ALFRIN HEVER DAVIDSON SAU
2023 · Book · Open Access
INTISARI Judul Skripsi Penulis adalah: Deskripsi Tentang Motif, Modus dan akibat Tindak Pidana Narkotika yang dilakukan oleh Warga Negara Asing di Indonesia. Rumusan masalah yang penulis kaji adalah 1). Apa yang menjadi motif Pelaku Warga Negara Asing melakukan tindak pidana Narkotika?; 2).Bagaimana modus Pelaku Warga Negara Asing melakukan tindak pidana Narkotika?; dan 3).Mengapa terhadap Warga Negara Asing yang melakukan tindak pidana narkotika ada yang dipidana penjara dan/atau ada yang menjalani rehabilitasi?. Tujuan yang ingin Penulis kaji yaitu: 1).Untuk mengetahui Apa yang menjadi motif Pelaku Warga Negara Asing melakukan tindak pidana Narkotika; 2).Untuk mengetahui Bagaimana modus Pelaku Warga Negara Asing melakukan tindak pidana Narkotika; dan 3). Untuk mengetahui Mengapa terhadap Warga Negara Asing yang melakukan tindak pidana narkotika ada yang dipidana penjara dan/atau ada yang menjalani rehabilitasi. Jenis penelitian adalah penelitian normatif dan sifat penelitian adalah deskriptif. Variabel bebas penelitian ini yaitu faktor yang mempengaruhi yakni: Motif, modus dan akibat hukum dari pelaku tindak pidana Narkotika dan Variabel terikat pada penelitian ini yaitu Tindak Pidana Narkotika yang dilakukan oleh warga Negara asing. Pengumpulan data dalam penulisan ini menggunakan studi dokumen atau bahan pustaka, Analisis Data yang digunakan adalah menggunakan analisis secara kualitatif yaitu analisis yang bersifat deskriptif. Berdasarkan Hasil penelitian yang penulis lakukan maka yang menjadi Motif Pelaku Warga Negara Asing Menyalahgunaan Tindak Pidana Narkotika di Indonesia yaitu 1).Ketergantungan; 2).Kesenangan Pribadi/diri sendiri; 3).Menambah Semangat; dan 4).Menghilangkan Rasa Sakit dan Nyeri. Modus Pelaku Warga Negara Asing Menyalahgunaan Tindak Pidana Narkotika di Indonesia yaitu: 1).Membeli Dari Pengedar di Indonesia; 2).Membawa Narkotika dari Luar Negeri; 3).Menggunakan di Tempat Tinggal; dan 4).Menggunakan Alat Bantu. Sedangkan Akibat Hukum Dipidana Penjara dan/atau Direhabilitasi, adapun Alasan Hakim Memutus Pemidanaan Terhadap Pelaku yaitu karena Pelaku bukan merupakan seorang pecandu narkotika dan melakukan Perbuatan Melawan Hukum; Alasan Hakim Memutus Rehabilitasi terhadap Pelaku karena Pelaku merupakan seorang pecandu narkotika, sedangkan Alasan Hakim memutus Rehabilitasi dan Pidana Terhadap Pelaku yaitu karena pelaku merupakan seorang pecandu narkotika dan telah melakukan Perbuatan Melawan Hukum. Maka saran yang dapat di kemukakan penulis yaitu: 1).Kepada Pemerintah Indonesia Agar Memperketat Pengawasan Kepada Para Turis (Warga Negara Asing) yang masuk ke Indonesia. 2).Menjalankan kontrol dan pemeriksaan secara rutin di tempat tinggal Warga Negara Asing yang ada di Indonesia, dan 3).Bagi Masyarakat diharapkan berperan aktif dalam memberantas tindak pidana Narkotika di Indonesia. Kata Kunci: Tindak Pidana, Narkotika, Warga Negara Asing.
JEHESKIEL J. DAPA
2023 · Book · Open Access
INTISARI Judul Skripsi penulis adalah : Deskripsi Tentang Motif, Modus Dan Akibat Hukum Terhadap Pelaku Tindak Pidana Kelistrikan. Rumusan masalah yang penulis kaji adalah : 1)Bagaimana Motif Yang Dilakukan Oleh Pelakuh Terhadap Tindak Pidana Kelistrikan? 2)Bagaimana Modus Yang Dilakukan Oleh Pelakuh Terhadap Tindak Pidana Kelistrikan? 3)Bagaimana Akibat Hukum terhadap Pelakuh Terhadap Tindak Pidana Kelistrikan? Tujuan Penelitian ini adalah. 1)Untuk mengetahui Bagaimana Motif Yang Dilakukan Oleh Pelakuh Terhadap Tindak Pidana Kelistrikan. 2)Untuk mengetahui Modus Yang Dilakukan Oleh Pelakuh Terhadap Tindak Pidana Kelistrikan. 3)Untuk mengetahui Akibat Hukum terhadap Pelakuh Terhadap Tindak Pidana Kelistrikan. Jenis penelitian yang di gunakan bersifat deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penulisan ini menggunakan studi dokumen atau bahan pustaka. Hasil Penelitian. 1)Motif pelaku tindak pidana kelistrikan: a)Terdakwa mengoperasionalkan genset tersebut dengan tujuan untuk mendapatkan keuntungan dari kegiatan operasional perusahaan yang tetap dapat dilakukan meskipun terjadi pemadaman arus listrik dari PLN. b)Membangun instalasi pembangkit tenaga listrik berupa genset untuk kepentingan pribadi bukan untuk kepentingan umum. 2)Modus pelaku tindak pidana kelistrikan: a)Terdakwa melakukan usaha penyedian tenaga listrik tanpa izin operasi. b)terdakwa membagun instalasi tenaga diesel Pt. panca teknik bergerak dalam bidang jasa perbengkelan,otomotif dan produksi terhadap mobil dan alat berat . c)Terdakwa mengadakan genset untuk sumber listrik cadangan yang dioperasionalkan untuk menyuplai arus listrik. 3)Akibat hukum terhadap pelaku tindak pidana kelistrikan: a) terdakwa di tahan. b)terdakwa di pidana penjara dan denda. c)terdakwa di bebani bayar biayaya perkara. Kata kunci: Putusan Hakim, Tindak Pidana Kelistrikan
YONGKI NELSON TUALAKA
2023 · Book · Open Access
Deskripsi Tentang Bentuk-Bentuk Uitlokker Atau Menggerakan Orang Lain Untuk Melakukan Tindak Pidana Dalam Tindak Pidana Penipuan Bagaimana dasar pertimbangan hakim tentang uitloker sehingga hakim menjatuhkan pidana yang berbeda dalam hal pidana penipuan?. Bagaiamana bentuk Uitlokker dan dasar pertimbangan hakim nenjatuhkan putusan yang berbeda terhadap penyertaan Uitlokker dalam Tindak Pidana Penipuan. Jenis metode penelitian yang penulis gunakan adalah jenis penelitian normatif yaitu penelitian ini terdiri dari penelitian terhadap asas-asas hukum, penelitian terhadap sistematika hukum dan penelitian terhadap taraf sinkronisasi hukum dan Sifat penelitian adalah bersifat deskriptif yakni penulis akan memaparkan secara lengkap, rinci, jelas dan sistematis hasil dalam bentuk karya ilmia. Variabel penelitian yang penulis gunakan adalah variabel bebas yaitu faktor yang menjadi pokok permasalahan yaitu dasar pertimbangan hakim nenjatuhkan putusan yang berbeda terhadap penyertaan Uitlokker dalam Tindak Pidana Penipuan dan variabel terikat yaitu variabel yang tergantung dari putusan pengadilan tentang tindak pidana penipuan. Bahan hukum yang digunakan adalah bahan hukum primer yang terdiri dari pertimbangan hakim serta peraturan perundang-undangan, traktat, kaidah dasar atau norma serta peraturan dasar, bahan hukum sekunder yaitu memberikan penjelasan mengenai bahan hukum primer seperti rancangan undang-undang, hasil penelitian, dan hasil karya dari kalangan hukum, dan bahan hukum tersier yaitu bahan hukum yang memberikan petunjuk atau penjelasan bermakna terhadap terhadap bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder seperti kamus hukum, ensiklopedia,Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah studi kepustakaan dimana diperoleh informasi dari putusan pengadilan. Analisis data yang digunakan adalah menggunakan analisis secara kualitatif yaitu analisis yang bersifat deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian yang penulis lakukan maka yang menjadi kesimpulan sesuai masalah yang penulis kaji yaitu alasan/Pertimbangan Hakim untuk menjatuhkan putusan berdasarkan Unsur Barang Siapa Dan Unsur Dengan Sengaja atas tindak pidana penipuan. Saran dari penulis terkait dengan penulisan ini adalah dalam menjatuhkan putusan, hakim haruslah teliti sehingga tidak ada kekeliruan dan kehilafan hakim dan dalam menjatuhakan putusan hakim harus mempertimbangkan asas kepastian hukum dan asas kemanfaatan hukum
GUSTI ABRIDO LIUNOKAS
2023 · Book · Open Access
INTISARI Judul skripsi DESKRIPSI TENTANG PENEGAKAN HUKUM DALAM TINDAK PIDANA PENYELUNDUPAN ROKOK Rumusan masalah 1.Faktor apa yang menjadi peneyebab terjadinya tindak pidana penyelundupan rokok,2.Bagaimana bentuk tindak pidana penyelundupan rokok,3.Bagaimana akibat hukum dari tindak pidana penyelundupan rokok Penelitian ini menggunakan Metode Penelitian Hukum Normatif, yaitu mengkaji putusan nomor:60/Pid.B/2012/PN.Nganjuk.Putusan Nomor 65/Pid.Sus/2015.PN. Tanjung Balai Karimun. Putusan nomor 48/Pid. sus/2022 .PN. Kota Agung.Putusan nomor 1021/Pid.Sus/2019/PN. Jakarta Pusat.Putusan nomor 100/Pid.Sus/2021/PN.Kota Agung.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui“ Deskripsi Tentang Penegkan Hukum Tindak Pidana Penyelundupan Rokok.” Berdasarkan hasil penelitian yang di lakukan penulis maka diperoleh jawaban: 1)Faktor yang menjadi penyebab terjadinya penyelundupan rokok adalah: Mencari keuntungan yang berlipat ganda. 2)Bentuk tindak pidana penyelundupan rokok: a)Menyimpan, mengirimkan dan menjual belikan rokok yang tidak dilekati pita cukai oleh petugas bea cukai, b)Diselundupkan melalui transportasi laut dan darat. 3)Akibat hukum dari tindak pidana penyelundupan rokok adalah: a)Terdakwa ditahan dalam tahanan. b)Terdakwa di jatuhi hukuman pidana. c)Terdakwa dibebani untuk membayar biayaya perkara. Adapun yang menajdi saran dari penulis adalah:1)Kepada petugas Bea dan Cukai agar selalu melakukan kontroling secara intens terhadap setiap barang-barang impor maupun ekspor dari dalam dan luar negeri. Baik melalui akses transportasi darat, laun, dan udara. 2)Kepada hakim agar menjatuhkan putusan yang seberat-beratnya terhadap pelaku penyelundup rokok, oleh karena perbuatan tersebut berimplikasi yang besar terhadap income negara. Kata kunci:Tindak Pidana,Penyelundupan,Rokok
FERNALD Q. LERICK
2023 · Book · Open Access
INTISARI Judul Skripsi Penulis adalah : Deskripsi tentang penyelesaian wanprestasi dalam kontrak kerja konstruksi Rumusan masalah yang penulis kaji adalah : Bagaimanakah bentuk wanprestasi dalam kontrak kerja konstruksi yang digugat oleh penggugat, Mengapa Putusan Pengadilan Negeri dan Kasasi Mengabulkan Gugatan Penggugat Sebagian dan Mengapa Putusan Pengadilan Tinggi dan Peninjauan Kembali Menyatakan Pengadilan Negeri Tidak Berwenang Memeriksa dan Mengadili Perkara Wanprestasi Kontrak Kerja KonstruksiPemerintah. Tujuan yang ingin Penulis kaji adalah : Untuk mengetahui bentuk wanprestasi dalam kontrak kerja konstruksi yang digugat oleh penggugat, Untuk mengetahui Pengadilan Negeri dan Kasasi mengabulkan gugatan penggugat sebagian dan untuk mengetahui Pengadilan Tinggi dan Peninjauan Kembali menyatakan Pengadilan Negeri tidak berwenang memeriksa dan mengadili perkara wanprestasi kotrak kerja konstruksi oemerintah. Jenis metode Penelitian yang penulis gunakan adalah jenis penelitian Normatif dan sifat penelitian adalah bersifat deskriptif yakni penulis akan memaparkan secara lengkap,rinci,jelas dan sistematis hasil dalam bentuk karya ilmiah Bahan hukum yang digunakan adalah bahan hukum Primer yang terdiri dari Putusan Hakim serta Peraturan perundang-undangan,traktat,kaidah dasar atau norma serta peraturan dasar.Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah studi kepustakaan dimana diperoleh informasi dari putusan pengadilan. Analisis Data yang digunakan adalah menggunakan analisis secara kualitatif yaitu analisis yang bersifat deskriptif Berdasarkan Hasil penelitian yang penulis lakukan maka yang menjadi kesimpulan sesuai masalah yang penulis kaji yaitu 1) Bentuk wanprestasi dalam kontrak kerja konstruksi yang digugat penggugat adalah: Tergugat tidak memenuhi kewajibannya sesuai kontrak kerja Nomor : 602 .1/50.PPJJ/DPUKKB/VII/2005 tertanggal 25 Juli 2005. 2). Alasan Hakim Pengadilan Negeri dan Kasasi mengabulkan Gugatan Penggugat sebagian karena: a. Tergugat melakukan wanprestasi, b. Penggugat beritikat baik sedangkan tergugat bersifat pasif. 3). Alasan Hakim Pengadilan Tinggi dan Peninjauan Kembali menyatakan Pengadilan Negeri tidak berwenang memeriksa dan mengadili perkara wanprestasi kontrak kerja konstruksi pemerintah karena : a. Gugatan Penggugat tidak memenuhi syarat formal, b. Hakim Judex Juris telah melakukan kekhilafan dan kekeliruan yang nnyata. Kata Kunci : Deskripsi, Penyelesaian wanprestasi, kontrak kerja konstruks
RAKES JUNI FITRO MANAFE
2023 · Book · Open Access
This thesis is entitled hyperbole in pamungkas song lyrics album solipsism 0.2 contained in pamungkas songs which are analysed into several aspects namely form, meaning, and function. This thesis analyses several aspects including form, meaning, and function. The researcher uses descriptive method in this research. The data in this research is analysed and explained by using qualitative method. So, this research uses qualitative descriptive method. The data in this study were obtained through literature study. The population of this research is One album from Pamungkas entitled Solipsism 0.2 and the album consists of 11 songs where each album has 10 songs. After being analysed, the researcher found 51 hyperbole expressions in 11 Pamungkas songs. The expressions are then grouped into several forms. There are 24 single word hyperbole, 24 phrase hyperbole, and 1 clausal hyperbole as well as 1 repetition. This research also explains and analyses the meaning and function of the hyperbole expressions found in Pamungkas' songs. Hyperbole conveys various aspects of love from intense infatuation to willingness When analysing hyperbole and interpreting its meaning, it is important to interpreting its meaning, it is very important for the next researcher to have an a deep understanding of the content of the songs.
JEKSON ARYANTO NENOHAY
2023 · Book · Open Access
INTISARI Judul: Deskripsi tentang tindak pidana perbankan yang dilakukan secara Bersama-sama sebagai perbuatan berlanjut. Rumusan masalah yang dikaji oleh penulis adalah Mengapa pengadilan Negeri dan Mahkamah Agung menjatuhkan putusan pemidanaan sedangkan pengadilan Tinggi menjatuhkan putusan Bebas?. Tujuan yang ingin penulis kaji adalah Untuk mengetahui Alasan Pengadilan Negeri dan Mahkamah Agung menjatuhkan putusan pemidanaan sedangkan Pengadilan Tinggi menjatuhkan putusan Bebas. Jenis metode penelitian yang penulis gunakan adalah jenis penelitian normatif yaitu penelitian ini terdiri dari penelitian terhadap assas-asas hukum, penelitian terhadap sistematika hukum dan penelitian terhadap taraf sinkronisasi hukum. dan Sifat penelitian adalah bersifat deskriptif yakni penulis akan memaparkan secara lengkap, rinci, jelas dan sistematis hasil dalam bentuk karya ilmia. Variabel penelitian yang penulis gunakan adalah variabel bebas yaitu factor yang menjadi pokok permasalahan yaitu Untuk mengetahui alasan Pengadilan Negeri dan Mahkamah Agung menjatuhkan putusan pemidanaan sedangkan Pengadilan Tinggi menjatuhkan putusan bebas, dan variabel terikat yaitu variabel yang tergantung dari putusan Pengadilan tentang tindak pidana perbankan yang dilakukan secara Bersama-sama sebagai perbuatan berlanjut.. Analisis data yang digunakan adalah menggunakan analisis secara kualitatif yaitu analisis yang bersifat deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian yang penulis lakukan maka alasan Pengadilan negeri menjatuhkan putusan pemidanaan karena perbuatan terdakwa terbukti, Alasan Pengadilan Tinggi menjatuhkan Putusan Bebas karena salah satu unsur tidak terpenuhi dan Alasan Mahkamah Agung menjatuhkan Putusan pemidanaan karena Pengadilan Tinggi salah menerapkan hukum. Saran dari penulis terkait dengan penulisan ini adalah dalam menjatuhkan putusan, hakim haruslah teliti sehingga tidak ada kekeliruan dan kehilafan hakim dan dalam menjatuhkan putusan hakim harus mempertimbankan asas kepastian hukum dan asas kemanfaatan hukum Kata Kunci : Putusan Hakim, Tindak pidana perbankan
CARLOS OSMAR LENA
2023 · Book · Open Access
INTISARI Judul skripsi penulis adalah : ANALISIS YURIDIS PUTUSAN HAKIM DALAM SENGKETA TANAH HAK GUNA BANGUNAN. Rumusan masalah yang penulis kaji adalah : 1).Faktor-faktor apakah yang menyebabkan terjadinya sengketa Hak Guna Bangunan?; 2).Mengapa terjadi perbedaan putusan antara Pengadilan Negeri, Putusan Tinggi dan Mahkamah Agung dalam Sengketa Hak Guna Bangunan?. Tujuan penulisan yaitu: untuk mengetahui Faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya sengketa Hak Guna Bangunan, untuk mengetahui perbedaan putusan antara Pengadilan Negeri, Pengadilan Tinggi dan Mahkamah Agung dalam sengketa Hak Guna Bangunan. Jenis penelitian hukum yang digunakan pengadilan adalah jenis penelitian normatif dan sifat penelitian ini bersifat deskriptif. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah variabel bebas yakni faktor penyebab dan perbedaan putusan Pengadilan Negeri, Pengadilan Tinggi dan Mahkamah Agung dalam Sengketa Hak Guna Bangunan, dan variabel terikat dalam penelitian ini adalah putusan hakim terhadap Sengketa Tanah Hak Guna Bangunan. Berdasarkan hasil penelitian yang penulis lakukan maka yang menjadi Faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya sengketa tanah Hak Guna Bangunan yaitu adanya klaim-klaim yang bertentangan terhadap kepemilikan hak atas tanah yang telah diletakan Hak Guna Bangunan, sedangkan Perbedaan putusan antara Pengadilan Negeri, Putusan Tinggi dan Mahkamah Agung dalam sengketa Tanah Hak Guna Bangunan yaitu : 1).Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur menilai bahwa bukti-bukti yang diajukan penggugat adalah sah dan berkekuatan hukum, sedangkan sebaliknya para tergugat tidak dapat membantah kebenaran bukti-bukti penggugat tersebut dan juga para Tergugat terbukti melakukan perbuatan melawan hokum yang menimbulkan kerugian bagi Pengugat. 2).Pengadilan Tinggi memutuskan bahwa banding para tergugat dikabulkan karena alat bukti yang diajukan oleh penggugat/terbanding dinyatakan cacat hukum dan tidak memiliki kekuatan pembuktian. Dan dengan demikian Para Tergugat tidak terbukti melakukan Perbuatan Melawan Hukum 3). Mahkamah Agung membatalkan putusan Pengadilan Tinggi dan menguatkan putusan Pengadilian Negeri karena pertimbangan Pengadilan Tinggi tersebut keliru dan salah serta melampaui batas wewenangnya dan tidak diambil berdasarkan pertimbangan yang cukup Untuk itu saran dari penulis yaitu: 1).Bagi pemilik sertifikat Hak Guna Bangunan sebelum melakukan pendaftaran tanah Hak Guna Bangunan harus melakukan pengecekan status Hak Milik atas tanah tersebut sehingga tidak terjadi klaim-klaim yang menyebabkan terjadinya sengketa tanah. 2). Perbedaan putusan yang terjadi pada putusan-putusan hakim diakibatkan adanya kekhilafan hakim dalam menerapakan hukum. Untuk itulah hakim seharusnya dalam menjatuhkan putusan berdasarkan pertimbangan yang cukup sehingga tidak terjadi kekhilafan hakim.. Kata Kunci : Pertimbangan Hakim, Putusan Hakim, Hak Guna Bangunan.
ALDIVO ISHAK HAU
2023 · Book · Open Access
Judul tulisan ini adalah “Tinjauan Kriminologi Tindak Pidana Pencabulan Terhadap Anak Oleh Sesama Jenis” Jurusan Ilmu Hukum. Berdasakan judul tersebut maka yang menjadi masalah pokok dalam penelitian ini adala: Faktor-Faktor apa yang menjadi penyebab terjadi Tindak Pidana Pencabulan Terhadap Anak Oleh Sesama Jenis. Tujuan yang ingin penulis kaji adalah untuk mengetahui faktor penyebab terjadinya Tindak Pidana Pencabulan Terhadap Anak Oleh Sesama Jenis. Jenis penelitian ini adalah penelitian hukum normatif dan bersifat deskriptif yang berusaha untuk mendeskripsikan atau menguraikan masalah aktual mengenai Faktor penyebab terjadinya Tindak Pidana Pencabulan Terhadap Anak Oleh Sesama Jenis. Bahan hukum yang digunakan dalam penelitian ini adalah bahan hukum primer. Bahan hukum yang mengikat yang terdiri dari perundan-undangan dan putusan-putusan pengadilan. Bahan hukum sekunder. Bahan hukum yang memberikan penjelasan pada bahan hukum primer yang diperoleh dari buku, jurnal-jurnal, pendapat para sarjana. Dan bahan hukum tersier. Bahan hukum yang memberikan penjelasan terhadap bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder. Dilihat dari topik yang diangkat dalam penelitian ini, maka dalam penelitian ini menempatkan dua variabel penelitian, yaitu Variabel Bebas (independent variable) adalah variabel yang memberikan pengaruh pada variabel terikat yaitu faktor penyebap terjadinya tindak pidana pencabulan terhadap anak oleh sesama jenis. Variabel terikat (dependent variable) adalah variabel yang tergantung dari variabel bebas yaitu: tindak pidana pencabulan terhadap anak oleh sesama jenis. Berdasarkan hasil penelitian yang penulis lakukan maka yang menjadi kesimpulan dimana penulis menemukan beberapa alasan sesuai dengan permasalahan penulis yakni Faktor-Faktor yang menjadi penyebab terjadi Tindak Pidana Pencabulan Terhadap Anak Oleh Sesama Jenis 1. Terdakwa mengalami kelainan seksual 2. Terdakwa sudah lama tidak dilayani oleh istri 3. Terdakwa memiliki hasrat terhadap sesama jenis 4. Terdakwa memiliki orientasi seksual terhadap anak 5. Kurangya perhatian orang tua terhadap anak korban Saran yang penulis berikan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: 1. Terhadap setiap orang tua agar selalu memperhatikan dan mengawasi setiap anak dakarnakan anak merupakan anungrah yang harus dijaga dakarnakan anak memiliki masa depan yang panjang dan merupakan agen perubahan untuk Bangsa dan Negara 2. Kepada pemerintah memberikan edukasi lebih kepada masyarakat terkait tindak pidana pencabulan beserta bentuk atau jenisnya agar lebih banyak orang yang memahami. Untuk mencegah terjadinya tindak pidana pencabulan terhadap anak.
YUSUF NOFUS
2023 · Book · Open Access
Judul tulisan ini adalah “Deskripsi Tentang Tindak Pidana Perdagangan Orang”. Berdasakan judul tersebut maka yang menjadi masalah pokok dalam penelitian ini adalah: 1. Bagaimana Bentuk tindak pidana perdagangan orang ? 2. Bagaimana cara pelaku melakukan tindak pidana perdagangan orang ? 3. Bagaimana akibat hukum terhadap pelaku tindak pidana perdagangan orang ? Jenis penelitian hukum yang digunakan adalah penelitian normatif dan bersifat deskriptif yang berusaha untuk mendeskripsikan atau menguraikan masalah aktual terkait dengan Tindak Pidana Perdagangan Orang. Bahan hukum yang digunakan dalam penelitian ini adalah bahan hukum primer. Bahan hukum yang mengikat yang terdiri dari perundan-undangan dan putusan-putusan pengadilan. Bahan hukum sekunder. Bahan hukum yang memberikan penjelasan pada bahan hukum primer yang diperoleh dari buku, jurnal-jurnal, pendapat para sarjana. Dan bahan hukum tersier. Bahan hukum yang memberikan penjelasan terhadap bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder. Berdasarkan hasil penelitian yang penulis lakukan maka yang menjadi kesimpulan dimana penulis menemukan beberapa alasan sesuai dengan permasalahan penulis adalah sebagai berikut: 1. Bentuk tindak pidana perdagangan orang adalah a. Korban di pekerjakan sebagai pekerja seks komersial b. Pengiriman tenaga kerja Indonesia ke Malesya untuk benkerja sebagai Pembantu Rumah Tangga 2. Cara pelaku melakukan tindak pidana perdagangan orang adalah a. Terdakwa menampung korban b. Terdakwa mencarikan pelanggan bagi korban c. Terdakwa memungut sebagian hasil upah bayaran d. Terdakwa mengirim korban dengan cara memalsukan dokumen 3. Akibat hukum terhadap pelaku tindak pidana perdagangan orang adalah a. Terdakwa ditahan b. Terdakwa dipidana c. Terdakwa dipidana denda
SAMANTHA NATALIA LUISA HERE
2023 · Book · Open Access
Penelitian ini membahas tentang Pandangan Guru Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Tentang Penerapan Strategi Pembelajaran Langsung di SD Negeri 1 Bonipoi Kupang Tahun Ajaran 2022/2023”. Rumusan masalah dari penelitian ini bagaimana pandangan guru pendidikan agama Kristen dan budi pekerti tentang penerapan strategi pembelajarang langsung di Sd Negeri 1 Bonipoi Kupang tahun ajaran 2022/2023?Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pandangan guru pendidikan agama Kristen dan budi pekerti tentang penerapan strategi pembelajarang langsung di SD Negeri 1 Bonipoi Kupang tahun ajaran 2022/2023. Penelitian ini menggunakan metode korelasi. Populasi dan sampelnya adalah 2 orang guru Pendidikan agama Kristen dan budi pekerti. Teknik pengumupulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara. Teknik analisis data yang digunakan adalah Reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan atau verifikasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembelajaran Pendidikan agama Kristen dan budi pekerti yang dilakukan oleh guru kepada siswa-siswi kelas IV berjalan dengan baik karena dalam pembelajaran guru tidak hanya aktif seorang diri tetapi siswa-siswi juga aktif memberikan jawaban ketika guru bertanya sehingga pembelajaran tidak monoton tetapi sangat baik. Namun kendala yang dialami dalam proses pembelajaran adalah belum adanya buku siswa sehingga dalam pembelajaran guru perlu memberikan catatan mengenai materi yang diajarkan sehingga siswa dapat mempelajarinya. KesimpulanPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pandangan guru Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti tentang penerapan strategi pembelajarang langsung di SD Negeri 1 Bonipoi Kupang tahun ajaran 2022/2023. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan kepada siswa-siswi dalam proses pembelajaran harus lebih aktif dan semangat dalam proses pembelajaran
NOVIA MARLINA TANIU
2023 · Book · Open Access
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah ada pengaruh penggunaan media gambar terhadap hasil belajar PAK di Sekolah Dasar Teologi Kristen Syalom Kuatae? Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh penggunaan media gambar terhadap hasil belajar PAK di Sekolah Dasar Teologi Kristen Syalom Kuatae. Metode penelitian Penelitian ini menggunakan eksperimen skema one group pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas III Sekolah Dasar Teologi Kristen Syalom Kuatae yang berjumlah 10 orang. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas III Sekolah Dasar Teologi Kristen Syalom Kuatae yaitu sebanyak 10 orang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini, peneliti menggunakan teknik tes dengan skema One Group Pretest-Posttest Design. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji-t dan N-Gain. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa hasil perhitungan dapat disimpulkan yaitu t hitung ˃ nilai t tabel maka tolak Ho dan terima Ha, sebaliknya jika t hitung nilai t tabel maka tolak Ha dan terima Ho. Maka dapat dikemukakan bahwa t hitung ˃ nilai t tabel ( 4,58 > 1,833). Dari analisis di atas dapat disimpulkan bahwa Ha diterima dan Ho ditolak. Artinya ada pengaruh media gambar terhadap hasil belajar PAK. Hasil N-gain menunjukan 40% berkategori tinggi, 60% berkategori sedang (100%) kelas III Sekolah Dasar Teologi Kristen Syalom Kuatae, Kecamatan Noebeba, Tahun pelajaran 2022 / 2023. Dengan demikian, penggunaan media gambar memiliki peranan yang penting dalam proses belajar mengajar di sekolah khususnya Sekolah Dasar Teologi Kristen Syalom Kuatae. Hal tersebut dapat dibuktikan dengan hasil penelitian ini, dimana dalam penelitian ini menunjukan peningkatan hasil belajar siswa setelah menggunakan media gambar dalam proses belajar mengajar. Oleh karena itu, dalam proses belajar mengajar seorang guru hendaknya menggunakan media agar dapat meningkatkan hasil belajar siswa
RIVANDI YOSEPH ASA TUAN
2023 · Book · Open Access
Judul Skripsi Penulis adalah: DISPARITAS PUTUSAN HAKIM TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA PERBANKAN YANG DILAKUKAN SECARA BERSAMA DI PENGADILAN NEGERI. Rumusan Masalah dalam penelitian ini adalah Mengapa terjadi disparitas putusan Pemidanaan terhadap pelaku tindak pidana perbankan yang dilakukan secara bersama dan Apa akibat hukum terhadap pelaku dan barang bukti yang dilakukan secara bersama dalam tindak pidana perbankan? Tujuan Penelitian ini adalah : Untuk mengetahui alasan terjadinya disparitas putusan pemidanaan terhadap pelaku tindak pidana perbankan yang dilakukan secara bersama dan Untuk mengetahui akibat hukum terhadap pelaku dan barang bukti yang dilakukan secara bersama dalam tindak pidana perbankan. Jenis penelitian hukum yang digunakan adalah jenis penelitian normatif dan sifat penelitian ini bersifat deskriptif. Bahan hukum yang digunakan adalah bahan hukum primer yang tediri dari putusan hakim serta peraturan perundang- undangan, traktat, kaidah dasar dan norma-norma peraturan dasar. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah variabel bebas yakni Disparitas Putusan Hakim Terhadap Pelaku Tindak Pidana Perbankan Yang Dilakukan Secara Bersama Di Pengadilan Negeri dan variabel terikat yakni Putusan Hakim Tindak Pidana Perbankan. Hasil penelitian, menemukan 3 (tiga alasan) yang menjadi penyebab terjadinya disparitas putusan pemidanaan terhadap pelaku tindak pidana perbankan yang dilakukan secara bersama yaitu karena: tuntutan jaksa penuntut umum yang berbeda, kualitas perbuatan pelaku dan hakim yang mengadili perkara berbeda. dan akibat hukum bagi pelaku tindak pidana perbankan adalah: Pelaku dipidana dan pelaku ganti rugi.
IRVAN PUTRAN THOMAS TOTO
2023 · Book · Open Access
Judul Skripsi Penulis adalah: Deskripsi Tentang Terjadinya Sengketa Hak Kepemilikan Atas Tanah. Rumusan masalah yang penulis kaji adalah : Faktor-faktor apakah yang menyebabkan terjadinya sengketa kepemilikan atas tanah dan Mengapa Judex Factie dan Judex Juris menjatuhkan putusan mengabulkan gugatan penggugat tetapi dibatalkan oleh hakim peninjauan kembali dengan menolak gugatan penggugat. Tujuan yang ingin Penulis kaji adalah : Untuk Mengetahui Faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya sengketa kepemilikan atas tanah dan Untuk Mengetahui Alasan Judex Factie dan Judex Juris menjatuhkan putusan mengabulkan gugatan penggugat tetapi dibatalkan oleh hakim peninjauan kembali dengan menolak gugatan penggugat. Sifat penelitian ini adalah penelitian ini adalah penelitia deskriptif.jenis penelitian ini adalah penelitian normatif dan variabel bebas dalam penelitian ini adalah faktor-faktor sengketa hak keoemilikan atas tanah dan alasan judex faktie dan judex juris mengabulkan gugatan penggugat tetapi dibatalkan oleh hakim peninjauan kembali dengan menolak gugatan penggugat.variabel terikat dalam penelitian ini adalah putusan hakim sengketa kepemilikan atas tanah. Berdasarkan Hasil penelitian yang penulis lakukan maka di peroleh jawaban faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya sengketa kepemilikan atas tanah yaitu Tergugat melarang penggugat untuk menguasai tanah sengketa dan Alasan judeks faktie dan judex juris mengabulkan gugatan penggugat,yaitu penggugat mampu membuktikan dalil-dalil gugatanya dan Alasan hakim peninjauan kembali menjatuhkan putusan membatalkan putusan kasasi, adanya kekhilafan dan kekiliruan yang nyata dalam putusan judeks yuris. Saran Penulis adalah: Agar dalam menjatuhkan putusan, hakim harus mempertimbangkan asas keadilan, asas kepastian hukum dan asas kemanfaatan hukum. Bagi Judex Facti, Judex Juris dan Pengadilan Tinggi dalam memutuskan suatu perkara harus memperhatikan fakta-fakta yang ditemukan di dalam persidangan agar tidak salah dalam menjatuhkan putusan.
ERFIN UMBU MONI
2023 · Book · Open Access
RINGKASAN ERFIN UMBU MONI (1393878). Profil Sensori dan Bagian Yang Dapat Dimakan dari Ikan Kembung (Rastrelliger sp) Dan Ikan Julung-julung (Hemiramphus sp) yang Dijual di Pasar Oesapa Kota Kupang. di bawah bimbingan: YUNIALDI H. TEFFU, S.Pi., M.Si sebagai pembimbing I dan DEWI S. GADI, S.Pi.,M.Si sebagai pembimbing II, Program Studi Teknologi Hasil Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Keluatan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Penentuan kesegaran ikan secara sensori adalah yang paling banyak dikerjakan dalam praktek, terutama di pabrik-pabrik pengolahan ikan karena lebih mudah dan lebih cepat dikerjakan, tidak memerlukan banyak peralatan, serta murah. Cara ini menggunakan panelis atau penguji yang telah terlatih dengan baik. Penentuan kesegaran ikan dengan cara ini sebenarnya lebih banyak pada pengamatan visual, miski pun juga ada kaitannya dengan zat-zat bau yang timbul, perubahan-perubahan kimiawi dan fisikawi. Yang digunakan sebagai tolak ukur pada penentuan cara ini biasanya adalah kenampakan, warna, citarasa atau bau, keadaan jaringan, keseragaman. Para panelis akan membeikan penilaian dan sekor (nilai) pada fakto-faktor tersebut. Biasanya makin tinggi sekor yang diberikan menunjukan makin segar keadaan ikannya. Kesulitan dalam cara ini mungkin terletak pada pemberian sekor (Hadiwiyoto, 1993). Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei 2023 di Laboratorium Eksakta Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. nilai rata-rata ikan kembung 8,05 menunjukkan bahwa bola mata rata, kornea dan pupil jernih, agak mengkilap spesifik jenis ikan. Nilai rata-rata ikan julung-julung sebesar 8,55 menunjukkan bawah bola mata cembung, kornea dan pupil jernih, mengkilap spesifik jenis ikan. Nilai rata-rata 8,75 ikan kembung menunjukan bahwa warna insang merah tua atau coklat kemerahan, kurang cemerlang dengan sedikit lendir transparan dan nilai rata-rata 8,15 ikan julung-julung menunjukan bahwa warna insang merah tua atau coklat kemerahan, kurang cemerlang dengan sedikit lendir transparan. Nilai rata-rata 8,80 ikan kembung menunjukan bahwa sayatan daging cemerlang spesifik jenis, jaringan daging kuat, dan nilai rata-rata 8,15 ikan julung-julung menunjukan bahwa sayatan daging cemerlang spesifik jenis, jaringan daging kuat. Berdasarkan hasil penelitian nilai rata-rata dari kedua jenis ikan berbeda-beda, yaitu nilai rata-rata (BDD) pada ikan kembung 49,50%, dan nilai rata-rata (BDD) pada ikan julung-julung 52,17%. Dan kita dapat simpulkan bahwa bagian yang dapat dimakan (BDD) paling berat terdapat pada ikan julung-julung dibandingkan dengan ikan kembung. Kata Kunci : Hemiramphus sp, Rastrelliger sp, profil, Sensori
PENINA MATOE
2023 · Book · Open Access
INTISARI Judul Skripsi Penulis adalah : Analisis Yuridis Putusan Pengadilan Terhadap Pelaku Pelanggaran Hak Cipta. Rumusan masalah yang penulis kaji adalah Dasar pertimbangan hakim Pengadilan Negeri dalam menjatuhkan putusan bebas terhadap pelaku pelanggaran Hak Cipta. Dasar Pertimbangan Hakim Mahkamah Agung pada tingkat Kasasi dalam membatalkan putusan Pengadilan Negeri dan menjatuhkan putusan pemidanaan terhadap pelaku pelanggaran Hak Cipta. Dasar pertimbangan Hakim Peninjauan Kembali Dalam menjatuhkan putusan Bebas dan membatalkan putusan mahkamah Agung pada tingkat Kasas. Tujuan yang ingin penulis kaji adalah Untuk mengetahui alasan hakim Pengadilan Negeri dalam menjatuhkan putusan bebas terhadap pelaku pelanggaran Hak Cipta. Untuk mengetahui alasan Hakim Mahkamah Agung pada tingkat Kasasi dalam membatalkan putusan Pengadilan Negeri dan menjatuhkan putusan pemidanaan terhadap pelaku pelanggaran Hak Cipta. Untuk mengetahui alas an Hakim Peninjauan Kembali Dalam menjatuhkan putusan Bebas dan membatalkan putusan mahkamah Agung pada tingkat Kasas. Metode penelitian yang penulis gunakan adalah metode penelitian hukum normatif dan sifat penelitian ini adalah bersifat deskriptif. sumber data yang digunakan adalah bahan hukum primer yang terdiri dari putusan hakim serta peraturan perundang-undangan, traktat, kaidah dasar atau norma serta peraturan dasar. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah studi kepustakaan dimana diperoleh informasi dari putusan pengadilan. Analisis data yang digunakan adalah menggunakan analisis secara kualitatif yaitu analisis yang bersifat deskriptif . Berdasarkan hasil penelitian yang penulis lakukan maka yang menjadi kesimpulan sesuai masalah yang penulis kaji yaitu: Alasan hakim Pengadilan Negeri dalam menjatuhkan putusan bebas terhadap pelaku pelanggaran hak cipta yaitu: Terdakwa tidak memenuhi unsur-unsur yang telah didakwakan. Alasan Hakim Mahkamah Agung pada tingkat kasasi dalam membatalkan putusan pengadilan negeri dan menjatuhkan putusan pemidanaan terhadap pelaku pelanggaran hak cipta yaitu: a)Majelis Hakim berpendapat bahwa Tri Budiyono adalah sebagai pemilik Hak Cipta atas buku karangannya yang berjudul Hand Trymatika. b)Judex facti dalam membebaskan terdakwa keliru dalam menafsirkan unsur-unsur tindak pidana. Alasan Hakim Peninjauan Kembali dalam menjatuhkan putusan bebas terhadap pelaku pelanggaran hak cipta dan membatalkan putusan Mahkamah Agung pada tingkat kasasi yaitu: Adanya bukti baru (novum). Ada pun saran Penulis sebagai berikut: Untuk Hakim: a) Dalam membuat putusan Hakim harus memperhatikan fakta di persidangan dan penerapan hukum dalam menentukan terbukti atau tidaknya seorang terdakwa. b)Hakim harus menilai bukti-bukti yang di ajukan untuk di jadikan dasar pertimbangan dalam menjatuhkan putusan. Kata Kunci : Putusan hakim, dan Pelanggaran Hak Cipta.
MARIA FEBRIANTI MEAK
2023 · Book · Open Access
INTISARI Judul tulisan ini adalah “Tinjauan Yuridis Terhadap Bentuk-bentuk Tindak Pidana Perjudian”. Rumusan Masalah a. Bagaimana bentuk – bentuk perjudian yang dilakukan oleh pelaku tindak pidana perjudian? b. Bagaimana motif yang dilakukan oleh pelaku tindak pidana perjudian?. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk-bentuk perjudian dan motif melakukan tindak pidana perjudian. Jenis penelitian hukum yang digunakan adalah penelitian normatif dan bersifat deskriptif yang berusaha untuk mendeskripsikan atau menguraikan masalah aktual terkait dengan Tindak Pidana Perjudian. Dalam penelitian ini menempatkan dua variabel penelitian yaitu: Variabel Bebas( Independent Variabel) adalah Variabel yang menyebabkan atau mempengaruhi faktor yang menjadi pokok permasalahan.yang ingin diteliti dari penelitian diatas adalah bentuk-bentuk terjadinya tindak piadana perjudian; dan Variabel Terikat (Dependent Variabel) adalah Variabel yang tergantung dari varibel bebas.Variabel terikat dalam penelitian ini adalah Putusan Pengadilan tentang Tindak Pidana perjudian. Berdasarkan hasil penelitian maka penulis menemukan bentuk-bentuk tindak pidana perjudian yaitu: kupon putih, kuru-kuru, bola guling. sedangkan motifnya adalah, untuk mencari keuntungan, memberi kesempatan berjudi sebagai mata pencahariannya. Saran: Berdasarkan kesimpulan diatas penulis dapat memberikan saran – saran sebagai berikut: 1. Kepada para penegak hukum diharapkan lebih progresif dalam memberantas tindak pidana perjudian agar dapat menekan angka kriminalitas yakni tindak pidana perjudian 2. Agar tidak menjadikan judi sebagai mata pencaharian dikarenakan bermain judi menyebabkan terjadinya kekerasan dalam rumah tangga Kata Kunci: Tinjauan Yuridis, Tindak Pidana Perjudian
KORNELIS METE
2023 · Book · Open Access
Judul Skripsi dalam penelitian ini adalah:DeskripsiTentang Terjadinya Tindak Pidana Penggelapan Dana Nasabah Koperasi Oleh Pengurus (Studi Kasus Di Pengadilan Negeri) Masalah pokok yang diteliti penulis ialah:Bagaimana Bentuk terjadinya tindak pidana penggelapan dana nasabah koperasi dan akibat hukum terhadap pelaku tindak pidana penggelapan dana nasabah koperasi dipengadilan Negeri. Tujuan penelitian adalah Untuk mengetahui bentuk terjadinya tindak pidana penggelapan dana nasabah koperasi dan Untuk mengetahui akibat hukum terhadap pelaku tindak pidana penggelapan dana nasabah koperasi di pengadilan Negeri. Sifat Penelitian deskriptif atau penelitian hukum kepustakaan, Jenis penelitian ini bersifat Normatif atau penelitian hukum kepustakaan yang dimana penulis mendeskripsikan atau menggambarkan, menguraikan dan menjelaskan tentang masalah yang diteliti. Hasil penelitian yang mendasari tentang terjadinya tindak pidana penggelapan dana nasabah koperasi oleh pengurus antara. 1) 1. Bentuk Terjadinya Tindak Pidana Penggelapan Dana Nasabah Koperasi Oleh Pelaku yaitu.a)Adanya penyalah gunaan Wewenang / jabatan b)Adanya pemalsuan dataatau dokumen nasabah. c)Adanyakepentingan pribadi dari terdakwa. 2) Akibat hukum bagi penggelapan dana nasabah oleh pelaku yaitu: a)masing-masing terdakwa ditahan dalam rutan selama menjalankan proses pemeriksaan b)masing-masing terdakwa dijatuhi hukuman pemidanaan c)masing-masing terdakwa dibebani biaya perkara.
NIKODEMUS TIKAN
2023 · Book · Open Access
Judul tulisan ini adalah “Disparitas Putusan Hakim Pengadilan Negeri Terhadap Pelaku Tindak Pidana Penghinaan”. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah mengapa terjadinya disparitas putusan hakim terhadap pelaku tindak pidana penghinaan? Jenis penelitian hukum yang digunakan adalah penelitian normatif dan bersifat deskriptif yang berusaha untuk mendeskripsikan atau menguraikan masalah aktual terkait dengan Tindak Pidana Penghinaan. Bahan hukum yang digunakan dalam penelitian ini adalah bahan hukum primer. Bahan hukum yang mengikat yang terdiri dari perundan-undangan dan putusan-putusan pengadilan. Bahan hukum sekunder. Bahan hukum yang memberikan penjelasan pada bahan hukum primer yang diperoleh dari buku, jurnal-jurnal, pendapat para sarjana. Dan bahan hukum tersier. Bahan hukum yang memberikan penjelasan terhadap bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder. Berdasarkan hasil penelitian yang penulis lakukan maka yang menjadi kesimpulan dimana penulis menemukan beberapa alasan sesuai dengan permasalahan penulis yakni mengapa terjadinya disparitas putusan hakim terhadap pelaku tindak pidana penghinaan. Maka dapat penulis simpulkan sebagai berikut: Tuntutan Pemidanaan Oleh Penuntut Umum Yang Berbeda-beda, Kualitas Perbuatan Terdakwa, Independensi Hakim, Halyang memberatkan dan hal yang meringankan
ANTONIUS CEUNFIN
2023 · Book · Open Access
Judul tulisan ini adalah “Disparitas Putusan Hakim Terhadap Pelaku Tindak Pidana Penadahan Mobil” Jurusan Ilmu Hukum. Berdasakan judul tersebut maka yang menjadi masalah pokok dalam penelitian ini adalah: “Mengapa pengadilan negeri menjatuhkan putusan yang berbeda terhadap pelaku tindak pidana penadahan mobil” Jenis penelitian hukum yang digunakan adalah penelitian normatif dan bersifat deskriptif yang berusaha untuk mendeskripsikan atau menguraikan masalah aktual terkait terjadinya disparitas putusan hakim terhadap pelaku tindak pidana penadahan mobil”. Tujuan untuk mengetahui alasan majelis hakim menjatuhkan putusan yang berbeda terhadap pelaku tindak pidana penadahan mobil Bahan hukum yang digunakan dalam penelitian ini adalah bahan hukum primer. Bahan hukum yang mengikat yang terdiri dari perundan-undangan dan putusan-putusan pengadilan. Bahan hukum sekunder. Bahan hukum yang memberikan penjelasan pada bahan hukum primer yang diperoleh dari buku, jurnal-jurnal, pendapat para sarjana. Dan bahan hukum tersier. Bahan hukum yang memberikan penjelasan terhadap bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder. Berdasarkan hasil penelitian yang penulis lakukan maka yang menjadi kesimpulan dimana penulis menemukan beberapa alasan sesuai dengan permasalahan penulis yakni: “alasan Pengadilan Negeri menjatuhkan Putusan yang berbeda terhadap pelaku tindak pidana penadahan mobil” adalah a. Tuntutan Jaksa Penuntut Umum yang berbeda-beda kepada setiap terdakwa b. Independensi Hakim c. Kualitas perbuatan terdakwa dalam setiap kasus berbea-beda dan Adanya hal-hal yang meringankan dan memberatkan terdakwa Saran yang penulis berikan dalam penulisan ini adalah Kepada semua masyarakat Indonesia agar lebih teliti jika ingin membentu sesama dengan cara meminjamkan uang dengan suatu jaminan, maka harus dilakukan sesuai dengan prosedur agar tidak menilbulkan kerugian bagi diri sendiri dan orang lain.