Lewati ke konten utama
Beranda / Koleksi

COLLECTION

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Koleksi otomatis dari Skripsi/Tugas Akhir

3.893 item publik

Publikasi

Halaman 177 dari 195

ANALISIS PEMBATALAN PASAL 15 AYAT 2 DAN 3 UNDANG-UNDANG NO 42 TAHUN 1999 TENTANG JAMINAN FIDUSIA OLEH MAHKAMAH KONSTITUSI

JOKSAN ARIANTO PAH
2021 · Thesis · Open Access

Judul: Analisis pembatalan pasal 15 ayat 2 dan 3 Undang­Undang No. 42 tahun 1999 TentangJaminan Fidusia oleh Mahkamah Konstitusi. Dalam ketentuan Pasal 15 (2) Undang­Undang Republik Indonesia Nomor 42 Tahun 1999 Tentang Jaminan Fidusia yang menyebutkan bahwa Sertifikat Jaminan Fidusia mempunyai kekuatan eksekutorial yang sama dengan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap. Namun dalam amar putusan Mahkamah Konstitusi Nomor: 18/PUU­XVII/2019 membatalkan Pasal 15 ayat (2) Undang­Undang Nomor 42 Tahun 1999 tentang Jaminan Fidusia. Permasalahannya adalah:Bagaimana Pertimbangan Hakim Mahkamah Konstitusi membatalkan Pasal 15 ayat 2 dan 3 Undang Undang No. 42 tahun 1999 tentang jaminan fidusia Oleh Mahkamah Konstitusi? Tujuan dari penulisan ini adalah untuk mengetahui Bagaimana Pertimbangan Hakim Mahkamah Konstitusi membatalkan Pasal 15 ayat 2 dan 3 Undang Undang No. 42 tahun 1999 tentang Jaminan Fidusia Oleh Mahkamah Konstitusi yang bermanfaat secara teori maupun praktis bagipenulis.

PEMANFAATANINTERNETSEKOLAHDALAMMENUNJANG PEMBELAJARANDISMANEGERI1WEWEWATIMUR

NANCI CHARMEL BANI MATA
2021 · Thesis · Open Access

ABSTRAK PEMANFAATANINTERNETSEKOLAHDALAMMENUNJANG PEMBELAJARANDISMANEGERI1WEWEWATIMUR Skripsi,programstudiilmupendidikanTeologi.FakultasKeguruandan IlmuPendidikanUniversitasKristenArthaWacanaKupanga *BaniMataN **ManggoaM **NatonisD Internetmerupakansalahsatumediayangdapatmembantu gurudansiswadalampembelajaran.didalaminternetterdapatbanyak pengetahuanyangdapatdiambilmanfaatuntukmenambahwawasan siswadanjugaguru.Diantaranyaparasiswabisamencariapasajadi internet, OlehkarenaitumelalauiinternetsiswaSMAnegeri1wewewa timur dapat mengakses internet sebagai informasi dan ilmu pengetahuansesuaidengankebutuhanyangrelevan.NamundiSMA Negeri1 wewewa Timursiswa dan guru kurang memanfaatkan internetdenganbaik.SelainitukendalahyangdihadapiolehSma Negeri1WewewaTimuryaitu:kurangnyapemahamansiswaterhadap penggunaaninternet,kurangfasilitaspenunjangdarisiswaitusendiri, kurangnya pemahaman siswa dalam menggunakan komputer, kurangnyaminatsiswadalam mengaksesinternetsebagaimedia belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pemanfaataninternetsekolahdalammenunjangpembelajarandiSMA N1WEWEWATIMUR. Metodepenelitiandeskriptifdenganmenggunakananalisisdata kualitatifdanteknikpengumpulandatadenganwawancarakepada kepalahsekolah,guru4orang,dansiswa8orang.Instrumentyang digunakandalam penelitianiniberupahwawancarakepadakepalah sekolah,guru,dansiswa. Berdasarkanhasilpengelolaandataperaninternetcukupbesar dansangatpentingdalampengembanganpendidikanyangadadiSMA N1WEWEWA TIMUR,karenainternetmerupakansalahsatumedia yangdapatmembantugurudansiswadalam pembelajaran,dengan adanyainternet,makamasalah-masalahpendidikanseperti,sarana prasarana, sumber belajar, kualitas guru dan informasi yang berhubungandenganpembelaransiswadapatterselesaikan. KarenaitupemanfaataninternetdiSMAN1WEWEWATIMUR harusmenjadiperhatianlebihsebabakanmemberikanpengaruhyang baikdalamhalmutudankualitaspendidikan. Katakunci: Keterangan:*= penulis **=pembimbing

STUDI TENTANG PERMAINAN TRADISONAL YANG DILAKUKAN PADA PEMBELAJARAN PJOK DI SD INPRES KALUMBANG

SALMON BRINGOM
2021 · Thesis · Open Access

ABSTRAK STUDI TENTANG PERMAINAN TRADISONAL YANG DILAKUKAN PADA PEMBELAJARAN PJOK DI SD INPRES KALUMBANG Salmon Bringom1*, Jusuf Blegur2, Pnatmo W. Masi3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Menurut Mariani (2008), dimana bermain anak-anak dapat meningkatkan kemapuan dan keterampilan yang mereka miliki. Permainan tradisional merupakan olahraga asli dari berbagai daerah di Indonesia, mungkin belum terkenal di tingkat nasional namun cukup populer di daerah asalnya. Tujuan penelitian: Untuk menganalisis jenis-jenis permainan Anak yang dilakukan pada pembelajaran PJOK di Sekolah Dasar Inpres Kalumbang Kabupaten Sumba Timur. Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan cara menggumpulkan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Data-data yang dikumpulkan kemuidian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil dan pembahasan: Hasil penilitian yang dicapai melalui studi tentang permainan tradisional dalam pembelajaran PJOK siswa/siswi SD Inpres kalumbang selalu memaikan permainan tradisional berupa permainan kuda-kudaan, gasing cekko, kelereng.. Simpulan: Dengan demikian dapat disimpulkan metode pembelajaran yang baik untuk digunakan dalam mengembangkan kecerdasan kemampuan anak adalah dengan menggunakan metode bermain. Permaianan sangat cocok untuk digunakan dalam mengembangkan kemampuan anak. Kata kunci: Studi Tentang Permainan Tradisional Yang Dilakukan Pada Pembelajaran PJOK, Permainan Tradisional. ABSTRACT A STUDY OF TRADITIONAL GAMES APPLIED IN THE PJOK LEARNING AT SD INPRES KALUMBANG Salmon Bringom1*, Jusuf Blegur2, Pnatmo W. Masi3 1,2,3Physical Education, Health, and Recreation Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, Artha Wacana Christian Universiti, Kupang, Indonesia email. [email protected] Background: According to Mariani (2008), when children play, they can improve their abilities and skills. Traditional games are native sports from various regions in Indonesia, which may not be well known at the national level but are quite popular in their home regions. Research Objective: To analyze the types of children's games applied in PJOK learning at Inpres Kalumbang Elementary School, East Sumba Regency. Research methods: This study used qualitative method by collecting data through observation, interviews and documentation. The data collected was then analyzed descriptively qualitatively. Results and discussion: The results obtained by studying traditional games in PJOK learning showed that the students at SD Inpres Kalumbang always played traditional games like horse-horse games, gasing cekko, and marbles. Conclusion: Thus, it can be inferred that a suitable learning method in developing children's intelligence skill is to use the play method. Games are very suitable to develop children's skills. Katakunci: A Study of Traditional Games Applied in PJOK Learning, Traditional Games.

ANALISIS PERBANDINGAN TINGKAT PENDAPATAN USAHA MIKRO, KECIL DAN MENENGAH (UMKM) SEBELUM DAN SETELAH TERDAMPAK COVID-19 DI KECAMATAN KELAPA LIMA KOTA KUPANG

RINI ERLINA KUSAPY
2021 · Thesis · Open Access

ABSTRAK Usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) mempunyai peran yang strategis dalam pembangunan ekonomi nasional, selain berperan dalam pertumbuhan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja. UMKM mampu menjadi prioritas atau tulang punggung sistem ekonomi kerakyatan untuk mengurangi masalah kemiskinan dan pengangguran. Keberadaan UMKM merupakan satu hal yang sangat penting dalam perekonomian, dimana dalam kondisi ekonomi yang tidak kondusif, UMKM adalah alternatif yang mampu mengurangi beban berat yang dihadapi perekonomian nasional. Pendapatan UMKM merupakan penghasilan yang diperoleh oleh seseorang atas apa yang dijualnya. Sebelum Pandemi COVID-19 telah terbukti memberikan dampak yang baik terhadap pendapatan usaha pada pelaku UMKM bahkan pemerintah. Namun pandemi COVID-19 yang masih terjadi sampai dengan saat ini mau tidak mau juga telah memberikan dampak yang cukup serius terhadap pendapatan pada para pelaku UMKM di Kecamatan Kelapa Lima Kota Kupang. Hal inilah yang melatarbelakangi penulis untuk menganalisis perbandingan tingkat pendapatan UMKM sebelum dan selama terdaampak Covd-19 di Kecamatan Kelapa Lima Kota Kupang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana tingkat pendapatan UMKM sebelum dan setelah terdampak Covid-19 di Kecamatan Kelapa Lima Kota Kupang, serta apakah terdapat perbedaan signifikan pendapatan sebelum dan selama covid-19. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penjualan. Populasi dalam penelitian ini adalah semua para pelaku UMKM dan sampel dalam penelitian ini berjumlah 20 responden. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer, yang diperleh melalui angket penelitian, dokumentasi dan wawancara. Sedangkan analisis menggunakan uji beda statistic dua sampel berpasangan (ujint-test) dengan tingkat signifikan 0,05. Hasil penelitian mengungkap bahwa terdapat berbedaan pendapatan sebelum dan selama terdampak covid-19. Hal ini ditunjukan dengan rata-rata total pendapatan dari 20 responden sebelum terdampak covid-19 dapat mencapai Rp26.630.500, sedangkan rata-rata pendapatan dari 20 responden setelah terdampak covid-19 sebesar Rp9.996.300. Hasil penelitian juga mengungkap bahwa terdapat perbedaan siginifikan pendapatan UMKM sebelum dan selama terdampak covid-19. Hal ini ditunjukkan dengan hasil uji beda dua sampel berpasangan diperoleh nilai Asym. Sig. (2-tailed) sebesar 0.000 lebih kecil dari syarat beda signifikan 0,05.terjadi penurunan pendapatan UMKM selama covid-19 dibanding periode sebelumnya.

Analisis Pengaruh Kepemimpinan Transformasional dan Kompensasi Terhadap Pegawai Pada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Kupang.

APRIANA LUAN
2021 · Thesis · Open Access

APRIANA LUAN, 16411324, Analisis pengaruh kepemimpinan transformasional dan kompensasi terhadap semangat kerja pegawai pada kota kupang. Skripsi, Jurusan Manajemen, Fakultas Ekonomi Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Pembimbing 1 (satu) Ibu Hermyn B Hina, S.E.,M.Si dan pembimbing 2 Bapak Zet Ena, S.E.,M.M. Peneliti menemukan bahwa pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) Pada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigarasi Kota Kupang berjumlah 22 0rang. Dari 22 orang tersebut hanya 10 orang yang tingkat kehadirannya sesuai dengan jumlah hari kerja yaitu 20 hari kerja dalam satu bulan.. Selain itu dari 12 orang Pegawai Apratur Sipil Negara (ASN) tingakat kehadirannya belum maksimal sesuai dengan jumlah hari kerja. Oleh karena itu peneliti dapat menyimpulkan bahwa pemimpin belum bisa mempengaruhi pegawai lainnnya. Artinya pemimpin belum mampu memberikan perhatian secara individual atau secara intens dengan pegawai lainnya. Dengan demikian akan mempengaruhi semangat kerja pegawai yang merupakan tingkat kehadiran yang sesuai dengan jumlah hari kerja hanya 10 orang dari jumlah 22 Pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) sedangkan 12 pegawai laiinnya belum maksimal dalam tingkat kehadirannya. Walaupun demikian, 12 orang pegawai tersebut tetap menerima gaji perbulan karena mereka mengerjakan pekerjaan dan berhak memperoleh kompensasi. Oleh karena itu, peneliti dapat menyimpulkan bahwa tinggi rendahnya semangat kerja pegawai pada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Kupang dipengaruhi oleh besar kecilnya kompensasi yang diterima. Hal tersebut menunjukan bahwa semangat kerja pegawai pada Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Kota Kupang, keinginan dan kesungguhan seseorang mengerjakan pekerjaannya dengan baik serta berdisiplin untuk mencapai prokduktifitas yang maksimal Dan pimpinan akan memainkan peranan yang sangat penting bagi setip organisasi, maupun kemampuan untuk memberikan inspirasi dan memotivasi para karyawan semua pendapatan yang berbentuk uang, barang langsung maupun tidak langsung yang diterima oleh karyawan sebagai imbalan atas jasa yang diberikan kepada perusahaan. Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk menganalisis kepemimpinan transformasional berpengaruh terhadap semangat kerja pegawai pada Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Kupang, Untuk menganalisis kompensasi berpengaruh terhadap semangat kerja pegawai pada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Kupang. Poulasi dan sampel dalam penelitian ini adalah populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kota xiii Kupang yang berjumlah 35 orang yang terdiri dari Pegawai Negera Sipil (PNS) berjumlah 22 orang dan Pegawai Tidak Tetap (PTT) berjumlah 13 orang. Yang menjadi sampel dalam penelitian ini adalah Pegawai Dinas Tenaga kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) kota kupang yang berjumlah 35 orang. Maka sampelnya adalah 22 orang diambil dari Pegawai Negera sipil (PNS). Hasil pengumpulan data tersebut diuji berdasarkan analisis pendahulunan dan analisis lanjutan menggunakan persamaan regresi linear berganda dengan uji hipotesis diketahui bahwa untuk variabel Kepemimpinan Transformasional(XI) ditemukan thitung sebesar 0,573 dan nilai ttabel sebesar 2,093 dengan tingkat signifikan sebesar 0,573. Karena nilai thitung lebih kecil dari nilai ttabel dan tingkat signifikan lebih dari 0,05 yaitu sebesar 0,573, maka dapat disimpulkan bahwa kepemimpinan transformasional(XI) tidak berpengaruh signifikan terhadap semangat kerja pegawai(Y) pada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kota Kupang. Dan Kompensasi(X2) hasil uji ttabel pada aplikasi spss dapat diketahui bahwa nilai thitung sebesar 0,521 dan nilai ttabel sebesar 2,093 dengan tingkat signifikan sebesar 0,05. Karena nilai thitung lebih kecil dari nilai ttabel dan tingkat signifikan lebih dari 0,05 yaitu sebesar 0,608 maka dapat disimpulkan bahwa kompensasi tidak berpengaruh signifikan terhadap semangat kerja pegawai pada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kota Kupang.

ANALISIS PENGELOLAAN KEUANGAN DESA DI DESA MUDA KECAMATAN KELUBAGOLIT KABUPATEN FLORES TIMUR

YULIUS BAYO SILI
2021 · Thesis · Open Access

ABSTRAKSI Penelitian ini berjudul : “Analisis Pengelolaan Keuangan Desa Di Desa Muda Kecamatan Kelubagolit Kabupaten Flores Timur ” Keuangan desa adalah semua hak dan kewajiban desa yang dinilai dengan uang serta segala seseuatu tentang uang dan barang yang berhubungan dengan pelaksanaan hak dan kewajiban desa (Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 Pasal 71 ayat 1). Keuangan desa tersebut dimaksudkan untuk pembiayaan program kegiatan yang dimiliki. Secara lebih jelas disebutkan bahwa keungan desa merupakan semua hak dan kewajiban desa dalam rangka penyelangaraan pemerintahan desa yang dapat dinilai dengan uang termasuk didalamnya segala bentuk kekayaan yang berhubungan dengan hak dan kewajiban desa, sedangkan pengelolaan keuangan desa merupakan keseluruhan kegiatan yang meliputi Perencanaan, Pelaksanaan, Penatausahaan, Pelaporan, dan Pertanggungjawaban termasuk dalam hak desa adalah hak milik atas uang dan barang. Dalam upaya melakukan pembangunan desa maka pemerintah mengeluarkan peraturan dalam mengelola keuangan desa yaitu dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri ( Permendagri ) Nomor 113 Tahun 2014 tentang pengelolaan keuangan desa. Berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 113 Tahun 2014 Pengelolaan Keuangan Desa adalah keseluruhan kegiatan yang meliputi Perencanaan, Pelaksanaan, Penatausahaan, Pelaporan, dan Pertanggungjawaban keuangan desa, sedangkan yang termasuk dalam Keuangan Desa adalah penerimaan desa dimana Penerimaan Desa merupakan uang yang berasal dari seluruh pendapatan desa yang masuk ke Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa ( APBDes ) melalui rekening kas desa.Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa tersebut harus disusun dan dilaksanakan sesuai dengan peraturan yang telah ditetapkan oleh Pemerintah. Adapun masalah yang diambil pada penelitian ini adalah Analisis Pengelolaan Keuangan Desa Di Desa Muda Kecamatan Kelubagolit Kabupaten Flores Timur, Sementara persoalan pada penelitian ini adalah Bagaimana Pengelolaan Keuangan Desa Di Desa Muda Kecamatan Kelubagolit Kabupaten Flores Timur. Dan tujuan penelitian ini adalah untuk Mengetahui Bagaimana Pengelolaan Keuangan Desa di Desa Muda Kecamatan Kelubagolit Kabupaten Flores Timur berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 113 Tahun 2014. Konsep pada penelitian ini yaitu Pengelolaan keuangan desa di Desa Muda apakah sudah sesuai dengan Permendagri No 113 Tahun 2014 sebagai skala pengukuran konsep. Adapun populasi pada penelitian ini adalah Laporan Realisasi APBDes 2019, sementara sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah Laporan Realisasi APBDes 2019. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah teknik wawancara dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data yaitu analisis pendahuluan, pada tahap ini dideskripsikan indikator empirik dari konsep analisis pengelolaan keuangan di Desa Muda Kecamatan Kelubagolit Kabupaten Flores Timur berdasarkan data yang dikumpulkan melalui wawancara. Untuk analisis lanjutan dilakukan secara kualitatif yaitu dengan menganalisa Dimana penelitian kualitatif digunakan sebagai prosedur penelititan yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang diamati dan fenomena yang terjadi mengenai pengelolaan keuangan desa. Penelitian ini akan melakukan beberapa langkah untuk menjawab rumusan masalah tentang Bagaimana Pengelolaan Keuangan Desa Di Desa Muda Kecamatan Kelubagolit Kabupaten Flores Timur, Dan disesuaikan dengan Permendagri Nomor 113 Tahun 2014. Hasil Penelitian ini menunjukan bahwa Bahwa Proses pengelolaan keuangan desa yang dimulai dari Perencanaan, Pelaksanaan, Penatausahaan, Pelaporan dan Pertanggungjawaban, Secara garis besar sudah disusun sesuai dengan Permendagri Nomor 113 tahun 2014. Namum pada tahap pelaksanaan belum sesuai dengan Permendagri Nomor 113 Tahun 2014 Karena bendahara desa mengajukan surat permintaan pembayaran terlebih dahulu seteiah disetujui kepala desa baru bendahara desa melakukan pembayaran, jadi surat pernyataan tanggungjawab belanja dan dilampirkan bukti transaksi baru akan dilampirkan apabila bendahara desa sudah melakukan pembayaran. Sedangkan menurut Permendagri No. 113 tahun 2014 pelaksanaan kegiatan mengajukan Surat Permintaan Pembayaran (SPP) Kepada Kepala desa. SPP tidak boleh dilakukan sebelum barang atau jasa diterima. Pada proses Pertanggungjawaban juga ada point yang belum sesuai dengan Permendagri Nomor 113 Tahun 2014 Pasal 41 Ayat 2,yang isinya Laporan pertanggungjawaban realisasi pelaksanaan APBDesa disampaikan paling lambat 1 (satu) bulan setelah akhir tahun anggaran berkenaan. Hal ini terjadi karena keterlambatan dalam penyampaian laporan pertanggungjawaban realisasi pelaksanaanAPBDes, laporan tersebut disampaiakan kepada bupati melalui camat pada bulan maret tahun berikutnya karena disebabkan oleh pelaksana kegiatan dalam menyampaikan LPJ kurang kurang melengkapi dengan dokumen-dokumen pendukung yang ditentukan, hal ini tidak sesuai dengan Permendagri Nomor 113 Tahun 2014.

Manajemen Gizi Atlet Kempo Pusat Pendidikan Dan Latihan Daerah (PPLD) Provinsi Nusa Tenggara Timur 2020

ARIYANTO PALA
2021 · Thesis · Open Access

Pembinaan prestasi olahraga merupakan salah satu agenda tahunan yang menggunakan dana pemerintah cukup besar baik di tingkat Nasional maupun di Daerah. Salah satu aspek penting yang sering terlupakan dalam pembinaan atlet adalah faktor gizi atlet. Masalah yang di teliti adalah bagaimana manajemen gizi atlet kempo di PPLD,Penelitian ini bertujuan untuk,mengetahui manajemen gizi atlet Kempo di Pusat Pendidikan dan Latihan Daerah (PPLD) Provinsi Nusa Tenggara Timur. Tujuan peneliti yaitu ingin Mengetahui manajemen Gizi Atlet Kempo Di PPLD Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi.dengan pengelolah Gizi Penyedia Gizi dan Atlet. Data dianalisis dengan menggunakan Analisis Interaktive model dari Miles. Hasil penelitian diperoleh bahwa Manajemen gizi atlet Kempo di Pusat Pendidikan dan Latihan Daerah (PPLD) Provinsi Nusa Tenggara Timur, selama ini dilakukan dengan baik. Dapat disimpulkan bahwa pola asupan gizi sebagai salah satu prioritas dalam pembinaan atlet dalam pelaksanaannya sudah sepenuhnya tertangani dengan baik dan manajemen gizi di Pusat Pendidikan dan Latihan Daerah (PPLD) Provinsi Nusa Tenggara Timur sudah sesuai dengan perhitungan kebutuhan energi atlet bersangkutan. Dapat disarankan untuk meningkatkan prestasi Atlet di Pusat Pendidikan dan Latihan Daerah (PPLD) Provinsi Nusa Tenggara Timur tetap dipertahankan dan menerapkan manajemen gizi atlet yang baik.

PENGARUH CAMPURAN SEKAM PADI DAN DAUN KESAMBI TERHADAP KUALITAS BIOBRIKET

OSKAR BUNGA
2021 · Thesis · Open Access

ABSTRAK PENGARUH CAMPURAN SEKAM PADI DAN DAUN KESAMBI TERHADAP KUALITAS BIOBRIKET Bunga O * Bunga F. J. H ** Makaborang M *** Suatu penelititan telah dilakukan untuk mengetahui pengaruh campuran sekam padi dan daun kesambi terhadap kualitas biobriket dan perlakuan campuran sekam padi dan daun kesambi terhadap kualitas biobriket terbaik. Rancangan percobaan yang digunakan dalam penelitian dianalisis dengan analisis varians dan dilanjutkan dengan uji Duncan untuk mengetahui perbedaan antara perlakuan yang diuji adalah kombinasi sekam padi dan daun kesambi sebagai bahan baku biobriket sebagai berikut A. (sekam padi 90, 70, 50, 30, 10% + daun kesambi 10, 30,50,70, 90%). Variabel pengamatan meliputi kadar air, kerapatan, pengembangan diameter dan nilai kalor biobriket. Hasil penelitian menunjukan bahwa perlakuan pencampuran sekam padi dan daun kesambi memberikan pengaruh pada pengamatan kadar air, kerapatan, pengembangan diameter dan nilai kalor bahan dan perlakuan terbaik D. (sekam padi 30% + daun kesambi 70% adalah perlakuan terbaik yang menghasilkan kadar air terendah 11,4 %, pengembangan diameter terendah 5.03 %, kerapatan tertinggi 2,223.67 kg/m3, dan nilai kalor tertinggi 1400.70 j.

PENGARUH PEMBERIAN PERE KAT TEPUNG KANJI TERHADAP KUALITAS BRIKET DAUN KESAMBI (Schleichera Oleosa Lour)

FERDINAN OEMATAN
2021 · Thesis · Open Access

ABSTRAK PENGARUH PEMBERIAN PERE KAT TEPUNG KANJI TERHADAP KUALITAS BRIKET DAUN KESAMBI (Schleichera Oleosa Lour) Oematan F * Makaborang M ** Dethan J. J. S. *** Program Studi Mekanisasi Pertanian Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Pengaruh perekat tepung kanji menghasilkan kualitas terbaik untuk membuat briket dari daun kesambi ingin mengurangi ekonomis bagi masyarakat. Daun kesambi yang masih muda dapat dimakan sebagai sayur asam. Bahkan dapat dimakan mentah sebagai lalapan, walaupun rasanya agak sepat. Di Sulawesi Selatan, daun kering dari pohon kesambi dapat dibakar dan asapnya digunakan untuk pengobatan (pengasapan) penyakit kudis dan gatal-gatal (Bachli, 2007). Buah yang masih hijau dapat dimakan dan diolah sebagai asinan. Penelitian dilaksanakan pada bulan agustus - september 2021 di Laboratorium Mekanisasi Pertanian, Program Studi Mekanisasi Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Kristen Artha Wacana. Bahan utama yaitu serbuk daun kesambi kering. Perlakuan yang diuji adalah ukuran partikel , yaitu 3 variasi ayakan 50 mesh, hand press dan ring die briket mill, jangka sorong, timbangan mettler toledo, bomb calorimeter, dan plastik sampel. Tahapan yaitu : (1) Persiapan bahan, (2) Pengecilan ukuran atau penepungan, (3) Pengayakan (4) Pencampuran serbuk daun kesambi, dengan perekat tepung kanji, dan air. (5) Pencetakan briket, (6) Pengeringan briket, dan (7) Analisis kualitas briket. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa : (1) Sumber energy terbarukan yaitu Briket yang dapat di buat dari partikel-partikel limbah daun kesambi yang menghasilkan kualitas terbaik untuk mempermudah masyarakat dalam ekonomis., (2) Tepung kanji yaitu untuk membuat perekat yang memiliki kualitas yang baik. (3) Briket limbah dari partikel daun kesambi untuk masing – masing perekat, persentase perekat tepung kanji 25gr, memiliki kualitas lebih baik dari segi kadar air, dan nilai kalorinya dibandingkan dengan persentase perekat 25gr, dan 35gr. Dan (4) karakteristik briket limbah organik daun kesambi yang terbaik adalah sebagai berikut : a. Kadar air sebesar 36.00% dan nilai kalori sebesar 1340.72 %.

PENGARUH PENAMBAHAN PEREKAT PADA BIOPELET CAMPURAN TONGKOL JAGUNG DAN DAUN KESAMBI

NOVEN BILI RIGA
2021 · Thesis · Open Access

ABSTRAK PENGARUH PENAMBAHAN PEREKAT PADA BIOPELET CAMPURAN TONGKOL JAGUNG DAN DAUN KESAMBI Riga N. B* Makaborang M ** Dethan J. J. S*** Program Studi Mekanisasi Pertanian Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Bahan sumber biomassa limbah pertanian yang ketersediaanya melimpah adalah tongkol jagung dan daun kesambi. Daun kesambi berkhasiat sebagai obat eksem, obat kudis, obat koreng dan obat radang telinga. Namun dalam keadaan modern sekarang ini biomassa dari tongkol jagung dan daun kesambi yang dicampur dapat dimanfaatkan untuk menunjang kehidupan rumah tangga seperti memasak, memanggang, dan kebutuhan rumah tangga lainnya. Dari hasil penelitian perlakuan penambahan perekat berpengaruh nyata terhadap kadar air, pengembangan diameter, kerapatan, dan kalori biopelet pada tingkat kepercayaan P>0.05. Hasil uji jarak berganda Duncan menunjukkan bahwa perlakuan A (Perekat 5%) menghasilkan kadar air tertinggi 14.38 %, perlakuan A (Perekat 5%) yang menghasilkan pengembangan diameter 14.87 %, perlakuan A (Perekat 5%) yang menghasilkan kerapatan 647.52 kg/m3, Perlakuan A (Perekat 5%) yang menghasilkan kalori 1294.69 j.

PENGARUH LAMA PEMANASAN CANGKANG BUAH KEMIRI TERHADAP RENDEMEN DAGING BUAH KEMIRI

YERMI BEBENGU
2021 · Thesis · Open Access

ABSTRAK PENGARUH LAMA PEMANASAN CANGKANG BUAH KEMIRI TERHADAP RENDEMEN DAGING BUAH KEMIRI Bebengu Y* Bunnga, H .J. F ** Dethan, J. J. S *** Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lama pemanasan cangkang biji kemiri untuk menghasilkan rendemen daging buah kemiri yang baik. Penelitian ini mengunakan metode Rancang Acal Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 5 kali ulagan sehingga didapatkan 20 percobaan adapun perlakuan yang diuji yaitu perlakuan A konrol (tampa pemanas), perlakuan B. lama pemansan 1 jam, C. lama pemasan 2 jam, D.lama pemasan 3 jam dengan suhu pemansan 70oC. Data hasil pengamatan dianalisis menggunakan analisis sidik ragam (ANOVA). Untuk informasi perbedaan antara perlakuan dilanjutkan dengan uji berganda duncan. Hasil penelitian menunjukan bahwa perlakuan dengan lama pemanasan pada proses pemecahan cangkang buah kemiri berpengaruh terhadap pemecahan cangakang buah kemiri presentasi inti utuh, presentasi pecah dua, presentasi inti hancur. Hasil uji jarak berganda duncan menunjukan bahwa perlakuan Perlakuan terbaik lama pemansan terhadap pemecahan cangkang buah kemiri terdapat pada Perlakuan C (lama pemanasan 2 jam) menghasilkan nilai presentasi inti utuh daging buah kemiri tertinggi dengan nilai 48.856%, perlakuan D presentasi intih pecah dua dengan nilai 36.05%, perlakuan B presentasi inti hancur dengan nilai 15.63%, perlakuan A (tampa pemanasan) menghasilkan nilai presentasi intih lengket dengan nilai 31.38%.

PENGARUH PERBANDINGAN CAMPURAN KOTORAN SAPI DAN AIR TERHADAP PEMBENTUKAN BIOGAS

AGUSTINUS GHUNU DAWA
2021 · Thesis · Open Access

Peneltian ini mengkaji pengaruh perbandingan campuran kotoran sapi dan air terhadap pembentukan biogas. yang menjadi tujuan penelitian ini adalah mengetahui bagaimana pengaruh perbedaan campuran kotoran sapi dan air terhadap jumlah produksi volume biogas yang dihasilkan dan mengtahui perbandingan terbaik dan tepat yang mana menghasilkan volume biogas yang terbanyak. metode yang digunakan yaitu Rancangan Acal Lengkap . 5 percobaan dan 5 ulangan dengan 25 unit percobaan dengan perlakuan yang dicobakan : Perlakuan A:1 kg feses : 0,50 ltr air, Perlakuan B: 1 kg feses : 0,75 ltr air. Perlakuan C : 1 Kg feses : 1,00 ltr air. perlakuan D : 1 kg feses : 1,25 ltr air. Perlakuan E : 1 kg feses : 1,50 ltr air. Hasil penelitian dapat disimpulkan 1). perbandingan campuran kotoran sapi dan air berpengaruh nyata pada taraf 5 % dan 1 % terhadap volume gas yang dihasilkan. 2). Perlakuan tepat dan terbaik terjadi pada perbandingan 1 kg kotoran sapi dan air 1,00 liter dengan volume gas 6,78 liter.

PENGARUH VARIASI CAMPURAN TONGKOL JAGUNG DAN DAUN KESAMBI TERHADAP KUALITAS BRIKET

JONI IMANUEL TIUMLAFU
2021 · Thesis · Open Access

ABSTRAK Tiumlafu J. I * Bunga F. J. H ** Dethan J. J. S *** Pengaruh variasi campuran tongkol jagung dan daun kesambi terhadap kualitas briket. Suatu penelitian telah dilakukan untuk mengetahui pengaruh variasi campuran tongkol jagung dan daun kesambi terhadap kualitas briket dan perlakuan campuran tongkol jagung dan daun kesambi terhadap kualitas briket terbaik.Rancangan percobaan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap. Data hasil penelitian dianalisis dengan Analisis varians dan dilanjutkan dengan uji Duncan untuk mengetahui perbedaan antara perlakuan yang diuji. Perlakuan yang diuji adalah kombinasi tongkol jagung dan daun kesambi sebagai bahan baku briket sebagai berikut:A. (Campuran Tongkol 80% + Daun kesambi 20%), B. (Campuran Tongkol 70% + Daun kesambi 30%)C. (Campuran Tongkol 60% + Daun kesambi 40%), dan D. (Campuran Tongkol 50% + Daun kesambi 50%). Pembuatan briket tongkol diawali dengan pengecilan ukuran, pengayakan dilakukan menggunakan alat pengayak dengan ukuran saringan 40 mesh, pencampuran tongkol jagung dengan daun kesambi dan bahan perekat. pencetakan briket. Pencetakan dilakukan menggunakan diameter 48.22 mm panjang 60 mm dan pengeringan briket. dikeringkan di bawah sinar matahari selama ± 4 jam. Pengamatan dengan mengukur kadar air, berat, suhu.Variabel pengamatan meliputi kadar air, kerapatan, pengembangan diameter dan nilai kalor briket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan pencampuran tongkol jagung dan daun kesambi memberikan pengaruh pada pengamatan kerapatan dan nilai kalor bahan dan perlakuan D (Campuran tongkol jagung 50% + Daun kesambi 50%) adalah perlakuan terbaik yang menghasilkan nilai kalor tertinggi 1419.74J, kerapatan tertinggi 460.03 kg/m3, pengembangan diameter terendah 6.96 % dan kadar air terendah 11.91%.

Pengaruh Penggunaan Jenis Nozzel yang Berbeda pada Alat Hensprayer Electric Terhadap Tingkat Pengendalian Gulma Pada Tanaman Jagung

ARYANTO I KASE
2021 · Thesis · Open Access

ABSTRAK PENGARUH PENGGUNAAN JENIS NOZZEL YANG BERBEDAH PADA ALAT HENSPRAYER ELECTRIC TERHADAP TINGKAT PENGENDALIAN GULMA PADA TANAMAN JAGUNG Kase Aryanto *) Nainiti Nikodemus P.P.E. **) Makaborang Marten **) Penelitian ini dilaksanakan di Fatumanufui Kecamatan Boking Kabupaten Timor Tengah Selatan. Kinerja sprayer sangat ditentukan kesesuaian ukuran droplet aplikasi yang dapat dikeluarkan dalam satuan waktu tertentu sehingga sesuai dengan ketentuan penggunaan dosis pestisida yang akan disemprotkan. penelitian ini bertujuan mengetahui penggunaan jenis nosel yang berbedah pada alat hensprayer elektrik terhadap tingkat pengendalian gulma pada tanaman jagung. Alat yang dipakai dalam penelitian ini berupa nosel orong Pengukur waktu(software) Gelas ukur Penggaris Meter rol, bahan yang dipakai dalam penelitian ini adalah pupuk cair yang telah dilarutkan dengan air. Penggunaan jenis nozzle yang berbedah pada alat hensprayer elektrik terhadap tingkat pengendalian gulma pada tanaman jagung memiliki kesamaan, ditunjukan melalui nilai interaksi antar ke lima jenis nozzle signifikan sebesar (sig) 0,98> (sig) 0,05, Kesamaan efektifitas kerja nozzel satu memiliki nilai kesamaan efektif kerja pada subset ab. dan tidak berbeda dengan jenis nozzle tiga dan nozzle empat memiliki nilai kesamaan efektif kerja pada subset b. Untuk jenis nozzle lima memiliki nilai efektif kerja pada subset a dan tidak memiliki nilai kesamaan pada subset ab dan subset b atau jenis nozzle lainnya. efektifitas kerja jenis nozel satu adalah 17,1014 dengan nilai variance adalah 214,386, efektifitas kerja jenis nozel dua adalah 16,617 dan nilai variance 199,982, efektifitas kerja jenis nozel tiga adalah 17,1268 dengan nilai variance 239,157. jenis nozzle empat 16,865 dengan nilai variance 222,424 dan efektifitas kerja jenis nozel lima adalah 17,9416 dan nilai variance 230,587. nilai rata-rata efektifitas kerja dari kelima jenis nozezel adalah memiliki kesamaan yang tidak berbeda secara nyata. Kata kunci : Data nozzel, Hensprayer Electric Keterangan *) Peneliti **) Pembimbing

ANALISIS KEBUTUHAN AIR TANAMAN MENGGUNAKAN CROPWAT 8.0 UNTUK PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN TOMAT DI DESA BAUMATA KABUPATEN KUPANG

TEOFILUS SANG MAGUR
2021 · Thesis · Open Access

ANALISIS KEBUTUHAN AIR TANAMAN MENGGUNAKAN CROPWAT 8.0 UNTUK PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN TOMAT DI DESA BAUMATA KABUPATEN KUPANG Magur S.T. * ) Nainiti N.P.P.E.**) Dethan J.J.S. **) ABSTRAK Penelitian ini dilaksanakan di Lab Mekanisasi Pertanian FATETA, UKAW Kupang.Cropwat 8.0 adalah program berbasis windows yang digunakan untk menghitung kebutuhan air tanaman dan kebutuhan irigasi berdasarkan tanah,iklim, dan data tanaman. Cropwat 8.0 dapat dipergunakan untuk menghitung evapontranspirasi potensial, evapontranpirasi aktual,kebutuhan air irigasi satu jenis tanaman maupun beberapa jenis tanaman dalam satu hamparan, serta merencanakan pemberian air irgasi.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan air irigasi tanaman tomat dari tahap penanaman hingga panen dengan program Cropwat 8.0.Data yang dikumpulkan berupa data sekunder. Data sekunder diperoleh dari BMKG berupa data iklim selama 5 Tahun dengan periode pengamatan 2015 s.d. 2019 kemudian disesuaikan dengan kebutuhan Cropwat 8.0. Berdasarkan data iklimnya diperolehEvapotranspirasi potensial tertinggi dicapai pada bulan September yaitu 5,41 mm/hari dan terendah pada bulan Januari sebesar 3,37 mm/hari. Semakin tinggi temperatur udara dan lama penyinaran maka nilai evapotranspirasi potensial (ETo) juga semakin tinggi. Rata-rata nilai evapotranspirasi potensial sebesar 4,66 mm/hari.Kemudian kebutuhan air tanaman semakin besar setiap bulannya. Sedangkan Kebutuhan air irigasi tertinggi yaitu pada bulan Maret dekade ke-3 sebesar 45,6 mm/dec dan terendah pada bulan April dekade ke-2 sebesar 10,9 mm/dec. Kata kunci : data klimatologi, irigasi, Cropwat 8.0, tomat Keterangan *) Peneliti **) Pembimbing

ANALISIS KETERSEDIAN DAN KEBUTUHAN AIR MUSIM TANAM KE DUA PADI SAWAH DI DAERAH IRIGASI BUKAPITING KECAMATAN ALOR TIMUR LAUT

MARIA PENTON
2021 · Thesis · Open Access

ABSTRAK ANALISIS KETERSEDIAN DAN KEBUTUHAN AIR MUSIM TANAM KE 2 PADI SAWAH DI DAERAH IRIGASI BUKAPITING KECAMATAN ALOR TIMUR LAUT OLEH Penton M. *) Nainiti. Niko. P. P **) Lano. M. L **) Suatu penelitian telah di lakukan di daerah irigasi Bukapiting penelitian ini di laksanakan pada bulan November sampai Desember, penelitian ini bertujuan untuk menghitung beberapa ketersedian air irigasi di Bukapiting Kecamamatan Alor Timur Laut untuk memghitung berapa kebutuhan air irigasi untuk pertanian padi di Bukapiting dan untuk menentukan pola tanam yang tepat berdasarkan ketersedian air yang ada di Bukapiting Kecamatan Alor Timur Laut. penelitian menggunakan metode Deskriptif Kuantitatif populasi dalam penelitian ini adalah sawah irigasi teknis seluas 360 ha. Teknik Pengumpulan data yaitu dari pemgumpulan data sekunder, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menemukan sebagai berikut: Debit rata-rata 1,786 m3/detik dan debit yang sampe ke saluran irigasi pada saluran primer adalah 3,572m3/detik, pada saluran sekunder 0,399m3/detik dan saluran tersier 0,36m3/detik. Kebutuhan air untuk pertanian yaitu berkisar antara 360m3/detik untuk masa tanm pertama dan kebutuhan air untuk masa tanam kedau yaitu 0,36m3/detik Kata Kunci : Analisis Ketersediaan Dan Kebutuhan Air Di Daerah Irigasi Desa Bukapiting Keterangan : **) Pembimbing *) Peneliti

ANALISIS KETERSEDIAAN DAN KEBUTUHAN AIR EMBUNG HAEKRIT PADA MUSIM TANAM KEDUA (MT2) DI DESA MANLETEN KECAMATAN TASIFETO TIMUR KABUPATEN BELU

HILDEGUNDA OLOK
2021 · Thesis · Open Access

Embung haekrit merupakan embung yang terletak di Dusun bauatok di Desa Manleten, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu, Provinsi NTT. Luas embung Haekrit 2940,00 ha. Embung merupakan bangunan yang berfungsi menampung air hujan untuk persediaan suatu desa di musim kering. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung ketersedian dan kebutuhan air embung di desa manleten Kecamamatan tasifeto timur Kabupaten belu. Embung ini memiliki peranan yang penting sebagai sarana jaringan irigasi embung haekrit, yang membendung embung Haekrit untuk memenuhi kebutuhan air. Upaya pengelolaan air yang tepat di embung haekrit diperlukan sehingga dapat menghindari terjadinya ketidakseimbangan antara ketersedian dan kebutuhan air. Ketersedian air dihitung dengan menggunakan metode bulan dan tahun dasar perencaan. Kebutuhan air di peroleh untuk irigasi sebesar 0,29783265m3/detik.

PENGARUH JUMLAH PEMBERIAN AIR PADA IRIGASI TETES UNTUK BUDIDAYA TANAMAN BAYAM HIJAU (Amaranthus )

MARIA IKUN LAU
2021 · Thesis · Open Access

PENGARUH JUMLAH PEMBERIAN AIR PADA IRIGASI TETES UNTUK BUDIDAYA TANAMAN BAYAM HIJAU (Amaranthus ) ABSTRAK Ikun Lau M. *) Nainiti N.P.P.E **) Lano. M. L **) Irigasi tetes adalah suatu sistem untuk memasok air (dan pupuk) tersaring ke dalam tanah melalui suatu pemancar ( emitter). Pemberian air pada irigasi tetes dilakukan dengan menggunakan alat aplikasi yang dapat memberikan air dengan debit yang rendah dan frekuensi yang tinggi (hampir terus-menerus) disekitar perakaran tanaman. Bayam hijau ( Amaranthus ). Merupakan salah satu komoditas tanaman hortikultura dari jenis sayur-sayuran yang dimanfaatkan daun-daun yang masih muda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jumlah pemberian air pada irigasi tetes untuk budidaya tanaman bayam hijau dan mengetahui jumlah pemberian air pada irigasi tetes berapakah yang baik untuk pertumbuhan tanaman bayam hijau.Penelitian ini dilakukan di Kebun bapak Agus bulan November 2020.Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap ( RAL) dengan 5 perlakuan dan 5 ulangan sehingga didapat 25 percobaan yaitu perlakuan A dengan jumlah pemberian air 100 ml/ polibag, perlakuan B dengan jumlah pemberian air 200 ml/ polibag, perlakuan C dengan jumlah pemberian air 300 ml/ polibag, perlakuan D dengan jumlah pemberian air 400 ml/polibag, perlakuan E dengan jumlah pemberian air 500 ml/polibag. Data hasil pengamatan dianalisis menggunakan analaisis sidik ragam ( ANOVA). Hasil uji berganda Duncan menunjukkan bahwa pengaruh jumlah pemberian air irigasi tetes untuk budidaya tanaman bayam hijau (Amaranthus). Berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, dan lebar daun. Berdasarkan parameter tersebut, maka perlakuan terbaik terdapat pada perlakuan E jumlah pemberian air 500 ml/ hari dengan nilai rata-rata tinggi tanaman = 30,34 cm, jumlah daun = 11,40 helai, dan lebar daun = 7,66 cm. Kata kunci : Bayam hijau,irigasi tetes, Air, pertumbuhan Keterangan : **) Pembimbing *) Peneliti

KONSERVASI TANAH DAN AIR PADA TANAH TERDEGRADASI DI KECEAMATAN LEMBOR KABUPATEN MANGGARAI BARAT PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR TAHUN 2020 ( Studi Kasus Di Desa Wae Bangka, Desa Wae Kanta dan Desa Pondo)

LUDOVITUS I. NAGAR
2021 · Thesis · Open Access

ABSTRAK KONSERVASI TANAH DAN AIR PADA TANAH TERDEGRADASI DI KECEAMATAN LEMBOR KABUPATEN MANGGARAI BARAT PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR TAHUN 2020 ( Studi Kasus Di Desa Wae Bangka, Desa Wae Kanta Dan Desa Pondo) Nagar. L.*) Lano. M. L.**) Haba Bunga. F. J.**) Konservasi tanah merupakan penempatan setiap bidang tanah pada cara penggunaan yang sesuai dengan kemampuan tanah tersebut dan memperlakukakannya dengan syarat-syarat yang diperlukan agar tidak terjadi kerusakan tanah. Penelitian ini dilakukan di daerah konservasi yang terdiri dari tiga desa yaitu Desa Wae Bangka, Desa Wae Kanta dan Desa Pondo yang dilaksanakan pada tanggal 28 September 2020 sampai pada tangal 28 Oktober 2020. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei dengan teknik pengamatan langsung dan teknik wawancara. Sampel dalam penelitian ini adalah Desa Wae Bangka, Desa Wae Kanta, dan Desa Pondo. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengatahui input dan Output dari proses konservasi lahan di Desa Wae Bangka, Desa Wae Kanta dan Desa Pondo. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa teknik Konservasi Tanah dan Air (KTA) di Desa Wae Bangka, Desa Wae Kanta dan Desa Pondo sudah sesuai dengan kriteria penerapan Konservasi Tanah dan Air, khususnya ditinjau dari aspek kemiringan lereng. Teknik KTA yang diterapkan masyarakat di tig desa tersebut yaitu teknik vegetatif 56% dari total responden berupa kebun campuran, dan wanatani. Sedangkan metode sipil teknis berupa teras bangku sebanyak 44%. Penerapan teknik KTA yang sesuai dengan pedoman ditemukan pada semua kelas kelerengan, sedangkan yang berkategori sesuai ditemukan pada kelerengan 0-6%, 13 – 23%, 23 – 43%, dan >43%.