EFRIANTO JUAR
2021 · Thesis · Open Access
ABSTRAK Organisasi sektor publik diharuskan mempertimbangkan nilai uang dalam menjalankan kegiatan mereka. Tujuan yang diinginkan oleh masyarakat adalah pertanggungjawaban realisasinya dari nilai uang yang ekonom dalam penyediaan sumber daya lokasi, efisien dalam penggunaan sumber daya yang berarti meminimalkan penggunaan sumber daya dan memaksimalkan hasil, dan efektif dalam mencapai tujuan dan sasaran. Penelitian ini di lakukan di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang. Masalah yang diambil dalam penelitian ini adalah Efektifitas dan efisiensi Pelaksanaan Anggaran Belanja Dalam Menilai kinerja Pada Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kota Kupang, adapun persoalan dalam penelitian ini adalah bagaimana Efektifitas Pelaksanaan Anggaran Belanja Dalam Menilai kinerja Pada Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kota Kupang dan bagaimana Efisiensi Pelaksanaan Anggaran Belanja Dalam Menilai kinerja Pada Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kota Kupang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis efektifitas pelaksanaan anggaran belanja dalam menilai kinerja pada Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kota Kupang dan untuk menganalisis efisiensi pelaksanaan anggaran belanja dalam menilai kinerja pada Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kota Kupang. Jenis penelitian ini yang digunakan adalah penelitian deskriptif. Variabel yang digunakan adalah tingkat efektifitas dan tingkat efisiensi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara. Metode analisis yang digunakan adalah metode analisis kualitatif. Hasil dari penelitaian ini menunjukan tingkat dan kriteria efektifitas anggaran belanja Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kota Kupang tahun 2016-2019 sangat bervariasi. Tingkat efektifitas tertinggi terjadi pada tahun 2019 dan terendah terjadi pada tahun 2016. Pelaksanaan anggaran belanja pada tahun 2016, 2017, 2018, dan 2019 dikatakan efektif, tetapi pada tahun 2016 dan 2017 tingkat efektifitasnya masih cukup efektif karena realisasi anggaran belanja memiliki perbedaan yang jauh dengan target anggaran belanja. Perbedaan ini terjadi karena ada beberapa kegiatan yang dianggarkan tetapi tidak dilaksanakan, untuk kegiatan lain yang telah dianggarkan sudah cukup efektif. Pelaksanaan anggaran belanja Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang tahun 2016-2019 secara keseluruhan sudah diolah secara efisien. Pelaksanaan anggaran belanja tahun 2016-2019 dikategorikan sangat efisien. Kinerja Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang di dalam pelaksanaan anggaran belanja sudah cukup baik. Kata kunci : Efektifitas, Efisiensi, Anggaran Belanja, Menilai Kinerja.
INGKE KRISTIN LEDOH
2021 · Thesis · Open Access
ABSTRAK
Judul penelitian ini adalah “Analisis Akunatnsi Aset Daerah Dalam Penyusunan Neraca Pada Pemerintah Daerah Kota Kupang”. Persoalan dalam penelitian ini adalah dalam penyajian laporan keuangan pemerintah daerah Kota Kupang harus sesuai dengan kriteria nilai informasi yang disyaratkan oleh perundang-ungangan. Kota Kupang masih memiliki opini WDP(Wajar Dengan Pengecualian) yang diberikan oleh Badan Pemeriksa Keuangan(BPK) Provinsi Nusa Tenggara Timur terhadap laporan keuangan pemerintah daerah. Dari permaslahan diatas maka yang menjadi persoalan penelitian adalah Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah perlakuan akuntansi asset daerah dalam penyusunan neraca sudah sesuai dengan peraturan pemerintah Nomor 71 Tahun 2010 tentang standar akuntansi pemerintah. Perlakuan akuntansi asset daerah dalam penyusunan neraca meliputi pengakuan, pengukuran, penyajian dan pengungkapan Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perlakuan akuntansi asset daerah dalam penyusunan neraca sudah sesuai dengan peraturan pemerintah. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah dukumentasi, sumber data dalam penelitian ini adalah data sekunder. Analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif.
Hasil analisis menunjukan bahwa pemerintah daerah Kota Kupang secara umum perlakuan akuntansi aset daerah dalam penyusunan neraca Pemerintah Daerah Kota Kupang telah sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 71 tahun 2010, hal ini dilihat dari pengakuan asset tetap dapat di ukur dengan andal dan telah memenuhi kriteria untuk diakuinya sebagai aset tetap. Pengukuran aset tetap menggunakan biaya perolehan, dan Untuk pengakuan aset tetap termasuk aset yang diterima dari hibah yang dilengkapi dengan faktur perolehan aset tetapnya. Untuk aset tetap yang sudah tidak digunakan di eliminasi dari neraca dan secara detail telah diungkapkan dalam calk.
Dalam penyajian aset tetap telah sesuai dengan PSAP PP No.71 pengungkapan perubahan nilai aset tetap secara detail, seperti halnya dalam pembelian aset tetap dapat di lihat pada calk.
Kata Kunci: Perlakuan Akutansi Aset Tetap, Penyusunan Neraca
STELVIN IRAMAYA HENDRIK
2021 · Thesis · Open Access
ABSTRAKSI Penelitian ini berjudul “ANALISIS PENGELOLAAN ALOKASI DANA DESA DALAM PEMBANGUNAN DESA KOLOBOLON KECAMATAN LOBALAIN KABUPATEN ROTE NDAO” tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengelolaan alokasi dana desa di desa kolobolon. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian dari analisis pengelolaan alokasi dana desa dalam pembangunan desa kolobolon kecamatan lobalain kabupaten rote ndao menunjukan bahwa mulai dari tahap perencanaan,pelaksanaan,pengawasan,dan pertanggungjawaban sudah sesuai dengan tahapan atas prosedur yang di sepakati bersama sehingga semua dana ADD yang ada terealisasi dengan baik. Kata Kunci : Pengelolaan, Alokasi Dana Desa, Pembangunan
VHENDI DARLINSON ANIN
2021 · Thesis · Open Access
This study aims to analyze the transparency of financial reports at the Village-Owned Enterprises (BUMDes) Bilule, Honuk Village, Northwest Amfoang District, Kupang Regency. The principle of transparency uses 3 indicators, namely informative, open and disclosure. This type of research is descriptive qualitative. Data collection was carried out by interviewing several related informants, namely the Bilule BUMDes management body with several community leaders. The results showed that Bilule BUMDes had transparency in their financial reporting.
GREGORIUS PETRUS PITO
2021 · Thesis · Open Access
This research is entitled "ANALYSIS OF FACTORS AFFECTING OWNERS OF MICRO, SMALL AND MEDIUM BUSINESSES IN REPORTING TAX OBLIGATIONS IN KUPANG REGENCY. This study aims to examine the effect of taxpayer awareness and knowledge on tax reporting in the micro, small and medium business sector. .The sample in this study was 40 respondents who were owners of micro, small and medium enterprises in Kupang Regency The results in this study were collected through a questionnaire which was processed and analyzed using multiple regression analysis. .The method used in determining the sample in this study is convenience sampling. Test data quality. To test the hypothesis in this study, the researcher used the F test and t test. The results of this research data indicate that all variables have a significant effect such as taxpayer awareness and knowledge of taxpayers that affect tax reporting in the micro, small and medium business sector with a significance value of 0.010, 0.000 each. .however, the test is carried out together, all variables have a significant effect and a significant value of 0.000.
YANTO KALEGOTANA
2021 · Thesis · Open Access
ABSTRACT
This research is About An Analysis On Referential Meaning of People’s Name in
Loli Society of West Sumba Regency. The problems of this study are, 1). what are
the Referential Name’s of Loli People’s and 2). What are the types of the Reference
used to Name People in Loli Society of West Sumba Regency. and classify the
types of referential meanings of people’s name in loli society. Data were collected
by interviewing some informants of Loli people. Living in Loli district. All data
were analyzed by applying descriptive qualitative method. After analyzing the data,
it was found out that there are 40 names of loli people. The name that used by the
people were given based on the ancestors name. the types of referential name are
meaning of futurative that consist of eight names such as Buni Kose,and Lede Pare
Siango, meaning of situational consist of ten names such as Bulu Leiju Ngaba, and
Buni Dengi Api, and meaning of memories of twenty-two names such as Bulu Pata
Ledi, and Leba Kadu Lewa. The research could give more information for students
who want to study about referential meaning of people’s name in loli society of
west sumba regency.
MARSELUS JATA
2021 · Thesis · Open Access
This research is entitled ‘A Descriptive Study on The Traditional Ceremony Process of Ngoa Ngi’i in Sawu Village, Nagekeo Regency’. The research questions are (1) why do the community carry out a Ngoa Ngi’i ceremony in Sawu Village and (2) How is the process of the Ngoa Ngi’i ceremony in Sawu village. It is aimed to find out the background or the reasons of why the people of Sawu village hold the Ngoa Ngi’i ceremony. Complete information regarding the required data is obtained from Mosalaki, using the closed interview method. The data collected is qualitative, technical writing using descriptive analysis. The result of the research, show the reasons of the Ngoa Ngi’i ceremony are (1) because ngoa ngi’i ceremony is a tradition (2) there are no obstacles during childbirth (3) if do not carry out the ceremony it will be get customary sanctions by Mosalaki. The process of Ngoa Ngi’i ceremony consists of the place of implementation, time, the people involved, and the tools used in the cutting tooth ceremony. (1) The place of Ngoa Ngi’i ceremony is conduct at home that has been agreed upon by the family, (2) the time of this ceremony conduct when the age of mothers seven months pregnant, (3) the people who involved in this traditional ceremony consist of Mosalaki ‘customary elder’, Ata Mali ‘people who conduct the Ngoa Ngi’i’, Pregnant, Family, and local community, (4) the tools that used in the ceremony consist of tora ‘pumpkins’, dhali whetstone’,wunu ila ‘bamboo leave’, wea ‘gold’, awu lapu ‘kitchen ash’, watu co’o ‘small stone’, yolo waja ‘corn’, moke ‘traditional drink’, and the last is manu lalu toyo ‘red chicken. Keyword: Ngoa Ngi’i ceremony, Reason, Process.
CITRA A. DJAMIAN KEPA
2021 · Thesis · Open Access
research is entitled about “an analysis on maxim found in “Tell Your Dreams” novel by Sidney Sheldon”. The research problems of this study are what types on maxim found in “Tell Your Dreams” novel by Sidney Sheldon and what dominant types of maxim are found in “Tell Your Dreams” novel by Sidney Sheldon. The aims of this studies is to find out types and dominant maxim found in “Tell Your Dreams” novel by Sidney Sheldon. To support this study the writer used theory of Grice (1975). Descriptive qualitative method is apllied in this research. The object of this research is “Tell Your Dreams” novel by Sidney Sheldon. There are four types of maxim found, namely : maxim of Quantity, maxim of Quality, maxim of Relation and maxim of Manner. The data was collected by reading the novel, specify into the types and dominant types of maxim. After analyzing the data the writer found one hundred and sixty-four data that consisted of thirty-four data of maxim of quantity, Ninety-two data of maxim of quality, thirty five data of maxim of relation and three data of maxim of manner. The dominant types of maxim found in this research is maxim of quality. Keywords : maxim, novel, descriptve qualitative. Penelitian ini tentang analisis maksim yang di temukan dalam novel “Tell your Dreams” oleh Sidney Sheldon. Rumusan masalah dari penelitian ini adalah apa saja bentuk maksim dan bentuk maksim manakah yang banyak terdapat dalam novel “Tell Your Dreams” oleh Sidney Sheldon. Tujuan dari penelitian ini untuk menemukan jenis maksim dalam “Tell Your Dreams” oleh Sidney Sheldon dan bentuk manakah yang paling banyak dalam novel “Tell Your Dreams”oleh Sidney Sheldon. Untuk mendukung penelitian ini penulis menggunakan teori dari Grice (1975). Metode deskriptif kualitatif yang di gunakan dalam penelitian ini. Obyek dari penelitian ini adalah novel “Tell Your Dreams”. Di temukan empat jenis maksim yang terdiri dari: maksim kuantiti, maksim kualitas, maksim relasi dan maksim cara. Data di kumpulkan melalui membaca “Tell Your Dreams” novel oleh Sidney Sheldon. Setelah menganalisa data penulis menemukan seratus enam puluh empat sebagai data dari maksim yang terdiri dari tiga puluh empat data dari maksim kuantiti, sembilan puluh dua data dari maksim kualitas, tiga puluh lima dari maksim relasi dan tiga data dari maksim cara. Maksim yang banyak ditemukan dalam penelitian ini adalah maksim kualiti. Kata kunci : maksim, novel, kualitatif deskripsi.
KANIMOLIA KEDOH
2021 · Thesis · Open Access
The title of this writing is “An Analysis of Category Shifts in Paulo Coelho’s The Winner Stands Alone into Indonesian Translation”. There are two research problems used in this writing, 1). What are the types of category shifts used in The Winner Stands Alone’s Indonesian translation? 2. What is the dominant type of category shifts used in The Winner Stands Alone’s Indonesian translation? In order to get the data, the data taken from Paulo Coelho’s English novel The Winner Stands Alone novel and its Indonesian translation Sang Pemenang Berdiri Sendirian. This writing belongs to Qualitative research. The type of data used in this research is documentary. The instruments used in this writing were the writer herself, data sheets, and related references. The writer hopes this writing could give many valuable contributions to build up the understanding in learning English as second language especially in the learning process of Translation subjects. The result of the data analysis shows that all types of category shifts, namely structure shift, class shift, unit shift, and intra-system shift occurred in The Winner Stands Alone novel’s Indonesian translation. From the data, the writer found there were 293 cases of category shifts occurred. Structure shift with 135 data or 46,07% out of 293 total data, followed by unit shift with 96 data or 32,77% out of 293 total data, the third place was intra-system shift with 37 data or 12,63% out of 293 total data, and the fourth one was class shift with 25 data or 8,53% out of 293 total data. Therefore, the dominant type of category shifts occurred in the Indonesian transalation of The Winner Stands Alone novel is structure shift. Skripsi ini berjudul “Sebuah Analisis Pergeseran Kategori pada The Winner Stands Alone milik Paulo Coelho ke Dalam Terjemahan Bahasa Indonesianya”. Ada dua masalah penelitian yang digunakan dalam skripsi ini yaitu 1.) Apa jenis pergeseran kategori yang digunakan dalam terjemahan Bahasa Indonesia The Winner Stands Alone? 2.) Apa jenis pergeseran kategori yang dominan digunakan dalam terjemahan Bahasa Indonesia The Winner Stands Alone? Dalam mengambil data, data diambil dari novel Bahasa Inggris Paulo Coelho The Winner Stands Alone dan terjemahan Bahasa Indonesianya Sang Pemenang Berdiri Sendirian. Skripsi ini adalah skripsi Kualitatif. Tipe data yang digunakan adalah dokumentasi. Instrumen yang digunakan dalam skripsi ini adalah penulis sendiri, lembaran data, dan referensi-referensi terkait. Penulis berharap skripsi ini dapat memberikan banyak kontribusi berharga yang membangun pemahaman dalam mempelajari Bahasa Inggris sebagai bahasa kedua terutama dalam proses pembelajaran mata kuliah Terjemahan. Hasil dari analisis data menunjukkan bahwa semua jenis pergeseran kategori yakni pergeseran struktur, pergeseran kelas, pergeseran unit, dan pergeseran intra-sistem terjadi dalam terjemahan Bahasa Indonesia novel The Winner Stands Alone. Dari data tersebut, penulis menemukan ada 293 kasus pergeseran kategori yang terjadi. Pergeseran struktur dengan 135 data atau 46,07% dari 293 total data, diikuti oleh pergeseran unit dengan 96 data atau 32,77% dari 293 total data, di tempat ketiga adalah pergeseran intra-sistem dengan 37 data atau 12,63% dari 293 total data, dan yang keempat adalah pergeseran kelas dengan 25 data atau 8,53% dari 293 total data. Oleh karena itu, tipe pergeseran kategori yang dominan terjadi dalam novel terjemahan Bahasa Indonesia The Winner Stands Alone adalah pergeseran struktur.
SHINTYA JULIASTY
2021 · Thesis · Open Access
ABSTRAKSI Penelitian ini berjudul “Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Kesadaran Dalam Melaporkan Kewajiban Perpajakan Pada Sektor Usaha Kecil Dan Menengah Di Kota Kupang. Penelitian ini betujuan untuk menguji pengaruh Pengetahuan Wajib Pajak Dan Tingkat Pendapatan Wajib Pajak Terhadap Kesadaran Kewajiban Perpajakam pada UKM di Kupang. Data penelitian in diperoleh dari kuesioner yang disebarkan kepada UKM di kupang. Populasi penelitian ini adalah Usaha Kecil dan Menengah yang ada di Kota Kupang. Sampel yang digunakan sebanyak 30 UKM. Subyek penelitian yakni Usaha Kecil dan Menengah yang ada di Kota Kupang. Objek penelitian ini di KPP Pratam Kupang. Data diolah dengan SPSS versi 20 dengan teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini dengan menggunakan analisis regresi linear berganda. Pengaruh Pengetahuan Wajib Pajak Dan Tingkat Pendapatan Wajib Pajak Terhadap Kesadaran Kewajiban Perpajakan sebesar 64,6% dan sisanya 33,4% dipengaruhi oleh variabel diluar model penelitian. Berdasarkan hasil penelitian tersebut menunjukan Pengaruh Pengetahuan Wajib Pajak Dan Tingkat Pendapatan Wajib Pajak berpengaruh positif signifikan Terhadap Kesadaran Kewajiban Perpajakan. Kata Kunci : Pengetahuan Wajib Pajak, Tingkat Pendapatan Wajib Pajak, Kesadaran Kewajiban Perpajakan.
ISON NIKODEMUS TUNGGA
2021 · Thesis · Open Access
ABSTRAKSI
Penelitian ini berjudul: “Evaluasi Penggunaan Anggaran Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) Pada Dinas Kesehatan Kabupaten Rote Ndao Tahun Anggaran 2018”. Persoalan dalam penelitian ini adalah bagaimana penggunaan anggaran bantuan operasional kesehatan pada Dinas Kesehatan Kabupaten Rote Ndao Tahun 2018” ?Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui penggunaan anggaran bantuan operasional kesahatan (BOK) pada Dinas Kesehatan Kabupaten Rote Ndao Tahun 2018.
Untuk menjawab persoalan dan tujuan dari penelitian ini, maka berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa rincian kerja anggaran bantuan operasional kesehatan pada kantor Dinas Rote Ndao dapat disesuaikan dengan jenis kegiatan-kegiatan yang didanai. Kegiatan-kegiatan yang didanai dengan anggaran bantuan operasional kesehatan meliputi kegiatan program indonesia sehat melalui pendekatan keluarga, kegiatan pencegahan dan pengendalian penyakit, kegiatan upaya kesehatan masyarakat melalui pengembangan dan upaya kesehatan lainnya, kegiatan pelaksanaan fungsi manajemen (P1, P2 dan P3), kegiatan nusantara sehat, serta kegiatan dukungan manajemen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa realisasi anggaran bantuan operasional kesehatan pada kantor Dinas Kesehatan Rote Ndao, dalam pelaksanaannya belum dikatakan sesuai target yang direncanakan karena masih terdapat sejumlah dana dari masing-masing jenis kegiatan yang harus dikembalikan kembali ke kas negara melalui KPPN. Hasil penelitian menunjukkan bahwa besarnya anggaran bantuan operasional kesehatan yang dikembalikan kembali ke kas negara berjumlah Rp 2.256.690.700 dari besarnya pagu dana yang teralokasikan sebesar Rp 9.187.371.000. Dari beberapa kesimpulan diatas, penulis dapat mengemukakan beberapa saran yakni (1). Bagi kepala kantor Dinas Kesehatan Rote Ndao, agar lebih mempertegas proses pelaksanaan kegiatan-kegiatan yang didanai dari anggaran bantuan operasional kesehatan sehingga dapat mencapai target yang direncanakan yakni semua anggaran 100% habis terpakai. (2). Bagi kepala Dinas Kesehatan Rote Ndao, agar tetap melakukan sosialisasi kepada seluruh puskesmas berkaitan dengan pelaporan dan pertanggungjawaban penggunaan anggaran bantuan operasional kesehatan (BOK). (3). Bagi kepala Dinas Kesehatan Rote Ndao, agar dapat mengembalikan sisa dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) yang tidak habis terpakai ke kas negara sebesar Rp 2.256.690.700 atau 75,44%.
REMI KRISTOFEL MONA
2021 · Thesis · Open Access
Latar belakang: Anak usia sekolah dasar merupakan usia yang sangat membutuhkan peranan orang tua. Orang tua adalah orang pertama yang memberikan kasih sayang dan perhatian penuh kepada anaknya.
Tujuan penelitian: Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana peran orang tua dalam mendukung aktivitas olahraga futsal (ekstrakurikuler) siswa kelas V di Sekolah Dasar Negeri Bonatama Kecamatan Fatuleu Barat Kabupaten Kupang Tahun 2020.
Metode penelitian: Metode yang di gunakan adalah penelitian kualitatif.
Hasil dan pembahasan: Ekstrakurikuler futsal di SD Negeri Bonatama dilaksanakan setiap hari sabtu. Dalam pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler futsal orang tua berperan penting dalam mendukung, mendorong serta memotivasi anaknya untuk rajin mengikuti kegiatan ekstrakurikuler futsal di sekolah.
Simpulan: Kegiatan ekstrakurikuler olahraga futsal mendapatkan dukungan dari orang tua, tetapi kurangnya sarana dan prasarana dan solusi yang diambil adalah kerja sama dengan pemerintah.
RETRIAN ARIYANTO PANDIE
2021 · Thesis · Open Access
Latar belakang: Tendangan C merupakan tendangan berbentuk busur dan menggunakan kaki pada perkenaanya dengan tumpuan satu kaki yang berputar sejauh 1300. Tujuan penelitian: Ini untuk mengetahui teknik dasar tendangan C dalam Pencak Silat Organisasi Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT). Ranting Penfui Timur. Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dan dilakukan di Ranting Penfui Timur, teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi, teknik analisis data menggunakan deskriptif kualitatif. Hasil dan pembahasan: Teknik dasar tendangan C dilakukan dengan langkah-langkah: 1. Pasang awal (kuda-kuda depan) dilakukan dengan posisi kaki kiri melangkah kedepan dan di tekuk, kedua tangan disilang untuk melindungi tubuh dan pandangan kedepan. 2. Persiapan serangan, dilakukan dengan kaki kanan diangkat dan kaki kiri dijinjit kemudian posisi badan diputar kira-kira 90°. 3. Serangan dilakukan dengan melepaskan tendangan kaki kanan dengan lintasan setengah lingkaran dan perkenaannya adalah punggung kaki. 4. Kembali kesikap pasang awal.
CLARA JENIA PUTRI WAHON
2021 · Thesis · Open Access
ABSTRAK KEGIATAN EKSTRAKURIKULER BELADIRI KARATE DI SMP ANGKASA Clara Jenia Putry Wahon1*, Ramona M. Mae2, Fredik E. Nope3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. Latar belakang: Kegiatan ekstrakurikuler merupakan kegiatan pendidikan di luar mata pelajaran dan pelayanan konseling, untuk membantu pengembangan peserta didik sesuai dengan kebutuhan , potensi, bakat, dan minat peserta didik. Tujuan penelitian:Untuk mengetahui proses pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler karate di SMP Angkasa dapat berlangsung secara efektif. Metode penelitian:Motode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif untuk mendapatkan data-data dari tempat penelitian sesuai dengan kenyataan yang dilihat dan didengar peneliti secara langsung, dengan membutuhkan waktu selama ± 2 (dua) bulan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah 1) Observasi, 2) wawancara, dan 3) dokumentasi. Hasil dan pembahasan: Kegiatan ekstrakurikuler beladiri karate di SMP Angkasadilaksanakan berdasarkan kurikulum dengan tujuan dapat mengembangkan bakat pada siswa untuk dapat berkretifitas sehingga mampuh mencapai suatu keberhasilan melalui bakat yang di kembangkan dalam mencapai prestasi dibidang akademik maupun, oahraga. Dalam pelaksanaanya kegiatan ekstrakurikuler beladiri karate di SMP Angkasa cukup berjalan lancar dan selalu mendapatkan dukungan penuh dari berbagai pihak sehingga membawa siswa atau atlet karate SMP Angkasa memperoleh juara pada kejuaraan yang diselenggarakan ditingkat Kota Kupang. Walaupun pelaksanaannya berjalan lancar dan mendapatkan prestasi juara namun masih adanya kendala yang dihadapi selama ini dalam proses pelaksanaannya yaitu keterbatasannya sarana dan prsarana olahara karate. Kekurangan itu dapat disiasati oleh guru penjas selaku pelatih sehingga selama pelaksanaan kegiatan ektrakurikuler selalu berjalan evektif. Simpulan:Melalui Kegiatan Ekstrakurikuler guru dapat mengembangkan kemampuan para siswa melalui bakat atau kemampuan yang diliki melalui cabang olahraga yang menjadi minatnya. Sehingga dapat memberikan suatu nilai positif terhadap siswa dalam menekuni kegiatan belajar mengajar. Katakunci: ekstrakurikuler,beladiri dan karate. ABSTRACT EXTRACURRICULAR KARATE ACTIVITIES AT ANGKASA SMP Clara Jenia Putry Wahon1*, Ramona M. Mae2, Fredik E. Nope3 1,2,3Physical Education, Health, and Recreation Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, Artha Wacana Christian University, Kupang, Indonesia. Email. Background:Extracurricular activities are educational activities outside of subjects and counseling services, to assist the development of students according to the needs, potential, talents, and interests of students Research objectives: To find out the process of implementing karate extracurricular activities at SMP Angkasa can take place effectively. Research method: The method used is descriptive qualitative to obtain data from the research site in accordance with the reality that the researchers saw and heard directly, taking ± 2 (two) months. The data collection techniques used are 1) Observation, 2) Interview, and 3) Documentation. Results and discussion: Karate extracurricular activities at SMP Angkasa are carried out based on the curriculum with the aim of developing talent in students to be creative so that they are able to achieve success through talents that are developed in achieving achievements in academics and sports. In its implementation, the extracurricular activities of karate at SMP Angkasa went quite smoothly and always received full support from various parties so that it brought students or karate athletes at Angkasa SMP to become champions at the championships held at the Kupang City level. Even though the implementation went smoothly and got champion achievements, there are still obstacles faced so far in the implementation process, namely the limited facilities and infrastructure for karate. This deficiency can be circumvented by the physical education teacher as a trainer so that during the implementation of extracurricular activities it always runs effectively. Conclusion: Through extracurricular activities teachers can develop students' abilities through their talents or abilities through sports that are their interests. So that it can give a positive value to students in pursuing teaching and learning activities. Keywords: Extracurricular,karate and martial arts.
NURFIJIRIAH NINGSI
2021 · Thesis · Open Access
ABSTRAK
PERAN PELATIH DALAM PROSES LATIHAN TENDANGAN “T” ATLET PERISAI DIRI RANTING SMA NEGERI 2 WAINGAPU DIKABUPATEN SUMBA TIMUR
Nurfijiriah Ningsi1*, M. Rambu P. Wasak2, Alventur Baun3
1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia
email: [email protected]
Latar Belakang: Olahraga tidak dapat dipisahkan dengan kehidupan manusia, baik untuk mencapai prestasi maupun untuk menjaga kesehatan tubuh. Pencak silat telah menjadi salah satu cabang olahraga beladiri yang berkembang di ranah olahraga prestasi yang telah dipertandingkan di berbagai even, mulai dari usia dini, pra-remaja, remaja dan dewasa. Pelatih sebagai salah satu faktor utama keberhasilan seorang atlet dalam meraih prestasi puncak, haruslah memiliki skill yang baik ditunjang dengan pengetahuan yang luas baik dari segi afektif, kognitif maupun psikomotor. Peran pelatih sangat memiliki pengaruh yang sangat besar.
Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui peran pelatih dalam proses latihan tendangan T pada atlet perisai diri ranting SMA Negeri 2 Waingapu di Kabupaten Sumba Timur.
Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sumber data primer diperoleh dari hasil wawancara langsung dengan guru Penjas Orkes, kepala sekolah dan siswa. Teknik pengumpulan data melalui wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan data reduction, data display dan conclusion drawing/verification.
Hasil dan Pembahasan: Hasil penelitian dan pembahasan menunjukkan bahwa untuk meningkatkan tendangan T pada atlet perisai dari di Ranting SMA Negeri 2 Waingapu, dimulai dari bagaimana peran pelatih, program latihan, proses dan Teknik latihan, dokumentasi dan pelaporan latihan serta analisis dan evaluasi. Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa pelatih sudah melakukan perannya sesuai dengan kegiatan sampai dengan evaluasi.
Simpulan: Peran pelatih di ranting SMA Negeri 2 Waingapu untuk meningkatkan tendangan T pada atlet perisai diri sudah sesuai dengan program latihan dan juga peran pelatih.
Kata kunci: Peran Pelatih, Proses Latihan dan Tendangan T.
YERMIAS NDOLU
2021 · Thesis · Open Access
ABSTRAK
MODIFIKASI SARANA DAN PRASARANA DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR LOMPAT JAUH PADA SISWA KELAS VIII DI SMPNEGERI 10 KUPANG
Yerimias Ndolu1*, Ramona M. Mae2, Yahya J. Palinata3
1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia
email. [email protected]
Latar belakang: Pembelajaran tersebut harus diperhatikan oleh seorang guru dalam memilih dan menentukan model atau metode pembelajaran agar kegiatan pembelajaran berjalan dengan kondusif.Berdasarkan hasil pengamatan penulis selama melakukan PPL di SMP Negri 10 Kota Kupang selama kurang lebih 1 semester, penulis mengamati bahwa hasil belajar siswa pada materi lompat jauh masih rendah, karena tidak sesuai dengan standar kriteria ketuntasan minimal ( KKM ) Yang diberikan oleh sekolah yaitu 75. Dari 20 siswa hanya 3 siswa yang nialainya diatas 75 sedangkan 17 siswa nialainya masih dibawah 75.Rendahnya hasil belajar siswa dipengaruhi tidak adanya sarana prasarana yang menunjang selama proses pembelajaran penjasorkes khususnya pada metari lompat jauh.
Tujuan penelitian:Untukmengetahuimodifikasi sarana prasarana dalam meningkatkan hasil belajar lompat jauh pada siswa kelas VIII di SMP Negeri 10 Kupang.
Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan metode penelitiantindakan kelas ( PTK ), menggunakan model yang terdiri dari empat tahapan yaitu : perencanaan (planing), pelaksanaan tindakan (acting), pengamatan (observing) dan refleksi (reflecting).
Hasil dan pembahasan: hasil belajar Pada siklus I presentase pemahaman siswa mencapai 46,42%. Pada siklus II presentase pemahaman mencapai 85,71%.Pada siklus I presentase keterampilan psikomotor mencapai 50%. Pada siklus II presentase keterampilan psikomotor mencapai 96,42 % .Pada siklus I presentase rata-rata pengamatan sikap sebesar 53,57%. Pada siklus II presentase sikap mencapai 92,85%.
Simpulan: Bahwa hasil belajar lompat jauh pada siswa kelas VIII di SMPN 10 Kupang mengalami peningkatan yang sangat signifikan.
Katakunci: Lompat Jauh; hasil Belajar.
ABSTRACT
MODIFICATION OF FACILITIES AND INFRASTRUCTURE IN IMPROVING LEARNING OUTCOMES IN CLASS VIII STUDENTS IN SMPNEGERI 10 KUPANG
Yerimias Ndolu1*, Ramona M. Mae2, Yahya J. Palinata3
1,2,3Physical Education, Health, and Recreation Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, Artha Wacana Christian University, Kupang, Indonesia
email. [email protected]
Background: This learning must be considered by a teacher in choosing and determining the model or learning method so that learning activities run conducive. the long jump material is still low, because it does not comply with the minimum standard of completeness criteria (KKM) given by the school, which is 75. Of the 20 students, only 3 students whose scores are above 75 while 17 students' scores are still below 75. The low student learning outcomes are influenced by the absence of supporting infrastructure during the physical education learning process, especially in the long jump spring.
The purpose of the study: to find out the modification of infrastructure in improving the long jump learning outcomes for class VIII students at SMP Negeri 10 Kupang.
Research method: This study uses a classroom action research (CAR) method, using a model consisting of four stages: planning (planing), acting (acting), observing (observing) and reflecting (reflecting).
Results and discussion: learning outcomes In the first cycle the percentage of students' understanding reached 46.42%. In the second cycle the percentage of understanding reached 85.71%. In the first cycle the percentage of psychomotor skills reached 50%. In the second cycle the percentage of psychomotor skills reached 96.42%. In the first cycle the average percentage of attitude observation was 53.57%. In the second cycle the percentage of attitudes reached 92.85%.
Conclusion: That the long jump learning outcomes for class VIII students at SMPN 10 Kupang experienced a very significant increase.
Keywords: Long jump; learning outcomes.
KONSTANTINUS JAWA BEI
2021 · Thesis · Open Access
ABSTRAK
KREATIVITAS GURU PENJASORKES DALAM MENGATASI KETERBATASAN SARANA DAN PRASARANA DI SD NEGERI GELAROJA KABUPATEN NGADA
Konstantinus Jawa Bei1*, Ramona M. Mae2, Yohanis Boling3
1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia
email. [email protected]
Latar belakang:Pendidikan jasmani olahrga dan kesehatan pada hakikatnya adalah proses pendidikan yang memanfaatkan aktivitas fisik untuk menghasilkan perubahan holistic dalam kualitas individu, baik dalam hal fisik, mental serta emosional.
Tujuan penelitian:Tujuan penelitian ini untuk mengetahuikreativitas guru Penjasorkes dalam mengatasi keterbatasan sarana pembelajaran atletik (lari estafset) di SD Negeri Gelaroja Kabupaten Ngada.
Metode penelitian:Metode yang digunakan adalah jenis kualitatif, dengan pengumpulan data penelitian diperoleh dengan teknik triangulasi dengan teknik pengumpulan data:dokumentasi, wawancara, dan observasi. Langkah menganalisis data adalah dengan data reduction (reduksi data), data display dan verivication. Untuk menguji keabsahan data dilakukan dengan menggunakan triangulasi data dan triangulasi metode.
Hasil dan pembahasan: Hasil penelitian ini mengungkapkan tiga temuan yaitu: 1) Persediaan sarana dan prasarana di SD Negeri Gelaroja, 2) Keterbatasan sarana pembelajaran atletik (lari estafet), 3) Kreativitas guru Penjasorkes dalam mengatasi keterbatasan sarana pembelajaran atletik (lari estafet) di SD Negeri Gelaroja.
Simpulan:Dengan keterbatasan sarana pembelajaran atletik (lari estafet), guru Penjasorkes SD Negeri Gelaroja dengan modal kreativitas yang dimilikinya mampu mengatasi keterbatasan tersebut. Hal yang mendasar dalam kreativitas guru Penjasorkes di SD Negeri Gelaroja adalah dengan momodifikasi tongkat estafet yang terbuat dari potongan kayu dengan ukuran yang menyerupai ukuran aslinya dengan tujuan untuk melengkapi kekurangan tongkat estafet yang ada di sekolah..
Kata kunci: Kreativitas, sarana dan prasarana
PRICILLIA PRADITA IRMA SARE SEGA RAJA
2021 · Thesis · Open Access
Permasalahan utama pada penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa kelas VII SMP Negeri 1 Kupang Barat. Tujuandari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran True or False terhadap hasil belajar. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan desain Posstest-Only Control Design. Populasi seluruh siswa kelas VII berjumlah 106 siswa dan sampel kelas VIIA dan kelas VIIC berjumlah 28 siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Purposive Sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan Posttest.Data hasil belajar siswa yang diperoleh dianalisis menggunakan Uji t, dengan bantuan SPSS For Windows versi 25.0. Berdasarkan hasil uji hipotesis diperoleh nilai thitung>ttabelatau 8,580>2,055dengan signifikan 0,000 atau kurang dari 0,5 hal tersebut menunjukan bahwa terdapat pengaruh hasil belajar siswa antara kelas kontrol dan eksperimen. Hal ini dapat dilihat dari adanya pengaruh terhadap pemahaman siswa mengenai pentingnya belajar membuat siswa menyadari bahwa untuk mendapatkan keberhasilan perlu adanya ketertarikan dalam memahami suatu konsep dalam pembelajaran, selain itu juga dilihat dari sikap siswa yang berantusias dalam belajar, memiliki rasa ingin tahu, dan berani menyampaikan pendapat saat proses pembelajaran. Hal ini dikarenakan model pembelajaran True or False memiliki potensi yang cukup besar yaitu dapat mengembangkan ide siswa tentang suatu masalah dalam pembelajaran. Hal ini dapat dilihat persentase hasil belajar siswa pada kelas eksperimen lebih tinggi dari hasil belajar siswa pada kelas kontrol yaitu C1 95,71 %, C2 77,14% , C3 72,85% . Hal ini dikarenakan pada kelas eksperimen siswa lebih aktif mencari tahu sendiri tentang konsep-konsep penting dalam pembelajaran sehingga siswa lebih mudah mengingat, memahami dan menerapkanapa yang ditemukan dalam pembelajaran. Sehingga dapat disimpulkan adanya pengaruh yang signifikan dalam penggunaan model pembelajaran True or False terhadap hasil belajar siswa.
ALWAN MARGARITA NINEF
2021 · Thesis · Open Access
PEMANFAATAN ARANG AKTIF TEMPURUNG SABOAK (Borassus flabellifer L.) SEBAGAI ADSORBEN LOGAM BESI (Fe) PADA AIR SUMUR
Ninef, A. M)* Nitsae, M)** Nge, S. T)**
Telah dilakukan penelitian tentang adsorpsi besi (III) pada air sumur dengan menggunakan arang aktif tempurung Borassus flabellifer L. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan arang aktif dalam menyerap kadar logam besi (III) pada air sumur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksprimen. Dilakukan dengan variasi waktu kontak antara adsorben dan logam besi (III) pada x menit ( x = 0, 15, 30, 60, 90 dan 120) serta penentuan nilai kapasitas adsorpsi Fe(III) pada 5 lokasi sampel air sumur di Kelurahan Oesapa. Pemanfaatan arang aktif tempurung Borassus flabellifer L. sebagai adsorben ditinjau dari penentuan panjang gelombang maksimum Fe, pembuatan kurva kalibrasi Fe, uji pendahuluan air sumur dengan metode EDTA, dan uji arang aktif tempurung Borassus flabellifer L. pada air sumur. Hasil penelitian menunjukkan panjang gelombang maksimum Fe(III) (λmaks) adalah 302 nm dan persamaan regresi linearnya adalah y = 0.101x + 0.005; R2 = 0.994. Pada pengukuran variasi waktu kontak antara adsorben dan Fe menunjukkan waktu optimum 15 menit dengan kapasitas penyerapan sebesar 0.4255mg g-1 . Untuk hasil uji pendahuluan Fe(III) pada sampel air dengan metode EDTA adalah 26 mg g-1. Pengukuran sampel air sumur diperoleh kapasitas adsorpsi tertinggi yaitu 0.101 mg g-1 pada sumur lokasi 5 (jalan nunsui, Oesapa Kupang), dengan demikian arang aktif tempurung Borassus flabelliefer L. dapat di manfaatkan sebagai adsorben logam besi (III).
Kata kunci : borassus flabellifer L.,arang aktif, Logam besi (III), adsorpsi, air sumur
Keterangan : * Peneliti
** Pembimbing
MERIANTI BANTAIKA
2021 · Thesis · Open Access
ABSTRAK
PEMANFAATAN ARANG TEMPURUNG SABOAK (Borassus flabellifer L.) TERAKTIVASI ASAM FOSFAT SEBAGAI ADSORBEN LOGAM BERAT TIMBAL (Pb) PADA SAMPEL AIR SUMUR
Merianti Bantaika*) Merpiseldin Nitsae**) Djeffry Amalo **)
Pohon lontar (saboak) dengan nama ilmiah Borassus flabellifer L. merupakan tumbuhan yang sering dijumpai di pulau Timor. Salah satu bagian tumbuhan saboak yang dapat dimanfaatkan adalah tempurung yang dapat diubah menjadi arang dan dilakukan aktivasi lanjutan menggunakan asam fosfat (H3PO4). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui waktu optimum arang tempurung saboak (Borassus flaballifer L.) teraktivasi asam fosfat (H3PO4) dalam menyerap logam berat timbal (Pb) dan mengetahui kapasitas penyerapan arang aktif tempurung saboak sebagai adsorben logam berat timbal (Pb) pada sampel air sumur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen, dengan 10 variasi waktu kontak 3 pengulangan yaitu x menit ( x = 0, 15, 30, 45, 60, 90, 120, 180, 240 dan 1440). Uji adsorpsi Pb dalam air terdiri dari 5 lokasi yaitu, lokasi 1, 2, 3, 4 dan 5. Hasil penelitian menunjukan bahwa waktu terbaik arang aktif dalam menyerap Pb adalah 30 menit dengan kapasitas penyerapannya sebesar 0,616 mg/g. Kapasitas penyerapan logam berat Pb terbaik pada air sumur adalah lokasi 5 (jalan Monitor, Oesapa Kupang) yaitu 2,156 mg/g. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa arang tempurung saboak teraktivasi asam fosfat mampu dimanfaatkan sebagai adsorben pada logam berat.
Kata kunci : Saboak, asam fosfat, Arang Aktif, adsorpsi, Timbal (Pb) dan Air.
)* : Peneliti
)** : Pembimbing