukum. Pengaruh penerapan akuntansi sektor public dan akuntabilitas kinerja instansi pemerintah dalam pencegahan fraud pada kantor Bupati Malaka. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penerapan akuntansi sektor public terhadap pencegahan fraud dan untuk mengetahui pengaruh akuntabilitas kinerja instansi pemerintah terhadap pencegahan fraud di kantor Bupati Malaka. Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh akuntansi sektor publik dan akuntabilias kinerja instansi pemerintah terhadap pencegahan fraud, pengaruh akuntansi sektor publik dan akuntabilitas kinerja instansi pemerintah dalam mencegah fraud. Sampel ini diambil dari kantor Bupati Malaka dengan jumlah sampel 35 responden. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data kuantitatif yang diperoleh dalam pengumpulan data mencakup data primer. Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode skala pengukuran ordinal. Hasil penelitian menunjukkan data dengan menggunakan perhitungan statistik melalui aplikasi Statistical Package For The Social Science (SPSS) versi 16 mengenai pengararuh akuntansi sektor publik dan akuntabilitas kinerja instansi pemerintah dalam mencegah fraud pada kantor Bupati Malaka. Maka penulis menarik kesimpulan yaitu akuntansi sektor publik tidak berpengaruh terhadap pencegahan fraud dengan nilai t hitung sebesar 1,981 dan nilai signifikan sebesar 0,056. Akuntabilitas kinerja instansi pemerintah berpengaruh tetapi tidak signifikan terhadap pencegahan fraud dengan nilai signifikan sebesar 0,046 dan 2,076.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail