Lewati ke konten utama
Beranda / Koleksi

COLLECTION

Koleksi Perpustakaan

Koleksi otomatis dari Perpustakaan

3.533 item publik

Publikasi

Halaman 26 dari 177

PENGARUH LITERASI KEUANGAN DAN TINGKAT PENDIDIKAN TERHADAP PERILAKU PENGELOLAAN KEUANGAN UMKM (Studi Kasus Pada Pelaku UMKM di Pantai Warna Oesapa)

HENDRIKUS TUBANI NAINAIF
2023 · Book · Open Access

ABSTRAK PENGARUH LITERASI KEUANGAN DAN TINGKAT PENDIDIKAN TERHADAP PERILAKU PENGELOLAAN KEUANGAN UMKM (Studi kasus Pada Pelaku UMKM Di Pantai Warna Oesapa) Nama :Hendrikus T. Nainaif Nim :18410043 Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) adalah usaha ekonomi produktif yang berdiri sendiri yang dilakukan oleh orang perorangan atau badan usaha yang bukan merupakan anak dari perusahaan atau bukan cabang perusahaan yang dimiliki atau menjadi bagian langsung maupun tidak langsung dari usaha menengah atau usaha besar (UU RI No.20/2008). UMKM adalah wujud kehidupan ekonomi sebagian besar rakyat Indonesia sehingga dapat dikatakan sebagai bagian utama dari dunia usaha nasional yang mempunyai kedudukan, potensi, dan peranan sangat penting dan strategis dalam mewujudkan tujuan pembangunan nasional pada umumnya, khususnya pembangunan ekonomi yang berperan sebagai penyediaan barang dan jasa, penyerapan tenaga kerja, pemerataan pendapatan nilai tambah bagi produk daerah dan peningkatan taraf hidup (Mulyati, 2016). Literasi keuangan merupakan salah satu essentiallifeskill yang sangat wajib dimiliki oleh seluruh masyarakat. Hal ini dikarenakan literasi keuangan adalah elemen yang penting dalam memupuk kesadaran masyarakat untuk berpartisipasi dalam berbagai aktivitas ekonomi yang nantinya akan memberikan benefit bagi bagi dirinya sendiri maupun keluarga (OJK, 2018). Menurut Risnaningsih (2017:42) mengatakan bahwa pengelolaan keuangan menjadi salah atu masalah yang seringkali terabaikan oleh para pelaku bisnis Usaha Mikro, khususnya berkaitan dengan penerapan kaidah kaidah pengelolaan keuangan dan akuntansi yang benar. Permasalahan tentang pengelolaan keuangan diyakini sebagai faktor kunci yang memicu kegagalan UMKM. Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan dari sebagian pelaku UMKM yang berlokasi di sekitaran pantai warna Oesapa, bahwa rendahnya literasi atau pemahaman keuangan serta kesadaran pelaku UMKM tentang pentingnya melakukan kegiatan pencatatan dalam pengelolaan keuangan usahanya. Beberapa dari pelaku UMKM juga mengatakan bahwa usaha mereka berjalan dengan normal tanpah menerapkan kaidah-kaidah akuntansi dengan baik, dengan memiliki catatan dan perhitungan keuangan seadanya maupun tidak memiliki catatan dalam usahanya. Mereka hanya melakukan pencatatan keuangan yang sederhana berupa pemasukan dan pengeluaran hanya dari bukti-bukti transaksi penjualan dan pembelian. Diketahui nilai sig. Untuk pengaruh X1 terhadap Y adalah sebesar 0,013 0,001 dan nilai t hitung 2.663 > 2.048 t tabel sehingga dapat disimpulkan bahwa H1 diterima yang berarti terdapat pengaruh positif dan signifikan variable independen X1 (Literasi Keuangan) terhadap variable dependen Y (Perilaku Pengelolaan Keuangan UMKM). Diketahui nilai sig. Untuk pengaruh X2 terhadap Y adalah sebesar 0,028 0,001 dan nilai t hitung 2.324>2.048 t tabel sehingga dapat disimpulkan bahwa H2 diterima yang berarti terdapat pengaruh positif dan signifikan variable independen X2 (Tingkat Pendidikan) terhadap varibel Y (Perilaku Pengelolaan Keuangan UMKM). Diketahui nilai pada Fhitung sebesar 9.249 sedangkan untuk nilai Ftabel dengan tingkat signifikan a = 0,05 (5%) dan dihitung dengan rumus df 1 (k=2) dan df 2 (n-k = 30-2 =28) dapat nilai F tabel sebesar 3.34. Dengan demikian nilai F hitung > F tabel (9.249>3.34). Maka dapat disimpulkan bahwa berdasarkan hasil uji F variabel dependen Literasi Keuangan dan Tingkat Pendidikan berpengaruh secara simultan atau Bersama-sama memiliki pengaruh positif dan singnifikan terhadap variabel dependen Perilaku Pengelolaan Keuangan UMKM. Diketahui besarnya koefisien determinasi atau angka R Square adalah sebesar 0,407. Hal ini menunjukan bahwa variabel X1 (Literasi Keuangan) dan X2 (Tingkat Pendidikan) dapat menjelaskan sebesar 40,7% berpengaruh terhadap variabel Y (Perilaku Pengelolaan Keuangan UMKM) di Pantai Warna Oesapa dan sisanya sebesar 59,3% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak diikutsertakan dalam penelitian ini. Kata Kunci : Literasi Keuangan, Tingkat Pendidikan, Dan Perilaku Pengelolaan keuangan

PENGARUH KEMAMPUAN KERJA DAN KETERLIBATAN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI DI DINAS PENANAMAN MODAL DAN PELAYANAN TERPADU SATU PINTU PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR

CLEMENTINA YOLANDA FOJU
2023 · Book · Open Access

Suatu organisasi bisa berhasil apabila sumber daya manusianya dapat dikelola dengan baik, bukan hanya mengekspoitasi tenaganya tetapi juga mengelolah sumber daya manusia tersebut seefektif mungkin sehingga mampu memberikan keuntungan bagi organisasi itu sendiri dan mensejahterakan kehidupan sumber daya manusia tersebut. Dengan demikian keberhasilan semua operasional organisasi sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia yang dalam hal ini adalah pegawai. Pemberdayaan sumber daya manusia di segala bidang merupakan salah satu upaya yang wajib dilakukan bagi terciptanya sumber daya manusia yang berkualitas, memiliki kemampuan memanfaatkan, mengembangkan dan menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi serta kemampuan manajemen. Meningkatkan mutu sumber daya manusia untuk dapat memenuhi tantangan peningkatan perkembangan yang semakin cepat, efisien dan produktif, perlu dilakukan secara terus menerus sehingga menjadikan sumber daya manusia tetap merupakan sumber daya yang produktif. Tujuan utama manajemen sumber daya manusia di setiap organisasi adalah untuk memfasilitasi kinerja organisasi (Priyono, 2010:8). Dari latar belakang tersebut, penelitian ini bertujuan untuk meneliti analisis pengaruh kemampuan kerja dan keterlibatan kerja terhadap kinerja pegawai Dinas Penenaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi NTT. Secra terperinci yang menjadi perosalan penelitian adalah: bagaimana pengaruh kemampuan kerja dan keterlibatan kerja berpengaruh terhadap kinerja pegawai di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan terpadu satu pintu Provinsi NTT. Penarikan sampel dilakukan dengan cara simple random sampling (acak sederhana), maka sampel yang digunakan peneliti adalah 41 pegawai yang bekerja pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi NTT. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan menggunakan kuesioner yang bersumber dari hasil wawancara terstruktur terhadap responden. Instrumen dalam pengumpulan data primer ini adalah kuesioner yang disusun secara sistematis dan dalam bentuk daftar cek dalam bentuk Semantic Differential scale. Semantic Differential scale merupakan metode pengukuran sikap dengan menggunakan skala pengukuran secara verbal dua kutub (bipolar) penelitian yang ekstrim, misalnya: Kuat-Lemah, baik-buruk, tidak setuju-setuju. Data yang dihasilkan dari pengukuran tersebut bersifat interval. Pertanyaan-pertanyan dalam angket tertutup dibuat dengan menggunakan skala 1-10 untuk mendapatkan data yang bersifat interval dan diberi skor atau nilai sebagai berikut: untuk kategori pertanyaan dengan jawaban sangat tidak setuju atau sangat setuju: sangat tidak setuju 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 sangat setuju. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, peneliti akan mengulas data dan membahas hasil penelitian sesuai dengan permasalahan yang diajukan. Dalam penelitian ini, telah dilakukan analisis linear berganda dan diperoleh koefisien regresi (β1) sebesar 0,646. Artinya, jika terjadi kenaikan 1% dalam kemampuan kerja, maka kinerja pegawai akan meningkat sebesar 0,646 (atau 64,6%). Koefisien ini bernilai positif, yang menunjukkan adanya pengaruh positif antara variabel kemampuan kerja (X1) dan kinerja pegawai (Y). Dalam penelitian ini juga, telah dilakukan analisis linear berganda dan diperoleh koefisien regresi (β2) sebesar 0,802. Artinya, jika terjadi kenaikan 1% dalam keterlibatan kerja, maka kinerja pegawai akan meningkat sebesar 0,802 (atau 80,2%). Koefisien ini bernilai positif, yang menunjukkan adanya pengaruh positif antara variabel keterlibatan kerja (X2) dan kinerja pegawai (Y). Berdasarkan hasil analisis yang dipaparkan di atas, dapat disimpulkan bahwa: Secara parsial, kemampuan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi NTT. Dalam hal ini, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi NTT dapat fokus pada pengembangan dan peningkatan kemampuan kerja pegawai untuk meningkatkan kinerja secara keseluruhan. selanjutnya, keterlibatan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi NTT. Hal ini menandakan bahwa adanya tingkat keterlibatan kerja yang lebih tinggi berhubungan positif dengan peningkatan kinerja pegawai Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi NTT.

PENGARUH PENERAPAN AKUNTANSI SEKTOR PUBLIK DAN PENGAWASAN INTERNAL TERHADAP KINERJA INTANSI PEMERINTAH DAERAH KOTA KUPANG

REKZY SERAN
2023 · Book · Open Access

ABSTRAK Pengaruh Penerapan Akuntansi Sektor Publik dan Pengawasan Internal Terhadap Kinerja Intansi Pemerintah Daerah Kota Kupang. Penelitian ini bertujuan untuk pengaruh penerapan Akuntansi Sektor Publik dan pengawasan internal terhadap kinerja intansi Pemerintah Daerah Kota Kupang, penelitian ini termasuk penelitian korelasional. Penelitian dilaksanakan pada Pemerintah Daerah Kota Kupang, terdapat dua variabel independen yaitu akuntansi sektor publik (X1) dan pengawasan internal (X2), serta satu variabel dependen yaitu kinerja intansi pemerintah. Sampel dalam penelitian ini adalah pegawai bidang administrasi keuangan dan aset yang berjumlah 37 orang. Data yang digunakan dalam penelitian ini berupa data primer. Teknik analisis data menggunakan deskriptif regresi berganda. Hasil penelitian menyimpulkan: (1) Terdapat pengaruh penerapan akuntansi sektor publik terhadap kinerja instansi pemerintah daerah; (2) Tidak terdapat pengaruh pengawasan internal terhadap kinerja instansi pemerintah daerah; dan (3) Terdapat pengaruh penerapan akuntansi sektor publik dan pengawasan internal terhadap kinerja instansi pemerintah daerah kota kupang, yang dibuktikan dari hasil pengujian hipotesis dimana signifikasi 0,00 0,05, dengan pengaruh sebesar 45,80% dan selebihnya 54,20% dipengaruhi faktor lainnya. Kata Kunci: akuntansi sektor publik, pengawasan internal, dan kinerja intansi pemerintah

PENGARUH PENEMPATAN KERJA, LINGKUNGAN KERJA DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KEPUASAN KERJA PEGAWAI PADA BADAN KEUANGAN DAN ASET DAERAH KOTA KUPANG

SHERLY MARLENY RATU LADO
2023 · Book · Open Access

PENGARUH PENEMPATAN KERJA, LINGKUNGAN KERJA DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KEPUASAN KERJA PEGAWAI PADA BADAN KEUANGAN DAN ASET DAERAH KOTA KUPANG Kepuasan kerja merupakan suatu bentuk sikap dari rasa puas dan bahagia akan pekerjaannya saat ini. Rasa puas ini didapat karena perusahaan dapat memenuhi kebutuhan karyawan dengan baik seperti tercapainya tujuan kerja, dinamika lingkungan kerja, dan aspek-aspek lainnya yang menunjang karyawan dalam bekerja. Rasa puas akan pekerjaan ini dapat tercerminkan melalui beberapa sikap yang berubah seperti tingkat moral, disiplin, motivasi, produktivitas, capaian dan prestasi kerja yang tinggi. Badan Keuangan dan Aset Daerah Kota Kupang merupakan Organisasi Perangkat Daerah Tipe B yang memiliki Tugas dan Fungsi sebagaimana termuat dalam Peraturan Walikota Kupang Nomor 60 Tahun 2021 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi serta Tata Kerja Badan Keuangan dan Aset Daerah Kota Kupang. Sebagai Organisasi Perangkat Daerah yang membantu Walikota Kupang melaksanakan Urusan Pemerintahan Daerah di Bidang Keuangan dan Aset Daerah, maka perlu didukung juga oleh sumber daya manusia yang berkualitas, terampil serta handal dibidangnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis apakah Penempatan Kerja, Lingkungan Kerja dan Motivasi Kerja berpengaruh terhadap Kepuasan Kerja Pegawai Negeri Sipil pada Badan Keuangan Dan Aset Daerah Kota Kupang. Konsep penelitian dalam skripsi ini adalah Penempatan Kerja, Lingkungan Kerja, Motivasi Kerja serta Kepuasan Kerja. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi pegawai Badan Keuangan dan Aset Daerah Kota Kupang adalah sebanyak 44 orang dan dengan menggunakan rumus Slovin (toleransi kelonggaran 10 persen) maka sampel penelitian ini sebanyak 45 responden. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner pada responden, kemudian data dianalisis menggunakan Analisis Pengaruh Linear Berganda menggunakan Software SPSS versi 26. Dalam analisis pendahuluan akan dijelaskan data-data hasil tabulasi penelitian untuk di analisis guna melihat kecenderungan data menurut indikator dengan menggunakan teknik analisis deskriptif dengan skala pengukuran Interval Dalam analisis lanjutan penelitian menggunakan teknik analisis regresi linear berganda dengan bantuan SPSS. Regresi linear berganda digunakan untuk memprediksi permintaan dimasa akan datang berdasarkan data masa lalu untuk mengetahui pengaruh satu atau lebih variabel bebas (dependen) Siregar (2012). Berdasarkan penjelasan tersebut maka dari hasil pengujian SPSS didapatkan hasil pengujian regresi linier berganda dengan persamaan regresi Dilihat dari hasil pengujian yang telah dilakukan, maka diperoleh Fhitung = 3198.970 lebih besar dari F tabel = 2,33 dan tingkat sig = 0.000 oleh karena itu nilai sig 0.05 maka Ho (b1= 0) ditolak dan Ha (b1 ≠ 0) diterima artinya Penempatan Kerja (X1), Lingkungan Kerja (X2) dan Motivasi kerja (X3) memiliki pengaruh signifikan secara simultan terhadap Kepuasan Kerja (Y). Pada hasil uji Koefisien determinasi merupakan suatu alat untuk mengukur besarnya pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat.Besarnya koefisien determinasi berkisar antar angka 0 sampai dengan 1, besar koefisien determinasi mendekati angka 1, maka semakin besar pengaruh variabel indevenden. Hasil uji R2 pada penelitian ini diperoleh nilai sebesar 0,988. Hal ini menunjukkan bahwa Kepuasan Kerja dipengaruhi oleh variabel Penempatan kerja, Lingkungan Kerja dan Kepuasan Kerja sebesar 98,8% sedangkan sisanya sebesar 0,012% di pengaruhi oleh faktor lain yang tidak termasuk penelitian.

FAKTOR-FAKTOR PENGHAMBAT RENDAHNYA PEMBINAAN ATLET USIA DINI DI PERGURUAN-PERGURUANPENCAK SILAT SE- KOTA KUPANG

HENDRIK WUNU NGITA AMAH
2023 · Book · Open Access

ABSTRAK FAKTOR-FAKTOR PENGHAMBAT RENDAHNYA PEMBINAAN ATLET USIA DINI DI PERGURUAN-PERGURUANPENCAK SILAT SE- KOTA KUPANG Hendrik Wunu Ngita Amah1*, Anderias J. F. Lumba2 , Alventur Baun3. 1 ,2, 3 Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Perkembangan prestasi olahraga pencak silat di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Pra PON XX 2019 di Jakarta dan PON XX di Papua berhasil mendulang 1 emas dan 2 perunggubelum diikuti dengan suatu proses regenerasi pembinaan atlet dari usia dini yang berjenjang untuk mendapatkan bibit-bibit atlet yang berbakatdi setiap perguruan sebagai titik lemah Pengrov IPSI NTT. Sebagaimana hasil observasi-observasi sebelumnya menunjukkan bahwa dari 22 Kabupaten/Kota di Provinsi NTT, Kota Kupang sebagai Ibu Kota Provinsi merupakan salah satu kontingen yang berpartisipasi dalam Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Sekolah Dasar (SD) untuk cabang olahraga pencak silat. Namun dari sekian banyak kelas yang dipertandingkan, banyak kelas yang tidak diikut sertakan oleh Pengurus IPSI Kota Kupang karena jumlah atlet usia dini yang berpartisipasi sangat minim. Hal ini dikarenakan tidak adanya talent scouting yang memadai di seluruh perguruan silat yang ada di Kota Kupang, sehingga banyak bakat-bakat yang tidak terpantau. Selain itu banyak faktor yang menjadi penghambat bagi perguruanperguruan pencak silat di Kota Kupang baik faktor endogen maupun eksogen sehingga tidak melakukan pembinaan atlet usia dini dan kesulitan untuk menarik minat anak usia dini untuk menjadi atlet pencak silat. Tujuan penelitian: Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui faktor-faktor penghambat rendahnya pembinaan atlet usia dini di perguruan-perguruan Pencak Silat di Kota Kupang. Metode penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif, populasi dalam penelitian ini adalah perwakilan dari 15 Perguruan yang ada di Kota Kupang. Setiap perguruan di wakili dua orang yang terdiri dari satu orang Pelatih dan Ketua Umum Pengurus Perguruan Provinsi yang ada di Kota Kupang, dengan demikian jumlah total populasi berjumlah 30 orangdenganteknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan angket (kuesioner), observasi, dan dokumentasi. Dokumentasi digunakan untuk melengkapi data dalam angket penelitian yang danalisis denganteknik analisis statistik deskriptif.. Hasil dan pembahasan: Berdasarkan data yang diperoleh bahwa secara keseluruhan faktor endogen yang mempengaruhi rendahnya pembinaan atlet usia dini di perguruan-perguruan Pencak Silat se- Kota Kupang, yaitu: berada dalam kategori “Sedang” sebesar 37% (11 orang) dari 30 orang yang menjadi sampel penelitian. Sedangkan secara keseluruhan faktor eksogen yang mempengaruhi rendahnya pembinaan atlet usia dini di perguruan-perguruan Pencak Silat di Kota Kupang, yaitu: berada dalam kategori “Sedang” sebesar 37% (11 orang) dari 30 orang yang menjadi sampel penelitian. Simpulan: Faktor endogen dan faktor eksogen yang mempengaruhi rendahnya pembinaan atlet usia dini di perguruan-perguruan Pencak Silat di Kota Kupangsama-sama berada pada kategori “Sedang”. Kata kunci:Pembinaan, Atlet usia dini, Perguruan-perguruan Pencak Silat.

MODEL PEMBELAJARAN TEKNIK DASAR SEPAK BOLA PADA SISWA SEKOLAH DASAR DI SD NEGERI NDULA LURI KABUPATEN SUMBA TIMUR

DANIEL TANGGU RAMI
2023 · Book · Open Access

ABSTRAK MODEL PEMBELAJARAN TEKNIK DASAR SEPAK BOLA PADA SISWA SEKOLAH DASAR DI SD NEGERI NDULA LURI KABUPATEN SUMBA TIMUR” Daniel tanggu rami1*, Dr. Anderias J. F. Lumba, M.Pd., Ramona M.Mae 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Belajar pada hakikatnya merupakan kegiatan yang dilakukan secara sadar untuk menghasilkan suatu perubahan, menyangkut pengetahuan, keterampilan, sikap, dan nilai-nilai. Tujuan penelitian: Berdasarkan pendapat di atas dapat disimpulkan bahwa pengembangan model adalah suatu proses atau cara menjadikan sesuatu objek atau tipe menjadi lebih maju, lebih baik, sempurna, dan berguna. Secara umum model pembelajaran dapat diartikan sebagai suatu pola atau bentuk latihan yang di dalamnya terdapat langkah-langkah model pembelajaran yang sesuai dengan tujuan pembelajaran yang hendak dicapai. Metode penelitian: Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah deskriptif kualitatif karena dalam penelitian ini menghasilkan kesimpulan berupa data,wawancara dan dokumentasi yang menggambarkan secara rinci, bukan data yang berupa angka-angka. Hasil dan pembahasan: Sumber data primer diperoleh dari hasil wawancara langsung dengan guru Penjasorkes, dan siswa. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. menggunakan data merangkum,dan persamaan kata Hasil dan pembahasan proses belajar mengajar siswa pada model pembelajaran teknik dasar sepak bola sangat bermanfaat untuk lebih mengetahui kemampuan siswa dalam kegiatan pembelajaran berlangsung. Simpulan: Dari hasil penelitian di atas maka peneliti menyimpulkan bahwa proses belajar mengajar siswa menggunakan model pembelajaran teknik dasar sepak bola dapat meningkatkan perhatian, perasaan senang dan aktifitas siswa dalam mengikuti proses pembelajaran penjas. Kata kunci: Kompetensi guru; hasil belajar; pendidikan jasmani

MANEJEMEN TURNAMEN BOLA VOLI PERMATA CUP KE-IX DI KECAMATAN ALOR TIMUR LAUT KABUPATEN ALOR

SEMUEL MAIFA
2023 · Book · Open Access

ABSTRACT MANAGEMENT OF THE PERMATA CUP VOLLEYBALL TOURNAMENT IN THE NORTHEAST ALOR DISTRICT, ALOR REGENERATION Semuel Maifa1*, David Loba2, Pnato W. Masi3 1,2,3Physical Education, Health, and Recreation Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, Artha Wacana Christian University, Kupang, Indonesia email. [email protected] Background: There are a number of developments in the sports world that are currently accelerating pretty quickly, one of which is the development of a teamwork sport. Coaching and training in sports are part of initiatives to raise the standard of human resources. In Indonesia, coaching is focused on developing a person's character and personality, as well as their physical, mental, and spiritual well-being, in order to boost accomplishments that can inspire a sense of national pride. Aim of Study: This study's objective was to learn more about the management style employed at the PERMATA Cup Volleyball Tournament in 2022. Research Methods: With a descriptive research design, this study employs a qualitative methodology. In this study, observation, interviews, and documentation were used as data collection methods. Findings and Discussion: The outcomes demonstrated that the organization of the PERMATA Cup Volleyball Tournament in 2022 was proceeding successfully and that each member had fulfilled their assigned responsibilities. Conclusion: The 2022 PERMATA Cup Volleyball Tournament's organizing committee has done a good job of carrying out its duties. because the organizing committee for the tournament performed the four management tasks of planning, organizing, implementing, and supervising. Key words: PERMATA Cup Volleyball Tournament Management in 2022

ANALISIS POLA PENGELOLAAN KEUANGAN BADAN LAYANAN UMUM DAERAH ( BLUD )

ADI LORENSIUS MOU
2023 · Book · Open Access

ABSTRAK Judul Skripsi : Analisis Pola Pengolaan Keuangan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) (Studi Kasus Pada Rumah Sakit Umum Daerah Naibonat) Nama Mahasiswa : Adi Lorensius Mou Nomor Registrasi : 18410009 Pembimbing 1 : Jusuf Abolada, SE., M.Si Pembimbing II : Alya E. Sjioense, MM Rumah sakit pemerintah merupakan institusi pelayanan publik yang memegang peranan penting bagi peningkatan derajat kesehatan masyarakat. Dengan semakin tingginya tuntutan bagi rumah sakit pemerintah untuk meningkatkan pelayanannya, banyak permasalahan muncul terkait dengan terbatasnya anggaran yang tersedia, alur birokrasi yang panjang, aturan pengelolaan keuangan yang menghambat kelancaran pelayanan dan sulitnya mengukur kinerja. Melalui Pola Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum Daerah, Rumah Sakit Umum Daerah Naibonat diharapkan dapat meningkatkan profesionalisme, enterpreneurship, transparansi dan akuntabilitas. Penelitian ini berjudul Pola Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum Daerah (PPK-BLUD) (Studi Rumah Sakit Umum Daerah Naibonat) Tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum Daerah) Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola pengelolaan keuangan badan layanan umum pada Rumah Sakit Umum Daerah Naibonat berdasarkan aturan Permendagri No. 61 Tahun 2007 Tentang PedomanTeknis Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum Daerah. Tujuan yang di capai dalam penelitian ini ada tiga yaitu (1) mengetahui pola pengelolaan keuangan BLUD Rumah Sakit Umum Daerah Naibonat,menurut aspek sikap integritas, (2) mengetahui pola pengelolaan keuangan BLUD Rumah Sakit Umum Daerah Naibonat menurut aspek kuantitas dan kualitas sumber daya manusia, dan (3) mengetahui pola pengelolaan keuangan BLUD Rumah Sakit Umum Daerah Naibonat menurut aspek sistem dan prosedur. Teknik pengumpulan data yang di pakai dalam penelitian ini adalah teknik dokumentasi dan wawancara. Teknik dokumentasi dan wawancara dilakukan untuk mengumpulkan data serta memastikan setiap proses pengelolaan keuangan dari aspek integritas, kuantitas dan kualitas sumber daya manusia, serta sistem dan prosedur diterapkan di Rumah Sakit Umum Daerah Naibonat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sikap integritas, kualitas dan kuantitas sumber daya manusia, serta sistem dan prosedur terhadap pola pengelolaan keuangan di Rumah Sakit Umum Daerah Naibonat. Dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa RSUD Naibonat . belum sepenuhnya menerapkan peraturan yang ditetapkan oleh Permendagri No. 61 Tahun 2007, hal ini dapat diketahui dengan adanya beberapa aturan yang belum dipenuhi. Rumah Sakit juga belum menggunakan semua laporan keuangan yang ditetapkan Permendagri No. 61 Tahun 2007 hal ini dapat dilihat dari laporan semesteran. Kata Kunci : Pola, Pengelolaan, Keuangan, Badan, Layanan, Umum dan Daerah. Hasil indikator penilaian efisiensi pelayanan setiap tahunnya menunjukkan peningkatan dan menunjukkan tren yang positif dan pemanfaatan pelayanan yang terus meningkat. Kendala yang sejauh ini masih ada didalam Rumah Sakit BLUD dan mempengaruhi kinerja pelayanan adalah belum semua karyawan yang mengerti dan paham benar tentang Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum Daerah. Jumlah sarana dan prasarana belum mencukupi untuk jumlah pasien yang terus meningkat sehingga sarana prasarana perlu ditingkatkan untuk pelayanan yang lebih baik. Kata Kunci : Analisis Pola pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum Daerah

TINJAUAN TENTANG KEGIATAN EKSTRAKURIKULER GURU PJOK DALAM MENGEMBANGKAN BAKAT SISWA DI SD NEGERI NUNBAUN SABU yu

RENALDY TULLE
2023 · Book · Open Access

ABSTRACT TINJAUAN TENTANG KEGIATAN EKTRAKURIKULER GURU PJOK DALAM MENGEMBANGKAN BAKAT SISWA DI SD NEGERI NUNBAUN SABU Renaldy Tulle1, Ramona M Mae2, Jimmy Ch Atty3 123Physical Education, Health, and Recreation Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, Artha Wacana Christian University, Kupang, Indonesia email. [email protected] Background: Extracurricular is an activity carried out by school students outside the standard curriculum learning hours which are usually carried out on certain days that have been set at the school. Research objectives: The purpose of this research is to find out how the efforts of teachers in developing students' talents in extracurricular activities at SD Negeri Nunbaun Sabu Research method: In this study, researchers used a qualitative approach. with data collection techniques used through observation, interviews and documentation as well as data analysis techniques in this study, namely data reduction, data display, and drawing conclusions. Results and discussion: extracurricular activities It is the duty and responsibility of schools and trainers at SD Negeri Nunbaun Sabu. So far, extracurricular activities have been running smoothly and students are always enthusiastic about participating. However, the school and trainers must pay attention to this in order to further facilitate extracurricular activities with infrastructure. This will increase the ability of students to develop their talents. Conclusion: Based on the results of research on extracurricular activities at SD Negeri Nunbaun Sabu very good. the main thing for the success of extracurricular activities is a change in behavior and more confidence and being able to develop skills well. Therefore the development of extracurricular talents at Nunbaun Sabu Elementary School goes well and helps students achieve achievements that are proud of the school as well as themselves and their parents. Keyword: Extracurricular;Talen Development;

KINERJA GURU DALAM MEMOTIVASI SISWA PADA PEMBELAJARAN PJOK DI SMA SWASTA KRISTEN TARUS TENGAH

FORTUNATUS LONGO KENI
2023 · Book · Open Access

ABSTRAK KINERJA GURU DALAM MEMOTIVASI SISWA PADA PEMBELAJARAN PJOK DI SMA SWASTA KRISTEN TARUS TENGAH Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia Email : [email protected] Latar belakang: Berdasarkan latar belakang masalah, proses pembelajaran PJOK di SMAS Kristen Tarus Tengah berjalan dengan lancar tetapi terkadang siswa yang malas mengikuti pembelajaran dikarenakan minimnya jumlah siswa sehingga membuat siswa cepat bosan untuk belajar. Maka seorang guru yang harus memberikan serta selalu memotivasi siswa semangat dalam belajar Tujuan penelitian: Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kinerja guru dalam memotivasi siswa pada pembelajaran PJOK di SMA Swasta Kristen Tarus Tengah”. Metode penelitian: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi serta teknik analisis dalam penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian data dan kesimpulan atau verifikasi. Sampel pada penelitian ini adalah kepala sekolah, guru PJOK, dan dua orang siswa satu laki-laki dan satu perempuan di SMAS Kristen Tarus Tengah. Hasil dan pembahasan: Hasil Penelitian ini menunjukkan, bahwa kinerja guru dalam memotivasi siswa pada pembelajaran PJOK tetap berjalan dengan baik seperti biasanya. Materi yang diajarkan sesuai dengan kondisi lapangan serta peralatan olaraga yang kurang lengkap, tetapi pembelajaran tetap berjalan dengan yaitu guru PJOK menggunakan halaman sekolah sebagai lapangan dan memodifikasi bola besar dengan bola plastik. Dalam hal ini, kaitan dengan materi siswa-siswi SMAS Tarus Tengah lebih suka dengan pembelajaran bola besar yaitu sepak bola untuk laki-laki dan bola voli untuk perempuan. Simpulan: Berdasarkan uraian di atas maka disimpulkan kinerja guru dalam memotivasi siswa pada pembelajaran PJOK di SMAS Kristean Tarus Tengah sangat baik karena siswa sekarang ini semangat dalam belajar. Kata kunci: kinerja Guru; motivasi belajar; PJOK ABSTRACT TEACHER PERFORMANCE IN MOTIVING STUDENTS IN PJOK LEARNING AT TARUS TENGAH CHRISTIAN PRIVATE HIGH SCHOOL 123Physical Education, Health, and Recreation Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, Artha Wacana Christian University, Kupang, Indonesia Email : [email protected] Background: Based on the background of the problem, the PJOK learning process at Tarus Tengah Christian High School runs smoothly but sometimes students are lazy to take part in learning due to the lack of students so that students get bored quickly while studying. So a teacher’s must provide and always motivate students so that students are enthusiastic in learning. Research objective: the purpose of this study was to determine teacher performance in motivating students in PJOK learning at Tarus Tengah Christian private Research method: the method used in this study is descriptive qualitative with data collection techniques used throught observation, interviews and documentation as well as analysis techniques in this study, namely data reduction, data Presentation and conclusions or verification. The sample in this study was the principal, PJOK teachers, and two students, one male and one female at SMAS Kristen tarus tengah Result and discussion: the results of this study indicate that the performance of the gun in motivating students in PJOK learning continues to run well as usual. The material taught is in accordance with held conditions and sports equipment that is incomplete, but learning continues with PJOK teacher using the school yard as a field and modifying large balls with plasticballs. In this case, with regard to the material, Tarus Tengah Christian Hight School students prefer big ball learning, namely soccer for boys and volleyball for girls. Conclusion: Bassed on the description above, it can be concluded that the teacher’s performance in motivating students in PJOK learning at SMAS Kristean Tarus Tengah is very good because students are now enthusiastic about learning Keyword: Teacher performance; learning motivation; PJOK.

UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR PASSING BAWAH DALAM PERMAINAN BOLA VOLI DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA BOLAMENGGANTUNG PADA SISWA KELAS XI SMA NEGERI 2 KUPANG

ARRIZAL AZHARY
2023 · Book · Open Access

ABSTRAK UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR PASSING BAWAH DALAM PERMAINAN BOLA VOLI DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA BOLA MENGGANTUNG PADA SISWA KELAS XI SMA NEGERI 2 KUPANG Arrizal Azhary**Andreas J.F Lumba**Yahya J. Palinata Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh penggunaan media pembelajaran yang tidak sesuai dengan krakteristik siswa yang menyebabkan siswa menjadi tidak tertarik dan kurang aktif dalam proses pembelajaran sehingga hasil belajar siswa menurun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan proses pembelajaran passing bawah dengan menggunakan media bola menggantung pada siswa kelas XI SMA Negeri 2 Kupang. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus, pada tiap siklus terdapat empat tahapan yaitu Perencanaan, Pelaksanaan, Observasi, dan Refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI SMA Negeri 2 Kupang sebanyak 36 orang yang terdiri dari 20 siswa laki-laki dan 16 siswa perempuan. Kondisi keadaan fisik siswa adalah sehat jasmani dan rohani. Hasil penelitian menunjukan bahwa dengan menggunakan media bola menggantug dapat meningkatkan hasil belajar passing bawah pada siswa kelas XI SMA Negeri 2 Kupang pada siklus I dan siklus II. Hasil belajar passing bawah pada siklus I nilai rata-rata yang diperoleh adalah 69,06 dengan ketuntasan klasikal 35%. Pada siklus II nilai rata-rata siswa meningkat menjadi 79,15 dengan ketuntasan klasikal 75%. Kata Kunci : Media Bola Menggantung, Hasil Belajar, Passing Bawah

MINAT SISWA DALAM PEMBELAJARAN SENAM LANTAI KELAS XII IPS 1 DI SMA NEGERI 9 KOTA KUPANG

BLASIUS A. BLIKON
2023 · Book · Open Access

ABSTRAK MINAT SISWA DALAM PEMBELAJARAN SENAM LANTAI KELAS XII IPS 1 DI SMA NEGERI 9 KOTA KUPANG Blasius A. Blikon1*, David Loba2, Dortean A. Jois Jaha3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Berdasarkan latar belakang masalah, minat siswa dalam pembelajaran senam lantai kelas XII IPS 1 di SMA Negeri 9 Kota Kupang terlihat siswa belum terlalu aktif dalam mengikuti pembelajaran pendidikan jasmani, hal ini dikarenakan dalam proses pembelajaran, banyak siswa tidak mendengarkan pemaparan materi secara baik dan tidak mencatat sehingga pada saat praktek di lapangan mereka kurang mengerti tentang materi yang dipraktekan. Tujuan penelitian: Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui minat siswa dalam pembelajaran senam lantai kelas XII IPS 1 di SMA Negeri 9 Kota Kupang. Metode penelitian: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan kuisoner dan dokumentasi serta teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Sampel pada penelitian ini siswa kelas XII IPS 1 SMA Negeri 9 Kota Kupang. Hasil dan pembahasan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat siswa dalam pembelajaran senam lantai kelas XII IPS 1 di SMA Negeri 9 Kota Kupang berada pada kategori baik sebesar 76,666% atau 23 siswa, sedangkan siswa yang memiliki kategori cukup dengan persentase 10% atau 3 siswa dan siswa yang memiliki kategori kurang 13,333% 4 siswa dan tidak ada siswa yang memiliki minat kategori sangat baik. Minat siswa pada faktor intrinsik berada pada kategori Baik sebesar 63,333% 19 siswa sedangkan ,sedangkan minat siswa pada faktor ekstrinsik berada pada kategori Sangat Baik sebesar 50% 15 siswa Simpulan: Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa minat siswa dalam pembelajaran senam lantai kelas XII IPS 1 di SMA Negeri 9 Kota Kupang berada pada kategori baik sebesar 76,666% atau 23 siswa .Minat siswa pada faktor intrinsik berada pada kategori Baik sebesar 63,333% 19 siswa sedangkan minat siswa pada faktor ekstrinsik berada pada kategori Sangat Baik sebesar 50% 15 siswa Katakunci: Minat, Siswa, Pembelajaran Senam Lantai

TINJAUAN TENTANG PROSES PEMBELAJARAN PJOK MATERI BOLA VOLI DI SMA KRISTEN TARUS TENGAH

SEBEDEUS PADALANI
2023 · Book · Open Access

ABSTRAK TINJAUAN TENTANG PROSES PEMBELAJARAN PJOK MATERI BOLA VOLI DI SMA KRISTEN TARUS TENGAH Sebedeus Padalani1*, Ramona M. Mae, Melvianus Selan3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Sebedeus Padalani (2023). Skripsi. Tinjauan Tentang Proses Pembelajaran PJOK Materi Bola Voli Di SMA Kristen Tarus Tengah. Kabupaten kupang dibawah bimbingan Ramona M. Mae, S.Pd.,M.Or selaku Pembimbing I dan Melvianus Selan, S.Pd., M.Or selaku Pembimbing II. Program studi PJKR Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Jasmani. Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Tujuan Penelitian ini untuk. (1) mengetahui sarana dan prasarana pembelajaran Penjasorkes khususnya Bola Voli (2) mengetahui pembelajaran khususnya Bola Voli. metode yang di digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif. Subjek penelitian adalah Kepala Sekolah, Guru Penjas, Dan Siswa/Siswi yang berjumlah 4 orang. Data penelitian dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik keabsahan data yang digunakan adalah teknik revrensi yang diperoleh selama penelitian ini adalah pengumpulan data, redukasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian yang dilakukan oleh peneliti ini mendapatkan beberapa penemuan yang pertama, sarana dan prasarana pembelajaran PJOK tidak tersedia. Sehingga peneliti memberikan solusi, tentang Norma Sarana dan Prasarana agar bisa membantu dalam Pembelajaran Penjaskes Kedua, pembelajaran PJOK tidak berjalan efektif dikarenakan tidak tersedianya sarana dan prasarana seperti Lapangan Voli, Bola, Net.

MODEL PEMBELAJARAN BOLA VOLI DENGAN MENGGUNAKAN METODE TEAM GAMES TOURNAMENT BAGI SISWA KELAS 5 SD NEGERI HAUSUSU KABUPATEN TTS

YUSMAN DEDI KRISTIAN SOLLE
2023 · Book · Open Access

ABSTRAK MODEL PEMBELAJARAN BOLA VOLI DENGAN MENGGUNAKAN METODE TEAM GAMES TOURNAMENT BAGI SISWA KELAS V SD N HAUSUSU . 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Berdasarkan latar belakang masalah, sudah adanya pembelajaran bola voli menggunakan metode TGT tetapi belum diterapkan di SD N Haususu, terhadap kegiatan yang diadakan di sekolah dan juga para siswa SD NEGERI HAUSUSU masih kurang pembelajaran Bola Voli mengunakan metode TGT oleh karna itu guru berperan dalam membimbing siswa meningkatkan hasil belajar siswa dalam pendekatan bola menggunakan metode TGT dan juga memberikan motivasi belajar, Masih banyak siswa yang belum memahami materi Bola Voli di SD Negeri Haususu, belum maksimal hasil belajar tolak peluru di SD Negeri Haususu. Tujuan penelitian: Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk meningkatkan hasil belajar passing bawah bola voli dengan pendekatan taktis pada siswa kelas V SD Negeri Haususu. Metode penelitian: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) karena dalam penelitian ini merupakan pada upaya pemecahan masalah ataupun perbaikan yang di rancang menggunakan penelitian tindakan kelas yang bersifat lefleftif dan kolaboratif. Hasil dan pembahasan: Hasil dalam penelitian ini mempunyai dua siklus dan presentase hasil ketrampilan passing bawah siklus 1 60% dan 2 86%, analisis permasalahan siklus 1 dan 2 dan solusi pemecahannya dari dua siklus mempunyai perbedaan siklus 1 siswa masih dalam proses meyempurnakan hasil keterampilan passing bawah sehingga masih banyak siswa yang pempunyai kategori . Cukub baik. Pada siklus II siswa sudah bagus dalam meningkatkan hasil ketrampilan passing bawah sehingga mendapatkan kategori baik dan berhasil. Simpulan: Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan seperti yang diuraikan pada bab sebelumnya, diketahui persentase siswa SD Negeri Haususu yang tuntas (NA tes Teknik dasar passing bawah) pada siklus 1 hanya 60%. Namun, persentase ketuntasan belajar siswa meningkat menjadi 86% pada siklus 2. Hal tersebut menjelaskan bahwa persentase siswa SD Negeri Haususu yang tuntas semakin baik setelah siswa di beri tindakan berupa pembelajaran Teknik dasar passing bawah melalui pendekatan taktis. Kata kunci: Model pembelajaran bola voli dengan menggunakan metode team games tournament bagi siswa kelas v SD N Haususu.

TES DAYA TAHAN OTOT (PULL UP) BAGI MAHASISWA PJKR KELAS A SEMESTER IV

MEKRI FALERIO SELAN
2023 · Book · Open Access

ABSTRACT MUSCLE ENDURANCE TEST (PULL UP) FOR CLASS A PJKR STUDENTS SEMESTER IV Mekri Falerio Selan¹ , Ramona Mathias Mae², Alventur Baun 3 1,2,3Physical Education, Health and Recreation Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, Artha Wacana Christian University, Kupang, Indonesia email. [email protected] Background: Muscular endurance is the ability of the whole organism to overcome fatigue during long activities. To improve sports performance, many elements of physical fitness must be involved, such as technique, strength and power, speed, flexibility, agility, balance. , and others. One more element that cannot be ignored or even absolutely needs to be improved is endurance. Research objectives: This study aims to determine how high the understanding of the results of the Muscle Endurance Test (Pull Up) for PJKR Class A Semester IV Students. Research method: The approach used in this research is descriptive quantitative research, a method that is used in an effort to find and test the truth of a science. The approach in this research is quantitative which is used as a way or procedure to solve a problem. Results and discussion: The results of this study showed that students who had taken the test were 3 people in the very good category, 6 people in the good category, 9 people in the sufficient category, 10 people in the poor category and 2 people in the very poor category. Conclusion: From the results of the study, the test on fourth semester PJKR students in class A was in the poor category. Keywords: Test (Pull Up) ; Muscular Endurance; PJKR students.

penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Lari Jarak Pendek Pada Siswa

FIRMANDRO ROLAND MEDICI SALJU
2023 · Book · Open Access

THE APPLICATION OF COOPERATIVE LEARNING MODELS TO IMPROVE LEARNING OUTCOMES OF STUDENTS IN SHORT DISTANCE RUNNING Firmnadro Roland Medici Salju 1 Dr. Anderias J. F. Lumba 2 , Alventur Baun 3 1,2,3 Physical Education, Health, and Recreation Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, Artha Wacana Christian University, Kupang, Indonesia Email. [email protected] Background: The research is motivated by the researcher's interest in short distance running for learning outcomes students at SMA Negeri 7 Kupang where students have not been able to learn the basic techniques of short distance runningfor the satisfactory student learning outcomes. Research objective: To improve student learning outcomes class by using cooperative learning to improve learning outcomes of students in short distance running of class X Social Sciences at SMA Negeri 7 Kupang. Research method: The research approach used class action by a research that giving action on the subjects studied to class X IPS students at SMA Negeri 7 Kupang and the teacher action as an observer. This research will be followed up to the class (PTK) as an effort to improve athletic learning on the topic of short distance runninglearning/lessons by using quantitative methods. Result and discussion: To find out student learning outcomes and discussion of athletics short distance running in the learning process activities taking place at SMA Negeri 7 Kupang, in following the author will describe the results of the research through observation results and results of learning value data inside the classroom and outside the classroom during the KBM lesson process . Conclusion: Based on the results of the research and discussion as described in the previous chapter, it is known that the achievement of the students of SMA Negeri 7 Kupang who completed the sprint test in the first cycle was only 30%. However, the students' mastery learning achievement increased to 100% in cycle 2. This explains that the learning achievement of the students of SMA Negeri 7 Kupang who completed it was getting better after the students were given action in the form of learning for the basic techniques sprint using cooperative learning model toimprove the learning outcomesof students in short distance running.

TES KETERAMPILAN TEKNIK DASAR SERVIS FOREHAND DALAM PERMAINAN TENIS MEJA BAGI MAHASISWA PJKR UKAW

MELYANTO KOHETAE
2023 · Book · Open Access

ABSTRACT BASIC FOREHAND SERVICE SKILLS TEST IN TABLE TENNIS FOR UKAW PJKR STUDENTS Melyanto Kohetae1*, Ramona M. Mae2, Melvianus Selan3 123Physical Education, Health, and Recreation Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, Artha Wacana Christian University, Kupang, Indonesia email. [email protected] Background: Table tennis is a sport that knows no age limit, both children and adults can play together. Table tennis is a sport that has many fans, not only for teenagers, but also for children and parents. Research objective: The purpose of this study was to find out how the basic technical skills of forehand service in table tennis are for UKAW PJKR students. Research method: This research method uses a quantitative descriptive method that is used as a way or procedure to solve a problem. Data collection techniques are observation and documentation. Result and discussion: Based on the results of the basic forehand service technique test in table tennis games conducted by 28 PJKR UKAW students, the following results were obtained, the Very Good category consisted of 3 people (11%), the good category consisted of 14 people (50%), and the moderate category consisted of 11 people. (39%). Based on the results of research on the test of the basic technical skills of forehand service in table tennis for PJKR UKAW class C semester 3 students, it is in the "Good" category. Conclusion: The results of the basic forehand service technical skill level in table tennis for UKAW PJKR students can be categorized as "GOOD" with an average service result of 77. Keyword: skills test; forehand serve; table tennis

Manajemen pelati pada klub sepak bola barbor di kabupaten ende

OKTAVIANUS WASA BANDA
2023 · Book · Open Access

ABSTRAK MANAJEMEN PELATIH PADA KLUB SEPAK BOLA BARBOR DI KABUPATEN ENDE Oktavianus Wasa Banda1*, David Loba2 , Andry Sinlaeloe3 1 Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Berdasarkan hal tersebut maka akan dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui”Manajemen Pelatih Pada klub SepakBola BarborDi Kabupaten Ende”yang diharapkan dapat memberikan masukan bagi organisasi atau klub Sepakbola pada umumnya dan klub Barbor Kabupaten Ende. Tujuan penelitian: Adapun tujuan dari penelitian ini adalah Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui manajemen pelatih pada klub Barbor di kabupaten Ende. Metode penelitian: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengaan teknik pengumpulan data yang digunakan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi serta teknikanalisis dalam penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian data dan kesimpulan atau verifikasi. Sampel pada penelitian ini adalah kepala desa Barai boro kanda 1, pelatih klub barbor , atlet klub barbor, . Hasil dan pembahasan: Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa Klub Barbor merupakan salah satu Klub sepak bola yang sudah diakui oleh Kabupaten Ende tahun 2002 berada di Kabupaten Ende yang bertempat di desa boro kanda alamat jln. Imam Bonjol Kecamatan Ende Utara. Tahun didirikan pada tahun 2002 tempat lapangan Nanga Keo.Klub Barbor sudah berusia kurang lebih 20 tahun sampai saat ini dan di ketuai oleh Bapak Muhemad Safrudin.yang memiliki visi “Unggul, Sportif, Dan Berprestasi Dalam Sepakbola”. Jadwal Latihan Klub sepakbola barbor Jadwal latihan yang ada di klub sepakbola barbor (Hasil Wawancara dengan Bapak Muhemad Safrudin) ini dilaksanakan sebagai berikut, antara lain: 1) Hari selasa 15.00 WIB, sampai selesai. 2) Hari Jum’at pukul 15.00 WIB, sampai selesai.3) Hari Minggu pukul 15.00 WIB, sampai selesai.Semua latihan dilaksanakan di lapangan Nanga Keo Kecamatan Ende Kabupaten Ende. Selain jadwal yang telah di tentukan oleh Klub barbor ini juga rutin. Simpulan: Berdasarkan hasil penelitian dan data yang diperoleh dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut:1Manajemen Klub Barbor Kabupaten masuk dalam katagorisedang.2 Pola pembinaan yng dilaksanakan pada kKlub Barbor Kabupaten Ende nmasuk dalam katagori sedang.Prestasi Klub Barbor Kabupaten Ende masuk dalam kategori sedang, pada kompotetisi-kompotisi yang selenggarakan oleh Kabupaten Ende. Kata kunci:Manajemen pelatih pada klub sepak bola barbor di kabupaten Ende.

PERAN GURU PENJASORKES DALAM MEMBERIKAN MOTIVASI SISWA KELAS V PADA KEGIATAN EKSTRAKURIKULER SEPAK BOLA DI SDI WOLOWARU 4

ADRIANUS A. WIKA
2023 · Book · Open Access

ABSTRAK PERAN GURU PENJASORKES DALAM MEMBERIKAN MOTIVASI SISWA KELAS V PADA KEGIATAN EKSTRAKURIKULER SEPAK BOLA DI SDI WOLOWARU 4 Adrianus Andianus Wika1*, Agustinus J. Nafie2, Isak Riwu Rohi3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Berdasarkan latar belakang masalah, Peran Guru penjasorkes dalam memberikan motivasi siswa kelas V pada kegiatan ekstrakurikuler sepak bola di SDI Wolowaru 4 kegiatan ekstrakurikuler sepak bola di SDI Wolowaru 4 tidak pernah membawa nama sekolah dalam mengikuti perlombaan di tingkat kecamatan.SDI Wolawaru 4 tidak pernah terlibat dalam kegiatan sepak bola. Hal ini dikarenakan kurangnya fasilitas yang tersedia masih terbatas. Tujuan penelitian: Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Peran Guru Penjasorkes dalam memberikan motivasi siswa kelas V Pada kegiatan ekstrakurikuler sepak bola di SDI Wolowaru 4. Metode penelitian: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan melalui observasi, Wawancara dan Dokumentasi serta teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu reduksi data,penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Sampel pada penelitian ini adalah Guru PJOK dan lima (5) orang Siswa kelas V SDI Wolowaru 4. Hasil dan pembahasan: kegiatan ekstrakurikuler sepak bola merupakan salah satu kegiatan yang dapatmengembangkan minat dan bakat siswa. Hasil penelitian menunjukan bahwa dalam kegiatan ekstrakurikuler sepak bola tidak terlaksana dengan baik, karena fasilitas yang tersedia baik sarana maupun prasarana disekolah masih kurang,sehingga kegiatan ekstrakurikuler tidak berjalan dengan baik. Simpulan: Peran Guru penjasorkes dalam memberikan motivasi pada kegiatan ekstrakurikuler sepak bola di SDI Wolowaru 4 banyak siswa-siswi yang mau mengikuti kegiatan sepak bola. Tetapi fasilitas yang tersedia di sekolah masih kurang dalam mendukung kegiatan ekstrakurikuler dan juga guru kurang melatih siswa tentangteknik dasar dalam permainan sepak bola. Katakunci: Peran guru, motivasi, ekstrakurikuler;

PENGARUH PEMBELAJARAN DARING TERHADAP HASIL BELAJAR PJOK SISWA KELAS V SD INPRES FATUFETO

LEONARDUS RANDAR
2023 · Book · Open Access

ABSTRACT RELATIONSHIP BETWEENTEACHER COMPETENCE AND STUDENTS LEARNING OUTCOME IN PHYSICAL EDUCATION, SPORT, AND HEALTH Leonardus Randar1*, Dr.Andreas J.F Lumba2, Christin P. M. Rajagukguk3 123Physical Education, Health, and Recreation Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, Artha Wacana Christian University, Kupang, Indonesia email. [email protected] Background: Online learning is learning in which the learning process uses multimedia technology, virtual classes, videos, animated online text, e-mail, voice messages, conference calls, and video streaming. Sports education and physical activity is a long-term investment in improving the quality of human resources in Indonesia. Online is a new challenge for educators during this pandemic, which requires teachers to be able to use online learning media, to be able to carry out online learning and are expected to be able to increase their creativity in the learning process, especially corner subjects. Research objective: To determine the effect of online learning on PJKR learning outcomes in fifth grade students at SD Inpres Fatufeto Research method: This research uses a quantitative approach with the type of associative quantitative research with a research design that is correlational quantitative which examines the influence of two variables. The research subjects were fifth grade students at SD Inpres Fatufeto as many as 23 students who were all taken as research samples using. Proportionate Stratified Random Sampling Technique. Result and discussion: The effect of online learning on corner learning outcomes, this is evidenced by the results of the research contained in the analysis of descriptive data, data normality test and data linearity test, the level of online learning is 0.76 or 76% of the set criteria, and the level of corner learning outcomes 0.771 or 77% of the criteria set from including the strong category. Conclusion: Based on the analysis of the data described in the previous chapter, the result is that there is a significant effect of online learning on learning outcomes in the cornerstone. cornerstone subjects and other subjects Keyword: Online learning; learning outcomes