Lewati ke konten utama
Beranda / Koleksi

COLLECTION

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Koleksi otomatis dari Skripsi/Tugas Akhir

3.893 item publik

Publikasi

Halaman 186 dari 195

Analisis Atas Pengelolaan Perbekalan Obat-Obatan Di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Umum Daerah Naibonat Kabupaten Kupang

AGUSRI F.E.SANDA
2020 · Thesis · Open Access

ABSTRAKSI ANALISIS ATAS PENGELOLAAN PERBEKALAN OBAT-OBATAN DI INSTALASI FARMASI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH NAIBONAT KABUPATEN KUPANG Penelitian ini merupakan penelitian mengenai Analisis Atas Pengelolaan Perbekalan Obat-obatan Di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Daerah Naibonat Kabupaten Kupang. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengelolaan perbekalan obat-obatan di instalasi farmasi rumahsakitumum darerah naibonat kabupaten kupang.Populasi dan Sampel pada penelitian ini adalah kepala instalasi dan kepala gudang logistik instalasi farmasi rumah sakit umum daerah naibonat kabupaten kupang. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data wawancara dan dokumentasi dengan teknik analisis data deskriptif kualitatif dengan mengeruaikan serta mendiskripisikan data yang diperoleh diwujudkan dengan cara mengkupkan kejadian atau fakta/wawancara untuk mengetahui pengelolaan perbekalan obat-obatan dari indikator perencanaan, pengadaan, penerimaan, penyimpanan, pendistribusian, penghapusan, pengandalian dan pencatatan di instalasi farmasi rumah sakit umumdaerah naibonat kabupaten kupang. Berdasarkan hasil penelitian pengelolaan pada Perencanaan di instalasi farmasi sesuai dengan persyaratan kefarmasian dimana pelaksanakan dilakukan oleh unit farmasi RSUD Naibonat melalui pelaporan dan pertanggungjawaban. Perencanaan obat-obatan yang dilakukan oleh unit formasi dan pemilihan obat yang akan dipesan berdasarkan stok obat yang akan habis, dan Berdasarkan analisis pola penyakit dan obat yang dibutuhkan.ada bagian atau unit khusus yang bertugas dan bertanggungjawab untuk membuat perencanaan dan pembelian obat-obatan dan petugas pada unit tersebut mengetahui obat yang wajib ada sesuai dengan kebutuhan yang telah direcanakan. Pelaksanaan perencanaan obat yang sedang berjalan di IFRS sudah dan telah sesuai dengan standar kefarmasian yang berlaku di rumah sakit. Hasil penelitian pada pengadaan disesuaikan dengan syarat dan standar operasional yaitu pembelian dilakukan sesuai dengan kebutuhan pemesanan setiap satu tahun dengan sisten e-purchasing paket pedagang besar (PBF) dan sesuai anggaran yang tersedia dari PEMDA, dalam pemesanan obat diperlukan mutu, expire date, kualitas obat yang dibutuhkan, kemasan yang sesuai e-katalog dan pengadaan tepat waktu. Namun yang sedang berjalan di IFRS belum sesuai dengan standar yang berlaku sehingga berdampak pada pengadaan obat, dimana pemesanan obat datang tidak tepat waktu, ditemukan pemesanan ulang obat, distributor kosong, sehingga pihak RSUD perbekalan farmasi harus mencari distributor lain. Hasil penelitian Penerimaan persediaan obat di Instalasi farmasi RSUD Naibonat Kabupaten Kupang telah sesuai dengan aturan kefarmasian yang mengikuti aturan rumah sakit dan juga dalam penerimaan persediaan obat telah ada tim yang di bentuk, mulai dari proses penerimaan dan pengawasan serta pemeriksaan. Namun pelaksanaan yang sedang berjalan di IFRS belum sesuai dengan standar yang berlaku sehingga berdampak pada proses penerimaan dimana obat yang datang tidak sesuai dengan pesanan, datangnya terlambat, dan diluar jam kerja. Hasil penelitian penyimpanan obat-obatan di IFRS sesuai dengan persyaratan kefarmasian rumah sakit dimana ada unit khusus yang bertanggungjawab untuk pemyimpanan obat-obatan, adanya kartu stok pada saat penyimpanan obat-obatan dan juga penyimpanan obat-obatan di pisahkan berdasarkan jenis dan sumbernya dan petugas pada unit tersebut selalu melakukan pencatatan obat keluar masuk di gudang, dan penyimpanan obat yang terhindar dari gangguan fisik. Pelaksanaan penyimpanan obat yang sedang berjalan di Instalasi Farmasi rumah Sakit Umum Daerah Naibonat telah dan sesuai dengan persyaratan kefarmasian yang berlaku di rumah sakit. Hasil penelitian Pendistribusian obat sesuai dengan prosedur rumah sakit, bagian distribusi juga memegang peranan penting dalam penyediaan sediaan formasi dan alat kesehatan serta pendistribusian pada apotik rawat inap sama dengan pendistribusian rawat jalan yaitu dengan menggunakan sistem perorangan.Pelaksanaan pendistribusian yang sedang berjalan di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Umum Daerah Naibonat sudah dan telah sesuai dengan prosedur yang berlaku di rumah sakit. Hasil penelitian proses penghapusan obat-obatan di IFRS sesuai dengan syarat dan standar yang berlaku. Hal ini dikarenakan pihak RS perna melakukan penghapusan obat-obatan tidak terpakai karena kadaluarsa dan rusak pada instalasi perbekalan farmasi dan penghapusan obat-obatan adalah untuk menjamin perbekalan farmasi yang sudah tidak memenuhi syarat kelolah dengan standar yang berlaku dan juga pengahapusan atau pemusnahan pada obat-obatan sudah terlebih dahulu membuat usulan pengahupsan kepada pihak yang terkait.Pelaksanaan penghapusan pada IFRS telah dan sesuai dengan standar yang berlaku di rumah sakit. Hasil penelitian pengandalian pada obat di IFRS menunjukan bahwa sudah sesuai dengan program yang diterapkan di RS serta pengandalian dilakukan agar tidak terjadi kekurangan/kekosongan obat pada rumah sakit.Pelaksanaan pengandalian yang sedang berjalan di IFRS telah dan sesuai dengan standar yang berlaku di rumah sakit. Hasil penelitian Pencatatan kartu stok Di Gudang Instalasi Farmasi RSUD selalu dilakukan dan sesuai persyaratan di Rumah Sakit.Pelaksanan penghapusan yang sedang berjalan di IFRS telah dan sesuai dengan standard persyaratan yang berlaku di rumah sakit. Kata kunci : Rumah Sakit Umum Daerah Naibonat

Tax Review Pada CV. Berkat Kasih dan CV. Lucky Star Untuk Menilai Kepatuhan Wajib Pajak Dalam Memenuhi Kewajiban Perpajakan

ZERLINA EVANIA LAY
2020 · Thesis · Open Access

Penelitian ini berjudul “TAX REVIEW PADA CV. BERKAT KASIH DAN CV. LUCKY STAR UNTUK MENILAI KEPATUHAN WAJIB PAJAK DALAM MEMENUHI KEWAJIBAN PERPAJAKAN”. Pajak merupakan salah satu sumber pendapatan negara yang penting, dimana digunakan sebagai sumber dana bagi pemerintah untuk membiayai pengeluaran negara baik pengeluaran rutin maupun pengeluaran pembangunan dan sebagai alat untuk mengatur atau melaksanakan kebijaksanaan pemerintah dalam bidang sosial dan ekonomi. Tax review merupakan suatu tindakan penelaahan terhadap seluruh transaksi perusahaan untuk menghitung jumlah pajak yang terutang dan emprediksi potensi pajak yang mungkin timbul berdasarkan peraturan dan perundang-undangan pajak yang berlaku. Penelitian ini dilakukan pada CV. Berkat Kasih dan CV. Lucky Star dimana bergerak dalam bidang yang berbeda yaitu CV. Berkat Kasih bergerak dalam bidang Jasa Konsultasi Manajemen dan Bisnis sedangkan CV. Lucky Star bergerak dalam bidang usaha dagang Tahun Pajak 2019. Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui hasil tax review dan Untuk mengetahui kepatuhan wajib pajak badan pada CV. Berkat Kasih dan CV. Lucky Star berdasarkan hasil tax review. Metode yang digunakan dalam peelitian ini adalah deskriptif komparatif. Yang mana membandingkan hasil perhitungan pemotongan, penyetoran, pencatatan, dan pelaporan pajak menurut perusahaan pada CV. Berkat Kasih dan CV. Lucky Star tahun pajak 2019 sudah sesuai dengan ketentuan peraturan pajak yang berlaku di Indonesia. Dan di antara CV. Berkat Kasih dan Lucky Star mana yang sudah lebih patuh dalam menerapkan peraturan pajak yang berlaku. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, tax review atas PPh Badan telah ditemukan adanya perbedaan yang mana dilihat dari hasil review penyetoran antara CV. Berkat Kasih dan CV. Lucky Star, bahwa CV. Lucky Star terlambat melakukan penyetoran PPh 21 lebih dari batas tanggal penyetoran, dan dilihat dari tingkat kepatuhan CV. Berkat Kasih lebih patuh dibandingkan dengan CV. Lucky Star dalam menjalankan kewajiban perpajakannya.

PENGARUH MODAL INTELEKTUAL TERHADAP KINERJA KARYAWAN BAGIAN AKUNTANSI PADA BANK PERKREDITAN RAKYAT TANAOBA LAIS MANEKAT DI KOTA KUPANG

YENI BEAXRIS DETHAN
2020 · Thesis · Open Access

ABSTRAKSI Penelitian ini berjudul “Pengaruh Modal Intelektual Terhadap Kinerja Karyawan Bagian akuntansi Pada Bank Perkreditan Rakyat Tanaoba Lais Manekat Di Kota Kupang”. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk 1). mengetahui pengaruh Positif dan Signifikan Human Capital Efficiency terhadap Kinerja Karyawan bagian akuntansi pada Bank Perkreditan Rakyat Tanaoba Lais Manekat di Kota Kupang, 2). Mengetahui pengaruh positif dan signifikan Capital Employed Efficiency terhadap Kinerja Karyawan bagian akuntansi pada Bank Perkreditan Rakyat Tanaoba Lais Manekat di Kota Kupang, S3). Mengetahui Pengaruh positif dan Signifikan Structural Capital Efficiency terhadap Kinerja Karyawan bagian akuntansi pada Bank Perkreditan Rakyat Tanaoba Lais Manekat di Kota Kupang, dan 4). Mengetahui Pengaruh positif dan signifikan Human Capital efficiency, Capital Employed Efficiency dan Structural Capital Efficiency secara simultan terhadap kinerja karyawan bagian akuntansi pada Bank Perkreditan Rakyat Tanaoba Lais Manekat di Kota Kupang. Dalam menjawab Permasalah tersebut, peneliti dalam penulisan ini adalah pengaruh Modal Intelektual terhadap kinerja karyawan bagian akuntansi pada Bank perkreditan Rakyat Tanaoba Lais Manekat di Kota Kupang. Dimana data dikumpulkan dengan penulusuran referensi dengan menggunakan analisis regresi linear berganda, korelasi linear berganda, koefisien determinasi serta uji-F dan uji-t. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat pengaruh yang positif dan signifikan Modal Intelektual terhadap kinerja karyawan bagian akuntansi Bank Perkreditan Rakyat Tanaoba Lais Manekat di Kota Kupang. Implikasi dari penelitian ini adalah 1). Keberadaan Modal intelektual dalam suatu perusahaan cukup mempengaruhi kinerja para karyawan dalam perusahaan tersebut sehingga semakin baik. 2). Perusahaan mampu mengelola modal intelektual yang mereka miliki, maka akan semakin besar pula produkvitas yang akan dihasilkan oleh perusahaan yang bersangkutan. 3). Manajemen perusahaan perlu meningkatkan kemampuan Human Capital Efficiency dan memilih sumber daya manusia yang berkompeten agar memberikan nilai tamba yang besar bagi perusahaan. 4). Melengkapi Infrastruktur pendukung Structural Capital Efficiency yang dapat mendukung Human Capital Efficiency berfungsi, serta menjaga dan lebih meningkatkan hubungan baik antara perusahaan dengan Capital Employed Efficiency, sehiungga apa bila nilai modal intelektual meningkat akan pula meningkatkan pula Kinerja Karyawan. Kata Kunci : Human Capital Efficiency, Structural Capital Efficiency dan Capital Employed Efficiency dan Kinerja Karyawan.

PENGARUH PENGGUNAAN JENIS GULA YANG BERBEDA TERHADAP TINGKAT PENERIMAAN PERMEN JELLY RUMPUT LAUT Eucheuma cottonii

ADELBERTUS IGNASIUS P.RITAN
2020 · Thesis · Open Access

Adelbertus I. P. Ritan (15390045). Pengaruh Penggunaan Jenis Gula Yang Berbeda Terhadap Tingkat Penerimaan Permen Jelly Rumput Laut Euchema cottonii ; Dr. Ir. Ayub U. I. Meko, M.Si Pembimbing I dan Mada M. Lakapu, S.Si, M.Si Pembimbing II. Program Studi Teknologi Hasil Perikanan Dan Ilmu Kelautan, Kristen Artha Wacana Kupang. Nusa Tenggara Timur merupakan provinsi kedua penghasil dan pengekspor rumput laut terbesar setelah Sulawesi di Indonesia. Namun kenyataannya pengembangan industri pengolahan rumput laut di NTT masih sangat kurang, padahal dengan mengolah rumput laut menjadi suatu produk dapat meningkatkan pendapatan. Salah satunya adalah produk Permen jelly. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan jenis gula yang berbeda terhadap tingkat penerimaan permen jelly rumput laut Eucheuma cottoni. Penelitian telah dilaksanakan mulai dari bulan Mei hingga bulan Juni 2020 yang bertempat di gedung Laboratorium Eksata Universitas Kristen Artha Wacana. Variabel pengamatan terdiri dari Rendemen dan Organoleptik (Aroma, Warna, Tekstur dan Rasa). Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata rendemen permen jelly rumput laut Eucheuma cottoni yaitu 70,55 - 81,6%. Sedangkan nilai rata-rata tingkat penerimaan permen jelly rumput laut Eucheuma cottonii yaitu aroma 6,5 - 7,05, warna 6,7 - 7,7, tekstur 6,9 – 7,9 dan rasa 6,6 – 7,2 dikategorikan dalam taraf dari agak suka mendekati sangat suka. Kata kunci : Rumput Laut Eucheuma cottoni, Gula dan Permen Jelly

PENGARUH LAMA PELUMURAN BUMBU TERHADAP KARAKTERISTIK ORGANOLEPTIK IKAN TIBU TONGKOL KHAS KABUPATEN MANGGARAI TIMUR

MONTIANUS DIMA
2020 · Thesis · Open Access

Ikan tibu yang diolah melalui proses lama pelumuran bumbu yang berbeda yang diolah melalui proses pembumbuhan, pembungkusan menggunakan bambu merupakan salah salah satu produk lokal yang sering dilakukan oleh masyarakat Desa Pocolia, Kabupaten Manggari Timur pada saat musim penangkapan melimpah. Produk ini memberikan cita rasa tersendiri yang lezat, gurih dengan aroma khas disebabkan oleh adanya kombinasi aroma dari bambu dan daun serai sebagai pembungkus bagian dalam serta bumbu-bumbu tambahan yang sebelum diolah dilakukan pelumuran selama 5 menit, 10 menit dan 15 menit sehingga menghasilkan aroma dan rasa, tekstur daging yang empuk serta warna kuning keemasan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh lama pelumuran bumbu yang berbeda terhadap organoleptik ikan tibu tongkol. Ikan tongkol yang sudah dibersihkan dilumuri bumbu dan didiamkan selama 5 menit, 10 menit dan 15 menit, kemudian dilakukan pemanggangan diatas bara api. Parameter yang diamati meliputi parameter sensori (warna, aroma, rasa dan tekstur) dan kadar air. Data organoleptik dan kadar air dianalisi dengan analisis variansi Rancangan Acak Lengkap 3x3 dengan tiga kali ulangan, metode lama pelumuran bumbu yang berbeda berpengaruh sangat nyata (p>0,05) terhadap uji organoleptik dan kadar air ikan tibu. Berdasarkan diagram pengujian, uji organoleptik meliputi parameter warna dengan kategori suka, rasa menunjukan suka, aroma menunjukan suka dan tekstur menunjukan suka. Hasil penelitian menunjukan bahwa tingkat penerimaan panelis terhadap warna, aroma, rasa dan tekstur dengan nilai 4-5 karena adanya perpaduan antara daging ikan dengan bumbu-bumbu tambahan dan daun serai sebagai pembungkus dibagian dalam serta aroma dari bambu. Kadar air berkisar 64,73-67,30%.

STUDI PROFIL RENDEMEN DAN ORGANOLEPTIK PADA PRODUK SAMBAL JULUNG-JULUNG ASAP YANG DIPROSES DENGAN SUHU DAN LAMA PENGASAPAN YANG BERBEDA

MARIA FEBIANI SERAN
2020 · Thesis · Open Access

Maria Febiani Seran (16392933). Studi profil rendemen dan organoleptic paa produk sambal julung-julung asap yang diproses dengan suhu dan lama pengasapan yang berbeda: Dr. Ir. Ayub U.I. Meko, M.Si Pembimbing I dan Mada M. Lakapu S.Si, M.Si Pembimbing II). Program Studi Teknologi Hasil Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Produk sambal di Kota Kupang satu diantara produk yang sudah dikenal adalah sambal julung-julung asap adalah salah satu produk ikan yang dibuat cara di asap menggunakan bara api kayu kesambi lalu digoreng. Pengasapan ikan julung-julung mengalami perubahan karakteristik fisik berupa ukuran, berat, kenampakan, warna dan tekstur. Sifat bahan pangan erat kaitanya dengan analisis-analisis yang melibatkan prinsip-prinsip fisik. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui nilai rendemen, organoleptik (warna, aroma, rasa dan tekstur) dan kadar air pada produk sambal julung-julung asap. Penelitian ini telah dilaksanakan dari bulan Agustus sampai bulan September 2020 dimana masa pendemi covid 19 sehingga penelitian ini dilaksanakan secara terbatas pada lingkup fakultas Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dan kuantitatif, dengan perlakuan Suhu dan lama pengasapan yang berbeda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai rendemen dengan nilai 296-149 gram, tingkat penerimaan panelis masih menyukai organoleptik dari semua perlakuan dengan suhu 50-70⁰C, 70-90⁰C dan 90-110⁰C denga lama pengasapan 60 menit, 120 menit dan 180 menit. Kadar air juga pada kisaran nilai 403- 7,08 %.

STUDI KARAKTERISTIK FISIK, KIMIA, DAN ORGANOLEPTIK FILLET IKAN ASIN BARONANG DENGAN LAMA PENGERINGAN BERBEDA MENGGUNAKAN RUMAH PENGERING

RAFAELA ELISABET KRISTIANI EBA
2020 · Thesis · Open Access

Ikan asin baronang atau ikan cara merupakan ikan yang banyak dikonsumsi masyarakat Manggarai juga merupakan oleh-oleh khas Kabupaten Manggarai Barat, serta proses pengolahanya masih sederhana dengan memanfaatkan sinar matahari sebagai sumber panas untuk pengeringan. Namun cara ini masih mempunyai kelemahan. Oleh karena itu dibutuhkan suatu alat yang bisa menjadi alternatif bagi para nelayan atau pedagang ikan asin untuk meningkatkan kualitas ikan asin seperti pengering dengan tenaga surya menggunakan tipe rumah pengering. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh waktu pengeringan berbeda menggunakan rumah pengering terhadap karakteristik fisik, kimia, dan organoleptik fillet ikan asin baronang. Penelitian ini telah dilaksanakan dari bulan September sampai bulan Oktober 2020 di Laboratorium Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang untuk pembuatan produk dan pengujian kadar air, pH, dan pengujian organoleptik. Metode penelitian yang digunakan didesain menurut pola Rancangan Acak Lengkap (RAL). Ada satu faktor yang diuji yaitu faktor lama pengeringan terdiri atas 3 taraf perlakuan yaitu A1= pengeringan selama 20 jam, A2= pengeringan selama 28 jam, A3= pengeringan selama 36 jam. Setiap kombinasi perlakuan diulang 2 sebanyak kali. Variabel yang diuji secara fisik yaitu susut berat dan penampakan produk, pengujian secara kimiawi yaitu kadar air dan pH, pengujian secara organoleptik meliputi kenampakan, aroma, tekstur, dan rasa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa susut berat 66,9-71,8%, kadar air 15,92-30,12%, nilai pH dengan nilai 6,5-,6,7 dan tingkat penerimaan panelis berkisar antara netral hingga suka. Kesimpulan dari hasil penelitian ini menghasilkan nilai susut berat 66,9% – 71,8%, kadar air 15,9% – 30,1%, pH 6,5 – 6,7, dan hasil uji organoleptik untuk nilai kenampakan yaitu utuh, bersih, kurang rapi, mengkilap menurut jenis, aroma yaitu kurang harum tanpa bau tambahan, tekstur yaitu padat, kompak, lentur, cukup kering, sedangkan rasa yaitu sangat enak, spesifik jenis, tanpa rasa tambahan.

PENGARUH LAMA FERMENTASI NIRA LONTAR ( Borassus flabellifer ) TERHADAP TOTAL ASAM ASETAT

ARDYANTO LANDUNAU
2020 · Thesis · Open Access

PENGARUH LAMA FERMENTASI NIRA LONTAR ( Borassus flabellifer ) TERHADAP TOTAL ASAM ASETAT Ardyanto Landunau*) Regina I. M. BanoEt,SP.MP**) Ir.Zet Malelak, M.Si**) Program Studi Teknologi Hasil Pertanian Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Kristen Artha Wacana Kupang ABSTRAK Asam asetat dapat dibuat dari substrat yang mengandung etanol, yang dapat diperoleh dari berbagai macam bahan seperti buah buahan, kulit nanas, pulp kopi, dan nira .Tersedianya nira lontar dalam jumlah besar di Indonesia merupakan potensi yang belum dimanfaatkan secara maksimal. Nira lontar dapat dijadikan sebagai bahan baku dalam pembuatan cuka melalui proses fermentasi. Hal ini dapat dijadikan sebagai salah satu cara untuk memenuhi kebutuhan cuka yang semakin bertambah oleh industri makanan, laboratorium (kimia, biologi), pabrik farmasi dan sebagainya. Asam cuka selain digunakan sebagai penyedap rasa pada makanan, juga biasa digunakan untuk menghilangkan bau amis pada proses pengolahan ikan, bahan pengawet, pembuatan obat-obatan (aspirin), dan sebagainya (Santoso, 1995). Nira lontar dapat dijadikan sebagai bahan baku dalam pembuatan cuka melalui proses fermentasi. Komposisi nira lontar mempunyai pH 6,7 dan berat jenisnya 1,07 (Anonim 1981). Menurut Davis dan Johnson (1987) komposisi nira lontar terdiri dari gula 10,93%, abu 0,54%, lemak 0,04%, protein 0,35%, dan komposisi airnya sendiri sebesar 87,78% (Anonim, 1981). Tujuan penelitian ini adalah mempelajari pengaruh lama fermentsi terhadap total asam asetat dari nira lontar. Metode yang digunakan adalah menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan masing-masing perlakuan diulang sebanyak 3 kali selama 4 hari, 6 hari,8 hari, dan 10 hari. Hasil penelitian menunjukkan pengaruh total asam asetat(cuka) yang tertinggi terdapat pada perlakuan D dengan nilai rata-rata 6,70% dengan lama fermentasinya selama 10 hari. Kata Kunci : lama fermentasi, nira lontar dan total asam asetat. * ( peneliti ) **(pembimbing)

PENGARUH PERBEDAAN KONSENTRASI PASTA BUAH PISANG AMBON TERHADAP DAYA TERIMA KONSUMEN KUE BOLU

JOAO RICARDO GOMES TAKA
2020 · Thesis · Open Access

PENGARUH PERBEDAAN KOSENTRASI PASTA BUAH PISANG AMBON TERHADAP DAYA TERIMA KONSUMEN KUE BOLU Joao R.G. Taka*)Ir. A. Medah, MP**) Ir. Zet Malelak, M.Si**) Program Studi Teknologi Hasil Pertanian Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Kristen Artha Wacana Kupang ABSTRAK Penelitian ini tentang kosentrasi pasta buah pisang ambon terhadap daya terima konsumen kue bolu. Tujuan peneltian untuk mendapatkan level kosentrasi yang cocok dalam penambahan pasta pisang ambon untuk pembuatan kue bolu yang dapat diterima oleh kosumen. Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL). dengan 4 perlakuan termasuk kontrol dan masing-masing perlakuan diulang sebanyak 3 kali, sehingga menghasilkan 12 unit percobaan dengan prensentase Perlakuan. 0 % tanpa penambahan pasta pisang ambon. 20 % penambahan pasta pisang ambon 30% penambahan pasta pisang ambon, dan 40 % penambahan pasta pisang ambon. Variabel yang diamati adalah, karakteristik organoleptik yaitu Tekstur, Warna, Aroma, Rasa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa uji analisis organoleptik terdapat pada tekstur kue bolu paling disukai pada perlakuan D dengan menghasilkan skor 3.600, Warna kue bolu paling disukai pada perlakuan D yaitu dengan skor 3.767, Aroma kue bolu paling disukai pada perlakuan D yaitu dengan skor 3.700, dan Rasa kue bolu paling disukai pada perlakuan D yaitu dengan skor 3. 767. kata kunci : Bolu,tekstur, warna, aroma dan rasa * ( peneliti ) ** ( Pembimbing)

PEMANFAATAN TEPUNG BEKATUL BERAS GOGO (KODI) SEBAGAI PENSUBSTITUSI TEPUNG TERIGU DALAM PEMBUATAN DONAT”

DESI DAMASARI WUNGO
2020 · Thesis · Open Access

ABSTRAK PEMANFAATAN TEPUNG BEKATUL BERAS GOGO SEBAGAI PENSUBSTITUSI TEPUNG TERIGU DALAM PEMBUATAN DONAT Desi D. Wungo.* ) Dr. Ir. Godlief F. Neonufa MT**) Ir. M. Nuhamara**) Universitas Kristen Artha Wacana Kupang Fakultas Teknologi Pertanian Bekatul adalah bagian terluar dari bulir padi yang terbungkus oleh sekam. Bulir adalah buah sekaligus biji berbagai tumbuhan serealia utama, seperti padi, gandum, dan jelai. Bekatul berasal dari kulit ari butiran beras dan sebagian kecil endosperma berpati. Istilah bekatul terutama disematkan pada padi, karena serealia inilah yang dikenal sebagai sereal atau biji-bijian sekelompok tanaman yang ditanam untuk dipanen biji atau bulirnya sebagai sumber karbohidrat. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan data ilmiah terkait tingkat kesukaan produk donat berbasis tepung terigu dikombinasikan dengan tepung bekatul padi gogo (kodi), untuk mendapatkan data perbandingan tepung bekatul padi gogo (kodi) sebagai pensubstitusi tepung terigu dalam pembuatan donat yang berkualitas baik. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan masing-masing diulang sebanyak 3 kali ulangan dengan presentase 0%, 20%, 40%, dan 60% susbtitusi tepung bekatul beras gogo kodi terhadap tepung terigu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Uji Analisis Organoleptik tertinggi terdapat pada perlakuan perlakuan B, yang mana bahwa perlakuan 20% tepung bekatul beras gogo kodi menghasilkan warna dan rasa yang disukai konsumen (direpresentasikan oleh panelis) dan level keempukkan tekstur yang baik menurut hasil uji penetrometer. Kata kunci : Tepung bekatul beras gogo (kodi), donat. *) Peneliti **) Pembimbing

“EFEK PEMBERIAN SARI BAYAM HIJAU TERHADAP KARAKTERISTIK MIE BASAH BERBAHAN DASAR TEPUNG CAMPURAN TERIGU DAN UBI JALAR UNGU’’

LINSAI A. RATU WEWO
2020 · Thesis · Open Access

ABSTRAK Efek Pemberian Sari Bayam Hijau Terhadap Karakteristik Mie Basah Berbahan Dasar Tepung CampuranTerigu dan Ubi jalar Ungu Wewo L. R*) Godlief F. Neounufa **) Zet M. **) Mie merupakan salah satu jenis makanan yang populer di Indonesia. Bahan baku utama pembuatan mie adalah terigu. Terigu adalah komoditas import yang dari tahun ketahun semakin meningkat. Tujuan untuk mengetahui efek pemberian sari bayam hijau terhadap karakteristik mie basah berbahan tepung terigu dan tepung ubi jalar ungu. Penelitian ini dilakukan dilaboratorium Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Kristen Artha Wacana Kupang pada bulan juni 2020 menggunakan Rancangan Acak Lengkap ( RAL) dengan 4 perlakuan 3 kali ulangan sehingga terdapat 12 unit percobaan. Perlakuan yang dicobakan adalah perlakuan A kontrol ( 250 Tepung Terigu dan 150 gr Tepung Ubi Ungu), B ( SB 43% Tepung Terigu 250 gr dan Tepung Ubi Ungu 150 gr, C ( SB 50% Tepung Terigu 250 gr dan Tepung Ubi Ungu 150 gr), D(SB 56%, Tepung Terigu 250 gr dan Tepung Ubi Ungu 150 gr). Hasil penelitian menunjukan bahwa perlakuan yang tepat terdapat pada perlakuan C sari bayam hijau 50%, tepung terigu 250 gr dan tepung ubi jalar ungu 150 gr, dengan mendapatkan nilai rata-rata untuk variabel yang diamati yaitu rasa 3,8, tekstur 3,7, dan rata-rata warna: 2 ORCHD 1 RED ( dengan sebutan kartu warna makanan ). Kata kunci: organoleptik, sari bayam, tepung terigu, tepung ubi jalar Keterangan : *) Peneliti **) Pembimbing

“PROPORSI PENGGUNAAN GULA MERAH (Phaseulus vulgaricus, L) DALAM PEMBUATAN SUSU KACANG MERAH TERHADAP AKSEPTABILITY SENSORIK”

BENEDIKTA MB ANAHAMU
2020 · Thesis · Open Access

ABSTRAK PROPORSI PENGGUNAAN GULA MERAH DALAM PEMBUATAN (LEMPENG) DALAM PEMBUATAN SUSU KACANG MERAH (Phaseulus vulgaricus ,L) TERHADAP AKSEPTABILITAS SENSORIK Benedikta anahamu.*)Dr. Ir. Godlief F. Neonufa, MT**), Regina I. M. Banoet SP,MP**) UNIVERSITAS KRISTEN ARTHA WACANA KUPANG Fakultas Teknologi Pertanian Susu adalah cairan berwarna putih yang lazimnya berasal dari hasil pemerahan sapi atau hewan menyusui lainnya. Produk ini dapat dikonsumsi langsung atau dapat diolah menjadi bahan makanan lain yang aman dan sehat. Susu merupakan produk pangan yang hampir sempurna kandungan gizinya dan sangat dianjurkan untuk dikonsumsi oleh anak-anak. Bahan makanan ini merupakan salah satu sumber energi karena mengandung lemak dan gula susu (laktosa) dalam jumlah yang cukup bermakna. Susu juga kaya dengan zat pembangun karena mengandung protein. Salah satu jenis kacang yang berpotensi untuk menghasilkan susu adalah kacang merah (Phaseulus vulgaris, L). Kacang merah (Phaseulus vulgaris, L) termasuk dalam family loguminosea alias tanaman polongan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) sebagai rancangan dasar dengan menggunakan 4 perlakuan 3 kali ulangan sehingga menghasilkan 12 unit percobaan. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan pada warna, rasa maupun kadar gula produk susu kacang merah. Kata kunci : Kacang merah ( phaseulus vulgaricus, L), gula merah (lempeng *)peneliti **) pembimbing

STUDI TENTANG KOMPONEN BETA KAROTEN DAN DAYA TERIMA CENDOL BERBASIS CAMPURAN TEPUNG TAPIOKA DAN BUBUR LABU KUNING (Cucurbhita Moschata)

DEMETRIA MARIA HOAR LEKIK
2020 · Thesis · Open Access

STUDI TENTANG KOMPOSISI BETA KAROTEN DAN DAYA TERIMA CENDOL BERBASIS CAMPURAN TEPUNG TAPIOKA DAN BUBUR LABU KUNING (Cucurbhita Moschata) Demetria M.H. Lekik*), Dr. Ir. Godlief F. Neonufa, MT**), Ir. M. Nuhamara, MP**) (Fakultas Pertanian, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang) ABSTRAK Labu merupakan kelompok tumbuhan merambat dari famili Cucurbitaceae. Labu kuning kaya akan beta (β) karoten yang berfungsi sebagai prekursor vitamin A (Astawan, 2004) juga memiliki kandungan karbohidrat yang cukup tinggi (Gardjito, 2005). Cendol adalah produk olahan pangan yang berbahan dasar tepung hunkwe dan tepung beras, memiliki tekstur yang kenyal dan mempunyai ciri khas berwarna hijau (Rahman, dkk., 2015). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek pencampuran tepung tapioka dengan bubur labu kuning terhadap organoleptik (rasa, warna dan tekstur) sebagai bentuk penganekaragaman produk olahan dari labu kuning. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan masing-masing perlakuan diulang sebanyak 3 kali dengan presentase 0%, 50%, 55%, 60% bubur labu kuning. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Uji Analisis Organoleptik tertinggi terdapat pada perlakuan 60%, yang dimana proporsi bubur labu kuning 60% terhadap tekstur cendol labu kuning yang tertinggi dengan skor 3,6, rasa cendol labu kuning yang paling tertinggi disukai yaitu terdapat pada perlakuan 60% dengan skor 3,8, warna cendol yang sesuai dengan pengamatan terhadap kartu warna makanan, warna yang paling tegas terdapat pada perlakuan 60% dengan indikator warna orange 021.

PENGARUH SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL TERHADAP KUALITAS LAPORAN KEUANGAN PADA BADAN PENDAPATAN DAERAH KOTA KUPANG

JUMIANTI CUMBALE
2020 · Thesis · Open Access

ABSTRACK PENGARUH SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL TERHADAP KUALTAS LAPORAN KEUANGAN PADA BADAN PENDAPATAN DAERAH KOTA KUPANG Nama : Jumianti Cumbale Nim : 16193862 Prodi : Akuntansi Fakultas : Ekonomi Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sistem pengendalian intenal terhadap kualitas laporan keuangan pada Badan Pendapatan Daerah Kota Kupang.Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan menggunakan data primer yang diperoleh dari kuesioner.Populasi dalam penelitian ini adalah semua pegawai pada Badan Pendapatan Daerah Kota Kupang.Metode penentuan sampel yang digunakan adalah metode purposive sampling dan yang menjadi responden dalam penelitian ini adalah 30 pegawai yang melaksanakan fungsi akuntansi atau tata usaha keuangan pada Badan Pendapatan Daerah Kota Kupang.Tehnik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan memberikan kuisioner (pertanyaan tertulis) secara langsung kepada responden.Tehnik analisis data dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan menggunakan uji regresi sederhana. Dalam penelitian ini hasil analisis pengaruh sistem pengendalian internal (X) terhadap kualitas laporan keuangan (Y) hasil analisis regresi sederhana menjelaskan bahwa sistem pengendalian internal berpengaruh positif signifikan secara empiric. Kesimpulan yang diambil penulis dalam penelitian ini adalah sistem pengendalian internal yang ada pada Badan Pendapatan Daerah Kota Kupang berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas laporakeuangan yang berarti semakin banyak sistem pengendalian internal yang diterapkan maka semakin efektif pula laporan keuangan yang diimplementasikan berkualitas secara transparan.

UJI KETAHANAN LUNTUR TUMBUHAN PEWARNA JATI (Tectona grandis L.F) PADA BENANG KATUN DENGAN MORDAN ALAMI

JEFRYMES WANRES PAH
2020 · Thesis · Open Access

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk; a) mengetahui pengaruh penambahan mordan terhadap ketahanan luntur benang hasil pewarnaan daun jati muda, b) mengetahui perbedaan ketahanan luntur jenis mordan terhadap benang hasil pewarnaan daun jati muda. Sampel diambil dari Kelurahan Naimata, Jalan Nefo Uki, RT.18, RW.07. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen yaitu dilakukan dengan empat kali perlakuan untuk dapat menghasilkan warna yang akan dilihat dalam penelitian dengan menggunakan bahan pewarna alami daun jati muda. Penelitian ini telah dilakukan dari bulan November 2019 hingga Januari 2020 di Laboratorium Biologi Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada tiap-tiap perlakuan yang ditambahkan dengan mordan memberikan pengaruh terhadap warna dan juga ketahanan luntur pada benang yang diwarnai, mordan juga memberikan pengaruh terhadap terjadinya perubahan warna pada benang dan nilai ketahanan luntur. Terdapat perbedaan warna benang yang diwarnai dengan daun jati muda tanpa mordan menghasilkan warna brown, daun jati muda dengan mordan tunjung menghasilkan warna dark brown, daun jati muda dengan mordan jeruk nipis menghasilkan warna warm brown dan yang terakhir daun jati muda dengan mordan air kelapa muda menghasilkan warna chestnut red.

“Pengaruh Lama Perendaman Dalam Larutan Gula (sukrosa)Terhadap Proses Pembuatan Manisan Mangga Kering”.

MARTEN M. HERE
2020 · Thesis · Open Access

Marthen M. Here* Zet Malelak** Regina I. Banoet** ABSTRAK Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Eksakta Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Kristen Artha Wacana Kupang pada tanggal 20 mei 2021 sampai tanggal 5 juni 2021. Tujuannya adalah untuk mengetahui Pengaruh Lama Perendaman Dalam Larutan Gula (sukrosa) Terhadap Proses Pembuatan Manisan Mangga Kering. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap(RAL) sebagai rancangan dasar dengan menggunakan 4 perlakuan dan 3 kali ulangan sehingga menghasilkan 12 unit percobaan. Perlakuan terbaik dengan lama perendaman yang berbeda dalam pembuatan manisan mangga kering terdapat pada perlakuan C dengan lama waktu perendaman irisan mangga 9 jam menghasilkan nilai rata-rata rasa manisan mangga kering sebesar 4,822 (sangat suka),dan tekstur manisan mangga kering sebesar 4,778 (sangat memuaskan).