VINSENSYA YULITA BAKKER
2021 · Thesis · Open Access
This writing is entitled A Study on Connotative Meaning of Selected Michael Learns To Rock’s Songs Lyrics. The aims of this writing areto identify the connotative meaning and to know and understand the message that existing in selected Michael Learns To Rock’s Songs Lyrics.In this research, the writer used descriptive qualitative method. It was used to describe the connotative meaning of selected Michael Learns To Rock’s Songs Lyrics and to describe the message that existing in selected Michael Learns To Rock’s Songs Lyrics.There were some procedures used by the writer in order to carry out this research, namely: The writer chose the selected Michael Learns To Rock’s Songs Lyric; the writer collected the data by downloading the songs and the lyrics; the writer listenned to the song to find the connotative meaning of the song lyrics; the writer read carefully the selected lyrics in order to understand its whole meaning; the writer found out any supporting books or some literature from library and internet to obtain important information, the theories, concepts, ideas or opinion which is relevant with the purpose of this writing; the writer retyped the data got from the lyric; after transcribing the data, the writeridentified and classified the forms of connotation; finally, the writer described the data in order to answer the problem of the research. Then, the data will be analyzed in descriptive based on the connotation theory. So, the writer used non-statistical analysis to analyze the data. The rearch shows that (1) denotative meaning lies on almost every song lyrics of Michael Learns To Rock, but the connotative meaning only lies fiveteen words in the three song lyrics, which it is the main data of this study and (2) the writer found connotative meaning occurs in partial of the lyric, and the denotative meaning occurs in majority of the lyric. The message of the lyric is delivered by MLTR in a good structure by using positive connotative meaning.
GAUDENSIANA OTU
2021 · Thesis · Open Access
ABSTRAK
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN EKSPERIENTAL KOLB TERHADAP PENGUASAAN KONSEP SISWA DI SMP SWASTA SWADAYA KUALEU TAHUN AJARAN 2021/2022
Otu G.)* Meha A. M)** Nenotek S. A)**
Permasalahan utama pada penelitian ini adalah rendahnya penguasaan konsep siswa. Rendahnya penguasaan konsep siswa adalah metode mengajar ceramah yang selama ini digunakan cenderung membuat siswa pasif dan berpusat pada guru. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran eksperiental Kolb terhadap penguasaan konsep siswa kelas VII di SMP Swasta Swadaya Kualeu tahun ajaran 2021/2022. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan desain Posstest-Only Control Design. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII berjumlah 60 siswa dari sampel kelas VIIA berjumlah 30 siswa serta kelas VIIB berjumlah 30 siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Purposive Sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan tes penguasaan konsep. Data penguasaan konsep siswa yang diperoleh dianalisis menggunakan Uji t, dengan bantuan SPSS For Windows versi 16.0. Berdasarkan hasil uji homogenitas diperoleh nilai F sebesar 0.047 serta hasil uji hipotesis diperoleh nilai t yaitu 14.687 dengan signifikan 0,000 atau kurang dari 0,05 hal tersebut menunjukan bahwa terdapat perbedaan penguasaan konsep siswa antara kelas kontrol dan eksperimen. Jika dilihat dari persentase pemahaman konsep siswa pada kelas eksperimen lebih tinggi yaitu C1 84,28%, C2 82,38% dan C3 80,00% dibandingkan dengan penguasaan konsep siswa pada kelas kontrol. Hal ini dilihat dari bertambahnya pemahaman siswa mengenai pentingnya belajar yang membuat siswa menyadari bahwa untuk mendapatkan keberhasilan perlu adanya ketertarikan dalam memahami suatu konsep dalam pembelajaran, selain itu juga dilihat dari sikap siswa yang berantusias dalam belajar, memiliki rasa ingin tahu, dan berani menyampaikan pendapat saat proses pembelajaran. Sehingga dapat disimpulkan bahwa H1 diterima dan H0 ditolak artinya ada pengaruh yang signifikan dalam penggunaan model pembelajaran experiental Kolb terhadap penguasaan konsep siswa.
Kata kunci : Model Experiental Kolb, Penguasaan Konsep Siswa
MARIA SERVINA KLAU
2021 · Thesis · Open Access
Hasil Penelitian ini Basis Akuntansi yang digunakan dalam laporan keuangan Pemerintah yaitu basis akrual, untuk pengakuan pendapatan, Laporan Operasional, beban, aset Kewajiban dan Ekuitas (SAP PP No 70 tahun 2010) adapun Basis akuntansi yang digunakan oleh Rumah Sakit Umum Penyangga Perbatasan Betun Malaka yaitu Basis Kas untuk pengakuan pendapatan, belanja dan pembiayaan dalam Laporan Realisasi Anggaran dan Basis Akrual untuk pengakuan aset, kewajiban dan ekuitas dana dalam Neraca sehingga dapat dikatakan Rumah Sakit Umum Penyangga Perbatasan Betun belum sepenuhnya menggunakan basis akrual dalam pengakuan pendapatan, belanja dan pembiayaan. Laporan Realisasi Anggaran menyajikan ikhtisar sumber, alokasi dan pemakaian sumber daya keuangan yang dikelola oleh pemerintah xiii pusat/daerah yang menggambarkan perbandingan antara anggaran dan realisasinya dalam satu periode pelaporan sedangkan laporan realisasi anggaran yang dibuat oleh Rumah Sakit Umum Penyangga Perbatasan Betun Malaka hanya menyajikan pendapatan dan belanja saja. Unsur yang dicakup secara langsung oleh laporan realisasi anggaran terdiri dari pendapatan laporan realisasi anggaran, belanja, transfer dan pembiayaan. Laporan operasional menyajikan ikhtisar sumber daya ekonomi yang menambah ekuitas dan penggunaannya yang dikelola oleh pemerintah pusat/daerah untuk kegiatan penyelenggaraan pemerintah dalam satu periode. Unsur yang dicakup Rumah Sakit Umum Penyangga Perbatasan Betun dalam laporan operasional terdiri dari pendapatan dan beban saja karena tidak adanya kegiatan transfer
MARIA DORCE HOAR
2021 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan handout berbasis hewan vertebratapada dunia animalia sebagai bahan ajar yang layak digunakan didalam proses pembelajaran. Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model ADDIE (analysis, design, development, implementation, evaluation). Persentase Hasil penelitian yang diperoleh dari uji ahli materi 75%, uji ahli desain 93,18%, uji ahli media 95,96%, uji kelompok kecil 97,18% dan uji kelompok besar 93,56%. Presentase penilaian menunjukkan adanya respon yang sangat baik terhadap handout berbasis hewan vertebrata yang dikembangkan sehingga menunjukkan bahwa handout berbasis hewan vertebrata yang dikembangkan layak digunakan sebagai bahan ajar karena handout berbasis hewan vertebrata tersebut sesuai dengan tujuan pembelajaran, Hal ini dikarenakan handout berbasis hewan vertebrata pada dunia animalia yang dikembangkan memiliki kualifikasi sangat baik. Selain itu, handout berbasis hewan vertebrata memiliki kelebihan tersendiri, dimana karakter gambar yang terdapat pada handout dapat menarik perhatian siswa sehingga materi pembelajaran akan lebih mudah dipahami siswa serta dapat membantu guru untuk mengajar materi dunia animalia.
NOLDIN ELINDA MANGGOA
2021 · Thesis · Open Access
ABSTRAK Kacang hijau (Phaseolus radiates L.) merupakan tanaman yang sudah dikenal lama dan memiliki keunggulan dibandingkan dengan tanaman kacang-kacangan lainnya. Kacang hijau aalah saalah satu tanaman yang memiliki banyak rmanfaat sebagai sumber protein. Berdasarkan keragaman manfaat yang dimiliki kacang hijau, diperlukan upaya untuk mempertahankan kelestariannya dan meningkatkan produksi tanaman yaitu dengan melakukan pengelolaan dan teknik pembudidayaan yang tepat. Penelitian ini bertuan untuk menganalisis pengaruh limbah cair pewarna alami berbahan dasar mengkudu terhadap perkecambahan tanaman kacang hijau. Benih yang digunakan dalam penelitian ini merupakan bibit yang berkualitas baik. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL)dengan 4 taraf perlakuan yang terdiri atas 0%, 20%, 40%, 60% dan 80% dan diulangi sebanyak 5 kali. Parameter pengamatan dalam penelitian ini meliputi daya kecambah, kecepatan berkecambah, dan nilai rata-rata perkecambahan harian.Data empiris yang diperoleh dianalisis menggunakan ANOVA (uji F), dilanjutkan dengan uji DMRT pada taraf 5%, Jika FhitungFtabel (α=0,05). Berdasarkan hasil uji ANOVA, dari ketiga parameter pengamatan pemberian limbah cair pewarna alami terhadap perkecambahan benih kacang hijau tidak berpengaruh berbeda nyata antar setiap perlakuan karena FhitungFtabel(ρ0,05). Dengan demikian, maka penelitian ini tidak dapat di uji lanjut
YULIANA RONA
2021 · Thesis · Open Access
Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) sangat kaya akan hasil tenun tradisional yang beraneka ragam, masing-masing daerah memiliki hasil tenunan dengan beraneka ragam motif sesuai dengan ciri khas dan adat istiadat budaya setempat. Tenunan ini merupakan hasil karya atau buatan tangan wanita-wanita daerah setempat dengan sistem menenun secara tradisional. Sejak dahulu masyarakat atau pengrajin sudah mengenal zat pewarna alami yang dipakai untuk memberi warna pada makanan, kosmetik, pakaian atau sandang, dan bahan-bahan kerajinan. Namun, seiring berkembangnya teknologi dengan ditemukan zat pewarna sintetis maka masyarakat atau pengrajin lebih memilih menggunakan pewarna sintetis. Salah satu kendala zat pewarna alami ialah tumbuhan yang menghasilkan zat warna ini terbatas dan warna yang dihasilkan itu kurang bervariasi. Dibalik dari kelemahan zat pewarna alami ini memiliki potensi yang sangat tinggi di pasar global karena memiliki keunikan warna. Metode yang digunakan dalam penelitian ini metode trial and eror research karena dapat meneiliti suatu objek secara berulang atau mencoba sesuatu yang terdapat dimasa sekarang. Tumbuhan rimpang kunyit menghasilkan warna sepia brown, dark golden, dan lemon ginger. Tumbuhan daun mangga menghasilkan warna olive, olive, dan muddy waters brown. Tumbuhan kulit batang pohon nangka menghasilkan warna soft brown, sepia brown dan chocolate brown. Dari proses pewarnaan benang katun dapat dilihat adanya perbedaan warna yang dihasilkan dari rimpang kunyit, daun mangga, dan kulit batang pohon nangka karena adanya perbedaan takaran air sebanyak 1 liter dan 500 mililiter sehingga menghasilkan perbedaan warna pada benang yang telah diwarnai. Adapun perbedaan warna yang dihasilkan dari setiap tumbuhan pada benang katun yaitu: lamanya waktu perebusan bahan pewarna selama 1 jam dan 30 menit, lamanya waktu perendaman benang pada bahan pewarna selama 24 jam dan 12 jam, dan mordan yang digunakan. Disarankan agar dilakukan penelitian lanjutan mengenai uji ketahanan luntur untuk warna kuning alami pada benang katun dan dilakukan penelitian lanjutan dengan mengukur pH dan suhu pada benang katun yang warnai. Kata kunci: Inventarisasi, Pewarna Alami, Tumbuhan Pewarna, Benang Katun, Nusa Tenggara Timur Keterangan: *) Peneliti **) Pembimbing
GRASELA N M KASE
2021 · Thesis · Open Access
Indonesia merupakan negara yang sangat potensial dalam penyediaan bahan baku yang bersumber dari alam. Tumbuhan pewarna merupakan salah satu sumber daya alam yang mempunyai potensi untuk digunakan sebagai zat pewarna tenun di Indonesia, khususnya dalam pengembangan produk yang dapat menjadi bahan baku industri tenun yang mempunyai nilai ekonomis yang sangat tinggi. Tujuan dari penelitian ini untuk Mengetahui pengaruh penambahan mordan terhadap ketahanan luntur benang hasil pewarnaan daun jati dan Mengetahui perbedaan ketahanan luntur jenis mordan terhadap benanghasil pewarnaan daun jati. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif, data yang digunakan berupa nilai RGB. Hasil penelitian menunjukan adanya pengaruh penambahan mordan terhadap ketahanan luntur, dengan penambahan mordan yang berbeda menghasilkan warna yang berbeda, benang tanpa mordan menghasilkan warnamram Brown, benang dengan penambahan mordan Kapur tohor menghasilkan warnapale violet red, benang dengan penambahan mordan daun biduri menghasilkan warna soft Brown, benang dengan penambahan mordan pinang kering menghasilkan warna Brown. Dari hasil penelitian menunjukan adanya perbedaan ketahanan luntur jenis mordan terhadap benang hasil pewarnaan daun jati, benang tanpa mordan dengan nilai kelunturan Red (29%) Green (37%) dan Blue (40%). Benang dengan penambahan mordan kapur tohor dengan nilai kelunturan Red (28%) Green (31%) dan Blue (26%). Benang dengan penambahan mordan daun biduri nilai kelunturan Red (24%) Green (30%) danBlue (32%). Benang dengan penambahan mordan pinang kering nilai kelunturan Red (37%) Green (28%) dan Blue (26%) sehingga benang dengan penambahan mordan yang memiliki kelunturan yang baik terdapat pada mordan daun biduri dengan nilai kelunturan Red (24%) Green (30%) dan Blue (32%). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa daun jati dapat digunakan sebagai pewarna alam dalam proses pencelupan benang menggunakan mordan kapur tohor, daun biduri dan pinang kering.kapur tohor dan daun biduri dapat digunakan sebagai mordan dalam pencelupan benang menggunakan daun jati karena kapur tohor juga bisa dijadikan untuk memperkuat warna daun biduri dapat dijadikan mordan karena pH asam yang dapat dijadikan mordan, pinang kering dapat dijadikan mordan karena kandungan tanin yang terdapat dalam pinang dapat dijadikan mordan.
FENDI ELSAMI FAOT
2021 · Thesis · Open Access
This study discussed about An Analysis of Lexical and Contextual Meanings of “Nekmese Tafen Pah’’ song lyric. Semantic is the branches of linguistics. Therefore, the writer was interested in analyzing the kinds of meaningsof‘’Nekmese Tafen Pah’’ song lyric. The problem of this study (1) What are the lexical and contextual meanings of ‘’Nekmese Tafen Pah’’ song lyric? (2) What are the dominant types of ‘’Nekmese Tafen Pah’’ song lyric? The writer takes lyrics song from the album. This study uses a descriptive qualitative method because the writer would analysis and interpret the research object of Eddy D. Tahoni lyric song. The step to obtain the data is by collecting sources of the data from Eddy D. Tahoni lyric song and from internet. After that she selects the songs which contain of semantic, reads and listen to the lyric to understand the content of the songs conducts and analyzes the collected data and makes conclusion. The result of this research is as follows: (1) related to the lexical meaning, while (2) related to the contextual meaning. The result of this study showed that there are 31 sentences that categorized as lexical meaning, 11 sentences of contextual meaning, 10 sentences of grammatical meaning, 26 sentences of conceptual meaning, 23 sentences of dennotative meaning ant the last is only 5 sentences for connotative meaaning. The writer expects this research will be usefull for the other researchers who are eager to know more about semantics. Moreover, semantic is an important branch of linguistics that is interesting to be studied, especially when it is applied to literary works, such us songs or poem etc.
MARIA IMELDA DU SANTUS
2021 · Thesis · Open Access
ABSTRAK PENGARUH PEMBERIAN PUPUK ORGANIK DARI AMPAS TEBU DAN LIMBAH TERNAK SAPI TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN TOMAT (Solanum Lycoersium L). Du Santus, M. I,)* Solle, H. R. L,)** Daud, Y, )** Tomat (Solanum lycopersium L) merupakan salah satu komoditas horticultural yang memiliki nilai ekonomi penting di Indonesia dan banyak manfaatnya bagi manusia, tingginya kebutuhan komsumsi mengakibatkan budidaya tanaman tomat yang tidak memperhatikan faktor lingkungan yaitu seringkali para petani menggunakan pupuk anorganik yang berlebihan sehingga mengakibatkan tanah menjadi padat. Pemberian perlakuan pupuk organik ampas tebu dan limbah ternak sapi diharapkan mampu meningkatkan pertumbuhan tanaman tomat karena kandungan haranya yang lengkap baik mikro maupun makro dan juga mampu memperbaiki kualitas tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk organik ampas tebu dan limbah ternak sapi terhadap pertumbuhan tanaman tomat (Solanum lycopersium L). Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri dari 5 perlakuan dan 5 ulangan dengan parameter yang diamati adalah tinggi tanaman, jumlah daun dan diameter batang. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan Anova dilanjutkan dengan uji Duncan Multiple Range Test (DMRT) taraf 5%. Hasil penelitian menunjukan bahwa Pemberian pupuk organik ampas tebu dan limbah ternak sapi pada dosis 75 g lebih baik karena semakin banyak dosis pupuk organik ampas tebu dan limbah ternak sapi menyebabkan kandungan nitrogen bertambah sehingga pertumbuhan primer semakin optimal oleh karena itu disimpulkan bahwa pemberian pupuk organik ampas tebu dan limbah ternak sapi berpengaruh terhadap pertumbuhan tanaman tomat (Solanum lycopersiumL) sehingga menghasilkan pengaruh yang signifikan. Kata kunci: pupuk organik, ampas tebu, kotoran sapi, tanaman tomat,
STEVEN YENRY LELAN
2021 · Thesis · Open Access
Penelitian ini dilatar belakangi rendahnya konsep diri akademik belajar siswa kelas VIII B SMP Negeri 2 Fatuleu Barat. Faktor yang menjadi penyebab konsep diri akademik belajar siswa rendah adalah peserta didik belum maksimal atau kurang konsentrasi pada saat proses pembelajaran berlangsung yang ditandai dengan ketidak mampuan konsep diri siswa dalam menjawab pertannyaan guru tentang materi sebelumnya, Siswa kurang aktif pada proses pembelajaran berlangsung sehingga hasil belajar siswa maksimal, Siswa kurang yakin terhadap dirinya sendiri, kurang percaya diri, kurang berani mengeluarkan pendapat. Kondisi ini menunjukkan adanya konsep diri siswa belum maksimal dan hasil belajar akan rendah. Metode yang digunakan dalam penelitan ini adalah penelitian Ex-post facto. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII B yang berjumlah 30 orang siswa dan objek dalam penlitian ini adalah meningkatkan konsep diri akademik hasil belajar siswa dengan model Ex-post facto. pengumpulan data dilakukan dengan angket. Data hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan konsep diri akademik hasil belajar siswa setelah menggunakan model pembelajaran Ex-post facto. Hal ini dikarenakan model pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif jenis deskriptif sehingga peneliti mengetahui bahwa konsep diri akademik dengan hasil belajar sangat penting dalam pembelajaran. Dari hasil penelitian, ditemukan bahwa tingkat hubungan konsep diri akademik siswa dan hasil belajar di SMP N Fatuleu Barat berkorelasi belajar sangat kuat.
ANI KRISTINA KANA MIHA
2021 · Thesis · Open Access
Penelitian bertujuan mencari hubungan antara minat belajar dengan hasil belajar mahasiswa. Penelitian ex post facto dengan desain korelasi, variabel (X) minat belajar dan hasil belajar (Y). Sampel dalam penelitian ini adalah mahasiswa program studi pendidikan biologi semester 3 yang berjumlah 30 orang. Pengumpulan data menggunakan angket, data dianalisis dengan statistik inferensial berbantuan SPSS. Hasil pengujian uji Lineritas pada Deviation from Linearity Sig adalah 0,324 lebih besar dari 0,05. Sedangkan hasil pengujian hipotesis korelasi Product Moment menunjukkan nilai sig = 0,000 lebih kecil dari = 0,05 terdapat hubungan pembelajaran yang positif dan signifikan antara minat belajar dengan hasil belajar mahasiswa, dengan koefisien hubungan kuat dan tinggi. Artinya terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara minat belajar mahasiswa dengan hasil belajar mahasiswa, dengan koefesien hubungan kuat dan tinggi. Artinya semakin baik minat belajar mahasiswa maka akan semakin meningkat hasil belajar mahasiswa.
BEA ARIESTA YAHBROB
2021 · Thesis · Open Access
ABSTRAK PENGARUH MEDIA DAN PEMBERIAN BIO-URINE TERHADAP PERTUMBUHAN KABESAK (Acacioleucophloea) Yahbrob, B.)* Hendrik, A. Ch.) ** Daud, Y.)** Di Pulau Timor Kabesakmerupakanjenistanaman yang tumbuh liar danmemilikibanyakmanfaat. DaunKabesakpadasaatmusimkeringmasihditemukanhijausehinggadigunakansebagaipakanmenggantikanrumput yang sudahkering. SelainitubatangkayuKabesak juga digunakanmasyarakatsebagaikayukonstruksidanmebel.PemanfaatanKabesak yang cukuptinggiolehmasyarakatPulau Timor dapatmenyebabkanpenurunanpopulasiKabesak. Tidaktersediadipersemaiansehinggatidakdapatmengadakanbibitdenganjumlahbanyakdalamwaktu yang cepat. Keterbatasan-keterbatasantersebutmenjadisuatualasankuatuntukmencobaalternatif lain diantaranyamemanfaatkanpengadaanbibitdengansemaiatauanakanalam. Dimanaanakanalamakantumbuhdenganbaikapabiladiletakanpada media tanam yang suburdandiberinutrisitambahanseperti POC bio-urine. Tujuanpenelitianiniyaituuntukmengetahuikomposisi media tanamdanpengaruhkonsentrasi bio-urine yang baikterhadapcabutansemaikabesak. Penelitianinimerupakanpenelitianeksperimendenganmenggunakan RAL faktorialdengan 2 faktor. Faktorpertama Bio-urine dengan 4 tarafperlakuan, factor keduadengan 5 tarafperlakuanmakadiperoleh 20 unit percobaan yang diulangsebanyak 4 kali. Paremeterpengamatandalampenelitianinimeliputitinggitanaman,diameterbatangdanjumlahdaun. Hasilpenelitianmenunjukkanadanyapengaruh yang nyataperlakuan media tanamdankombinasiperlakuan bio-urine terhadaptinggitanaman yang terdapatpadaperlakuan P2U2 (Media tanah 50% : media sekambakar 50% + bio-urine 200 ml), jumlahdaunterdapatpadaperlakuan P2U2 (Media tanah 50% : media sekambakar 50% + bio-urine 200 ml) dan diameter batangterdapatpadaperlakuan P4U3 (Media sekambakar 100% + Bio-urine 300 ml) Kata kunci :Kabesak, Bio urine dan media tanam.
YID YANE NOMENI
2021 · Thesis · Open Access
ABSTRACT
This thesis is under the title “An Analysis of Code Mixing in Junk Food and Soft Drink advertisement on Television”. Research problem in this thesis are What are the types of code mixing used in junk food and soft drink advertisement on Television and What are the function of code mixing used in junk food and soft drink advertisement on Television. The aims of this study are to know the types of code mixing and to describe the functions of code mixing in junk food and soft drink advertisement on television. The method used in this study is descriptive qualitative. The data of this study were 25 advertisements found in RCTI station program television during the research from 10 – 22 May 2021. The data were analyzed by using theory suggested by Suwito (Inner Code Mixing and Outer Code mixing) and the function of code mixing according to Hoffman (Talking about particular topic, Being emphatic about something, Interjection, Repetition, Expressing group identity, Intention of clarifying the speech content for interlocutor and Quoting somebody else. Based on data analysis, from 25 advertisements it was found in junk food advertisements in inner code mixing did find the advertisement used code mixing while in junk food advertisement found 12 advertisements used outer code mixing. Based on Hoffman theory’s there are seven of functions of code mixing but in this research found six functions. The functions are: Talking about particular topic 10 advertisements, Being emphatic about something 2 advertisements , Interjection 4 advertisements , Repetition 6 advertisements, Intention of clarifying the speech content for interlocutor 6 advertisements and Quoting somebody else 2 advertisements.
BIBIANA BOKELA BANYO
2021 · Thesis · Open Access
ABSTRACT The title of this study is “A DESCRIPTIVE STUDY ON NOUN OF GAURA LANGUAGE (A LANGUAGE SPOKEN IN WEST SUMBA) ”. The aims of this study are to find out the forms of nouns in Gaura. The informants of the research are three native speakers of Gaura language who live in Gaura village.The instrument of collecting data is questionnaire. Dealing with the 60 Indonesian sentences and the writer asks to the informants to translate into the Gaura language, the writer identified the data and classified the nouns based on the forms. The method used in this research is descriptive qualitative method. In analyzing the data, the writer found four forms of noun in Gaura language, they are: (1) concrete : a). Common noun : Ra’ jara do nadi Marten, b). Proper noun : Baba gu ngara nai Timotiusui, c). Collective noun : Olebei gu wali da la Garo and d). material noun : Ole gu koha pahla nage la loko and abstract noun: Na’ toyo mayega nage katena, (2) countable noun : Na’ lakeda malengo nage la pihaka and uncountable noun : Iyo kah nage moh la pahara, (3) singular noun : Na’ boga pala nage la pinya and plural noun : Ra’ hapi mu dage ruba and (4) gender : a) masculine gender : Angwu nai Marten kalete jara nage, b) feminine gender : lawinne nai Natan halako nage la pahara and c). common gender : totu na wo da ni omaha Key Words : Descriptive study , Noun , Gaura Language
MARSELINA SAE
2021 · Thesis · Open Access
This study title is Literature Analysis on Character of Gabriel in“I am Gabriel” the aims of this study are to find out: (1) the types of social relationship of character Gabriel portrayed in “I am Gabriel” movie? (2) the social relationship bring changes to the other character. The writer download the movie from https://youtu.be/mIBStAQMq3Y. The instrument is watching movie and the script of the film. The result of this study is associative social relationship consists of Cooperation found in every character work together to reach the goal of sewing mats for people of Promise city to use while praying. Accommodation found in form Police Station of Promise Town. Assimilation found in process of mixing one culture of talk to God do not have to go to church but can do it in pray. Acculturation found in Gabe mixing the culture pray of people in Promise in a new culture without eliminate the original culture. The second part is the writer found some character indentified as the character who had been changes. There are eight characters, Gabriel (He found refusal in the process to finish the mission and bring changes for people life), Ms. Ellen (a wife who lost the baby born, and she is enthusiasm to accept the existence of Gabe), Joe (Joe’s family is chosen for bring Gabe home and feel find hope of life), Sherriff Brody (He is going to cry, pray and thank God for the hope of life), Camrynn (she is believe about God can make everything better and find hope), Monroe (she is trusting that all incidents are just from the God mighty), Chad(he is trusting that all incidents are just because God Love), and Lucy (she goes to the doctor and hope that the blind will get heal just because of God Love).
MELDA ELFI FARIDA BABU
2021 · Thesis · Open Access
ABSTRAK
ANALISIS PELAKSANAAN PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PEMBELAJARAN IPA BIOLOGI DI SMP KRISTEN 1 AMARASI SELATAN
Babu, F.E. M)* Meha, A. M)** Manu, L.)**
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan pendidikan karakter dalam pembelajaran IPA Biologi di SMP Kristen 1 Amarasi Selatan tahun ajaran 2020/2021. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, guru mata pelajaran, dan siswa. Teknik pengumpulan data dengan cara wawancara, dokumentasi, dan angket. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan model analisis Miles dan Huberman untuk selanjutnya diperoleh kesimpulan. Hasil penelitian ini adalah pendidikan karakter sudah diimplementasikan dalam pembelajaran IPA Biologi di SMP Kristen 1 Amarasi Selatan. Pelaksanaan pendidikan karakter dalam pembelajaran IPA Biologi melalui a) mengintegrasikan pendidikan karakter dalam kurikulum sekolah dengan cara guru melakukan analisa Kompetensi Dasar melalai identifikasi nilai-nilai karakter yang terkandung dalam materi pembelajaran IPA Biologi dan guru mendesain RPP mata pelajaran IPA Biologi yang memuat fokus pendidikan karakter, b) melalui pilihan dan penggunaan metode pembelajaran untuk menanamkan dan mengembangkan karakter peserta didik, hal tersebut dapat dilihat dalam proses belajara mengajar guru selalu menciptakan suasana belajar dikelas dengan langkah kegiatan merumuskan masalah, merumuskan hipotesis, mengumpulkan data, menganalisis data, dan menarik kesimpulan, c) melalui pengelolaan kelas, guru membentuk kelas menjadi kelompok untuk menumbuhkan sikap kerjasama dan toleransi antar teman sebaya.
Kata Kunci: Analisis, pendidikan karakter, pembelajaran IPA Biologi
ANGELA FEMINA BANUNAEK
2021 · Thesis · Open Access
Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) merupakan salah satu provinsi yang kaya akan keanekaragaman hayati khususnya pada tanaman pangan. Masyarakat provinsi NTT umumnya mengkonsumsi pangan lokal (jagung, umbi-umbian dan kacang-kacangan) sebagai makanan pokok meskipun saat ini terdapat kecenderungan masyarakat konsumsi beras (Yusuf, 2015). Salah satu tanaman pangan yang dapat memberikan nilai ekonomi dan dapat memenuhi kebutuhan hidup manusia adalah tanaman umbi-umbian khususnya ubi kayu dan ubi jalar. Ubi kayu (Mannihot esculenta Crantz) adalah salah satu umbi-umbian yang dikenal sebagai tanaman perdu yang berumbi, berdaun menjari dan berbuah kotak. Ubi jalar (Ipomoea batatas L) merupakan salah satu dari tanaman umbi-umbian yang tipe pertumbuhannya merambat. Kabupaten Timor Tengah Selatan memiliki banyak tanaman umbi-umbian terkhususnya ubi kayu dan ubi jalar namun, pemahaman masyarakat tentang varietas-varietas ubi kayu dan ubi jalar serta upaya pembudidayaaan yang berkesinambungan masih kurang. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan inventarisasi dan pendataan kembali untuk mengetahui varietas-varietas ubi kayu dan ubi jalar yag terdapat di Kabupaten TTS . Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui varietas-varietas ubi kayu dan ubi jalar yang terdapat di Kabupaten TTS dan untuk mengetahui karakteristik morfologi dari setiap varietas tanaman ubi kayu dan ubi jalar yang ditemukan di Kabupaten TTS. Penelitian ini menggunakan metode jelajah dan melakukan wawancara kepada para petani yang menanam ubi kayu dan ubi jalar. Analisis data menggunakan deskriptif kualitatif. Hasil penelitain ini ditemukan 7 varietas ubi kayu yaitu varietas Darul hidayah, Adira 1, UK1 Agritan, Malang 1, Malang 2, Malang 6 dan varietas Litbang UK-2 dan 8 varietas ubi jalar, yaitu varietas Cilembu, Papua solossa, Muara takus, Antin 1, Antin 2, Kalasan, Boko dan varietas Sawentar
ETRI ALENSI NEONUFA
2021 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh strategi pembelajaran Learning Starts With A Question terhadap hasil belajar kognitif siswa pada mata pelajaran IPA Biologi dengan topik Sistem Pernapasan Manusia. Metode penelitian yang digunakan ialah penelitian eksperimen, dengan desain penelitian post test only control design. Populasi penelitian seluruh siswa kelas VIII dengan jumlah 64 orang, sampel penelitian terdiri dari 2 kelas yakni kelas VIIIA sebagai kelas eksperimen yang berjumlah 22 orang dan kelas VIIIB sebagai kelas kontrol 21 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan tes hasil belajar dengan instrumen berupa soal pilihan ganda dan essay. Teknik analisis data yang digunakan yaitu uji t berbantuan SPPS versi 22. Berdasarkan hasil hasil uji hipotesis diperoleh nilai t-hitung sebesar 8,134 dengan taraf signifikan 0,000<0,05 menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan dari strategi pembelajaran Learning Starts With A Question terhadap hasil belajar kognitif siswa. Dalam proses pembelajaran dengan menerapkan strategi pembelajaran Learning Starts With A Question suasana belajar nyaman dan menyenangkan, melibatkan siswa secara aktif selama proses pembelajaran. Hal inilah yang membuat siswa semangat dalam mengikuti pelajaran, dan membantu lancarnya proses pembelajaran sehingga memperoleh hasil yang memuaskan. Maka dapat di simpulkan bahwa ada pengaruh yang signifikan dari penggunaan strategi pembelajaran Learning Starts With A Question terhadap hasil belajar kognitif siswa.
YANA ARISANTI TASAE
2021 · Thesis · Open Access
ABSTRAK
ANALISIS PEMBELAJARAN BERBASIS 4C (COMMUNICATION, COLLABORATIVE, CRITICAL THINKING AND PROBLEM SOLVING, CREATIVITY AND INNOVATION) PADA SISWA KELAS VIII DI SMP KRISTEN 1 AMARASI SELATAN
Tasae, Y. A)* Meha, A. M)** Foeh, Y.)**
Pembelajaran berbasis 4C ini adalah pembelajaran yang tercantum dalam kurikulum 2013.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses pembelajarn 4C(communication, collaborative, Critical thingking and problem solving, Creativityand innovation). Bagaimana proses penerapan pembelajaran 4C dalam pelaksanaan pembelajaran yang berlansung di smp Kristen 1 amarasi selatan. Penelitian ini merupakan penelitian jenis kualitatif deskritif dengan menggunakan desain studi kasus dengan proses peneliti mengumpulkan data melaui wawancara observasi dan dokumentasi untuk menguji validitas data. Subjek dalam penelitian ini adalah 1 orang, dan guru dan 11 siswa.manfaat dalam penelitian ini untuk untuk meningkatkan mutu pembelajaran di sekolah,membantu kualitas dalam pembuatan rppsisa harus berperan aktif dalam kegitan belajar untuk meningkatkan kemampuan 4C .
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa guru mampu menerapkan kegiatan pembelajaran yang memuat keterampilan berbasis 4C berdasarkan Kurikulum 2013 tentang pembelajaran 4C.
Kata Kunci:Analisis pembelajaran berbasis 4C, Kurikulum 2013, Pelaksanaan pembelajaran, pelaksanaan penilaian kelas.
ESMI ALUNPAH
2021 · Thesis · Open Access
Tujuan dalam penelitian ini adalah Untuk mengetahui pengaruh penggunaan media pembelajaran berupa buku saku terhadap hasil belajar IPA terpadu di kelas VIII SMP N I Kupang Tengah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Eksperimen yaitu bertujuan untuk mengetahui hubungan variabel bebas terhadap variable terikat. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan desain Posstest-Only Control Design. Populasi seluruh siswa kelas VIII berjumlah 150 siswa dan sampel kelas VIIA dan kelas VIIIB berjumlah 26 siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Purposive Sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan Posttest. Data hasil belajar siswa diperoleh menggunakan Uji t, dengan bantuan SPSS versi 22. Berdasarkan hasil uji homogenitas diperoleh nilai F sebesar 0,740 serta hasil uji hipotesis diperoleh nilai t 7,875 dengan signifikan 0.000 atau kurang dari 0,5 hal tersebut menunjukan bahwa terdapat pengaruh hasil belajar siswa antara kelas kontrol dan eksperimen. Hal ini dapat dilihat dari bertambahnya pemahaman siswa mengenai pentingnya belajar, ini membuat siswa menyadari bahwa untuk mendapatkan keberhasilan perlu adanya ketertarikan dalam memahami suatu konse dalam pembelajaran, selain itu juga dilihat dari sikap siswa yang berantusias dalam belajar, memiliki rasa ingin tahu, dan berani menyampaikan pendapat saat proses pembelajaran. Hal ini dikarenakan penggunaan media buku saku memiliki potensi yang cukup besar yaitu dapat mengembangkan ide siswa tentang suatu masalah dalam pembelajaran. Hasil ini dapat dilihat persentase hasil belajar siswa pada kelas eksperimen yang lebih tinggi yaitu C1 96,15%, C2 94,32%, C3 86,15% dan C4 55,38%. Dengan hasil belajar siswa pada kelas kontrol belum mencapai kriteria ketuntasan minimum (KKM) Hal ini dikarenakan pada kelas eksperimen siswa lebih aktif mencari tahu sendiri tentang konsep-konsep penting dalam proses pembelajaran sehingga siswa lebih mudah mengingat, memahami, menerapkan dan menganalisis apa yang ditemukan dalam pembelajaran. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh yang signifikan dalam penggunaan media buku saku terhadap hasil belajar siswa