EDWIN HERO LOMI
· Thesis · Open Access
ABSTRAK Penelitian ini berjudul “Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Harga saham Pada Perusahaan LQ45 di BEI Tahun 2019-2022”. Pratiwi (2019) menyatakan ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi harga saham suatu perusahaan seperti rasio keuangan yaitu Return On Assets, Price to Book Value dan Debt to Equity Ratio. Menurut Oktavia dan Genjar (2019) Harga saham adalah Harga suatu saham yang terjadi di pasar bursa pada saat tertentu yang ditentukan oleh pelaku pasar dan ditentukan oleh permintaan dan penawaran saham yang bersangkutan di pasar modal. Harga saham menentukan kekayaan pemegang saham. Maksimalisasi kekayaan pemegang saham diterjemahkan menjadi maksimalkan harga saham perusahaan. Menurut Fahmi (2014) Return on Asset (ROA) merupakan rasio yang melihat sejauh mana investasi yang telah ditanamkan mampu memberikan pengembalian keuntungan sesuai dengan yang diharapkan. Dan investasi tersebut sebenarnya sama dengan aset perusahaan yang ditanamkan atau ditempatkan”. Menurut Verawati Rika (2014) menyatakan market to book atau price to book value adalah rasio pasar yang dipakai untuk mengukur kinerja harga pasar saham terhadap nilai buku saham. Harga pasar tersebut merupakan harga saham di pasar bursa pada waktu tertentu yang dipegaruhi oleh pemintaan dan juga penawaan saham yang bersangutan dipasar bursa. menurut Pratiwi (2019) Debt to Equity Ratio (DER) merupakan rasio yang digunakan untuk menghitung atau menilai kewajiban dengan modal perusahaan. Rasio ini berfungsi untuk mengetahui setiap modal yang digunakan perusahaan sebagai jaminan utang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pegaruh Return On Asset, Price to Book Value dan Debt to Equity Ratio terhadap harga saham pada perusahaan LQ45 Di BEI Tahun 2019-2022. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui studi dokumentasi. Dokumentasi merupakan suatu caa yang digunakan untuk memperoleh data dan informasi dalam bentuk buku, dokumen, tulisan dan gambar yang berupa laporan serta data sekunder yang diperlukan berupa laporan keuangan yanag dipublikasikan oleh Bursa Efek Indonesia dana annual report melalui website resmi www.idx.co.id. Metode pengumpulan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dengan total sampel sebanyak 14 perusahaan LQ45 yang terdaftar di BEI dan data yang diambil tahun 2019-2022. Hasil dari penelitian ini yaitu secara simultan Return On Asset, Price to Book Value, dan Debt to Equity Ratio berpengaruh dan signifikan terhadap harga saham. Secara persial Return On Asset, Price to Book Value, dan Debt to Equity Ratio berpengaruh terhadap harga saham.
HILARIUS LONDA TOLA
· Thesis · Open Access
ABSTRAKSI PENGARUH PEMILIHAN TATA LETAK PRODUK, HARGA DAN KELENGKAPAN PRODUK TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PADA COOPMART PUSAT KOPERASI PEGAWAI REPUBLIK INDONESIA (PKPRI) DI KUPANG NAMA : HILARIUS LONDA TOLA NIM : 17413624 FAKULTAS : EKONOMI PROGRAM STUDI : MANAJEMEN Setiap perusahaan dewasa ini di tuntut untuk mengenal pasar atau konsumennya sebaik mungkin agar dapat sukses dalam persaingan. Ningsih (2008) mengtakan bahwa persaingan yang semakin ketat, dimana semakin banyak produsen yang terlibat dalam pemenuhan kebutuhan dan keinginan konsumen menyebabkan setiap perusahan harus menempatkan orientasi pada konsumen sebagai tujuan utama ( Purwanti 2019). Perilaku Konsumen dapat dilihat melalui keputusan pembelian konsumen, yang mana banyak sekali faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan pembelian. Menurut Kotler (2014:184) keputusan pembelian yaitu “keputusan akhir perorangan dan rumah tangga yang membeli barang dan jasa untuk konsumsi pribadi”. Berdasarkan pengertian tersebut dapat disimpulkan bahwa keputusan pembelian menjadi suatu hal yang penting untuk diperhatikan karena menjadi pertimbangan bagi strategi pemasaran yang akan dilakukan oleh took (Ambarwati 2020). Menurut Itta Masibbuk, 2019 tata letak merupakan suatu keputusan penting yang menentukan efisiensi operasi jangka panjang, tata letak memiliki banyak dampak starategis karena tata letak menentukan daya saing perusahaan dalam hal kapasitas ,proses, fleksibilitas, biaya dan kualitas lingkungan kerja, dan citra perusahaan. Penyedian produk yang bervariasi dan harga yang terjangkau akan memberikan sebuah keuntungan tersendiri bagi perusahaan yang bergerak dalam bidang dagang, karena hal ini akan memberikan sebuah dorongan kepada konsumen untuk mengambil sebuah tindakan pembelian di perusahaan tersebut (Enos Korawa, 2018). Untuk menarik konsumen membeli salah satunya menawarkan kelengkapan produk yang cukup beragam meliputi variasi jenis produk yang dijual, merek yang standard sampai yang popular, tipe dan ukuran kemasan produk. Adanya kelengkapan produk dalam toko tentu akan menarik minat dan mempengaruhi keputusan konsumen untuk berbelanja. Berdasrkan uraian latar belakang di atas, maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Pengaruh Pemilihan Tata Letak Produk, Harga dan Kelengkepan Produk Terhdapa Keputusan Pembelian Pada Coopmart Pusat Koperasi Pegawai Republik Indonesia (PKPRI) di Kupang. Berdasarkan pokok permasalahan di atas, tujuan penelitian yang ingin dicapai adalah untuk mengetahui pengaruh pemelihan tata letak produk terhadap keputusan pembelian, untuk mengetahui pengaruh harga terhadap keputusan pembelian, untuk mengetahui pengaruh kelengkapan produk terhadap keputusan pembelian pada Coopmart Pusat Koperasi Pegawai Republik Indonesia (PKPRI) di Kupang. Konsep teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah : a. Tata letak produk b. Harga adalah sejumlah uang yang dibutuhkan untuk mendapatkan sejumlah produk tertentu atau kombinasi antara barang dan jasa. c. Kelengkapan produk adalah keragaman produk yang menyangkut kedalaman, luas, dan kualitas produk yang ditawarkan juga ketersediaan produk tersebut setiap saat di took d. Keputusan pembelian adalah tindakan dari konsumen untuk membeli produk baik itu berupa jasa ataupun berupa barang. Populasi dalam penelitian ini adalah semua konsumen atau pembeli di Coopmart PKPRI Kota Kupang yang terpilih sebanyak 100 responden dalam penelitian ini. Dalam penelitian ini sampel yang digunakan sebesar 100 orang responden. Data penelitian diperoleh dengan menggunakan metode survey berupa penyebaran survey berupa penyebaran kuesioner kepada responden. Data yang dibutuhkan berupa primer dan sekunder. Penelitian ini menyimpulkan bahwa secara persial Variabel Tata Letak Produk diketahui berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian pada Coopmart PKPRI di Kupang, secara persial Variabel Harga diketahui berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian pada Coopmart PKPRI di Kupang, secara persial Variabel Kelengkapan Produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian pada Coopmart PKPRI di Kupang.
ASTRI YUFENTI NENO
· Thesis · Open Access
ABSTRAK
KEANEKARAGAMAN JENIS GASTROPODA DI PANTAI TERES KECAMATAN AMARASI SELATAN KABUPATEN KUPANG
Neno. A. Y)* Daud. Y)** Bullu. N. I)**
Gastropoda merupakan hewan bercangkang yang berjalan dengan perut, (gastro: perut, podos: kaki) hewan ini memiliki alat gerak menggunakan perut sebagai kakinya. Gastropoda merupakan kelas dari filum mollusca yang terbesar setelah arthropoda dalam invertebrata. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui keanekaragaman jenis gastropoda di pantai Teres Kecamatan Amarasi Selatan Kabupaten Kupang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Line Transect. Sedangkan teknik penentuan lokasi pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Analisa data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan dekskriptif kuantitatif. Berdarsarkan hasil penelitian di pantai Teres, jenis gastropoda yang ditemukan berjumlah 8 famili 13 spesies yaitu spesies Nerita exuvia, Nerita polita, Nerita Semirugosa, Monodonta canalifera, Monodonta labio, Trocus radiatus, Cypraea moneta, Cypraea declivis, Turbo chrysostomus, Strombus urceus, Conus telatus, Gyrineum natator , Clypeomorus petrosa.. Indeks keanekaragaman gastropoda pada transek I, II, III, dan IV di pantai Teres tergolong sedang karena menunjukan nilai H’ = 2,48, sedangkan indeks dominansi tertinggi terdapat pada spesies Nerita exuvia D = 0,08 yang menunjukan bahwa tidak ada spesies yang mendominasi. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa indeks keanekaragaman gastropoda di pantai Teres tergolong sedang. Salah satu bentuk untuk melestarikan keberadaan gastropoda adalah dengan melakukan penelitian lanjutan pada musim yang berbeda tentang sosialisasi upaya pemanfaatan ekosistem gastropoda untuk keberlanjutan populasi ikan laut sebagai tujuan untuk menunjang pendapatan masyarakat sekitar di daerah pesisir pantai.
Kata kunci : Keanekaragaman, Spesies Gastropoda
Keterangan : * Peneliti
** Pembimbing
ABSTRACT
DIVERSITY OF GASTROPODA SPECIES IN TERES BEACH, SELATAN AMARASI DISTRICT, KUPANG REGENCY
Neno. A. Y)* Daud. Y)** Bullu. N.I)**
Gastropodsis a shelled animal that walks on its stomach, (gastro: stomach, podos: legs) this animal has locomotion using its stomach as its legs. Gastropods are the largest class of phylum molluscs after arthropods in invertebrates. The purpose of this study was to determine the diversity of gastropod species on the Teres coast, Amarasi Selatan District, Kupang Regency. The method used in this study is the Line Transect method. While the technique of determining the location of sampling using purposive sampling. Analysis of the data used in this study using quantitative descriptive. Based on the results of research on Teres beach, the types of gastropods found totaled 8 families, 13 species, namely the species Nerita exuvia, Nerita polita, Nerita Semirugosa, Monodonta canalifera, Monodonta labio, Trocus radiatus, Cypraea moneta, Cypraea declivis, Turbo chrysostomus, Strombus urceus, Conus belatus, Gyrineum natator , Clypeomorus petrosa. Gastropod diversity index on transects I, II, III, and IV on the Teres coast is moderate because it shows a value of H' = 2 .48, while the highest dominance index was found in the species Nerita exuvia D = 0.08. Thus it can be said that the gastropod diversity index on the Teres coast is moderate. One way to preserve the existence of seagrass is to carry out further research at different seasons about socializing efforts to utilize gastropod ecosystems for the sustainability of marine fish populations as a goal to support the income of local communities in coastal areas.
Keywords: Diversity, Gastropod Species
Description: * Researcher
** Advisor
TEODORA PEDA MOTO
· Thesis · Open Access
ABSTRAK
PENGEMBANGAN ATLAS VERTEBRATA DARAT UNTUK SISWA SMA SWASTA KRISTEN TARUS TENGAH
Moto, T.P)* Nomleni, F. Th.)** Manu, T. S. N)**
Dari hasil analisis kebutuhan ditemukan bahwa kurangnya media pembelajaran atlas pada pokok bahasan vertebrata darat di SMA Swasta Kristen Tarus Tengah sehingga tujuan penelitian adalah untuk menghasilkan produk atlas vertebrata darat. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian Research and Development (R&D). Prosedur pengembangan: 1) Analisis (Analyze) 2) Desain (Design) 3) Pengembangan (development) 4) Implementasi (Implementation) 5) Evaluasi (Evaluation). Data yang diperoleh dalam penelitian ini dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian di peroleh hasil uji ahli media 94% dengan persentase sangat baik, hasil uji ahli desain 93%, hasil uji ahli materi 89%, hasil uji kelompok kecil 95% dan hasil uji kelompok besar 95%. Hasil penelitian menunjukan bahwa media pembelajaran atlas vertebrata darat layak digunakan sebagai media pembelajaran karena media atlas dapat membangkitkan motivasi belajar siswa, terdapat gambar yang jelas dan menarik, penampilan fisik media terlihat sederhana tetapi praktis, dapat mengurangi rasa jenuh siswa, dapat membuka wawasan siswa untuk berpikir kreatif dan inovatif, memiliki desain yang sangat baik, memperjelas keterkaitan materi dengan topik, sajian materi yang sesuai, didesain khusus untuk siswa pada jenjang SMA, dan dapat di bawa kemana-mana sehingga memungkinkan siswa dapat melakukan proses belajar dimana saja dan kapan saja. Dari hasil penelitian ini maka dapat disimpulkan bahwa media atlas valid dan layak digunakan pada materi vertebrata darat di SMA Swasta Kristen Tarus Tengah.
Kata kunci: Pengembangan, Media Pembelajaran Atlas, Vertebrata Darat
Keterangan: * Peneliti
** Pembimbing
ABSTRACT
DEVELOPMENT OF LAND VERTEBRATES ATLAS FOR CENTRAL TARUS CHRISTIAN PRIVATE HIGH SCHOOL STUDENTS
Moto, T.P)* Nomleni, F. Th.)** Manu, T. S. N)**
From the results of the needs analysis it was found that there was a lack of atlas learning media on the subject of land vertebrates in Central Tarus Christian Private High School so that the aim of the research was to produce a land vertebrate atlas product. This study uses a Research and Development (R&D) research design. Development procedures: 1) Analysis (Analyze) 2) Design (Design) 3) Development (development) 4) Implementation (Implementation) 5) Evaluation (Evaluation). The data obtained in this study were analyzed qualitatively and quantitatively. The results of the study obtained media expert test results of 94% with a very good percentage, design expert test results 93%, material expert test results 89%, small group test results 95% and large group test results 95%. The results showed that the terrestrial vertebrate atlas learning media is appropriate for use as a learning medium because the atlas media can arouse student learning motivation, there are clear and attractive pictures, the physical appearance of the media looks simple but practical, can reduce student boredom, can open students' insights to think creative and innovative, has an excellent design, clarifies the relationship between material and topics, presents appropriate material, is specially designed for students at the high school level, and can be carried anywhere so that students can carry out the learning process anywhere and anytime. From the results of this study, it can be concluded that the atlas media is valid and suitable for use in terrestrial vertebrate material at Central Tarus Christian Private High School.
Keywords: Development, Atlas Learning Media, Land Vertebrates
Description: * Researcher
** Advisor
PICESSYLIA SAFIRANSI ANAKAY
· Thesis · Open Access
This study aims to identify and describe the modes and techniques used by interpreters in the process of interpreting sermons at Potter's House Christian Ministries. This research is a descriptive qualitative study. This research employed the scrutinizing method for data collection, which entails attentive listening to language usage (Sudaryanto, 1993: 133). The researcher adopted a non-participatory role, serving as mere observer of data without direct involvement in its formation. The study focused on analyzing language usage in two recorded videos of weekly services at Potter's House Christian Ministries. The researcher specifically examined individual sentences as manifestations of data, which were recorded and organized into tables based on criteria such as perspective, vocabulary, and modality. Technique assessment was employed to gather data and assess the impact of different modes and techniques on interpretation. The study reveals that interpreters at Potter's House Christian Ministries primarily employ consecutive interpreting mode, particularly short consecutive interpreting. The researcher also discovered six predominant techniques used during the interpretation process, namely: (1) reformulation, (2) elimination technique, (3) summarization, (4) error correction technique, (5) metaphors and saying technique, and (6) code-switching technique.
HAE HUKE
· Thesis · Open Access
ABSTRAK Analisis Kinerja Keuangan Pemrintah DesaRamedue Kecamatan Hawu Mehara Kabupaten Sabu Raijua, hasil monitoring dan evaluasi dana Desa Ramedue pada tahun 2018 rasio efektifitas adalah sebesar 92,6 % dalam perhitungan rasio masuk dalam kategori Efektif, dan pada tahun 2029 perhitungan rasio meningkat menadi 100% rasio sangat Efektif, pada tahun 2020 meningkat menjadi 100 % terlihat dalam kategori sangat Efektif, pada tahun 2021 meningkat menjadi 99,7 % masuk dalam kategori Efektif, kemudian Pada tahun 2022 terus meningkat kembali menjadi 100 % Pada dasamya didalam analisis rasio efesiensi diketahui bahwa pada tahun 2018 sampai dengan tahun 2019 perhitungan rasio efisiensi berada berada di kategori Efisien sedangkan tahun 2020 menngkat menjadi 105,4 % kategori sangat efesiensi tahun 2021 menjadi 99,3 % masih dalam kategori efisien, kemudian pada tahun 2022 sangat lebih meningkat dari tahun sebelumnya menjadi 102% terlihat dalam karegori sangat Efisien karena realisasi anggaran belanja teapt sasaran sesuasi yang di rencanakan. Ini menggambarkan kinerja pemerintah Desa Ramedue sudah efisien yang berada di kategori efisien yang kurang dari 1 (satu) atau dibawah 100 (seratus) persen dari tahun ketahun pada tahun 2018/2019 sebesar 35,11% dan pada tahun 2019/2020 tingkat pertumbuhannya sangat tinggi 95,4 %, pada tahun 2021/2022 dalam perhitungan tingkat pertmbuhan sangat sangat tinggi menjadi 99,5 % sedangkan tahun 2022 kembali menurn menjadi 15,97% Prosedur-prosedur pengumpulan data dalam penelitian kualitatif melibatkan empat jenis strategi, adalah sebagai berikut (Creswell, 2016:267-270): Observasi adalah metode pengumpulan data yang dilakukan dengan cara sistimatis dengan cara melakukan pengamatan langsung terhadap objek yang ingin diamati. Observasi yang ingin peneliti lakukan dalam penelitian ini yaitu untuk melihat proses pengelolaan dana desa Ramedue berdasarkan perspektif good governance. Metode ini sangat penting dilakukan guna memberi hasil yang objektif dari penelitian kualitatif dalam melakukan observasi, peneliti merekan dengan cara semi struktur dengan mengajukan beberapa pertanyaan yang diketaui oleh peneliti kepada informan mengenai objek penelitian. Peneliti juga mencatat aktivitas-aktivitas dan hal-hal lain yang berhubungan dengan objek penelitian dilokasi penelitian. Dokumen-dokumen kualitatif, bisa berupa dokumen publik ataupun dokumen, bisa berupa foto, objek-obje. Dokumen yang dibutuhkan dalam penelitian ini yaitu: Laporan Alokasi dan Realisasi Penerimaan Dana Desa Ramedue Waktu Pelaporan pertanggungjawaban, yang terdiri dari laporan semesteran, dan laporan tahunan Desa Ramedue Berdasarkan penelitian dan pembahasan yang telah dilakukan mengenai analisis kinerja keuangan pemerintah Desa maka dapat ditarik kesimpulan mengenai analisis analisi rasio efektivitas,efesiensi dan pertumbuhan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah sebagai berikut: Efektivitas Desa Ramedue Kecatan Hawu Mehara Kabupaten Sabu Raijua tahun anggaran 2018 sampai dengan 2022 dilihat dari rasio rata-rata efektivitasnya diperoleh sebesar 81,62 % yang berarti bahwa pemerintah Desa Ramedue dengan anggaran pendapatan asli desa, sudah berhasil merealisasikan pendapatan asli desa. Efisiensi Desa Ramedue tahun anggaran 2018 sampai dengan 2022 dilihat dari rata-rata hasil rasio perhitungan yaitu 86,48% masuk dalam katagori cukup efisiensi yang berarti bahwa pemerintah Desa Ramedue kurang berhasil dalam merealisasikan belanja dengan anggarnnya. Pertumbuhan APBDdes Pemerintah Desa Ramedue tahun 2018 sampai dengan tahun 2022 mengalami pertumbuhan yang cukup baik dan menunjukan yang positif. Kemudian aspek yang menjadi penghambat kinerja keuangan pemerintah Desa Ramedue Kecamatan Hawu Mehara Kabupaten Hawu Mehara adalah Faktor Pengetahuan dan Kualitas SDM. Kata Kunci : Rasio Efektivitas,Rasio Efesiensi,Rasio Pertumbuhan
ISHAK BORA
· Thesis · Open Access
ABSTRAK
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERSISTENSI LABA PADA PERUSAHAAN MANUFATUR SUB SEKTOR PABRIK TEMBAKAU YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2016 - 2022
Oleh:
ISHAKK BORA
NIM : 18190203
Pelaporan keuangan merupakan bentuk pertanggung jawaban perusahaan terhadap pihak yang terkait dengan perusahaan selama periode tertentu. Laporan keuangan merupakan salah satu alat bagi manajemen untuk menyampaikan informasi mengenai gambaran kinerja ekonomi dan keuangan perusahaan bagi pengguna laporan keuangan baik pihak internal maupun pihak eksternal. Laporan laba rugi merupakan bagian dari laporan keuangan yang menyajikan laba yang diperoleh perusahaan selama periode tertentu. Informasi mengenai laba mempunyai peran penting bagi pihak yang berkepentingan terhadap perusahaan. Laba tidak hanya digunakan untuk menilai kinerja perusahaan tetapi juga sebagai informasi pembagian laba dan penentuan kebijakan investasi. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menguji, faktor-faktor yang berpengaruh terhadap persistensi laba.
Faktor pertama yaitu Volatilitas Arus Kas adalah arus kas perusahaan yang terbentuk karena adanya tingkat fluktuasi (Susilo dan Anggreani, 2017). Arus kas menunjukkan keadaan arus kas perusahaan karena ketika arus kas berfluktuasi maka mengakibatkan laba di perusahaan menjadi tidak stabil dan mengganggu kinerja perusahaan dalam mempertahankan keberlangsungan laba. Oleh karena itu, perusahaan harus tetap menjaga arus kas perusahaan karena ketidakpastian yang tinggi akan mengakibatkan turunnya persistensi laba. Jika laba yang diperoleh mengalami fluktuasi atau laba tidak persisten menunjukkan kondisi perusahaan yang kurang baik (Kusuma dan Sadjiarto, 2014).
Faktor kedua yaitu volatilitas penjualan merupakan tingkat fluktuasi penjualan dalam kegiatan operasi perusahaan (Kusuma dan Sadjiarto, 2014). Penjualan adalah bagian utama dalam laporan laba rugi sehingga menjadi penentu perolehan laba dalam suatu perusahaan. Apabila volatilitas penjualan tinggi mengakibatkan sulitnya memprediksi informasi penjualan perusahaan. Dengan adanya kesulitan tersebut maka timbul laba yang tidak persisten dan sulit diprediksi karena penjualan merupakan komponen utama dari laba (Fanani, 2010; dalam Kusuma dan Sadjiarto, 2014).
Faktor ketiga adalah ukuran perusahaan sebagai penentu besar atau kecilnya perusahaan yang diperoleh dari jumlah karyawan, total aset, rata–rata tingkat penjualan, kapitalisasi pasar serta jumlah penjualan (Lutfiyah, 2016). Perusahaan yang memiliki ukuran besar maka sumber dayanya bagus sehingga mampu mengelola aktivitas operasinya dengan baik. Kondisi baik tersebut menimbulkan kegiatan operasi yang stabil sehingga total penjualan, total aset, serta labanya akan cenderung stabil. Semakin besar perusahaan maka persistensi labanya juga semakin tinggi sehingga mampu mengendalikan dan menghasilkan laba di perusahaan dan mengakibatkan persistensi laba (Dewi dan Putri, 2015).
Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan pengujian hipotesis. Variabel dependen yang digunakan adalah persistensi laba sedangkan variabel independen adalah volatilitas arus kas, volatilitas penjualan,dan ukuran perusahaan. Jenis data yang digunakan adalah data kuantitatif berupa laporan keuangan tahun 20016-2022. Metode pengumpulan data adalah dokumentasi. Objek penelitian yang digunakan adalah perusahaan manufaktur sub sektor pabrik tembakau yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2016-2022. Analisis data menggunakan analisis regresi linear berganda.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa volatilitas arus kas, berpengaruh secara signifikan terhadap persistensi laba, volatilitas penjualan tidak berpengaruh secara signifikan terhadap persistensi laba dan ukuran perusahaan tidak berpengaruh secara signifikan terhadap persistensi laba. Terjadinya volatilitas arus kas yang rendah, volatilitas penjualan yang tinggi, dan ukuran perusahaan yang besar tidak membuat laba perusahaan menjadi persisten.
Kata kunci: persistensi laba, volatilitas arus kas, volatilitas penjualan, ukuran perusahaan
YOSEPH AGISTO NARA OFONG
· Thesis · Open Access
ABSTRAK
(“PENGARUH KINERJA KEUANGAN TERHADAP PERUBAHAN HARGA SAHAM PERUSAHAN PERBANKAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2017-2021”)
Oleh:
Yoseph Agisto N. Ofong
NIM : 18190206
Bank sebagai suatu perusahaan atau entitas ekonomi juga membuat laporan keuangan untuk menunjukkan informasi dan posisi keuangan yang Keuangan (SAK) Tahun 2004 No 1, tujuan laporan keuangan adalah memberikan informasi tentang posisi keuangan, kinerja dan arus kas perusahaan yang bermanfaat bagi sebagian besar kalangan pengguna laporan keuangan dalam rangka membuat keputusan ekonomi serta menunjukkan pertanggung jawaban manajemen atas penggunaan sumber-sumber daya yang dipercayakan kepada mereka.
Salah satu pengguna informasi laporan keuangan adalah investor. Kepentingan pokok investor terhadap laporan keuangan perusahaan adalah untukmengetahui seberapa menguntungkan suatu perusahaan dikaitkan dengan investasi mereka pada perusahaan tersebut. Investor lebih tertarik untuk menginvestasikan dananya dalam bentuk saham karena saham menjanjikan tingkat keuntungan yang tinggi baik finansial maupun non finansial. Keuntungan finansial yagdidapat berupa dividend dan capital gain, sedangkan keuntungan non finansial berupa memperoleh hak suara dalam menentukan jalannya perusahaan.
Laporan keuangan perusahaan merupakan sumber informasi yang bersifat fundamental.Analisis laporan keuangan digunakan untukmenilai kinerja perusahaan. Salah satu alat yang dapat digunakan untuk menganalisis laporan keuangan adalah rasio finansial (financial rate).
Harga saham adalah nilai suatu saham yang mencerminkan kekayaan perusahaanuntuk mengeluarkan saham, di mana perubahan atau fluktuasinya sangat ditentukan penawaran dan permintaan yang terjadi di pasar bursa (Husnan,2001:30). Nilai pasar dari sekuritas merupakan harga pasar dari sekuritas itu sendiri. Menurut Hery (2015), pengukuran kinerja keuangan merupakan suatu usaha formal untuk mengevaluasi efisiensi dan efektivitas perusahaan dalam menghasilkan laba dan posisi kas tertentu. Hal ini penting sebagai sarana perbaikan kegiatan operasional perusahaan.Menurut Fahmi (201), kinerja keuangan adalah suatu analisis yang dilakukan untuk melihat sejauh mana suatu perusahaan telah melaksanakan dengan menggunakan aturan-aturan pelaksanaan keuangan secara baik dan benar.Analisis tersebut dilakukan terhadap laporan keuangan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak rasio keuangan terhadap harga saham Delapan bank terkemuka di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode purposive sampling untuk Delapan bank yang go public di Bursa Efek Indonesia periode 2017-2021 memenuhi uji asumsi klasik. Berdasarkan kriteria itu, maka jumlah bank yang terpilih adalah Bank Central Asia Tbk, Bank Rakyat Indonesia, Tbk. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, Bank Mandiri (Persero) Tbk, Bank Syariah Indonesia Tbk, Bank Tabungan Negara Tbk, Bank Bukopin Tbk, Bank Neo Commerce,Tbk.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel bebas adalah Capital Adequacy Ratio (CAR) berpengaruh negatif terhadap perubahan harga saham. and Return On Risskets Asset (RORA) berprngaruh positif terhadap perubahan harga saham. Net Profit Margin (NPM) berpengaruh negatif terhadap perubahan harga saham. Return on Asset (ROA) Berpengaruh negatif terhadap perubahan harga saham. Data dianalisis dengan menggunakan analisa regresi linier berganda. terhadap harga saham.
kata Kunci: CAR, RORA, NPM, ROA, PHS.
FRANSISKUS CONFERTIPERANG NEDABANG
· Thesis · Open Access
ABSTRAKSI PENGARUH PENERAPAN STANDAR AKUNTANSI PEMERINTAHAN DAN SISTEM PENGENDALIAN INTERN PEMERINTAH TERHADAP KINERJA LAPORAN KEUANGAN KABUPATEN FLORES TIMUR
Penelitian ini dilakukan untuk menguji pengaruh penerapan standar akuntansi pemerintahan dan sistem pengendalian intern pemerintah terhadap kinerja laporan keuangan kabupaten flores timur. Objek penelitlan ini adalah badan keuangan daerah kabupaten flores timur.
KAREL KABOBU JERI
· Thesis · Open Access
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penaruh penerapan akuntansi dan pengawasan internal terhadap kualitas laporan keuangan pada BKD kabaputen sumba tengah.Dalam penelitian ini metode yang di gunakan peneliti adalah metode deskriptif kuantitatif.Populasi dan sampel adalah seluruh pengawai badan keuang daerah dan skpd kabupaten sumba tengah yang berjumlah 20 orang yang terdiri dari pegawai PNS 20 orang,sehingga sampel penelitian ini di peroritaskan pegawai PNS yang berjumlah 20 orang dan dialukan penentuan sampel mengunkan rumus slofin maka sampel pebnelitian ini berjumlah 20 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuisioner kepada responden. Teknik analisis data yang peneliti gunakan pada penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penerapan akuntansi sektor publik dan pengawasan internal terhadap kualitas laporan keuangan, peneliti Uji Analisis Regresi Linear Berganda, Uji Parsial ( t), Uji Stimultan ( f ),dan Uji Koefisien Determinasi (R2). Dari hasil penelitian yang dilakukan,peneliti dapat menyimpulkan bahwa secara parsial penenerapan akuntansi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas laporan keuangan Satuan Kerja Perangkat Daerah pada Badan Keuangan Daerah Kabupaten Sumba Tengah,dan pengawasan internal perpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas laporan keuangan Satuan Kerja Perangkat Daerah pada Badan Keuangan Daerah Kabupaten Sumba Tengah. Sedangkan secara stimultan penerapan akuntansi dan pengawasan internal berpengaruh positif dan signifikan secara bersama- sama terhadap kualitas laporan keuangan pada Badan Keuangan Daerah Kabupaten Sumba Tengah.
Hasil ini di buktikan denagan perolehan hasil pengujihan yang didapati hasil analisis regresi linear berganda dengan konstanta a sebesar -2..307 sedangkan koefisien b1 0,736, koefisien b2 1.157. dengan demikian persama regresi linear berganda yang memperlihatkan pengaruh penerapan akuntansi ( X1), pengawasan internal ( X2) terhadap kualitas laporan keuangan sebagai berikut :Y=0,-2.307+0,736 ( X1 )+1.157 (X2) +e. Selain itu hasil uji hipotesis pertama yaitu ada pengaruh variabel penerapan akuntansi sektor publik ( X1) Terhadap kualitas laporan keuangan ( Y) di ketahui bahwa, untuk variabel penerapan akuntansi ( X1) di temukan t hitung =4.164> nilai ttabel 2,119 dan tingkat signifikan =0,736 oleh karena itu nilai sig >0,05 maka Ha di terima dan Ho di tolak yang berarti berpengaruh antara variabel penerapan akuntansi ( X1) terhadap kualitas laporan keuangan ( Y ).Uji hipotesis kedua pengawasan internal (X2) yaitu pengaruh pengawasan internal ( X2) terhadap kualitas laporan keuangan (Y) diketahui bahwa, untuk variabel pengawasan internal ( X2) di temukan t hitung =4,652 > nilai t tabel=2.119 dan tingkat signifikan =1.157 oleh karena itu nilai sig.> 0,05 maka Ho di terima dan Ha di tolak yang berarti berpengaruh antara variabel pengawasan internal ( X2) terhadap kualitas laporan keuangan ( Y).
Untuk f hitung didapati f hitung =18.021 > f tabel 3,59 dan tingkat signifikan 0,000 oleh karena nilai sig < 0,05 maka dapat simpulkan bahwa penerapan akuntansi sektor public ( X1) dan pengawasan internal ( X2) sama-sama berpengaruh signifikan terhadap kualitas laporan keuangan (Y) pada satuan kerja perangkat daerah kabupaten sumba tengah.berdasarkan hasil uji koefisien determinasi R2 dapat diketahui besarnya koefisien determinasi (R2) adalah 0,824 atau 82,4%. Hal ini berarti besarnya pengaruh penerapan akuntansi sektor publik dan pengawasan internal terhadap kualitas laporan keuangan adalah sebesar 0,642%. Sedangkan pengaruh sebesar 82,4% disebabkan oleh faktor lainnya yang tidak dibahas dalam penelitian ini.
Kata Kunci : Penerapan Akuntansi Sektor Publik, Pengawasan Internal Terhadap Kualitas Laporan Keuangan
ANTONETA MALO
· Thesis · Open Access
ABSTRAK
Tujuan penelitian ini yaitu : mengetahui meningkatkan eko-efisiensi aktivitas operasi yang timbul oleh aktivitas manusia. Aktivitas yang timbul dari manusia adalah pencemaran lingkungan yang akan muncul biaya-biaya lingkungan. Kinerja keuangan merupakan hasil atas pencapaian manajemen perusahaan yang sangat dibutuhkan oleh rumah sakit untuk mengetahui dan mengevaluasi sampai di mana tingkat keberhasilan rumah sakit berdasarkan aktivitas keuangan yang telah dilaksanakan.
Dalam suatu analisis yang dilakukan untuk melihat sejauh mana suatu perusahaan telah melaksanakan dengan menggunakan aturan-aturan pelaksanaan keuangan secara baik dan benar. Kinerja keuangan perusahaan selama beroperasi dapat terlihat melalui laporan keuangan yang berisi informasi mengenai data-data keuangan. Dengan menganalisa laporan keuangan akan membantu pihak-pihak yang berkepentingan dalam memilih dan mengevaluasi informasi. Analisa kinerja keuangan adalah analisis laporan keuangan yang banyak digunakan karena penggunaannya yang relatif mudah.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan eco-efisien, aktivitas operasi dalam pengungkapan akuntansi lingkungan terhadap kinerja keuangan pada rumah sakit. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Purposive sampling digunakan untuk menentukan sampel penelitian. Regresi linier berganda digunakan sebagai alat analisis pada penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan eco-efisien tidak berpengaruh terhadap kinerja keuangan, aktivitas operasi berpengaruh terhadap kinerja keuangan, akuntansi lingkungan tidak berpengaruh terhadap kinerja keuangan. Data yang digunakan yaitu data primer dengan kurun waktu (time series) penelitian dua minggu. Dengan hasil demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan eco-efisien belum mampu berjalan secara efektif dalam mendukung hasil kinerja keuangan; efisiensi dan efektifitas pengelolaan arus kas operasi menjadikan surplus arus kas operasi, sehingga mendorong kinerja keuangan akan semakin baik; serta hasil kinerja lingkungan tidak cukup untuk memberikan peningkatan profitabilitas perusahaan.
Hasil dari penelitian ini menerangkan bahwa ekoefisiensi dan akuntansi lingkungan tidak berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan di Rumah Sakit Kota Kupang, pengungkapan akuntansi lingkungan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja keuangan di Rumah Sakit Kota Kupang dan struktur organisasi tidak berpengaruh terhadap kinerja keuangan di Rumah Sakit Kota Kupang. Oleh karena itu secara umum laporan keuangan hanya menggambarkan pengaruh keuangan dari kejadian masa lalu, dan tidak diwajibkan untuk menyediakan informasikan non-keuangan. Walaupun demikian, dalam beberapa hal, rumah sakit perluh menyediakan informasi non-keuangan yang mempunyai pengaruh keuangan di masa depan.
Implikasi penelitian ini di Rsud Prof.Dr.W.Z. Johannes Kota Kupang Temuan analisis menunjukkan bahwa menggunakan praktik eko-efisiensi tidak berdampak pada kesuksesan rumah sakit. nilai signifikansi 0,068 (di atas 0,05) berfungsi sebagai pembuktian. analisis statistik diketahui bahwa Pengungkapan akuntansi lingkungan berdampak kecil pada kinerja keuangan, menurut temuan analisis nilai signifikansi 0,442>0,05 berfungsi sebagai pembuktian.
Kata Kunci : Eko-efisiensi Aktivitas Operasi, Pengungkapan Akuntansi Lingkungan, Kinerja Keuangan.
ISKAWATI KAKA INA
· Thesis · Open Access
ANALISIS KINERJA KEUANGAN ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DESA (APBDes) DENGAN MENGGUNAKAN RASIO KEUANGAN DAERAH PADA DESA CENDANA BARAT KECAMATAN MAMBORO KABUPATEN SUMBA TENGAH
OLEH
Iskawati Kaka Ina
19410265
ABSTRAK
Desa merupakan suatu wilayah yang memiliki batas-batas tertentu dan juga memiliki pemerintahan sendiri sehingga mampu secara mandiri untuk mengatur dan melaksanakan pemberdayaan masyarakat. Desa sebagai pemerintahan yang langsung bersentuhan dengan masyarakat sebagai fokus utama dalam pembangunan pemerintah, hal ini dikarenakan sebagian besar wilayah Indonesia ada di pedesaan. Pemerintah Desa diyakini mampu melihat prioritas kebutuhan masyarakat dibandingkan Pemerintah Kabupaten.dan pemberdayaan di desa yang di dalam pelaksanaannya pemerintah daerah bekerja sama dengan masyarakat. Oleh karena itu, pembangunan perdesaan haruslah sesuai dengan masalah yang dihadapi, potensi yang dimiliki, aspirasi masyarakat, dan prioritas pembangunan perdesaan yang telah ditetapkan. Kemampuan pemerintah desa dalam mengelola keuangan dituangkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDesa) yang menggambarkan kemampuan pemerintah desa dalam membiayai pelaksanaan tugas-tugas pemerintahan, pembangunan desa dan pelayanan sosial masyarakat desa. Dengan kata lain, APBDesa merupakan instrumen kebijakan yang utama bagi pemerintah desa.
Anggaran pendapatan dan belanja desa (APBDes) adalah rencasna keuangan tahunan pemerintah desa yang dibahas dan disetujui bersama oleh pemerintah desa dan badan permusyawaratan desa yang ditetapkan oleh perturan desa yang terdiri dari pendapatan dan belanja.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja keuangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa Cendana Barat Kematan Mamboro Kabuptaen Sumba Tengah tahun 2019-2022 dengan menggunkan anlisis rasio efektivitas, efisiensi, pertumbuhan. Jenis penelitian yang digunakan untuk adalah deskriptif kuantitatif. Dimana teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik dokumentasi. Data yang diolah dalm penelitian ini adalah laporan Anggaran dan Realisasi anggaran Pendapatan dan Belanja Desa di desa Cendana Barat.
Hasil penelitian menunjukan Kinerja Keuangan dalama Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa di Desa Cendana Barat di lihat dari (1) Kinerja Keuangan Desa Cendana Barat dilihat dari Rasio Efektivitas Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa tergolong Efektif karena rata-rata efektivitasnya diatas 99%, (2) Kinerja Keuangan Desa Cendana Barat jika dilihat dari rasio efisiensi Keuangan Desanya tidak Efisien karena rata-rata efisiensinya diatas 100%, (3) Kinerja Keuangan Desa Cendana Barat jika dilihat dari rasio pertumbuhan mengalami penurunan.
Kata Kunci: Kinerja Keuangan, Komponen-komponen APBDes, Rasio efektivitas, Rasio Efisiensi, Rasio Pertumbuhan.
SIRILUS VALENTINO DJILING
· Thesis · Open Access
Penelitian ini berjudul :Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Manajemen Pajak Terhadap Indikator Tarif Pajak Yang Efektif (Studi Pada Perusahaan Sub Sektor Infrastruktur Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2019-2021). Di bawah bimbingan ibu Dr. Angela Merici Minggu, SE.,M.Si sebagai dosen Pembimbing I dan ibu Helda M. Ala,SE,M.,Si sebagai pembimbing II. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh profabilitas, Ukuran Perusahan, dan leverage terhadap IndikatorTarif Pajak yang Efektif yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2019-2021.
Perusahaan merupakan salah satu subjek pajak penghasilan,yaitu subjek pajak badan. Penjelasan Undang-Undang No. 36 Tahun 2008 pasal 2 ayat (1) huruf b menjelaskan bahwa subjek pajak badan adalah Sekumpulan orang dan/atau modal yang merupakan kesatuan baik yang melakukan usaha maupun yang tidak melakukan usaha yang meliputi perseroan terbatas, perseroan komanditer, perseroan lainnya, badan usaha milik negara atau badan usaha milik daerah dengan nama dan bentuk apapun, firma, kongsi, koperasi, dana pensiun, persekutuan, perkumpulan, yayasan, organisasi massa, organisasi sosial politik, atau organisasi lainnya, lembaga, dan bentuk badan lainnya termasuk kontrak investasi kolektif dan bentuk usaha tetap lainnya.
Penelitian yang dilakukan oleh Derashid dan Zhang (2003) dan Richardson dan Lanis (2007) menjelaskan bahwa perusahaan yang termasuk dalam perusahaan berskala besar membayar pajak lebih rendah daripada perusahaan yang berskala kecil.Porcano dalam Noor et al. (2010) menjelaskan bahwa perusahaan berskala besar mempunyai lebih banyak sumber daya yang dapat digunakan untuk perencanaan pajak dan lobi politik. Tetapi ada juga penelitian yang menyebutkan bahwa perusahan yang berskala besar membayar pajak lebih besar daripada perusahaan berskala kecil, ini dikarenakan adanya political cost yang menyebabkan jumlah beban pajak yang dibayarkan oleh perusahaan besar menjadi lebih tinggi dari yang seharusnya (Zimmerman, dalam Noor et al., 2010). Karena adanya perbedaan hasil penelitian dan data yang terus mengalami pembaharuan, maka diperlukan penelitian untuk mengatasi permasalahan ini.
Selain dengan memanfaatkan ukuran perusahaan, perusahaan juga dapat menekan tingkat profitabilitas yang digambarkan oleh Return On Assets (ROA) untuk memaksimalkan manajemen pajak perusahaan. Perusahaan yang memiliki tingkat profitabilitas yang tinggi akan dikenai pajak yang tinggi. Pada Undang-Undang No. 36 Tahun 2008 pasal 1 dijelaskan bahwa penghasilan yang diterima oleh subjek pajak (perusahaan) akan dikenai pajak penghasilan, sehingga semakin besar penghasilan yang diterima oleh perusahaan akan menyebabkan semakin besar pajak penghasilan yang dikenakan kepada perusahaan (Richardson dan Lanis, 2007).
Penelitian lain menemukan bahwa besarnya profitabilitas perusahaan dapat mengurangi beban pajak perusahaan. Penyebabnya adalah karena perusahaan dengan tingkat efisiensi yang tinggi dan yang memiliki pendapatan tinggi cenderung menghadapi beban pajak yang rendah. Rendahnya beban pajak perusahaan dikarenakan perusahaan dengan pendapatan yang tinggi berhasil memanfaatkan keuntungan dari adanya insentif pajak dan pengurang pajak yang lain yang dapat menyebabkan tarif pajak efektif perusahaan lebih rendah dari yang seharusnya (Noor et al., 2010). Dengan adanya perbedaan antara teori dan hasil penelitian yang ada, maka diperlukan penelitian untuk mengatasi permasalahan ini.
Hutang dapat menyebabkan penurunan pajak dikarenakan adanya biaya bunga yang timbul dari hutang yang dimiliki oleh perusahaan dapat digunakan sebagai pengurang penghasilan.Prabowo (2006) menjelaskan bahwa bunga pinjaman baik yang dibayar maupun yang belum dibayar pada saat jatuh tempo adalah biaya yang dapat dikurangkan dari penghasilan. Dengan adanya bunga hutang perusahaan akan lebih memilih menggunakan hutang dalam pembiayaan. Penelitian yang telah dilakukan oleh Haryadi (2012) menunjukkan bahwa hutang perusahaan dapat mengurangi beban pajak yang dibayarkan dengan memanfaatkan bunga hutang sebagai pengurang pajak.
Menurut sugiyono (2018) sampel adalah bagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi tersebut. Sampel yang diambil untuk melakukan penelitian ini adalah laporan keuangan perusahaan sub sektor infrastruktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2019-2021 yakni sebanyak 10 X 3 Tahun = 30 perusahaan yang diambil dengan menggunakan metode Purposive sampling, Selanjutnya data yang telah dikumpulkan dianalisis dengan regresi linear berganda, uji t, dan uji koefisien determinasi (R). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa tarif pajak efektif berpengaruh terhadap ukuran perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2019-2021 sedangkan profabilitas dan laverage tidak berpengaruh terhdap Tarif Pajak Efektif.
PUTRI YERIDA ANJELIN BESSY
· Thesis · Open Access
Penelitian ini berjudul “Pengaruh Return On Asset (ROA) dan Ukuran Perusahaan Terhadap Manajemen Pajak Pada Perusahaan Sub Sektor Makanan dan Minuman Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia”.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh return on asset (ROA) dan ukuran perusahaan terhadap manajemen pajak yang terdaftar di bursa efek Indonesia.
Pajak merupakan iuaran wajib yang dibayarkan oleh wajib pajak baik itu orang pribadi maupun badan usaha berpenghasilan kena pajak pada negara.Perusahaan sebagai salah satu wajib pajak yang mampu memberikan kontribusi besar dalam pelaksanaan penerimaan sektor pajak juga ikut merasakan manfaat dari pembangunan sehingga perusahaan merupakan wajib pajak yang diwajibkan untuk membayar pajak.
Dalam penghitungan pajaknya, perusahaan menggunakan dasar penghasilan kena pajak (PKP) dan tarif yang berlaku sesuai dengan Undang-Undang No. 36 Tahun 2008 pasal 6 ayat (1) yang menjelaskan bahwa penghasilan kena pajak ditentukan berdasarkan penghasilan bruto dikurangi dengan biaya untuk mendapatkan,menagih dan memelihara penghasilan.
Salah satu bentuk upaya perusahaan dalam meminimalisir beban pajak adalah dengan melakukan manajemen pajak sebaik mungkin.Manajemen pajak dartikan sebagai upaya mengurangi pajak yang dilakukan secara legal dan aman bagi wajib pajak karena tidak akan bertentangan dengan ketentuan perpajakan yang dimana metode maupun teknik yang digunakan lebih cenderung memanfaatkan kelemahan-kelemahan yang terdapat dalam undang-undang dan peraturan perpajakan itu sendiri yang sangat berguna untuk memperkecil jumlah pajak yang terutang (Pohan, 2013).
Dalam penelitian ini, tarif pajak efektif (ETR) digunakan untuk pengukuran manajemen pajak. Tarif tersebut digunakan karena mampu menggambarkan besarnya pajak yang dibayarkan berdasarkan laba perusahaan, sehingga dapat mencerminkan usaha manajemen pajak dalam meminimalisir kewajiban pajak perusahaan (Damayanti dan Gazali, 2018 dalam Fitriana dan Isthika, 2021).
Darmadi (2013) menjelaskan bahwa terdapat beberapa faktor yang dapat mempengaruhi manajemen pajak diantaranya adalah return on asset (ROA) dan ukuran perusahaan.Return On Asset (ROA) merupakan rasio yang menunjukkan hasil (return) atas penggunaan aset perusahaan dalam menciptakan laba bersih. ROA digunakan untuk menunjukkan kemampuan perusahaan menghasilkan laba dengan menggunakan total aset yang dimiliki (Kasmir, 2016).
Ukuran perusahaan adalah suatu ukuran atau nilai dimana perusahaan dapat diklasifikasikan besar kecilnya berdasarkan total aset, log size, nilai saham,dan lain-lain (Ginting & Nasution, 2020). Sehingga dapat dilihat bahwa size yang besar cenderung memiliki aset yang besar. Aset tersebut dapat menjadi pengurang beban pajak perusahaan, khususnya aset tetap.
Populasi yang didukung dalam penelitian ini adalah Laporan Keuangan perusahaan sub sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2019-2021, yaitu sebanyak 72 perusahaan. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik purposive sampling.Sehingga sampel yang diperoleh sebanyak 31 perusahaan sub sektor makanan dan minuman pada tahun 2019- 2021.
Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi dengan sumber data menggunakan data sekunder yang diambil melalui situs resmi Bursa Efek Indonesia.Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linier berganda dengan alat bantu software SPSS 25.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa return on asset (ROA) berpengaruh terhadap manajemen pajak pada perusahaan makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Ukuran perusahaan tidak berpengaruh terhadap manajemen pajak pada perusahaan makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.
MARIA SELVITA NAHAK
· Thesis · Open Access
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas pelayanan dan fasilitas kesehatan terhadap kepuasan pasien puskesmas weliman di kecamatan weliman kabupaten malaka. Penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 99 responden yang berobat dipuskesmas weliman kabupaten malaka. Data dalam penelitian ini diperoleh dari kuesioner sesuai tujuan penelitian. Teknik analisis menggunakan analisis deskriptif, regresi berganda, dengan uji hipotesis yaitu uji T (simultan), uji F (parsial) dan koefisien determinasi (R2). Sehingga dapat diketahui gambaran tentang ada tidaknya pengaruh antara variabel bebas kualitas pelayanan dan fasilitas kesehatan terhadap variabel terikat kepuasan pasien. Penulis telah melakukan analisis regresi linear berganda dan didapati koefisien regresi (b1) sebesar 0,204 artinya kualitas pelayanan (X1) mengalamai kenaikan sebesar 1% maka kepuasan pasien (Y) mengalami peningkatan sebesar
0,204.berdasarkan hasil uji hipotesisi yang dilakukan ada pengaruh kualitas pelayanan (X1) terhadap kepuasan pasien (Y).hal ini dibuktikan bahwa variabel kualitas pelayanan (X1) ditemukan t hitung 2.615 < t tabel: 1.661 dan tingkat signifikan 0,010<0,005. Penulis telah melakukan analisis regresi linear berganda didapati koefisien regresi (b2) sebesar 0,416 artinya jika fasilitas kesehatan (X2) mengalami kenaikan sebesar 1% maka kepuasan pasien (Y) akan meningkat sebesar 0,416.koefisien bernilai signifikan artinya terjadi pengaruh antara fasilitas kesehatan (X2) terhadap kepuasan pasien (Y). Berdasarkan uji hipotesis yang telah dilakukan terdapat ada pengaruh fasilitas kesehatan (X2) terhadap
kepuasan pasien (Y). Hal ini dibuktikan dengan perolehan t hitung sebesar: 4,930
< t tabel:1.661dan tingkat signifikan: 0,000<0,05.
Berdasarkan hasil analisis diatas dapat disimpulkan bahwa secara parsial kualitas pelyanan (X1) berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pasien (Y) dipuskeskesmas Weliman Kecamatan Weliman Kabupaten Malaka. Secara parsial fasilitas kesehatan (X2) berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pasien (Y) di Puskesmas Weliman kecamatan Weliman Kabupaten Malaka. Dan secara simultan kualitas pelayanan dan fasilitas kesehatan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pasien di Puskesmas weliman Kabupaten Malaka.
Kata Kunci: Kualitas Pelayana, Fasilitas Kesehatan, Dan Kepuasan Pasien
ROSVITHA D. SERAN
· Thesis · Open Access
ABSTRAK
Penelitian ini berjudul “Pengaruh Komitmen Organisasional Dan Kepuasan Kerja Terhadap Perilaku Kewarganegaraan Organisasional Pada Perawat Rumah Sakit Umum Penyangga Perbatasan (RSUPP) Betun Kabupaten Malaka. Rumusan Masalah dalam penelitian ini adalah Pengaruh Komitmen Organisasional Dan Kepuasan Kerja Terhadap Perilaku Kewarganegaraan Organisasional Pada Perawat Rumah Sakit Umum Penyangga Perbatasan (RSUPP) Betun Kabupaten Malaka. Tujuan penelitian yaitu: Untuk menganalisis pengaruh komitmen organisasional terhadap perilaku kewarganegaraan organisasional pada perawat Rumah Sakit Umum Penyangga Perbatasan (RSUPP) Betun Kabupaten Malaka dan Untuk menganalisis pengaruh kepuasan kerja terhadap perilaku kewarganegaraan organisasional pada perawat Rumah Sakit Umum Penyangga Perbatasan (RSUPP) Betun Kabupaten Malaka.
Metode penelitian dalam penelitian ini yaitu populasi yakni 72 perawat Pegawai Negeri Sipil (PNS) Rumah Sakit Umum Penyangga Perbatasan (RSUPP) Betun Kabupaten Malaka. Dan Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah perawat Pegawai Negeri Sipil (PNS) Rumah Sakit Umum Penyangga Perbatasan (RSUPP) Betun Kabupaten Malaka sebanyak 45 responden. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner dengan angket tertutup sedangkan Teknik analisis data menggunakan Analisi Regresi Linear berganda, Uji Parsial (Uji t), Uji Simultan (Uji F) dan Koefisien Determinasi (R2).
Berdasarkan persamaan regresi linear berganda: Y= 0,331+0,643+0,552+e diketahui bahwa bahwa nilai konstan a sebesar 0,331, sedangkan koefisien b1 adalah 0,643 dan b2 adalah 0,552. Dengan demikian dari persamaan regresi linear berganda diatas maka dapat dijelaskan bahwa Nilai konstan sebesar 0.331 artinya jika nilai komitmen organisasional (X1) dan kepuasan kerja (X2) sama dengan nol, maka perilaku kewarganegaraan organisasional (Y) memiliki nilai sebesar 0.331. Sedangkan Koefisien regresi (b1) sebesar 0.643 artinya jika komitmen organisasional (X1) mengalami kenaikan sebesar satu satuan, maka perilaku kewarganegaraan organisasional (Y) akan meningkat sebesar 0.643. Koefisien bernilai positif artinya terjadi pengaruh positif antara komitmen organisasional (X1) dengan perilaku kewarganegaraan organisasional (Y). Dan koefisien regresi (b2) sebesar 0.552 artinya jika kepuasan kerja (X2) mengalami kenaikan sebesar satu satuan, maka perilaku kewarganegaraan organisasional (Y) akan meningkat sebesar 0.552. Koefisien bernilai positif artinya terjadi pengaruh positif antara kepuasan kerja (X2) dengan perilaku kewarganegaraan organisasional (Y).
Berdasarkan landasan teori dan disertai dengan hasil penelitian yang telah dibahas pada bab sebelumnya dapat disimpulkan bahwa komitmen organisasional dan kepuasan kerja memiliki pengaruh terhadap perilaku kewarganegaraan organisasional pada perawat Rumah Sakit Umum Penyangga Perbatasan (RSUPP) Betun Kabupaten Malaka.
1) Hasil penelitian ini membuktikan bahwa komitmen organisasional berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku kewarganegaraan organisasional pada perawat Rumah Sakit Umum Penyangga Perbatasan (RSUPP) Betun Kabupaten Malaka.
2) Hasil penelitian ini membuktikan bahwa kepuasan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku kewarganegaraan organisasional pada perawat Rumah Sakit Umum Penyangga Perbatasan (RSUPP) Betun Kabupaten Malaka.
Kata Kunci : Komitmen Organisasional, Kepuasan Kerja, Perilaku Kewarganegaraan Organisasional.
YANE YUNITA LOBO
· Thesis · Open Access
ABSTRAK
PENGARUH MOTIVASI KERJA DAN KOMITMEN ORGANISASI TERHADAP DISIPLIN KERJA PEGAWAI PADA KANTOR DINAS PERHUBUNGAN KABUPATEN KUPANG
Sumber daya manusia merupakan faktor penentu keberhasilan pelaksanaan organisasi yang efektif. Walaupun didukung dengan sarana dan prasarana serta sumber daya yang berlebihan, tetapi tanpa dukungan sumber daya manusia yang andal dan mempunyai kinerja yang optimum kegiatan perusahaan tidak akan terselesaikan dengan baik.
Menurut(Afandi, 2018, hlm. 23) Motivasi kerja adalah keinginan yang timbul dari dalam diri seseorang atau individu karena terinspirasi, tersemangati, dan terdorong untuk melakukan aktivitas atau pekerjaan dengan keikhlasan, senang hati dan sungguh-sungguh sehingga hasil dari aktivitas yang dia lakukan mendapat hasil yang baik dan berkualitas (Afandi, 2018, hlm. 23).
Menurut Indra Kharis (2010) komitmen organisasi adalah suatu keadaan dimana seorang karyawan memihak organisasi tertentu serta tujuan-tujuan dan keinginan untuk mempertahankan keanggotaan dalam organisasi tersebut. Sinambela (2019:332) "maka peraturan sangat diperlukan menciptakan tata tertib yang baik dalam kantor tempat bekerja, sebab kedisiplinan suatu kantor ataupun tempat bekerja dikatakan baik jika sebagian pegawai menaati peraturan- peraturan yang ada".
Berdasarkan penjelasan diatas tersebut maka dalam penelitian ini peneliti akan membahas Pengaruh Motivasi Kerja Dan Komitmen Organisasi Terhadap Disiplin Kerja Pegawai Pada Kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Kupang. Dalam penelitian ini metode yang peneliti gunakan adalah metote kuantitatif, dengan teknik pengambilan sampel peneliti menggunakan teknik random atau sampel acak yang didasarkan pada kriteria pekerjaan dan tingkat jabatan. Sehingga diperoleh sampel sebanyak 44 orang dari jumlah populasi sebanyak 44 orang pegawai yang bekerja di Kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Kupang. Teknik analisis data yang peneliti gunakan dalam penelitian ini untuk mengetahui Pengaruh Motivasi Kerja Dan Komitmen Oerganisasi Terhadap Disiplin Kerja Pegawai Pada Kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Kupang, peneliti menggunakan Uji Analisis Regresi Linear Berganda, Uji Parsial (Uji T), Uji Simultan (Uji F) dan Uji koefisien Determinasi (R2). Dari hasil penelitian yang dilakukan, peneliti dapat menyimpulkan bahwa Secara parsial motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap disiplin kerja pegawai pada Kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Kupang dan komitmen organisasi tidak berpengaruh signifikan terhadap disiplin kerja pegawai pada kantor dinas pehubungan kabupaten Kupang. Sedangkan secara simultan motivasi kerja dan komitmen organisasi berpengaruh terhadap disiplin kerja pegawai pada kantor dinas perhubungan kabupaten kupang.
Hal ini dibuktikan dengan perolehan hasil pengujian didapati hasil analisis regresi linier berganda dengan nilai konstan a sebesar 14.463 sedangkan koefesien regresi bˡ = 0.675, b² adalah 0.109 .Dengan demikian persamaan regresi linear berganda yang memperlihatkan pengaruh motivasi kerja (X1) dan komitmen organisasi (X2) terhadap disiplin kerja pegawai (Y) adalah sebagai berikut : Y= 14.463+ 0,675X1 + 0,109 X2 + e. Selain itu hasil Uji hipotesis pertama yaitu ada pengaruh motivasi kerja(X1) terhadap disiplin kerja pegawai (Y). Diketahui bahwa untuk variabel motivasi kerja (X1) ditemukan t hitung = 5.016 lebih besar t table = 2,019 dan tingkat Sig. = 0,000. Oleh karena nilai sig. < 0,05 maka Ho (b1 = 0) ditolak dan Ha (b1≠0) diterima yaitu variabel motivasi kerja (X1) berpengaruh positif secara parsial terhadap disiplin kerja pegawai (Y). berikutnya hasil Uji hipotesis kedua yaitu tidak ada pengaruh komitmen organisasi (X2) terhadap disiplin kerja pegawai(Y). Diketahui bahwa untuk variable komitmen organisasi(X2) ditemukan t hitung = 0.542 lebih kecil t table = 2,019 dan tingkat Sig. = 0,591. Oleh karena nilai sig. > 0,05 maka Ho (b1 ≠ 0) diterima dan Ha (b1=0) ditolak yaitu variable komitmen organisasi(X2) tidak berpengaruh secara parsial terhadap disiplin kerja pegawai (Y). Untuk hasil pengujian Uji F diadapati F hitung = 36.210 lebih besar F tabel = 3,22 dan tingkat Sig. = 0,000. Oleh karena nilai sig. < 0,05 maka Ho (b1 = 0) ditolak dan Ha (b1≠0) diterima yaitu variable motivasi kerja dan komitmen organisasi(X2) berpengaruh positif secara simultan terhadap disiplin kerja pegawai(Y). Dan terakhir berdasarkan perolehan hasil uji koefisien determinasi (R2) diatas dapat diketahui besarnya koefisien determinasi R2 adalah 0.639 atau 63,9%. Hal ini berarti besarnya pengaruh motivasi kerja dan komitmen organisasi terhadap disiplin kerja pegawai adalah 63,9%. Sedangkan pengaruh sebesar 36,1 % disebabkan oleh faktor lainnya yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Kata Kunci :Pengaruh Motivasi Kerja Dan Komitmen Organisasi Terhadap Disiplin Kerja Pegawai.
MARIA VIRGINIA FAHIK
· Thesis · Open Access
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian Kuantitatif, tujuannya untuk mengetahui budaya etis organisasi dan orientasi etika berpengaru terhadap sensitivitas etika pada Kantor Inspektorat Kabupaten Belu. Teknik pengambilan data menggunakan kuesioner, adapun alat analisisnya menggunakan SPSS. Hasil dari uji ini menunjukan bahwa variabel budaya etis organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap sensitivitas etikauditor, dan orientasi etika berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap sensitivitas etika.
Budaya etis organisasi menurut Reskianti dan Fitrianti (2020) budaya etis organisasi akan berpengaruh organisasi etika aparatur Inspektorat dalam melaksanakan tugasnya dan juga akan berpengaruh pada sensitivutas etika. Dimana jika seorang auditor mencinti pekerjaannya, maka sudah pasti akan menjaga setiap sikap serta perbuatannya dalam hal yang merugikan profesinya.auditor dalam situasi ini akan toleran terhadap kualitas hasil audit, dalam artian melaksanakan seluruh prosedur audit, yang di tetapkan tanpa menganti merugikan atau menghentikannya.
Orientasi etika menurut Riska (2017) orientasi etika dapat diartikan sebagai dasar pemikiran dalam menentukan sikap secara tepat dan benar yang berhubungan dengan dilemma etis sikap orientasi etika berhubungabn dengan factor eksternal seperti lingkungan budaya, lingkungan organisasi dan pengalaman pribadi yang merupakan factor internal individu.orienasi etika yang dimiliki oleh setiap individu menjadi suatu acuan serta dorongan bagi auditor untuk berprilaku etis dalam lingkungan mereka.Anjelin (2009).
Sensitivitas etika merupakan kemampuan yang terdapat dalam diri individu untuk dapat pekah terhadap nilai-nilai etika dan pengambilan keputusan Anggrianti dan Muslichah (2019) mengatakan bahwa sensitivitas etiaka merupakan kepekaan seorang terhaap nilai-nilai etika dan pengambilan sutu keputusan yang berdampak pada prilaku etis. Sensitivitas etika harus dimiliki oleh auditor sebelum melakukan pengambilan keputusan etis. Hal ini akan menemukan kualitas dari keputusan yang diambil oleh auditor.
Penelitian dalam skripsi ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Budaya Etis Organisasi dan Orientasi Etika Terhadap Sensitivitas Etika Auditor Pada Inspektorat Kabupaten Belu. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode kuesioner dengan teknik mentabulasi hasil penyebaran kuesioner dan menganalisis menggunakan analisis Regresi Linear Berganda.
Untuk variable budaya etis organisasi terlihat bahwa thitung > ttabel yaitu -.041 < 864 , denga nilai signifikan sebesar 0,780 > 0,005. dan untuk Untuk variable orientasi etika terlihat bahwa thitung < ttabel yaitu 3.662 > 864 dengan nilai signifikan sebesar 0,001<0,005.
Hasil penelitian menunjukkan bahawa Budaya Etis Organisasi tidak berpengaruh terhadap sensitivitas etika auditor dan Orientasi Etika berpengaruh Terhadap Sensitivitas Etika Auditor Pada Inspektorat Kabupaten Belu.
JUFRIYANTI TULANG
· Thesis · Open Access
Perusahaan yang memiliki tujuan untuk memaksimalkan nilai perusahaan dan memperoleh laba. Nilai perusahaan tercermin dari nilai pasar sahamnya, upaya perusahaan dalam menciptakan laba membutuhkan pengelolaan sumber dana yang baik berupa modal sendiri dan hutang, penggunaan hutang sebagai sumber dana perusahaan diharapkan dapat meningkatkan laba perusahaan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh profitabilitas terhadap manajemen laba pada perusahaan manufaktur industry dasar dan kimia sub sector logam dan sejenisnya yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan penelitian penjelasan, hubungan antara variabel ROA ( Return On Assets), ROE (Retrurn On Equity) GPM (Gross Profit Margin) NPM (Net Profit Margin) terhadap manajemen laba. Sumber data yang diperoleh adalah data sekunder yaitu annual report perusahaan yang diperoleh dari website Indonesia capital Market Directory, website Bursa Efek Indonesia yang berasal dari situs www.id.co.id. Populasi dalam penelitian ini yaitu perusahaan manufaktur industry dasar dan kimia sub sector logam dan sejenisnya yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2018-2021. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan purposive sampling yang kemudian 17 perusahaan sebagai sampel. Analisis data yang digunakan adalah analisis liniear berganda, analisis data statistic deskriptif, analisis data dilakukan dengan bantuan aplikasi IBM SPSS Statistic 25. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa secara bersama-sama variabel independen ROA tidak berpengaruh terhadap manajemen laba, ROE tidak berpengaruh dan tidak signifikan terhadap manajemen laba, GPM berpengaruh signifikan terhadap manajemen laba, NPM tidak berpengaruh namun tidak signifikan terhadap manajemen laba. Hasil tersebut menyatakan GPM( Gross Profit Margin) berpengaruh secara nyata, sedangkan ROA, ROE,NPM tidak pergerakan secara nyata dan tidak di pengaruhi oleh Manajemen laba.
MARIA DEFIANA LURUK
· Thesis · Open Access
ABSTRAK
ANALISIS FAKTOR –FAKTOR YANG MEMPENGARUHI RETURN
SAHAM SEKTOR PERBANKAN YANG ADA DI BURSA EFEK
INDONESIA TAHUN 2018-2021
NAMA : MARIA DEFIANA LURUK
NIM : 18190202
FAKULTAS : EKONOMI
PROGRAM STUDI : AKUNTANSI
TAHUN PENULISAN : 2022
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan memperoleh bukti secara empiris mengenai pengaruh inflasi dan tingkat suku bunga terhadap return saham pada perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) Periode 2017-2019.
Jenis data yang digunakan dalampenelitian ini adalah data sekunder. Proses pemilihan sampel dalam penelitian ini yaitu perusahaan perbankanyang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2017-2019 sebanyak 40 perusahaandengan jumlah periode pengamatan selama 3 tahun sehinggal jumlah seluruh sample sebanyak 120 perusahaan.
Tenik analisisyang di gunakandalam penelitian ini adalah regresi linear berganda dengan bantuan program SPSS versi 26. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa secara persial variable inflasi tidak berpengaruh terhadap return saham sedangkan variable tingkat suku bunga berpengaruh terhadap return saham. Secara simulta varabel inflasi dan tingkat suku bungan berpengaru terhadap return saham. Kemudian kofesian determinasi (R2) menujukan bahwa hanya 13,2% return saham di pengaruhi oleh variable inflasidan tingkat suku bunga.
Sedangkan sisanya 86,8% di pengaruh oleh variable lain yang tidak di teliti dalampenelitian ini, seperti kurs valuta asing, deposito laba usaha.
Kata Kunci : inflasi tingkat suku bunga dan return saham.