Lewati ke konten utama
Beranda / Koleksi

COLLECTION

Koleksi Perpustakaan

Koleksi otomatis dari Perpustakaan

3.533 item publik

Publikasi

Halaman 117 dari 177

ANALISIS YURIDIS TERHADAP PEMBATALAN SERTIPIKAT HAK MILIK ATAS TANAH OLEH PENGADILAN TATA USAHA NEGARA

TRAYSAM V R TNUNAY
2021 · Book · Open Access

INTISARI Judul: Analisis Yuridis Terhadap Pembatalan Sertipikat Hak Milik atas Tanah Oleh Pengadilan Tata Usaha Negara. Permasalahn dalam penelitian ini adalah bagaimanakah pertimbangan Hakim Pengadilan Tata Usaha Negara dalam membatalkan Sertipikat Hak Milik atas Tanah yang dikeluarkan oleh Badan Pertanahan Nasional?. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dasar pertimbangan Hakim Tata Usaha Negara dalam membatalakan Sertipikat Hak Milik atas Tanah yang dikeluarkan oleh Badan Pertahanan Nasional. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode Penelitian Normatif yang dianalisis secara deskriptif kualitatif sesuai dengan bahan hukum primer, sekunder dan tersier. Berdasarkan pada hasil analisis dan pembahasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa pertimbangan Hakim dalam membatalkan Sertipikat Hak Milik atas tanah berdasarkan pada: 1. Sertipikat Hak Milik atas Tanah yang dikeluarkan oleh Badan Pertanahan Nasional cacat dari segi prosedural. 2. Sertipikat Hak Milik atas Tanah yang dikeluarkan oleh Badan Pertanahan Nasional cacat dari segi substansi.

PENGARUH KOMUNIKASI YANG EFEKTIFTERHADAP KINERJA KARYAWAN DIKANTOR CAMAT AMFOANG TIMUR

KRISTAVERA KUIL
2021 · Book · Open Access

Secara umum komunikasi yang efektif adalah Komunikasi yang terjalin dengan baik akan menimbulkan pengertian dan kenyamanan dalam bekerja. Namun sesuai dengan pernyataan tersebut seberapa besar fungsi komonikasi berperan dalam organisasi sering terabaikan ( Ngalim Purwanto 2018:32). Menurut Brenan ( Dalam Effendy 2019:54)” komunikasi yang adalah pertukaran gagasan diantara administrator dan pegawai dalam suatau organisasi atau instansi yang menyebabkan terwujudnya organisasi tersebut lengkap dengan strukturnya yang khas dan pertukaran gagasan secara horisontal dan vertikal dalam suatu organisasi yang menyebabkan pekerjaan berlangsung ( operasi manajemen). Menurut hasibun (2017:134) mengemukakan bahwa” keterbukaan dalam komunikasi antara pribadi ini paling sedikit atau keterbukaan adalah konsep menyeluru yang dicirikan oleh penekanan pada tranparansi atau mengacu pada” pengetahuan teknologi dan sumber daya. Dan menurut Joseph De Vito (2015) empati merupakan perasaan yang di rasakan orang lain dan suatu perasaan bersaman yakni mencoba merasakan dalam cara yang sama dengan perasaan orang lain. Sedangkan dukungan adalah suatu upaya yang yang diberikan kepada seseorang baik itu moral maupun material untuk memotivasi orang lain dalam melaksanakan suatu kegiatan.

Analisis Hubungan Karakteristik Individu Dan Lingkungan Kerja Karyawan Pada JNE Cabang Utama Kupang

HERISON LY
2021 · Book · Open Access

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara karakteristik individu dan lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan JNE Cabang Utama Kupang. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner. Sampel penelitian adalah karyawan pada JNE Cabang Utama Kupang sebanyak 40 karyawan, pengumpulan data primer dilakukan dengan metode kuesioner dan waawancara langsung. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis Korelasi Product Moment Pearson dengan menggunakan bantuan program SPSS22. Berdasarkan hasil perhitungan pada tabel 4.26 di dapatkan nilai korelasi sebesar 0,599 yang artinya terdapat hubungan yang kuat antara karakteristik individu dan kinerja sedangkan dari output juga dapat dilihat bawha nilai uji signifikansi 2-arah (sig 2-tailed) bernilai 0,000 < 0,05 (H0 ditolak) sehingga dapat dikatakan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara variabel karakteristik individu dan variabel Kinerja. Berdasarkan pada tabel 4.27 nilai korelasi product moment pearson sebesar 0,540 yang artinya terdapat yang kuat antara lingkungan kerja dan kinerja. korelasi bernilai positif, sehingga hubungan antara variabel bersifat searah. Secara parsial juga terdapat pengaruh lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan. Nilai xvi signifikan 2-arah (sig 2-tailed) bernilai 0,000 atau lebih kecil dari 0,05 yang berarti H0 di tolak sehingga dapat dikatakan bahwa terdapat hubungan yang sangat signifikan antara variabel lingkungan kerja dengan variabel kinerja karyawan.

Pengaruh Citra Merek Dan Harga Terhadap Keputusan Pembelian Produk Kentucky Fried Chicken (Studi Kasus Mahasiswa Fakultas Ekonomi Jurusan Manajemen Universitas Kristen Artha Wacana)

RENHARD CATUR EKA PUTRA RADJA
2021 · Book · Open Access

Penelitian dalam skripsi ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh citra merek dan harga terhadap keputusan pembelian produk Kentucky Fried Chicken pada Mahasiswa Fakultas Ekonomi Jurusan Manajemen UKAW Kupang. Latar belakang dari penelitian ini adalah berdasarkan data top brand index Restoran Fast Food Indonesia diketahui bahwa KFC menguasai pangsa pasar makanan siap saji di Indonesia dalam waktu 3 tahun terakhir dengan adanya fluktuasi tingkat persentasi dari tahun 2018 sebesar 42,7% turun menjadi 26,2%. Setelah itu pada tahun 2020 naik menjadi 26,4%. Dan akan semakin banyak restoran cepat saji yang berada di Indonesia tentu akan meningkatkan pangsa pasarnya. Hal ini menjadi masalah atau tantangan bagi KFC untuk secara terus menerus memperkuat dan mempertahankan citra mereknya di benak konsumen, menjaga kualitas produk dan harga produk serta menciptakan strategi-strategi bisnis yang inovatif dan modern. Peneliti memilih restoran makanan siap saji dengan merek KFC dibandingkan dengan merek lain adalah karena kuatnya citra merek dari KFC dan merupakan salah satu restoran makanan siap saji yang terpilih sebagai top brand dalam kategori restoran fast food di Indonesia. Keputusan pembelian yang dilakukan pelanggan melibatkan keyakinan pelanggan pada suatu produk sehingga timbul rasa percaya diri atas kebenaran tindakan yang diambil. Rasa percaya diri pelanggan atas keputusan pembelian yang diambilnya mempresentasikan sejauh mana pelanggan memiliki keyakinan diri atas keputusannya memilih suatu produk. Faktor yang perlu diperhatikan oleh perusahaan ketika konsumen melakukan pembelian seperti harga dan citra merek agar dapat mempengaruhi konsumen untuk melakukan keputusan pembelian atas produknya. Faktor pertama xvi yang mempengaruhi keputusan pembelian adalah citra merek. Merek juga merupakan hal terpenting, karena merek akan membawa citra suatu perusahaan. Merek adalah nama, istilah, tanda atau desain, atau kombinasi dari semua ini yang memperlihatkan identitas produk atau jasa dari satu penjual atau kelompok penjual dan membedakan produk itu dari produk pesaing. Selain itu, harga merupakan salah satu faktor penentu konsumen dalam memilih produk atau jasa, kesesuaian harga dengan manfaat yang diterima akan menciptakan kepuasan konsumen. Apabila ada dua produk atau lebih dengan kualitas yang sama konsumen akan membandingkan harga dan memilih yang lebih terjangkau. Harapan pelanggan diyakini mempunyai peranan yang besar dalam menentukan kualitas produk (barang dan jasa) dan kepuasan pelanggan. Sehingga persoalan dalam penelitian ini adalah apakah citra merek berpengaruh terhadap keputusan pembelian produk Kentucky Fried Chicken pada mahasiswa Fakultas Ekonomi Jurusan Manajemen UKAW Kupang dan apakah harga berpengaruh terhadap keputusan pembelian produk Kentucky Fried Chicken pada mahasiswa Fakultas Ekonomi Jurusan Manajemen UKAW Kupang. Dan dalam upaya untuk mencapai tujuan penelitian ini dan menyelesaikan persoalan tersebut, maka penulis menggunakan teknik pengumpulan data berupa pembagian kuesioner secara online dengan memanfaatkan fasilitas google docs. Dan hasil pengumpulan data tersebut diuji berdasarkan analisis regresi dan didapati persamaan regresi linier berganda Y = 12,339 + 0, 140 X1 + 0,282 X2. Selain itu, berdasarkan uji t hipotesis pertama variabel citra merek (X1) ditemukan thitung (2,381) > t table (1,662), maka Ho ditolak Ha diterima yaitu variabel citra merek (X1) berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian (Y). Uji hipotesis kedua untuk variabel harga (X2) ditemukan thitung (3,217) > t table (1,662), maka Ho ditolak Ha diterima yaitu variabel harga (X2) berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian (Y). Dan berdasarkan hasil analisis regresi maka besaran koefisien determinasi R2 sebesar 0,276 artinya bahwa sebesar 27,6% variabel keputusan pembelian dapat dijelaskan oleh variabel citra merek dan harga. Sedangkan sisanya 72,4% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak disertakan dalam penelitian ini. xvii Penelitian ini menunjukkan teori bahwa citra merek dan harga berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian produk Kentucky Fried Chicken pada mahasiswa fakultas ekonomi jurusan manajemen UKAW Kupang. Berkaitan dengan citra merek produk Kentucky Fried Chicken sebaiknya perlu meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk Kentucky Fried Chicken dengan menyajikan produk yang berkualitas sesuai harapan konsumen. Berkaitan dengan harga produk Kentucky Fried Chicken sebaiknya perlu meningkatkan daya saing harga dengan memberi potongan harga produk Kentucky Fried Chicken bagi pelanggan dan meningkatkan kesesuaian harga dengan kualitas dan manfaat produk untuk meningkatkan keputusan pembelian produk Kentucky Fried Chicken.

DISPARITAS PUTUSAN HAKIM TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA PENCURIAN DENGAN PEMBERATAN

AMRIS KAES FAY
2021 · Book · Open Access

INTISARI “DISPARITAS PUTUSAN HAKIM TERHADAPPELAKU TINDAK PIDANA PENCURIAN DENGAN PEMBERATAN” Permasalahannyaadalah: Apa dasar pertimbangan hakim menjatuhkan putusan pemidanaan yang disparitas tindak pidana pencurian dengan pemberatan?Tujuanpenelitian ini adalah untuk mengetahui dasar pertimbangan hakim menjatuhkan putusan pemidanaan yang disparitas tindak pidana pencurian dengan pemberatanyang bermanfaat secara teoritis dan praktis. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian normatif dengan dengan studi putusan pengadilan, variabel yang digunakan adalah variabel bebasyaitu pertimbangan hakim menjatuhkan disparitas putusan pemidanaan terhadap tindak pidana pencurian dengan pemberatan dan variabel terikat yaitu putusan pemidanaan terhadap tindak pidana pencurian dengan pemberatan. sumber bahan hukum terdiri dari bahan hukum primer, sekunder dan tersier yang dianalisis secaradeskriptif kualitatif atas permasalahan yang diteliti. Berdasarkan hasil penelitian penulis bahwa disparitas penjatuhan pidana dalam putusan hakim yang terdiri dari: (1). Faktor hukum yang terdiri dari ancaman minimal dan maksimal dalam KUHP. (2). Tuntutan Penuntut Umum dalam dakwaan berbeda-beda yang dapat menimbulkan disparitas putusan hakim tindak pidana pencurian dengan pemberatan. (3). Kualitas perbuatan terdakwa dan alat bukti dilihat dari perbuatan dan akibat terhadap korban dengan adanya nilai kerugian yang dialami korban. (4). Faktor Subyek dari Pelaku dalam persidangan yang menentukan berat dan ringan dalam persidangan. (5). Hakim yang memeriksa berbeda karena adanya indepensi dari masing-masing hakim yang memeriksa setiap perkara di pengadilanmaka sarankan beberapa hal yaitu: (1). Bagi hakim perlu meningkatkan dan mengoptimalkan profesionalisme hakim dalam mempertimbangankan dan memberikan putusan yang seadil-adilnya bagi terdakwa. (2). Perlu upaya pemidanaan yang tepat dan serasi serta penghayatan hakim terhadap asas proporsionalitas antara kepentingan korban dan terdakwa dalam masyarakat dan kepentingan negara karena untuk menghilangkan disparitas penjatuhan pidana terhadap pelaku pencurian sama sekali tidak mungkin karena faktor perundang-undangan telah mengatur secara limitatif dengan ancaman minimal dan maksimal yang memberikan kebebasan kepada hakim. Kata Kunci: Putusan Hakim, Tindak pidana, Pemberatan.

DISPARITAS PUTUSAN PEMIDANAAN DALAM KASUS TINDAK PIDANA PEMBUNUHAN DI PENGADILAN NEGERI SOE

MARSEL FAY
2021 · Book · Open Access

INTISARI “DisparitasPutusanPemidanaandalamkasustindakpidanapembunuhan di Pengadilan Negeri Soe” Permasalahannyaadalah:Mengapaterjadidisparitasputusanpemidanaanterhadappelakupembunuhan di Pengadilan Negeri Soe?Tujuanpenelitian ini adalah untuk mengetahuiterjadidisparitasputusanpemidanaanterhadappelakupembunuhan di Pengadilan Negeri Soeyang bermanfaat secara teoritis dan praktis dengan Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian normatif dengan dengan studi putusan pengadilan, variabel yang digunakan adalah variabel bebas dan terikat, sumber bahan hukum terdiri dari bahan hukum primer, sekunder dan tersier yang dianalisis secaradeskriptif untukmemaparkan, mengelola, menggambarkan dan menafsirkan hasil penelitian dengan susunan kata-kata dan kalimat sebagai menjawab atas permasalahan yang diteliti. Berdasarkan hasil penelitian penulis bahwaterjadinya disparitasputusan pelaku tindak pidana disebabkan karena: 1. Tuntutan Penuntut Umum yang berbeda. 2. Independensi hakim yang berbeda 3. Kualitasperbuatanterdakwa 4. Faktorsubyektifyaitu: faktoryang memberatkan danyang meringankan terdakwa. Untukmenghindariterjadinyadisparitasdalamputusanpemidanaan oleh hakim, makadisarankanagar hakim dalammemeriksaperkarapidanadisidangpengadilanmemperhatikanyurisprudensi yang adadalammenyelesaikankasus-kasus yang sejenis.perlumemeriksayurisprudensi yang adadalammenyelesaikankasus-kasus yang sejenis. . Kata Kunci: Disparitas, Tindak Pidana, dan putusan hakim

PENGARUH LAMA FERMENTASI PEMBUATAN DONAT KENTANG MENGGUNAKAN RAGI LOKAL ASAL MUR LARU MERAH

STEFEN NAETASI
2021 · Book · Open Access

PENGARUH LAMA FERMENTASI PEMBUATAN DONAT KENTANG MENGGUNAKAN RAGI LOKAL ASAL MUR LARU Stefen Naetasi)* Regina I.M. Banoet )**Ir Melkianus Nuhamara) Program Studi Teknologi Hasil Pertanian Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Kristen Artha Wacana Kupang Abstrak Donat merupakan panganan yang digoreng berbentuk cincin dan berlubang ditengahnya, donat biasanya terbuat dari tepung terigu dan campuran bahan lainnya yaitu gula, telur, mentega, ragi, susu, air.Penelitian ini, bertujuanUntuk mengetahui berapa lama fermentasi ragi lokal dalam pembuatan donat kentang.Untuk mengetahui perlakuan terbaik dari lama fermentasi ragi lokal dalam pembuatan donat kentang terhadap Uji kimia, sifat fisik dan karakteristik sensosrik donat yang dapat diterima.Penelitian telah dilaksanakan dilaboratorium processing fakultas teknologi pertanian dan lab eksakta universitas Kristen artha wacana kupang. Penelitian ini dilakukan menggunakan rancangan acak lengkap (RAL)dengan 4 perlakukan dan 3 kali ulangan sehingga menghaslkan 12 unit percobaan. Dengan perlakukan lama fermentasi mur laru merah 45 menit, 120 menit, 150 menit,180 menit . Variabel yang diamati yaitu sifat kimia, fisik, dan organoleptik yang meliputi warna, aroma, tekstur, dan rasa donat kentang. Hasil penelitian ini menunjukan perlakukan terbaik terdapat pada perlakuan B dengan nilai rata-rata Kadar air (22,147) daya kembang (67,282) uji organoleptik rasa ( 4,867),warna (4,767) aroma ( 4,667), tekstur (4,567). Kata kunci: Ragi lokal;Kadar air;Daya kembang;Organoleptik;donat kentang. *) Peneliti **) Pembimbing

PENGARUH LAMA WAKTU PERENDAMAN JAGUNG DALAM LARUTAN KAPUR (Ca(OH)2) SETELAH PEREBUSAN PADA PENGOLAHAN EMPING JAGUNG. ( ZEA MAYS L)

METRIANA ETILIA TAES
2021 · Book · Open Access

PENGARUH LAMA WAKTU PERENDAMAN JAGUNG DALAM LARUTAN KAPUR (Ca(OH)2) SETELAH PEREBUSAN PADA PENGOLAHAN EMPING JAGUNG. ( ZEA MAYS L) Metriana EtiliaTaes ;* Ir. I.D.A.A.R.R.Adi, ** Ir. Melkianus Nuhamara. Program Studi Teknologi Hasil Pertanian Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Kristen Artha Wacana Kupang Email: [email protected] ABSTRAK Pericarp ( kulit luar) pada jagung dapat mempengaruhi karakteristik fisik dan organoleptik emping jagung.Upaya perendaman( deffating) merupakan salah satu cara untuk melepaskan pericarp pada jagung supaya emping jagung yang di hasilkan berkualitas .Penelitian pengaruh lama waktu perendaman dalam larutan kapur ( Ca(OH)2) setelah perebusan Pada pengolahan emping jagung ( Zea Mays L) telah dilakukan pada bulan mei 2021.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lama waktu perendaman yang tepat untuk menghasilkan emping jagung yang berkualitas baik.Metode yang di gunakan dalam penelitain ini yaitu Rancangan acak legkap (RAL), dengan 4 Perlakuan dan masing-masing di ulang sebanyak 3 kali ulangan. Proses perendaman menggunakan air dan kapur 3 % dengan lama waktu perendaman 10,11,12,dan 13 jam. Hasil penelitian dengan perlakuan terbaik dari perndaman dalam larutan kapur dengan lama waktu yang berbeda dalam pengolahan emping jagung terdapat pada perlakuan C yaitu lama waktu perendaman 12 jam dengan nilai rata rata warna 4.583, rasa 4.783 tekstur 111.667 g Kata kunci: Perendaman, jagung, emping jagung, organoleptik,pengukuran dengan alat textur analyser. *(Peneliti)**( Pembimbing)

”Deskripsi Tentang Modus Operandi Tindak Pidana Korupsi Anggaran Dana Desa.

KAYETANUS SERAN
2021 · Book · Open Access

INTISARI Judul skripsi ini”Deskripsi Tentang Modus Operandi Tindak Pidana Korupsi Anggaran Dana Desa” Permasalahan dalam penelitian ini adalah : bagaimana modus operandi yang dilakukan oleh kepala desa dalam melakukan korupsi anggaran dana desa? Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui modus operandi yang dilakukan oleh kepala desa dalam melakukan tindak pidana korupsi anggaran dana desa. Metode penelitian yang diguanakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian normatif yang dianalisis secara deskriptif kualitatif sesuai dengan bahan hukum primer, sekunder dan tertier. Berdasrkan hasil analisis dan pembahasan diatas maka terdapat beberapa modus operandi yang dilakukan oleh kepala desa dalam melakukan korupsi anggaran dana desa. 1. Realisasi tidak sesuai RAB 2. Mark UP 3. Laporan kegiatan fiktif 4. Rekayasa surat pertanggungjawaban 5. Penggelapan pajak

ANALISIS YURIDIS PUTUSAN HAKIM TERHADAP SENGKETA PERBUATAN MELAWAN HUKUM DALAM PELELANGAN OBJEK PERJANJIAN AKIBAT WANPRESTASI

MAWAR B AMTARAN
2021 · Book · Open Access

INTISARI Judul : Analisis Yuridis Putusan Hakim Terhadap Sengketa Perbuatan Melawan Hukum Dalam Pelelangan Objek Perjanjian Akibat Wanprestasi. Permasalahandalampenelitianiniadalah: Mengapa pengadilan Negeri dan Pengadilan Tinggi menjatuhkan Putusan gugatan tidak dapat di terima tetapi di batalkan oleh Mahkamah Agung dengan Menolak Gugatan ? Tujuandaripenelitian ini adalah : Mengetahui Pertimbangan Hakim Pengadilan Negeri dan Pengadilan Tinggi yang menjatuhkan Putusan gugatan tidak dapat di terima tetapi di batalkan oleh Mahkamah Agung dengan menolak gugatan. Jenis penelitianyangdigunakandalam penelitianiniadalahmetodepenelitian normative yangdianalisissecaradeskriptifkualitatifsesuaidenganbahan hukum primer,sekunderdantersier, variabel yang di gunakan adalah variabel bebas dan terikat. Berdasarkanpada hasil penelitian,makaBerdasarkan Hasil penelitian bahwa Pengadilan Negeri dan Pengadilan Tinggi menjatuhkan putusan tidak dapat di terima dan di batalkan oleh Mahkamah agung Yaitu : 1. Pertimbangan Hakim Pengadilan Negeri dan Pengadilan Tinggi yang menjatuhkan Putusan gugatan penggugat tidak dapat di terima Karena : a. Gugatan Kabur/tidak Jelas . Gugatan kabur atau tidak jelas Karena dalil gugatan tidak berdasarkan adanya sengketa, dalam hal ini penggugat sebagai debitur mengajukan gugatan kepada kreditur yang pada pokoknya mohon agar tergugat tidak melakukan penjualan lelang, dan di nyatakan melakukan perbuatan melawan hukum, gugatan yang demikian adalah tanpa di dasari adanya persengketaan, karena penggugat sebagai debitur pada dasarnnya berkewajiban untuk membayar hutang kepada kreditur, maka gugatan yang tidak di dasarkan pada suatu sengketa seperti dalam kasus ini di sebut tidak memenuhi syarat materil suatu gugatan. b. Gugatan penggugat Kurang Pihak, karena penggugat tidakmelibatkan Kantor Pelayanan kekayaan Negara dan lelang (KPKNL),Kantor jasa penilai public (KJPP),Sehingga seharusnya penggugat juga menarik kntor jasa penilai public (KJPP) Sebagai Pihak yang bertanggung jawab telah melakukan penilaian atas objek yang akan di lelang. 2. Mahkamah Agung Membatalkan putusan karena Judex facti salah menerapkan hukum. KataKunci : Perbuatan Melawan Hukum,Pelelangan,objek Perjanjian,Wanprestasi

DISPARITAS PUTUSAN PEMIDANAAN TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA PENISTAAN AGAMA (STUDI PUTUSAN PENGADILAN NEGERI)

LAASAR BABU
2021 · Book · Open Access

“Disparitas putusan pemidanaan terhadap pelaku tindak pidana penistaan agama” Permasalahannyaadalah: Apa dasar pertimbangan hakim sehingga terjadi disparitas putusan pemidanaan terhadap pelaku tindak pidana penistaan agama?Tujuanpenelitian ini adalah untuk mengetahuidasar pertimbangan hakim sehingga terjadi disparitas putusan pemidanaan terhadap pelaku tindak pidana penistaan agamayang bermanfaat secara teoritis dan praktis. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian normatif dengan dengan studi kepustakaan. Variabel yang digunakan adalah variabel bebasnya adalah Tindak pidana Penistaan Agamadan terikatnya adalahdisparitas putusan pemidanaan dengan sumber bahan hukum terdiri dari bahan hukum primer, sekunder dan tersier yang dianalisis secara yuridis preskriptif, komprehensif, dan lengkap. Berdasarkan hasil penelitian penulis bahwa perbedaan putusan hakim tersebut di sebabkan karena 1).Tuntutan Jaksa Penuntut Umum yang berbeda.; 2). Independensi hakim yang berbeda. 3). Kualitas Perbuatan terdakwa; 4). Hal yang memberatkan dan meringankan terdakwa.Berdasarkan pada kesimpulan diatas, maka dapat disarankan beberapa hal yaitu bagi pelaku atau terdakwa tidak perlu mengulangi perbuatan tindak pidana yang sama agar tidak terjebak dalam penistaan agama dan bagi hakim perlu meningkatkan profesionalitas hakim yang obyektif dalam menjatuhkan pemidanaan bagi pelaku penistaan agama agar tidak menimbulkan disparitas penistaan agama.

DISPARITAS PUTUSAN HAKIM DALAM MENJAHTUKAN PIDANA TERHADAP TERDAKWA TINDAK PIDANA PENIPUAN

RIVALDO PUTRA SUBNAFEU ABINENO
2021 · Book · Open Access

INTISARI Judul skripsi adalah DISPARITAS PUTUSAN HAKIM DALAM MENJATUHKAN PIDANA TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA PENIPUAN. Rumusan masalah“Mengapa terjadi disparitas penjatuhan sanksi pidana kepada para terdakwa dalam tindak pidana penipuan”?.Tujuan Penelitian:Untuk mengetahui alasan terjadinya disparitas putusan pemidanaan terdakwa tindak pidana penipuan.Penelitian ini bersifat deskriptif. Jenis penilitian ini menggunakan Metode Penelitian Hukum Normatif, dengan mengkaji Putusan No.637/Pid.B/2017/PN Jmb putusan no 361/pid.B/2018/PN Jmb putusan No. 873/Pid.B/2019/Pn Jmb putusan No. 298/Pid.B/2018/PN.Jmb dan Putusan No.06/Pid.B/2017/PN.Jmb. Hasil dari penelitian ini adalah mengapa terjadinya disparitas penjatuhan sangsi kepada para terdakwa dalam tindak pidana penipuan adalah. Penelitian ini bersifat deskriptif, jenis penelitian yaitu penelitian normatif dan menggunakan 2 (dua) variabel yaitu variabel bebas dan variabel terikat, serta sumber data yang digunakan yaitu sumber data primer, data sekunder, dan data tersier. Analisis data ini menggunakan metode analisis Deskriptif. Hasil penelitian dalam penelitian ini terkait dengan mengapa terjadinya disparitas pemidanaan terhadap pelaku tindak pidana penipuan adalah sebagai berikut: a.Tuntutan pemidanaan oleh penutut umum yang berbeda-beda . (alasan yuridis) b. Kualitas perbuatan terdakwa .(alasan sosiologis) c. Indenpendensi hakim .(alasan yuridis) d. Hal-hal yang meringankan dan memberatkan Terdakwa . (alasan sosiologis) Berdasrakan kesimpulan hasil penelitian yang telah ditemukan, maka penulis memberikan saran : a. Agar hakim memperhatikan kerugian yang ada supaya korban mendapatkan pengambalian hak korban Kata Kunci :perbedaan putusan hakim tindak pidana penipuan

DESKRIPSI TENTANG PERBEDAAN PERTIMBANGAN HAKIM ANTARA HAKIM MAHKAMAH AGUNG DAN HAKIM PENINJAUAN KEMBALI DALAM PERKARA PERBUATAN MELAWAN HUKUM ANTARA PT. LION AIR DAN ROLAS BUDIMAN SITINJAK (StudiPutusan No. 3287/K/Pdt/2015 dan No. 471/PK/Pdt/2017)

ALEX NOMENSEN RAJA
2021 · Book · Open Access

JudulSkripsi :Deskripsi Tentang Perbedaan Pertimbangan HakimAntara Hakim Mahkamah Agung Dan Hakim Peninjauan Kembali DalamPerkara Perbuatan Melawan HukumAntara PT. Lion Air Dan Rolas Budiman Sitinjak (StudiPutusan No. 3287/K/Pdt/2015 dan No. 471/PK/Pdt/2017).Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah mengapa terjadi perbedaan pertimbangan hakim Mahkamh Agungdan Hakim Peninjauan Kembalidalamperkaraperbuatan melawan hukumantara PT. Lion Air danRolsBudimanSitinjak ?Tujuannyapenelitianadalahuntukmengetahuiperbedaanpetimbangan hakim Mahkamah Agungdan Hakim Peninjauan Kembali dalam perkara perbuatan melawan hukumantara PT. Lion Air danRolsBudimanSitinjak ? Jenispenelitian yang digunakan adalah jenispenelitian normatif.Variabel bebas dalam penelitian ini adalah putusan Hakim dalam perkara perbuatan melawanhukum Layanan Penerbangan.sedangkanvariabelterikatdalampenelitianiniadalahperbedaanpertimbangan hakim MahkamahAgungdan Hakim PeninjauanKembalidalamperkaraperbuatanmelawanhukumantara PT. Lion Air danRolasBudimanSitinjak. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan maka adapun perbedaan petimbangan hakim Mahkamh Agung dan Hakim Peninjauan Kembali dalam perkara perbuatan melawan hukum antara PT. Lion Air dan Rols Budiman Sitinjak yaitu : 1) Pada tingkat kasasi, hakim Mahkamah Agung menyatakan bahwa :a)Judex Facti telah keliru dalam menerapkan hukum yaitu Perbuatan Pemohon Kasasi/Tergugat I merupakan perbuatan wanprestasi bukan perbuatan melawan hukum karena dasar adanya hubungan hukum antara Pemohon Kasasi/Tergugat I dengan Termohon Kasasi/ Penggugat adalah karena adanya perjanjian pembelian tiket elektronik yakni atas nama Termohon Kasasi / Penggugat sendiri. b)Pemohon Kasasi tidak melanggar Pasal 140 dan 147 Undang-Undang No. 1 tahun 2009 Tentang Penerbangan yaitu pihak pemohon kasasi/Tergugat I yaitu PT. Lion Air telah menawarkan kompensasi kepada Termohon Kasasi/Penggugat yaitu berupa Biaya Penginapan (Hotel), Makan, Transportasi, serta akan diberangkatkan dengan pesawat Lion Air besok harinya, semua biaya ditanggung oleh pemohon Kasasi/Tergugat I, akan tetapi termohon kasasi/penggugat tidak mau menerima/menggunakannya. 2)Pada tingkat Peninjauan Kembali, Penggugat telah berhasil membuktikan kebenaran dalilnya yaitu bahwa perbuatan termohon peninjauan kembali/tergugat I merupakan perbuaan melawan hukum yang mana hal ini dibuktikan dengan tidak dilakukannya kewajiban dari termohon peninjauan kembali/tergugat I yakni PT. Lion Air dengan memberikan konpensasi sebagaimana di tegaskan dalam Pasal 11 Undang-Undang No. 1 tahun 2009 tentang Penerbangan.

TINJAUAN YURIDIS TERHADAP PEMBATALAN PUTUSAN PENGADILAN TINGGI OLEH MAHKAMAH AGUNG DALAM SENGKETA TANAH

YUSUP MARAY
2021 · Book · Open Access

INTISARI Judul skripsi ini: Tinjauan Yuridis Terhadap Pembatalan Putusanpengadilan Tinggi Oleh Mahkama Agung Dalam Sengketa Tanah, rumusan masalah dari skripsi ini adalah: Apakah yang menjadi pertimbangan mahkamah agung yang membatalakan putusan pengadilan tinggi dalam sengketa tanah, tujuan dari penelitian ini adalah: Untuk mengetahui pertimbangan mahkamah agung yang membatalakan putusan pengadilan tinggi dalam sengketa tanah, jenis penelitian ini adalah: .Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif yang bersifat deskriptif. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah:  Pengadilan tinggi salah menerapkan hukum  Pengadilan tinggi kupang salah dalam mengatakan gugatan pengguat kabur. Saran dalam penelitian ini adalah:  Sebagai seorang mediator, BPN tentunya mempunyai peranan yang penting dalam memaksimalkan lembaga mediasi sebagai tempat penyelesaian sengketa tanah  Bertindak sebagai seorang mediator atau penegak dalam penyelesaian masala hendanya dapat berperann dengan baikdan tidak memihak salah satu pihak  Memberikan penyuluhan-penyuluhan kepada masyarakat agar dapat melaksanakan mediasi dengan baik. Kata Kunci: TINJAUAN YURIDIS PEMBATALAN PUTUSAN PENGADILAN TINGGI, MAHKAMAH AGUNG.

DISPARITAS PUTUSAN PEMIDANAAN TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA PERCABULAN ANAK

YOHANES K AOMENU
2021 · Book · Open Access

INTISARI Judul Skripsi mengapadisparitasputusanpemidanaanterhadappelakutindakpidanapercabulananak. Rumusan masalah mengapaterjadidisparitasputusanpemidanaanterhadappelakutindakpidanapercabulananak. Tujuan penelitian Untukmengetahui sebabterjadinyadisparitaspemidanaanterhadappelakutindakpidanapercabulananak. Jenis Penelitian yang di ambil adalah penelitian hukum normatif yaitu Penelitian yang bersifat deskriptif, variabel Penelitiannya adalah variabel bebas yakni untuk mengtahui disparitas putusan pemidanaan terhadap pelaku tindak pidana pencabulan anak. Sedangkan variabel terikat adalah mengapa terjadi dispaitas putusan hakim terhadap tindak pidana pencabulan anak. Berdasarkan hasil penelitian dapat di simpulkan bahwa yang menjadi dasar diparitas putusan pemidanaan dalam putusan perkara tindak pidana pencabulan anak adalah sebagai berikut: 1. Indenpendensihakim ( Kemandirian Hakim ) 2. Tuntutanjaksapenuntutumum 3. Hakim yang mengadiliperkaraberbeda 4. Kualitasperbuatanterdakwa 5. Hal-hal yangmemberatkandan meringankan Kata Kunci: disparitas , putusan pemidanaan,tindak pidana,pencabulan anak

TINJAUAN YURIDIS TERHADAP PUTUSAN PEMIDANAAN BAGI PELAKU TINDAK PIDANA PENGRUSAKAN BARANG SECARA BERSAMA-SAMA

ROLAND OBED BISTOLEN
2021 · Book · Open Access

INTISARI Judul: Tinjauan yuridis putusan pemidanaan bagi pelaku tindak pidana pengrusakan barang secara bersama-sama. Permasalahan dalam penelitian ini adalah: Bagaimana pertimbangan hukum hakim dalam menjahtuhkan pemidanaan terhadap pelaku tindak pidana pengrusakan barang secara bersama-sama ? Tujuan : untuk mengetahui pertimbangan hukum hakim dalam menjahtuhkan pemidanaan terhadap pelaku tindak pidana pengrusakan barang secara bersama-sama, manfaat secara teoritis dan praktis. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian normatif yang dianalisis secara deskriptif kualitatif sesuai dengan bahan hukum primer, sekunder dan tersier. Berdasarkan pada hasil analisis dan pembahasan di atas, maka dapat disimpulkan pertimbangan Hakim dalam menjatuhkan putusan pemidanaan terhadap pelaku pengrusakan barang secara bersama-sama berdasarkan pada: 1). Hakim mempertimbangkan unsur-unsur tindak pidana yang dilakukan oleh terdakwa 2). Hakim mempertimbangkan hal-hal yang meringankan dan memberatkan terdakwa., adapun saran dari penulis: 1). Didalam memutuskan tindak pidana pengrusakan barang hakim harus benar-benar memperhatikan motif dari terdakwa. 2). Didalam memutuskan tindak pidana pengrusakan barang hakim harus benar-benar memperhatikan dari kualitas terdakwa. Kata kunci : Putusan Pemidanaan, pelaku tindak pidana, pengrusakan barang, secara besama-sama

TINJAUAN YURIDIS PUTUSAN HAKIM TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA PENGOPERASIAN KAPAL PENANGKAP IKAN DI WILAYAH PENGELOLAAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA TANPA SURAT IZIN PENANGKAPAN IKAN

MAXYACOB TANAEM
2021 · Book · Open Access

INTISARI Judul “tinjauan yuridis putusan hakim terhadap pelaku tindak pidana pengoperasian kapal penangkap ikan di wilayah pengelolaan perikanan republik indonesia tanpa surat izin penangkapan ikan, Masalah Pokok Penelitian, “Bagaimana Pertimbangan Hakim Menjatuhkan Putusan Pemidanaan Terhadap Pelaku Tindak Pidana Pengoperasian Kapal Penangkap Ikan di Wilayah Pengelolaan Perikanan Republik Indonesia Tanpa Surat Ijin Penangkapan Ikan?” Tujuan Penelitian Untuk mengatahui Pertimbangan Hakim Menjatuhkan Putusan Pemidanaan Terhadap Pelaku Tindak Pidana Pengoperasian Kapal Penangkap Ikan di Wilayah Pengelolaan Perikanan Republik Indonesia Tanpa Surat Ijin Penangkapan Ikan?” Metode Penelitian Yang Digunakan Dalam Penelitiana Ini Adalah Penelitian Hukum Normatif Yaitu Penelitian Hukum Yang Dilakukan Dengan Cara Meneliti Bahan Kepustakaan (Data Sekunder). Data Sekunder Dalam Penelitian Terdiri Dari Tiga Bahan Hukum Yaitu 1. Bahan Hukum Primer, 2 Bahan Hukum Sekunder, Dan 3. Bahan Hukum Tersier. Hasil Penelitian Telah Membuktikan Bahwa Dasar Pertimbangan Hakim Menjatuhkan Putusan Pemidanaan Terhadap Pelaku Tindak Pidana Pengoperasian Kapal Penangkap Ikan di Wilayah Pengelolaan Perikanan Republik Indonesia Tanpa Surat Ijin Penangkapan Ikan, Berdsarkan Putusan Nomor 127/Pid.Sus/2018/PN Ffk, 10 / Pid.Sus-PRK /2018/ PT JAP, 1928 k /Pid.Sus/2019 adalah sebagai berikut : a. Pertimbangan Hakim Terhadap Alat Bukti b. Pertimbangan Hakim Terhadap Unsur Tindak Pidana c. Pertimbangan Hakim Terhadap Kualitas Perbuatan Terdakwa d. Pertimbangan Hakim terhadap Hal Yang Memberatkan Dan Meringankan Kata kunci : Tinjauan Yuridis, Pelaku Tindak Pidana, Pengoperasian Kapal Penengkap Ikan Tanpa Surat Izin

DESKRIPSI TENTANG PUTUSAN PENGADILAN HUBUNGAN INDUSTRIAL YANG MELEBIHI GUGATAN PENGGUGAT (Studi Putusan PN Gorontalo No. 40/Pdt.Sus-PHI/2015/PN Gto Dan Putusan MA No 441 K/Pdt-Sus-PHI/2016)

KRISTIANUS RIWU UNA
2021 · Book · Open Access

Deskripsi Tentang Putusan Pengadilan Hubungan Industrial Yang Melebihi Gugatan Penggugat.Rumusan Masalah dalam penelitian ini yakni Bagaimana Putusan Mahkamah Agung Terhadap Putusan Pengadilan Hubungan Industrial Nomor 40/Pdt.Sus-PHI/2015/PN Gto, dengan tujuan penelitian yakni untuk mengetahui Putusan Mahkamah Agung Terhadap Putusan Pengadilan Hubungan Industrial Nomor 40/Pdt.Sus-PHI/2015/PN Gto.Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif yang bersifat deskriptif, sedangkan variabel penelitian yaitu variabel bebas yakni; Pemutusan hubungan kerja secara sepihak, dan variabel terikat yakni putusan Hakim Pengadilan Hubungan Industrial. Hasil penelitian telah membuktikan bahwa Putusan Pengadilan Hubungan Industrial Yang Melebihi Gugatan PenggugatBerdasarkan putusan nomor: 40/Pdt.Sus-PHI/2015/PN Gto. Nomor: Nomor 441 K/Pdt.Sus-PHI/2016 dapat disimpulkan sebagai berikut; 1. Pemberi kerja tidak dapat membuktikan adanya pengunduran diri dari Tenaga Kerja. 2. Pemberi Kerja tidak dapat membuktikan Tenaga Kerja Mangkir dari Pekerjaan. 3. Tidak adanya bukti adanya pemecatan dari Pemberi Kerja terhadap Tenaga Kerja. 4. Adanya bukti kesepakatan antara Pemberi Kerja dan Tenaga Kerja tentang Pesangon sebesar Rp. 13.000.000 (Tiga belas juta rupiah). 5. Pemberhentian Tenaga Kerja Sama dengan Pengunduran Diri.

ANALISIS YURIDIS PEMBATALAN PERJANJIAN JAMINAN KREDIT DAN JUAL BELI TANAH OLEH PENGADILAN

WERENFRIDUS BANI KEO
2021 · Book · Open Access

INTISARI Judul skripsi: Analisis Yuridis Pembatalan Perjanjian Jaminan Kredit Dan Jual Beli Tanah Oleh Pengadilan.Rumusan masalah dalam penelitian ini yakni:Bagaimana dasar pertimbangan hakim dalam menjatuhkan pembatalan jaminan kredit dan jual beli tanah?. Dengan tujuan penelitian yakni adalah Untuk mengetahui : Dasar pertimbangan hakim dalam menjatuhkan pembatalan jaminan kredit dan jual beli tanah Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif yang bersifat deskriptif, sedangkan variabel penelitian Adalah Variabel Bebas, Yakni; pertimbangan hakim dalam menjatuhkan pembatalan jaminan kredit dan jual beli tanah dan variabel terikat yakni: Putusan pengadilan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah: 1. Penjamin kredit dan penjual yang memiliki itikad buruk. 2. Kurangnya kehati-hatian dari kreditur dan pembeli. 3. Ketidakpastian perjanjian jaminan kredit. Saran dari penelitian ini : Berdasarkan kesimpulan penelitian maka penulis memberikan saran kepada kreditur dan jual beli tanah untuk lebih berhati-hati dalam membuat perjanjian kredit dan jual beli tanah, dan sebaiknya perjanjian pokok dan perjanjian jaminan dilakukan pemisahan untuk menghindari timbulnya perkara.