HERTI SITUMORANG
2022 · Thesis · Open Access
INTISARI Skripsi ini berjudul: “Deskripsi Tentang Motif Dan Modus Pelaku Dalam Melakukan Tindak Pidana Menghimpun Dan Menyimpan Dana Tanpa Izin Bank Indonesia”. Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah: 1) Apa motif pelaku dalam melakukan tindak pidana menghimpun dan menyimpan dana tanpa izin bank indonesia? 2) Apa modus pelaku dalam melakukan tindak pidana menghimpun dan menyimpan dana tanpa izin bank indonesia?. Tujuan penelitian adalah 1) untuk mengetahui motif pelaku dalam melakukan tindak pidana menghimpun dan menyimpan dana tanpa izin bank indonesia. 2) Untuk mengetahui modus pelaku dalam melakukan tindak pidana menghimpun dan menyimpan dana tanpa izin bank indonesia. Penelitian ini bersifat deskripstif dan jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian normatif. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah motif dan modus pelaku dalam melakukan tindak pidana menghimpun dan menyimpan dana tanpa izin bank indonesia. Sedangkan variabel terikat dalam penelitian ini adalah putusan-putusan hakim terhadap pelaku tindak pidana menghimpun dan menyimpan dana tanpa izin bank indonesia. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan maka yang menjadi motif pelaku dalam melakukan tindak pidana menghimpun dan menyimpan dana tanpa izin bank indonesia adalah terdakwa ingin mendapat keuntungan uang dari masyarakat secara cuma-cuma dan terdakwa ingin mengikuti forex perdagangan mata uang dolar. Sedangkan modus pelaku dalam melakukan tindak pidana menghimpun dan menyimpan dana tanpa izin bank indonesia adalah terdakwa membuka arisan online, Menawarkan kepada masyarakat untuk menjadi anggota koperasi serba usaha BMT insan cendekiawan muslim (ICM) petanahan kebumen, dan terdakwa investasi dalam keluarga. Saran yang penulis berikan adalah Diharapkan bagi Lembaga Perbankan terlebih khusus bank Indonesia untuk merketat pengawasan terhadap setiap usaha yang berkaitan dengan izi perbankan supaya tidak terjadi permasalahan hukum antara masyarakat dengan lembaga keuangan itu sendiri. Dan melaksanakan peraturan perundang-undagan yang berkaitan dengan perbankan secara efektif dan efisien. Bagi masyarkat untuk lebih hati-hati dalam berinvsetasi atau bekerja sama dalam bidang perbankan sehingga tidak merugikan masyarkat sendiri. Kata Kunci : Motif Dan Modus, Pelaku Tindak Pidana Menghimpun Dan Menyimpan Dana Tanpa Izin Bank Indonesia
AZIS ALEXZANDRO MEYOK
2022 · Thesis · Open Access
Judul skripsi : “Deskripsi Tentang Akibat Hukum Terjadinya Tindak Pidana Terorisme”. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah akibat hukum dari tindakan terorisme terhadap pelaku dan korban ?. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui akibat hukum dari tindakan terorisme terhadap pelaku dan korban. Penelitian ini bersifat deskriptif yaitu menggambarkan tentang akibat hukum dari tindakan terorisme terhadap pelaku dan korban. Janis penelitian adalah penelitian normatif yang menggunaka variabel bebas dan terikat. Vriabel bebas dalam penelitian ini adalah akibat hukum dari tindakan terorisme terhadap pelaku dan korban. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan maka yang menjadi akibat hukum dari tindakan terorisme terhadap pelaku dan korban adalah : Akibat hukum terhadap pelaku adalah : Pelaku dipidana penjara. membayar biaya perkara Pelaku membayar biaya perkara Pelaku mengikuti Program Deradikalisasi Akbat hukum bagi korban adalah : Korban mengalami luka-luka dan meninggal dunia Korban merasa takut dan meninggalkan Aceh. Saran, kepada seluruh masyarakat dan pemerintah harus bersinergi dalam melakukan pemberantasan terorisme supaya tercapainya suasana aman, nyaman, dan tidak adanya pihak-pihak yang dirugikan. Kepada lembaga hukum pemerintah harus memberikan hukuman yang sesuai atas apa yang telah dilakukan oleh pelaku tindak pidana terorisme secara adil dan memiliki efek jera, sehingga kasus terorisme dapat dihilangkan di negara Indonesia dan tetap melakukan program deradikalisasi terhadap pelaku tindak pidana terorisme. Kata Kunci : Tindak Pidana, Terorisme, Akibat Hukum
YOY ASRENCI CHARISMA LEUANAN
2022 · Thesis · Open Access
Skripsi ini berjudul : “Deskripsi Tentang Sebab Dan Akibat Hukum Terjadinya Tindak Pidana Lisensi Penayangan Siaran Langsung Sepak Bola”. Permasalahan penelitian ini adalah faktor-faktor apakah yang menyebabkan terjadinya tindak pidana lisensi penayangan siaran langsung sepak bola dan bagaimana akibat hukum yang timbul dari terjadinya tindak pidana siaran langsung sepak bola terhadap pelaku. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penyebab terjadinya tindak pidana lisensi penayangan siaran langsung sepak bola dan untuk mengetahui akibat hukum yang timbul dari terjadinya tindak pidana lisensi penayangan siaran langsung sepak bola. Penelitian ini bersifat deskriptif dan jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian normatif, Variabel bebas dalam penelitian ini yaitu sebab dan akibat hukum terjadinya tindak pidana lisensi penayangan siaran langsung sepak bola dan variabel terikat yaitu tindak pidana lisensi penayangan siaaran langsung sepak bola. Berdasarkan Hasil Penelitian diperoleh jawaban bahwa penyebab terjadinya tindak pidana lisensi penayangan siaran langsung sepak bola adalah Faktor Ekonomi dan Faktor Kurang Nya Kesadaran Hukum Masyarakat serta akibat hukum yang timbul dari terjadinya tindak pidana lisensi penayangan siaran lansung sepak bola adalah pelaku dipidana penjara, pelaku ditetapkan membayar denda, dan pelaku dibebankan membayar biaya perkara. Saran yang penulis berikan adalah Pemerintah diharapkan untuk dapat membentuk suatu peraturan perundang-undangan baru yang bersifat ius generis (tidak ada bentuk lain yang dapat dibandingkan) sebagai payung hukum dalam pelaksanaan lisensi suatu penyiaran, isi siaran, maupun pengawasan siaran untuk kesejahteraan bagi pemegang hak cipta terkait dengan izin lisensi.dan Perlunya dilakukan penyuluhan hukum atau sosialisasi serta edukasi secara menyeluruh terkait dengan adanya Undang-undang Perlindungan Hak Cipta khususnya mengenai pembelian lisensi untuk para pihak yang hendak melaksanakan hak ekonomi atas suatu ciptaan khususnya penayangan siaran langsung sepak bola. Kata Kunci : Lisensi, Siaran Langsung, Sepak Bola, Tindak Pidana, Sebab dan akibat
MARNI URU EMU
2022 · Thesis · Open Access
INTISARI Skripsi ini berjudul : “Deskripsi Tentang Penjatuhan Pidana Denda Terhadap Korporasi Dalam Tindak PidanaBudidaya Perkebunan”. Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah : 1)Mengapa hakim menjatuhkan pidana denda terhadap korporasi dalam tindak pidana budidaya perkebunan?. Tujuan penelitian adalah Untuk mengetahuidasar pertimbangan hakim menjatuhkan pidana denda terhadap korporasi dalam tindak pidana budidaya perkebunan. Penelitian ini bersifat deskripstif dan jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian normatif. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah Dasar pertimbangan hakim menjatuhkan putusan pidana denda terhadap korporasi dalam tindak pidana budidaya perkebunan.sedangkan variabel terikat dalam penelitian ini adalah Putusan hakim menjatuhkan pidana denda terhadap korporasi dalam tindak pidana budidaya perkebunan. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan maka yang menjadi Dasar pertimbangan hakim menjatuhkan putusan pidana denda terhadap korporasi dalam tindak pidana budidaya perkebunanadalah karena terdakwa telah terbukti , maka sesuai pasal 25 Perma No. 13 Tahun 2016 terdakwa hanya dijatuhi pidana denda. Karena yang menjadi subjek hukum atau pelaku dalam kasus ini Perusahaan Perkebunan bukan pengurus atau orang perseorangan serta karena dalam tindak pidana korporasi pengurusnya hanya mewakili korporasi tersebut, Oleh karena itu korporasi dalam kasus ini hanya dijatuhi Pidana denda. Terdakwa dalam kasus ini adalah korporasi yang diwakili oleh pengurusnya masing-masing. KUD.Pematang Sawit dan PT. PEPUTRA SUPRA JAYA sesuai putusan hakim dijatuhi Pidana denda. Berdasarkan Pasal 25 Ayat (1),(2),(3) Peraturan Mahkamah Agung Nomor 13 Tahun 2016 tentang Tata cara Penanganan Tindak Pidana Oleh Korporasi , Pidana pokoknya yang dapat dijatuhkan terhadap korporasi adalah Pidana Denda, Penjelasan pasal 25 sebagai berikut : (a) Hakim menjatuhkan pidana terhadap korporasi berupa pidana pokok dan/atau pidana tambahan. (b) Pidana Pokok yang dapat di jatuhkan terhadap korporasi sebagaimana ayat (1) adalah pidana denda (c) Pidana tambahan di jatuhkan terhadap korporasi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Saran yang penulis berikan adalah diharapkan bagi korporasi yang melakukan usaha dibidang apa saja hasus mengurus izin usaha sehingga tidak menimbulkan permsalahan hukum dalam hal ini dibidang hukum pidana. Korporasi yang melakukan usaha tanpa izin usaha kepada pihak yang berwenang sehingga tidak menimbulkan kerugian dikemudian hari. Kata Kunci : Tindak Pidana Korporasi, Penjatuhan Pidana Denda
SARTIWI LUBALU
2022 · Thesis · Open Access
Judul Skripsi : Deskripsi Tentang Putusan Hakim Terhadap Pelaku Tindak Pidana Pemalsuan Surat Di Bidang Perbankan . Rumusan masalah yang penulis kaji adalah mengapa putusan pengadilan negeri , banding dan kasasi menjatuhkan putusan pemidanaan tetapi dalam tingkat peninjauan kembali mahkamah agung menjatuhkan putusan lepas dari segala tuntutan hukum . Tujuan yang ingin penulis kaji adalah untuk mengetahui alasan putusan hakim pengadilan negeri , banding dan kasasi menjatuhkan putusan pemidanaan tetapi dalam tingkat peninjauan kembali hakim mahkamah agung menjatuhkan putusan lepas dari segala tuntutan hukum . Jenis metode penelitian yang penulis gunakan adalah jenis penelitian normatif yaitu penelitian ini terdiri dari penelitian terhadap asas-asas hukum, penelitian terhadap sistematika hukum dan penelitian terhadap taraf sinkronisasi hukum dan Sifat penelitian adalah bersifat deskriptif yakni penulis akan memaparkan secara lengkap, rinci, jelas dan sistematis hasil dalam bentuk karya ilmia. Variabel penelitian yang penulis gunakan adalah variabel bebas yaitu faktor yang menjadi pokok permasalahan yaitu pertimbangan hakim dalam menjatuhkan putusan terhadap pelaku tindak pidana pemalsuan surat dibidang perbankan dan variabel terikat yaitu variabel yang tergantung dari putusan pengadilan tentang pelaku tindak pidana pemalsuan surat dibidang perbankan. Bahan hukum yang digunakan adalah bahan hukum primer yang terdiri dari putusan hakim serta peraturan perundang-undangan, traktat, kaidah dasar atau norma serta peraturan dasar, bahan hukum sekunder yaitu memberikan penjelasan mengenai bahan hukum primer seperti rancangan undang-undang, hasil penelitian, dan hasil karya dari kalangan hukum, dan bahan hukum tersier yaitu bahan hukum yang memberikan petunjuk atau penjelasan bermakna terhadap terhadap bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder seperti kamus hukum, ensiklopedia, indeks dan komulatif . Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah studi kepustakaan dimana diperoleh informasi dari putusan pengadilan. Analisis data yang digunakan adalah menggunakan analisis secara kualitatif yaitu analisis yang bersifat deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian yang penulis lakukan maka yang menjadi kesimpulan sesuai masalah yang penulis kaji yaitu alasan hakim pengadilan negeri , banding dan kasasi menjatuhkan putusan pemidanaan ialah perbuatan terdakwa adalah perbuatan tindak pidana dan perbuatan terdakwa terbukti sebagai pembuat surat palsu . Alasan hakim mahkamah agung menjatuhkan putusan lepas dari segala tuntutan hukum pada tingkat peninjauan kembali ialah adanya kekeliruan dan kehilafan hakim dari judex factie dan judex juris dan perbuatan yang didakwakan bukan tindak pidana Saran dari penulis terkait dengan penulisan ini adalah dalam menjatuhkan putusan, hakim haruslah teliti sehingga tidak ada kekeliruan dan kehilafan hakim dan dalam menjatuhakan putusan hakim harus mempertimbangkan asas kepastian hukum dan asas kemanfaatan hukum. Kata Kunci : Pelaku Tindak Pidana, Putusan Hakim, Pemalsuan Surat, Perbankan
MARIA FATIMA SALAB
2022 · Thesis · Open Access
INTISARI Judul Skripsi penulis adalah : Deskripsi Tentang Penjatuhan Putusan Pemidanaan Terhadap Pelaku Tindak Pidana Kekerasan Dalam Lingkup Rumah Tangga. Rumusan Masalahnya yang dikaji adalah : Apakah yang menjadi dasar pertimbangan Hakim dalam menjatuhkan Putusan Pemidanaan terhadap Pelaku Tindak Pidana KDRT. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui Apakah yang menjadi dasar bagi Hakim dalam menjatuhkan pemidanaan terhadap Pelaku Tindak Pidana KDRT. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian normatif yang bersifat desriptif yakni dalam hal ini penulis mendeskripsikan atau mengambarkan, menguraikan serta menjelaskan. Data yang digunakan adalah data sekunder dengan tiga bahan hukum yaitu bahan hukum primer, bahan hukum sekunder dan bahan hukum tersier.Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan studi kepustakaan, yaitu merupakan kegiatan untuk menghimpun informasi yang relevan dengan topik atau masalah yang menjadi objek penelitian. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh penulis maka yang menjadi kesimpulan sesuai dengan masalah ini adalah sebagai berikut : Hakim menjatuhkan putusan pemidanaan terhadap terdakwa berdasarkan: Keterangan Saksi korban bersesuain dengan keterangan saksi lain, keteranga saksi korban bersesuaian dengan keterangan visum et repertum dan persesuaian anatara keterangan keteranga saksi-saksi visum et repertum dan keterangan terdakwa. Saran dari penulisan ini adalah Sebaiknya harus adanya Sosialisasi kepada masyarakat tentang Kekerasan Dalam Lingkup Rumah Tangga serta Hak-Hak Perempuan sebagai korban kekerasan dan Pendekatan Hukum yang tepat bagi korban serta Sanksi yang dapat diberikan terhadap pelaku Tindak Pidana tersebut. Kata Kunci : Deskripsi, Tindak Pidana ,KDRT.
FELIX INGUNAU
2022 · Thesis · Open Access
Desa sebagai sektor pemerintahan yang paling kecil di Indonesia, meskipun demikian desa memiliki juga memiliki peran dalam pembangunan ekonomi di Negara ini. Hal ini dikarenakan suatu negara dapat dikatakan sebagai negara maju apa bila masyarakat pada setiap daerah di negara yang bersangkutan memiliki tingkat kehidupan yang sejahtera, dalam artian setiap masyarakat harus memiliki pendapatan pribadi untuk memenuhi kebutuhan pribadinya. Secara umum di Desa Pukdale ada dua sistem pengolahan pertanian yang dikenal masyarakat yakni: modern dan tradisional. Sistem pengolahan modern dapat dilihat dari pengolahan pertanian (sawah) yang telah menggunakan alat-alat pertanian seperti traktor dan rontok sedangkan pada sistem pengolahan tradisional masyarakat hanya membersihkan lahan, kemudian ditanami (kebun). Pemberdayaan masyarakat desa Pukdale merupakan suatu proses penyelenggaraan pembangunan melalui pembinaan dan pelatihan. Dalam pelaksanaannya, sesungguhnya merupakan upaya-upaya sadar dari masyarakat dan pemerintah baik dengan menggunakan sumber daya yang bersumber dari desa, bantuan pemerintah maupun bantuan organisasi-organisasi/ lembaga domestik maupun internasional untuk meciptakan perubahan-perubahan ke arah yang lebih baik. Pemberdayaan Sumber Daya Manusia menjadi salah satu strategi untuk mengembangkan masyarakat. Salah satunya pemberdayaan masyarakat tani di Desa Pukdale. Pemberdayaan yang ada di Desa Pukdale berkaitan dengan pertanian dimana para petani dilatih dan diberikan ilmu untuk dapat memahanmi pola-pola bercocok tanam, memahami struktur tanah, pembibitan tanaman, pemupukkan pada tanaman dan pengelolaan hasil prttaninya sehingga desa akan menciptakan masyarakat yang lebih maju, mandiri dan kreatif
EMILIANA YOLENTA UDUK
2022 · Thesis · Open Access
ABSTRAK ANALISIS PELAKSANAAN PENGELUARAN ANGGARAN PENDAPATAN BELANJA DESA DALAM MENUNJANG PEMBANGUNAN DESA (STUDI DI DESA LAKEKUN KECAMATAN KOBALIMA KABUPATEN MALAKA) Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan pengeluaran Dana Desa dalam pembangunan yang dilakukan oleh Desa Lakekun, untuk mengetahui pelaksanaan realisasi Dana Desa yang dilakukan oleh Desa Lakekun, dan untuk mengetahui pelaksanaan evaluasi Anggaran Pendapatan Belanja Desa. Penelitian ini merupakan penelitian yang bersifat deskriptif kualitatif, serta berjenis empiris. Populasi yang dimaksud dalam penelitian ini adalah laporan pelaksaan pengeluaran Aggaran Pendapatan Belanja Desa pada Desa Lakekun Kecamatan Kobalima Kabupaten Malaka dari tahun 2019-2020, dan sampel yang digunakan adalah Laporan Pelaksanaan Realisasi Anggaran Pendapatan Belanja Desa dalam upayah untuk pelaksanaan pembangunan Desa pada Desa Lakekun Kecamatan Kobalima dari tahun 2019-2020. Berdasarkan hasil penelitian yang penulis teliti terdapat beberapa alasan dalam pemecahan masalah ini, yaitu, 1. Pelaksanaan pengeluaran Dana Desa dalam pembangunan yang dilakukan oleh Desa Lakekun Pelaksanaan pengeluaran tersebut didasari dari penetapan prioritas penggunaan anggaran yang ditetapkan pada tahun berjalan (Tahun 2020) di mana pelaksanaannya pun pada pokoknya dipergunakan lebih banyak pada belanja barang dan jasa pada tiap-tiap bidang yang diperioritaskan. 2. Realisasi anggaran Dana Desa yang dilakukan oleh Desa Lakekun Penggunaan anggaran dana desa yang diterima oleh Desa Lakekun tidak terdapatnya indikasi kelebihan ataupun kekurangan yang pada pokoknya semuanya digunakan tepat sasaran dalam pembangunan di Desa Lakekun yangmana perhitungan pada rasio efisiensi dana desa ini antara pendapatan desa dengan belanja desa memiliki nilai efisiensi yang cukup baik hal ini dikarenakan bahwa pendapatan desa yang sedikit meningkat dari total belanja desa dalam pembangunan di Desa Lakekun, sehingga dengan nilai efisiensi yang cukup baik yang berkisaran 96, 2% dari pendapatan dan belanja desa ini dapat membantu terealisasinya pendapatan dana desa untuk tahun-tahun berikutnya dalam pembangunan desa yang efisiensi. 3. Pelaksanaan evaluasi anggarapan pendapatan belanja desa di Desa Lakekun Pelaksan pembangunan yang lakukan tersebut sesuai dengan apa yang direncanakan desa. Artinya bahwa penurunan anggaran yang didapatkan oleh Desa Lakekuan tidak menjadikan titik ukur bahwa pembangunan di Desa tidak dapat dijalankan, melainkan dengan pendapatan yang ada Pemerintah Desa dapat melaksanakan sesuai apa yang direncanakan, di mana dengannya nilai rasio yang mencapai 99,9% ditahun 2020 ini memberikan suatu dorongan bagi Pemeritah Desa Lakekun dalam mengoptimalkan pendapatan yang sudah ada sehingga tidak terlalu terpaku dengan target yang telah ditentukan. pelaksanaan pengeluaran Dana Desa dalam pembangunan yang dilakukan oleh Desa Lakekun di mana pelaksanaan kegiatan tersebut Pemerintah Desa Lakekun melaksanakan pengeluaran dengan menetapkan prioritas penggunaan Dana Desa. Hal ini dimaksudkan sebagai bentuk penetapan pembiayaan pelaksanaan kegiatan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di Desa Lakekun sehingga pengeluaran Dana Desa tersebut disalurkan sesuai kebutuhan desa. Selanjutnya, realisasi anggaran Dana Desa yang dilakukan oleh Desa Lakekun, di mana tidak terdapatnya penurunan anggaran pendapatan Dana Desa yang diterima oleh Desa Lakekun, namun bila dipandang dari pendapatan transfer desa maka terdapatnya indikasi penurunan anggaran pendapatan dan belanja desa di Desa Lakekun. Oleh sebab itu, berdasarkan hasil evaluasi yang didapatkan bahwa meskipun angaran pendapatan dan belanja desa mengalami defisit sebesar Rp. 50.000.000,- (lima puluh juta rupiah), namun pelaksanaan pembangunantersebut tetap dilaksanakan sesuai yang dianggarkan oleh Desa Lakekun untuk terciptanya pembangunan yang lebih maju. Adapun beberapa saran yang harus disampaikan penulis dalam penelitian ini, yakni: diharapkan Pemerintah Daerah dan Pemerintah Pusat dalam mengeluarkan anggaran Dana Desa lebih sinergi dalam menyalurkan biaya yang dibutuhkan masyarakat Desa demi pertumbuhan Desa yang lebih maju, serta diharapkan Pemerintah Desa lebih rinci lagi memperhatikan pertumbuhan Desa sehingga apa yang dianggarkan dalam direncana bisa dikeluarkan sesuai yang dianggarkan Desa.
RAYMOND RIENHARD NDUN
2022 · Thesis · Open Access
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, pertama pengaruh Produk terhadap Volume Pembelian Pada Sablon Sony Advertising Kupang, kedua pengaruh Harga terhadap Volume Pembelian Pada Sablon Sony Advertising Kupang ,dan terakhir pengaruh Produk dan Harga terhadap Volume Pembelian Pada Sablon Sony Advertising Kupang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pendekatan kuantitatif, dengan populasi seluruh konsumen Pada Sablon Sony Advertising Kupang, dengan sampel sebanyak 96 responden. Teknik analisis data yang digunakan dalam menjawab hipotesis adalah Regresi Linear Berganda. Dari hasil penelitian menunjukan bahwa , pertama Produk berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap Volume Pembelian Pada Sablon Sony Advertising Kupang, dibuktikan dari t Hitung sebesar 1,329 dengan nilai signifikan sebesar 0.187 0,05 dan koefisien regresi mempunyai positif sebesar 0,158. kedua Harga berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap Volume Pembelian Pada Sablon Sony Advertising Kupang, dibuktikan dari t Hitung sebesar 2,336 dengan tingkat signifikan 0,022 0,05 dan koefisien regresi mempunyai positif sebesar 0,267. Peneliti memilih Sablon Sony Advertising Kupang karena Sablon Sony Advertising kupang memiliki Produk yang berkualitas dan Harga yang terjangkau serta mampu bersaing dengan Sablon lain yang ada Di Kota Kupang Harga yang dimiliki perusahaan melibatkan keyakinan pelanggan pada suatu produk sehingga timbul rasa percaya diri atas kebenaran tindakan yang diambil. Rasa percaya diri pelanggan atas keputusan pembelian yang diambilnya mempresentasikan sejauh mana pelanggan memiliki keyakinan diri atas keputusannya memilih suatu produk. Faktor yang perlu diperhatikan oleh Perusahaan seperti Harga dan Produk agar dapat mempengaruhi konsumen untuk melakukan keputusan pembelian .Faktor pertama yang mempengaruhi Volume pembelian adalah Produk, Produk juga merupakan hal terpenting dalam perusahaan, karena Produk mempromosikan produk dari perusahaan. Selain itu Harga menunjukkan kesanggupan seorang calon pembeli untuk mengenali atau mengingat kembali bahwa suatu Harga merupakan bagian dari kategori produk tertentu, Harga yang baik akan menciptakan kepuasan pada konsumen.
WELEM ANDRI LODOH
2022 · Thesis · Open Access
ABSTRAK
PENGELOLAAN ALOKASI DANA DESA TERHADAP PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI DESA NDAOE
NOMOR 06/IV/2016(TAHUN 2018-2020
Saat ini, pengelolaan keuangan Desa menjadi salah satu isu strategis isu yang paling banyak dibicarakan adalah bahwa seluruh Desa di Indonesia yang berjumlah74.954 Desa, diperkirakan akan menerima kucuran dana transfer dari Anggaran Pendapatandan Belanja Negara (APBN) untuk pembangunan Desa. Anggaran yang diberikanpuntidak sedikit, setiap Desa akan memperoleh anggaran sekitar 700 juta hingga 1,4 miliar Rupiah (DJPK,2016).
Keberadaan Desa secara yuridis dalam Undang-undang No.6 Tahun 2014 dijelaskan bahwa Desa menjadi bagian wilayah terkecil dari sistem penyelenggaraan pemerintah. Desa merupakan bagian dari sistem pemerintahan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, sehingga setiap pelaksanaan kebijakan yang dikeluarkan pemerintah pusat maupun pemerintah daerah harus melalui Desa yang mengakibatkan peran Desa sangat menentukan keberhasilan dari kebijakan tersebut. Dalam Undang-undang tersebut juga di jelaskan bahwa implementasi otonomi daerah sudah diserahkan kepada Desa, sehingga memiliki wewenang untuk mengurus, mengatur, dan menyelenggarakan rumah tangganya sendiri, termasuk dalam urusan pengelolaan Alokasi Dana Desa (ADD). Alokasi Dana Desa (ADD) direvisi dari Dana Alokasi Umum (DAU) dengan beberapa proporsisi tambahan. Sumber Alokasi Dana Desa tersebut berasal dari APBN sebesar 25% atau yang disebut dana perimbangan yang dibagikan kepada daerah yang dinamakan dengan dana alokasi umum, dari dana aloksi umum tersebut kemudian kabupaten memberikan kepada desa sebesar 10% yang kemudian dinamakan Alokasi Dana Desa (ADD) dalam rangka otonomi daerah yakni memberikan kepercayaan kepada desa untuk mengurus rumah tangganya sesuai dengan kebutuhan desa dalam rangka pemberdayaan masyarakat desa untuk mensejahterakan kehidupan masyarakat desatersebut. Desa memiliki peran yang penting, khususnya dalam pelaksanaan tugas didalam pelayanan publik. Pemberdayaan Masyarakat Menurut Sedarmayanti (2013:286) bahwa secara harfiah, kata pemberdayaan dapat diartikan yaitu : “Lebih berdaya dari sebelumnya, baik dalam hal wewenang, tanggung jawab, maupun kemampuan individual yang dimilikinya. Empowerment merupakan perubahan yang terjadi pada falsafah manajemen, yang membantu menciptakan suatu lingkungan dimana setiap individu dapat menggunakan kemampuan dan energinya untuk meraih tujuan organisasi. Sehingga dengan adanya pemberdayaan dapat mendorong terjadinya inisiatif dan respon, sehingga seluruh masalah yang dihadapi dapat diselesaikan dengan cepat dan fleksibel. Permendagri RI Nomor 7 Tahun 2007 tentang kader pemberdayaan masyarakat dinyatakan bahwa pemberdayaan masyarakat adalah suatu strategi yang digunakan dalam pembangunan masyarakat sebagai upaya untuk mewujudkan kemampuan dan kemandirian dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara (pasal 1 ayat 8). Inti pengertian pemberdayaan masyarakat merupakan strategi untuk mewujudkan kemampuan dan kemandirian masyarakat. Pemberdayaan merupakan proses pembangunan dalam meningkatkan harkat dan martabat serta kesejahteraan manusia. Oleh karena itu profesi mulia sebagai agen perlu memberdayakan masyarakat di era global sekarang ini. edangkan menurut Sedarmayanti (2014:80) dalam konsep pemberdayaan menampakkan dua kecenderungan yaitu : “Pemberdayaan menekankan pada proses memberikan atau mengalihkan sebagian kekuasaan, kekuatan atau kemampuan (power) kepada masyarakat, organisasi atau individu agar menjadi lebih berdaya. Proses ini sering disebut sebagai kecenderungan primer dari makna pemberdayaan (1) Menekankan pada proses menstimulasi, mendorong dan memotivasi individu agar mempunyai kemampuan atau keberdayaan untuk menetukan apa yang menjadi pilihan hidupnya. Proses ini sering disebut sebagai kecenderungan sekunder dari makna pemberdayaan . Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang menggambarkan pengelolaan ADD. Penelitian ini di lakukan melalui pengamatan langsung di lapangan yakni desa yang telah dipilih oleh penelitian dengan cara purposive sampling, yaitu sampel yang telah di tetapkan oleh peneliti dengan alasan dan tujuan khusus. Hal ini di lakukan untuk mendapatkan informasi maksimal di tahun 2018- 2020 mengenai unsur¬-unsur yang telah diteliti. Pada jaman dahulu Desa Ndaonuse terkenal dengan hasil Kelautannya, mulai dari Ikan, Cumi - cumi, Gurita, dan Hasil laut lainnya. Konon di Desa Ndao Nuse merupakan daerah kepulauan terluar dan terpisah dari Pulau Rote. Desa Ndaonuse dulunya teridri dari 3 pulau dan dua pulau berpenghuni yakni pulau Ndao dan Pulau Nuse dan satunya tidak berpenghuni yakni Pulau Do’o dari ketiga pulai ini lebih cenderung bertanah pasir, sehingga kehidupan masyarakat desapun bisa masih jauh dari kata makmur.
Desa inipun kemudian dibagi menjadi lima dusun yang masing-masing diberi nama Dusun Oli Fatula, Dusun Mbali Lendeiki, Dusun Mbiu Lombo, Dusun Anarae, dan Dusun Nuse.
Pada masa kepemimpinan bapak Abraham Bunga dimekarkan Pulau Ndao menjadi 4 (empat) Desa yakni Desa Ndaonuse, Desa Mbali Lendeiki, Desa Mbiu Lombo dan Desa Anarae dan Pulau Nuse Menjadi Desa Nuse.
IMELDARIVA MALON
2022 · Thesis · Open Access
ABSTRAKSI
IMELDARIVA MALON (18380063). Struktur Komunitas Filum Echinodermata di Zona Intertidal Pantai Desa Otan Kecamatan Semau, Kabupate Kupang. ROCKIE R.L. SUPIT, S.Pi. M.Si sebagai Pembimbing I dan ALFRED G.O KASE, S.Pi, M.Si. Ph.D sebagai pembimbing II. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang.
Echinodermata merupakan salah satu hewan yang sangat penting dalam ekosistem laut dan bermanfaat sebagai salah satu komponen dalam rantai makanan, pemakan sampah organik dan hewan kecil lainnya. Komunitas Echinodermata merupakan salah satu kajian yang dipelajari dalam synekologi yang mencakup tentang keragaman, keseragaman, dominasi dan kelimpahan. Pantai Desa Otan termasuk dalam wilayah Kecamatan Semau Kabupaten Kupang merupakan perairan terutama zona intertidalnya dengan karakteristik habitat yang cocok untuk kehidupan Echinodermata.
Penelitian ini dilakukan menggunakan metode deskripsi eksploratif, yaitu menganalisa dan menyajikan data berdasarkan objek yang diperoleh di habitat. Penentuan lokasi penelitian dilakukan menggunakan metode Purposive Sampling merupakan teknik pengambilan sampel berdasarkan lokasi penelitian terdapat di perairan intertidal. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode belt transek.
Hasil perhitungan yng menunjukan bahwa terdapat 11 spesies Filum Echinodermata yang tergolong kedalam 4 kelas yaitu kelas yaitu kelas Asteroidea, Ophiuroidea, Echinoidea, dan Holothuroidea. Kelimpahan jenis Echinodermata menunjukan bahwa jenis Echinometra mathei sebesar 29,33 ind/m² Diadema setosum sebesar 28,67 ind/m2, dan Echinometra lucuner sebesar 26 ind/m² pada stasiun III. Kelimpahan jenis terendah adalah Echinothrix calamaris,sebesar 0,1 ind/m² (stasiun II), diadema antillarium sebesar 0,67 ind/m², Echinometra oblonga sebesar 0,67 ind/m².Kelimpahan relatif tertinggi dari filum Echinodermata zona intertidal pantai Desa Otan yaitu Diadema setosum sebesar 63,4%, Echinometra mathei sebesar 59,6%, Echinometra viridis sebesar 58,4%, Echinometra lucunter sebesar 46,2% dari kelas Echinoidea, Kelimpahan relatif terendah yaitu Diadema antillarum, Echinothrix calamaris sebesar 0,8% dan Echinometra oblonga sebesar 2,2%.Hasil perhitungan indeks keanekaragaman Echinodermata di lokasi penelitian tetinggi adalah di Stasiun II sebesar 0,87, terendah adalah Stasiun III sebesar 0,76. Dimana nilai H’< 1 maka keanekaragaman tergolong rendah. Hasil perhitungan indeks keseragaman Stasiun I sebesar 0,88, terendah yaitu Stasiun III sebesar 0,76. Dimana nilai 0,75 ≤ E ≤ 1,0 Kondisi stabil. perhitungan indeks dominansi menunjukkan bahwa nilai indeks dominansi tertinggi terdapat pada stasiun III yaitu sebesar 0,20, sedangkan nilai dominansi Echinodermata terendah pada stasiun II yaitu 0,15. Berdasarkan kriteria indeks dominansi tergolong sedang.
Kata kunci :Struktur Komunitas, Echinodermata, Kelimpahan, Keanekaragaman, Pantai Otan.
YOHANES YORDAN RIBERU
2022 · Thesis · Open Access
ABSTRAKSI YOHANES YORDAN RIBERU (18380081). Struktur Komunitas Gastropoda di Pantai Desa Otan Kecamatan Semau Kabupaten Kupang. ROCKIE R. L. SUPIT, S.Pi, M.Si dan WILSON L. TISERA, S.Pi, M.Si, Ph.D sebagai Pembimbing I dan II. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Kelas gastropoda umumnya lebih dikenal dengan sebutan siput atau keong dan termasuk pada filum Moluska. Gastropoda memiliki spesies paling beragam dan terbesar karena berhasil menempati berbagai macam habitat dan ekosistem seperti, ekosistem lamun, ekosistem karang, ekosistem mangrove dan substrat berpasir atau berlumpur. Mengingat belum adanya penelitian terkait struktur komunitas gastropoda di Pantai Desa Otan Kecamatan Semau Kabupaten Kupang. Maka penulis berkeinginan melakukan penelitian dengan judul struktur komunitas gastropoda di Pantai Desa Otan Kecamatan Semau Kabupaten Kupang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui struktur komunitas meliputi kelimpahan jenis dan relatif, indeks keanekaragaman, indeks keseragaman dan indeks dominansi gastropoda di Pantai Desa Otan. Penelitian ini telah dilaksanakan selama 1 bulan yaitu pada bulan November 2021, bertempat di Pantai Desa Otan Kecamatan Semau Kabupaten Kupang. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode deskriptif eksploratif. Pengambilan sampel menggunakan metode transek kuadrat yang terdiri dari 3 stasiun dengan dasar substrat yang berbeda, Masing-masing stasiun diletakkan 3 transek, dimana panjang garis transek 100 m dan jarak antar stasiun 500 m. Setiap garis transek diletakkan kuadran berukuran 1 x 1 m, dengan jarak per kuadran adalah 10 m. Pengambilan sampel dilakukan pada kondisi pantai surut, data yang diambil dalam kuadran adalah data jumlah individu gastopoda dan substrat, contoh sampel dikoleksi dan dimasukkan kedalam plastik sampel untuk di identifikasi, pengukuran parameter lingkungan berupa suhu, salinitas, pH dan dan arus diukur pada setiap stasiun pengamatan. Data yang di hitung adalah kelimpahan jenis dan relatif, indeks keanekaragaman, indeks keseragaman, indeks dominansi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Jenis gastropoda yang ditemukan di pantai Desa Otan terdiri dari 7 ordo, 13 famili, 23 genus dan 29 spesies. Kelimpahan jenis dan relatif tertinggi adalah Engina mendicaria (1,489 Ind/m2, 23.675%) dan Conus sanguinolentus (0,800 ind/m2, 12.721%), sedangkan kelimpahan jenis dan kelimpahan relative terendah adalah Cypraea annulus (0,011 ind/m2, 0.177%) dan Hastula lepida (0,011 ind/m2, 0.177%). Index Keanekaragaman jenis gastropoda berkisar antara 0,956-1,201, dikategorikan rendah pada stasiun II dan sedang pada stasiun I dan III. Indeks Keseragaman berkisar antara 0,389-0,887, dikategorikan merata pada ketiga stasiun. Sedangkan indeks dominansi berkisar antara 0,077-0,169, dikategorikan rendah pada ketiga lokasi penelitian. Kata kunci: Struktur komunitas, gastropoda, kelimpahan jenis, indeks keanekaragaman, Pantai Otan
YUSRI MARIANI KLARITA NUBATONIS
2022 · Thesis · Open Access
Abstrak -Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis struktur komunitas bivalvia yang ditemukandi Pantai Desa Otan, Penelitian ini dilakukan pada bulan November 2021.Pengambilansampel menggunakan metode Purposive Samplingpada 3 stasiun pengamatan.Sedangkan teknik pengambilan data menggunakan metode trensect kuadrat.Hasil penelitian menunjukkan bahwa yang ditemukan di pantai Desa Otan secara keseluruhan terdiri dari 7 famili yaitu Arcidae, Carditida, Cardiidae, Pinnidae, Tallinidae, Tridacnidae dan Veneridae dan 11 spesies. Polah penyeberan bivalviabersifat acak. kelimpahan tertinggi adalah Circe tumefacta sebesar 0,800 ind/m² (stasiun III), Priglypta reticulata sebesar 0,700 ind/m² (stasiun II), Cardites antiquatus, sebesar 0,467 ind/m² (stasiun I). Kelimpahan terendah adalah Barbatia foliate dan Pinna bicolor sebesar 0,100 ind/m². kelimpahan relatif tertinggi Stasiun I adalah Barbatia foliate dan Cardites antiquarus stasiun II ditempati oleh jenis Priglypta reticulata sebesar, sedangkan stasiun III ditempati oleh jenis Circe tumifacta. Keanekaragaman (H’) jenis dari ketiga stasiun tergolong rendah dimana H’ < 1 yaitu keanekaragaman tergolong rendah, nilai keseragaman (E)yang diperoleh tergolong tinggi dimana E > 0,6 termasuk dalam kategori tinggi, dan nilai dominansi mendekati 0 yang berarti bahwa tidak ada jenis yang mendominasi.
DIRVAN RENOLD SIOKAIN
2022 · Thesis · Open Access
ABSTRAK ANALISIS PENGARUH KUALITAS PRODUK LAYANAN DAN PERSEPSI HARGA TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN AIR MINUM PDAM KOTA KUPANG Perusahaan pada umumnya menginginkan apa yang diproduksi dapat dipasarkan dengan lancar dan menguntungkan. Berawal dari hal tersebut perusahaan akan menginginkan, agar pelanggan yang sudah diciptakan dapat dipertahankan selamanya. Namun hal tersebut bukanlah merupakan hal yang mudah, mengingat beberapa perubahan dapat terjadi setiap saat, baik perubahan pada diri pelanggan, seperti selera maupun beberapa aspek psikologis sosial dan kultur pelanggan. Pemasaran adalah suatu proses merencanakan dan melaksanakan suatu strategi untuk menciptakan pertukaran yang memuaskan kebutuhan pembeli, keinginan, dan tujuan dari individu. Pada umumnya tujuan didirikan suatu perusahaan antara lain adalah untuk mendapatkan keuntungan yang diinginkan. Pencapaian tujuan perusahaan itu sendiri dapat dilakukan melalui kegiatan pemasaran untuk menjual hasil produknya kegiatan pemasaran mempunyai arti yang sangat penting bahkan dapat dikatakan sebagai ujung tombak perusahaan. PDAM Kota Kupang dengan jumlah pelanggan aktif mencapai 10.274 ada beberapa alasan dalam pemilihan objek penelitian yaitu PDAM Kota Kupang merupakan perusahaan publik yang mempunyai peranan penting dalam menyediakan air bersih bagi masyarakat, selain itu PDAM Kota Kupang juga berperan khusus dalam menyumbang aset daerah bagi pemerintah kota kupang dan memberi sumbangan aset bagi negara pada umumnya. Demikan dapat dijelaskan bahwa PDAM Kupang mempunyai peranan yang sangat besar bagi masyarakat sehingga menarik untuk dilakukan penilitan pada perusahaan tersebut. Dalam meningkatkan kepuasan konsumen dan mempermudah pelanggan untuk menyampaikan keluhan-keluhan atau saran yang akan diberikan kepada PDAM Kota Kupang, maka manajemen PDAM kota Kupang telah melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan, seperti disediakannya sarana online dengan alamat www.pdamkotakupang.net sebagai layanan call center keluhan pelanggan 24 jam, menyediakan pelayanan pelanggan dalam pembayaran, dan menyediakan layanan air yang langsung bisa diminum. Terjadi penurunan pengaduan pelanggan pada periode 2017 – 2019, dan kenikan pengaduan pada periode 2018- 2019 diketahui bahwa jumlah total keluhan pelanggan tahun 2017 yaitu 1340 turun menjadi 501 pada tahun 2018 dan mengalami kenaikan lagi pada tahun 2019 sebesar 637. Dari data di atas diduga kenaikan keluhan pelanggan terjadi karena menurunnya kualitas produk dan kepercayaan pelanggan yang berdampak pada kepuasan yang menurun juga. Tentang kondisi di lapangan yang langsung olehpelanggan (masyarakat) misalnya tentang keluhan pelanggan terkesan lambat, pemasangan jaringan baru atau Sambungan Rumah (SR) mengalami prosedur yang berbelit belit dan relative lama,dan seringnya air yang macet atau mengalir keciln di waktu–waktu tertentu, pendistribusian air kepada para pelanggan yang tidak merata,dan ketidakakuratan pencatatan meter air. Dilihat dari segi kuantitas yaitu bertambahnya jumlah pelanggan dari tahun ketahun dan keuntungan yang diperoleh PDAM Kota Kupang selama beberapa tahun ini menunjukkan kinerja PDAM sudah dianggap cukup baik. Tetapi bila dilihat dari segi kualitas (mutu pelayanan) kepada masyarakat khususnya masih terlihat kurang memuaskan para pelanggan PDAM kota Kupang. Berdasarkan akar penyebabnya, pengaduan atau keluhan berhubungan penyebab utama yaitu pihak, PDAM tidak memenuhi harapan pelanggan. Secara kuantitas masyarakat merasa bahwa ekspektasi mereka terhadap keberadaan PDAM biasterpenuhi berapapun kebutuhan akan air minum dibutuhkan dan ketika harapan ini tidak terpenuhi mereka merasa pihak telah PDAM gagal. Pelanggan merasa masukan dan keluhan yang telah disampaikan oleh pelanggan tidak mendapat jawaban yang cepat dan tepat sehingga pelanggan merasa pihak PDAM tidak responsiv. Pelanggan merasa ada ketidak sesuaian antara tagihan rekening pelanggan dengan pemakaian air setiap bulannya. Untuk yang terakhir ini biasanya paling mendominasi secara prosentase jumlah keluhan pelanggan. Kualitas produk adalah suatu keadaan dimana pelanggan merasa cocok dengan suatu produk atau sesuai dengan keinganan yang diharapkan untuk memenuhi kebutuhannya, yaitu dari segi fisik air harus tidak berbau, tidak berasa, tidak berwarna, serta tidak boleh keruh. Kualitas layanan yaitu ukuran seberapa bagus tingkat layanan yang diberikan mampu sesuai dengan ekspektasi pelanggan, pembangunan call center bertujuan menjadi pusat layanan terhadap keluhan, masalah dan gangguan yang dihadapi pelanggan, serta membantu memberikan informasi dan solusi terhadap berbagai masalah yang di hadapi pelanggan. Persepsi harga adalah biaya relatif yang harus konsumen keluarkan untuk memperoleh produk atau jasa yang ia inginkan. Kepuasan pelanggan merupakan hasil perbandingan yang dirasakan antara kinerja produk dan kesesuaian harapan yang diinginkan pelanggan setelah melakukan pembelian, jika produk sesuai atau melampaui harapan pelanggan maka pelanggan akan merasa puas dan sebaliknya jika produk tidak sesuai dengan harapan, maka pelanggan tidak merasa puas. Populasi dalam penelitian ini adalah konsumen aktif periode 2015- 2017 pada PDAM Kota Kupang yaitu sebanyak 10.274 orang, nilai kritis atau batas ketelitian yang diinginkan 10% maka jumlah sampel yang layak jumlah sampel yang layak untuk penelitian ini adalah sebanyak 100 orang responden. Metode penarikan sampel dalam penelitian ini adalah menggunakan Sampling Judge mental, yakni bentuk sampling convenience yang didalamnya elemen populasi dipilih berdasarkan judgmental (pertimbangan) peneliti. Nilai koefisien konstanta sebesar 4,034 hal ini berarti nilai variabel X1, X2 dan X3 dalam objek penelitian jika sama dengan nol, maka tingkat atau besar variabel Y akan sebesar 4,034. Nilai koefisien kualitas produk adalah 0,432 menyatakan jika faktor kualitas produk (X1) berpengaruh negatif terhadap kepuasan pelanggan 1 poin, maka kualitas produk akan mengalami peningkatan sebesar 0,432. Nilai koefisien kualitas layanan adalah 0,360 menyatakan bahwa jika faktor (X2) mengalami peningkatan 1 poin, maka kualitas layanan akan mengalami peningkatan sebesar 0,360. Nilai koefisien persepsi harga adalah 0,319 menyatakan bahwa jika faktor (X3) mengalami peningkatan 1 poin, maka persepsi harga akan mengalami peningkatan sebesar 0,319. Dari persamaan dapat dilihat bahwa variabel kualitas produk, kualitas layanan. Hasil pengujian menunjukan nilai t hitung dari variabel bebas kualitas produk sebesar 5,990 dengan tingkat signifikan 0,000 dan kualitas layanan sebesar 4,616 serta persepsi harga 5,164 yang lebih besar dari 0,05 sehingga variabel bebas berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pelanggan. Nilai F hitung 41,566 dengan nilai signifikan sebesar 0,000. Dapat disimpulkan bahwa variabel kualitas produk, kualitas layanan dan persepsi harga secara bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan. Nilai koefisien determinasi sebesar 0,915 atau 9,15%. Hal ini menunjukan bahwa presentasi sumbangan pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen sebesar 9,15% sedangkan sisanya dipengaruhi atau dijelaskan oleh variabel lain yang tidak dimasukan dalam penelitian ini. Dalam penelitian ini hasil menunjukan bahwa variabel kualitas produk (X1) memiliki pengaruh terhadap kepuasan pelanggan Air Minum PDAM Kota Kupang. Hal ini dapat dilihat dari hasil pengujian yang memiliki nilai t hitung sebesar 5,990 dengan tingkat signifikan 0,000 sehingga variabel bebas kualitas produk berpengaruh terhadap kepuasan pelanggan Air Minum PDAM Kota Kupang. Dalam penelitian ini hasil menunjukan bahwa variabel kualitas pelayanan (X2) memiliki pengaruh terhadap kepuasan pelanggan Air Minum PDAM Kota Kupang. Hal ini dapat dilihat dari hasil pengujian yang memiliki nilai t hitung sebesar 4,616 dengan tingkat signifikan 0,000 sehingga variabel bebas kualitas pelayanan berpengaruh terhadap kepuasan pelanggan Air Minum PDAM Kota Kupang. Dalam penelitian ini hasil menunjukan bahwa variabel persepsi harga (X3) memiliki pengaruh terhadap kepuasan pelanggan Air Minum PDAM Kota Kupang. Hal ini dapat dilihat dari hasil pengujian yang memiliki nilai t hitung sebesar 5,164 dengan tingkat signifikan 0,000 sehingga variabel bebas persepsi harga berpengaruh terhadap kepuasan pelanggan Air Minum PDAM Kota Kupang. Berdasarkan hasil yang menjawab permasalahan pada penelitian ini yang dapat meningkatkan kualitas produk terhadap kepuasan pelanggan Air Minum PDAM Kota Kupang, kualitas produk berpengaruh terhadap kepuasan pelanggan. Jika kualitas produk telah sesuai maka dengan begitu dapat meningkatkan rasa kepuasan pelanggan Air Minum PDAM Kota Kupang. Dalam rangka meningkatkan kualitas layanan maka PDAM Kota Kupang perlu memperhatikan keluhan dari pelanggan karena kualitas layanan yang bagus merupakan faktor paling penting dalam meningkatkan kepuasan pelanggan Air Minum PDAM Kota Kupang. Berdasarkan hasil penenlitian persepsi harga mempunyai peranan yang sangat penting bagi PDAM Kota Kupang dikarenakan jika harga yang diberikan tidak sesuai dengan apa yang tawarkan akan berdampak pada kepuasan pelanggan dan banyaknya keluahan-keluhan dari pelanggan
REMIGIUS KRISPIN A. USFINIT
2022 · Thesis · Open Access
ABSTRAK
PENGARUH KINERJA KARYAWAN TERHADAP KEPUASAN DAN LOYALITAS PELANGGAN PADA TRAC RENT A CAR DI KOTA KUPANG
Penelitian dalam skripsi ini bertujuan untuk mengetahui kinerja karyawan berpengaruh terhadap kepuasan pelanggan dan loyalitas pelanggan pada Trac Astra Rent A Car Di Kota Kupang. Latar belakang dari penelitian ini adalah berdasarkan survei yang dilakukan oleh peneliti bahwa kinerja dari para karyawan Trac Astra Rent A Car di Kota Kupang ini sudah baik. Dalam penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik Kuesioner.populasi didalam penelitian ini adalah semua konsumen Trac Astra Rent A Car di Kota Kupang dengan jumlah konsumen sebanyak 89 konsumen. Analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier sederhana yaitu untuk mengetahui pengaruh dari masing-masing variabel kinerja karyawan terhadap kepuasan dan loyalitas pelanggan. Hasil dari penelitian ini adalah hasil perhitungan dari uji regresi sederhana model I adalah bahwa variabel kinerja karyawan terhadap kepuasan pelanggan dalam penelitian ini dimana nilai signifikan dari kinerja karyawan sebesar 0.000<0.005 yang artinya bahwa kinerja karyawan berpengaruh positif terhadap kepuasan pelanggan. Berdasarkan nilai Adjusted R Square sebesar 0.221 atau 22.1% artinya pengaruh variabel kinerja karyawan memiliki hubungan yang kuat terhadap kepuasan pelanggan sebesar 77.9% dipengaruhi atau dijelaskan oleh variabel lain yang tidak disertakan dalam penelitian ini. Dari hasil perhitungan uji regresi sederhana model II adalah bahwa kinerja karyawan terhadap loyalitas pelanggan dalam penelitian ini dimanan nilai signifikan untuk variabel kinerja karyawan sebesar 0.000 < 0.005 yang artinya bahwa kinerja karyawan berpengaruh positif terhadap loyalitas pelanggan. Berdasarkan nilai Adjusted R Square sebesar 0.121 atau 12.1% artinya pengaruh variabel kinerja karyawan memiliki hubungan yang kuat terhadap loyalitas pelanggan sebesar 87.9% dipengaruhi atau dijelaskan oleh variabel lain yang tidak disertakan dalam penelitian ini.
Kata Kunci : Kinerja Karyawan, Kepuasan Pelanggan, Loyalitas Konsumen
VEKNER HAUTEAS
2022 · Thesis · Open Access
STUDI PEMBELAJARAN PJOK BERBASIS MASALAH GERAK ROLL DEPAN PADA SISWA BERKEBUTUHAN KHUSUS (TUNANETRA) YANG DI ALAMI GURUSLB NEGERI PEMBINA KUPANG Vekner Hauteas1*, Agustinus J. Nafie2, Fredik E. Nope3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia Email. [email protected] Latar belakang:Penelitian ini adalah merupakan pendidikan bagi peserta didik yang memiliki tingkat kesulitan dalam mengikuti proses pembelajaran karena kelainan fisik. Tujuan penelitian: Untuk mengetahui proses pembelajaran pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan pada siswa yang berkebutuhan khusus (Tuna netra) pada SLB Negeri Pembina Kupang. Metode penelitian:Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yang digunakan sebagai cara atau prosedur untuk memecahkan suatu masalah. Hasil dan pembahasan:Berdasarkan hasil penelitian wawancara dan dokumentasi Anak bekebutuhan khusus (ABK) adalah anak dengan karakteristik khusus berbeda dengan anak pada umumnya. ABK tentu akan menghadapi berbagai masalah dengan kekhususannya. Dalam melakukan praktek di lapangan anak berkebutuhan khusus sangat berbeda dengan anak yang normal terletak pada cara guru yang menerapkannya di lapangan. Saat peneliti melakukan penelitian di SLB Negeri Pembina Kupang.Guru yang mengajar mata pelajaran PJOK melakukan bimbingan terhadap siswa secara individu hal ini dilakukan karena kondisi siswa berbeda satu dengan yang lainnya. Simpulan:Dari hasil penelitian diatas peniliti menyimpulkan bahwa pembelajaran PJOK berbasis masalah gerak roll depan ABK(Tuna Netra) yang di alami guru SLB Negeri Pembina Kupang dimana guru menuntun siswa berulang-ulang kali agar siswa benar-benar mengerti proses gerak (Roll depan) dengan baik. Katakunci: Pembelajaran PJOK; ABK (Tuna Netra); Gerak Roll Depan.
ARISTO ROHRAHMANI BENI
2022 · Thesis · Open Access
ABSTRAK IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI, OLAHRAGA, DAN KESEHATAN BERDASARKAN KURIKULUM 2013 DI MASA PANDEMI Aristo Rohrahmani Beni1*, David Loba2, Pnatmo W. Masi3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Pendidikan merupakan hal yang tidak bisa dipisahkan dari kehidupan warga Negara. fungsi dari pendidikan adalah menyiapkan peserta didik sebagai manusia, menyiapkan tenaga kerja, dan menyiapkan warga negara yang baik, artinya menyiapkan peserta didik yang belum siap menjadi siap untuk di terjukan ke dunia yang sebenarnya melalui proses pendidikan yang berlangsung. Tujuan penelitian: Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana implementasi pembelajaran pendidikan jasmani, olahraga, dan rekreasi berdasarkan kurikulum 2013 di masa pandemi. Metode penelitian: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi serta teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu: reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil dan pembahasan: Hasil penelitian menunjukan bahwa Implementasi pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan berdasarkan kurikulum 2013 di masa pandemi adalah baik, Implementasi tersebut dilihat berdasarkan hasil penelitian dari rencana pembelajaran yang baik dimana guru membuat perangkat pembelajaran menggunakan kurikulum 2013 yang disesuaikan dengan situa, pelaksanaan pembelajaran yang baik, guru membuat pembelajaran yang aktif dan menyenangkan dan evaluasi pembelajaran juga baik , Simpulan: Dari hasil penelitian diatas dapat disimpulkan bahwa Implementasi pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan berdasarkan kurikulum 2013 di masa pandemi adalah baik. Kata kunci: Implementasi; kurikulum 2013; pendidikan jasmani,olahraga dan kesehatan
BERNABAS DOPE
2022 · Thesis · Open Access
ABSTRAK PROSES PEMBELAJARAN PENJASORKES PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI SEKOLAH DASAR PETRA ALAK KOTA KUPANG Bernabas Dope1*, Ramona M. Mae2, Andry Sinlaeloe3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia [email protected] Latar belakang: Pembelajaran merupakan unsur pokok dalam pendidikan. Dalam proses pembelajaran melibatkan interaksi antara guru dengan siswa. Proses pembelajaran adalah proses interaksi peserta didik dengan pendidik dan sumber belajar pada suatu lingkungan belajar. Akibat dari masa pandemi proses pembelajaran penjas yang dilakukan di SD Petra Alak kurang maksimal. Proses pembelajaran yang kurang maksimal ini akan berdampak terhadap minat dan motivasi siswa dalam melakukan pembelajaran penjas. Tujuan penelitian: Untuk mengetahui proses pembelajaran penjasorkes pada masa pandemi Covid-19 di Sekolah Dasar Petra Alak Kota Kupang Metode penelitian: Metode kualitatif dengan jenis penelitian yang bersifat deskriptif dan cenderung menggunakan analisis. Hasil dan pembahasan: Proses pembelajaran yang biasanya praktek, saat ini dilakukan dengan teori sehingga siswa kurang memperhatikan pada saat pembelajaran berlangsung. Saat pelaksanaan pembelajaran di kelas, siswa menggunakan masker dan duduk menjaga jarak saat pembelajaran berlangsung. Sedangkan untuk pakaiannya guru membebaskan siswa, ada yang menggunakan pakaian olahraga dan ada juga yang menggunakan pakaian seragam. Proses pembelajaran dimasa sekarang menjadi tantangan baru bagi guru penjas agar sasaran dan tujuan pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan dapat tercapai. Simpulan: Jadi proses pembelajaran penjas yang dilakukan dimasa pandemi ini kurang maksimal, karena proses pembelajaran dilakukan dengan teori sehingga siswa kurang memperhatikan pada saat pembelajaran berlangsung. Kata kunci: Proses pembelajaran; masa pandemic. ABSTRACT THE LEARNING PROCESS PHYSICAL EDUCATION DURING THE COVID-19 PANDEMIC AT PETRA ALAK ELEMENTARY SCHOOL, KUPANG CITY Bernabas Dope1*, Ramona M. Mae2, Andry Sinlaeloe3 123Physical Education, Health, and Recreation Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, Artha Wacana Christian University, Kupang, Indonesia [email protected] Background: Learning is the main element in education. The learning process involves interaction between teachers and students. The learning process is a process of interaction between students and educators and learning resources in a learning environment. As a result of the pandemic, the physical education learning process at Petra Alak Elementary School was less than optimal. This less than optimal learning process will impact students' interest and motivation in physical education learning. Research objective: To find out the physical education learning process during the Covid-19 pandemic at Petra Alak Elementary School, Kupang City. Research method: Qualitative method with descriptive research and tends to use analysis. Results and discussion: The learning process, which is usually practical, is currently carried out with theory so that students pay less attention when learning takes place. Students wore masks during the implementation of learning in class and sat at a distance while learning process. As for the uniform, the teacher freed the students, some wore sports clothes, and some wore uniforms. Today's learning process is a new challenge for physical education teachers so that the goals and objectives of physical education in sports and health can be achieved. Conclusion: The physical education learning process during this pandemic is not optimal because the learning process was carried out with theory so that students paid less attention when learning took place. Keywords: learning process; pandemic period.
SESILIA LAWA
2022 · Thesis · Open Access
ABSTRAK
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PASSING DENGAN KAKI BAGIAN DALAM PERMAINAN SEPAK BOLA MELALUI VARIASI BERMAIN GAWANG SEGITIGA
Sesilia Lawa1*, David Loba2, Christin P.M. Rajagukguk3
1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia
email. [email protected]
Latar belakang: Pendidikan pada hakikatnya mencakup kegiatan mendidik, mengajar dan melatih. kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai upaya untuk menanamkan nilai-nilai positif.
Tujuan penelitian: Untuk meningkatkan hasil belajar passing melalui variasi bermain gawang segi tiga.
Metode penelitian: Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) atau classroom Action Research (CAR).
Hasil dan pembahasan: Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah diuraikan, dapat disimpulkan bahwa permainan sepak bola teknik dasar passing kaki bagian dalam dapat meningkatkan ketrampilan passing kaki bagian dalam siswa kelas VI SD Inpres Lasiana. Peningkatan ketrampilan passing kaki bagian dalam dapat dilihat dari nilai pada siklus I sampai siklus II. Pada siklus I nilai ketuntasannya adalah 67,5%, dan pada siklus II menjadi 78%. Nilai rata-rata ketrampilan passing kaki bagian dalam juga meningkat, yaitu pada siklus I adalah 48, pada siklus II menjadi 83. Data tersebut menunjukkan peningkatan ketrampilan passing kaki bagian dalam pra siklus sampai dengan siklus dua.
Simpulan: Dari Hasil Analisis yang diperoleh selama peneliti terdapat peningkatan dari kondisi awal ke siklus 1 sampai siklus 2.
Kata kunci: Hasil belajar passing; permainan sepak bola; variasi bermain
ABSTRACT
IMPROVE LEARNING OUTCOMES OF PASSING WITH THE INSIDE OF THE FOOT IN SOCCER GAMES THROUGH VARIATION IN PLAYING TRIANGULAR WICKET
Sesilia Lawa1*, David Loba2, Christin P.M. Rajagukguk3
123Physical Education, Health, and Recreation Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, Artha Wacana Christian University, Kupang, Indonesia
email. [email protected]
Background: Essentially includes educational activities. Teach and Training activities are carried out as an effort to instill positive values.
Research objective: To improve passing learning outcomes through the variation of playing sawang.
Research method: The research method used is classroom-based research (PT or classroom action research (CAR).
Result and discussion: Based on the results of the research and discussion that have been described it can be concluded that the basic tactical soccer game 0f inner foot passing can be improve the inner foot passing skills of the sixth graders of SD inpres lasiana. The improvement of inner foot passing skills can be seen from the value in cycle II. In cycle 1 the completeness is 67.5% and in cycle II it is 78%. The average inner foot passing skill also increased, namely in the first cycle it was 48, in cycle II to 83. The data shows an increase in foot passig skills.
Conclusion: From the results of the analysis obtained during the study there was an increase from the initial conditions to cycle I to cycle II
Keyword: Learning outcomes of playing football game variations of passing.
PUTRIANA TERAMAHI
2022 · Thesis · Open Access
Latar belakang: Sarana dan Prasarana pendidikan jasmani adalah jumlah keberadaan, kondisi dan status kepemilikan sarana dan prasarana pendidikan jasmani sebagai penunjang tercapainya tujuan pembelajaran pendidikan jasmani sehingga dapat terlaksana secara optimal sesuai dengan fungsinya.
Tujuan penelitian: Untuk mengetahui minimnya sarana dan prasarana dalam pembelajaran PJOK di SD Inpres Dabari desa Pura Utara Kecamatan Pulau Pura Kabupaten Alor Tahun Ajaran 2020/2021.
Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan metode deskiriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi serta teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil dan pembahasan: Sumber data primer diperoleh dari hasil wawancara langsung dengan Kepalah sekolah, Guru Penjasorkes, dan siswa. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil dan pembahasan Survei minimnya sarana dan prasarana dalam pembelajaran PJOK di SD Inpres Dabari berdasarkan hasil penelitian Masih minimnya sarana dan prasarana dalam proses pembelajaran PJOK.
Simpulan: Peneliti dapat menyimpulkan bahwa Data hasil perhitungan kondisi sarana dan prasarana menunjukkan bahwa ketersediaan sarana dan prasarana pembelajaran PJOK pada SD INPRES DABARI dalam kategori kurang Memadai