HERU ELISA MANAFE
· Thesis · Open Access
Judul skripsi adalah : “Motif, Modus dan Akibat Hukum Tentang Terjadinya Tindak Pidana Memasukan Hewan Dan Tumbuhan Tanpa Sertifikat Kesehatan Dari Negara Asal”. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apa motif terjadinya tindak pidana memasukan hewan dan tumbuhan tanpa sertifikat kesehatan dari negara asal, bagaimana modus pelaku memasukan hewan dan tumbuhan tanpa sertifikat kesehatan dari negara asal, bagaimana akibat hukum dari tindak pidana memasukan hewan dan tumbuhan tanpa sertifikat kesehatan dari negara asal terhadap pelaku dan hewan/tumbuhan? Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui motif terjadinya tindak pidana memasukan hewan dan tumbuhan tanpa sertifikat kesehatan dari negara asal. Untuk mengetahui modus pelaku memasukan hewan dan tumbuhan tanpa sertifikat kesehatan dari negara asal. Untuk mengetahui akibat hukum dari tindak pidana memasukan hewan dan tumbuhan tanpa sertifikat kesehatan dari Negara asal terhadap hewan/ tumbuhan dan pelaku. Penelitian ini bersifat deskriptif dan jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian normatif. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah motif, modus dan akibat hukum dari tindak pidana memasukan hewan dan tumbuhan tanpa sertifikat kesehatan dari negara asal terhadap pelaku, hewan dan tumbuhan. Variabel terikat dalam penelitian ini adalah putusan hakim terhadap tindak pidana memasukan hewan dan tumbuhan tanpa sertifikat kesehatan dari negara asal. Teknik pengumpulan data dalam penulisan ini menggunakan studi dokumen atau bahan pustaka dan dianalisis secara deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian maka yang menjadi motif terjadinya tindak pidana memasukan hewan dan tumbuhan tanpa sertifikat kesehatan dari negara asal adalah terdakwa pernah melakukan hal yang sama (mengantarkan hewan yang berasal dari Malaysia) dan tidak ditangkap, dan faktor ekonomi. Modus pelaku memasukan hewan dan tumbuhan tanpa sertifikat kesehatan dari negara asal adalah terdakwa melakukan pemesanan, terdakwa menjemput dan mengantar hewan. Akibat hukum terhadap hewan/ tumbuhan dan pelaku adalah : pelaku di tahan, pelaku dipidana penjara dan membayar denda, pelaku membayar biaya perkara, serta hewan/ tumbuhan disita dan dimusnahkan Saran yang dapat diberikan adalah perlunya peningkatan pengawasan hukum yang dilakukan oleh petugas karantina dan sosialisasi terhadap pentingnya tindakan karantina hewan/ tumbuhan.
DEBBY UNITA FAOT
· Thesis · Open Access
ABSTRAK
STRATEGI GURU PENJASORKES DALAM PEMBELAJARAN PRAKTEK BOLA VOLI YANG DILAKUKAN SECARA VIRTUAL
Debby Unita Faot1*, Ramona M. Mae 2, David Loba3
1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia
email. [email protected]
Latar belakang: Strategi pembelajaran suatu pembelajaran yang menyenangkan dan bermakna tidak membicarakan gagal atau tidaknya sebuah keterampilan gerak melainkan mampu memunculkan perasaan senang, di hargai dan diakui oleh kelompok dan teman-temannya
Tujuan penelitian: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Strategi Guru Penjasorkes Dalam Pembelajaran Praktek Bola Voli Yang Dilakukan Secara Virtual di SMP Adhyaksa II Kupang.
Metode penelitian: Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif yang dilakukan di SMP Adhyaksa II Kupang. Informan dalam penelitian ini ialah 1 orang Guru PJOK dan 3 orang siswa dengan keseluruhan berjumlah 4 orang. Penelitian ini dilakukan pada saat pembelajaran berlangsung dengan waktu penelitian yang dibutuhkan sebanyak 1 bulan. Pengumpulan data dilakukan menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data deskriptif kualitatif dengan model Miles and Huberman: tahap reduksi, display, dan verifikasi data.
Hasil dan pembahasan: Tahapan pembelajaran yaitu kegiatan pendahuluan atau pemanasan, kegiatan inti dan penutup atau pendinginan baik secara virtual di SMP Adhyaksa 2 kupang. Dalam pembelajaran virtual Guru menggunakan strategi ceramah dengan cara menjelaskan secara detail tentang materi pembelajaran bola voli menggunakan aplikasi zoom, Tanya jawab yang dilakukan dengan cara memberikan berbagai pertanyaan dengan tujuan untuk melihat bagaimana pemahaman siswa terhadap materi yang telah dibahas, role play merupakan strategi pembelajaran dengan melibatkan siswa untuk mempraktekan secara langsung materi yang telah dipahami, dan diskusi untuk melihat sejauh mana setiap memberikan umpan balik dengan memberikan suatu pokok materi tertentu yang berkaitan dengan pembelajaran praktek bola voli.
Simpulan: Strategi pembelajaran permainan bola voli secara virtual di SMP Adhyaksa 2 Kupang telah dilakukan dengan baik karena guru PJOK melaksanakan proses pembelajaran dengan berdasarkan pada strategi pembelajaran yang dapat meningkatkan minat belajar siswa seperti ceramah, tanya jawab, role play dan diskusi.
Kata kunci: Strategi penjasoerkes; Pembelajaran Bola Voli
YAN ONGEN MAWETARZ
· Thesis · Open Access
Latar belakang: Dalam penelitian ini adalah belum diketahui kondisi emosional siswa dalam mengikuti pembelajaran penjasorkes materi sepak bola kelas VIII di SMP Angkasa Kota Kupang.
Tujuan penelitian: Sehubungan dengan masalah yang akan dibahas, maka adapun tujuan penyusunan penelitian ini adalah untuk mengetahui proses pembelajaran sepak bola pada siswa kelas VII di SMP Angkasa Kota Kupang.
Metode penelitian: Dalam penelitian ini motode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara dan dokumentasi.
Hasil dan pembahasan: Berdasarkan hasil penelitian wawancara dan dokumentsi Dalam pembelajaran sepak bola mengenai kondsisi emosional pada siswa kelas VII di SMP Angkasa Kota Kupang yang digunakan oleh guru penjas, ini siswa dituntut untuk lebih bekerjasama dengan kelompok, mencari ide-ide sendiri dengan kelompok, serta memberikan semangat terhadap kawan dalam kelompok.Siswa terlihat senang dan suka mengikuti pembelajaran sepak bola dengan, walaupun dengan banyak keterbatasan dalam pembelajaran sepak bola tersebut tetapi tidak mengurangi semangat mereka untuk melakukan pembelajaran sepak bola oleh karena itu guru penjasorkes perlu untuk mengetahui kondisi emosional siswa.
Simpulan: kondisi emosional siswa perlu di perhatikan agar dapat Mengembangkan kemampuan gerak siswa yang patut diperhatikan dalam pembelajaran penjasorkes materi sepak bola adalah tentang teknik dasar memerlukan kecepatan dan konsentrasi dan kordinasi yang baik maka siswa-siswi yang tadinya tidak mampu menjadi mampu dalam melakukan gerakan teknik tesebut dengang baik.
SARDIANUS OSKAR WEDO
· Thesis · Open Access
Latar belakang: Dalam penelitian ini adalah Latihan taekwondo di SMPN 4 Loli masi kurang optimal dengan keterbatasan sarana dan prasarana yang ada dalam lingkungan latihan taekwondo dan latihan taekwondo di SMPN 4 loli masi cenderung monoton.maka dari itu latihan selalu di lakukan ber ulang ulang
Tujuan penelitian: Sehubungan dengan masalah yang akan dibahas, maka adapun tujuan penyusunan penelitian ini adalah untuk mengetahui latihan taekwondo di SMPN 4 loli.
Metode penelitian: Dalam penelitian ini motode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara dan dokumentasi.
Hasil dan pembahasan: Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat empat pola latihan taekwondo, yakni pola latihan fisik, pola latihan teknik, pola latihan taktik dan pola latihan mental. Agar pola latihan taekwondo mencapai hasil latihan yang maksimal, maka program atau bentuk latihan disusun hendaknya mempertimbangkan kemampuan dasar setiap siswa dan mengembangkan kemampuan seorang siswa yang telah direncanakan secara sistematis dan terstruktur dalam jangka waktu yang lama, agar dapat meningkatkan kemampuan gerak baik dari segi: latihan fisik, teknik dan taktik yang sudah di ajari oleh pelatih.
Simpulan: Mengembangkan kemampuan latihan siswa dan patut di pertahankan yaitu bagaimana kedisiplinan dalam mengikuti latihan taekwondo yaitu kedisiplinan waktu, mengikuti arahan pelati, dan benar-benar latihan dengan tulus dalam mengikuti latihan
JULIKA VERONIKA PENUWEO
· Thesis · Open Access
Bunuh diri adalah tindakan sadar seseorang yang sengaja mematikan dirinya sendiri karena berbagai alasan masalah pribadi maupun masalah finansial lainnya. Bunuh diri merupakan masalah yang fenomenal karena bukanlah hal yang mudah seseorang melakukan bunuh diri, sehingga jika ada yang melakukan bunuh diri akan menimbulkan berbagai konsekuensi sampai pada ketimpangan-ketimpangan sosial, yakni menimbulkan bahan bicara publik. Bunuh diri di Indonesia bahkan sampe ke daerah NTT yang marak terjadi oleh karena fungsi control mengelola stress dan emosional tidak begitu kuat. Sehingga tantangan yang hadir seolah-olah telah menutup jalan hidup. Artinya bunuh diri yang terjadi akibat masalah yang hadir baik dari dalam diri maupun dari luar diri seseorang, masalah-masalah itu mengganggu aspek ketahanan psikologis yang meliputi psikis dan fisik. Oleh karena ketidak mampanan dalam mengelola stress dan emosional seseorang akan nekat melakukan bunuh diri. Bahkan tindakan bunuh diri tidak melihat hidup sebagai pemberian Tuhan. Sebagaimana masalah/kasus bunuh diri yang terjadi di Jemaat GMIT Pniel Sikumana, suami istri dalam rentan waktu 2 bulan berturut-turut melakukan tindakan bunuh diri. Bunuh diri itu terjadi akibat masalah ekonomi rumah tangga. Namun sayangnya tindakan bunuh diri itu memberi dampak trauma bagi keluarga dan dua orang anak mereka yang masih kecil. Pelaku bunuh diri berinisial EF (istri) dan MO (suami) mereka dikaruniakan dua orang anak yang masih sangat kecil.
YUSAK SEDEH
· Thesis · Open Access
ABSTRAK KAJIAN PERMAINAN TRADISIONAL SIKI DOKA SEBAGAI KEGIATAN REKREASI ANAK DI SD INPRES MBIU KECAMATAN NDAO NUSE KABUPATEN ROTE NDAO Yusak Sedeh1* , Lukas M. Boleng2 , Christin P. M. Rajagukguk3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Permainan tradisional mengandung nilai permainan dan olahraga. Permainan tradisional salah satu permainan yang dimainkan oleh orangorang dulu. Permainan tradisional juga merupakan kegiatan yang bersifat menghibur yang menggunakan alat sederhana dan telah diwariskan dari generasi kegenerasi. Tujuan penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kajian permainan tradisional siki doka sebagai kegiatan rekreasi anak di SD Inpres Mbiu Kecamatan Ndao Nuse Kabupaten Rote Ndao. Metode penelitian: Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa kelas V, dan guru penjasorkes di SD Inpres Mbiu Ndao Nuse Kabupaten Rote Ndao. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan 1) observasi, 2) wawancara, 3) dokumentasi, guna melengkapi data penelitian, teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif Hasil dan pembahasan: Melalui permainan siki doka sebagai kegiatan rekreasi anak, anak merasakan suatu kepuasan pada dirinya sendiri serta merasa senang, gembira dan bersemangat yang mengacu pada faktor 1) Nilai integrasi, 2) Nilai social, 3) Nilai kerja sama, 4) Nilai saling menghargai, 5) Nilai keterampilan dan 6) Nilai ketelitian. Simpulan: Demi mendapatkan suatu kesenangan, kegembiraan, dan kepuasan dalam diri seseorang, maka olahraga rekreasi dengan menggunkan salah satu permainan tradisional yaitu siki doka menjadi salah satu alternatif aktivitas yang dilakukan anak di sekolah. Katakunci: Permainan Tradisional; Rekreasi Anak
ADRIANUS STEVEN SERAN
· Thesis · Open Access
ABSTRAK
TINJAUAN KETERAMPILAN TENDANGAN SABIT PADA ATLET REMAJA PERISAI DIRI DI UNIT WALIKOTA KUPANG
Adrianus Steven Seran1*, Agustinus Jacob Nafie2, David Loba3
1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia
email. [email protected]
Latar belakang: Keterampilan tendangan merupakan keterampilan dasar yang harus dimiliki oleh seorang atlet dalam pertandingan silat, salah satunya yaitu keterampilan tendangan sabit. Keterampilan tendangan sabit sangat penting dimiliki oleh seorang atlet karena atlet yang terampil dalam melakukan tendangan akan membuat prestasi yang memuaskan dalam pertandingannya.
Tujuan penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterampilan tendangan sabit atlet remaja Perisai Diri di Unit Walikota Kupang.
Metode penelitian: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif yang dilakukan di tempat latihan Perisai Diri Unit Walikota Kupang. Subjek data dalam penelitian ini ialah pelatih dan atlet remaja dengan keseluruhan berjumlah 4 orang informan. Penelitian ini dilakukan pada saat kegiatan latihan berlangsung dengan waktu penelitian yang dibutuhkan sebanyak 1 bulan 12 hari. Pengumpulan data dilakukan menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data deskriptif kualitatif dengan model Miles and Huberman: tahap reduksi, display, dan verifikasi data.
Hasil dan pembahasan: Indikator keterampilan tendangan sabit yaitu kemampuan merencanakan dan kemampuan melakukan tendangan mulai dari rangkaian gerak awalan, gerakan inti hingga akhiran. Hasil penelitian berupa hasil analisis gerak keterampilam tendangan sabit atlet remaja Perisai Diri di Unit Walikota Kupang tergambar pada setiap gerakan sampel yang terdapat pada lembar pengamatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan tendangan sabit atlet remaja yang telah diteliti dan ditinjau oleh peneliti berdasarkan teori dan hasil observasi di lapangan telah efektif, baik dan benar sesuai teknik dasar yang ada.
Simpulan: Berdasarkan pembahasan hasil tinjauan mengenai keterampilan tendangan sabit pada atlet remaja Perisai Diri di Unit Walikota Kupang dapat disimpulkan bahwa dalam menggunakan teknik tendangan sabit ada beberapa faktor penentu keberhasilan atlet yakni intensitas latihan dan keseimbangan. Rangkaian gerak dasar teknik tendangan sabit meliputi awalan, gerakan inti dan akhiran. Kematangan dari tiga rangkaian gerakan ini juga berpengaruh pada keberhasilan setiap serangan yang diarahkan ke lawan dalam pertandingan.
Katakunci: Keterampilan; Tendangan Sabit; Atlet Remaja Perisai Diri.
FARDHY YOHANES RAGALAWA
· Thesis · Open Access
Jemaat Kota Kupang berdiri pada tahun 1871. Jemaat Kota Kupang merupakan salah satu
jemaat dalam lingkung Klasis Kota Kupang yang memiliki jemaat dan wilayah pelayanan
yang besar. Saat ini jemaat Kota Kupang memiliki lebih dari 490 presbiter yang membantu
pelayanan Jemaat Kota Kupang. Dari banyaknya presbiter yang dimiliki, beberapa presbiter
Jemaat Kota Kupang tidak menjalankan fungsi pelayanannya dengan baik. Selain itu juga,
mereka yang diharapkan menjadi teladan di tengah-tengah jemaat justru menjadi pemicu
beberapa presoalan berkaitan dengan gaya hidup mereka yang berjudi, suka mabuk-
mabukan dan lalai dalam tugas. Berkaitan dengan persoalan ini, penulis mencoba
menganalisa Injil Lukas 13:6-9 dengan menggunakan tinjauan naratif untuk melihat
implikasi teks ini terhadap kehidupan pelayanan Jemaat Kota Kupang. Hasil dari analisa
penulis menunjukan bahwa sebagai pelayanan yang dikhususkan, kita harus menujukan sikap
hidup yang memberi dampak kepada orang lain. Akan tetapi, para pelayanan Jemaat Kota
Kupang justru seperti pohon ara dalam kebun anggur yang tidak menghasilkan buah yang
dapat dinikmati. Perilaku hidup yang ditunjukan oleh para presbiter tidak mencerminkan
buah-buah roh, terutama buah kasih, sukacita, damai sejahteraan, kesetian, dan penguasaan
diri. Dengan demikian, perlu ada sebuah kode etik yang ditetapkan gereja terkait para
presbiter sebagaimana pendeta. Pengawasan terhadap proses penjaringan presbiter juga
perlu diperketat guna memastikan bahwa presbiter yang terpilih memenuhi kode etik yang
ada.
YOHANES LAA
· Thesis · Open Access
Latar Belakang : Senam merupakan aktivitas jasmani yang efektif untuk mengoptimalkan pertumbuhan dan perekembangan anak.
Tujuan penelitian: Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pembelajaran penjasorkes senam lantai roll depan pada masa pendemi covid-19 di SD Inpres Lasiana.
Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan metode penilitian kualitatif karena sesuai dengan masalah yang telah diungkapkan di atas, atau peristiwa tertentu (Maksum 2008:16).
Hasil dan pembahasan: Berdasarkan hasil wawancara dengan guru penjasorkes, siswa dan orang tua siswa peneliti menyimpulkan bahwa proses pembelajaran senam lantai roll depan pada masa pandemi kurang efektif karena ada beberapa faktor yaitu: Pembelajaran menggunakan sistem online dan ketersediaanya handpone android dikalangan siswa, kurangnya antusias siswa dalam pembelajaran penjas, senam lantai roll depan cukup beresiko ketika siswa tidak dituntun langsung oleh guru.
Simpulan: Pembelajaran senam lantai roll depan harus dipraktekan langsung dan dituntun langsung oleh guru penjasorkes
WIWI KRISDAYANTI TAEK
· Thesis · Open Access
ABSTRAK Skripsi dengan judul “Analisis Pengaruh Kompensasi Dan Disiplin Kerja Terhadap Prestasi Kerja Karyawan PT. Timor Otsuki Mutiara Kupang” ditulis oleh Wiwi Krisdayanti Taek, NIM 18410293, Pembimbing I Elya E.Sjioen,SE.MM dan Pembimbing II Zet Ena,SE.MM. Penelitian ini dilatar belakangi oleh berhasil tidaknya kemampuan suatu perusahaan dalam mengelolah sumber daya manusia untuk peningkatan prestasi kerja karyawan. Hal tersebut diantaranya adalah pemberian kompensasi dan pengawasan kedisiplinan karyawan oleh perusahaan. Prestasi kerja ini mencerminkan beberapa dimensi seperti halnya, kecakapan, kesungguhan, efektivitas, dan tingkat efisiensi dalam melaksanakan pekerjaan. Motivasi, kepuasan, dan disiplin kerja pegawai (Luviansi dkk., 2012). Rumusan masalah atau persoalan dalam penelitian ini yaitu (1) Apakah kompensasi berpengaruh terhadap prestasi kerja karyawan PT. Timor Otsuki Mutiara Kupang ?, (2) Apakah disiplin kerja berpengaruh terhadap prestasi kerja karyawan PT. Timor Otsuki Mutiara Kupang ?. Dari persoalan penelitian tersebut diatas maka penelitian ini bertujuan , (1) Untuk mengetahui pengaruh kompensasi terhadap prestasi kerja karyawan PT. Timor Otsuki Mutiara Kupang. (2) Untuk mengetahui pengaruh disiplin kerja terhadap prestasi kerja karyawan PT. Timor Otsuki Mutiara Kupang. Jumlah populasi adalah kesuluruhan karyawan di PT. Timor Otsuki Mutiara Kupang yang berjumlah 322 orang. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan rumus slovin yaitu n = N/1+ N(e)2 , sehingga dari jumlah populasi sebanyak 322 orang diperoleh sampel sebagai responden sebanyak 76 orang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini di lakukan menggunakan kuesioner yang bersumber dari hasil pengumpulan kuesioner tentang pernyataan dan pertanyaan yang isi oleh responden. Analisi data Dilakukan dengan dua tahapan yaitu analisi pendahuluan dan analisi lanjutan. Analisis pendahuluan dilakukan dengan menggunakan analisi deskripsi kuantitatif yaitu kriteria tiga kotak three-box method yang dikemukakan oleh Ferdinand (2014:231-232). Sementara itu analisi lanjutan dilakukan dengan Analisi Regresi Linear Berganda, Uji Signifikansi Parsial (Uji t), Uji Siknifikansi Simultan (Uji f) dan Koefisien Determinasi (R2). Hasil penelitian menunjukan bahwa untuk variabel XI diperoleh koefisien regresi (b1) sebesar 0,428 artinya jika Kompensasi (X1) mengalami kenaikan sebesar 1%, maka Prestasi kerja karyawan akan meningkat sebesar 0,428. Koefisien bernilai positif artinya terjadi pengaruh positif dan signifikan antara Kompensasi (X1) dengan Prestasi karyawan (Y). Untuk variabel Disiplin Kerja (X2) Koefisien regresi (b2) sebesar 0,522 artinya jika Disiplin Kerja (X2) mengalami kenaikan sebesar 1%, maka prestasi kerja karyawan (Y) akan meningkat sebesar 0,522. Koefisien bernilai positif dan signifikan artinya terjadi pengaruh antara disiplin kerja (X2) terhadap prestasi kerja karyawan (Y).
DAMES KALAU
· Thesis · Open Access
Latar Belakang: Pembelajaran bola voli terlihat biasa-biasanya, hal ini mungkin kurangnya peranan guru dalam memberikan pembelajaran bola voli pada siswa-siswi, setiap tahunnya selalu diadakan pesta rakyat di wilayah Kecamatan Amarasi, cabang olahraga bola voli menjadi salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan namun belum memberikan hasil yang memuaskan baik dari voli putra maupun putri, hal ini sangat di sayangkan karena siswa/siswi belum memiliki kemampuan yang baik dalam menguasai pembelajaran bola voli. Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan mengetahui peranan guru PJOK dalam pembelajaran bola voli pada siswa SMA Negeri 1 Amarasi Kabupaten Kupang.
Metode Penelitian: Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah menggunakan metode penelitian kualitatif.
Hasil dan Pembahasan: Hasil penelitian ini menunjukan bahwa, terdapat enam peranan guru yang ada dan melekat pada guru PJOK dalam pembelajaran bola voli. Keenam peranan guru ini meliputi: peran guru sebagai pendidik, pengajar, pembimbing, pengarah, pelatih dan penilai. Masing-masing peranan guru ini tidak terlepas dari keterlibatan siswa dalam pelaksanaannya baik di kelas maupun di luar kelas
Simpulan: Berdasarkan hasil penelitian di atas maka peneliti mengambil sebuah simpulkan bahwa pembelajaran bola voli yang selama ini terjadi di SMA Negeri 1 Amarasi, secara umum telah berjalan dengan baik dengan adanya peran dari guru dan siswa. Terdapat kendala berupa dua pernanan guru yang sepenuhnya belum dilaksanakan oleh guru PJOK dalam pembelajaran bola voli yakni, pernan guru sebagai pengarah dan pembimbing
MELVIN EKO JHON SANAM
· Thesis · Open Access
Latar belakang: Kreativitas merupakan komponen penting dalam pembelajaran, tanpa kreativitas siswa hanya akan belajar pada tingkat kognitifnya saja, dan hal ini akan mempersempit pengetahuan siswa dalam belajar mengembangkan kreativitasnya. Guru harus mampu menciptakan kondisi yang nyaman dalam pembelajaran sehingga bakat-bakat kreativitas dalam siswa dapat keluar dan menghasilkan pemahaman yang mudah dimengerti oleh siswa.
Tujuan penelitian: Untuk mengetahui kreativitas siswa pada pembelajaran bola basket di masa pandemic covid-19.
Metode penelitian: Pendekatan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi.
Hasil dan pembahasan: SMP Adiyaksa 2 Kota Kupang merupakan salah satu lembaga pendidikan formal yang mengalami pendamic covid-19 tersebut. Sehingga proses pembelajaran dilakukan secara online. Kegiatan belajar mengajar tetaplah berjalan di masa pandemic covid-19. Proses belajar mengajar bola basket dilaksanakan secara daring melalui media Whatsapp, google classroom dan zoom. Guru akan membuat materi pembelajaran kepada siswa baik itu teori dan praktek dalam bentuk video pembelajaran yang diambil dari youtube. Siswa akan diberikan kesempatan untuk dapat berkreatif dalam melalukan setiap teknik dasar yang diberikan dalam bentuk video yang akan dikirimkan ke group whatsapp kelas.
Simpulan:Proses belajar mengajar dilaksanakan secara daring melalui media Whatsapp, google classroom dan zoom. Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk dapat berkreatif dalam mempraktekkan teknik dasar bola basket baik itu passing (mengoper bola), dribbling (menggiring bola), shooting (menembak bola), pivot dan rebound (memantul)
MITHA SEPTIANI TASY
· Thesis · Open Access
ABSTRAK
ANALISIS PERBANDINGAN KUALITAS PRODUK, CITRA MEREK, DAN HARGA ANTARA SMARTPHONE SAMSUNG
GALAXY A12 DAN OPPO A54
(STUDI KASUS PADA MAHASISWA FAKULTAS EKONOMI PRODI MANAJEMEN ANGKATAN 2018-2022 UKAW)
OLEH
MITHA SEPTIANI TASY
18410015
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Analisis Perbandingan Kualitas Produk, Citra Merek, dan Harga, Antara Smartphone Samsung Galaxy A12 dengan Oppo A54.
Penelitian ini dikategorikan sebagai penelitian kuantitatif dengan instrumen berupa kuesioner. Jumlah populasi dalam penelitian ini adalah konsumen yang sudah membeli maupun menyukai Smartphone Samsung Galaxy A12 dan Oppo A54 dan jumlah sampel dalam penelitian ini menggunakan rumus Rao Purba sebanyak seratus responden.
Analisis yang digunakan adalah paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara citra merek Samsung Galaxy A12 dengan Oppo A54, ada perbedaan yang signifikan antara harga Samsung Galaxy A12 dengan Oppo A54 dan terdapat perbedaan yang tidak signifikan antara kualitas produk Samsung Galaxy A12 dengan Oppo A54.
Kata Kunci : Kualitas Produk, Citra Merek, dan Harga
FERDI IMANUEL MANU
· Thesis · Open Access
ABSTRAK
ANALISIS PENGARUH FASILITAS DAN KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN PASIEN RAWAT JALAN DI PUSKESMAS OELABA KECAMATAN ROTE BARAT LAUT
KABUPATEN ROTE NDAO
Puskesmas sebagai salah satu tempat pelayanan kesehatan yang paling penting untuk memberikan fasilitas dan kualitas pelayanan kepada seluruh masyarakat. Puskesmas diharuskan untuk selalu menjaga kepercayaan dan kepuasan pasien dengan memberikan fasilitas dan pelayanan yang bermutu. Puskesmas berarti harus memberikan fasilitas pelayanan kepada pasien didasarkan pada standart kualitas untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan masyarakat, sehingga dapat memperoleh kepuasan yang ahkirnya dapat meningkatkan kpercayaan pasien terhadap Puskesmas Oelaba. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui:
Fasilitas adalah peralatan fisik harus ada sebelum suatu jasa yang dapat ditawarkan kepada pelanggan. Karena bentuk jasa tak bisa dilihat, tidak bisa dicium dan tidak bisa diraba maka wujud fisik penting sebagai ukuran dari pelayanan (Tjiptono, 2011:38).
Kualitas pelayanan adalah suatu tingkat keunggulan yang dirasakan seseorang terhadap suatu jasa yang suatu jasa yang diharapkan dari perbandingan atara keinginan dan kinerja yang dirasakan konsumen setelah membeli jasa tersebut. Menurut Arianto (2018:83) kualitas pelayanan dapat diartikan sebagai berfokus pada memenuhi kebutuhan dan persyaratan, serta pada ketepatan waktu untuk memenuhi harapan pelanggan. Sedangkan menurut Kasmir (2017:470) adalah tindakan atau perbuatan seseorang atau suatu organisasi untuk memberikan kepuasan kepada pelanggan, sesama karyawan dan juga pimpinan.
Kepuasan pasien terbentuk dari penilaian pelanggan terhadap mutu, kinerja hasil, dan pertimbangan biaya yang dikeluarkan dengan manfaat yang diperoleh dari produk atau pelayanan yang diterima.. Dengan demikian kepuasan terjadi karena penilaian terhadap manfaat serta kenikmatan yang diperoleh lebih dari apa yang dibutuhkan atau diharapkan (Koencoro, 2007). Sedangkan Menurut Pohan dalam Anggriani, 2017 adalah harapan pasien yang timbul atas tindakan tenaga kesehatan sebagai akibat dari kinerja layanan kesehatan selama proses berinteraksi dalam upaya memberikan upaya.
Berdasrkan Penjelasan diatas tersebut maka dalam penelitian ini penulis akan membahas Pengaruh Fasilitas Dan Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Pasien Rawat Jalan Di Puskesmas Oelaba Kecamatan Rote Barat Laut Kabupaten Rote Ndao
Dalam penelitian ini metode yang digunakan peneliti adalah metode kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini mencakup semua pasien rawat jalan yang berobat/mengunakan jasa Puskesmas Oelaba sebanyak 1381 orang pasien.
Teknik pengumpulan data dilakukan dengan meyebarkan kuesioner pada responden. Teknik analisis data yang peneliti gunakan pada penelitian ini untuk mengetahui pengaruh fasilitas dan kualitas pelayanan terhadap kepuasan pasien, peneliti menggunakan Uji Analisis Regresi Linear Berganda, Uji Parsial (Uji T), dan Uji Stimultan) dan Uji Koofisien Determinasi (R2). Dari hasil penelitian yang dilakukan, peneliti dapat menyimpulakan bahwa Secara parsial fasilitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kepuasan Pasien Rawat Jalan Di Puskesmas Oelaba Kecamatan Rote Barat Laut Kabupaten Rote Ndao dan kualitas pelayanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kepuasan Pasien Rawat Jalan Di Puskesmas Oelaba Kecamatan Rote Barat Laut Kabupaten Rote Ndao. Sedangkan secara stimultan lingkungan kerja dan karasteristik individu berpengaruh positif dan signifikan secara Bersama-sama terhadap Kepuasan Pasien Rawat Jalan Di Puskesmas Oelaba Kecamatan Rote Barat Laut Kabupaten Rote Ndao.
Hal ini dibuktikan dengan perolehan hasil pengujian yang didapati dari hasil analisis regresi linear berganda dengan konstantan a sebesar 23.903 sedangkan koefisien regresi b1 = 0.281 dan b2 = 0.-185 Dengan demikian persamaan regresi linear berganda yang memperlihatkan pengaruh Fasilitas (X1) dan Kualitas pelayanan (X2) terhadap Kepuasan pasien adalah sebagai berikut : Y = 23.903+ = 0.281 X1 + 0.-185 X2 + e. Selain itu hasil Uji Hipotesis pertama yaitu ada pengaruh variabel Fasilitas (X1) terhadap variabel Kepuasan pasien (Y). diketahui bahwa untuk variabel Fasilitas (X1) di temukan t hitung = 3.452 lebih besar dari t tabel = 1,66196 dan tingkat signifikan = 0.001. Oleh karna itu nilai Sig. < 0,05 maka Ho (b1 = 0) ditolak dan Ha (b1 ≠ 0) diterima yaitu variabel fasilitas (X1) berpengaruh secara positif dan signifikan secara parsial terhadap variabel kepuasan pasien (Y). Berikut hasil Uji hipotesis kedua yaitu ada pengaruh kualitas pelayanan (X2) terhadap kepuasan pasien (Y). diketahui bahwa variabel kualitas pelayanan (X2) ditemukan t hutung = -2.917 lebih besar dari t tabel = 1,66196 dan tingkat sig. = 0.004. Oleh karna nilai sig < 0,05 maka Ho (b1 = 0) ditolak dan Ha (b1 ≠ 0) diterima yaitu variabel kualitas pelayanan (X2) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pasien (Y). untuk hasil uji F didapati F hitung = 8.130 lebih besar dari F tabel = 3,10 dan tingkat Sig = 0.002 oleh karna itu nilai Sig < 0,05 maka Ho (b1 =0) ditolak dan Ha (b1 ≠ 0) diterima artinya variabel fasilitas (X1) dan variabel kualitas pelayanan (X2) memiliki pengaruh positif dan signifikan secara stimultan terhadap variabel kepuasan pasien (Y). Dan terakhir berdasarkan perolehan hasil Uji koofisien determinasi (R2) adalah 0.134 atau 13.4%. Hal ini berarti besar pengaruhnya fasilitas dan kualitas pelayanan terhadap kepuasan pasien adalah 13.4%. Sedangkan pengaruh sebesar 87,6% disebabkan oleh factor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
Kata Kunci : Fasilitas Dan Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Pasien.
RAYMUNDUS NANGA SAWU
· Thesis · Open Access
Latar belakang: Dalam proses pembelajaran, seorang guru harus mempunyai kreativitas yang tinggi merupakan suatu keharusan, terutama bagi guru Penjasorkes agar siswa lebih aktif dalam pembelajaran penjasorkes di sekolah agar siswa selalu semangat dan senang dalam mengikuti proses pembelajaran, dengan demikian maka tujuan pembelajaran dapat tercapai dengan baik.
Tujuan penelitian: Untuk mengetahui Kreativitas Guru Dalam Pembelajaran Penjasorkes Pada Materi Senam Lantai di Masa Pandemic Covid-19.
Metode penelitian: Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi serta teknik analisis data meliputi tiga tahapan, yakni reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil dan pembahasan: SMP Negeri 20 Kota Kupang yang merupakan lembaga pendidikan, melaksanakan kegiatan pembelajaran secara daring atau online dan offline atau tatp muka terbatas di masa pandemic covid-19. Pelaksanaan pembelajaran senam lantai dilaksanakan sesuai dengan langkah-langkah pembelajaran, baik itu kegiatan pendahuluan atau pemanasan, kegiatan inti dan penutup atau pendinginan.
Simpulan: Dalam proses pembelajaran penjasorkes, memiliki kreativitas yang baik merupakan suatu keharusan pada masa pandemic covid-19 baik secara online maupun offline. Kegiatan pembelajaran roll depan dan roll belakang, salah satu kreativitas yang dibuat ialah mengharuskan setiap siswa menaruh kotak kertas pada leher yang dijepit oleh dagu. Tujuannya agar siswa dapat bertanggungjawab dalam melaksanakan kegiatan tersebut dan gerakan dapat dilakukan dengan tepat
NI MADE YUNI ARTINI
· Thesis · Open Access
This thesis contains an analysis of signs at the ceremony of the Mekala- Kalaan Ritual on The Balinese Wedding Ceremony. This not a culture that has just been heard, but until now there are still many people who do not understand about it. In this thesis the author explains the signs found in the ceremony of the Mekala-Kalaan Ritual on The Balinese Wedding Ceremony based on the theory of Pierce in Cobley (2001:31), Semiotic is a study that describes a sign in an interpretative process. A sign is something that stands in a well defined kind of relation to two other things are sign, object and interpretant. That the research is focuses on the divided sign becomes icon, index, and symbol. In completing this research, the researchers focused on using qualitative methods which were carried out by grouping picture from YouTube with videos conducting interview with the ceremonial leaders and conducting data processing. The result of the study, there are 10 found of signs. Found of sign in The Mekala-Kalaan Ritual on The Balinese Wedding Ceremony among others: Sanggah Surya ‘Palace bamboo’, Tikeh Dadakan ‘small mat’, Keris ‘ceremonial knife’, Benang putih ‘white thread’, Tegen-tegenan ‘bunder of responsibility,’ Suwun-suwunan ‘portable means’, Dagang-dagangan ‘merchandise’, Sampat Lidi ‘broom stick’, Sambuk Kupakan ‘ coconut husk’, Tetimpung ‘bamboo on fire’. The meaning of the sign in the way of life of the people of the Mekala-Kalaan Ritual on The Balinese Wedding Ceremony is a symbol of strength, love and care, openness, fertility, financial support, strength in the familly, warmth for the soul and modesty, if there is problem that should be discussed or agreed before making the decision. So The Mekala-Kalaan ritual must be carried out before the wedding ceremony , so that the marriage can be pure physically and mentally
VENDI UMBU TARA SARAKAYU
· Thesis · Open Access
Latar belakang:Latihan adalah suatu bentuk aktivitas untuk meningkatkan ketrampilan (kemahiran) berolahraga dengan menggunakan berbagai peralatan sesuai dengan tujuan dan kebutuhan cabang olahraga.
Tujuan penelitian: Untuk mengetahui Pola Latihan Teknik Dasar di Sekolah Sepak Bola Bali United Kristal Kota Kupang.
Metode penelitian:Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi serta teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil dan pembahasan: Sekolah Sepak Bola Bali United Kristal Kota Kupang terbagi dalam kelompok umur mulai dari U-8, U-10, U-12, U-14, U-16, dan U-18. Program latihan bagi kelompok siswa U12yang meliputi model latihan teknik, taktik, fisik dan mental. Pola latihan siswa usia 12 tahun di SSB Bali United Kristal Kota Kupang meliputi: (a) Pembukaan latihan dan Pemanasan;(b) latihan Inti yang meliputi Dribbling skill, passing skill, control skill, heading skill, shooting skill. (c). latihan tambahan berupa game bagi para memain dan (d) penutup/pendinginan selama 3-5 menit.
Simpulan: Pola latihan teknik dasar sepak bola di Sekolah Sepakbola Bali United Kristal Kota Kupang sudah berjalan sesuai sistimatis dan terprogramkan secara baik.
DANIEL BHESA ELU LESIK
· Thesis · Open Access
Latar belakang: Gerak dasar pencak silat merupakan gerakan terencana, terarah, terkoordinasi dan terkendali yang memiliki aspek sebagai kesatuan, yaitu aspek mental, spritual, beladiri, olahraga, dan seni budaya. Teknik guntingan merupakan cara menjatukan lawan dengan cara menjepit kedua tungkai kaki dan sasaran pinggang atau tungkai lawan sehingga lawan kehilangan keseimbangan sehingga jatuh. Tujuan penelitian: Untuk mengetahui metode latihan teknik guntingan depan pada siswa PSHT Ranting Penfui Timur. Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil dan pembahasan: Prinsip latihan pada organisasi bela diri PSHT merupakan unsur paling mendasar dalam meningkatkan kualitas setiap siswa yang berlatih. Teknik guntingan dilaksanakan dari tahapan awalan atau sikap pasang, tahapan pelaksanaan dan gerakan lanjutan. Latihan guntingan depan yang digunakan bagi siswa PSHT ranting Penfui Timur menggunakan metode latihan tahap pertahap hingga siswa menguasai teknik guntingan depan. Simpulan: Penguasaan akan teknik guntingan depan dalam PSHT haruslah melalui tahapan sikap awal, pelaksanaan dan gerakan lanjutan. Siswa PSHT haruslah menguasai teknik tersebut secara bertahap, sebab gerakan tersebut haruslah dilaksanakan secara cepat dan tepat
SARCE KABUNGGUL
· Thesis · Open Access
ABSTRAKSI
“PENGARUH ARUS KAS OPERASI DAN LABA AKUNTANSI TERHADAP RETURN SAHAM PADA PERUSAHAAN LQ-45 DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2017-2021” Bentuk laporan keuangan yang sering dipakai dari beberapa informasi adalah laporan keuangan yang dipublikasikan perusahaan. Laporan keuangan disusun bukan saja untuk kepentingan manajeman perusahaan tetapi untuk pihak lain juga yang mempunyai kepentingan dengan data keuangan dalam perusahaan dan untuk mencapai hal tersebut maka setiap perusahaan go public di Bursa Efek Indonesia diwajibkan melaporkan laporan keuangan tahunan.
Dalam laporan keuangan tersebut terdapat laporan arus kas operasi dan laba akuntansi. Laporan arus kas operasi adalah laporan yang memberikan informasi mengenai kemampuan entitas dalam mendapatkan arus kas, transaksi investasi dan pendapatan kas, kemampuan untuk membayar deviden dan kewajiban, keterangan atas perbedaan antara angka laba bersih dan kas bersih. Laporan laba adalah laporan yang memberikan informasi mengenai kinerja sebuah perusahaan yang didalamnya terdapat berbagai macam beban dan juga laba seperti laba kotor, laba operasi, laba bersih, laba sebelum pajak dan laba bersih sesudah pajak. Dalam website resmi Bursa Efek Indonesia, termuat data-data perusahaan seperti laporan keuangan yang sudah diaudit.
Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh arus kas operasi dan laba akuntansi terhadap return saham pada perusahaan LQ-45 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2017-2021. Arus kas operasi dan laba akuntansi digunakan sebagai variabel independen dan return saham digunakan sebagai variabel dependen.
Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan LQ-45 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2017-2021. Sampel berjumlah 24 perusahaan dengan periode 5 tahun. Metode pemilihan sampel adalah purposive sampling, jenis data yang digunakan adalah data kuantitatif dan sumber data menggunakan data sekunder. Metode analisis data yang digunakan untuk menguji hipotesis adalah analisis regresi linear berganda. Pengujian dilakukan dalam penelitian ini dengan SPSS 24 for windows.
Hasil penelitian ini tidak ditemukan adanya pengaruh arus kas operasi dan laba akuntansi terhadap return saham pada perusahaan LQ-45 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2017-2021.
Kata Kunci : Arus Kas Operasi, Laba Akuntansi, Return Saham
ANI YUHANTRI LIUNESI
· Thesis · Open Access
Orang tua merupakan guru yang pertama dan terutama dalam rumah. Peran dan tanggung jawab orang tua adalah untuk mendidik anak-anak mengenal pendidikan. Namun, penulis menemukan bahwa orang tua di Jemaat GMIT Kanaan Nunuboko tidak menjalankan perannya dengan baik. Mereka acuh tak acuh untuk mendidik dan mengajarkan hal baik kepada anak-anak. Hal ini disebabkan karena orang tua lebih mengutamakan kepentingan pribadi tanpa memprioritaskan pendidikan anak. Keluarga secara Kristen harus lebih banyak mendidik anak-anak untuk mengerti bahwa pendidikan sangat penting., karena itu, penulis menggunakan metode penelitian kualitatif untuk meneliti lebih lanjut tentang peran dan tanggung jawaborang tua terhadap pendidikan anak serta mendapatkan informasi melalui hasil wawancara yang diperoleh di Jemaat GMIT Kanaan Nunuboko
Dari penelitian itu, penulis menemukan bahwa ternyata peran orang tua di Jemaat GMIT Kanaan Nunuboko tidak berjalan dengan baik. Karena banyak faktor yang menyebabkan seperti, rendahnya ekonomi, orang tua tidak memprioritaskan pendidikan anak, orang tua tidak memotivasi dan memberi dukungan bagi anak-anak, bahkan orang tua memberi hak dan kebebasan penuh untuk anak sendiri memilih apa yang ia kehendaki tanpa berpikir hal tersebut benar atau salah.
Perintah Tuhan untuk memberikan sebuah pengajaran bahwa iman kepada Allah memiliki kaitan yang erat dengan seluruh aspek kehidupan. Orang tua yang percaya dan mengasihi Allah, menggunakan setiap kesempatan untuk mengimplementasiikan pendidikan rohani bagi anak-anak. Ha ini merupakan salah satu cara untuk mengungkapkan kasih kepada Allah ialah memperdulikan kesejahteraan rohani anak-ana dan berusaha menuntun mereka kepada hubungan yang setia dengan Allah.