Lewati ke konten utama
Beranda / Koleksi

COLLECTION

Koleksi Perpustakaan

Koleksi otomatis dari Perpustakaan

3.533 item publik

Publikasi

Halaman 77 dari 177

RITUAL PASOLA

ASTI SUSANA KATODA
2022 · Book · Open Access

Ritual Pasola, merupakan sebuah ritus yang dilakukan dalam pelaksanan Pasola di Kodi Wainyapu Kecamatan Kodi Balaghar Kabupaten Sumba Barat Daya. Ritual merupakan ritus atau tindakan dalam kehidupan sosial masyarakat. Sedangkan Pasola dalam bahasa Kodi Payengung yang artinya kayu panjang atau lembing, kemudian Pholong Menunggang Kuda, sambil berlemparan lembing. Dalam pelaksanaan Pasola sering sekali terjadi peselisihan antara kabizu (kelompok) yang terlibat dalam pelaksanaan Pasola. mengakibatkan selisih paham dan berujung mengacaukan Ritual Pasola. Sehingga penulis mengangkat penelitian ini dengan judulRitual Pasola (“Suatu Tinjauan Teologi Kontekstual terhadap Ritual Upacara adat Pasola di Kodi Wainyapu, dan implikasinya bagi pelayanan jemaat GKS Wainyapu”). Skripsi ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan Ritual Pasola di Jemaat GKS Wainyapu dan menganalisis masalah yang sering terjadi ketika pelaksanaan Pasola di lakukan, serta menemukan nilai-nilai teologis sebagai bahan refleksi dan implikasinya bagi pelayanan Jemaat GKS Wainyapu. Metode yang digunakan dalam penulisan ini adalah metode kualitatif, untuk mengetahui pemahaman mengenai masalah dalam kehidupan sosial berdasarkan kondisi realitas masalah yang sedang terjadi. Hasil penelitian menunjukan bahwa dalam pelaksanaan Pasola, konflik sering terjadi antara Kabizu-kabizu (kelompok-kelompok) yang mengikuti Pasola. Namun ketua adat, pemerintah dan gereja bersatu untuk menyelesaikan konflik yang terjadi dengan cara perdamaian atau mendamaikan pihak-pihak yang bermasalah, sehingga masalah ini tidak berlarut-larut hingga menjadi dendam yang berkepanjangan. Ritual Pasola memiliki nilai-nilai kristiani seperti persekutuan, kekeluargaan/kebersamaan, perdamaian. Ritual Pasola mengandung nilai yang dijadikan refleksi bagi Jemaat GKS Wainyapu melalui nilai-nilai persekutuan, kekeluargaan, kebersamaan dan perdamaian sebagai bentuk kasih dari Allah bagi Jemaat GKS Wainyapu dan masyarakat Desa Wainyapu, sehingga dapat diambil dan dimaknai dalam kehidupan Jemaat GKS Wainyapu. Agar kasih dari perdamaian itu selalu tercipta di tengah-tengah jemaat dan masyarakat.

PENGARUH ARUS KAS OPERASI, ARUS KAS INVESTASI DAN ARUS KAS PENDANAAN TERHADAP RETURN SAHAM PADA PERUSAHAAN SUB SEKTOR PULP DAN KERTAS YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA

KEZYA WAHYUNI G. BABYS
2022 · Book · Open Access

One form of information that is often used from some information is the financial statements published by the company. Financial reports are prepared not only for the benefit of company management but also for other parties who have an interest in financial data in the company and to achieve this, every company that goes public on the Indonesia Stock Exchange is required to report an annual financial report. This study aims to see and analyze the effect of operating cash flow, investment cash flow and funding cash flow on stock returns in pulp and paper companies listed on the Indonesia Stock Exchange. The sample in this study amounted to 9 pulp and paper companies listed on the Indonesia Stock Exchange for the period 2016-2019. The data analysis technique in this study is quantitative data analysis using statistical software 20. The analytical test used is the t-test, F test and the coefficient of determination (R2) test. Descriptive statistics are used to help analyze the data by describing the data that has been collected. Based on the results of the study, operating cash flow, investment cash flow and funding cash flow have a significant effect on stock returns which is proven by the test results, because based on the significant testing level the t-value is below 0.05. Based on the hypothesis testing in this study, the research findings can be concluded that: The tests that have been carried out show that H1, H2, H3 are accepted and H0 is rejected, meaning that stock returns have a positive and significant effect on firm value.

ANALISIS PENERAPAN STANDAR AKUNTANSI PEMERINTAH BERBASIS AKRUAL UNTUK BELANJA LANGSUNG (Studi Pada Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Nusa Tenggara Timur)

ALLENVIERA MANOE
2022 · Book · Open Access

This study aims to analyze the application of Accrual-Based Accounting Standards for Direct Expenditures at the Forestry Service and East Nusa Tenggara Province and prove that its implementation has been running in accordance with applicable regulations. This study uses a descriptive qualitative approach to analyze the application of Government Accounting Standards for spending. The data used in this study comes from the internal department, especially the data from the accounting department which compiles government financial reports at the Department of Environment and Forestry of the Province of NTT. With data collection techniques, namely Interview and Documentation. With the results obtained, namely the application of Accrual-based Government Accounting Standards has been enforced in accordance with PP No. 71 of 2010 by acknowledging Direct Expenditures at the Environment and Forestry Office of East Nusa Tenggara Province that everything has referred to the provisions of Government regulations and has been enforced according to the legal basis laid down. mandated, measured based on documents issued by the general treasurer, and assessed and disclosed in the budget realization report as state expenditure.

AIR SUMBER KEHIDUPAN

IMELDA MABILEHI
2022 · Book · Open Access

Kebutuhan hidup manusia semakin hari semakin bertambah. Hal ini membuat manusia harus bekerja keras agar kebutuhannya dapat terpenuhi. Salah satu kebutuhan mendasar yang sangat penting dan mempengaruhi kehidupan manusia adalah air. Air sangat menolong manusia dalam berbagai aktivitas setiap hari. Untuk itu air dapat dikatakan sebagai salah satu sumber kehidupan makhluk hidup. Ketersediaan air tidak memadai membuat kehidupan makhluk hidup menjadi tidak seimbang dan berpengaruh pada masalah sosial dan kesehatan. Skripsi ini merupakan hasil penelitian lapangan yang membahas tentang peran gereja dalam membantu jemaat dari kesulitan air bersih yang berjudul “Air Sumber Kehidupan (Suatu Tinjauan Teologi Sosial Terhadap Peran Sosial Jemaat GMIT Ebenhaezer Apui Melalui Sistem Pengelolaan Air Bersih). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keterlibatan gereja dalam menyikapi masalah sosil berupa kurangnya ketersediaan air bersih di Jemaat GMIT Ebenhaezer Apui yang menimbulkan kesulitan jemaat dalam mengonsumsi air bersih. Peran sosial yang dilakukan oleh gereja merupakan sikap pelayaan diakonia transformatif yang berfokus menghadirkan Kerajaan Allah di tengah-tengah masyarakat dan jemaat. Kerajaan Allah tidak hanya disampaikan melalui perkataan namun yang lebih utama melalui tindakan nyata. Oleh karena itu gereja haruslah bekerja sama dengan pemerintah untuk meningkatkan peran gereja melalui sistem pengelolaan air bersih bagi seluruh masyarakat Apui. Inilah yang dimaksudkan Yesus bagi gereja yang tidak hanya hadir untuk dirinya sendiri namun dapat berguna bagi seluruh umat Allah.

analisis pengaruh kualitas pelayanan dan nilai pelanggan terhadap kepuasan anggota pengguna jasa KSP Kopdit Sehati Ba’a.

ARNI SARLINCE NDUN
2022 · Book · Open Access

ABSTRAK Penelitian ini berjudul analisis pengaruh kualitas pelayanan dan nilai pelanggan terhadap kepuasan anggota pengguna jasa KSP Kopdit Sehati Ba’a. Skripsi ini ditulis Oleh Arni Sarlince Ndun, Nim: 17412491, Fakultas Ekonomi Program Studi manajemen, Jalur Minat pemasaran, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Latar belakang penulis melakukan penelitian mengenai kualitas pelayanan dan nilai pelanggan yang mampu membuat anggota puas dalam menggunakan jasa KSP Kopdit Sehati Ba’a. Lembaga keuangan merupakan salah satu lembaga yang harus selalu meningkatkan kualitas pelayanannya kepada anggota. Didalam perekonomian, pasti ada transaksi simpan pinjam terhadap lembaga maupun perorangan Menurut Malayu Hasibuan, (2000:9). Operasional koperasi akan berkaitan dengan pelayanan jasa Semakin disadari bahwa pelayanan merupakan salah satu cara atau jurus yang ampuh, agar dapat menarik nasabah sehingga tujuan dari koperasi dapat tercapai. Kualitas pelayanan merupakan hal yang sangat penting bagi anggota sehingga tetap harus menerapkan kualitas pelayanan yang baik dan nilai pelanggan dalam Mencapai Tujuan. Penelitian Ini Bertujuan Untuk Dapat Menganalisis Pengaruh Pengaruh Dari Kualitas Pelayanan (X1) dan Nilai Pelanggan (X2) Terhadap Kepuasan Anggota (Y) Pengguna Jasa Ksp Kopdit Sehati Ba’a. Penelitian ini dilakukan karena peneliti menganggap perlu mengetahui variabel yang diteliti pada KSP Kopdit Sehati Ba’a sehingga pemimpin dapat menyiapkan kualitas pelayanan dalam menjalankan tugas sehingga dapat tercapainya visi, misi serta tujuan organisasi. Objek penelitian ini adalah Ksp Kopdit Sehati Ba’a . Penelitian ini dilakukan dengan menyebarkan kuesioner kepada sampel penelitian sebanyak 222 anggota dalam penelitian ini dianalisis menggunakan persamaan analisis regresi linear berganda dilakukan untuk mengetahui seberapa pengaruh variabel (x) terhadap (y) persamaan regresi berganda secara umum adalah : Y= α +β1 x1+ β 2 x2+ e. Berdasarkan hasil analisis pada tabel diatas, dengan menggunakan aplikasi SPSS dapat diperoleh persamaan regresi linear berganda sebagai berikut : Y = 21.724 + 0,573 (X1) + 0,142 (X2)+ e. Uji hipotesis koefisien Determinasi nilai Adjusted R Square sebesar 0,624. Hal ini berarti kemampuan variabel bebas dalam menjelaskan variabel terikat adalah sebesar 62,4 % sisanya 37,6 % dijelaskan oleh variabel lain yang tidak dibahas dalam penelitian ini. Uji hipotesis Konsep penelitian dalam skripsi ini adalah Kualitas Pelayanan, Nilai Pelanggan dan Kepuasan Anggota. Diketahui bahwa t tabel sebesar 2.033, t hitug sebesar 9,030 menunjukkan bahwa nilai signifikan adalah 0,000 0,05 dan nilai t hitung 9,030 > nilai t tabel 2.033 maka ho ditolak artinya terdapat pengaruh kualitas pelayanan ( X1) terhadap kepuasan pelanggan ( Y ) secara signifikan dan ha diterima. Diketahui bahwa t tabel sebesar 2.033, t hitug sebesar 1,139 menunjukkan bahwa nilai signifikan adalah 0,256 > 0,05 dan nilai t hitung 1,139 nilai t tabel 2.033 maka ha ditolak dan ho diterima artinya tidak terdapat pengaruh nilai pelanggan terhadap kepuasan pelanggan secara signifikan. Diketahui bahwa F tabel sebesar 3,28 F hitug sebesar 184,417 dan nilai signifikan adalah 0,000 . maka : F hitung 184,417 > F tabel 3,28 menunjukkan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima artinya terdapat pengaruh kualitas pelayanan dan nilai pelanggan terhadap kepuassan anggota secara signifikan. Hasil penelitian ini diperoleh bahwa variabel kualitas pelayanan pengaruh secara signifikan terhadap kepuasan anggota pengguna jasa ksp kopdit sehati ba,a. Hasil penelitian ini diperoleh bahwa variabel nilai pelanggan pengaruh secara signifikan terhadap kepuasan anggota pengguna jasa ksp kopdit sehati ba,a. Kata Kunci : Kualitas Pelayanan, Nilai Pelanggan dan Kepuasan Anggota

Peran Gereja Dalam Penanggulangan DBD "Studi Teologi Sosial Terhadap Peran Gereja Dalam Penanggulangan Wabah Penyakit Demam Berdarah Dengue dan Implikasinya Pada Jemaat Pniel Oebobo Klasis Kota Kupang"

ANGRYDION PETRUS CORNELIS SADUK
2022 · Book · Open Access

ABSTRAK Skripsi ini berfokus pada masalah wabah demam berdarah dengue (DBD) yang terjadi di Jemaat GMIT Pniel Oebobo. Jemaat ini merupakan salah satu jemaat yang berada di wilayah Kecamatan Oebobo yang menjadi penyumbang tertinggi kasus DBD di Kota Kupang. Masalah sosial ini semestinya menjadi tanggung jawab sosial gereja untuk bersama pemerintah dan seluruh warga menanggulangi wabah DBD ini. Tanggung jawab gereja ini berdasarkan pada sikap Allah yang sudah terlebih dahulu dilakukan dan pribadi Yesus yang sudah terlebih dahulu memperhatikan orang-orang terlantar, memberi makan mereka yang lapar, melepaskan mereka dari penindasan, bahkan menyembuhkan orang-orang dari sakit-penyakit yang diderita. Kajian Teologi Sosial yang penulis pakai untuk menganalisa masalah ini adalah teori dari J. B. Banawiratma. Menurut J. B. Banawiratma, aspek teologi sosial yaitu aspek sosial, aspek historis, aspek kultural dan aspek personal merupakan kajian Teologi Sosial yang dapat membantu Gereja menjalankan peran dalam menanggulangi masalah sosial di Jemaat dan memberi implikasi khususnya bagi Jemaat GMIT Pniel Oebobo. Metode yang dipakai dalam penulisan karya ilmiah ini terbagi atas dua yaitu metode penelitian baik penelitian pustaka maupun penelitian lapangan yang berlokasi di jemaat GMIT Pniel Oebobo. Populasi dalam penelitian ini ialah warga jemaat dengan jumlah sampel 15 orang. Sedangkan untuk metode penulisan memakai metode deskripsi, analisis dan refleksi teologis. Artinya metode yang dipakai ini akan mendeskripsikan keadaan yang terjadi, kemudian menganalisis memakai teori yang ada dan diakhiri dengan refleksi teologi bagi jemaat. Berdasarkan hasil penelitian dan análisis data, penulis menemukan bahwa kurangnya kesadaran dari anggota jemaat terhadap pencegahan penyakit DBD mempengaruhi penyebaran penyakit ini. Demikian pula gereja belum sepenuhnya memberi perhatian yang serius terhadap penanggulangan DBD. Gereja seharusnya lebih peka terhadap persoalan yang terjadi di dalam jemaatnya. Gereja juga mestinya mengambil komitmen untuk terlibat dalam penyelesaian masalah DBD di jemaat sesuai dengan tanggung jawabnya untuk menghadirkan damai sejahtera dalam kehidupan jemaat. Hal ini menunjukkan peran sosial gereja terhadap anggota jemaatnya dalam mengupayakan kesejahteraan umat Allah, serta menjadi kabar baik (injil) bagi semua orang yang masih hidup dan yang masih berjuang dalam dunia ini. Kata Kunci: Masyarakat, penyakit DBD, Teologi Sosial, Gereja

ANALISIS KINERJA KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN FLORES TIMUR

MARIANA SANGA MAKING
2022 · Book · Open Access

ABSTRAK ANALISIS KINERJA KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN FLORES TIMUR Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Flores Timur Pada Tahun 2016 -2020. Alat untuk menganalisis kinerja keuangan pemerintah daerah menggunakan rasio keuangan yaitu rasio kemandirian keuangan daerah, rasio efektivitas, rasio efisiensi, rasio keserasian dan rasio pertumbuhan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Penelitian ini dilaksanakan di Badan Keuangan Daerah Dan Aset Daerah Kabupaten Flores Timur.pengumpulan data berupa Laporan Realisasi Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah tahun anggaran 2016-2020 yang didapatkan dari Badan Keuangan Daerah dan Aset Daerah Kabupaten Flores Timur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum kinerja keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Flores Timur belum baik. Hal ini ditunjukan dengan rata-rata rasio kemandirian keuangan daerah sangat rendah dengan pola hubungan instruktif, rasio efektivitas pajak daerah cukup efektif, rasio efesiensi pajak daerah cukup efisien, rasio belanja operasi terhadap total belanja mendominasi alokasi belanja dibandingkan rasio belanja modal terhadap total belanja, rasio pertumbuhan pendapatan asli daerah dan rasio pertumbuhan pendapatan mengalami pertumbuhan yang negatif, rasio pertumbuhan belanja operasi,dan belanja modal. Dari hasil analisis yang dilakukan, Saran penelitian penyerapa anggaran belanja yang maksimal setiap tahun dengan dilaksanakannya program dan kegiatan secara efektif, pengelolaan dan pendayagunaan aset yang kurang baik dan efektif, pemerintah daerah belum bisa berorientasi untuk infrastruktur publik daerah dalam rangka perbaikan pelayana publik, Menarik investor dan menggerakkan perekonomian daerah Analisis rasio keuangan pada APBD dilakukan dengan membandingkan hasil yang dicapai dari satu periode dibandingkan dengan periode sebelumnya sehingga dapat diketahui bagaimana kecenderungan yang terjadi. Selain itu dapat pula dilakukan dengan cara membandingkan dengan rasio keuangan yang dimiliki suatu pemerintah daerah tertentu dengan daerah lain yang terdekat maupun yang potensi daerahnya relatif sama untuk dilihat bagaimana rasio keuangan pemerintah daerah tersebut terhadap pemerintah daerah lainnya. Halim (2021:230) Salah satu cara untuk mengeanalisis kinerja keuangan pemerintah daerah dalam pengelolaan keuangannya adalah dengan melakukan analisis rasio keuangan terhadap anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) yang telah ditetapkan dan dilaksanakan. Penilaian kinerja pemerintah berdasarkan berbagai rasio keuangan. Diantaranya Rasio Kemandirian Keuangan Daerah, Rasio Efektivitas, Rasio Efisiensi, Rasio Keserasian dan Rasio Pertumbuhan Puspitasari (2013: 6) pengukuran kinerja keuangan penting dilakukan untuk dapat menilai akuntabilitas pemerintah daerah dalam pengelolaan keuangan daerahdan dituangkan dalam bentuk laporan keuangan yang bertujuan untuk menyajikan informasih mengenai posisi keuangan, realisasi anggaran, serta kinerja keuangan pemerintah daerah Kabupaten Flores Timur yang digunakan dalam pengambilan keputusan dan untuk menunjukan akuntabilitas pelaporan atas sumber daya yang dikelola pemerintah.Bentuk dari penilaian kinerja tersebut berupa analisis rasio keuangan yang berasal dar unsur Laporan Pertanggungjawaban Kepala Daerah berupa perhitungan APBD. Kinerja adalah kemampuan kerja yang ditunjukan dengan hasil kerja. Kinerja keuangan dapat disimpulkan merupakan gambaran kondisi keungan sebuah intansi yang dapat diukur dengan cara tertentu yang dapat berupa realisasi pendapatan dan belanja yang disusun berdasarkan basis akrual yang menghasilkan sebuah kesimpulan akan keberhasilan perusahaan atau dalam mengelola keuangan. Kunci:kinerja keuangan daerah, APBD dan rasio keuangan.

ARWAH SAMUEL

FAJAR FEBRYANTO PAWIRO
2022 · Book · Open Access

Arwah SAMUEL dan Ritus Sumba

ANALISIS YURIDIS PUTUSAN HAKIM PENGADILAN NIAGA DALAM PENYELESAIAN SENGKETA HAK CIPTA

HENDRA AGU ATE
2022 · Book · Open Access

INTISARI Judul Skripsi adalah Analisis Yuridis Putusan Hakim Pengadilan Niaga Dalam Penyelesaian Sengketa Hak Cipta dengan Rumusan masalah Mengapa Pengadilan Niaga Dalam Menjatuhkan Putusan Sengketa Hak Cipta Ada Yang dikabulkan dan Ada Yang Dinyataktan Tidak Dapat Diterima Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Putusan Hakim Pengadilan Niaga terhadap Sengketa Hak Cipta ada yang dikabulkan dan yang Tidak dapat Diterima Variabel yang digunakan terdiri dari dua variabel yaitu variabel bebas dan variabel terikat. variabel bebas dalam penelitian ini adalah persamaan Hak Cipta, variabel terikat dalam penelitian ini adalah putusan pengadilan niaga terhadap sengketa Hak Cipta Metode yang digunakan dalam Penelitian ini adalah Normatif. Jenis data yang digunakan dalam Penelitian ini melalui Sumber data Primer yaitu bahan-bahan Hukum yang mengikat seperti Putusan-Putusan dan Sumber data sekunder adalah yaitu bahan yang memberi penjelasan mengenai sumber data primer seperti Rancangan Undang-undang, hasil-hasil penelitian, jurnal dan buku-buku refernsi lainnya. Sumber data tersier adalah bahan hukum yang memberikan petunjuk maupun penjelasan terhadap bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder, seperti kamus (hukum), ensiklopedia, yang kemudian dianalisis dan ditarik kesimpulannya. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa Hakim menyatakan gugatan penggugat dikabulkan karena Hak Cipta yang digunakan oleh tergugat bukan milik dari Pihak Tergugat karena tidak memilik kedudukan Hukum dan Penggugat merupakan pihak pertama yang terlebih dahulu mendaftarkan Hak Cipta tersebut. Dan Tidak Dapat Diterima karena Gugatan Penggugat Kabur dan Tidak Jelas dan Eror in persona karena Penggugat tidak mempuyai Kedudukan Hukum dan tidak mempunyai Kapasitas untuk mengajukan Gugatan sehingga Gugatannya mengandung Cacat Formil. Kata Kunci: Gugatan, penggugat dan Hak Cipta

Kuasa Doa Orang Beriman

ORIAS URBANUS PERING
2022 · Book · Open Access

Pergumulan hidup tiap-tiap orang, tentunya tidak terlepas dari yang namanya“Doa”. Tidak dapat dipungkiri bahwa dalam Cerita-cerita Teks Alkitab banyak menceritakan tentang cara dan kebiasaan orang Yahudi berdoa sesuai dengan ajaran Taurat. Tentunya Yesus pun sama dalam melakukan hal tersebut. Namun yang menarik ialah, cara dan gaya Yesus dalam cerita teks Markus 11:20-26 menceritakan dengan jelas bagaimana Yesus mengajarkan murid-murid tentang doa dengan suatu pemahaman yang baru tentang cara mereka berdoa. Cerita tentang kutukan Yesus terhadap pohon ara merupakan hal yang mengejutkan bagi para murid. Pohon ara yang tadinya merupakan lambang kejayaan bagi masyarakat Yahudi saat itu, dikutuk Yesus, dan pada akhirnya layu, kering dan mati. Bagaimana tidak, karena pohon ara yang merupakan simbol kehidupan dan jabatan orang Yahudi saat itu dikutuk Yesus begitu saja. Tentunya ada hal penting yang Yesus ingin tunjukan lewat tindakannya dengan menjadikan pohon ara sebagai persamaan dengan kehidupan para Imam dan Ahli Taurat pada saat itu, yang dimana mereka tidak memberi kehidupan bagi banyak orang dengan hanya berdaun lebat namun tidak memiliki buah, dan hal ini tidak jauh berbeda dengan apa yang ditunjukkan oleh para Imam dan Ahli Taurat. Mereka hanya menjalankan tugas dan peran mereka secara formalitas tanpa benar-benar hidup dan berbuah bagi sesame mereka dalam hal pelayanan mereka. Mereka hanya sibuk mengajar dan dengan kesombongan memamerkan kesombongan rohaniah mereka didepan umat. Tentunya ada pelajaran penting yang ingin Yesus berikan kepada para murid dan orang-orang Yahudi saat itu. Pertama, hidup harus bersumber pada akar yang menjadi sumber kehidupan bagi Pohon tersebut, dan tentunya dengan mnejadikan Yesus Kristus sebagai akar/sumber kehidupan, pohon itu akan terus hidup dan bertumbuh. Begitu dengan manusia dalam menjalani kehidupannya. Harus terus bergantung pada Yesus sebagai sumber kehidupan mereka. Yang berikut, ialah hidup menghasilkan buah.bukan hidup seperti kebiasaan para Imam dan Ahli Taurat yang hanya bermegah dalam jabatan mereka tanpa memberikan pengajaran yang baik dan benar bagi umat. Tentunya mereka sama saja dengan pohon ara yang tidak menghasilkan buah. Mereka harusnya ditebang dan dibuang kedalam Api, karena mereka tidak memiliki fungsi apa. Kedua, memanjatkan doa dengan keyakinan iman yang teguh pada Allah, yang di dalamnya percaya sepenuhnya kepada Allah bahwa doa tersebut akan terjawab. Ketiga, berdoa dengan tanpa memiliki rasa bimbang dan ragu dalam hati. Keempat, ketulusan hati dalam hal mengampuni. Mengampuni dengan tanpa terkecuali siapapun orang itu. Kehidupan kekristenan dimasa sekarang yang penuh dengan persoalan, tentunya menjadikan orang Kristen semakin setia membangun relasi mereka dengan Allah. Terbukti dalam kehidupan 2 tahun terakhir di tahun 2020 dan 2021, banyak orang Kristen semakin rajin bergereja karena sebelumnya gereja ditutup dari kebijakan pemerintah untuk menekan penyebaran virus Covid-19. Kebijakan ini dikeluarkan dengan bentuk aturan yang dinamakan pembatasan social berskala besar (PSBB), dan juga Perberlakuan pembatasan kegiatan (PPKM) beberapa waktu akibat situasi pandemic Covid-19 yang terus meningkat. Ditambah dengan bencana Siklon tropis badai Seroja yang memporak-poranda sebagian besar wilayah NTT pada bulan April 2021, tentunya memberikan refleksi tersendiri bagi jemaat dalam bergumul dengan kehidupan mereka yang sejatinya mereka bawa dalam doa-doa mereka. Doa, sejatinya tidak hanya dibutuhkan pada saat-saat krisis seperti sekarang dan nasehat Yesus tentang doa sebagaimana dicatat dalam Markus 11:20-26 menjadi sangat penting. Dalam tulisan ini, penulis berupaya untuk mencari dan menemukan bagaimana seharusnya orang Kristen memahami doa-doa mereka dalam menjalani pergumulan hidup mereka yang penuh dengan tantangan dan persoalan. Dengan bertekun dalam doa, pada akhirnya, orang-orang Kristen akan menemukan harapan dan sukacita dalam segala situasi hidup mereka.

ANALISIS PENGARUH PEMBERIAN REWARD DAN PUNISHMENT TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA KSP KOPDIT PINTU AIR CABANG LARANTUKA

VINSENSIA LETEK KOTEN
2022 · Book · Open Access

Penelitian yang dilakukan ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh pemberian Reward dan Punishment terhadap kinerja karyawan pada KSP Kopdit Pintu Air Cabang Larantuka. KSP Kopdit Pintu Air merupakan salah satu koperasi simpan pinjam yang ada di Indonesia.Memiliki lebih dari 200.000 anggota dan 50 cabang yang tersebar di seluruh Indonesia salah satunya adalah KSP Kopdit Pintu Air cabang Larantuka dengan memiliki anggota sebanyak 3.330/Maret 2021.Dimana jumlah anggota ini tidak terlepas dari kerja para karyawan untuk mendapatkannya.Target anggota per bulan adalah 54 anggota.Karena jumlah karyawan adalah 38 orang maka masing-masing karyawan minimal harus mendapatkan 2 anggota dalam satu bulan. Karna memiliki banyak anggota koperasi juga tentunya memiliki karyawan yang juga harus mempunyai kinerjakerja yang baik untuk melayani para anggotanya.Untuk mengontrol kinerja kerja karyawannya KSP Kopdit Pintu Air Cabang Larantuka juga menerapkan sistem reward dan punishmnet kepada karyawannya.Untuk mengontrol kinerja kerja karyawannya KSP Kopdit Pintu Air Cabang Larantuka juga menerapkan sistem reward dan punishmnet kepada karyawannya.Reward diberikan apabila karyawan yang bersangkutan memiliki kinerja kerja yang baik atau mampu menembus target perusahaan.Sedangkan punishment atau sanksi diberikan oleh KSP Kopdit Pintu Air Cabang Larantuka kepada karyawan yang belum bisah memenuhi atau pencapaiannya masih dibawa target yang telah direncanakan. Berdasarkan latar belakang yang dikemukakan diatas maka persoalan dalam penelitian ini adalah: Apakah pemberian reward berpengaruh terhadap kinerja karyawan pada KSP Kopdit Pintu Air cabang Larantuka.Apakah pemberian punishmnet berpengaruh terhadap kinerja karyawan pada KSP Kopdit Pintu Air cabang Larantuka. Permasalahan yang ditemukan pada KSP Kopdit Pintu Air Cabang Larantuka adalah masalah pemberian reward yang masih terbatas dan kurang adil,serta pemberian punishment yang kurang tegas kepada karyawan yang menyebabkan kinerja karyawan menjadi kurang baik dalam mencapai tujuan perusahaan. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan KSP Kopdit Pintu Air Cabang Larantuka yakni berjumlah 38 orang responden.Teknik pengmupulan data menggunakan Kuesioner yang diberikan kepada 38 responden yaitu karuyawan KSP Kopdit Pintu Air Cabang Larantuka dengan menggunakan metode regresi linear berganda untuk mengetahui ada atau tidaknya masalah-masalah dalam teknik regresi linear berganda digunakan juga Uji T,Uji F,Uji R2. Berdasarkan uji regresi linear berganda Nilai konstan adalah 1,362, artinya apabila nilai reward dan punishment sama dengan nol maka kinerja karyawan akan meningkat sebesar 1,362. Nilai koefisiensi (b1) atau variabel reward sebesar 0,520 yang artinya jika rata-rata skor variabel reward meningkat sebesar satu maka rata-rata skor variabel kinerja karyawan akan meningkat sebesar 0,520 dengan asumsi variabel lainnya konstan. Nilai koefisiensi (b2) atau variabel punishment sebesar 0,355 yang artinya jika rata-rata skor variabel punishment meningkat sebesar satu maka rata-rata variabel kinerja karyawan akan meningkat sebesar 0,355 dengan asumsi variabel lainnya konstan.Berdasarkan hasil uji hipotesis uji parsial atau uji T dapat diketahi bahwa variabel reward dan punishment berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan dengan hasil perhitungan variabel reward denga nilai signifikan sebesar 0.000 0,05 dan nilai Thitung > Ttabel yaitu dengan nilai 4,229 > 1,686. Dan hasil perhitungan variabel punishment dengan niali signifikan 0,029 0,05 dan nilai Thitung> T tabel yaitu dengan niali 2,278 > 1,686.Dilihat dari hasil uji hipotesi secara serempak (F) atau uji simultan yang menunjukan bahwa nilai Fhitung pada kolom F adalah sebesar 17,899 lebih besar dari nilai Ftabel sebesar 3,26. Nilai signifikan Fhitungpada kolom (sig.) adalah 0,000,nilai ini lebih kecil dari tingkat kesalahan (α) 0,05. Sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel bebas yang terdiri dari reward danpunishment secara simultan berpengaruh positif dan signifikat terhadap variabel terikat yaitu kinerja karyawan.Berdasarkan uji koefisien determinasi (R2) maka disimpulkan bahwa reward dan punishment secara simultan atau bersama-sama berpengaruh signifikat terhadap kinerja karyawan. Berdasarkan hasil tersebut maka hipotesis yang menyatakan reward dan punishment berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan atau H1 diterima. Dengan hasil uji koefisien determinasi (R2) , yaitu sebesar 50,6% dan sisanya sebesar 49,4% dijelaskan oleh faktor-faktor lain diluar penelitian. Implikasi Teoritis dalam penelitian pada umumnya dalam teori-teori tentang pengaruh pemberian reward dan punishment berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja karyawan. Sedangkan Implikasi terapan pada penelitian ini adalah perusahaan harus menambah reward yang harus diterima karyawan sebagai bentuk apresia dan pemberian reward tersebut harus adil. Sedangkan pemberian punishment yang diberikan kepada karyawan harus tegas namun tidak terlalu keras sehingga tidak menimbulkan tekan pada karyawan sehingga karyawan dapat menunjukan kinerja yang lebih baik dalam mencapai tujuan perusahaan

PENGARUH SUHU PENYULINGAN TERHADAP RENDEMEN ATSIRI SEREH MERAH

DENY THOEFILUS ULLY TADU
2022 · Book · Open Access

PENGARUH SUHU PENYULINGAN TERHADAP RENDEMEN ATSIRI SEREH MERAH Tadu U.TH. D *) Dethan S.J.J **)) Bunga Haba J. F***))) ABSTRAK Penelitian ini tentang. Pengaruh suhu penyuligan Terhadap Rendemen minyak sereh merah. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh suhu yang tepat dari daun sereh merah Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan dan masing – masing perlakuan diulang sebanyak 3 kali sehingga menghasilkan 9 unit percobaan dengan masing – masing perlakuan bahan baku sebanyak 1000 gram daun sereh merah. Variabel yang diamati adalah rendemen minyak sereh merah yang dihasilkan dari proses penyulingan. Hasil penelitian menunjukan bahwa uji analisis sidik ragam anova densitas minyak sereh merah tertinggi terdapat pada perlakuan C Kata Kunci: Ekstraksi, Penyulingan, Densitas, Daun Sereh Merah

PENGARUH LAMA PENYULINGAN TERHADAP RENDEMEN DAN MUTU MINYAK ATSIRI DAUN SEREH WANGI

RIZKY MANNO RAGA
2022 · Book · Open Access

Penelitian ini tentang. Pengaruh lama penyulingan terhadap rendemen dan mutu minyak atsiri sereh wangi. Tujuan penelitian untuk mengetahui perlakuan bahan baku yang tepat dari daun sereh wangi Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan dan masing – masing perlakuan diulang sebanyak 3 kali sehingga menghasilkan 9 unit percobaan dengan masing – masing perlakuan bahan baku sebanyak 10 kg daun sereh wangi. Variabel yang diamati adalah rendemen minyak sereh wangi yang dihasilkan dari proses penyulingan. Hasil penelitian menunjukan bahwa uji analisis sidik ragam anova rendemen minyak sereh wangi tertinggi terdapat pada perlakuan A (3 jam)

RANCANG BANGUN MESIN PENGUPAS TEMPURUNG KELAPA TIPE SEMI MEKANIS

ALOSIUS LORES NANGGI
2022 · Book · Open Access

ABSTRAK RANCANG BANGUN MESIN PENGUPAS TEMPURUNG KELAPA TIPE SEMI MEKANIS Nanggi L. Alosius* Bunga Habba, J. F** Dethan, J.J.S** Program Studi Mekanisasi Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang Penelitian ini telah di laksanakan di laboratirum mekanisasi pertanian, Univesitas Kristen Artha Wacana . Pada awal teknik pengupasan tempurung kelapa yang sering digunakan petani kelapa adalah menggunakan parang. Pengupasan tempurung kelapa menggunakan parang pun terbilang belum efektif apabila digunakan untuk mengupas tempurung kelapa dalam jumlah sedikit. Penggunaan parang membutuhkan tenaga dan waktu yang besar. Untuk itu perlu dilakukan penelitian tentang rancang bangun alat pengupas tempurumg kelapa semi mekanis, agar dapat menghemat tenaga dan waktu pengupasan kelapa yang mengakibatkan kesulitan bagi petani kelapa dalam hal pengupasan tempurung kelapa. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tahapan rancang bangun dan kapasitas kerja alat pengupas tempurung kelapa tipe semi mekanis. Rancang bangun alat pengupas tempurung menggunakan metode trial and error dimana setelah alat dirancang atau di desain di lakukan uji coba dan bila di temukan komponen komponen yang belum berfungsi dengan baik maka di lakukan perbaikan terhadap komponen tersebut sampai komponen tersebut berfungsi dengan baik,penelitian di lanjutkan dengan menghitung kinerja alat pengupas tempurung kelapa dengan jumlah ulangan tiga kali.kinerja alat pengupas tempurung kelapa di hitung dengan rerata ulangan tersebut uji kinerja(jam/buah)hasil penelitian terhadap kinerja alat pengupas tempurung kelapa semi mekanis menunjukan bahwa cukup maksimal baik, dari hasil uji kinerja mesin pengupas tempurung kelapa semi mekanis menunjukan bahwa kapasitas kerja mesin pengupas trmpurung semi mekanis sebanyak 9 buah dengan waktu rata – rata 0,20 detik dengan menghasilkan pengupasan 137 buah/jam.dalam rancngan alat pengupas tempurung kelapa semi mekanis ini mengunakan tenaga penggerak yaitu motor listrik(Dinamo penggerak) dan bahan utama adalah buah kelapa kering. Kata kunci :Kelapa,pengupas,tempurung,semi,mekanis *peneliti **pembimbing

Pengaruh jarak rak pada pembuatan kopra menggunakan energi panas dari gasifikasi biomasa

PATRISIUS YULIANTO SASI
2022 · Book · Open Access

PENGARUH JARAK RAK PADA PEMBUATAN KOPRA MENGUNAKAN ENERGI PANAS DARI GASIFIKASI BIOMASA ABSTRAK Patrisius Y.S Bunga FJH** Jemmy JSD** Penelitian ini mengkaji proses untuk mengurangi kadar air kopra dalam rak. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh jarak rak pengering terhadap kualitas kopra dengan sumber panas hasil gasifikasi biomasa mengunakan bed dryer sederhana. Metode yang digunakan dalam penelitian ini mengunakan rancangan acak (RAL), yaitu 4 perlakuan dan 5 kali ulangan sehingga menghasilkan 20 unit percobaan dengan perlakuan yang uji adlah perbandingan setiap rak. Perlakuan yang di coba adalah sebagai berikut : Perlakuan A : jarak rak 10 cm, Perlakuan B : 20 cm, Perlakuan C : 30 cm, Perlakuan D :40 cm. Hasil penelitian proses pengeringan kopra dari bed dryer sederhana dapat disimpulkan bahwa jarak rak berpengaruh terhadap kadar air kopra. Perlakuan terbaik adalah pengeringan dengan jarak rak terhadap kualitas kopra 30 cm yang menghasilkan kadar air akhir kopra 6.60 %

PENGARUH LAMA WAKTU DESTILASI PENYULINGAN TERHADAP PROFIL MINYAK ATSIRI DAUN SERAI WANGI (Chymbopogon nardus (L.) Rendle) HASIL DESTILASI UAP-AIR

HESRON RABE
2022 · Book · Open Access

Minyak atsiri dalam Encyclopedia of Chemical Technology diartikan sebagai senyawa yang mudah menguap dan berasal dari bagian tanaman seperti akar, batang, daun, biji, kulit dan buah (Baser dan Demirici, 2007). Selain itu, minyak atsiri juga mengandung turunan senyawa aromatik yang menjadi sumber aroma wangi yang terdiri dari gugus fungsi aldehida, alcohol, fenol, asam ester, ester dan keton (Rassem, 2016). Sumber minyak atsiri yang diproduksi di Indonesia berasal dari 40-80 salah satunya adalah tanaman serai (Balakrishnan dkk, 2014). Tujuan melaksanakan peneltian ini untuk mempelajari distilasi minyak atsiri daun serai wangi ( C. nardus), untuk mengetahui pengaruh volume air pada destilasi uap-air terhadap sifat fisik, (rendemen, warna, dan indeks bias). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lama waktu distilasi minyak atsiri daun serai wangi (c.nardus (l.) rendle) menggunakan metode distilasi uap-air terhadap profil minyak atsiri yang diperoleh. Penelitian ini menggunakan rancangan dasar RAL (Rancangan Acak Lengkap) 3 perlakuan 2 kali ulangan dan 16 unit percobaan. Perlakuan yang dicoba yaitu (Bahan serai wangi 2,5 kg), (Volume Minyak Serai wangi), (Berat jenis minyak). Daun yang digunakan adalah daun serai wangi segar yang dikering-anginkan selama satu hari dan menggunakan metode distilasi uap-air (steam-water distilation). Variasi yang digunakan adalah variasi jumlah pelarut yakni 3 Liter, 6 Liter dan 9 Liter setiap 2,5 kg sampel. Berdasarkan hasil penelitian pengaruh volume air pada distilasi minyak atsiri daun serai wangi dapat disimpulkan bahwa rendemen minyak serai wangi sangat berpengaruh nyata pada distilasi uap air pada perlakuan berat bahan 2,5 kg dengan rendemen 0,73%.

evaluasi pengelolaan jaringan irigasi pada daerah irigasi weelerika kecamatan loli kabupaten sumba barat

DAUD DEGA LANGO
2022 · Book · Open Access

ABSTRAK EVALUASI PENGELOLAAN JARINGAN IRIGASI PADA DAERAH IRIGASI WEELERIKA KECAMATAN LOLI KABUPATEN SUMBA BARAT )*Lango D. D )**Makaborang M, STP., MSc Nainiti. N.P.P.E, STP.,MP Penelitian ini Melingkupi Evaluasi Pengelolaan Jaringan Irigasi Pada Daerah Irigasi Weelerika Kecamatan Loli Kabupaten Sumba Barat yang bertujuan untuk mengetahui kinerja Perkumpulan Petani Pemakai Air/P3A dalam pengelolaan jaringan irigasi pada lokasi penelitian. Penelitian telah dilaksanakan selama 1 (satu) bulan yaitu pada bulan Desember 2020 dengan menggunakan metode deskriptif. Setelah dilakukan penelitian dilapangan yang dilaksanaan sesuai dengan metode yang digunakan dalam penelitian ini maka didapatkan hasil bahwa kondisi fisik jaringan irigasi Weelerika dalam keadaan baik meskipun masih minim dalam kebersihan sekitar irigasi/saluran dan setelah dilakukan pengumpulan data dengan cara mewawancarai 13 orang responden pemakai irigasi Weelerika didapatkan hasil bahwa sebagian responden sangat baik atau baik untuk dilakukan pengelolaan jaringan irigasi demi meningkatkan ketersediaan air yang cukup dalam melakukan kegiatan pertanian baik pada musim hujan maupun musim kemarau. Demi kelancaran suatu program dalam suatu usaha maka diperlukan suatu perubahan yang lebih baik, jadi dalam penelitian ini, peneliti mengundang para responden (P3A) untuk membangun kerja sama yang baik dalam memelihara lingkungan irigasi demi dan untuk mencukupi ketersediaan air

PENGARUH CAMPURAN LIMBAH KULIT BUAH KELOR ( KBK ) DAN PEREKAT BERBAHAN TAPIOKA DALAM PEMBUATAN BIOPELET TERHADAP ENERGI YANG DI HASILKAN

YETRON HERMANTHO MUTI
2022 · Book · Open Access

ABSTRAK PENGARUH CAMPURAN LIMBAH KULIT BUAH KELOR ( KBK ) DAN PEREKAT BERBAHAN TAPIOKA DALAM PEMBUATAN BIOPELET TERHADAP ENERGI YANG DI HASILKAN Muti H. Yetron* Bunga Habba, J. F** Jemseng Abineno** Program Studi Mekanisasi Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang Pembuatan biopelet menggunakan Kulit Buah Kelor (KBK) merupakan biomassa padat (pellet) yang dapat diolah sebagai pengganti energi alternatif. Biomassa dalam bentuk pellet dapat digunakan secara langsung sebagai bahan bakar padat. Biopellet atau pellet yang berasal dari biomassa dikonversi dan dapat dimanfaatkan sebagai energi bahan bakar menggunakan teknik densifikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh campuran limbah kulit buah kelor (KBK) dan perekat berbahan tapioka, serta untuk mengetahui campuran yang tepat antar limbah kulit buah kelor dan perekat berbahan tapioka dalam pembuatan biopelet terhadap energi yang dihasilkan. Penelitian ini dilakukan dengan perlakuan variasi campuran limbah kulit buah kelor (K) dan perekat berbahan tapioka (T). Adapun perlakuan yang diuji coba adalah perlakuan A (100% vs 0), B (80% vs 20%), C (70% vs 30%), D (60% vs 40%0, E (50% vs 50%). Total bahan kulit buah kelor dan tapioka pada tiap sampel 1 kg. Setiap perlakuan diulang 4 kali sehingga menghasilkan 25 unit percabaan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dan dinalisis menggunakan Analisis Varian (Anova) untuk mengetahui pengaruh perlakuaan dan dilanjutkan dengan analisis Duncan untuk mengetahui perlakuan terbaik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan pertama hingga perlakuan ke-5 (terakhir) hasil yang dihasilkan maksimal. Biopelet, Kulit Buah Kelor (KBK), Moringa Oleifera (kelor) *peneliti **pembimbing

DESKRIPSI TENTANG MOTIF, MODUS DAN AKIBAT HUKUM TINDAK PIDANA PERZINAHAN

DESWANTI ALBERTINA KORE
2022 · Book · Open Access

Skripsi ini berjudul: “DESKRIPSI TENTANG MOTIF, MODUS OPERANDI DAN AKIBAT HUKUM TINDAK PIDANA PERZINAHAN”. Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah: 1. Apa motif terjadinya tindak pidana perzinahan ? 2. Bagaimana modus operandi terjadinya tindak pidana perzinahan ? 3.Bagaimanakah akibat hukum yang timbul dari terjadinya tindak pidana perzinahan terhadap pelaku dan rumah tangga korban ? Tujuan penelitian adalah 1.Untuk mengetahui motif terjadinya tindak pidana perzinahan, 2.Untuk mengetahui modus operandi terjadinya tindak pidana perzinahan, 3.Untuk mengetahui akibat hukum yang timbul dari terjadinya tindak pidana perzinahan terhadap pelaku dan rumah tangga korban. Penelitian ini bersifat deskriptif dan jenis penelitian yang digunakan adalah pendekatan yuridis. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah motif,modus dan akibat hukum bagi terdakwa serta rumah tangga korban. Sedangkan variabel terikat yang digunakan oleh penulis yaitu putusan pengadilan terhadap pelaku tindak pidana perzinahan. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan maka penulis menemukan motif pelaku melakukan perzinahan yaitu terdakwa mengalami permasalahan ekonomi dalam keluarga, sering terjadi pertengkaran dalam rumah tangga dan kebutuhan biologisnya tidak terpenuhi. Modus terdakwa yakni saling berkomunikasi dan sering berbagi kisah rumah tangga melalui sosial media, memberikan kenyamanan dan perhatian, membuat janji temu di suatu tempat seperti hotel, kos maupun kontrakan untuk melakukan hubungan layaknya suami istri. Sedangkan akibat hukum yang timbul bagi para pelaku yaitu dijatuhi hukuman pidana penjara dan dibebani biaya perkaya. Akibat yang timbul dari perbuatan pelaku terhadap korban adalah pisah rumah dan atau cerai antara korban dan terdakwa yang berdampak pada anak-anak yang kehilangan kesejahteraan. Adapun saran yang perlu penulis paparkan yakni diharapkan kepada pasutri dalam kehidupan bersama dilingkungan keluarga agar lebih meningkatkan rasa kasih sayang, perhatian, saling berbagi dan peduli terhadap pasangannya sehingga meminimalisir tindak pidana perzinahan yang akan terjadi. Diharapkan kepada pihak dispenduk dan pencatatan sipil memberikan pembekalan terhadap para pasutri baru sehingga lebih memahami kehidupan berumah tangga yang akan mereka jalani. Diharapkan para aparat hukum memberikan nasihat dan pencerahan hukum secara berkala dan terus menerus terhadap para terdakwa.

EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN TOLAK PELURU MENGGUNAKAN MODIFIKASI MEDIA BOLA PLASTIK

ALBERTINA PADAKA
2022 · Book · Open Access

ABSTRAK EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN TOLAK PELURU MENGGUNAKAN MODIFIKASI MEDIA BOLA PLASTIK Albertina Padaka1*, Jusuf Blegur2, Yohanis Boling3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia Email. [email protected] Latar belakang: Masalah yang penulis jumpai pada proses pembelajaran tolak peluru dimana guru menerangkan siswa kurang perhatian atau kurang fokus di sebabkan karna keasikan bercerita dengan temannya sehinga tidak memperhatikan guru menerangkan contoh teknik- teknik dasar dalam pembelajaran tolak peluru sehingga meyebabkan siswa tidak paham tentang dasar pembelajaran tolak peluru. Tujuan penelitian: Kegiatan penelitian ini memiliki tujuan yang hendak di capai adalah untuk mengetahui Efektivitas Pembelajaran Tolak Peluru Menggunakan Modifikasi Media Bola Plastik. Metode penelitian: Penelitian ini menngunakan metodedeskriptif kualitatif. Hasil dan pembahasan: Hasil dan penelitian menunjukan bahwa efektivitas pembelajaran tolak peluru di SMP Negeri 10 Kupang dengan menggunakan modifikasi media bola plastik sangat efektif, dan guru berkeratif dalam mengatasi keterbatasan sarana tolak peluru pada saat proses pembelajaran berlasung supanya efektif menggunakan media modifikasi. Simpulan: Kurangnya fasilitas menyebabkan terlambatnya proses pembelajaran. Maka diperlukan keaktivitas guru untuk modifikasi sarana pembelajaran,agar berjalan dengan baik dan efektiv untuk mencapai tujuan yang di inginkan. Katakunci: Efektvitas pembelajaran tolak peluru