MARIA SELVIANA HOAR BRIA
2021 · Thesis · Open Access
ANALISIS EFEKTIVITAS, KONTRIBUSI, DAN POTENSI PAJAKDAERAH UNTUK MENINGKATKAN PENDAPATAN ASLI DAERAH (Studi Pada Dinas pendapatan daerah kabupaten malaka) NAMA : MARIA SELVIANA H.BRIA NIM : 17191635 PROGRAM STUDI : AKUNTANSI FAKULTAS : EKONOMI ABSTRAKSI Penelitian ini berjudul: “ANALISIS EFEKTIVITAS, KONTRIBUSI, DAN POTENSI PAJAKDAERAH UNTUK MENINGKATKAN PENDAPATAN ASLI DAERAH (Studi Pada dinas pendapatan daerah kabupaten malaka) ” Masalah yang diambil dalam penelitian ini adalah tingkat pencapaian pungutan Pajak Daerah yang dikelola oleh Dinas Pendapatan Daerah sudah berjalan efektif dan Pajak Daerah berkontribusi dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Malaka yang menjadi persoalan penelitian adalah Apakah tingkat pencapaian pungutan Pajak Daerah yang dikelola oleh Dinas Pendapatan sudah berjalan efektif dan Seberapa besar kontribusi pajak daerah dalam meningkatkan pendapatan asli daerah di kabupaten Malaka. Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui tingkat pencapaian pungutan Pajak Daerah yang dikelola oleh Dinas Pendapatan sudah berjalan efektif dan mengetahui kontribusi pajak daerah terhadap pendapatan asli daerah di kabupaten malaka. Konsep penelitian dalam penelitian ini adalah Efektivitas adalah tingkat pencapaian ghasil program dengan target yang ditetapkan. secara sederhana merupakan perbandingan outcome dengan output efektivitas menunjukan kesuksesan atau dalam pencapaian tujuan sebuah kegiatan/kebijakan dimana ukuran efektivitas merupakan refleksi output. efektivitas terkait dengan hubungan antara hasil dengan hasilnya yang sesungguhnya dicapai efektivitas merupakan hubungan antara output dengan tujuan. Kontribusi adalah suatu yang diberikan bersama-sama dengan pihak lain untuk tujuan biaya atau kerugian tertentu atau bersama. sehingga kontribusi yang dimaksud dapat diartikan sebagai sumbangan yang diberikan pajak daerah terhadap besarnya pendapatan asli daerah (PAD). Pendapatn asli daerah adalah penerimaan yang diperoleh dari sumber-sumber pendapatan didalam daerah sendiri. pendapatan daerah tersebut dipungut berdasarkan peraturan daerah yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku di indonesia. Populasi penelitian ini adalah data yang digunakan diambil laporan xi realisasi anggaran pendapatan daerah kabupaten malaka dari tahun 2014-2020. populasi dalam penelitian ini akan melakukan analisis dengan metode deskriptif kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini adalah laporan realisasi anggaran pendapatan daerah kabupaten malaka dari tahun 2016 sampai dengan tahun 2020. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah data dokumentasi. Dalam analisis data ini penulis mendeskripsikan indikator dari konsep penelitian pada analisis pendahuluan untuk mendapatkan gambaran umum dari objek Penelitian Yakni pajak daerah pada efektivitas, kontribusi dan pendapatan daerah Kabupaten Malaka.Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan penulis hasil analisis menunjukan bahwa Berdasarkan hasil analisis efektivitas pajak daerah terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Malaka, maka Pada tahun 2016 efektivitasnya sebesar 141% dan Pendapatan Asli Daerahnya sebesar 29,26%,kemudian terjadi penurunan pada tahun 2017 sebesar 106% karena realisainya adalah Rp9.694.332.176,30 meningkat tetapi targetnya turun menjdi Rp9.125.512.690 sehingga efektivitasnya menurun, dan peningkatan Pendapatan Asli Daerahnya meningkat sebesar 54,79% . Selanjutnya pada tahun 2018 terjadi penurunan sebesar 79% dibandingkan dengan tahun 2017, karena angka realisasinya adalah Rp7.841.376.585 tetapi angka targetnya adalah Rp9.917.676.276 meningkat sehingga efektivitasnya menurun, dan peningkatan Pendapatan Asli Daerahnya menurun sebesar 41,05%, kemudian ada peningkatan pada tahun 2019 sebesar 108% karena angka realisasinya adalah Rp11.482.100.547 meningkat tetapi angga targetnya adalah Rp10.590.932.798 menurun sehingga efektivitasnya meningkat dan peningkatan Pendapatan Asli Daerahnya meningkat sebesar 49,19% ,dan akhirnya pada tahun 2020 meningkat sebesar 109% dibandingkan dengan tahun lalu, karena angka realisasi adalah Rp7.821.348.711,54 dan target adalah Rp7.161.050.000 menurun sehingga efektivitasnya meningkat dan peningkatan Pendapatan Asli Daerahnya meningkat sebesar 54,53% . Kata kunci: pajak daerah, pendapatan asli daerah, efektivitas, kontribusi
METRIANA MARIA HOAR
2021 · Thesis · Open Access
Kesimpulan dari penelitian ini adalah : (1) Pengeluaran Pemerintah Bidang
Kesehatan berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi dengan nilai b =
0,147 dengan demikian hipotesis diterima. (2) Pengeluaran Pemerintah Bidang
x
Pendidikan berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi dengan nilai b =
0,134 dengan demikian hipotesis diterima. (3) Pengeluaran Pemerintah Bidang
Infrastruktur tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi dengan nilai b =
(3,77) dengan demikian hipotesis tidak diterima
DIKSON YOHANIS BERPELAY
2021 · Thesis · Open Access
Populasi dalam penelitian ini adalah Pegawai bagian keuangan yang
melakukan kompilasi atas laporan keuangan pada level PEMDA pada Badan
Keuangan Daerah Kota Kupang. Sampel dalam penelitian ini adalah semua
pegawai bagian keuangan dengan kisaran umur 20-50 tahun. Data yang dihasilkan
berupa dokumen hasil kuesioner. Sesuai dengan indikator yang diteliti
bersasarkan teori yaitu Meningkatnya disiplin, prestasi dan pencapaian sasaran
pelaksanaan tugas, Berkurangnya penyalahgunaan wewenang dan Berkurangnya
kebocoran, pemborosan dan pungutan liar, maka hasil analisis menunjukkan
bahwa t hitung > t table (2,060 > 1,993) dimana Ho di tolak dan Ha di terima.
Artinya, pengawasan keuangan daerah terdapat pengaruh positif dan signifikan
terhadap nilai informasi pelaporan keuangan. Sesuai dengan indikator yang diteliti
bersasarkan teori yaitu Lingkungan Pengendalian Tindakan, Penilaian Risiko,
Kegiatan Pengendalian, Informasi dan komunikasi dan Pemantauan diperoleh
hasil tthitung sebesar 2,837 dan ttabel sebesar 1,993. Dengan demikian t hitung > ttable
(2,837 > 1,993) Ha diterima dan Ho ditolak. Maka sistim pengendalian intern
berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai informasi pelaporan keuangan.
Sesuai dengan indikator yang diteliti bersasarkan teori yaitu Pendidikan, Pelatihan
dan Pengalaman maka output yang dihasilkan adalah t hitung < t table (1,378 <
1,993) dimana Ha diterima dan Ho ditolak. Dengan demikian kualitas sumber
daya manusia berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap nilai informasi
pelaporan keuangan.
VALENTINA MEO
2021 · Thesis · Open Access
ABSTRAK
Penelitian ini berjudul “Pengaruh Penerapan Sistem E-Filing Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Dalam Menyampaikan SPT Tahunan” (Studi Pada Wajib Pajak Dosen dan Pegawai Di Fakultas Ekonomi UKAW).
Penelitian ini berlatar belakang penerapan sistem e-filing merupaka suatu pergerakan atau pemanfaatan dari perkembangan teknologi yang bergerak di bidang pajak yang dimaksudkan agar para wajib taat akan membayar pajak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan sistem e-filing terhadap kepatuhan wajib pajak dalam menyampaikan SPT Tahunan. Data penelitian ini diperoleh dari koesioner menggunakan Google Form yang disebarkan kepada wajib pajak di Fakultas Ekonomi UKAW.
Populasi penelitian ini adalah wajib pajak orang pribadi Dosen dan Pegawai Fakultas Ekonomi UKAW yang terdaftar di wilayah Kota Kupang. Sampel yang digunakan sebanyak 30. Subyek penelitiian yakni dosen dan pegawai Fakultas Ekonomi UKAW. Objek penelitain ini di Fakultas Ekonomi UKAW. Data diolah dengan SPSS Versi 20 dengan teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan analisis regresis linear sederhana.
Pengaruh penerapan sistem e-filing terhadap kepatuhan wajib pajak dosen dan pegawai Fakultas Ekonomi UKAW sebesar 41,0 % dan sisanya 59% dipengaruhi oleh variabel diluar model penelitian ini. Berdasarkan hasil penelitian tersebut menunjukan pengaruh penerapan sistem e-filing berpengaruh positif signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak dalam menyampaiakn SPT Tahunan.
Kata Kunci : Penerapan Sistem E-filing, Kepatuhan Wajib Pajak
ELISONIO ALVES
2021 · Thesis · Open Access
ABSTRAK
Penelitian ini berjudul: “ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PEMILIK USAHA MIKRO, KECIL DAN MENENGAH DALAM PELAPORAN KEWAJIBAN PERPAJAKAN DI KECAMATAN MALAKA”
Masalah yang diambil dalam penelitian ini adalah Faktor-faktor yang mempengaruhi pemilik usaha mikri, kecil dan menengah dalam pelaporan kewajiban perpajakan di Kecamatan Malaka. Serta yang menjadi persoalan dalan penelitian ini adalah: (1). Apakah Kesadaran wajib Pajak berpengaruh terhadap pemilik usaha Mikro, Kecil dan Menengah dalam untuk Melaporkan Pajak?, Dan (2). Apakah Pemahaman Wajib Pajak berpengaruh terhadap pemilik Usaha Mikro, Kecil dan Menengah untuk Melaporkan Pajak?
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kesadaran wajib pajak dan pemahaman Wajib Pajak, terhadap Pelaporan Perpajakan pada sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Sampel dalam penelitian ini sebanyak 40 orang responden yang merupakan pemilik usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang berada di wilayah Kecamatan Malaka.
Hasil dalam penelitian ini dikumpulkan melalui kuesioner yang diproses dan dianalisis dengan menggunakan analisis regresi berganda. Metode yang digunakan dalam penentuan sampel dalam penelitian ini adalah convenience sampling.Uji Descriptif Statistics data.Untuk uji hipotesis dalam penelitian ini, peneliti menggunakan uji F, dan uji t.
Hasil data penelitian ini menunjukan bahwa semua variabel berpengaruh secara signifikan seperti kesadaran wajib pajak dan pemahaman Wajib Pajak berpengaruh terhadap Pelaporan Perpajakan pada sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dengan nilai signifikansi masing – masing sebesar 0,010, 0,000. Akan tetapi dilakukan pengujian secara bersama – sama, semua variabel berpengaruh secara signifikansi dan nilai segnifikansi sebesar0,000.
Katakunci: kesadaran wajib pajak, pemahaman Wajib dan pelaporan perpajakan
IDA FARIANTI GIRI
2021 · Thesis · Open Access
ABSTRAK “Pengaruh Penerapan Peraturan Pemerintah nomor 23 Tahun 2018 Terhadap Kepatuhan Pembayaran Pajak Bagi Pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM)” Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh dari variabel Penerapan PP No 23 Tahun 2018 terhadap kepatuhan wajib pajak dalam membayar pajak Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di daerah Kota Kupang. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode survey dengan memberikan sejumlah kuesioner kepada wajib pajak UMKM yang ada di Kota Kupang. Pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah menggunakan purposive sampling untuk menentukan sampel wajib pajak yang akan di teliti. Selanjutnya data yang telah dikumpulkan dianalisis dengan regresi linear sederhana, uji F (simultan), uji t (parsial), dan uji koefisien determinasi (R). Jumlah sampel pada penelitian ini adalah sebanyak 40 responden dari keseluruhan populasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Penerapan PP No 23 Tahun 2018 berpengaruh positif terhadap kepatuhan wajib pajak Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kota Kupang. Pengujian yang telah dilakukan ini menunjukkan bahwa H1 diterima dan H0 ditolak artinya Penerapan PP No 23 Tahun 2018 berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak nilai t-hitung 5,740 sedangkan t-tabel 3,606, t-hitung > dari t-tabel dengan tingkat signifikasi 0,005 sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel Penerapan PP No 23 Tahun 2018 berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak dalam membayar pajak Usaha Mikro Kecil Menegah di daerah kota kupang. Kata Kunci :PP No 23 Tahun 2018, Kepatuhan Wajib Pajak, UMKM
NACAR O. METKONO
2021 · Thesis · Open Access
ABSTRAK Penelitian ini berjudul “ANALISI EFEKTIVITAS KONTRIBUSI PAJAKREKLAMETERHADAPPENDAPATANASLIDAERAHDIKOTAKUPANG” Penelitianinibertujuanuntukmengetahui(1)EfektivitasPenerimaanPajakReklame(2)KontribusiPajakReklameterhadapPendapatanAsliDaerah. Teknikpengumpulandatayangdigunakanyaitudenganteknikdokumentasi. Data yang diteliti adalah data realisasi penerimaan Pajak Reklametahun 2016 sampai 2020 , Data target Pajak Reklame tahun 2016 sampai 2020,dandatarealisasipenerimaanPendapatanAsliDaerahtahun2016sampai2020.Teknik analisis data uuntuk menjawab masalah yang pertama dengan analisis datakuantitatifdankualitatif,umtukmasalahyangkeduadengananalisisdatakuantitatif. Berdasarkanhasilpenelitianmenunjukanbahwa(1)PenerimaanPajakReklamepadatahun2016sampaidengantahun2020kurangefetif.(2)Kontribusi Pajak Reklame pada tahun 2016 sebesar Rp. 2.326.447.989.00, tahun2017Rp.2.440.949.152,00,tahun2018Rp.2.337.227.839,00,tahun2019Rp. 2.855.138.302,00, dan tahun 2020 sebesarRp. 3169.283.163,00. Kata kunci : Efektivitas Kontribusi Pajak Reklame, Pendaptan AsliDaerah.
MEGA ALFIANA PUTRI JOHANA DJARA
2021 · Thesis · Open Access
Berdasarkan penjelasan teresebut maka dalam hasil analisis penelitian ini peneliti dapat memberikan kesimpulan bahwa Tingkat Kemandirian Keuangan Daerah Kabupaten Sabu Raijua pada tahun 2010-2019 mengalami peningkatan setiap tahunnya, akan tetapi perolehan rata-rata keseluruahan kemandirian keuangan daerah dapat dikatan rendah sekali, Ini berarti Perolehan kemandirian xii Pemerintah daerah kabupaten sabu raijua, dikategorikan memiliki pola hubungan instruktif dengan pemerintah pusat, yang artinya peran pemerintah pusat lebih dominan dari pada kemandirian Pemerintah Daerah atau Daerah tidak mampu melaksanakan otonomi daerah. Selain dari pada itu Berdasarkan analisis Tigkat Trend Kemandirian Keuangan Daerah pada tahun 2010-2019 mengalami fluktuasi setiap tahunnya, Hal ini dilihat dari perolehan trend Kemandirian Keuangan Daerah Kabupaten Sabu Raijua dari tahun 2011, 2012, 2013, 2014, 2015, dan 2017 dapat dikatakan semakin baik dikarenakan terjadinya peningkatan dan perolehan tingkat trend kemandirian keuangan daerah masi diatas 100%, Sedangkan perolehan trend kemandirian keuangan daerah pada tahun 2016, 2018 dan 2019 dapat dikatakan belum begitu baik dikarenakan terjadinya penurunan tingkat trend kemandirian keuangan daerah dan perolehan hasilnya juga masi di bawa 100%.
LAMBERTUS OENUNU
2021 · Thesis · Open Access
Untuk menilai kerja pemerintah daerah dalam mengelola keuangan dapat dilakukan dengan menganalisa laporan keuangan yang telah dibuat. Tidak hanya sebagian bahan evaluasi saja, tapi karena tidak semua pengguna laporan keuangan memahami akuntansi dengan baik. Maka analisis laporan keuangan juga digunakan untuk membantu memahami dan menginterpresentasikan laporan keuangan pemerintah daerah tersebut. (Syamsudin, 2007:39). xvii Anggaran belanja adalah rencana perkiraan yang meliputi pendapat dan pengeluaran. Jika pendapatan lebih besar daripada pengeluaran disebut surplus, sebaliknya jika pengeluaran lebih besar dari pendapatan disebut defisit”.( Akbar Kaelola 2009:23) sedangkan Laporan Realisasi Anggaran adalah laporan yang menyajikan ikhtisar sumber, alokasi dan pemakaian sumber daya ekonomi yang dikelolah oleh pemerintah pusat/daerah dalam satu periode pelaporan”.( Dodi Nordiawan 2010:122)
KATRINA JAMA NUNA
2021 · Thesis · Open Access
From the results of the study, it was found that the Artha Wacana Christian University Hospital Kupang had managed its waste well and had carried out the stages of accounting treatment for environmental management costs consisting of liquid and solid waste costs, water costs, fuel, electricity, room and building sanitation, air quality monitoring, insect control, equipment depreciation and WWTP costs. With this research, it is hoped that the Artha Wacana Christian University Hospital Kupang will implement environmental accounting better.
INDAH WULANDARI RIWU
2021 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar perbedaan Indeks Harga Saham Gabungan dan Abnormal Return sebelum dan selama pandemi Covid-19 terhadap perusahaan manufaktur sub sektor Food and Beverage yang terdaftar mempunyai saham yang aktif di BEI periode 2019-2020. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder. Populasi dalam penelitian ini adalah 12 perusahaan Food and Beverage yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Untuk pengambilan sampel, peneliti menggunakan teknik purpose sampling, yang artinya perusahaan yang dapat memenuhi kriteriakriteria tertentu. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah paired t-Test atau uji beda. Maka dari hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa terdapat perbedaan IHSG sebelum dan selama pandemi Covid-19 sedangkan tidak terdapat perbedaan abnormal return sebelum dan selama pandemi Covid-19.
YASINTHA TEFA
2021 · Thesis · Open Access
ABSTRAKSI Analisis pengaruh kebijakan Hutang terhadap Kinerja Keuangan.tujuan dari penelitin ini adalah, Untuk mengetahui pengaruh kebijakan Hutang terhadap Kinerja keuangan. Dengan menggunakan 10 sampel perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dan pada rentang tahun 2016-2018.kebijakan Hutang di proksikan dengan Debt To Asset Ratio. Sementara kinerja keuangan diproksikan dengan Return On Equity ( ROE ). Kebijakan Hutang merupakan salah satu kebijakan pendanaan dalam perusahaan yang digunakan untuk membiayai kegiatan operasional perusahaan, Sedangkan Hutang merupakan sesuatu yang dipinjam, Baik berupa uang maupun Benda. Seseorang ataupun badan usaha yang meminjam disebut debitur. Entitas yang memberikan Hutang disebut Kreditur, hutang di bagi menjadi dua bagian yaitu Hutang jangka pendek dan Hutang jangka panjang.hutang jangka pendek adalah, Hutang yang dikembalikan dalam kurun waktu satu tahun pelunasannya biasanya dilakukan dengan menggunakan aktiva atau aset perusahaan yang sebelumnya telah di perhitungkan. Hutang jangka panjang merupakan, Hutang yang pelunsannya lebih dari satu tahun atau lebih. Kinerja keuangan merupakan, Gambaran kondisi keuangan perusahaan pada suatu periode tertentu menyangkut aspek penghimpunan dana maupun penyaluran dana. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2016-2018. Sampel yang dipilih dalam penelitian ini adalah 10 perusahaan manufaktur sub sektor makanan dan minuman. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan data Sekunder. Data ini berupa laporan keuangan yang sudah dipublikasikan oleh perusahaan manufaktur sub sektor makanan dan minumanyang memenuhi kriteria sampel penelitian yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2016-2020.
ABRAHAM KALEB LANGGA
2021 · Thesis · Open Access
Judul skripsi adalah, “ANALISIS YURIDIS PEMBATALAN PUTUSAN BADAN PENYELESAIAN SENGKETA KONSUMEN OLEH HAKIM”. Masalah pokok yaitu Bagaimana pertimbangan hakim dalam membatalkan putusan Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen?. Tujuan penelitian ini yaitu Untuk Mengetahui Bagaimana pertimbangan hakim dalam membatalkan putusan Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen. Penelitian ini bersifat deskriptif, jenis penelitian yaitu penelitian normatif dan menggunakan 2 (dua) variabel yaitu variabel bebas dan variabel terikat.
Hasil Penelitian ini menunjukan bahwa hakim membatalkan putusan Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen karena Hakim mempertimbangkan ketentuan-ketentuan domisili hukum dalam perjanjian dimana dikatakan bahwa “ jika suatu saat terjadi perselisihan dalam perjanjian pembiayaan ini maka pengadilan Negerilah yang punya wewenang menyelesaiakan masalah ini bukan Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK)”. Maka dari itu putusan Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen dinyatakan batal.
DOMINGGUS TRIYANTO DOLMO
2021 · Thesis · Open Access
Pelitian dalam tugas akhir ini bertujuan Untuk menganalsis disiplin kerja terhadap kinerja anggota di Polres Kota Kupang, dan Untuk menganalsis beban kerja terhadap kinerja anggota di Polres Kota Kupang. Dengan latar belakang penelitian ini adalah Sumber daya manusia merupakan faktor terpenting di dalam suatu organisasi. Dengan demikian setiap organisasi harus senantiasa meningkatkan kualitas kinerja sumber daya manusianya untuk tercapainya tujuan yang telah ditetapkan, Salah satu sistem pembinaan karier anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia dilaksanakan melalui mutasi pada setiap jenjang kepangkatan secara rutin dan insidentil berdasarkan kebutuhan organisasi atau pertimbangan kepentingan individu Anggota sesuai persyaratan yang telah ditetapkan. Mutasi Jabatan dalam hal ini adalah pemindahan anggota dari suatu jabatan ke jabatan yang lain, baik yang sifatnya promosi, setara maupun demosi. Mutasi bisa berupa mutasi antar daerah yakni pemindahan anggota antar Polda atau antar Satuan fungsi (Satfung) di lingkungan Mabes POLRI atau dari Polda ke Mabes POLRI atau sebaliknya tanpa menunjuk jabatan Fakta yang diperoleh melalui penelitian awal tanggal 15 Februari 2021 menunujukkan hasil yang berbeda, ternyata penempatan sumber daya dalam institusi Kepolisian seringkali tidak tepat. Berdasarkan hasil wawancara awal 15 Feberuari 2021 dengan
beberapa anggota POLRI Resort Kupang kota, menunjukkan bahwa masih banyak anggota POLRI yang merasa bahwa dirinya kurang
kompeten dalam mengimplementasikan tugasnya pada suatu bidang setelah mutasi diberlakukan. Anggota-anggota tersebut berpendapat bahwa bidang yang dimaksud kurang atau bahkan tidak sesuai denganxiii minat, bakat serta kompetensinya. Ketidakpuasan anggota dalam penempatan kerja menimbulkan dampak yang cukup besar baik terhadap anggota itu sendiri, bagi organisasi, dan juga bagi masyarakat. Ketidakjelasan mutasi tersebut menimbulkan interpretasi yang berbeda-beda pada bawahan, serta membuat mereka bekerja dalam ketidakpastian karena sewaktu-waktu dapat dilakukan mutasi.
Banyak kasus yang dijumpai dimana anggota POLRI ditempatkan pada bidang yang tidak sesuai minat dan kompetensinya. Sebagai contoh, anggotaanggota tersebut ditempatkan pada bidang yang tidak sesuai dengan dikjur (Pendidikan Kejuruan) yang telah dilaksanakan. Misalnya anggota tersebut mengikuti dikjur Binmas tetapi saat penempatan justru pada unit Reserse, sehingga penempatan tersebut tidak sesuai dengan kompetensi anggota. Selain itu, seringkali bidang baru setelah mutasi diberlakukan merupakan bidang yang kurang diminati oleh anggota yang bersangkutan secara psikologis, anggota POLRI yang ditempatkan pada bidang yang kurang sesuai dengan minat dan kompetensinya tentu akan mengalami konflik-konflik internal seperti ketidaknyamanan yang pada akhirnya akan membuat anggota tersebut merasa tertekan atau stress dan merasa terbebani hingga memicu frustrasi, ini akan mengakibatkan anggota akan malas
dan menghindar dari pekerjaan yang sudah di berikan. Hasil penelitian ini adalah Responden yang merupakan anggota polisi resort kota Kupang menunjukan pernyataan yang baik terhadap setiap item jawaban yang diberikan. Nilai Hasil Pengujian H1 menunjukan variabel Disispli Kerja (X1) terhadap variabel Kinerja Anggota (Y) sebesar 0,796, hasil ini menunjukan bahwa peranan variabel disispli kerja memiliki hubungan yang kuat sehingga dapat meningkatkan
kinerja anggota Polisi Resort Kota Kupang Dikarenakan atasan dan rekan kerja saling mendukung dalam bekerja dan pembagian tugas diberikan sesuai dengan peran masing-masing anggota sehingga anggota polisi merasa disiplin kerja menjadi lebih baik jika kesadaran dan kesediaan setiap anggota menaati semua peraturan danxiv norma-norma sosial yang berlakuJika kemampuan pekerja lebih tinggi dari padatun tutan pekerjaan, akan muncul perasaan bosan. Namun sebaliknya, jika kemampuan pekerja lebih rendah dari pada tuntutan pekerjaan, maka akan muncul kelelahan yang lebih. Beban kerja yang dibebankan kepada karyawan dapat dikategorikan kedalam tiga kondisi, yaitu bebankerja yang sesuai standar, beban kerja yang terlalu tinggi (over capacity) dan beban kerja yang terlalu rendah (under capacity). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Variabel Beban Kerja (X2) terhadap variabel Kinerja Anggota (Y) sebesar 0,906. Hasil ini menunjukan bahwa beban kerja memiliki korelasi terhadap kinerja anggota polisi resort kota Kupang. Artinya bahwa Disaat organisasi memberikan aturan disiplin kerja maka dengan sangat mudah akan mewujudkan efektivitas dan efisiensi kerja sehingga akan muada pula dalam mencapai tujuan organisasi secara
maksimal.
BENI M. LALOIN
2021 · Thesis · Open Access
Penelitian ini berjudul ‘analisis pengaruh kepuasan kerja, motivasi kerja dan komitmen organisasi terhadap kinerja karyawan pada PT. BPR Timor Raya
Makmur Kupang. Organisasi/ perusahaan yang kuat mempunyai kemampuan dalam menciptakandan menjaga kepuasan kerja karyawan sehingga akan memberikan rangsangan kepada karyawan untuk bekerja dengan baik sesuai standar yang telah di tetapkan serta memiliki motivasi dan komitmen yang tinggi terhadap perusahaan.pada dasarnya kepuasan kerja merupakan hal yang bersifat individu karena setiap individu akan memiliki tingkat kepuasan yang berbeda beda sesuai dengan nilainilai yang berlaku dalam setiap individu.Salah satu penentuan utama yang mempengaruhi tingkat keberhasilan suatu organisasi atau perusahaan adalah kinerja karyawan.usaha untuk meningkatkan kinerja karyawan,diantaranya dengan memperhatikan kepuasan kerja, motivasi kerja dan komitmen organisasi dalam perusahaan. Kinerja kerja karyawan merupakan hasil proses yang kompleks,baik berasal dari iri pribadi karyawan (internal factor), keadaan lingkungan perusahaan (eksternal factor) maupun upaya strategi dari perusahaan.kinerja yang baik tentu saja merupakan harapan bagi semua perusahaan dan intansi yang memperkerjakan karyawan,sebab kinerja karyawan dapat meningkatkan kinerja perusahaan secara keseluruhan.karyawan yang puas dengan apa yang di perolehnya dari perusahaan akan memberikan rangsangan kepada karyawan untuk bekerja dengan baik sesuai standar yang telah di tetapkan serta memiliki komitmen yang tinggi terhadap perusahaan.jika kepuasan kerja da motivasi kerja karyawan tinggi maka kinerja kerja juga tinggi, tetapi sebaliknya jika kepuasan kerja dan motivasi kerja karyawan rendah maka kinerja karyawan tersebut akan rendah. Tujuan dari penelitian adalah untuk menjawab tiga persoalan penelitian yaitu untuk mengetahui apakah kepuasan kerja berpengaruh terhadap kinerja karyawan, kedua apakah motivasi kerja berpengaruh terhadap kinerja karyawan, dan ketiga apakah komitmen organisasi berpengaruh terhadap kinerja karyawan. Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan mengunakan populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan dalam perusahan tersebut. Tekknik dalam pengambilan mengunakan sampling jenuh atau sensus yang berjumlah 21 responden.metode pengumpulan data dilakukan melalui kuisioner yang disebarkan kepada seluruh karyawan PT. BPR Timor Raya Makmur Kupang berupa pernyataan tentang pengaruh kepuasan kerja, motivasi kerja dan komitmen organisasi terhadap kinerja karyawan. Data kemudian diperoleh dan diolah mengunakan alat bantu SPSS versi 16.00. maka dalam penelitian ini ditentukan dengan jumlah sampel yang dihitung mengunakan rumus kriteria tiga kota three-box method dengan tingkat kesalaha 10%.dan dari hasil presentase sampel yang di dapatkan dari masing-masing golongan secara acak adalah 21 orang sebagai responden. Untuk menguji pengaruh variabel indenpenden yaitu variabel kepuasan kerja, variabel motivasi kerja dan variabel komitmen organisasi terhadap variabel denpenden kinerja karyawan digunakan alatanalisis statistic inferensial yaitu Regresi linear berganda,uji T, uji F dan uji R2. Analisis lanjutan sedangkan dalam analisis pendahuluan digunakan analisis deksriptif yaiut untuk mengetahui jawaban responden atas indikator-indikator dari variabel indenpenden dan dependen. Hasil penelitian diketahui jumlah jumlah karyawan 21 orang yang berjenis kelamin laki-laki 13 orang (61,19%),dan perempuan 8 orang (38,81%) maka jumlah karyawan laki-laki lebih banyak dari karyawan perempuan, jumlah status perkawinan yang menikah sebanyak 14 responden dengan presentase 66,67% belum menikah sebanyak 7 responden dengan presentase 33,33%.dan tingkat pendidikan pada PT. BPR Timor Raya Makmur Kupang sangat baik dapat di ketahui dengan jumlah pendidikan SMA berjumlah 4 orang (19,05%),tingkat pendidikan Diplomad 2 orang (09,52%), dan jumlah pendidikan S1 15 orang (71,43%). Berdasarkan persamaan regresi linear berganda, nilai konsanta yang di peroleh sebesar 1,639 menunjukan bahwa kepuasan kerja (X1) , motivasi kerja (X2) dan komitmen organisasi (X3) di anggap konstan menyebabkan kinerja karyawan (Y) meningkat sebesar 1,639,dengan nilai koefisien β1 sebesar 0,286 jika variabel kepuasan kerja( X1) meningkat 1 poin maka variabel kinerja karyawan (Y) akan menigkat 0,286, nilai koefisien β2 sebesar 0,508 jika variabel motivasi kerja (X2) meningkat 1 poin maka variabel kinerja karyawan (Y) meningkat 0,286, dan nilai koefisien β3 sebesar 0,482 jika variabel komitmen organisasi (X3) meningkat 1 poin maka variabel kinerja karyawan (Y) meningkat sebesar 0,482.dengan hal tersebut menunjukan bahwa variabel kepuasan kerja (X1), motivasi kerja (X2) dan komitmen organisasi (X3) memiliki arah yang positif terhadap kinerja karyawan (Y). Teknik hasil analisis data pada penelitian ini menunjukan secara parsial menghasilkan variabel kepuasan kerja (X1) pengaruh positif terhadap kinerja karyawan (X) dengan hasil uji thitung sebesar 2.244 lebih besar dari ttabel sebesar 2,03693.untuk variabel motivasi(X2) kerja pengaruh positif terhadap kinerja karyawan(Y) dengan hasil uji thitung 2.283 lebih besar dari nilai ttabel 203693, dan untuk variabel komitmen organisasi (X3) pengaruh positif terhadap kinerja karyawan (Y) dengan hasil uji thitung sebesar 2.490 lebih besar dari nilai ttabel sebesar 2,03693, dengan pengambilan keputusan bahwa HO ditolak. Hasil perhitungan nilai uji F nilai Fhitung sebesar 46.301 lebih besar dari Ftabel 3,20, maka sebagaimana di simpulkan bahwa kepuasan kerja (X1), motivasi kerja (X2), dan komitmen organisasi (X3) secara simultan mempunyai pengaruh secara positif terhadap kinerja kerja (Y).pada nilai koefisien Determinan (R2) di ketahui nilai adjusted R square sebesar 0,891 atau 89,1%. Dalam pengujian hipotesis juga diketahui bahwa variabel kepuasan kerja (X1), motivasi kerja (X2) dan komitmen
organisasi (X3) dapat mempengaruhi kinerja karyawan (Y) sebesar 89,1%.sedangkan sisanya sebesar 10,9% disebabkan oleh factor lainya yang tidak diteliti dalam variabel tersebut. Kesimpulan dari hasil penelitian ini menunjukan bahwa variabel kepuasan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, dam komitmen organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan.uji F menunjukan bahwa secara bersama-sama(simultan)kepuasan kerja, motivasi kerja dan komitmen organisasi berpengaruh terhadap kinerja karyawan. Dan uji R2 secara bersama –sama (simultan) antara variabel lepuasan kerja (X1), motivasi kerja (X2), dan komitmen organisasi (X3) terhadap kinerja karyawan.
WILHELMUS TANGKO
2021 · Thesis · Open Access
Pengguliran Dana Pem Tahap VI Tahun 2019 (Nov 2019 S/d Juli 2021) Jumlah Penerima 30 Orang Jumlah Dana Yang salurkan Rp.227.000.000 Cicilan s/d Bulan lalu Rp.42.282.000. Cicilan Bulan ini Rp.1.270.000. Cicilan s/d Bulan ini Rp.43.552.000 Sisa Cicilan Rp 183.448.000.pada umumnya responden penerima bantuan pemberdayaan ekonomi berada pada usia produktif dan berpendidikan cukup memadai. usaha yang paling menonjol dikalangan responden penerima bantuan modal adalah usaha kios sembako dan usaha ternak babi. dengan jumlah bantuan terbesar pada kategori Rp. 5.000.000 - Rp. 15.000.000. sebagian besar peserta mengerjakan usahanya sendiri (tanpa bantuan orang lain atau tanpa menggunakan tenaga kerja).sesudah adanya program dana pemberdayaan ekonomi masyarakat 96,67% usaha yang dijalankan oleh responden masih dikelolah sendiri dan 3,33% usaha yang dijalankan oleh responden menggunakan tenaga kerja. 3,33% usaha dengan menggunakan tenaga kerja menggunakan sistem upah harian dan bulanan.dari realisasi penyaluran dana pemberdayaan ekonomi sebesar 53,3 % , dengan 83,33% respondennya mengelola usahanya sendiri tanpa bantuan orang lain. Kondisi demikian menunjukkan bahwa skala usaha atau aktivitas usaha responden masih terbatas atau relatif kecil, dan mengalami perkembangan modal usaha sebesar 34%. Adapun Responden yang melakukan pengembalian modal secara lancar sebesar 19,9%.peningkatan volume usaha responden terlihat mengalami peningkatan volume usaha sebesar 74,55% atau naik sebesar Rp.32.818.000 dari tahun 2018 ke tahun 2019, sedangkan dari tahun 2019 ke tahun 2020 peningkatan volume usaha sebesar 57,28% atau naik sebesar Rp.44.020.000. sebelum adanya dana pemberdayaan ekonomi masyarakat adalah Rp.44.020.000, dengan pendapatan rata ratanya adalah Rp.1.467.333, masing – masing responden mendapat bantuan modal dari dana pemberdayaan ekonomi masyarakat dengan jumlah dana secara keseluruhan sebesar Rp.227.000.000. Bantuan modal dana dari pemerintah digunakan oleh responden untuk pengembangan usaha, adapun hasil secara keseluruhan dari semua responden adalah Rp.120.858.000, dengan pendapatan sesudah menerima bantuan modal rata-ratanya adalah Rp.4.028.600.
GABRIELA JANUARIA PETAN
2021 · Thesis · Open Access
Penelitian dalam tugas akhir ini bertujuanUntuk mengetahui pengaruh Fasilitas M-Banking terhadap kepuasan nasabah Bank NTT USPD Batakte dan Untuk mengetahui pengaruh kualitas layanan mobile banking terhadap kepuasan nasabah Bank NTT USPD Baktate.
Dengan latar belakang dari penelitian ini adalahKebutuhan akan informasi dan komunikasi
semakin tinggi. Kebutuhan tersebut tidak hanya dibutuhkan oleh kalangan menengah ke atas namun di butuhkan oleh seluruh kalangan masyarakat. Khususnya kebutuhan akan informasi dan komunikasi terhadap dunia perbankan. Perkembangan teknologi yang semakin pesat dari tahun ke tahun mendukung keberhasilan sebuah organisasi dalam persaingan bisnis. Semakin mudah dan cepatnya mendapatkan informasi dengan menggunakan teknologi berdampak pada peningkatan interaksi antar individu untuk mendapat informasi yang dibutuhkan. Hal ini memberikan pengaruh terhadap perkembangan teknologi informasi dan komunikasi, baik dalam kegiatan ekonomi maupun sosial masyarakat termasuk kegiatan transaksi keuangan baik secara langsung maupun tidak langsung. Salah satu yang mengikuti perkembangan teknologi informasi ini adalah perbankan. Perkembangan teknologi ini dilakukan perbankan dengan tujuan agar organisasinya berjalan dengan baik dan meningkatkan prestasi kerjanya.
Kita telah menghadapi suatu era dimana keberhasilan strategi pemasaran suatu perusahaan
tergantung keberhasilan mereka dalam menarik minat konsumen apakah melalui pelayanan terfokus, inovasi dan kualitas produk, penetapan harga, membangun komunikasi promosi yang tepat, dan. sebagainya. Terlebih lagi keadaan persaingan dalam pasar sudah semakin rumit, para pesaing memiliki beberapa strategi tersendiri untuk merebut pangsa pasar, ada pesaing yang berusaha bergerak di segmen yang sama dan meniru karakteristik produk perusahaan lain, ada juga pesaing yang mencoba mengarah ke segmen yang sebelumnya tidak terpikirkan dan mampu menciptakan inovasi-inovasi yang brilian. Hal ini menimbulkan respon perusahaan terhadap keinginan konsumen diperlukan untuk mengetahui seperti apa produk dan pelayanan yang diharapkan oleh konsumen sehingga perusahaan lebih mampu dan cepat tanggap dalam menghadapi perubahanperubahan dalam pasar. Perkembangan teknologi khususnya teknologi informasi juga semakin merubah karakteristik kebiasaan konsumen dalam proses pembelian, kemudahan dan kecepatan menjadi halutama yang dipikirkan oleh konsumen. Oleh karena itu, penerapan teknologi informasipada setiap strategi bisnis yang dilakukan oleh perusahaan sangat diperlukan agar dapat mengatasi setiap permasalahan yang diakibatkan oleh perubahan-perubahan tersebut. Perubahan ini juga tidak luput terjadi pada dunia perbankan, teknologi informasi telah menuntun pihak bank untuk dapat melayani konsumen secara lebih tanggap. Dewasa inibank telah memanfaatkan perkembangan teknologi informasi dalam layanan perbankannya denganmeluncurkan media layanan transaksi perbankan berbasis teknologi informasielectronic banking (ebanking) yaitu mobile banking (m-banking) dan internet banking (i-banking). Hasil penelitiaan ini adalah Responden yang merupakan nasabah di Bank NTT USPD menunjukan pernyataan yang baik terhadap setiap item jawaban yang diberikan. Nilai Hasil Pengujian H1 menunjukan variabel fasilitas (X1) terhadap variabel kepuasan nasabah (Y) sebesar 0,429, hasil ini menunjukan bahwa peranan kulaitas layanan mobile banking memiliki hubungan yang kuat sehingga dapat meningkatkan kepuasan nasabah Bank NTT USPD Baktate. Dikarenakan atasan dan rekan kerja saling mendukung dalam bekerja dan pembagian tugas diberikan sesuai dengan peran masing-masing karyawan sehingga nasabah merasa kualitas pelayanan mobile banking menjadi baik sehingga berdampak pada kepuasan nasabah Bank NTT USPD Baktate. Hasil Penelitian ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Adapun penelitian terdahulu yang di lakukan oleh diana sintiya (2020) berjudul pengaruh kepercayaan dan kualitas layanan mobilebanking terhadap kepuasan nasabah dalambertransaksi di bank syariah(studi pada bank syariah mandiri kcp kedatonbandar lampung) Berdasarkan hasil penelitian melalui data statistic diketahui bahwa variabel kepercayaan nasabah memiliki pengaruh terhadap kepuasan nasabah dari nilai t hitung lebih besar dari t tabel 2,073. Untuk variabel kualitas layanan, t hitung yang di dapat sebesar 2,739. Hal ini menunjukan bahwa variabel kualitas layanan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kepuasan nasabah. Sedangkan pada hasil uji simultan kedua variabel secara bersama sama memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kepuasan nasabah dengan F hitung sebesar 6,014. Hasil penelitian ini menunjukan
bahwa Variabel Kualitas Pelayanan Mobile Banking (X2) terhadap variabel Kepuasan Nasabahs (Y) sebesar 0,470. Hasil ini menunjukan bahwa Kualitas Pelayanan Mobile Bankinig memiliki korelasi terhadap kepuasan nasabah Bank NTT USPD Baktate. Artinya bahwa Disaat Bank NTT memberikan Kualitas layanan mobile banking yang baikmaka akan tercipta kepuasan nasabah yang tinggi terhadap Bank NTT USDP Baktate.
PACE A. PENU
2021 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengelolaan Dana Desa Pasca Peraturan Menteri Desa (Permendes) no 6 tahun 2020 di desa Kaeneno Kecamatan
Fautmolo, Kabupaten Timor Tengah Selatan, faktor-faktor yang menghambat pengelolaan dana desa dan upaya dalam mengatasi pengelolaan dana desa. Untuk mencapai tujuan tersebut, digunakan metode penelitian kualitatif dengan mengurai data secara deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, serta dokumen dan arsip dengan menggunakan teknik analisis kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Perencanaan, Pelaksanaan, Penatausahaan, Pelaporan dan Pertanggungjawaban tidak sesuai dengan Permendagri Nomor 113 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Keuangan Desa. (2) Faktor penghambat dalam pengelolaan dana desa di Desa Kaeneno yaitu, sumber daya manusia, keterlambatan pelaporan, perubahan APBDesa, internet dan pemahaman masyarakat. (3) Upaya yang dilakukan dalam mengatasi hambatan tersebut yaitu, peningkatan sistem transparansi pengelolaan dana desa terhadap masyarakat dan Peningkatan kinerja kerja pada Pemerintah Desa Kaeneno
YALO A. SELAN
2021 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui optimalisasi retribusi pasar kabupaten timor tengah selatan tahun 2017-2019 di lihat dari : (1) Strategi Yang Di Pakai
Dalam Meningkatkan Retribusi Pasar. (2) Analisis Trend Perkembangan Retribusi Pasar (3) Analisis Trend Perkembangan Retribusi Jasa Umum (4) Analisis Trend Perkembangan Retribusi Daerah (5) Kontribusi Retribusi Pasar Terhadap Retribusi Jasa Umum (6) Kontribusi Retribusi Jasa Umum Terhadap Retribusi Daerah . Pengumpulan data mengunakan metode Dokumentasi dan data yang di gunakan dalam penelitian ini berupa laporan realisasi retribusi pasar, retribusi Jasa Umum dan Retribusi Daerah tahun angaran 2017-2020. Hasil Optimalisasi retribusi Pasar Kabupaten Timor Tengah Selatan di lihat dari (1) strategi optimalisasi retribusi pasar meliputi 5 indikator memperluas basis penerimaan, memperkuat proses pemungutan, meningkatkan pengawasan, meningkatakan efisiensi administrasi dan menekan biaya pemungutan serta meningkatkan kapasitas melalui perencanaan yang baik yang berarrti pemerintah kabupaten timor tengah selatan cukup serius untuk melaksanakan strategi yang ada. (2) trend perkembangan retribusi pasar dimasa yang akan datang terus mengalami peningkatan yang berarti Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Selatan cukup serius untuk mengoptimalkan retribusi Pasar. (3) Trend Perkembangan Retribusi Jasa Umum terus Mengalami peningkatan di masa yang akan datang yang berarti Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Selatan cukup serius untuk mengoptimalkan Retribusi Jasa Umum (4) Trend Perkembangan retribusi daerah menunjukan bahwa penerimaan retribusi Daerah untuk tahun-tahun yang akan datang terus mengalami peningkatan, Sehinga Retribusi Daerah juga perlu mendapatkan perhatian yang cukup serius dari Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Selatan untuk mengoptimalkan penerimaannya. (5) Kontribusi Retribusi Jasa Umum Terhadap Retribusi Daerah mengalami pertumbuhan dengan rata-rata setiap tahunnya dari tahun 2017-2020 sebesar 59,92 parsen sehingga dari hasil kontribusi retribusi Jasa Umum terhadap retribusi daerah tersebut dapat dikatakan termasuk dalam kategori Sedang karena perolehan nilai berada pada kriteria 50% . (5) Konttribusi Retribusi Pasar Terhadap Retribusi Jasa Umum mengalami pertumbuhan dengan rata-rata setiap tahunnya dari tahun2017-2020 sebesar 22,79%, sehingga dari hasil hasil kontibusi retribusi Pasar tersebut dapat dikatakan termasuk dalam kategori kurang.
YAKOBUS A. KOLLO
2021 · Thesis · Open Access
Tujuan organisasi dapat tercapai apabila para pegawai mengerjakan pekerjaan sebagai tanggung jawabnya dengan dengan baik sesuai dengan peraturan yang berlaku didalam organisasi atau dalam suatu perusahaan. Pada dasarnya sumber daya manusia mempunyai peranan yang penting dalam setiap aspek kehidupan suatu organisasi termasuk didalamnya adalah organisasi perusahaan lebih khususnya perusahaan media cetak Victory News oleh karena itu perlu memahami karakteristik para pegawai yang akan berperan dalam pencapaian tujuan organisasi.
Menurut Rivai (2009:405) kinerja perusahaan merupakan tingkat pencapaian hasil dalam rangka mewujudkan tujuan perusahaan dan dengan demikian kinerja merupakan suatu fungsi dari motivasi dan kemampuan. Untuk mendorongPada saat yang sama karyawan pun memerlukan umpan balik atas kinerja mereka sendiri yang disebut penilaian kinerja.
Kompensasi adalah semua pendapatan yang berbentuk uang ataupun barang langsung atau tidak langsung yang diterima karyawan sebagai imbalan atas jasa yang diberikan karyawan terhadap perusahaan (Hasibuan, 2002:118).Salah satu cara manajemen untuk meningkatkan prestasi kerja, memotivasi dan meningkatkan kepuasan kerja para karyawan adalah melalui kompensasi (Mathis dan Jackson, 2000:113). Secara sederhana kompensasi merupakan sesuatu yang diterima karyawan untuk balas jasa kerja mereka.
Pelatihan adalah suatu proses pendidikan jangka pendek yang mempergunakan prosedur sistimatika dan terorganisir dimana karyawan non manajerial mempelajari pengetahun dan ketrampilan teknis dalam tujuan teerbatas (Mangkunegara, 2000:44).
Lingkungan kerja dalm suatu perusahaan juga akan mendukung tingkat kinerja karyawan. Jika dalam lingkungan sekitar tempat kerja memberikan kesan yang tidak nyaman, karyawan akan merasa malas dalam bekerja. Hal ini sama seperti apa yang dikatakan oleh Nitisemito dalam Nuraini (2013:97) lingkungan kerja adalah segala sesuatu yangada disekitar karyawan dan dapat mempengaruhi dalam menjalankan tugas yang diemban kepadanya.
Yang menjadi masalah dalam penelitian ini adalah: Pengaruh Kompensasi, Pelatiahan dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT. Victory News Kupang. Ada pun yang menjadi persoalan dalam penelitian ini adalah : Apakah kompensasi berpengaruh terhadap kinerja karyawan pada PT. Victory News Kupang? Apakah pelatihan berpengaruh terhadap kinerja karyawan pada PT. Victory News Kupang? Apakah lingkungan kerja berpengaruh terhadap kinerja karyawan pada PT. Victory News Kupang?
Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa kompensasi tidak berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja karyawan. Hasil penelitian ini tidak mendukung hipotesis pertama yaitu kompensasi berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja karyawan. Hal tersebut berdasarkan uji t sebesar 0.353 menunjukkan nilai signifikan sebesar 0.725 > 0.05 yang artinya lebih besar dari 0.05. Sehingga dapat membuktikan bahwa kompensasi tidak berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja karyawan.
Hasil penelitian pengaruh pelatihan terhadap kinerja karyawan mendukung hipotesis yang menyatakan bahwa pelatihan berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja karyawan PT. Victory News Kupang. Hal ini berdasarkan nilai uji t sebesar 2.321 menunjukkan nilai signifikan 0.024 < 0.05 yang berarti lebih kecil dari 0.05. sehingga membuktikan bahwa pelatihan berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja karyawan. Hal ini memperkuat dan sejalan dengan dengan penelitian terdahulu yang dilakukan oleh Berhard dan Sendow (2018) yang menyimpulkan bahwa baik secara parsial atau simultan pelatihan berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja karyawan.
Hasil penelitian pengaruh limgkungan kerja terhadap kinerja karyawan mendukung hipotesis yang menyatakan bahwa lingkungan kerja berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja karyawan PT. Victory News Kupang. Hal ini berdasarkan nilai uji t sebesar 4.729 menunjukkan nilai signifikan 0.00 < 0.05 yang berarti lebih kecil dari 0.05. sehingga membuktikan bahwa lingkungan kerja berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja karyawan
Implikasi terapan dalam penelitian ini adalah : 1. Hasil penelitian membuktikan bahwa kompensasi tidak berpengaruh terhadap kinerja karyawan, oleh sebab itu disarankan kepada pihak manajemen PT. Victory News agar dapat memperhatikan Upah dan gaji perlu tingkatkan, insentif perlu diperbaiki, tunjangan karyawan perlu disesuaikan dengan kondisi pekerjaan demikian juga dengan fasilitas yang digunakan oleh karyawan dalam menjalankan tugas dan tanggungjawabnya. 2. Pihak manajemen juga perlu memperhatikan tentang pemberian pelatihan kepada karyawan agar dapat meningkatkan dan menambah ketrampilan dan wawasan karyawan dalam bekerja, 3.Pihak manajemen dapat memperhatikan dan memperbaiki lingkungan kerja, menigkatkan pencahayaan, mengurangi bau tidak sedap serta kebisingan yang dapat mengganggu dalam bekerja.