CORNALIA PETRONELA TAFUI
2021 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tingkat suku bunga deposito terhadap jumlah dana deposito berjangka pada Pada Bank Pengkreditan Rakyat Tanaoba Lais Manekat Di Kota Kupang. Sampel dari penelitian ini adalah laporan perkembangan tingkat suku bunga dan perkembangan jumlah simpanan dana deposito berjangka pada Pada Bank Pengkreditan Rakyat Tanaoba Lais Manekat Di Kota Kupang pada tahun 2016-2018. Model penelitian yang digunakan yakni pendekatan analisis deskriptif yang dilakukan secara sistematik berdasarkan tujuan penelitian. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa variabel suku bunga deposito berpengaruh terhadap perkembangan jumlah dana deposito berjangka.
Kata kunci: Tingkat Suku Bunga, Jumlah Dana Deposito
ESRON ERLANDIA SINAH
2021 · Thesis · Open Access
Esron Erlandia Sinah (2021), “Faktor Faktor Sistem Informasi Akuntansi YangBerpengaruh Terhadap Kinerja Individu Pegawai PT. PLN (Persero) UP3 Kupang. Dibawa bimbingan pembimbing I Dr. Nitaniel Hendrik, M.Si, dan pembimbing skripsi II Yuningsih N. Christiani, SST, M.Ak Sistem informasi akuntansi memegang peranan penting dalam kehidupan khususnya dalam menyediakan informasi bagi manajemen. Respon positif dalam kemajuan teknologi apabila dimanfaatkan dengan baik oleh pihak manajemen maka akan memberikan manfaat keunggulan dalam bersaing. Sistem informasi akuntansi merupakan alat untuk menjalankan suatu pengendalian yang dengan sendirinya menjadi bagian dari yang lainnya yang saling mengontrol.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan sistem informasi, kualitas sistem informasi dan keamanan sistem informasi terhadap kinerja individu pegawai. Dalam penggunaan Sistem Informasi Akuntansi, kinerja individual sangat berperan penting. Penilaian tentang kinerja individu karyawan semakin penting ketika perusahaan atau suatu instansi akan melakukan reposisi karyawan. Dengan adanya sistem informasi akuntansi suatu intansi dapat lebih mudah mengetahui kinerja dan posisi yang tepat bagi karyawan. Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap hasil pekerjaan/prestasi kerja seseorang atau kelompok terdiri dari factor internal dan eksternal. Faktor internal yang memengaruhi kinerja individu/kelompok terdiri dari kecerdasan, keterampilan, kestabilan emosi, motivasi, persepsi peran, kondisi keluarga, kondisi fisik seseorang dan karakteristik kelompok kerja. Penelitian ini dilakukan di PT PLN (persero) UP3 kupang. Jumlah sampel yang diambil sebanyak 30 orang dengan menggunakan kuesioner yangdisebarkan pada responden.Hasil pengolahan data uji parsial menggunakan SPSS, menunjukkan bahwa Penerapan SIA memiliki nilai signifikan sebesar 0.027 0.05, kualitas SIA memiliki nilai signifikan sebesar 0.024 0.05 begitu juga keamanan SIA dengan nilai signifikansi sebesar 0.041 0.05 sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan SIA, kualitas SIA dan keamanan SIA berpengaruh signifikan terhadap kinerja individu secara parsial.
MAGDALENA GINYA LUDJI
2021 · Thesis · Open Access
ABSTRAK
Sektor publik seringkali dipahami sebagai segala sesuatu yang berhubungan dengan kepentingan umum dan penyediaan barang dan jasa kepada publik yang dibayar melalui pajak atau pendapatan Negara lain yang diatur dengan hukum (Mashun dkk.2011).Pelayanan publik merupakan suatu kewajiban yang harus diberikan oleh pemerintah kepada masyarakat.Desa sebagai perangkat pemerintah daerah yang langsung berhadapan dengan masyarakat berperan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Menurut Soetardjo Kartohadikoesoemo, desa adalah suatu kesatuan hukum dimana bermukim suatu masyarakat yang berkuasa dan masyarakat tersebut mengadakan pemerintah sendiri.
Pengukuran kinerja menjadi salah satu faktor penting dalam organisasi sektor publik. Mahmudi (2007) mengidenttifikasi tujuan dilakukannya pengukuran kinerja pada organisasi sektor publik untuk mengetahui tujuan organisasi, menyediakan sarana pembelajaran bagi pegawai, memperbaiki kinerja untuk periode berikutnya, memberikan pertimbangan yang sistematik dalam pembuatan keputusan pemberian reward dan punishment, memotivasi pegawai dan menciptakan akuntabilitas publik. Akuntabilitas bukan sekedar kemampuan
menunjukan bagaimana uang publik tersebut telah dibelanjakan, akan tetapi juga menunjukan uang publik tersebut telah dibelanjakan secara ekonomis, efektif, dan efisien. Pengukuran kinerja sangat diperlukan untuk menilai akuntabilitas organisasi publik yang baik dan tepat sasaran.
Value for money merupakan suatu konsep pengukuran kinerja organisasi sektor publik yang mendasarkan pada tiga elemen utama, yaitu : (1) ekonomi, yang terkait dengan sejauh mana organisasi sektor public dapat meminimalisir inputresources yang digunakan yaitu dengan menghindari pengeluaran yang boros dan tidak produktif. (2) efesiensi, merupakan pencapaianoutput yang meksimum dengan input tertentu atau penggunaan input yang terendah untuk mencapai output tertentu. (3) efektivitas, merupakan tingkat pencapaian hasil program dengan target yang telah ditetapkan atau secara sederhana merupakan perbandingan outcome dengan output (Mardiasmo, 2009).
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui data yang telah dilakukan maka dapat diambil kesimpulan bahwa kinerja keuangan pemerintahDesa Bolua Kecamatan Raijua Kabupaten Sabu Raijua pada tahun
2017dan2018 dikatakan ekonomi berimbang. Dan tahun 2019 dikatakan ekonomis.Artinya Pemerintah Desa Bolua Kecamatan Raijua Kabupaten Sabu Raijua telah mampu mengelola keuangan dengan hemat. Berdasarkan analisis data yang telah dilakukan maka dapat diambil kesimpulan bahwa kinerja keuangan pemerintahDesa Bolua Kecamatan Raijua Kabupaten Sabu Raijua pada tahun 2017-2019 dikatakan efisien karena menghasilkan rasio tingkat efisien lebih kecil dari 100%. Artinya
Pemerintah Desa Bolua Kecamatan Raijua Kabupaten Sabu Raijua telah mampu mengelola keuangan dengan baik.Berdasarkan analisis data yang telah dilakukan maka dapat diambil kesimpulan bahwa kinerja keuangan pemerintahDesa Bolua Kecamatan Raijua Kabupaten Sabu Raijua pada tahun 2017-2019 dikatakan efisien karena menghasilkan rasio tingkat efisien lebih kecil dari 100%. Artinya Pemerintah Desa Bolua Kecamatan Raijua Kabupaten Sabu Raijua telah mampu mengelola keuangan dengan baik.Berdasarkan analisis data yang telah dilakukan maka dapat diambil kesimpulan bahwa kinerja keuangan pemerintah Desa Bolua Kecamatan Raijua Kabupaten Sabu Raijua pada tahun 2017dan 2019 dikatakan efektivitas berimbang karena menghasilkan rasio tingkat efektivitas sama dengan 100%. Dan 2018 dikatakan tidak efektif karena menghasilkan rasio tingkat efektivitas lebihbesar dari 100%.
Kata kunci : ekonomi, efisiensi, efektivitas, value for money, kinerja keuangan
LODYA OCTOVINA OBO RABA
2021 · Thesis · Open Access
ABSTRAK Penelitian ini berjudul “Analisis Penerapan Standar Akuntansi Keuangan Terhadap Pengelolaan Keuangan Pada Koperasi Kredit Swasti Sari Kupang” Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Penerapan Standar Akuntansi Keuangan Terhadap Pengelolaan Keuangan Pada Koperasi Swasti Sari Kupang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif yaitu dengan mendeskriptif berdasarkan indikator-indikator empirik. Populasi dalam penelitian ini adalah dokumentasi koperasi selam berdiri hingga tahun 2019. Sampel dalam penelitian ini adalah Standar Akuntansi Keuangan tahun 2017-2019. Hasil analisis yang berkaitan dengan konsep penerapan standar akuntansi keuangan dilihat dari indikator : laporan neraca, Laporan SHU, Laporan perubahan ekuitas, dan laporan arus kas, terlihat bahwa ada perubahan positif atau ada perkembangan yang sangat signifikan selama tahun 2017 – 2019. Perubahan yang positif ini mengambarkan bahwa KSP Kopdit Swasti Sari, menunjukkan performa terbaik dan bahkan menjadi salahsatu koperasi kredit terbaik di NTT. Status sebagai koperasi terbaik ini, nampak dari perubahan yang baik dalam menerapkan standar akuntansi keuangan. Pada aspek pengelolaan keuangan koperasi, hasil penelitian menunjukkan bahwa indikator Perencanaan, penyimpanan, pengunaan, pencatatan, pengawasan dan pelaporan keuangan sudah sesuai denga standar yang ditetapkan. Pengelolaan keuangan baik tersebut memberikan indikasi bahwa koperasi yang bergiat dengan memanfaatkan sebahagian besar dana anggota koperasi perlu dikelola secara baik sehingga memberikan manfaat bagi anggota khususnya dan masyarakat umumnya. Hasil analisis lanjutan menunjukkan bahwa laporan keuangan koperasi sudah sesuai dengan standar akuntansi keuangan, dengan demikian dapat disimpulkan bahwa koperasi sudah menerapkan standar pengelolaan keuangah sesuai dengan SAK. Secara teoritis, menurut Safir Senduk (2011), Pengelolaan keuangan adalah teknik mengimbangi gaya hidup manusia seperti gaya hidup konsumtif dengan gaya hidup produktif seperti investasi, menabung ataupun bisnis. Pengelolaan keuangan adalah perencanaan, pengorganisasian, dan pengendalian kegiatan keuangan seperti pengadaan dan pemanfaatan dana dari perusahaan yang menerapkan prinsip-prinsip manajemen umum untuk sumber daya keuangan. Untuk itu implikasi terapan yang disampaian kepada KSP Kopdit Swasti adalah 1. Penerapan standar akuntansi keuangan pada KSP Kopdit Swasti Sari sudah sesuai dengan SAK, hal ini dibuktikan dengan semakin baiknya perkembangan aspek aspek keuangan koperasi yang terlihat dari laporan keuangan koperasi, untuk itu kepada pihak pengurus dan manajer untuk mempertahankan dan meningkatkan kinerja tersebut. 2. Pengelolaan keuangan koperasi, yang dilihat dari aspek perencanaan, penyimpanan, pengunaan, pencatatan, pengawasan dan pelaporan keuangan, sudah sangat baik dan sesuai dengan ketentuan dan standar akuntansi keuangan, oleh karena itu pihak pengurus dan manajer, perlu mempertahankan dan meningkatkan performa tersebut di masa datang. Kata kunci : penerapan standar akuntansi dan pengelolaan keuangan
BENYAMIN DJARI
2021 · Thesis · Open Access
ABSTRAKSI “PENGARUH SISTEM PENGENDALIAN INTERN DAN PENERAPAN STANDAR AKUNTANSI PEMERINTAH BERBASIS AKRUAL TERHADAP KUALITAS LAPORAN KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH KOTA KUPANG” Seiring dengan perkembangan teknologi dan ekonomi di setiap negara pasti membutuhkan pemerintahan yang baik atau yang sering disebut good governance. Untuk pencapaian tujuan tersebut setiap pemerintah harus dapat mengelola sumber daya yang ada di negara, salah satunya yang terpenting adalah keuangan. Dalam rangka mewujudkan good governance baik dalam proses pengelolaan keuangan, penyajian laporan keuangan serta akuntabilitas keuangan pemerintah daerah telah melakukan upaya-upaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisah Pengaruh Sistem Pengendalian Intern Dan Penerapan Standar Akuntansi Pemerintah Berbasis Akrual Terhadap Kualitas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Kota Kupang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis deskriptif. Hasil penelitian yang dilakukan peneliti, menunjukan bahwa sistem pengendalian intern dan penerapan standar akuntansi pemerintah berpengaruh positif terhadap kualitas laporan keuangan. Hal ini ditunjukan dari prosedur pengguna sistem pengendaliian intern dan standar akuntansi pemerintah memudahkan para pegawai di OPD Kota Kupang dalam menjalankannya dan standar akuntansi pemerintah yang diterapkap sudah berjalan sangat baik. Kata Kunci : Pengaruh Sistem Pengendalian Intern Dan Penerapan Standar Akuntansi Pemerintah Terhadap Kualitas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah
VIKTORIANUS DEMON WAYONG
2021 · Thesis · Open Access
ABSTRAK Koperasi Swasti Sari adalah lembaga ekonomi usaha keuangan yang dikembangkan oleh seorang suster bernama Carolie Hartati, CB, ketua Yayasan Swasti Sari Kupang Saat itu disampaikan kepada Bapak Frans Nuka (kepsek SDK. Don Bosko ) dan terbentulak koperasi Swasti Sari ini karena suatu persoalan yang mempengaruhi faktor keuangan guru dan pegawai waktu itu belum bisa cukup untuk kebutuhan rummah tangga. Maka Bapak Frans Nuka (kepsek SDK. Don Bosko ) bersama sembilan orang untuk melakukan sidang perdana untuk membentuk koperasi Penelitian ini dengan judul: ANALISIS RASIO KEUANGAN TERHADAP PENILAIAN KINERJA LAPORAN KEUANGAN KOPERASI KREDIT SWASTI SARI KUPANG, dengan masalah yang diambil dalam penelitian ini adalah kierja laporan keuangan, yang menjadi persoalan penelitian ini adalah bagaimana kinerja keuangan koperasi Swasti Sari Kupang , dengan bertujuannya penelitian ini untuk mengetahui kinerja laporan keuang koperasi Swasti Sari Kupang bagaimana peningkatan kerja karywan yang menjalakan aturan-aturan yang ada untuk membangun laporan kinerja keuangan. konsep yang digunakan dalam penelitian ini ingin mengetahui gambaran umum laporan kinerja keuangan degnan menggunakan analisis untuk melihat peningkatan koperasi dari semua cabang. Maka populasi dan sampel penelitian ini adalah dari tahun 2015 sampai dengan 2019 Koperasi Swasti Sari dari tahun 2016 sampai pada tahun 2019 yang digunakan dalam penelitian ini dengan metode kuantitatif dan penelitian langsung kelapangan atau lokasi. Dengan menggunakan dokumentasi yaitu mengumpulkan data-data dan dokumen serta arsip maupun melakukan dokumentasi. (I Ynoman Roni Kresnayana, Nyoman Trisna Hermawati I Gusti Ayu Purnamawati.) berdasarkan hasil penelitan yang dilakukan dengan menggunakan metode rumus PEARLS adalah sebagian yang telah dibahas di bab-bab sebelumnya. Maka dengan ini penulis mengambil kesimpulan adalah peningkatan koperasi Swasti Sari yang di hitunga dalam 6 indikator dalam hal ini yang terdapat indiktor yang sangat meningkat adalah indikator (P1) pinjaman lai-lai (E1) perhitungan rasio yang beredar (R7) biaya keuangan (L1) perhitungan rasio likuiditas (S10) pertumbuhan anggota (S11) pertumbuhan aset. Maka dengan ini penulis mengambil kesimpulan dari tahun 2016 sampai dengan tahun 2019 sesuai dengan indikator yang ada koperasi memilik tuju indikator peningkatan ralatif baik Kata kunci : rasio keuangan terhadap penilaian kinerja laoporan keuangan Protection (Perlindungan), Effective Financial Structure (Struktur Keuangan Yang Efektif), Asset Quality (Kualitas Aset), Rates Of Retrun And Costs (Pertumbuhan Pendapatan Dan Biaya), liquidit (ikuditas), dan Sign of growth (tanda-tanda pertumbuhan).
YOHANES BLASIUS KAREL JAWA
2021 · Thesis · Open Access
ABSTRAKSI Penelitian ini berjudul”Analisis Tingkat Penyerapan Anggaran Belanja Pada Organisasi Perangkat Daerah (OPD)” Kabupaten Nagekeo.Masalah yang diambil dalam penelitian ini adalah Analisis Tingkat Penyerapan Anggaran Belanja Pada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Nagekeo, yang menjadi persoalan penelitian adalah seberapa besar tingkat penyerapan anggaran belanja pada organisasi perangkat daerah (OPD) di Kabupaten Nagekeo pada Tahun Anggaran 2019. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar kemampuan penyerapan anggaran pada setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Nagekeo, dan mengelompokan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menurut kemampuan penyerapan anggaran, Konsep penelitian dalam penelitian ini adalah Penyerapan Anggaran adalah pengeluaran keuangan untuk digunakan dalam kegiatan pemerintah dalam rangka mendukung tugas dan fungsi satuan kerja. Penyerapan anggaran dimulai dari perencanaan anggaran, penetapan perencanaan dan pengesahan anggaran realisasi anggaran, pengawasan anggaran dan pertanggngjawaban anggaran. Populasi penelitian ini yakni seluruh APBD Kabupaten Nagekeo dari Tahun Anggaran 2008 (pertama kali menetapkan APBD sebagai daerah otonom baru) sampai dengan Tahun Anggaran 2019. Sampel dalam penelitian data Realisasi Anggaran Belanja Daerah, Penyerapan Anggaran Menurut Jenis Belanja, Penyerapan Anggaran Menurut Belanja Fungsi, Penyerapan Anggaran Menurut Belanja Organisasi pada organisasi perangkat daerah (OPD) di Kabupaten Nagekeo Kabupaten Nagekeo Tahun Anggaran 2015 sampai Tahun Anggaran 2019. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah data dokumentasi, berupa dokumen laporan realisasi anggaran belanja daerah penyerapan anggaran menurut jenis belanja, penyerapan anggaran menurut belanja fungsi, penyerapan anggaran menurut belanja organisasi pada OPD di Kabupaten Nagekeo Kabupaten Nagekeo Tahun Anggaran 2015 sampai Tahun Anggaran 2019. Pada analisis data penulis mendeskripsikan rencana anggaran yang ditetapkan dan realisasi anggaran setiap OPD selama tahun pengamatan yaitu 2015-2029 dan menghitung tingkat penyerapan anggaran pada setiap OPD sepanjang tahun pengamatan yaitu 2015-2019 dengan rumus: TPA=Realisasi Anggaran Tahunt/Rencana Anggaran Tahunt x 100% serta mengelompokan tingkat penyerapan anggaran setiap OPD menurut kemampuan menyerap anggaran sesuai target 100% dan tingkat penyerapan anggaran kurang dari 100%. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan penulis hasil penyerapan anggaran organisasi perangkat daerah Kabupaten Nagekeo Tahun Anggaran 2015-2019 menurut tingkat kemampuan penyerapan anggaran, kemampuan serapan anggaran dari masing-masing OPD Kabupaten Nagekeo secara keseluruhan tidak mencapai target yang ditetapkan yaitu dibawah 100 %. Rendahnya Tingkat penyerapan anggaran OPD Kabupaten Nagekeo secara keseluruhan disebabkan oleh perencanaan anggaran dan pelaksanaan jadwal kerja tidak tepat sehingga sulit di eksekusi, dan mengakibatkan pelaksanaan program kegiatan tertunda, Lamanya proses pembahasan dan persetujuan anggaran dari pihak DPR karena anggaran yang diajukan pemerintah sering tidak tepat sasaran. Jadwal perencanaan anggaran belum terlaksana secara efektif, Selain itu Potensi keuangan daerah di Kabupaten Nagekeo khususnya pendapatan asli daerah (PAD) belum tergali secara optimal, sehingga kemampuan untuk membiayai pembangunan terbatas Penegakan hukum belum efektif, Masih terdapatnya OPD yang telah memiliki Standar pelayanan minimal dan prosedur standar operasional, namun belum dapat menerapkan SPM dan SOP, Penyelarasan antara dokumen perencanaan, pelaksanaan, monitoring dan evaluasi, pengukuran hasil pelaksanaan, dan pelaporan akuntabilitas kinerja instansi pemerintah belum optimal, serta Belum optimalnya pelaksanaan koordinasi penyelenggaraan pemerintah.
YOHANES DOMINIKUS SEKE
2021 · Thesis · Open Access
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana kepatuhan wajib pajak UMKM di wilayah kecamatan Larantuka dan terdaftar di Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Flores Timur mulai dari masalah NPWP, pelaporan SPT, serta masalah tunggakan. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif dengan Sampel yang diambil dalam penelitian sebanyak 30 UMKM dengan teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling yakni dengan kriteria Memiliki omzet maksimal Rp 4,8 Milliar/tahunUMKM yang memiliki NPWP Heterogen dari berbagai kelompok usaha seperti usaha bidang kuliner, fashion, konveksi, bidang elektronik dan jasa digital. Dari hasil penelitian yang dilakukan dapat ditarik kesimpulan bahwa Kepatuhan Wajib Pajak pelaku UMKM di wilayah Kota Larantuka Kecamatan Larantuka Kabupaten Flores Timur di katakana patuh yang mana didukung dengan hasil presentase yang sudah dihitung yang berarti masuk dalam kualifikasi sangat baik dengan keterangan sangat layak dan tidak perlu direvisi. Keyword : UMKM,Kepatuhan wajib pajak
DALMASIA LIKA
2021 · Thesis · Open Access
ABSTRACT This research is conducted under the title “A STUDY ON THE STRUCTURE OF PREDICATION IN BUNAQ LANGUAGE”. It was conducted to answer the following question: How is the structure of predication in Bunaq language?. The writer use descriptive qualitative research design. The writer collected information about the stucture of predication in Bunaq language through the bible especially in gospel Jonh 1-21. Then the writer identified and describe the patterns of this structure. Results of the study indicated that there are two elements existing in the structure of predication in Bunaq language: the subject and the predicate. The seven heads of predicate can be seen as follows: there are seven persons; the first person singular (Neto); the second person singular (Eto); the third person singular (baq’i); the first person plural (nei)/exclusive; the first person plural (I/inclusive); the second person plural (ei) and the third person plural (halaq’i). In Bunaq language when all the subject combined with the verb there are not inflection. the verb: Tekeq to See Neto Tekeq, Eto Tekeq, Baq,i Tekeq, Nei Tekeq, I Tekeq, Ei Tekeq Halaq,i Tekeq. The structure in bunaq language diffirent with other languages “Subject + Object + Predicate. Bunaq language question word is formulated “Question word + S + O + P”. as well as in Indonesian language and English language. In Bunaq language there are two phases the simple phases and the perfect phases. Unlike the English language have three aspects; the Bunaq language has two aspects: the simple and the durative. In English has two voices are the active voice and the passive voice. Like in English, the Bunaq language ect. Also has four statuses: affirmative, the negative, the interrogative, the interrogative negative. The pattern of structure of predication can be written as follows; Affirmative: SUBJECT + PREDICATE + or SUBJECT + OBJECT+ PREDICATE. Interrogative: QUESTION WORD + SUBJECT + VERB / PREDICATE +or SUBJECT + VERB / PREDICATE + QUESTION WORD Negative: SUBJECT+ VERB / PREDICATE + NIQ (neg)Negative interrogative: QUESTION WORD+SUBJECT + OBJECT+ VERB/ PREDICATE+ NIQ.
WENDELINA ULLY
2021 · Thesis · Open Access
Dari latar belakang di atas diketahui bahwa pemasaran online berpengaruh
terhadap keputusan pembelian tetapi tidak diketahui apakah pemasaran online
berperan dalam keputusan pembelian produk fashion dikalangan Mahasiswa
Universitas Kristen Artha Wacana Kupang Fakultas Ekonomi atau tidak. tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peran pemasaran online dalam keputusan pembelian produk fashion dikalangan mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Kristen Artha Wacana
Kupang.
Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Fakultas Ekonomi 2016-2019 yang
berjumlah 1787 orang. Sampel yang diteliti adalah 95 responden mahasiswa Fakultas
Ekonomi Universitas Kristen Artha Wacana.
Hasil analisis dan pembahasan dalam penelitian ini maka dapat ditarik beberapa kesimpulan yakni sebagai berikut. Berdasarkan taraf < 0,05 (0,001 < 0,05) maka Ha diterima dan Ho ditolak. Dalam hal ini pemasaran online berperan terhadap kesimpulan pembelian produk fashion di kalangan mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Artha Wacana Kupang. Nilai persentase tertinggi pada variabel X terdapat pada item X1 dengan kriteria Sangat Setuju yakni 62%. Nilai persentase tertinggi pada variabel Y terdapat pada item Y2 dengan kriteria Setuju yakni 56%
ORIANI ROSANTY TUALAKA
2021 · Thesis · Open Access
Pengaruh Pematahan Dormansi Terhadap Pertumbuhan Benih Kesambi (Schleichera oleosa). Tualaka, O R.) * Solle, H. R. L.) ** Hendrik, A. Ch.)** ABSTRAK Kesambi (Schleichera oleosa) adalah salah satu tanaman dari famili Sapindaceae yang tumbuh dan tersebar di wilayah NTT. Umumnya mempunyai ketinggian ± 25m, batang tegak, bulat, berkayu, daunnya tunggal, bunga kesambi adalah bunga majemuk, buah dan biji berbentuk bulat, biji dikelilingi oleh kulit berwarna cokelat kehitaman, mudah pecah dan daging bijinya mengandung 70% minyak. Kesambi memiliki struktur biji yang keras menyebabkan biji mengalami dormansi sehingga menghambat perkecambahan. Pemecahan dormansi kulit biji yang tebal dapat dilakukan dengan skarifikasi, seperti pengamplasan, pelukaan penusukan. Perumusan masalah dalam penelitian ini yakni apakah cara skarifikasi yang digunakan berpengaruh terhadap pertumbuhan benih kesambi dan skarifikasi manakah yang paling berpengaruh dalam mematahkan dormansi benih kesambi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui cara skarifikasi dan pengaruh pematahan dormansi terhadap pertumbuhan benih kesambi. Parameter yang diamati dalam penelitian ini adalah daya kecambah, laju perkecambahan, tinggi tanaman, dan jumlah daun. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), dengan 4 perlakuan 6 ulangan dan terdapat perbedaan sehingga telah diuji lanjut menggunakan uji Duncan (DMRT). Hasil penelitian menunjukkan perlakuan perendaman benih dengan air dingin selama 24 jam merupakan perlakuan terbaik dengan rata-rata daya kecambah 100%, laju kecambah 8 hari, tinggi tanaman 196 cm dan jumlah daun 12 helai. Sehingga disimpulkan bahwa perlakuan pematahan dormansi dengan perendaman selama 24 jam berpengaruh nyata pada setiap parameter pengamatan. Kata Kunci: Kesambi, Dormansi, Skarifikasi. Keterangan : * = Penulis ** =Pembimbing
NOLANDA NGADDI
2021 · Thesis · Open Access
ABSTRAK Uji Anti Inflmasi Gel Ekstrak Daun Kepuh (Sterculia Foetida L.) Terhadap Penyembuhan Luka Sayat Pada Mencit (Mus musculus). Ngaddi N*) Sabuna A**) Nitsae M**) Inflamasi merupakan respon sistem kekebalan tubuh terhadap infeksi atau iritasi yang terjadi pada area luka. Obat yang biasa digunakan mencegah inflamasi yaitu obat Antiinflamasi Non-Steroid (AINS) dan Kartikosteroid. Namun dalam penggunaan obat tersebut memiliki efek samping yang kurang baik bagi tubuh. Oleh karena itu perlu adanya pengembangan obat yang mengandung khasiat baik dan memiki efek samping lebih kecil.Salah satu tumbuhan yang dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai obat tradisional adalah kepuh. Kepuh merupakan salah satu tumbuhan yang dari masing-masing organ memiliki banyak manfaat dan juga telah diketahui mengadung senyawa-senyawa kimia yang berfungsi mempercepat proses penyembuhkan luka. Tujuan penelitianuntuk mengetahui apakah gel ekstrak daun kepuh (Sterculia foetida L.) berpengaruh sebagai antiinflamasi terhadap penyembuhan luka sayat pada mencit (Mus musculus). Untuk mengetahui jumlah dosis gel ekstrak daun kepuh (Sterculia foetida L.) yang tepat sebagai antiinflamasi terhadap penyembuhan luka sayat pada mencit (Mus musculus). Penelitian ini menggunakanrancangan acak lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 3 kali pengulangan. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa gel ekstrak dauh kepuh (Sterculia foetida L.) memiliki pengaruh terhadap proses penyembuhan luka sayat pada mencit (Mus musculus). Dari konsentrasi gel ekstrak daun kepuh 20%, 40%, dan 60%, yang yang paling efektif dalam menyembuhkan luka sayat pada mencit yaitu pada dosis 60%. Kata Kunci : Inflamasi, Kepuh,Gel, Mencit Keterangan: *Peneliti **Pembimbing I **Pembimbing II
ERNI NODU JAKI
2021 · Thesis · Open Access
Berdasarkan hasil observasi di SMPK Sulama Kada ada beberapa kendala untuk mencapai proses pembelajaran yang optimal yakni, kognitif (pengetahuan) kemampuan siswa untuk memahami materi masih kurang karena pada kenyataannya dalam proses pembelajaran yang berlangsung guru masih sering menggunakan model pembelajaran klasikal yang lebih menekankan pada ceramah, hal ini menyebabkan siswa terlihat pasif dan guru yang berperan aktif selama proses pembelajaran berlangsung. Tujuan yang ingin dicapai oleh peneliti yaitu : untuk mengetahui pengaruh metode bermain peran dengan media gambar terhadapa minat belajar siswa kelas VIII SMPK Sulama Kada Tahun Ajaran 2021/2022. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan rancangan yang digunakan adalah true exsperimental dengan desain penelitian Nonequivalent Control Group Design Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas VIII yang berjumlah 170 siswa di SMPK Sulama Kada dan sampel yang digunakan adalah kelas VIIID dan VIIIE berjumlah 45 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan lembar observasi yang di analisis dengan menggunakan rubrik minat belajar, data minat belajar siswa yang diperoleh dianalisis menggunakan Uji t dengan bantuan SPSS tipe 16. Minat yang di dapatkan t-hitung dari minat belajar adalah sebesar 12.344 dengan signifikan 0,000<0,05 artinya terdapat pengaruh yang signifikan terhadap minat belajar siswa kelas eksperimen yang diajarkan dengan metode bermain peran terhadap minat belajar siswa. Kelas kontrol yang menggunakan metode ceramah sehingga dapat di simpulkan bahwa H1 di terima dan H0 di tolak artinya ada pengaruh metode bermain peran terhadap minta belajar siswa di SMPK Sulama Kada Tahun Ajaran 2021/2022
THOMAS JEFERSON LODO
2021 · Thesis · Open Access
Tanaman tarum (Indigofera tinctoria) merupakan sejenis pohon polong-polongan berbunga ungu yang biasanya dimanfaatkan sebagai penghasil warna alami. Pakaian berbahan serat alami seperti wol, kapas dan sutra yang digunakan dalam industri tekstil, diketahui sangat rentan terhadap serangan mikroba, karena luas permukaan pakaian, mampu menyerap kelembaban sehingga memicu pertumbuhan mikroba. Tekstil berbahan serat alami memiliki kandungan protein (keratin) dan selulosa yang menyediakan kebutuhan dasar seperti kelembaban, oksigen, nutrisi dan suhu untuk pertumbuhan bakteri pada pakaian sehingga sering menimbulkan bau yang tidak menyenangkan, infeksi kulit, kerusakan produk, respon alergi dan penyakit terkait lainnya. Staphylococcus aureus adalah bakteri Gram positif berbentuk bulat berdiameter 0,7-1,2 μm, tersusun dalam kelompok yang tidak teratur seperti buah anggur, fakultatif anaerob, tidak membentuk spora, dan tidak bergerak Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah true experimental control group design dengan 4 perlakuan yang dilakukan yaitu: K = 100 gr daun tarum tanpa penambahan kapur P1 = 125 gr daun tarum + 2 gr kapur + 500 ml air, P2 = 150 gr daun tarum + 2 gr kapur + 500 ml air, P3 = 200 gr daun tarum + 2 gr kapur + 500 ml air, Masing–masing perlakuan diulangi sebanyak 3x sehingga diperoleh unit percobaan sebanyak 3 x 4 = 12. Analisis data menggunakan Anova satu arah dengan derajat kepercayaan 95% (0,05) dan uji lanjutan Duncan dengan taraf kesalahan 5%. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pewarna alami daun tarum (Indigofera tinctoria) dapat menghambat pertumbuhan bakteri S. aureus. Semakin tinggi konsentrasi pewarna alami daun tarum yang digunakan, maka semakin besar daya hambat terhadap pertumbuhan bakteri S. aureus.
DAUD MENASE MIKIDORI
2021 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk memgetahui pola asuh para pengasuh di Panti Asuhan Kasih Agape dalam mengasuh anak-anak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini eksplorasi yaitu untuk menggambarkan tentang bagaimana pola asuh dalam mengasuh anak-anak. berdasarkan analisis data dalam pembahasan maka diperoleh pola asuh para pengasuh panti terhadap anak-anak yaitu: 1). Para pengasuh panti dalam melakukan tugasny dengan ketegasan-ketegasan yang ada sudah cukup baik namun lebih dipertingkatkan lagi. 2). Para pengasuh panti dalam melakukan tugasnya sebagai pengasuh dengan menggunakan ketegasan dan aturan-aturan sudah cukup baik tetapi haris lebih dipertingkatkan lagi agar anak-anaknya bisah terbentuk lebih baik lagi. 3). Pelayanan dan keadilan yang digunakan oleh para pengasuh terhadap anak-anak cukup baik karena para pengasuh tidak membedakan anak-anak yang satu dengan yang lain begitu pula dalam memberikan pendidikan dan tugas yang diberikan oleh pengasuh terhadap anak-anak untuk melakukannya seperti melibatkan mereka dalam kegiatan kerohanian dan bakti sosial. 4). Kebebasan dalam berperilaku dan bersikap yang dilakukan oleh para pengasuh panti terhadap anak-anak dimana para pengasuh panti membiarkan anak-anak melakaukan apa saja yang ingin mereka lakukan baik dalam panti maupun pada saat anak-anak berada diluar panti. Saran agar anak-anak terus dan tetap mengikuti aturan yang ditetapkan oleh panti dan para pengasuh yang suda ada agar anak-anak tidak terjerumus ke jalan yang tidak benar pada saat mereka berada didalam panti maupun di luar panti, Maka sebagaiknya kepala Panti Asuhan Kasih Agape harus memperhatiakan pola-pola asuh yang di lakukan oleh para pengasuh terhadap anak-anak. Bagi para pengasuh Panti Asuhan Kasih Agape agar setiap pengasuh harus sabar dan tabah dalam memberikan bimbingan terhadap anak panti agar bertumbuh dewasa dalam kegiatan kerohanian dan bakti sosial dan lain sebagainya
YADI YAN FANGGI
2021 · Thesis · Open Access
INTISARI
Judul “Disparitas Putusan Hakim Terhadap Pelaku Tindak Pidana Penelantaran Anak Dilingkup Rumah Tangga, Masalah Pokok Penelitian, “Apa Dasar Pertimbangan Hakim Dalam Menjatukan Putusan Yang Berbeda Terhadap Pelaku Tindak Pidana Penelantaran Anak?”Tujuan Penelitian Untuk Mengatahui “Dasar Pertimbangan Hakim Dalam Menjatukan Putusan Yang Berbeda Terhadap Pelaku Tindak Pidana Penelantaran Anak?” Metode Penelitian Yang Digunakan Dalam Penelitiana Ini Adalah Penelitian Hukum Normatif Yaitu Penelitian Hukum Yang Dilakukan Dengan Cara Meneliti Bahan Kepustakaan (Data Sekunder). Data Sekunder Dalam Penelitian Terdiri Dari Tiga Bahan Hukum Yaitu 1. Bahan Hukum Primer, 2 Bahan Hukum Sekunder, Dan 3. Bahan Hukum Tersier. Hasil Penelitian Telah Membuktikan Bahwa Dasar Pertimbangan Hakim Terjadi Disparitas Penjatuhan Hukuman Yang Berbeda Terhadap Pelaku Tindak Pidana Penelantaran Anak Berdsarkan Putusan Nomor 35/Pid.Sus/2017/PN.Jap, Nomor 08/Pid.Sus/2016/Pn Wkb, Nomor 77/Pid.Sus/2013/PN.Klt, adalah sebagai berikut :
a. Tuntutan Jaksa Penuntut Umum Berbeda;
b. Kualitas Perbuatan Terdakwa;
c. Independensi Hakim;
d. Majelis Hakim Yang Memeriksa Dan Memutuskan Berbeda;
e. Faktor-Faktor Yang Memberatkan Dan Meringankan Terdakwa;
Kata kunci : Disparitas Putusan Hakim, Pelaku Tindak Pidana, Penelantaran Anak
FREDIRIKUS VIKTOR UMBU
2021 · Thesis · Open Access
PENGUJIAN JUMLAH PEREKAT TERHADAP KUALITAS BRIKET LIMBAH SERAT GEWANG ( Corypha utan Lamarck) SISA USAHA PAKAN TERNAK SEBAGAI BAHAN BAKAR ALTERNATIF Umbu V.F*) Dethan J. J.S.**) Haba Bunga. F. J. **) Program Studi Mekanisasi Pertanian Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. ABSTRAK Suatu penelitian yang telah dilakukan untuk mengetahui pengaruh campuran perekat pada serat gewang untuk memperoleh kualitas briket terbaik. Rancangan percobaan yang digunakan dalam penelitian dianalisis dengan analisis varians dan dilanjutkan dengan uji Duncan untuk mengetahui perbedaan antara perlakuan yang diuji adalah kombinasi perekat terhadap serat gewang sebagai bahan baku briket sebagai berikut A ( campuran perekat 150 ml ), B ( Campuran perekat 200 ml ), C ( campuran perekat 250 ml ), D ( campuran perekat 300 ml ), E ( Campuran perekat 350 ml ). Pembuatan briket diawali dengan pengambilan serat gewang dari sisa usaha pakan ternak, campuran serat gewang dan perekat serta pencetakan briket. Pencetakan dilakukan menggunakan handpress dan ring die 48,22 mm panjang 37 mm dan pengeringan briket dikeringkan dibawah sinar matahari selama 4 hari. Pengamatan dengan mengukur kadar air, berat, suhu, variable pengamatan meliputi kadar air, pengembangan diameter, nilai kalori briket, dan massa jenis. Hasil penelitian menunjukan bahwa perlakuan campuran perekat memberikan pengaruh pada pengamatan kadar air, pengembangan, massa jenis dan nilai kalori bahan dan perlakuan terbaik. Dari data pengembangan menyatakan bahwa perlakuan D (penambahan perekat 300 ml) menghasilkan pengembangan diameter briket tertinggi 11.74.%, tidak berbeda nyata dengan perlakuan C (penambahan perekat 250 ml ) yang menghasilkan pengembangan 7.83 %. Dari data masa jenis perlakuan C (penambahan perekat 250 ml) menghasilkan masa jenis tertinggi 379,14 kg/m3, dan tidak berbeda nyata dengan perlakuan A (penambahan perekat 150 ml) yang menghasilkan masa jenis 377.81 kg/m3 Dari data nilai kalori menyatakan bahwa A (penambahan perekat 150 ml) yang menghasilkan nilai kalori terendah 1396.20J, dan berbeda nyata dengan perlakuan E (penambahan perekat 350 ml) yang menghasilkan nilai kalori tertinggi 1430.60J dan tidak berbedanyata dengan perlakuan D ( penambahan perekat 300 ml )menghsalkan nilai kalori 1419.85 J/ dan perlakuan B ( Penambahan perekat 300 ml ) menghasilkan nilai kalori 1406.41 J. Perlakuan C ( perekat 15%) adalah perlakuan terbaik yang menghasilkan nilai kalor tertinggi 1420.02J, kerapatan tertinggi 379.14 kg/m3, pengembangan diameter terendah 7.83 % dan kadar air terendah 15.22%. Kata kunci : Briket, serat, gewang, energi terbarukan. Ket: *) Peneliti *) Dosen FTP UKAW
DENITHO LENS WOLLA
2021 · Thesis · Open Access
Judul skripsi adalah,“DESKRIPSI TENTANG DASAR PERTIMBANGAN HAKIM MENJATUHKAN PUTUSAN TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA PERJUDIAN”. Masalah pokok “Bagaimana dasar Pertimbangan Hakim menjatuhkan Putusan Pemidanaan terhadap pelaku Tindak Pidana Perjudian Kartu Remi”?.Penelitian ini menggunakan Metode Penelitian Hukum Normatif, yaitu dengan mengkaji PutusanNo. 32/Pid.B/2020/Pn.Wkb,No.40/Pid.B/2020/Pn.Wkb,No.52/Pid.B/2019/PN.Wkb,No137/Pid.B/2019/Pn.Wkb,No.28/Pid.B/2018/Pn.Wgp.Hasil Penelitian menunjukan bahwa Hakim Pengadilan Negeri memutus perkara tindak pidana Perjudian Kartu remi dengan dakwaan alternative dan Dakwaan Primair Subsidiair dari jaksa penuntut umum dengan mengunakan alat bukti dan dengan pertimbangan dalam fakta persidangan Terdakwa dianggap telah memenuhi unsur-unsur yang ada dalam Pasal yang terbukti. Hakim Menjatuhkan putusan atas apa yang menjadi keyakinan dari hakim sendiri dengan mempertimbangkan setiap fakta-fakta dalam persidangan yang dapat membuktikan secara sah dan meyakinkan bahwa telah terjadi suatu tindak pidana berdasarkan dakwaan dan tuntutan dari Jaksa Penuntut Umum, karena itu setiap pertimbangan Hakim juga harus diyakinkan dengan suatu dasar hukum yang kuat dan meyakinkan agar Hakim tidak menjatuhkan putusan dengan sewenang-wenang pada suatu perkara pidana. Oleh karena itu, diharapkan setiap Putusan Hakim dapat mewujudkan tujuan adanya hukum dalam masyarakat yakni mengandung unsur-unsur Gerechtigkeit (Keadilan),Zweckmassigkeit (Kemanfaatan), Rechtssicherheit (Kepastian Hukum).
ANDRE E DALLY
2021 · Thesis · Open Access
INTRISARI
Judul skripsi adalah “Disparitas Putusan Pengadilan Dalam Kasus Kekerasan Da-lam Rumah Tangga (KDRT) Diwilayah Hukum Pengadilan Negeri Kupang Kelas 1B”,Jurusan Ilmu Hukum.Fakultas Hukum,Universitas Kristen Artha Wacana.
Masalah pokok penelitin adalah Mengapa Hakim Menjatuhkan Pidana Kepada Pelaku Tindak Pidana Kekerasan Dalam Rumah Tangga berbeda antara satu dengan yang lain.Penelitian dan penulisan dilakukan untuk mengetahui putusan hakim terha-dap pelaku tindak pidana kekerasan dlam rumah tangga berbeda diwilayah Hukum Pengadilan Negeri Kupang yang dijadikan sebagai suatu studi Hukum di Kota Ku-pang.
Tujuan Penelitian untuk mengetahui apa dasar pertimbangan Hakim dalam menentu-kan putusan yang berbeda-beda pada tindak pidana kasus kekerasan dalam KDRT.
Variabel penelitian yang digunakan 2 (dua) variabel yaitu variabel bebas dalam pene-litian ini adalah pertimbangan Hakim dalam menjatuhkan putusan yang beberda-beda terhadap pelaku tindak pidana KDRT.Dan variabel terikat dalam penelitian ini adalah putusan Hakim terhadap pelaku tindak pidana KDRT.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini Deskriptif Kualitatif dengan jenis pene-litian Normatif atau Kepustakaan,penelitian normatif dilakukan untuk menghasilkan argumentasi teori atau konsep baru sebagai preskripsi dalam menyelesaikan masalah yang dihadapi.
Hasil penelitian menunjukan bahwa mengapa Hakim menjatuhkan pidana ke-pada pelaku tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga saling berbeda antara satu dengan yang lain yaitu:Hakim yakin bahwa perbuatan terdakwa adalah suatu pebua-tan yang tidak bermoral dan tidak manusiawi yang telah melakukan kekerasan yang terjadi di dalam lingkup rumah tangga.
Kata Kunci : Disparitas Putusan Pengadilan Dalam Kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).
OBERLIN NENOMATAUS
2021 · Thesis · Open Access
Judul dari Skripsi ini adalah“Deskripsi Tentang Penjatuhan Putusan Hakim Terhadap Pelaku Tindak Pidana Perdagangan Satwa Yang Dilindungi”. Masalah pokok penelitian adalah Bagaimana pertimbangan hakim dalam menjatuhkan pidana terhadap pelaku perdagangan satwa yang dilindungi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif, kualitatif dengan jenis penelitian normative atau kepustakaan, penelitian hukum yang dilakukan dengan cara meneliti bahan pustaka atau data sekunder berupa putusan pengadilan negeri kupang, dapat digunakan penelitian normative atau penelitian hukum kepustakaan, penelitian normative dilakukan untuk menghasilkan argumentsai teori atau konsepbaru sebagai preskripsi dalam menyelesaikan maslah yang dihadapi. Hasil penelitian menunjukan bahwa “Bagaimana Pertimbangan Hakim dalam Menjatuhkan Putusan terhadap Tindak Pidana Perdagangan satwa yang dilindungi” hakim yakin bahwa perbuatan terdakwa tersebut dapat di cela atas perbuatannya yaitu dilarang memperniagakan, menyimpan/memiliki kulit, tubuh atau bagian-bagian satwa yang dilindungi. Hakim melihat alat-alat bukti yang ada di persidangan, hal-hal yang memberatkan dan hal-hal yang meringankan terdakwa, serta unsur-unsur perbuatan yang merupakan salah satu unsur perbuatan yang melanggar peratruran perundang-undangan sehingga hakim memutuskan unsur pertanggungjawaban pidana. Kata Kunci : Putusan Hakim, perdagangan, satwa yang Dilindungi.