MARDIANA NOME
2021 · Book · Open Access
HasilujiregresisecaraparsialNilaikontanta( =0,053;artinyajika
tidakadaperubahanpadanilaivariabelDiscretionaryAccrual(X1)maka
variablepricebookvalue(Y)padaperusahaanyangterdaftardiBEIakan
tetapyaitusebesar0,053.Nilaiβ1DA =1,507,Besarnyanilaikoefisien
regresivariableDiscretionaryAccrualsebesar1,507memilikipengaruh
yang positif.Halinimempunyaimakna bahwa apabila Discretionary
Accrual nilainya naik mendekati 1% satu persen, maka dapat
meningkatkanpricebookvaluesebesar1,507.
Hasil pengujian menunjukkan bahwa earnings management
berpengaruhsecarapositifterhadapnilaiperusahaan.Halinidapatdilihat
padatabelCoefficientsearningsmanagementsebesar1,5dengannilait
sebesar 0,101 dengan tingkat signifikansi sebesar 0,03. Hal ini
menunjukkanbahwaearningsmanagementberpengaruhterhadapnilai
perusahaan.Dengan demikian halinimembuktikan bahwa tindakan
earningsmanagementyangdilakukanolehmanajerdapatberdampak
padakelangsunganhidupperusahaan
MARIA SERVINA KLAU
2021 · Book · Open Access
Hasil Penelitian ini Basis Akuntansi yang digunakan dalam
laporan keuangan Pemerintah yaitu basis akrual, untuk pengakuan
pendapatan, Laporan Operasional, beban, aset Kewajiban dan Ekuitas
(SAP PP No 70 tahun 2010) adapun Basis akuntansi yang digunakan oleh
Rumah Sakit Umum Penyangga Perbatasan Betun Malaka yaitu Basis
Kas untuk pengakuan pendapatan, belanja dan pembiayaan dalam
Laporan Realisasi Anggaran dan Basis Akrual untuk pengakuan aset,
kewajiban dan ekuitas dana dalam Neraca sehingga dapat dikatakan
Rumah Sakit Umum Penyangga Perbatasan Betun belum sepenuhnya
menggunakan basis akrual dalam pengakuan pendapatan, belanja dan
pembiayaan.
Laporan Realisasi Anggaran menyajikan ikhtisar sumber, alokasi
dan pemakaian sumber daya keuangan yang dikelola oleh pemerintah
xiii
pusat/daerah yang menggambarkan perbandingan antara anggaran dan
realisasinya dalam satu periode pelaporan sedangkan laporan realisasi
anggaran yang dibuat oleh Rumah Sakit Umum Penyangga Perbatasan
Betun Malaka hanya menyajikan pendapatan dan belanja saja. Unsur
yang dicakup secara langsung oleh laporan realisasi anggaran terdiri dari
pendapatan laporan realisasi anggaran, belanja, transfer dan pembiayaan.
Laporan operasional menyajikan ikhtisar sumber daya ekonomi yang
menambah ekuitas dan penggunaannya yang dikelola oleh pemerintah
pusat/daerah untuk kegiatan penyelenggaraan pemerintah dalam satu
periode. Unsur yang dicakup Rumah Sakit Umum Penyangga Perbatasan
Betun dalam laporan operasional terdiri dari pendapatan dan beban saja
karena tidak adanya kegiatan transfer
IGNASIUS LEKI
2021 · Book · Open Access
Hasil Penelitian ini menunjukan perkembangan biaya produksi pada
PT.Gudang Garam, Tbk dari tahun 2015-2019 yang mana di lihat dari data biaya
produksi dan hasil perhitungan peningkatan/penurunan serta persentase
pertumbuhan mengalami peningkatan, namun di tahun 2017 mengalami
penurunan sebesar atau dengan kata lain mengalami fluktuasi dan faktor-faktor
yang mempengaruhi biaya produksi pada PT.Gudang Garam, Tbk adalah
komponen dari biaya produksi yang meliputi biaya produksi langsung, terdiri dari
biaya bahan baku, biaya tenaga kerja langsung dan biaya produksi tidak langsung
GIELBERT MANTOFANI HENUK
2021 · Book · Open Access
Jenis penelitian ini adalah penelitian deskripsif kualitatif. Teknik analisis
data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji validitas, uji reliabilitas,
analisis regresi linear berganda, Uji t (Koefisien) , Uji koefisien determinasi (R²)
dan Uji Hipotesis. Berdasarkan hasil analisis regresi linear berganda yang
diperoleh dari variabel X1 (Kesiapan) dan X2 (pemahaman pengetahuan
penyusunan pembukuan sederhana) terhadap variabel Y (penggunaan informasi
akuntansi) adalah: Y = 69,204 - 760 X1 - 637 X2
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa variabel X1 (kesiapan) dan X2
(pemahaman, pengetahuan penyusunan pembukuan sederhana) berpengaruh
signifikan secara negatif terhadap variabel Y (penggunaan informasi akuntansi).
Dilihat dari hasil koefisien determinasi atau angka R Square dapat menjelaskan
sebesar 68,3% dan sisanya sebesar 31,7% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang
tidak diikutsertakan dalam penelitian ini.
GILBERT RHEYNHART BABIS
2021 · Book · Open Access
ABSTRACT THE APPLICATION OF TEACHER'S SOCIAL COMPETENCY IN PHYSICAL EDUCATION, SPORT AND HEALTH LEARNING AT SD NEGERI KANINO, AMABI OEFETO DISTRICT, KUPANG Gilbert Reynhart Babis1*, Lukas Maria Boleng2, Pnatmo Welhelmina Masi3 1,3Physical Education, Sport and Health Study Program, Faculty of Teacher Training and Education Artha Wacana Christian Universiy, Kupang, Indonesia email. [email protected] Background: Teachers are a very dominant and vital factor in formal education. In general, for students, teachers are often used as role models, even become self-identification figures, so applying social competence is essential. Research objectives: This study aims to determine the application of social competence in physical education, sport, and health learning. Research method: This study used a descriptive qualitative research method. The subjects in this study were grade VI students, physical education teachers, and non-physical education teachers at SD Kanino, Amabi Oefeto District, Kupang Regency. The data collection techniques used 1) observation, 2) interviews, 3) documentation to complete the research data. The data analysis technique used was descriptive qualitative. Results and discussion: The application of teacher social competence in physical education learning makes teachers can be 1) inclusive, 2) objective, 3) non-discriminatory, 4) communicate subjectively, 5) empathize, 6) polite, 7) able to adapt, 8) able to communicate orally and in writing. Conclusion: The application of teacher social competence in physical education learning is where the teacher can communicate and interact with students, fellow educators, the school environment, and the school community. Keywords: teacher's social competence; Physical Education, sport and health Learning
MARKS ARIMBA WILLIAM HENUKH
2021 · Book · Open Access
Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa BEP penjualan CV.
Talenta dari tahun 2016-2020 telah melewati titik impas, yang artinya
perusahaan tidak mengalami kerugian dan mampu menghasilkan laba dari
penjualan yang dilakukan.dan Perusahaan CV.Talenta merencanakan laba
untuk tahun 2021 sebesar 32% dari total penjualan tahun 2020 atau dalam
rupiah sebesar Rp.26.208.000 untuk mencapai target laba tersebut
perusahaan harus menjual 9.154 bungkus atau dalam rupiah sebesar
Rp.91.532.034.
MAGDALENA GINYA LUDJI
2021 · Book · Open Access
Penelitianinibertujuanuntukmengetahuidatayangtelahdilakukan
makadapatdiambilkesimpulanbahwakinerjakeuanganpemerintahDesa
Bolua Kecamatan Raijua Kabupaten Sabu Raijua pada tahun
2017dan2018dikatakanekonomiberimbang.Dantahun2019dikatakan
ekonomis.ArtinyaPemerintahDesaBoluaKecamatanRaijuaKabupaten
Sabu Raijua telah mampu mengelola keuangan dengan hemat.
Berdasarkan analisis data yang telah dilakukan maka dapatdiambil
kesimpulanbahwakinerjakeuanganpemerintahDesaBoluaKecamatan
RaijuaKabupatenSabuRaijua padatahun2017-2019dikatakanefisien
karenamenghasilkanrasiotingkatefisienlebihkecildari100%.Artinya
viii
PemerintahDesaBoluaKecamatanRaijuaKabupatenSabuRaijuatelah
mampumengelolakeuangandenganbaik.Berdasarkananalisisdatayang
telahdilakukanmakadapatdiambilkesimpulanbahwakinerjakeuangan
pemerintahDesaBoluaKecamatanRaijuaKabupatenSabuRaijua pada
tahun2017-2019dikatakanefisienkarenamenghasilkanrasiotingkat
efisienlebihkecildari100%.ArtinyaPemerintahDesaBoluaKecamatan
RaijuaKabupatenSabuRaijuatelahmampumengelolakeuangandengan
baik.Berdasarkananalisisdatayangtelahdilakukanmakadapatdiambil
kesimpulanbahwakinerjakeuanganpemerintahDesaBoluaKecamatan
RaijuaKabupatenSabuRaijua padatahun2017dan2019dikatakan
efektivitasberimbangkarenamenghasilkanrasiotingkatefektivitassama
dengan100%.Dan2018dikatakantidakefektifkarenamenghasilkanrasio
tingkatefektivitaslebihbesardari100%.
FREDRIK ADONIA ASAKAMENG
2021 · Book · Open Access
ABSTRAK PENGARUH JENIS TANAH YANG BERBEDA TERHADAP PRODUKTIFITAS TANAMAN SAWI HIJAU DENGAN MENGUNAKAN SISTIM IRIGASI TETES Asakameng, F. A*) Nainiti, N. P.P.E. **) Makaborang, M***) Penelitian mengenai pertumbuhan dan produksi tanaman sawi hijau Brassica juncea L. pada berbagai jenis tanah yang berbeda, dan telah dilakukan mulai bulan April hingga Mei 2021. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perlakuan yang memberikan pengaruh terbaik (perbedaan antara perlakuan) pertumbuhan dan produksi tanaman sawi hijau Brassica juncea L. Perlakuan yang dicoba yaitu A (Tanah organosol) B (tanah pasir), C (tanah lateril) dan D (tanah kapur). Parameter yang diamati adalah jumlah daun, panjang daun, lebar daun, dan berat basah tanaman sawi hijau Brassica juncea L. Data dianalisis mengunakan sidik ragam (ANOVA). (A Tanah Laterit) yang menghasilkan nilai rata-rata untuk setiap variable pengamatan yaitu untuk jumlah daun sebanyak 12 daun, lebar daun 15,833 cm, panjang daun 23,333 cm dan berat tanaman 173,5 gr (B Tanah Pasir) yang menghasilkan nilai rata-rata untuk setiap variable pengamatan yaitu untuk jumlah daun sebanyak 9 daun, lebar daun 12,833 cm, panjang daun 19,667 cm dan berat tanaman 94,333 gr. (C Tanah Organosol) yang menghasilkan nilai rata-rata untuk setiap variable pengamatan yaitu untuk jumlah daun sebanyak 10 daun, lebar daun 12,500 cm, panjang daun 19,000 cm dan berat tanaman 88,333 gr.( D Tanah Kapur) yang menghasilkan nilai rata-rata untuk setiap variable pengamatan yaitu untuk jumlah daun sebanyak 9 daun, lebar daun 14,500 cm, panjang daun 18,833 cm dan berat tanaman 142,167 gr. Kata kunci: Sawi Hijau (Brassica juncea L), Tanah Laterit *) Peneliti **) Pembimbing 1 ***) Pembimbing 2
AGNES HARLENCI ORANCE TANA
2021 · Book · Open Access
Masalah yang diidentifikasikan adalah: 1) Bagaimana Pelaksanaan Pendidikan Jasmani dalam Mencapai Tujuan Pendidikan. 2) Faktor Apa Saja Yang Mempengaruhi Keberhasilan Belajar Penjasorkes. 3) Bagaimana Kreativitas Guru dalam Proses Pembelajaran Penjasorkes. 4) Seberapa Besar Kreativitas yang Dilakukan Oleh Guru dalam Proses Pembelajaran Penjasorkes. Kemudian Rumusan Masalah, yaitu Bagaiman kreativitas guru dalam proses pembelajaran Penjasorkes di SMA Kristen 1 Soe? Tujan dari penelitian ini adalah mengetahui tingkat kreativitas guru dalam proses pembelajaran penjasorkes. Metode penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif. Subyek penelitian ini adalah kepala sekolah, guru penjasorkes dan siswa. Teknik pengumpulan data yang di gunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan untuk menganalisis data menggunakan deskriptif kualitatif. Kemampuan kreativitas guru penjasorkes terhadap proses pembelajaran Penjasorkes di SMA Kristen 1 Soe guru sudah melakukan kemampuan kreativitasnya berdasarkan lima aspek, yaitu1) Kelancaran berpikir (fluency of thinking), 2) Keluwesan berpikir (flexibility), 3) Elaborasi (elaboration), dan 4) Originalitas (originality) dan 5) mengembangkan (Redefinition). Saran bagi guru agar menambah pengetahuan yang berhubungan dengan proses pembelajaran baik teknik atau cara mengajar agar proses pembelajaran dapat berjalan lancer dan siswa, terus bersemangat dan bersungguh- sungguh dalam mengikuti pembelajaran Penjasorkes.
KRISDAYANTI ARIYANI DJAMI BANGNGU
2021 · Book · Open Access
ABSTRACT MODIFIKASI MEDIA BALON UNTUK AKTIVITAS GERAK SEPAK SILA PADA SISWA KELAS VI DI SD INPRES KUANINO 2 KOTA KUPANG Krisdayanti A. Djami Bangngu1*, M. Rambu P. Wasak2, Jusuf Blegur3 123Physical Education, Health, and Recreation Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, Artha Wacana Christian University, Kupang, Indonesia email. [email protected] Background: The problems often faced by elementary school students in the sepak takraw are basic techniques and equipment problems. The lack of educational facilities and infrastructure by schools requires teachers of physical education to be more creative in empowering and optimizing existing facilities and infrastructure following the conditions of students and schools. The equipment needed in the sepak takraw game includes a takraw ball and a net. The school only has a net and a ball and no field. Research objectives: This study aimed to determine the modification of the balloon as the media in the sixth-grade student's movement of sepak sila activity at SD Inpres Kuanino 2 Kupang City. Research method: This study used a naturalistic qualitative approach. Results and discussion: The research results and discussions on how to modify balloon media for class VI soccer practice activities at SD Inpres Kuanino 2 Kupang City using balloon media modifications. Researcher students changed balloon media as seen from 1) Modification of the number, 2 ) Heavy and light modifications, 3) Shape modifications. Conclusion: Suggestions for physical education teachers can use balloons as a substitute for balls because elementary students like the modified media from balloons, and students continue to be more enthusiastic and serious in participating in Physical Education learning. Keywords: Modification of media, movement activities, Sepak Sila
VIRNANDA DWIPURNAMA KEKADO
2021 · Book · Open Access
ABSTRAK Gereja sebagai tempat di mana orang-orang yang percaya kepada Kristus bersekutu, memerlukan orang-orang yang nantinya berjabat gerejawi (Penatua, Diaken, dan Pengajar) untuk membantu dalam pelayanan. Majelis Jemaat itu terdiri dari Pendeta, Penatua, Diaken, dan Pengajar. Kesemuanya ini bekerja sama dalam Kristus untuk melayani jemaat-Nya. Menyadari akan tugas dan tanggung jawab yang akan dilakukan, ada doa bersama yang dilakukan dalam bentuk malam meditasi. Penulis menemukan fakta saat melakukan wawancara bersama calon-calon Penatua, Diaken, dan Pengajar bahwa adanya pemahaman yang kurang dari calon Penatua, Diaken, dan Pengajar GMIT Imanuel Beumopu mengenai malam meditasi yang dilakukan, sehingga bagi sebagian Penatua, Diaken, dan Pengajar malam meditasi itu tidak membawa dampak. Dalam teks Injil Lukas 22:39-46, di Bukit Zaitun, Yesus menunjukkan cara berdoa dan makna doa yang dalam. Yesus berdoa dalam keheningan dan dalam doa tersebut Yesus meminta kekuatan kepada Bapa-Nya untuk penderitaan salib yang akan dialami-Nya. Tugas terakhir Yesus untuk mati di kayu salib, Ia percayakan pada kehendak Bapa dan dalam doa penyerahan-Nya itu membawa kekuatan kepada-Nya. Yesus mau untuk para murid juga terus berdoa agar tidak jatuh ke dalam pencobaan, tetapi mereka malah tertidur dan tidak melakukan seperti yang Yesus perintahkan. Teks Injil Lukas 22:39-46 memberi makna yang baik bagi malam meditasi. Malam meditasi secara Kristiani dilakukan dengan fokus hanya kepada Kristus. Dalam malam meditasi seseorang diminta untuk melihat dalam keheningan batin apa yang Kristus kehendaki. Sebagai Penatua, Diaken, dan Pengajar doa dalam bentuk malam meditasi menolong agar identitas sebagai kawan sekerja Allah tetap nampak, dan doa dalam bentuk malam meditasi bisa membuat Penatua, Diaken, dan Pengajar melihat secara dalam apa yang menjadi kehendak Kristus dalam diri mereka sebagai pelaku-pelaku pelayanan. Metode penafsiran naratif menolong untuk menghubungkan antara teks dan konteks. Metode penafsiran naratif dengan unsur-unsur naratif yang digunakan untuk menafsir teks, memperlihatkan makna lebih dalam dari setiap kejadian, sikap, dan suasana dalam teks yang menolong dalam memberi makna untuk pelayanan doa bersama dalam bentuk malam meditasi. Dengan teks Lukas 22:39-46 dan metode penafsiran naratif, penulis berusaha untuk menghasilkan makna yang baik bagi pelayanan doa bersama dalam tulisan yang berjudul TUNAIKAN TUGASMU Suatu Tinjauan Naratif Terhadap Lukas 22:39-46 dan Implikasinya bagi Pelaksanaan Doa Bersama (Malam Meditasi) Sebelum Penahbisan Penatua, Diaken, dan Pengajar di Jemaat GMIT Imanuel Beumopu”.
FEBY TADJO TALO
2021 · Book · Open Access
Narasi tentang Ratu Wasti membuka kitab Ester. Pada saat Raja Ahasyweros sedang bersuka karena anggur dalam pestanya, ia memerintahkan Ratu Wasti untuk memperlihatkan kecantikannya kepada para tamu undangan. Sang Ratu menolak dan tindakan ini berdampak sangat buruk. Ia diturunkan daripada posisinya sebagai isteri maupun sebagai ratu Persia. Ratu Wasti mendapat cap pemberontak dan hukuman atasnya merupakan kewajaran. Penulis tertarik untuk mengkaji lebih dalam tentang tindakan penolakan Ratu Wasti terhadap perintah Raja Ahasyweros dan hukuman yang diterimanya sebagaimana tercatat dalam Ester 1:10-20. Kajian ini menggunakan metode penafsiran kritik naratif, yaitu sebuah pendekatan yang dilakukan dengan menganalisis alur cerita (plot), tema, motif-motif, watak (karakteristik), gaya, gambaran pidato, simbolik, bayangan, pengulangan, kecepatan waktu dalam naratif, sudut pandang dan lain-lain. Kajian ini bermaksud untuk memperoleh kerygma teologis, dan kemudian direfleksikan dalam konteks partisipasi perempuan di panggung politik di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Ada tiga kerygma teologis yang diperoleh, yaitu: kebijakan yang tidak ramah terhadap perempuan, berani berkata tidak, dan perubahan merupakan perjuangan jangka panjang. Penulis menemukan bahwa tindakan penolakan Ratu Wasti terhadap perintah Raja Ahasyweros merupakan upaya untuk mempertahankan martabat perempuan dalam konteks sosio-kultiral yang menindas Ratu Wasti dengan berani menentang perintah raja, sekalipun itu berakibat ia kehilangan posisi istimewanya. Keberanian Ratu Wasti ini dapat menjadi contoh yang baik bagi para perempuan, khususnya politisi perempuan di Provinsi Nusa Tenggara Timur untuk berani berpendapat dalam ruang-ruang publik.Oleh karena itu, kajian ini menegaskan bahwa penting untuk para politisi perempuan terus bersuara di ranah publik dalam memperjuangkan kebenaran dan keadilan demi kepentingan semua masyarakat.
MEGA KRISTIN HABA
2021 · Book · Open Access
ABSTRAK Peran orang tua dalam pendidikan keluarga merupakan hal yang sangat penting. Orang tua menjadi pihak yang paling bertanggung jawab atas pertumbuhan anak-anak baik secara jasmani maupun rohani. Peran orang tua dalam hal ini kedua pihak yakni bapak maupun ibu. Namun dalam kenyataannya secara umum dalam keluarga-keluarga Kristen peran orang tua dalam pendidikan iman keluarga sangat rendah. Oleh karena itu dalam skripsi ini penulis mengkaji tentang peran Abraham sebagai orang tua, dalam mendidik keluarganya sebagai refleksi bagi peran orang tua di dalam pendidikan keluarga pada masa kini. Untuk mencapai tujuan tersebut, penulis menggunakan metode penelitian kepustakaan. Metode kepustakaan adalah metode yang mengumpulkan data pustaka, membaca, mencatat dan mengolah bahan penelitian. Kajian kepustakaan harus menghimpun teori-teori atau konsep-konsep yang terkait dengan aspek penelitian baik aspek utama maupun penjabarannya. Penulis juga menggunakan metode penelitian tokoh atau biografi. Penelitian tokoh atau biografi bertujuan untuk mengetahui dan memahami secara menyeluruh tentang segala sesuatu dari seorang tokoh, baik berupa ide, gagasan, teori, pemahaman, pandangan dan hal unik yang dimiliki tokoh tersebut. Metode penulisan yang dipakai penulis adalah deskriptif, analisis dan reflektif. Penulis mendeskripsikan latar belakang tokoh Abraham, lalu menganalisis model pendidikan yang diterapkannya dalam keluarga, dan kemudian merefleksikan model pendidikan Abraham tersebut terhadap peran orang tua dalam mendidik keluarga. Berdasarkan kajian di atas penulis mendapatkan bahwa peran orang tua dalam pendidikan keluarga sangat penting. Keteladanan Abraham dalam hidupnya sehari-hari menjadi model pendidikan yang baik bagi orang tua untuk mendidik anak-anak. Model pendidikan ini penulis sebut sebagai model pendidikan langsung dan kontekstual. Model pendidikan ini menekankan pada peran orang tua sebagai pendidik yang dituntut untuk harus menjadi panutan atau teladan bagi anak-anak yang dididik. Selain itu, kontekstualisasi terhadap bahan yang diajarkan dalam proses pembelajaran juga sangat penting karena sasaran model ini adalah pada tindakan nyata sehari-hari dari pendidik dan naradidik. Model pendidikan Abraham juga terdapat beberapa kekurangan karena tidak memiliki bahan ajar tertulis, metode yang monoton serta beban terhadap pendidik yang besar dalam proses pendidikan.
KURNIATI APRIYETY LUDJI
2021 · Book · Open Access
ABSTRAK Pandangan semua orang terhadap Allah ditentukan oleh pengalaman hidup bersama dengan Allah atau bagaimana mereka membangun relasi dengan Allah. Tetapi, pandangan-pandangan tersebut juga dipengaruhi oleh faktor-faktor lingkungan yang ada di sekitar pribadi-pribadi yang berefleksi tentang Allah. Untuk itulah, ketika Pengakuan Iman GMIT sebagai pengakuan bersama warga GMIT berbicara tentang Allah seperti seorang Ibu, jemaat memaknai dan memahaminya dalam relasi yang mereka bangun dengan Allah dalam pengalaman-pengalaman hidup sehari-hari. Maka tulisan ini mengkaji tentang bagaimana pemahaman jemaat GMIT Lopo Maus Tualeu memaknai Allah seperti seorang Ibu. Hal ini menarik karena pada dasarnya jarang sekali orang berbicara tentang Allah seperti seorang Ibu karena budaya kekristenan sering berbicara tentang Allah yang adalah Bapa. Tulisan ini dikaji dalam metode penelitian deskriptif-analitif yang diharapkan dapat mendeskripsikan pemahaman jemaat dengan baik dan bisa dianalisis secara ilmiah. Berdasarkan hasil penggambaran dan analisa bisa dilihat bahwa jemaat memiliki pemikiran beragam tentang Allah. Mereka memahami Allah sebagai yang Mahakuasa, Pencipta kehidupan dan yang selalu ada menolong mereka. Sedangkan, berbicara tentang Allah seperti seorang Ibu mereka terbagi dalam dua pendapat. Pertama, sebagian merasa bahwa Allah itu dalam sifat dan kasih-Nya memang seperti seorang Ibu. Untuk menyapa atau menyebut Allah dengan Ibu, bisa saja dan bukan suatu hal yang sangat perlu diperdebatkan, karena yang diperhatikan adalah pengorbanan Allah yang seperti Ibu. Kedua, sebagian merasa bahwa Allah yang diajarkan kepada mereka dan yang tahu sebagaimana tercatat dalam Alkitab adalah Allah yang dalam rupa Bapa. Apalagi Allah di dalam Yesus Kristus berupa wujud manusia laki-laki. Sehingga mereka sangat keberatan jika harus menyapa Allah dengan Ibu. Meski demikian, semua setuju bahwa pemeliharaan Allah yang merasakan adalah seperti Ibu yang memeliihara dan mengasuh. Allah bisa dimaknai dalam pribadi Ibu adalah ketika orang-orang mulai melihat Allah sebagai Roh yang berpribadi dan berelasi dengan ciptaan-Nya. Refleksi akan relasi dari pengalaman hidup sehari-hari akan mampu memaknai bahwa Allah mengasihi layaknya seorang Ibu yang mengasihi. Terlepas dari itu juga, Alkitab sendiri mencatat dan menyaksikan bahwa kasih Allah seperti seorang Ibu. Hanya saja tidak terlalu banyak yang mengkaji dan membicarakannya lebih serius. Metafora dan pemaknaan akan Allah seperti seorang Ibu sangat menolong dalam memaknai kehidupan sebagai anugerah pemberian Allah. Melihat Allah sebagai Ibu yang memelihara akan membuat manusia lebih bertanggungjawab akan kehidupannya dan juga kehidupan ciptaan lain. Kata-kata Kunci : Allah, Ibu, Pengakuan Iman, Relasi, Makna, Metafora.
YEFRI YANTIS SNAE
2021 · Book · Open Access
ABSTRAK Kue Nastar uwi ungu merupakan produk hasil olahan percobaan dengan menggunakan tepung uwi ungu sebagai bahan substitusi tepung terigu. Tepung uwi merupakan hasil olah dari umbi Uwi ungu (Dioscorea Alata) yang kurang dikenal dan dimanfaatkan oleh masyarakat, walaupun ada sebagian kecil masyarakat yang mengelolah uwi secara sederhana saja seperti di rebus, kukus dan di goreng untuk dijadikan keripik. Dalam tujuan penelitian, maka dilakukan metode eksperimen dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), dengan 4 perlakuan dan masing masing di ulang sebanyak 3 kali dengan prensentase 0%, 5%, 10%, dan 15% tepung uwi. Hasil penelitian menunjukan uji analisis organoleptik tertinggi terdapt pada perlakuan B dengan substitusi 5% tepung uwi terhadap Warna Nastar uwi yang tertinggi dengan skor 4,600a (sangat suka), Aroma Nastar uwi yang paling disukai yaitu terdapat pada perlakuan substitusi 5% tepung uwi dengan sko 4,550a (sangat suka), Rasa Nastar uwi yang disukai terdapat pada perlakuan substitusi 5% tepung uwi dengan skor 4,767a (sangat suka), dan Tekstur Nastar yang paling tertinggi disukai yaitu terdapat pada perlakuan substitusi 5% dengan skor 4,683a (sangat suka)
IMELDA SAESTHA NDOLU
2021 · Book · Open Access
Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa: Laporan Akuntabilitas kinerja
Instansi Pemerintah (LAKIP) Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Kupang
tahun 2020 dengan berpedoman pada Peraturan Mentri Pendaya gunaan Aparatur
Negara dan reformasi Birokrasi nomor 53 tahun 2014 dalam penyajiannya masih
belum sempurnah terutama di bagian Realisasi anggaran.
WELHELMUS THINE
2021 · Book · Open Access
ABSTRAK Kue baruasa adalah kue manis yang berukuran kecil-kecil yang dibuat dengan bahan dasar tepung terigu dan bahan tambahan lainnya yang membentuk suatu formula adonan dengan cara dipanggang sehingga memiliki sifat dan struktur tertentu yang digemari masyarakat. Penelitian ini telah dilaksanakan pada tanggal 17 Mei sampai dengan 2 Juni 2021 di Laboratorium processing Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Kristen Artha Wacana Kupang Tahun, Penelitian ini bertujun untuk mengetahui pengaruh substitusi tepung uwi dan tepung terigu dalam pembuatan kue baruasa dan untuk memperoleh substitusi tepung uwi dan tepung terigu yang tepat dalam pembuatan kue baruasa dengan karakteristik sensorik yang dapat diterima oleh konsumen. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) menggunakan 4 perlakuan dan masing-masing diulang sebanyak 3 kali dengan persentase 0%, 10%, 20%, dan 30%. Parameter yang diukur pada kualitas kue baruasa yang dihasilkan adalah uji warna, rasa, aroma, dan tekstur. Hasil penelitian menunjukan Uji Analisis Organoleptik tertinggi terdapat pada perlakuan B dengan penambahan tepung uwi 10% terhadap warna dengan skor 4.694 (sangat suka), rasa pada perlakuan 10% dengan skor 4.833 (sangat suka) aroma pada perlakuan 10% dengan skor 4.667 (sangat suka) dan tekstur pada perlakuan 10% dengan skor 4.722 (sangat suka).
ARDI BANDA
2021 · Book · Open Access
ABSTRAK Mie merupakan jenis makanan hasil olahan tepung yang sudah dikenal oleh sebagian besar masyarakat Indonesia. Mie juga merupakan jenis makanan yang digemari oleh berbagai lapisan masyarakat. Hal ini karena mulai dari penyajian sampai dikonsumsi sangat mudah dan cepat. Mie juga dapat digunakan sebagai variasi dalam lauk pauk dan sebagai pengganti nasi. Bahan baku pembuatan mie yaitu terigu yang hingga saat ini masih diimpor dari negara lain. Perlu dilakukan upaya pencarian bahan lain untuk menggantikan tepung terigu dengan memanfaatkan sumber daya alam di sekitar kita, salah satunya berasal dari umbi-umbian seperti keladi. Upaya untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan pengembangan pangan lokal berbasis umbi-umbian yang mengandung karbohidrat, seperti ganyong, ketela pohon, keladi, ubi ungu, gembili, suweg, kentang, kentang hitam dan kimpul. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari adanya pengaruh substitusi tepung keladi dalam pembuatan mie kering pada tingkat penggunaan tepung terigu dan untuk memperoleh salah satu perlakuan terbaik dari subsitusi tepung keladi pada tepung terigu dalam pembuatan mie kering. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan masing-masing diulang sebanyak 3 kali dengan persentase 0%,5%,10%,15% tepung keladi. Hasil penelitian menunjukan Uji Analisis Organoleptik tertinggi terdapat pada perlakuan B dengan substitusi 5% terhadap rasa mie kering yang tertinggi dengan skor 3,822 (sangat suka), warna mie kering yang paling tertinggi disukai yaitu terdapat pada perlakuan 5% dengan skor 3,733 (sangat suka) dan tekstur mie kering yang paling tertinggi disukai yaitu terdapat pada perlakuan 5% dengan skor 3,689 (sangat suka).
YESRI DIKI LILO
2021 · Book · Open Access
ABSTRACK Penilitian ini dilakukan untuk mengetahui adanya pengaruh substitusi tepung ganyong terhadap sifat organoleptik cake. Penilitian ini di lakukan pada 2021 dan bertempat di laboraturium Keteknikan FTP UNIVERSITAS KRISTEN ARTHA WACANA, KUPANG, mengunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan factor tunggal yaitu substitusi tepung ganyong terhadap tepung terigu : 0%, 20%, 40%, 60% dan 200%. Dengan uji organoleptik oleh 20 panelis. Parameter yang dianalis adalah uji organoleptik warna, rasa, aroma dan tekstur,perolehan data organoleptik dianalisa dengan uji Friedman, sedangkan untuk uji Anova jika ada pengaruh nyata maka itu di lakukan uji lanjutan dengan mengunakan BNT. Hasil penilitian menunjukan bahwa substitusi tepung ganyong dari 0%, 20%, 40%, 60%.Substitusi tepung ganyong dengan 20% menghasilkan cake yang terbaik dan lebih diterima.
LIVAN OSKAR BULLU
2021 · Book · Open Access
Penerimaan Pajak adalah sumber pembiayaan Negara yang dominan baik
untuk belanja rutin maupun untuk pembangunan. Penerimaan Pajak adalah
sumber penerimaan yang dapat diperoleh secara terus-menerus dan dapat
dikembangkan secara optimal sesuai kebutuhan pemerintah serta kondisi
masyarakat.
Populasi dalam penelitian ini adalah Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama
di wilayah Kota Kupang. Dalam penelitian ini yang menjadi sampel penelitian
adalah pelayanan pajak, pemeriksa pajak dan penagih pajak sebagai sampel
penelitian.
Pada analisis pendahuluan digunakan metode deskriptif. Pada bagian ini
memberikan gambaran gambaran umum mengenai kisaran teoritis, kisaran aktual,
rata-rata (mean) dan standar deviasi dari masing-masing variabel yaitu kewajiban
kepemilikan NPWP, pemeriksaan pajak, penagihan pajak dan penerimaan pajak.
Berdasarkan hasil penelitian mengenai “pengaruh kewajiban kepemilikan
NPWP, pemeriksaan pajak dan penagihan pajak terhadap penerimaan pajak”(pada
Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama di Wilayah Kota Kupang).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kewajiban kepemilikan NPWP,
pemeriksaan pajak dan penagihan pajak terbukti berpengaruh positif signifikan
terhadap penerimaan pajak.Variabel yang mempunyai pengaruh paling signifikan
terhadap penerimaan pajak adalah pemeriksaan pajak dengan nilai beta yang
paling besar diantara variabel independen lainnya sebesar (0,372).Penelitian ini
mendukung penelitian yang dilakukan oleh Sukirman (2011).