NELSON RUDIUS ORYANTHO KAELUSU
2023 · Book · Open Access
ABSTRAK PENERAPAN MODIFIKASI PERMAINAN BOLA KASTI DALAM PEMBELAJARAN LEMPAR LEMBING PADA SISWA KELAS IV SD INPRES OESAPA KOTA KUPANG Nelson R. O. Kaelusu1*, Ramona M. Mae2, Jimmy Ch. Atty3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Aktifitas bermain merupakan kegiatan spontanitas dan menyegarkan serta mempunyai dampak baik buat anak, dorongan bermain mengaitkan peran dengan sungguh, baik menggunakan alat maupun non alat Tujuan penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan modifikasi permainan bola kasti dalam Pembelajaran Lempar Lembing pada siswa kelas IV SD Inpres Oesapa Kota Kupang. Metode penelitian: Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV, dan Guru Penjasorkes di SD Inpres Oesapa Kota Kupang. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan 1) observasi, 2) wawancara, 3) dokumentasi, guna melengkapi data penelitian. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif Hasil dan pembahasan: Melalui penarapan modifikasi permainan bola kasti dalam pembelajaran Penjasorkes, siswa merasa senang dan bersemangat, serta gembira. Yang menjadi factor penentu diantaranya adalah 1) Guru, 2) Siswa, 3) Alat yang dimodifikasi. Simpulan: Penerapanmodifikasi permainan bola kasti dalam pembelajaran Penjasorkes tidak terlepas dari adanya kemampuan serta kreatifitas seorang Guru Penjasorkes dan juga minat maupun kemauan belajar siswa, dan juga alat yang digunakan dalam menunjang kelancaran proses belajar mengajar Penjasorkes sehingga Guru Penjasorkes dan siswa dapat mencapai tujuan pembelajaran yang maksimal, memuaskan dan menggembirakan. Katakunci: Modifikasi permainan bola kasti; Pembelajaran Penjasorkes
NATHASYA ELLSY PRISCILLA LOAK
2023 · Book · Open Access
Perumusan masalah yang di ajukan adalah bagaimana kinerja penjualan pada Sanggar Tenun Ikat Petra Cilik Kupang. tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana inovasi produk dan orientasi pasar berpengaruh terhadap kinerja penualan pada Sanggar Tenun Ikat Petra Cilik Kupang selama 5 tahun terakhir. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa tabel output SPSS diketahui nilai signifikan (Sig) variabel inovasi produk (x1) adalah sebesar 0,024 yang artinya H1 atau hipotesis pertama ditolak, atau pengaruh inovasi produk (x1) secara simultan berpengaruh terhadap kinerja penjualan. Berdasarkan tabel output SPSS diketahui nlai signifikan (Sig) variabel orientasi pasar (x2) adalah sebesar 0,862 yang artinya H2 atau hipotesis kedua di tolak. Artinya ada pengaruh signifikan orientasi pasar (x2) terhadap kinerja penjualan. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa pengaruh inovasi produk dan orientasi pasar memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja pemasaan. Saran yang diberikan peneliti bagi Sanggar Petra Cilik Kupang agar mempertahankan dan meningkatkan kinerja penjualan terhadap tenun ikat, maka sanggar dapat memperoleh laba yang maksimal. Adapun yang harus dilakukan yaitu dengan meningkatkan sikap dan kepercayaan terhadap konsumen. Bagi peneliti selanjutnya, hasil penelitian ini diharapkan dapat berguna sebagai acuan untuk penelitian selanjutnya, agar melakukan penelitian lanjutan dengan menggunkan variabel lainnya yang tidak diteliti oleh penulis, seperti jasmaniah dan psikologis dan lainnya
NIA AMELIA KOLLY
2023 · Book · Open Access
A SYNTACTIC ANALYSIS ON NOUN PHRASES IN MAUTA DIALECT ABSTRACT Kolly Nia Amelia 1 Jacob June A 2 Maromon Eltina.3 This study under a title “A syntactic Analysis on Noun Phrases in Mauta Dailect” The problem is“ What are the types of noun phrase in Mauta Dialect? What are noun phrase rules that found in Mauta Dialect? The Aims are to identify the types of noun phrase in Mauta Dialect and to identify noun phrase rules in Mauta Dialect. The Instruments is using interview, which taken from the people in Kaka Mauta villages. The writer takes one by one the Kaka Mauta native speaker from the village. Which the writer previously involved ten speakers of Mauta Dialect, writer a phone to make an audio voice record of each speaker. The method used is descriptive qualitative method. The analysis has been done to find out the types of noun phrases in Mauta dialect, namely; noun modified by noun, noun modified by adjective, and noun modified by preposition. the result of the data shows Mauta dialect has rules of NPs, Namely: (1)NP N ,(2)NP Pro , (3)NP Det+N,(4)NP N+Det, (5) NP N+Adj, (6) NP N+N, (7)NP N+Conj+N,(8)NP N+PP, (9)NP N+Adj+Det,(10) NP Det+Poss+N. Mauta dialect has syntactic noun phrase to make sententes. For example; Haname Mauta and Petrus tame Alor. The sentence has rules N N+N(haname Mauta),NP N+ PP (petrus tame Alor).Based on the results, it is assumed that the speakers on Mauta dialect Might face difficulties in learning English as foreign language because they speak their language since they were born in Mauta dialect community and they use Mauta dialect as their first.
YULITHA FERONIKA SUBU
2023 · Book · Open Access
THE RELATIONSHIP BETWEEN LEARNING INDEPENDENCE AND STUDENT ATTITUDES IN ONLINE LEARNING USING AN INDIVIDUAL APPROACH AT JUNIOR HIGH SCHOOL COUNTRY 20 KUPANG CITY Subu, Y.F)* Meha, A.M)** Bullu, N.I)** This research departs from the limitations of learning models and access during the COVID-19 pandemic which affected success in learning. In general, class VII A students at SMP Country 20 Kupang City experienced problems because some learning materials required a series of simple practical practical activities offline so that online learning was used, namely the individual assignment approach. This research aims to determine the relationship between learning independence and students' attitudes in learning online using an individual assignment approach at SMP Country 20 Kota Kupang. This type of research is a non-experimental quantitative research using a correlational research design. The sample of this research was students of class VII A, which consisted of 30 students. The instruments used in this study were non-test instruments in the form of questionnaires and documentation. Learning independence is able to develop when students are able to complete a lesson they face. The better the learning independence of students, the better the results they get. The principle that starts from attitude is the tendency of individuals or students to act in a certain way. The form of the relationship that occurs between learning independence and the attitude of students in online learning is that it has a positive relationship with a very strong correlation level. This is proven from the results of hypothesis testing using the Product Moment Correlation formula assisted by SPSS Version 21, the Pearson Correlation value is 0.920 > 0.05. This is evidenced by the higher the level of student learning independence, the better the level of readiness of students in receiving individual assignment learning.
INTON SINLAELOE
2023 · Book · Open Access
Latar belakang: Sepak bola merupakan olahraga yang dinamis dan menuntut kesiapan fisik yang prima dengan dukungan teknik, taktik dan mental yang baik dari seluruh pemainnya. Oleh karena itu, maka pelatih harus memperhatikan keempat komponen tersebut dalam program latihannya sehari-hari. Tujuan penelitian: (1) Untuk mendeskripsikan model latihan fisik pada pesepakbola U-16,(2) Untuk mendeskripsikan model latihan teknik pada pesepakbola U-16, (3) Untuk mendeskripsikan model latihan taktik pada pesepakbola U-16, (4) Untuk mendeskripsikan model latihan mental pada pesepakbola U-16, (5) Untuk mengidentifikasi hambatan dan solusinya dalam penerapan model latihan bagi pesepakbola U-16. Metode penelitian: Penelitian kualitatif ini menggunakan rancangan studi kasus yang melibatkan staf pelatih U-16 dari klub Bali United Kristal Kupang sebagai informan. Penentuan informan menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan datanya meliputi ialah wawancara, observasi, dan dokmentasi. Data dianalisis menggunakan model analisis interaktif dari Miles dan Huberman. Hasil dan pembahasan: Hasil wawancara dengan seluruh informan dan hasil observasi di lapangan menunjukkan bahwa pelatih telah menerapkan model-model latihan fisik meliputi latihan fisik dengan dan tanpa bola, model latihan teknik yang berfokus pada teknik passing dan dribbling, model latihan taktik bermain menyerang dan bertahan dengan formasi utama yaitu 4-3-3, serta model latihan mental kepada para pemain U-16 dari klub Bali United Kristal Kupang. Hasil wawancara dengan seluruh informan diketahui ada dua hambatan yang dialami dalam latihan yakni hambatan teknis dan non teknis. Simpulan: (1) Model latihan fisik telah diterapkan meliputi latihan fisik dengan bola yakni dribbling dengan variasi lintasan dan latihan fisik tanpa bola (jogging, push-up, sit-up, zigzagrun, shuttle-run),(2) Model latihan teknik ditekankan pada penguasaan teknik passing dan dribbling, (3) Model latihan taktik bermain yang diterapkan adalah taknik menyerang dan bertahan dengan formasi utama 4-3-3, (4) Model latihan mental ditekankan pada aspek kepercayaan diri, kontrol emosi, berpikir positif, dan sportivitas melalui pemberian nasehat-nasehat dan contoh-contoh perilaku, (5) Hambatan yang dialami pelatih dalam latihan meliputi hambatan teknis (pemain masih kurang menguasai teknik passing dan dribbling) dan hambatan non teknis (pelatih tidak bisa mengontrol aktivitas dan pola hidup sehat pemain ketika di rumah atau di luar jadwal latihan). Solusinya adalah pelatih terus memberi himbauan kepada pemain agar tetap berolahraga dan menjaga pola hidup sehatnya saat di rumah.
EUSTAKIUS ERLAND RHANDE
2023 · Book · Open Access
ABSTRACT TINJAUAN PELAKSANAAN TEKNIK KETERAMPILAN SHOOTING DALAM PERMAINAN BOLA BASKET PADA SISWA SMA NEGERI 2 ENDE Eustakius Erland Rhande1*, Ramona M. Mae 2, Jimmy Charter Atty 3 123Physical Education, Health, and Recreation Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, Artha Wacana Christian University, Kupang, Indonesia email. [email protected] Background: Physical education has a very important role in the implementation of education as a process of human development that lasts a lifetime. Physical education provides opportunities for students to be directly involved in learning experiences through physical activity. Basketball is a game that is played on a rectangular, flat court, either in an open (outdoor) or closed (indoor) area. One of the ways to develop basketball can be carried out in schools through non-formal (extracurricular) activities. Extracurricular activities are directed at fostering and enhancing talents, interests and abilities. This activity is expected to trigger student achievement, because achievement is not created in a short time. To be able to play basketball proficiently, it is required to have the ability to master the basic techniques first, without mastering the basic techniques you will definitely not be able to play basketball well. Research objective: The purpose of this study was to determine the technique of shooting skills in basketball games for students of SMA Negeri 2 Ende. Research method:Handled with the method of approach and type of descriptive research. The research was conducted on Physical Education teachers and class XI students at SMA Negeri 2 Ende. Data collection techniques are by observation, interviews, documentation. Result and discussion: The results of the study indicate that there are several things that become obstacles in carrying out the learning process. Overview of the Application of Shooting Skills Techniques is a lack of preparation between teachers and students. The following will explain to achieve a better learning process in learning Shooting Skills Techniques students must really prepare themselves and master the basic techniques of shooting, especially basketball Conclusion: Based on the results and discussion, it was concluded that the learning process of throwing and catching small balls for class XI at SMA Negeri 2 Ende was very interesting, so that students were very happy and excited while participating in the learning process of shooting skill techniques. Keyword: Learning and throwing (shooting).
DEWI SARTIKA NEOLAKA
2023 · Book · Open Access
Otonomi daerah menjadi salah satu hal penting yang di miliki suatu daerah dalam mendukung tercapainya kesejahteraan masyarakat, salah satu wujud pelaksanaan otonomi daerah adalah dengan adanya otonomi dalam aspek pengelolaan keuangan daerah yang disebut otonomi fiskal. Keberhasilan otonomi daerah tak lepas dari kemampuan dalam bidang keuangan yang merupakan salah satu indikator penting dalam menghadapi otonomi daerah. (Prawirososetoto, 2002) Desentrlisasi fiskal adalah pendelegasian tanggung jawab dan pembagian kekuasaan dan kewenangan untuk pengambilan keputusan dibidang fiskal yang meliputi aspek penerimaan maupun aspek pengeluaran. Desentralisasi fiskal merupakan inti dari desentralisasi itu sendiri karena pemberian kewenangan dibidang politik maupun administrasi tanpa dibarengi dengan desentralisasi fiskal merupakan desentralisasi yang sia-sia, sebab untuk dapat melaksanakan kewenangan dan tanggung jawab serta tugas-tugas pelayanan publik tanpa diberi wewenang didalam penerimaan maupun pengeluaran desentralisasi fiskal tidak akan efektif. Suatu daerah otonomi di harapkan mampu atau mandiri dalam membiayai kegiatan pemerintah daerahnya dengan tingkat ketergantungan kepada pemerintah pusat yang semakin menurun. Oleh karena itu, sudah sewajarnya apa bila PAD dijadikan tolak ukur dalam pelaksanaan otonomi daerah demi mewujudkan tingkat kemandirian dalam meghadapi otonomi daerah. Untuk meningkatkan kemandirian daerah pemerintah daerah harus berupaya terus menerus menggali dan meningkatkan sumber keuangan sendiri. Menurut Halim (2007), Kemandirian keuangan daerah (otonomi fiskal) menunjukkan kemampuan pemda dalam membiayai sendiri kegiatan pemerintah, pembangunan, dan pelayanan kepada masyarakat yang telah membayar pajak dan retribusi sebagai sumber pendapatan yang diperlukan daerah. Kemandirian keuangan daerah di tunjukkan oleh besar kecilnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) dibandingkan dengan pendapatan daerah yang berasal dari sumberlain, misalnya bantuan pemerintah pusat ataupun pinjaman. Rasio kemandirian menggambarkan ketergantungan daerah terhadap sumber dana eksternal. Salah satu bentuk tolak ukur untuk melihat kemampuan suatu daerah untuk menyelenggarakan otonomi daerah sesuai dengan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang pemerintah daerah, sumber pendapatan daerah salah satunya berasal dari Pendapatan Aslih Daerah (PAD). Kemandirian fiskal merupakan salah satu aspek yang memiki peran penting dalam otonomi darah, dengan adanya kemandirian fiskal maka mampu memperbaiki alokasi sumber daya produktif melalui pergeseran pengambilan keputusan publik dan mampu mendorong peningkatan kreatifitas masyarakat, pembangunan serta pemerataan hasil-hasil diseluruh daerah (Mardiasmo 1999). Derajat Desentralisasi Fiskal mampu membawa pengaruh yang baik untuk menentukan kemandirian suatu daerah dalam mengelola segala yang terkait didalamnya terutama dalam hal pengambilan keputusan dibidang fiskal yang meliputi aspek penerimaan (tex assignment) maupun aspek pengeluaran (expenditure assessment). Di lihat dalam laporan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dana transfer dari pemerintah pusat merupakan salah satu sumber pendapatan yang turut andil dalam pendanaan biaya oprasional pemerintah daerah. populasi dalam penelitian ini adalah Laporan Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah kota Kupang tahun 2017-2021. sampel yang digunakan dalam penelitan ini adalah Laporan Realisasi Anggaran pemerintah kota Kupang pada tahun 2017-2021. Untuk mendapatkan data yang akurat peneliti menggunakan Teknik pengumpulan data Dokumentasi dan Studi kepustakaan. teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif Derajat Desentralisasi Fiskal dari Pendapatan Asli daerah di kota kupang dari Tahun 2017-2021 rata-ratanya adalah 15,09% yang artinya Derajat Desentralisasi Fiskal (DDF) kurang. Jika dianalisis lebih lanjud pada komponen PAD ternyata Pendapatan Hasil Pengelolaan Kekayaan yang Dipisahkan rata-rata DDF-nya hanya sebesar 1,72% lalu disusul oleh Lain-lain pendaptan asli Daerah yang Sah 2,91% kemudian rata-rata DDF Pendapatan Retribusi 3,35% dan rata-rata DDF Pendapatan Pajak 8,63%. Dengan demikian maka penyebab utama dari kurangnya DDF PAD adalah DDF Hasil Pengelolaan Kekayaan yang Dipisahkan. DDF PAD tertinggi terjadi pada tahun 2019 yaitu 15,89% dan terrendah tahun 2018 yaitu 14,66%, tertinggi tahun 2019 karena adanya peningkatan pendapatan asli daerah, peningkatan tersebut berasal dari pendapatan pajak daerah yang meningkat sebesr 9,61% demikian juga DDF PAD terendah terjadi pada tahun 2018 disebabkan oleh peresentase peningkatan total pendapatan daerah lebih besar dari presentase peningkatan PAD. Peningkatan total pendapatan daerah tersebut berasal dari Dana Alokasi Khusus dan Dana Bagi Hasil Bukan pajak yang masing-masing meningkat sebesar 59,00% dan 12,38%. Rata-rata perkembangan BHPBP terhadap TPD di kota kupang pada tahun 2017-2021 berjumlah 2,44% kondisi ini menunjukkan bahwa derajat desentralisasi fiskal di kota kupang sangat kurang. Jika dianalisis lebih lanjud pada komponen ini Bagi Hasil pajak rata-rata DDF-nya 12,09% dan Bagi Hasil Bukan Pajak rata-ratanya 0,3%. DDF BHPBP yang paling rendah yaitu pada tahun 2019 sebesar 1,44%, presentasenya lebih tinggi dari tahun-tahun sebelumnya yaitu tahun 2021 yaity 3,40%. Pada tahun 2021 lebih tinggi dari tahun sebelumnya di sebabkan oleh karena adanya peningkatan total pendapatan daeraah yang bersal dari alokasi kurang bayar tahun-tahun sebelumnya. Peningkatan presentase dari Bagi Hasil Pajak pada tahun 2021 sebesar 26,30%. Rata-rata Derajat Desentralisasi Fiskal dari Sumbangan Daerah di kota kupang tahun 2017-2021 adalah 3,33% yang berarti masuk dalam kriteria sangat kurang, Derajat Desentralisasi Fiskal dari Sumbangan daerah tertinggi terjadi pada tahun 2020 yaitu sebesar 5,20% dan terndah pada tahun 2017 sejumlah 0,69%. Tertinggi pada tahun 2020 karena adanya peningkatan hibah atau sumbagan daerah lebih besar dari peningkatan total penerimaan daerah, terjadi kaikan sumbagan daerah sebesar 35,28%. Serta pada tahu 2020 kota Kupang mendapatkan bantuan keungan dari provinsi atau dari pemerintah daerah lainya.Bedasarkan hasil anlisis permasalahan yang telah diuraikan, maka kesimpulan yang dapat diambil adalah: Derajat Desentralisasi Fiskal Kota Kupang yang dihitung dari proporsi Pendapatn Asli Daerah (PAD) terhadap Total Penerimaan Daerah (TPD) rata-rata selama kurun waktu lima tahun yaitu tahun 2017-2021 sebesar 15,09% yang dikategorikan kurang sedangkan proporsi Bagi Hasil Pajak dan Bukan Pajak (PBHPB) terhadap Total Penerimaan Daerah (TPD) sebesar 2,44% dengan kriteria sangat kurang. Dan proporsi Sumbangan Daerah (SD) terhadap Total Penerimaan Daerah (TPD) adalah 3,33% kriterinya sangat kurang. Hal ini menunjukkan bahwa ketergantungan pemerintah Kota Kupang terhadap pemerintah pusat masih sangat besar atau dapat dikatakan bahwa desentralisasi fiskal Kota Kuapang masih tinggi, atau dapat dikatakana bahwa kota kupang belum mandiri, karena besarnya peran pemerintah pusat dalam membantu membiayai benja daerah kota Kupang yang tidak bisa di biayai melalui Pendapatan Asli Daerah (PAD) saja.
YULITA HOAR
2023 · Book · Open Access
Dalam rangka menjalankan fungsi dan kewenangan pemerintah daerah dalam bentukpelaksanaan kewenangan fiskal, daerah harus dapat mengenali potensi dan mengidentifikasi sumber-sumber daya yang dimilikinya. Pemerintah daerah diharapkan lebih mampu menggali sumber-sumber keuangan khususnya untuk memenuhi kebutuhan pembiayaan pemerintahan dan pembangunan di daerahnya melalui Pendapatan Asli daerah (PAD). 1. Untuk mengetahui seberapa besar efektivitas pajak restoran dalam meningkatkan pendapatan Asli Daerah Kotakupang 2. Untuk mengetauhi seberapa besar efektivitas Pajak Hotel dalam meningkatkan pandapatan Asli Daerah Kota Kupang. 3. Untuk mengetahui seberapa besar pajak parkir dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah Kota Kupang. 4. Untuk mengetahui seberapa besar kontribusi pajak restoran dalam meningkatkan pendapan Asli Daerah Kota Kupang. 5. Untuk mengetahui seberapa besar kontribusi Pajak Hotel dalam meningkatkan pendapatan Asli Daerah Kota Kupang. 6. Untuk mengetahui seberapa besar kontribusi pajak parkir dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah Kota Kupang Populasi merupakan keseluruhan dari kumpulan elemen yang memiliki sejumlah karakteristik umum, yang terdiri dari bidang-bidang untuk di teliti. Atau, populasi adalah keseluruhan kelompok dari orang-orang, peristiwa atau barang-barang yang diminati oleh peneliti untukditeliti. Dengan demikian, populasi merupakan seluruh kumpulan elemen yang dapat digunakan untuk membuat beberapa kesimpulan. Populasi dalam penelitian ini adalah laporan realisasi anggaran penerimaan pajak daerah dan realisasi pendapatan asli daerah Kota Kupang. Sampel merupakan suatu sub kelompok dari populasi yang dipilih untuk digunakan dalam penelitian. Sehingga dalam penelitian ini yang menjadi sampel penelitian adalah laporan realisasi anggaran penerimaan pajak daerah dan realisasi pendapatan asli daerah tahun anggaran 2017-2021 Kota Kupang. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Dokumentasi, dengan pencarian data sekunder dengan mengumpulkan data dengan cara mempelajari catatan-catatan dan dokumen-dokumen yang ada pada instansi yang diteliti dengan menggunakan metode dokumentasi. Metode dokumentasi dilakukan dengan memperoleh data dari kantor Badan Pendapatan Daerah Kota Kupang rata-rata efektivitas daerah kota kupang pada tahun 2017-2021 adalah sebesar 79,822% dan diklasifikasikan dengan kriteria kurang efektif, rata-rata pajak restoran kota kupang tahun 2017-2021 adalah sebanyak 91,072% dan diklasifikasikan dalam kritera efektif,rata-rata efektivitas pajak hotel kota kupang tahun 2017-2021 adalah sebesar 45,924% diklasifikasikan dalam kriteria kurang efektif, rata-rata efektifitas pajak parkir kota kupang tahun 2017-2021 adalah sebesar 73,02 % dan diklasifiksikan dalam kriteria kurang efektif, sedangkan untuk rariso kontrubusi sendirirata-rata kontribusi pajak restoran dalam pendapatan asli daerah kota kupang tahu 2017 -2021 adalah sebesar 88,488% dan diklasifikasikan sangat baik , rata-rat nilai kontriusi pajak hotel dalam pendapatan asli daerah tahun 2017-2021 adalah sebesar 53,91% dan klsifikasikan dalam kategorikan sangat baik, Kontribusi pajak parkir dan pendapaatan asli daerah tahun 2017-2021 rata-rata kontribusi sebesar 53,342% dan klsifikasikan dalam kategori sanagt baik, 1. Analisis rasio efektivitas pendapatan asli daerah di kota kupamg tahun 2017-2021. Analisi efektivitas pada pendapatan asli daerah (PAD) didapatkan selama periode 2017-2021 memperoleh hasil 79,822% presentase masuk dalam kategori kurang efektif. 2. Analisis rasio efektifitas pajak restoran di koya kupan tahun 2017-2021.Analisis efektivitas pajak restoran dalam penerimaan pendapatan asli daerah kota kupang mendapat hasil presentase 91,072% dan masuk dalam kriteria efektif. 3. Analisis rasio efektivitas pajak hotel dalam meningkatkan pendapatan asli daeah di kota kupang tahun 2017-2021.Analisis efektivitas pajak hotel dalam meningkstksn pendapatan asli daerahtahun 2017-2021 memperoleh presentase sebesar 45,924% dan masuk dalam kategori tidak efektif. 4. Analisis rasio efektivitas pajak parkir dalam peningkatan pendapatan asli daerah di kota kupang tahun 2017-2021.Analisis pajak parkir dalam peningkatan pendapatan asli daerah tahun 2017-2021 memperoleh nilai presentase 73,02% dan masuk dalam kategori kurang efektif. Analisi rasio konribusi pajak restoran ,pajak hotel dan pajak parkir dalam meningkatkan pendapatan asli daerah kota kupang tahun 2017-2021. 1. Analisis rasio kontribusi pajak restoran dalam penerimaan pendapatan asli daerah kota kupang tahun 2017-2021 memperoleh nilai presentase sebesar 88,488% dan masuk dalam kriteria sangat baik. 2. Analisis rasio kontrbusi pajak hotel dalam meningkatkan pendapatan asli daerah kota kupang tahun 2017-2021 memperoleh nilai sebesar presentase 53,91% dan masuk dalam kategori sangat baik. 3. Analisis rsio kontribusi pajak parkir dalam memingkatkan pendapatan asli daerah kota kupang tahun 2017-2021 memperoleh nilai presentase sebesar 53,34% masuk dalam kriteria sangat baik
MAXIMILIANO MARIANO RASA URAN
2023 · Book · Open Access
The title is "A Descriptive Study On Types Of Ice-Breaking Techniques In Teaching English At SD GMIT Kuanino II Kupang" the research problems of this study are: (1) What are the types of Ice Breaking techniques used in teaching English (2) What is the dominant type of Ice Breaking techniques used in teaching English. The type of research used is descriptive qualitative research. The data was collected by checklist observation, in this case the writer observed the activities of the teacher in the class who used the types of ice-breaking during the lesson. Based on the data, it was found that (1) The types of ice breaking techniques used by the teacher in teaching English at SD GMIT Kuanino II Kupang are, yelling, claps hand, songs, body motion, games, and audio visual, (2) The most dominant type of ice breaking used by the teacher in teaching English at SD GMIT Kuanino II Kupang, is yelling.
EGI YESLI FOEH
2023 · Book · Open Access
The title is “the use of procedure text pictures series in improving students’ writing ability at smp negeri 7 kolhua “, the reseach problem, is the use of procedure text picture series able to improve students’ writing ability? Methodology used in this research is quantitative research method. The design of this research is a pre-experimental design of a one-group pre-test, post-test design. In this study, The design of this research is as follows. The sample is part of the number and characteristics possessed by the population. In this study, the sample consisted of only one class in the population of class VIII.B, based on the results of preliminary observations there are low learning outcomes, especially in English subjects in class VIII.B SMP Negeri 7 Kolhua Kupang, with totaling 18 students’, 8 Males and 10 Females. To collect data, the researcher conducted tests. The researcher gave a test of writing Procedure text in 2 phases, namely pre-test and post-test. The test score consisted of four aspects. That aspects; measuring are the Content, Structure, Rules Writing, and, Characteristics writing. Whereas in the observation section, the researcher observed the continuity of learning activities to seek benefits from the method applied, based on the score in the pre-test, Based on the score in above the table shows, 6 students got very poor score, students got 8 good score, students got 3 fair score and 1 excellent score. Based on the score in above the table shows, 1 student got very poor score, 1 student got good score, 16 students got excellent score. Based on the analysis of research data, the researcher concludes that procedure text pictures series can develop students’ writing ability in class VIII.B SMP Negeri 7 Kolhua. This can be seen from the main score of students on the pre-test was 9,44 and on the post-test 13,9 as well as an increase in students’ writing ability by 20%. So, it was concluded that the procedure text pictures series method can develop students’ writing ability in the learning process.
GUSTAF REDISON SELE
2023 · Book · Open Access
ABSRTAK Perputaran piutang dan perputaran persediaan merupakan unsur aktiva lancar yang secara kontinyu mengalami perputaran. Perputaran piutang dan perputaran persediaan mempunyai peranan yang penting bagi perusahaan melalui pengelolaan perputaran piutang dan perputaran persediaan secara efektif dan efesien sehingga modal yang dibutuhkan semakin kecil dan dapat diperoleh tingkat profitabilitas yang tinggi Profitabilitas merupakan salah satu ukuran bahwa perusahaan bekerja secara efisien. Penelitian ini mengkaji tentang Pengaruh Perputaran Piutang dan Perputaran Persediaan terhadap Profitabilitas pada Perusahaan sub sektor Kesehatan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2019-2021. Tujuan penelitian ini adalah untuk Untuk mengetahui pengaruh Perputaran Piutang terhadap Profitabilitas dan Perputaran Persediaan terhadap profitabilitas. Penelitian ini penulis menggunakan pendekatan kuantitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode regresi linear berganda kemudian dilanjutkan dengan Uji Koefisien Determinsi (R) dan Uji Parsial (T). Populasi dalam penelitian ini adalah perusahan-perusahaan sub sektor Kesehatan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, periode 2019-2021. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 7 perusahaan, metode penariakan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah (Purpossive Sampling) Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dokumentasi dalam hal ini yakni data sekunder berupa laporan keuangan perusahaan yang terdaftar di BEI. Data di peroleh dengan cara mendonload melalui website www.idx.co.id. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Secara parsial Perputaran Piutang berpengaruh Positif tidak signifikan terhadap Profitabilitas (Return On Asset, Hasil kedua (2) secara parsial bahwa Perputaran Persediaan berpengaruh positif signifikan terhadap Profitabilitas (Return on Asset).
AFLIANA REINATI
2023 · Book · Open Access
A DESCRIPTIVE STUDY ON THE USE OF DISCUSSION TECHNIQUE IN TEACHING ENGLISH TOWARTDS STUDENTS OF SMAN 5 KUPANG ABSTRACT Reinati, Afliana Marpaung, Tiarma Hambandima,Erny S N Corresponding Writer’s Email: [email protected] This study is about Discussion technique Teaching English Towards Students. The writer conducted this study under the Title.There was one English Teacher of SMA N 5 Kupang, involved in this study. To attain the aims of this study, the data were collected through direct Observation supported, The collected data were analyzed using qualitative. The findings revealed that the teachers have two discussion techniques in teaching English, But the commonly teacher used there are Panel discussion and Symposium Discussionthat teacher used in the classroom. Teacher used two techniques to improve students in speaking English. The result of the research show that discussionn technique can improve students’ speaking skill. In order to became one of appropriate ways in teaching English.Discussion is one of appropriate technique to improve students’ speaking skill which has a view that students are active learners. It is considered that students learn best when they are personally involved in the teaching experience. Through discussion technique, the students can share ideas, information, or opinion to another friends. The enviroment will not be threatening so that the learners are eager to communicate. Teaching English through discussion also provides an opportunity to develop accuracy, fluency and keep the learners highly motivated. Teacher used symposium discussion and panel discussion is good for students to learn English with other friends.
FEBNI LUPITA UNBANU
2023 · Book · Open Access
“AN ANALYSIS OF TURN TAKING STRATEGIES OF TEACHER AND 8th GRADE STUDENTS’ INTERACTIONS IN ENGLISH CLASSROOM AT SMPS SWADAYA TARUS” ABSTRACT (Unbanu Febni) 1 (BireJos)2 (Kamengko Daniel)3 Turn- taking Strategy is a type of teaching and learning strategy in formof conversation and discourse where participants speak one at a time in alternating turns. This Study Entitled: “AN ANALYSIS OF TURN TAKING STRATEGIES OF TEACHER AND 8th GRADE STUDENTS’ INTERACTIONS IN ENGLISH CLASSROOM AT SMPS SWADAYA TARUS”. The purposes of this research are: (1) to identify types of turn taking strategies used by teacherandstudents in English class of SMPS Swadaya Tarus. 2) To identify the dominant strategy of turn taking used by teacherandstudents in the English class. This research is analyzed by using descriptive qualitative method because the writer uses description based on the quality comprehensive in the analysis. Based on the metaphor classification by the theory of Yule (2022), the writer found that there are three types of Turn –Taking strategy used by the teacher and students in the English class of SMPS Swadaya Tarus including Overlap, Interruption, and Back – Channel Signal,. Besides the writer also found that Dominant type of Taking strategy used by the teacher and students in the English class of SMPS Swadaya Tarus is Interruption with a number of 21 Responses, followed by Overlapwith12 Responses, and the last type is Back – Channel Signal with 3 Responses. In addition, it is expected thatthe results of this research could be an extra information in studying Teaching and Learning Strategy that focused onTurn Taking strategy and the types of Turn – Taking Strategy.
OCTARIDA ELISABETH YAHBROB
2023 · Book · Open Access
Improving Students’ Speaking Skill Using YouTube Video in SMPN 1 KahaunguEti, Academic Year 2022/2023 in Sumba Regency ABSTRACT Student, Name1Supervisor1, Name.2 Supervisor2,Name.3 (Octarida E. Yahbrob) (Seprianus A. Nenotek, S.Pd.,M.Pd) (Eltina A. Maromon. S.Pd., M.Pd) Corresponding author’s email:[email protected] This thesis is entitled Improving students speaking skill using YouTube videos at SMP N 1 KahaunguEti, Academic Year 2022/2023 in Sumba Regency. The problem of this research is whether students can improves speaking skill using YouTube videos? This study aims to describe YouTube videos as an effective medium to improves English speaking skill and to collect information regarding the use of YouTube videos in the process of teaching and learning English. Data collection was carried out using the pre-test and post-test give to students. The results showed that there were differences in the results of the students' pre-test post-test took from various sources using You- Tube videos. In fact, YouTube video media can not only be adapted for children but can also be extended to all levels of education and allows students to quickly practice their own speaking skill.
JENFRI WADU BOJA
2023 · Book · Open Access
This research entitled An analysis of the educational value of Bob Marley’s songs. Based on the songs of Bob Marley in general, this study aims to describe the educational values contained in the lyrics of the songs. This study uses qualitative descriptive methods to find out the results. The researchers carry out the necessary data collection activities followed by processing the data with the specified techniques. The results of data analysis and interpretation showed that in the lyrics of Bob Marley's songs there are educational values that are 1) Religious Value. Song tittle: One Love, on the lyrics “Give thanks and praise to the Lord, so, when the mans comes there will be no no doom, There ain’t no hiding place from the father creation”.Get Up and Stand Up, on the lyrics “Gret God will come from the sky, Almighty God id a living Man, Redemtion Song, on the lyrics “But my hand was made strong by the hand of the almighty, Who feels it know, Lord. 2) Sosial Value. Song tittle: One Love, on the lyrics “One love, One heart let’s get together and feel alright, Redemption songs, in the lyrics “We forward in this generation Triumphantly and Wan’t you help to sing,Positive Vibration, in the lyric “Why not help one and another on the way” No Woman No Cry, on the lyric “So, dry your teras, say, yeah”, Is This Love, on the lyrics “We’ll be together, we’ll share the shelter. 3) Personality Value. Song tittle: Three Little Birds, on the lyric “Don’t worry about a thing, ‘cause every little thing gonna be alright”, Get Up and Stand Up, on the lyric “Get up, stand up for yourr rights”, and Is This Love, on the lyric “I wanna love you and treat you right”,4) Moral Value. songs tittle: Three Little Birds, on the lyric “Don’t worry about the things”, One Love,on the lyrics “Let them all pass all their dirty remarks, and let’s get together to fight this holy Armageddon”, No Woman No Cry“Then we would cook cornmeal porridge, I sayof which I’ll share with you and “In this great fiture, you can’t forget your past, so dry your tears”, Is This Love, on the lyric “We’ll be together, Running Away, on the lyrics “ya running, but you cant run away from yourself and You must have done something wrong, Could You Be Love, on the lyrics “Could you be loved, The road of life is rocky and you may stumble too, so while you point your fingers someone else is judging you” And 5) Historical Value.song Tittle: No,Woman, No cry, on the lyric “’cause I remember when we used to sit in the government yard in Trenchtown.
OKTOVIANUS ATAKAMA
2023 · Book · Open Access
Cekaman kekeringan merupakan kondisi lingkungan dimana tanaman tidak menerima asupan air yang cukup, sehingga tanaman tidak dapat melakukan proses pertumbuhan dan perkembangan secara optimal serta produksi pertumbuhan menurun. Tanaman kelor (Moringa oleifera L.) merupakan salah satu spesies tumbuhan dalam family Moringaceae yang tahan tumbuh di daerah kering tropis. Tujuan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh cekaman kekeringan terhadap pertumbuhan tanaman Kelor. Penelitian ini dengan metode eksperimen kuantitatif dan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) serta 6 perlakuan dangan 3 kali ulangan sehingga menghasilkan 18 unit. Dalam penelitian ini yang dianalisis adalah pertumbuhan tinggi batang (cm) diameter batang (cm) jumlah daun (helai) lebar daun (cm). Hasil penelitian yang di peroleh bahwa semakain sedikit air yang di berikan semakin baik pertumbuhan pada tanman, dan semkin banyak air yang di berikan akan menghambat pertumbuhan tanaman. Hal ini membuktikan Cekaman kekeringan berpengaruh nyata terhadap tinggi batang, diameter batang, jumlah daun, dan luas dauan.
KRISYANUS KORE MANU
2023 · Book · Open Access
Dunia kerja merupakan suatu persaingan yang sangat ketat saat ini dimana sekumpulan individu melakukan suatu aktifitas kerja dan harus dibarengi dengan pemikiran yang maju, cerdas serta memiliki kemampuan kerja dan semangat yang tinggi dalam menghadapi suatu pekerjaan. Di sisi lain mengingatkan bahwa persaingan dalam dunia kerja akan semakin meningkat di karenakan perekonomian yang begitu memadai sehingga setiap pegawai harus mampu bersaing dalam memaksimalkan laba yang ada dalam sebuah pekerjaan untuk membantu perkembangan kinerja perusahaan. Dalam era globalisasi sekarang ini akan memasuki persaingan yang begitu ketat di segala bidang pekerjaan yang memungkinkan setiap kantor akan mempertahankan kinerja kedinasannya yang sudah menjadi kesepakatan bersama dalam meningkatkan kesejahteraan pegawai. Kemampuan yang dimiliki oleh seorang pegawai akan menjadi hal yang sangat penting bagi setiap pegawai, dalam hal ini pegawai harus mampu menyesuaikan diri dan beradaptasi di lingkungan kerjanya. Kemampuan kerja para pegawai dianggap penting karena setiap pemimpin perlu memahami sifat yang dimiliki oleh pegawai, melalui usaha tersebut dapatlah suasana kerja yang lebih tepat bagi usaha kinerja pegawai. Kemampuan yang dimiliki oleh pegawai akan diberikan dukungan oleh perusahaan. Supaya perusahaan dapat mencapai tujuannya. Dengan demikian terdapat keterkaitan yang erat antara kemampuan dengan usaha pencapaian yang akan dicapai. Menurut Handoko (1984) Tunjangan kesejahteraan adalah merupakan suatu kompensasi tambahaan yang bertujuan untuk mengikat pegawai agar tetap bekerja pada perusahaan tersebut. Prestasi kerja adalah suatu hasil kerja yang sudah dicapai seseorang dalam menjalankan tugas-tugas yang sudah dibebankan kepadanya atas dasar kecakapan, pengalam serta dalam menghargai waktu dalam bekerja. Tanggung jawab yang di peroleh itu meripakan suatu nilai yang baik dalam menentukan prestasi kerja yang dihasilkan. Adapun indikator dalam mencapai prestasi kerja yaitu kualitas kerja, kuantitas kerja, hubungan kerja, serta penyesuaian lingkungan kerja dalam dinas. Sehingga kesamaan persepsi terhadap penyesuaian perilaku dan sikap, kemampuan kerja serta tunjangan kesejahteraan sebagai suatu kepuasan sendiri dalam kedinasan. Sehingga tinggi rendahnya prestasi seorang pegawai tidak dapat di perolah begitu saja, tetapi melalui proses yang sangat panjang dalam proses prestasi kerja itu sendiri .Jadi setiap pegawai yang ada dalam kantor tersebut memiliki perbedaan terhadap kemampuan kerja, tunjangan keejahteraan dan prestasi kerja yang dimilikinya. Dalam hal ini kantor UPTD Sarana Prasarana Olahraga Dinas Kepemudaan dan Olahraga NTT adalah suatu lembaga yang bergerak di bidang olahraga dalam memimpin serta memajukan generasi muda yang ada di NTT. Berdasarkan penjelasan diatas tersebut maka dalam penelitian inipeneliti akan membahas kemampuan kerja dan tunjangan kesejahteraan berpengaruh terhadap prestasi kerja pegawai pada UPTD Sarana Prasarana Olahraga Dinas Pemudah dan Olahraga Nusa Tenggara Timur. Dalam penelitian ini metode yang digunakan peneliti adalah metode kuantitatif. Populasi dan sampel dalam penelitian ini pegawai pada UPTD Sarana Prasarana Olahraga Dinas Pemudah dan Olahraga Nusa Tenggara Timur berjumlah 42 orang dan dilakukan penentuan sampel pada penelitian ini diprioritaskan pegawai yang berjumlah 42 orang dan dilakukan penentuan sampel menggunakan rumus slovin maka sampel dalam penelitian ini berjumlah 30 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner pada responden. Teknik analisis data yang peneliti gunakan pada penelitian ini untuk mengetahui pengaruh kemampuan kerja dan tunjangan kesejahteraan terhadap prestasi kerja pegawai, peneliti menggunakan uji analisis Regresi Linier Berganda, uji parsial (Uji T), dan uji stimultan atau uji koefisien determinasi (R2). Dari hasil penelitian yang dilakukan, peneliti dapat menyimpulkan bahwa secara parsial kemampuan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai pada UPTD Sarana Prasarana Olahraga Dinas Pemudah dan Olahraga Nusa Tenggara Timur dan tunjangan kesejahteraan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai pada UPTD Sarana Prasarana Olahraga Dinas Pemudah dan Olahraga Nusa Tenggara Timur. Sedangkan secara stimultan kemampuan kerja dan tunjangan kesejahteraan berpengaruh positif dan signifikan secara bersama-sama terhadap prestasi kerja pegawai pada UPTD Sarana Prasarana Olahraga Dinas Pemudah dan Olahraga Nusa Tenggara Timur. Hal ini dibuktikan dengan perolehan hasil pengijikan yang didapati dari hasil analisis regeresi linier berganda dengan konstantan a sebesar 6,430 sedangkat koefisien b1 = 0,679 dan b2 = 0,445. Dengan demikian persamaan regresi linier berganda memperlihatkan pengaruh kemampuan kerja (X1) dan tunjangan kesejahteraan (X2) terhadap prestasi kerja (Y) adalah sebagai berikut : Y = 6.430 + 0,679 + 0,445 + e. Selain itu hasil uji hipotesis pertama adalah pengaruh variabel kemampuan kerja (X1) terhadap prestasi kerja (Y). Diketahui bahwa untuk variabel kemampuan kerja (X1) ditentukan t hitung=3,561 lebih besar dari t tabel =2,05183 dan tingkat signifikan=0,001. Oleh karena itu nilai sig>0,05 maka Ho (bl=0) diterima Ha(b1) ditolak yaitu variabel kemampuan kerja (X1) berpengaruh signifikan secara parsial terhadap varibel prestasi kerja (Y). Berikut ini hasil uji hipotesis kedua yaitu ada pengaruh kemampuan kerja (X1) terhadap prestasi kerja (Y). Diketahui bahwa variabel kemampuan kerja (X2) ditemukan t hitung=1,949 lebih besar dari t tabel=2,05183 dan tingkat sig=0,05 maka Ho (b1=0) ditolah Ha (b=0) diterima yaitu variabel kemampuan kerja (X2) berpengaruh signifikan terhadap variabel prestasi kerja (Y). Untuk hasil uji F didapati F hitung=11,178 lebih besar dari F tabel=3,35 dan tingkat sig=0,000 oleh karena itu nilai sig0,05 maka Ho (bl=0 maka Ho (b1=0) ditolak dan Ha (b1=0) diterima. Artinya variabel kemampuan kerja (X1) dan variabel tunjangan kesejahteraan (X2) memiliki pengaruh positif dan signifikan secara simultan terhadap prestasi kerja (Y). Dan terakhir berdasarkan perolehan hasil uji koefisien determinasi (R2) adalah 45,3 atau 45,3%. Hal ini berarti besar pengaruh kemampuan kerja dan tunjangan kesejahteraan terhadap prestasi kerja adalah 45,3% sedangkan pengaruh sebesar 54,7% disebabkan oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
MIAS TITU RADJA
2023 · Book · Open Access
Manajemen Sumber Daya Manusia berperan aktif dan dan dominan dalam setiap kegiatan organisasi, karena manusia menjadi perencana, pelaku, dan penentu terwujudnya tujuan organisasi. Tujuan tidak mungkin terwujud tanpa peran aktif karyawan meskipun alat-alat yang dimiliki perusahaan begitu canggi. Alat-alat canggih yang dimiliki perusahaan tidak ada manfaatnya bagi perusahaan, jika peran karyawan tidakdiikutsertaka Berdasarkan penjelasan diatas tersebut maka dalam penelitian ini Peneliti akan membahas tipe keemimpinan demokratis dan Karakteristik pekerjaan berpengaruh terhadap kinerja karyawan pada PT.PLN(Persero) Unit Induk Wiayah NTT.Dalam penelitian ini metode yang digunakan peneliti adalah metode kuantitatif.Populasi dan sampel dalam penelitian ini pada PT.PLN(Persero) Unit Induk Wiayah NTT berjumlah 105 orang dan dilakukan penentuan sampel menunggunkan rumus slovin makan penelitian ini berjumlah 83 orang.Teknik pengumpulan dilakukan dengan menyebarkan kuesioner pada responden.Teknik analisis data yang peneliti gunakan pada penelitian ini mengetahui pengaruh tipe kepemimpinan demokratis dan Karakteristik pekerjaan terhadap Kinerja Karyawan.Peneliti menggunakan Uji Analisis Regresi Linear Berganda,Uji Parsial (Uji T),Uji Simultan dan Uji Kooefesien Determinasi (R2).Dari hasil penelitian yang dilakukan,Peneliti dapat menyimpulkan bahwa secara parsial tipe kepemimpinan demokratis berpengaruh positif terhadap Kinerja karyawan pada PT.PLN(Persero) Unit Induk Wiayah NTT dan Karakteristik pekerjaan berpengaruh berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja karyawan pada PT.PLN(Persero) Unit Induk Wiayah NTT. secara simultan tipe kepemimpinan demokratis, dan Karakteristik pekerjaan terdapat pengaruh secara Bersama-sama secara positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Hal ini dibuktikan dengan perolehan hasil pengujian yang didapati dari hasil analisis regresi linear berganda dengan konstantan a sebesar 4,172 ,Sedangkan Kooefeisen regresi b1=1,051,b2=0,301.Dengan demikian persamaan regresi linear berganda memperlihatkan pengaruh Tipe kepemimpinan demokratis (X1) dan Karakteristik pekerjaan (X2) terhahap Kinerja karyawan Karyawan (Y) adalah sebagai berikut :Y=4,172+1,051X1+ 0,301+e.Selain itu hasil Uji Hipotesis pertama yaitu ada Tipe kepemimpinan demokratis (X1) Kinerja karyawan (Y).Diketahui variabel tipe kepemmpinan demokratis (X1) di temukan t hitung = 11,462 lebih besar dari t tabel = 1,663 dan tingkat signifikan = 0,000 oleh karena itu nilaisig > 0,05 maka maka H0 (b1=0) ditolak Ha (b1 > 0) diterima yaitu variabel tipe kepemimpinan demokratis (X1) memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan (Y).Berikut Uji Hipotesis kedua yaitu ada pengaruh Karakteristik pekerjaan (X2) dan Kinerja karyawan (Y) diketahui bahwa variabel Karakteristik pekerjaan (X2) ditemukan t hitung = 11,635 lebih besar dari t tabel = 1,990 dan tingkat sig = 0,005. Oleh karna itu nilai sig 0,05 maka H0 (b1 = 0) ditolak dan Ha (b1 > 0) diterimah yaitu Karakteristik pekerjaan memiliki pengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap Kinerja Karyawan.Untuk hasil Uji F didapati F hitung = 3814,830 lebih besar dari F tabel = 3,11 dan tingkat sig = 0,000 oleh karena itu nilai sig 0,000 maka H0 ( b1=0) ditolak dan Ha (b1>0) diterima artinya variabel Tipe kepmimpinan demokratis (X1) dan Variabel Karakteristik Pekerjaan (X2) memiliki pengaruh positif dan signifikan secara stimultan terhadap Kinerja Karyawan(Y).Dan terakhir berdasarkan perolehan hasil ujikkofesien determinasi (R2) adalah 0,995% atau 0,95%.Hal ini berarti besar pengaruhnya Tipe kepemimpinan demokratis dan karakteristik pekerjaan terhadap Kinerja Karyawan adalah 0,95%.Sedangkan pengaruh sebesar 1,9% disebabkan oleh faktor lain.
YOSUA RATO DOKO
2023 · Book · Open Access
ABSTRAK PENERAPAN PEMBELAJARAN RAMAH ANAK DALAM PEMBELAJARAN PENJAS PADA SISWA KELAS 3 SD NEGERI KUANINO 3 Yosua Rato Doko1* , David Loba2 , Dortean A. Jois Jaha3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia [email protected] Latar Belakang: Berdasarkan latar belakang masalah, penerapan pembelajaran ramah anak dalam pembelajaran penjas pada siswa kelas III untuk menjamin dan memenuhi hak-hak anak dan perlindungan anak dalam aspek kehidupan dengan terencana dan bertanggung jawab Tujuan Penelitian: Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan pembelajaran ramah anak dalam pembelajaran penjas pada siswa kelas III Metode Penelitian: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan yang digunakan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi serta teknik analisis dalam penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian data dan kesimpulan atau verifikasi. Sampel pada penelitian ini adalah kepela sekolah, guru penjas, dan tiga orang siswa kelas III di SD Inpres Kuanino 3 Hasil dan pembahasan: Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa penerapan pembelajaran ramah anak dalam pembelajaran penjas sudah di terapkan pada siswa kelas III, namun kadang karena karakter siswa yang berbeda-beda sehingga terkadang guru masih menegur siwa dengan nada yang keras dan sampai member i hukuman pada siswa. Dalam mengikuti proses pembelajaran penjas ada siswa yang nakal dan tidak mendengarkan arahan dari gurunya sehingga guru terpaksa harus menegur siswa dengan nada yang keras dan harapannya guru harus mampu menghadapi setiap karakter siswa agar penerapan ramah anak dapat terlaksana dengan baik agar proses pembelajaran berjalan seterusnya sesuai dengan peratuaran yang ada. Simpulan: dalam mengikuti pembelajaran siswa kadang masih merasah takut karena guru masih menegur siswa dengan nada yang keras dan member hukuman pada siswa sehingga penerapan ramah anak sudah diterapkan namun karena karakter siswa yang membuat guru memberikan teguran dengan nada yang keras, harapannya agar guru mampu menghadapi setiap karakter siswa –siswi. Katakunci: Ramah anak, pendidikan jasmsni
OLIMPUSAM D. NGGEDHU
2023 · Book · Open Access
ABSTRAK TINJAUAN METODE GAYA MENGAJAR TERHADAP GERAK DASAR PASSING ATAS DALAM PERMAINAN BOLA VOLI DI SD GMIT KUANINO 1 Olimpusam D Nggedhu1* , Dr. Lukas M. Boleng2 , Jimmy Charter Atty3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Permainan bola voli merupakan aktivitas kelompok, kemampuan suatu regu bola voli ditentukan oleh ketrampilan teknik dasar yang dimiliki oleh setiap anggota siswa dalam regu melakukan fungsinya masing-masing.Kemampuan adalah kecepatan atau potensi seorang siswa yangmelakukan secara individu untuk menguasai teknik dasar passing atas dalam permainan bola voli, sehingga siswa memahami dan melakukan teknik dasar passing atas dalam permainan bola voli yang lebih akurat.Kompetensi yang harus dikuasai siswa perlu dinyatakan sedemikian rupa agar dapat dinilai sebagai wujud hasil belajar siswa yang mengacu pada pengalaman langsung. Tujuan penelitian:Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui metode gaya mengajar terhadap gerak dasar pasing atas dalam permainan bola voli siswa kelas Vdi SD GMIT Kuanino Satu (1). Metode penelitian:Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Melalui pendekatan penelitian, dengan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dokumentasi. Penelitian dilakikan pada 1 guru penjasorkes dan Siswa-Siswi kelas VSD GMIT Kuanino Satu (1) Hasil dan pembahasan:Dari hasil yang didapatkan adalah Hasil enelitian ini menunjukkan bahwa dalam proses pembelajaran gaya mengajar guru dalam motivasi siswa pada pembelajaran Penjas itu berjalan dengan baik seperti biasanya walaupaun masih ada hambatan ataupun kekurangan yang dialami pada SD GMIT Kuanino1, dengan adanya kekurangan itu guru olahraga harus mengambil tindakan yang terbaik sehingga pembelajaran tetap berjalan lancar. Dalam proses pembelajaran seorang guru harus bekerja sama dengan kepala sekolah, rekan guru lainya sehingga mencapai tujuan bersama. Simpulan:Kesimpulan dari penelitian ini menunjukan Pada proses pembelajaran Penjas pada siswa SD GMIT Kuanino Saatun (1) mereka lebih senang dengan pembelajaran bola besar yaitu sepak bola bagi laki-laki dan bola voli bagi perempuan karena dianggap hobi mereka sejak kecil. Kata kunci: Gaya mengajar. Gerak, dasar, Pasing atas. bola voli