DAFIT SEMUEL BAKO
· Thesis · Open Access
ABSTRAK
PERAN GURU PENJAS DALAM PEMBENTUKAN NILAI KARAKTER PADA PESERTA DIDK KELAS VIII SMPN NILOPO
Dafit Semuel Bako1*, Agustinus J. Nafie2, Julian J. Leko3
1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia
email;[email protected]
Latar belakang;Pembentukan karakter peserta didik mempunyai peranan yang sangat penting dilingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat. Pendidikan formal seperti sekolah memberikan pengajaran dengan segala bentuk pendidikan baik secara akademik maupun non akademik yang dilakukan oleh seorang pendidik.
Tujuan; penelitian ini untuk mengetahui peran guru pendidikan jasmani memperkuat karakter siswa. Metodelogi penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data pengamatan, wawancara, koisioner, dan dokumentasi serta analisis data penyajian data dan penarikan.
Meetode; penelitian ini menunjukkan bahawa. Pendidikan olahraga dan jasmani sangat baik dalam pembentukan karakter siswa yang Pertama: karakter menghargai atau menghormati semua komponen dalam aktivitas olahraga. membuat guru PJOK lebih punya banyak peluang dalam pembentukan karakter siswa.
Hasil dan pembahasan; Karakter yang ingin dibentuk adalah religius, nasionalis, integritas, gotongroyong, dan mandiri. Guru pendidikan jasmani berperan dan mengawasi terhadap karakter-karakter yang menyimpang dalam pembentukan karakter peserta didik.
Kesimpulan; Guru pendidikan jasmani juga berperan dan dapat merubah sikap dan mental dari siswa. Siswa yang mempunyai sifat takut atau ragu dalam menjalankan suatu aktivitas dengan pembelajaran, pelatihan dan bimbingan yang terarah dan terprogram dengan baik secara bertahap akan berubah menjadi siswa seperti yang diharapkan.
Katakunci: Kompetensi guru; hasil belajar; pendidikan jasmani
DIONISIUS AGUNG SAMSOP
· Thesis · Open Access
RINGKASAN
DIONISIUS AGUNG SAMSOP (18380002). Analisis Kandungan Pigmen Alga Coklat Sargassum polycystum di Perairan Pantai Bolok Kabupaten Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur. Alfred G.O. Kase, S.Pi, M.Si, Ph.D sebagai pembimbing I dan Ir. Yohanes Merryanto, S. M.Si, Ph.D sebagai Pembimbing II. Program studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana.
Makroalga (seaweed) memiliki peranan penting baik dari segi biologis, ekologis maupun ekonomis yang dapat mempertahankan keanekaragaman sumberdaya hayati laut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kandungan pigmen yang diekstrak dari alga coklat Sargassum polycystum. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode survey, kromatografi lapis tipis (KLT) dan spektrofotometer. Hasil analisis KLT diperoleh 8 (delapan) spot pigmen yaitu pigmen kuning diperoleh 3 (tiga) spot pigmen kemudian diikuti pigmen kelabu, hijau tua, oranye, hijau muda dan hijau kecoklatan terdapat 1 (satu) spot dari masing-masing pigmen. Jenis pigmen yang paling umum ditemukan pada uji KLT ini yaitu jenis karotenoid dan klorofil yang terdiri dari β-karoten, feofitin a, xantofil, klorofil a dan klorofil b. Hasil perhitungan nilai Rf pada setiap spot pigmen alga coklat Sargassum polycystum menunjukan bahwa nilai yang paling tinggi yaitu 1,0 (spot 1) pigmen kuning tipe β-karoten dan nilai Rf yang paling rendah yaitu 0,21 (spot 8) pigmen hijau kecoklatan. Jumlah total rata-rata nilai puncak gelombang pada setiap pigmen berkisar antara 366-418 nm. Hasil serapan puncak gelombang pigmen kuning yang terdiri dari spot 1, spot 4, dan spot 7. Nilai serapan maximum puncak gelombang pada spot 1 berada pada panjang gelombang 368 nm dengan nilai absorbansi 3,0501 abs, pada spot keempat dan ketujuh masing-masing memiliki nilai serapan puncak gelombang 418 nm dengan nilai absorbansi pada spot 4 yaitu 1,2747 abs dan pada spot 7 yaitu 1,2918 abs, Hasil serapan puncak gelombang pigmen kelabu (spot 2) tipe feofitin a yaitu 415 nm dengan nilai absorbansi 1,2945 abs, pada spot 6 pigmen oranye diperoleh serapan pucak gelombang yaitu 366 nm dengan nilai absorbansi 1,7022 abs, pada spot 3 pigmen hijau tua tipe klorofil a diperoleh serapan puncak gelombang 368 nm dengan nilai absorbansi 1,5595 abs. Nilai serapan puncak gelombang pigmen hijau muda (spot 5) yaitu 416 nm dengan nilai absorbansi 1,2051 sedangkan nilai serapan puncak gelombang pigmen hijau kecoklatan (spot 8) yaitu 414 nm dengan nilai absorbansi 1,545 abs.
Kata kunci : pigmen, Rf, puncak, Sargassum polycystum, Bolok
BILLY MARWAN MAROE
· Thesis · Open Access
INTISARI
Judul Skripsi : Disparitas Putusan Judex Factie Dan Judex Juris Dengan Peninjauan Kembali Dalam Sengketa Hak atas Tanah. Rumusan masalah yang penulis kaji adalah mengapa judex factie dan judex juris menjatuhkan putusan mengabulkan gugatan penggugat sedangkan Hakim PK membatalkan dan menjatuhkan putusan menolak gugatan penggugat. Tujuan Penelitian untuk mengetahui pertimbangan hakim judex factie dan judex juris menjatuhkan putusan mengabulkan gugatan penggugat sedangkan Hakim PK membatalkan dan menjatuhkan putusan menolak gugatan penggugat dalam sengketa hak atas tanah. Sifat penelitian adalah bersifat deskriptif. Jenis penelitian yang penulis gunakan adalah jenis penelitian normatif yaitu penelitian ini terdiri dari penelitian terhadap asas-asas hukum, penelitian terhadap sistematika hukum dan penelitian terhadap taraf sinkronisasi hukum. Variabel penelitian yang penulis gunakan adalah variabel bebas yaitu dalam penelitian judex factie dan Judex Juris menajatuhkan putusan mengabulkan gugatan penggugat sedangkan Hakim PK membatalkan dan menjatuhkan putusan menolak gugatan penggugat dalam sengketa hakmatas tanah. Variabel terikat dalam penelitian ini yaitu putusan pengadilan tentang sengketa hak atas tanah. Bahan hukum yang digunakan adalah bahan hukum primer yang terdiri dari pertimbangan hakim serta peraturan perundang-undangan, traktat, kaidah dasar atau norma serta peraturan dasar, bahan hukum sekunder yaitu memberikan penjelasan mengenai bahan hukum primer seperti rancangan undang-undang, hasil penelitian, dan hasil karya dari kalangan hukum, dan bahan hukum tersier yaitu bahan hukum yang memberikan petunjuk atau penjelasan bermakna terhadap terhadap bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder seperti kamus hukum, ensiklopedia, indeks dan komulatif . Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah studi kepustakaan dimana diperoleh informasi dari putusan pengadilan. Analisis data yang digunakan adalah menggunakan analisis secara kualitatif yaitu analisis yang bersifat deskriptif.
Berdasarkan hasil penelitian yang penulis lakukan maka yang menjadi alasan Hakim Judex Factie dan Judex Juris Menjatuhkan Putusan Mengabulkan Gugatan Penggugat ialah pertimbangan hukum yang diterapkan sudah benar tidak salah menerapkan hukum sedangkanalasan Hakim PK Membatalkan dan Menjatuhkan Putusan Menolak Gugatan Penggugat Dalam Sengketa Hak Atas Tanah ialah ditemukan adannya kekhilafan hakim dan kekeliruan yang nyata
Saran dari penulis terkait dengan penulisan ini adalah dalam menjatuhkan putusan, hakim haruslah teliti sehingga tidak ada kekeliruan dan kehilafan hakim dan dalam menjatuhakan putusan hakim harus mempertimbangkan asas kepastian hukum dan asas kemanfaatan hukum.
Kata Kunci : Disparitas, Pertimbangan Hakim, Sengketa Hak Atas Tanah
JOENRITH ADGRI
· Thesis · Open Access
Optimasi merupakan pengukuran kemampuan kitosan menggunakan aktivator natrium hidroksida (NaOH) dan kalium hidroksida (KOH). Sampel dalam penelitian ini adalah cangkang keong sawah (Pilla ampullacea L.) yang diperoleh dari area persawahan di desa Oesao, kabupaten Kupang. Optimasi kitosan memiliki keunggulan yaitu sampel yang digunakan dalam jumlah sedikit, waktu singkat, biodegradable, dan mudah terlarut dalam basa kuat seperti NaOH dan KOH. Metode penelitian ini menggunakan metode deasetilasi dan demineralisasi untuk menguji aktivitas kitosan pada variasi konsentrasi aktivator berbeda yaitu larutan NaOH 30%,40%,50% dan KOH 30%,40%,50% . Selanjutnya dilakukan uji kualitas kitosan yaitu persentase rendemen, kadar air, kadar abu dan uji adsorpsi Metilen Biru (MB). Hasil penelitian menunjukan bahwa % rendemen, kadar air, kadar abu yang terbaik pada konsentrasi aktivator 30% NaOH secara berturut-turut adalah 3,33%, 5,72% sedangkan pada konsentrasi aktivator 30% KOH secara berturut-turut adalah 3,17%, 6,67% pengujian daya adsorpsi dilakukan terhadap Metilen Biru (MB) pada konsentrasi aktivator NaOH dan KOH optimumsecara berturut-turut adalah 11,66 mg/g dan 1,63 mg/g. Dengan demikian, cangkang P. ampullacea L. dapat dijadikan sebagai bahan dasar pembuatan kitosan. Kata Kunci : Kitin, kitosan, cangkang keong, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur. Keterangan: *) :Peneliti **) :Pembimbing
DELFINA DEU DA SILVA DOS SANTOS
· Thesis · Open Access
RINGKASAN
DELFINA D. D. DOS SANTOS (17383070) Analisis Sampah Laut (marine Debris) Pada Budidaya Rumput Laut di Periran Sulamu Kecamatan Sulamu Kabupaten Kupang. WILSON TISERA, S.pi., M.si., Ph. D, sebagai pembimbing I. Dr. BEATRIX M. REHATTA, S.pi., M.si. sebagai pembimbing II. Program Studi Manajemen Sumber Daya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana.
Kelurahan Sulamu merupakan salah satu kelurahan yang berada di Kabupaten Kupang yang memiliki potensi sumberdaya rumput laut (macro algae). Dari hasil survey yang didapat, cukup banyak sampah laut yang ditemukan berupa plastik, botol air mineral, kayu, tali nylon, sampah rumah tangga seperti pecahan piring, dan adanya pembuangan kotoran manusia yang tidak jauh dari lokasi budidaya tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa sampah laut pada budidaya rumput laut di perairan Sulamu, Kecamatan Sulamu Kabupaten Kupang. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Maret-April 2022 di areal budidaya rumput laut perairan Sulamu. Pengambilan data menggunakan metode belt transek pada lokasi penelitian dengan panjang transek 100 m dan luas area pengamatan 5 m. Hasil penelitian menunjukan bahwa sampah laut yang ditemukan adalah dari 5 kategori yaitu plastik, kayu, kaca, karet dan jenis lainnya. Berdasarkan pengamatan dari data yang ada kategori jenis sampah yang paling dominan di semua lokasi adalah kategori jenis sampah plastik dan kayu. Kepadatan mutlak dengan jumlah tertinggi adalah plastik 17,4 item/m2 dan berat tertinggi adalah kayu 5,493 gr/m2. Kepadatan relatif dengan jumlah tertinggi plastik dengan presentasi 81,31 % dan berat tertinggi kayu dengan presentasi 61, 37%.
Kata kunci: Sampah Laut, Rumput Laut, Budidaya, Perairan Sulamu, Kabupaten Kupang.
MOSA DAYAN RATU DJAGA
· Thesis · Open Access
Latar belakang Permasalahan dalam penelitian ini adalah 1) kurangnya penerapan metode yang kurang tepat sehingga membuat siswa malas belajar. 2) Belum tercapainya Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) 3) Alat yang digunakan kurang memadai, 4) Siswa takut dengan permainan kecil trdisional putri, dan 5) Kondisi fisik pada siswa kelas V khususnya siswa putri yang memiliki fisik yang kecil mengurangi minat untuk melakukan aktifitas permainan kecil trdisional menjadi menurun.
Tujuan penelitian: menggunakan metode pembelajaran kooperatif tipe jigsaw. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas.dan lapangan
Metode penelitian: :Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas. Dan lapangan Penelitian ini terdiri dari 2 siklus. Tiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, refleksi.
Hasil dan pembahasan: Hasil penelitian menunjukan bahwa hasil belajar permainan kecil trdisional melalui metode pembelajara n kooperatif tipe jigsaw bermain secara kelompok berdampak positif, hal ini terlihat pada hasil ketuntasan belajar siswa yang melebihi KKM yang telah ditetapkan mengalami peningkatan yaitu pada siklus I ke siklus II sebesar 33% yaitu dari 66% (siklus 1) menjadi 85% (siklus II).
Simpulan: peneliti ini menunjukkan bahwa meningkatkan hasil belajar permainan keci trdisional melalui pendekatan bermain beregu pada siswa kelas V SD Inpres Fatufeto 2 termsuk kategori baik
ALENADRA A MANAFE
· Thesis · Open Access
Berdasarkan hasil penelitian yang telah dillakukan dengan menganalisis menggunakan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah. Ditinjau dari lima unsur tersebut. Maka peneliti membuat kesimpulan yang dapat ditarik mengenai pembahasan tersebut adalah :
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana penerapan sistem pengendalian intern pemerintah (SPIP) pada dinas koperasi, tenaga kerja dan transmigrasi provinsi nusa tenggara timur. Tujuannya untuk menganalisis sistem pengendalian intern pemerintah (SPIP) pada dinas koperasi, tenaga kerja dan transmigrasi provinsi nusa tenggara timur . Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif yaitu untuk mengetahui nilai variabel mandiri yaitu sistem pengendalian intern pemerintah (SPIP). Terdapat satu variabel yaitu, sistem pengendalian intern pemerintah (SPIP). Data primer dan data sekunder di perlukan sebagai dasar analisis, sedangkan teknik pengumpulan data adalah observasi, wawancara dan dokumen. Teknik analisis yang digunakan adalah deskriptif. Hasil analisis menunjukkan bahwa penerapan sistem
pengendalian intern pemerintah (SPIP) pada dinas koperasi, tenaga kerja dan transmigrasi provinsi nusa tenggara timur tahun 2022 telah sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2008 Tentang Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP)
YUSTUS M.L BRIA
· Thesis · Open Access
Latar Belakang : Permasalahan dalam penelitian ini adalah 1) kurangnya penerapan metode yang kurang tepat sehingga membuat siswa malas belajar. 2) Belum tercapainya Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) 3) Alat yang digunakan kurang memadai, 4) Siswa takut dengan permainan bola besar khususnya putri, dan 5) Kondisi fisik pada siswa kelas Vll khususnya siswa putri yang memiliki fisik yang kecil mengurangi minat untuk melakukan aktifitas permainan bola besar menjadi menurun.
Tujuan Penelitian : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar passing atas bola voli menggunakan metode pembelajaran jigsaw tipe jigsaw. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas.
Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas. Penelitian ini terdiri dari 2 siklus. Tiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, refleksi.
Hasil Dan Pembahasan : Hasil penelitian menunjukan bahwa hasil belajar passing atas bola voli melalui metode pembelajaran jigsaw tipe jigsaw bermain secara kelompok berdampak positif, hal ini terlihat pada hasil ketuntasan belajar siswa yang melebihi KKM yang telah ditetapkan mengalami peningkatan yaitu pada siklus I ke siklus II sebesar 25% yaitu dari 75% (siklus 1) menjadi 95% (siklus II).
Simpulan : peneliti ini menunjukkan bahwa upaya meningkatkan hasil belajar passing atas permainan bola voli melalui pembelajaran jigsaw tipe jigsaw pada siswa kelas Vii SMP Swasta Advent Nusra termasuk kategori baik
LANI LIAN
· Thesis · Open Access
INTISARI
Judul: “Deskripsi Tentang Terjadinya Tindak Pidana Pembunuhan Berencana" Permasalahan penelitian yang terdiri dari Bagaimanakah bentuk berencanaan dari pelaku melakukan Tindak Pidana Pembunuhan Berencana? dan Bagaimanakah Penegakkan hukum terhadap pelaku tindak pidana pembunuhan berencana?
Tujuan dari penelitian ini adalah: Untuk mengetahui bentuk perencanaan dari pelaku melakukan tindak pidana pembunuhan berencana dan untuk mengetahui penegakkan hukum terhadap pelaku tindak pidana pembunuhan berencana. Manfaat dari penelitian ini secara teoretis dan praktis. Sifat dari penelitian ini adalah deskritif kualitatif dengan jenis penelitian normatif. Variabel dalam penelitian ini terdiri dari variabel bebas yaitu: bentuk perencanaan dan penegakkan hukum bagi terdakwa dan variabel terikat yaitu: putusan pengadilan tentang pembunuhan berencana dengan sumber bahan hukum yang terdiri dari bahan hukum primer, sekunder dan tersier dengan studi kepustakaan / dokumen yang dianalisis secara deskriptif kualitatif.
Berdasarkan pada hasil penelitian dan analisis putusan diketahui bahwa:
1. Bentuk perencanaan dari pelaku melakukan tindak pidana pembunuhan berencana adalah:
a. Memutuskan kehendak dengan tenang;
b. Ada ketersediaan waktu yang cukup sejak timbulnya kehendak
c. Pelaksanaan kehendak (perbuatan) dalam suasana tenang
2. Penegakkan hukum terhadap pelaku tindak pidana pembunuhan berencana berupa:
a. Menjatuhkan pidana oleh karena itu terhadap terdakwa dengan pidana penjara
b. Membebankan kepada terdakwa membayar biaya.
Berdasarkan uraian dalam pembahasan dan kesimpulan di atas, maka dapat dirumuskan saran, sebagai berikut:
1. Bagi hakim sebaiknya dalam menjatuhkan sebuah putusan pidana Hakim harus menanggapi keseriusan dampak dari tindak pidana pembunuhan berencana bagi terdakwa, keluarga terdakwa, korban dan masyarakat luas.
2. Bagi terdakwa jangan menggulangi perbuatan yang sama lagi.
Kata Kunci: Tindak Pidana Pembunuhan Berencana, Bentuk Perencanaan dan Penegakan Hukum
FEBY RENI LENAMAH
· Thesis · Open Access
ABSTRAK ANALISIS PARAMETER TOTAL COLIFORM OLAHAN AIR LIMBAH LABORATORIUM DINAS LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN PROVINSI NUSATENGARA TIMUR MENGGUNAKAN TEKNIK FILTRASI ” Lenamah, F. R) * Hendrik, A) ** Blegur, W.A )** Laboratorium merupakan tempat penunjang kegiatan penelitian riset ilmiah, eksprimen, pengukuran ataupun yang dilakukan seseorang untuk memperoleh data hasil uji. Aktivitas yang dilakukan dalam laboratorium menghasilkan limbah cair yang tergolong dalam limbah domestik. Untuk mengurangi pencemaran lingkungan dapat dilakukan dengan metode filtrasi dan bantuan media filter berupa arang aktif, sabut kelapa, pasir, dan zeolit. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui teknik filtrasi terhadap air limbah laboratorium media filtrasi untuk menurunkan total Coliform pada air limbah Laboratorium Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi NTT yang sesuai dengan baku mutu dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor 68 Tahun 2016. Hasil penelitian bahwa terjadi penurunan total coliform setelah dilakukan filtrasi yakni 16000 mL menjadi 7383 mL. Filtrasi telah mampu untuk menurunkan jumlah Coliform yang ada di dalam air limbah. Proses filtrasi dapat menjadi salah satu alternatif dalam pengolahan air limbah dengan menggunakan kombinasi media bioremediasi. Nilai penurunan belum sampai di bawah baku mutu berdasarkan Peraturan Menteri Lingkunan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor 68 Tahun 2016 sehingga perlu dilakukan penelitian lanjutan. Kata Kunci: Media Filter, Total Coliform, Air limbah Laboratorium DLHK Provinsi NTT. Keterangan : * ) : Peneliti **) : Pembimbing ABSTRACT ANALYSIS TOTAL COLIFORM PARAMETERS FOR WASTEWATER TREATMENT LABORATORY OF ENVIROMENTAL AND FORESTRY DEPARTEMENT OF EAST NUSA TENGARA PROVINCE USING TECHNIQUES FILTRATION Lenamah, F. R) * Hendrik, A) ** Blegur, W.A )** The laboratory is a place to support scientific research activitites, experiments, measurements or those carried out by someone to obtain test results data. Activities carried out in the laboratory produce liquid waste which is classified as domestic waste. To reduce environmental pollution can be done with the method of filtration and the help of filter media in the form of activated charcoal, coconut coir, sand, and zeolite. The reduce environmental pollution can be done with the method of filtration and the help of filter media in the form of activated charcoal, coconut coir, sand, and zeolite. The purpose of this study was to determine the filtration technique for laboratory wastewater with filtration media to reduce total coliform in the waste water of the laboratory for the Environment and Forestry office of the Province of NTT in accordance with the quality standards in the regulation of the Minister of Environment and Forestry of the Republic of Indonesia 68 of 2016. The results of the study are that there was a decrease in total coliform after filtration, nomely 16000 mL to 7383 mL. Filtrasion has been able to reduce the amout of Coliform in the wastewater. Filtration process can be an alternative in wastewater treatment using a combination of bioremediation media. The reduction value has not yet reached the quality standard based on the Regulation of the Minister of Environment and Forestry of the Republic of Indonesia Number 68 of 2016 so further researchs is needed. Keywords: Filter Media, Total, Coliform, DLHK Laboratory Wastewater East Nusa Tenggara Timur. Keterangan : *): Researcher **): Advisor
CRISTIANI SOI MEO
· Thesis · Open Access
RINGKASAN
CRISTIANI SOI MEO (18380034). Analisis Kandungan Alga Merah Glacilaria salicornia Di Perairan Pantai Bolok Kabupaten Kupang Nusa Tenggara Timur. ALFRED G.O. KASE, S.Pi, M.Si, Ph.D dan Ir. YOHANES MERRYANTO S.Pi, M.Si, Ph.D sebagai Pembimbing I dan II. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang.
Gracilaria salicornia adalah makroalga dari kelas Rhodophyta yang memiliki kandungan fikoeritrin, pigmen selain dibutuhkan oleh makroalga untuk fotosintesis, merupakan salah satu jenis rumput laut merah berukuran makro.Glacilaria salicornia saat ini, pigmen yang berasal dari organisme laut khususnya makroalga telah menjadi perhatian sejumlah peneliti, pigmen yang dihasilkan oleh alga merah Glacilaria salicornia memiliki banyak kandungan yang sangat bermanfaat bagi manusia, oleh karena pentingnya peranan pigmen, sehingga menjadi pendorong untuk melakukan penelitian dengan judul Analisis komposisi Kandungan Pigmen Alga Merah Glacilaria salicornia di Perairan Pantai Bolok Kabupaten Kupang Nusa Tenggara Timur. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisi komposisi pigmen yang diekstrak dari alga merah Glacilaria salicornia. yang tumbuh secara non budidaya karena masih minimnya penelitian tentang alga merah di Perairan Kupang Pantai Bolok Nusa Tenggara Timur.
Penelitian dilakukan pada Juli 2022 di Perairan Pantai Bolok, Kabupaten Kupang, dilanjutkan ekstraksi rumput di Laboratorium Biologi Universitas Kristen Artha Wacana dan UPTD Laboratorium Kesehatan Provinsi Penelitian ini telah dilaksanakan selama 1 bulan yaitu pada Juli 2022, bertempat di Pantai Bolok Kabupaten Kupang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei. Pengambilan sampel dilakukan pada kondisi pantai surut, sampel yang diambil di cuci bersih menggunakan air laut lalu di masukan kedalam cool box dan dilanjutkan maserasi di Laboratorium Biologi FKIP dilanjutkan analisis spketrofotometer dan analisis Rf di laboratorium UPTD Kesehatan Provinsi. Pengukuran parameter lingkungan berupa suhu, salinitas,pH dan arus.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Jenis pigmen yang teridentifikasi pada alga coklat Glacilaria salicornia terdapat 4 jenis pigmen terdiri dari pigmen kuning jenis β-karoten, pigmen oranye jenis xantofil, pigmen hijau kecoklatan jenis klorofil b, pigmen hijau tua tipe klorofil a dan pigmen hijau muda jenis klorofil a. Nilai Rf (Retardation factor) pada setiap spot pigmen alga merah Glacilaria salicornia menunjukan bahwa nilai Rf yang paling tinggi yaitu 0,81 (spot 1) pigmen kuning jenis β-karoten dan nilai Rf yang paling rendah yaitu 0,24 (spot 7) pigmen hijau muda jenis klorofil a . Hasil analisis spektrofotometer Puncak pertama terdapat pada panjang gelombang 468 nm dengan nilai absorbansi 2,5107, puncak kedua terdapat pada panjang gelombang 482 nm dengan nilai absorbansi 2,4963 dan pada puncak ketiga dengan nilai panjang gelombang 498 nm dengan nilai absorbansi 1,102.
Kata kunci: Pigmen, Glacilaria salicornia, Rf (Retardation factor), Pantai Bolok
FEMIANA HOAR KLAU
· Thesis · Open Access
RINGKASAN
FEMIANA HOAR KLAU (17382265) Analisis Sosial Nelayan Gillnet di Pantai Motadikin Desa Fahiluka, Kabupaten Malaka: Dr. Alfred G.O, Kase., S.Pi, M.Si.,Ph.D dan Beatrix M. Rehata, S.Pi, M.Si sebagai pembimbing I dan II. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang.
Pantai Motadikin terletak di Desa Fahiluka, Kecamatan Malaka Tengah, Kabupaten Malaka, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Selain ikan pelagis kecil perairan Pantai Motadikin juga memiliki potensi sumberdaya pesisir lain seperti hutan mangrove. Panjang garis panjang ± 10 km, dan dihuni sekitar 220 kepala keluarga, yang merupakan nelayan gillnet.
Hasil pengamatan, alat tangkap gillnet mendominasi alat tangkap lain yang digunakan oleh nelayan di Pantai Motadikin. Analisis sosial ekonomi nelayan gillnet belum banyak diteliti, hal ini penting mengingat pengaruh keadaan sosial ekonomi terhadap masyarakat nelayan yaitu keterbatasan pendidikan dan keadaan rumah yang tergolong rendah sehingga berpengaruh besar terhadap pendidikan, lingkungan serta perilaku kehidupan nelayan. Dan salah satu cara untuk mengetehui kondisi sosial ekonomi nelayan gillnet di Pantai Motadikin adalah dengan mempelajari kondisi sosial ekonomi nelayan.
Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Oktober-November 2021 di Pantai Motadikin, Desa Fahiluka. Metode yang digunakan yakni metode survey. Teknik pengambilan sampel dengan cara Random Sampling.
Dari hasil wawancara dan pembagian kuisioner dapat disimpulkan bahwa Hasil Penelitian pendapatan nelayan gillnet yang di Desa Fahiluka dalam satu bulan sebesar Rp. 11.116.667. Nilai ROI 5,0%, nilai BEP Produksi 1.682, BEP Harga 40.776 dan nilai R/C Ratio untuk melihat relative usaha dalam satu periode/tahun memperoleh sebesar angka 7,57 dikatakan usaha yang layak.
Kata Kunci: analisis Usaha Pendapatan nelayan Gillnet Desa Fahiluka
ADRIANA BUKIFAN
· Thesis · Open Access
Tanaman tomat (Solanum lycopersicum) merupakan sayur-sayuran yang berperan penting pada usaha peningkatan produksi hasil pertanian dan pemenuhan gizi masyarakat. Tomat memiliki komposisi zat mikro yang cukup baik, mengandung protein, karbohidrat, lemak kalsium, fosfor, zat besi, vitamin A dan vitamin C. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemberian pupuk Plant Growth Promoting Rhyzobacteria ( PGPR) dan kompos kotoran sapi pada tanaman tomat (Solanum lycopersicum). Penelitian untuk mengetahui konsentrasi atau perlakuan terbaik penggunaan pupuk PGPR dan kompos kotoran sapi. Metode yang di gunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen menggunakan rancangan acak lengkap (RAL). A= kontrol tidak pakai pupuk PGPR dan kompos kotoran sapi B= menggunakan pupuk PGPR 15 g C= menggunakan pupuk kotoran sapi 20 g D= PGPR dan kompos kotoran sapi 25 g. Data yang di peroleh dianalisis dengan ANOVA dan kemudian di lanjutkan dengan uji beda nyata terkecil (BNT) pada taraf ( a = 0,05). Berdasarkan hasil penelitian pemberian pupuk Plant Growth Promoting Rhyzobacteria (PGPR) Dan Kompos Kotoran Sapi Terhadap Hasil Tanaman Tomat ( Solanum lycopersicum) terhadap parameter pengukuran, semua parameter pengukuran pada perlakuan memberikan pengaruh nyata pada tinggi tanaman, jumlah daun, bunga dan banyaknya buah. Pemberian pupuk pada 4 perlakuan dengan konsentrasi sebesar 25 g memberikan pengaruh yang signifikan dalam meningkatkan pertumbuhan tinggi tanaman jumlah helaian daun, bunga dan jumlah buah dibandingkan perlakuan lainnya
ERLINDA KAROLINA NAKMOFA
· Thesis · Open Access
ABSTRAK
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI MADU ASAL DESA HONUK KECAMATAN AMFOANG BARAT LAUT TERHADAP Staphylococcus aureus dan Escherichia coli
Nakmofa, E.K)* Ledo, M.E.S)** Ballo, A)**
Madu dari Desa Honuk diambil oleh masyarakat dari pohon dan celah batu biasanya digunakan sebagai obat,bahan makanan dan perawatan kulit. Madu memiliki manfaat bagi kesehatan, diantaranya sebagai zat antibakteri, antioksidan dan mengandung banyak vitamin diantaranya tiamin, riboflavin dan niasin. Tujuan penelitian untuk menganalisis data aktivitas antibakteri madu terhadap pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus dan bakteri Escherichia coli. Metode penelitian adalah eksperimen dengan variasi konsentrasi madu 80%, 90% dan 100%. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh variasi konsentrasi madu terhadap pertumbuhan bakteri S. aureus dan E. coli. Madu yang diambil dari pohon dapat menghambat pertumbuhan S. aureus dengan zona hambat yang diukur dengan rata-rata diameter zona bening yaitu 21,4 mm, 27,5 mm dan 28,6 mm. Pertumbuhan E. coli juga di hambat oleh madu yang diambil dari pohon dengan rata-rata diameter penghambatan yaitu 19,6 mm, 25,5 mm dan 27,1 mm. Madu yang diambil dari celah batu memiliki kemampuan untuk menghambat pertumbuhan S. aureus dengan rata-rata diameter zona bening yaitu 24,5 mm, 30,7 mm dan 34,8 mm, sedangkan untuk pertumbuhan E. coli rata-rata diameter zona bening yaitu 24,6 mm, 29,8 mm dan 51,5 mm.
Daya hambat madu yang diambil dari pohon dan celah batu masuk dalam kategori daya hambat kuat dan sangat kuat
Kata kunci :Antibakteri, madu, Staphylococcusaureus, Escherichia coli, Desa Honuk
Keterangan : * Penulis
**Pembimbing
NEDI GOLI
· Thesis · Open Access
Judul ini adalah “Implementasi pembelaran berbasis masalah untuk meningkatkan keterampilan siswa dalam menulis yang digunakan dosen dalam mengajar di Universitas Artha Wacana Kupang. Penelitian ini digunakan untuk menjawab pertanyaan bagaimana langkah-langkah guru menerapkan pembelajaran berbasis masalah untuk meningkatkan keterampilan siswa dalam menulis? Thesisnya berfokus pada implementasi dan pembelajaran berbasis masalah. Data akan diambil dengan wawancara sebagai instrument. Peserta adalah 1 dosen dengan Dr.Phil.Festif R. Hoinbala S.Pd.,MA. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penerapan pembelajaran berbasis masalah untuk meningkatkn keterampilan siswa dalam menulis yang digunakan oleh dosen untuk mengatahui apa yang dilakukan dosen ketika diterapkan dalam menggunakan pembelajaran berbasis masalah di Universitas Kristen Artha Wacana Kristen. Peneliti menemukan 5 tahap yang digunakan para dosen pada pembelajaran berbasis masalah yakni: Menjelaskan orientasi permasalahan pada peserta didik, mengorganisasi peserta didik dalam belajar,memberikan bimbingan pada individu maupun kelompok, mengembangkan dan menyajikan hasil karya peserta didik,melakukan analisis dan evaluasi proses pemecahan masalah. Pembelajaran berbasis masalah bisa menjadi solusi bagi siswa untuk meningkatkan keterampilan siswa dalam menulis lebih mudah karena pembelajaran berbasis masalah menghadirkan situasi sebagai stimulasi yang dapat dilakukaan siswa mengembangkan ide. Semoga penelitian ini menjadi referensi bagi guru bahasa inggris untuk mengajarkan teks diskusi dan bagi peneliti selanjutnya untuk melakukan penelitian selanjutnya
MARSHAL TRIHARTO SURATMAN
· Thesis · Open Access
INTISARI
Judul penelitian ini ialah Deskripsi tentang motif, modus dan akibat hukum pelaku tindak pidana perbankan dan turut serta menghimpun dana dari masyarakat tanpa ijin usaha dari pimpinan bank indonesia. Masalah pokoknya diteliti penulis ialah bagaimanakah motif pelaku dalam tindak pidana perbankan dan turut serta menghimpun dana dari masyarakat tanpa ijin usaha dari pimpinan bank indonesia, bagaimanakah modus pelaku dalam tindak pidana perbankan dan turut serta menghimpun dana dari masyarakat tanpa ijin usaha dari pimpinan bank indonesia dan akibat hukum pelaku tindak perbankan dan turut serta menghimpun dana dari masyarakat tanpa ijin usaha dari pimpinan bank indonesia. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui motif pelaku dalam tindak perbankan dan turut serta menghimpun dana dari masyarakat tanpa ijin usaha dari pimpinan bank indonesia, untuk mengetahui modus pelaku dalam perbankan dan turut serta menghimpun dana dari masyarakat tanpa ijin usaha dari pimpinan bank indonesia, untuk mengetahui akibat hukum pencemaran perbankan dan turut serta menghimpun dana dari masyarakat tanpa ijin usaha dari pimpinan bank indonesia sifat penelitian yang digunakan penulis bersifat Deskriptif. Jenis penelitian hukum yang digunakan ialah jenis penelitian normatif dan teknik pengumpulan data dalam penulisan ini menggunakan studi dokumen atau bahan pustaka.
Hasil peneilitian yang dilakukan oleh penulis selanjutnya dirumusakan dan di tarik kesimpulan sebagai berikut:
1. Motif pelaku dalam melakukan tindak pidana perbankan dan turut serta menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpan tanpa ijin usaha dari pimpinan bank Indonesia, adalah :
a. Mencari keuntungan
b. Memenuhi kebutuhan atau biaya hidup terdakwa dan keluarganya.
2. Modus pelaku dalam melakukan tindak pidana menghimpun dana dari masyarakat tanpa memperoleh izin dari bank Indonesiaa, adalah :
a. Menyalahgunakan tanggung jawab dan kewenangan sebagai komisaris utama dan dewan komisaris.
b. Meminta nasabah berinvestasi pada PT yang dikelola terdakwa dengan janji keuntungan sebesar 6 – 7%.
c. Membuka koperasi tanpa ijin guna mengambil uang nasabah.
3. Akibat Hukum terhadap Pelaku, yakni:
a. Para Terdakwa ditahan;
b. Para terdakwa dikenai pemidanaan;
c. Para Terdakwa dikenai pidana denda; dan
d. Para terdakwa dikenai pembayaran biaya perkara.
Kata Kunci : Motif, Modus , Akibat Hukum, Tindak Pidana Perbankan dan Turut Serta Menghimpun Dana dari Masyarakat Tanpa Ijin Usaha dari Pimpinan Bank Indonesia.
MELIYATI ROWA LOGI
· Thesis · Open Access
A DESCRIPTIVE STUDY ON TERMS OF ADDRESS IN WANUKAKA LANGUAGE
ABSTRACT
Student, Name1 Supervisor1, Name.2 Supervisor2,Name.3
(Meliyati Rowa Logi) (Eltina A.Maromon S.Pd,M.Pd ) (Seprianus A.Nenotek S.Pd.,M.Pd )
Corresponding author’s email: [email protected]
A DESCRIPTIVE STUDY ON TERMS OF ADDRESS IN WANUKAKA LANGUAGE
This thesis entitled “A Descriptive Study On Terms Of Address In Wanukaka Language West sumba “.The research questions what are the types terms of address in wanukaka language used for addressing people and how do people one another related to their different social status in the society. The aims of this study asTo find out the types terms of address in Wanukaka language of west Sumba language and To describe the ways in addressing people of high, the same and low status in Wanukaka language of west Sumba language. The data collected from people in wanukaka their daily communication. The method used is descriptive qualitative. The result shows that types of address terms is divide into five addressing name, addressing term using kinship,addressing term using respect, addresingt term using close relationship intimate, addressing term using mockeries.
Key words : Types of address terms, address terms meaning,wanukaka language
A DESCRIPTIVE STUDY ON TERMS OF ADDRESS IN WANUKAKA LANGUAGE
ABSTRAK
Student, Name1 Supervisor1, Name.2 Supervisor2, Name.3
(Meliyati Rowa Logi ) ( Eltina A.Maromon S.Pd,M.Pd ) (Seprianus A.Nenotek S.Pd.,M.Pd )
Corresponding author’s email: [email protected]
KAJIAN DESKRIPTIF TENTANG ISTILAH SAPAAN DALAM BAHASA WANUKAKA
Penelitian ini berjudul : “Kajian Deskriptif Tentang Istilah Sapaan Dalam Bahasa Wanukaka Kabupaten Sumba Barat”.Rumusan masalahnya yaitu apa jenis istilah sapaan dalam bahasa wanukaka yang di gunakan untuk memanggil orang apa dan bagaimana orang-orang menyapa satu sama lain terkait dengan status sosial mereka yang berbeda dalam masyarakat. Tujuan penelitian ini untuk mngetahui jenis-jenis istilah sapaan dalam bahasa wanukaka bahasa sumba barat dan mendescripsikan cara menyapa orang yang berkedudukan tinggi, sederajat dan rendah dalam bahasa wanukaka bahasa sumba barat . Metode yang dipakai adalah deskriptif kualitatif . Dari hasil penemuan bahwa ada 5 tipe dari kata sapaan, seperti :nama panggilan, istilah panggilan kerabat,istilah penggunaan panggilan rasa hormat, istilah panggilan yang di gunakan hubungan dekat atau intim, itilah panggilan menggunakan ejekan .
Kata kunci :Tipe jenis istilah sapaan, Makna istilah sapaan,Bahasa wanukaka
BERHAN YIRE PANGEMANAN
· Thesis · Open Access
Judul penelitian penulis adalah “Deskripsi Tentang Penggunaan Bahan Peledak Dalam Penangkapan Ikan Di Wilayah Perikanan Indonesia”.
Rumusan masalah yaitu Mengapa penggunaan bahan peledak dalam penangkapan ikan di wilayah perikanan Indonesia dilarang oleh undang-undang dan Faktor-faktor apakah yang mendorong pelaku melakukan penangkapan ikan dengan menggunakan bahan peleadak?
Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui mengapa penggunaan bahan peledak dalam penangkapan ikan di wilayah perikanan Indonesia dilarang oleh undang-undang dan faktor-faktor apakah yang mendorong pelaku melakukan penangkapan ikan dengan menggunakan bahan peledak.
Penelitian ini bersifat deskriptif dan jenis pene;itian yang digunakan adalah nomatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah studi kepustakaan yaitu dengan membaca dan mempelajari serta menganalisa buku-buku, peraturan-peraturan dan referensi putusan pengadilan. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah bentuk, faktor penyebab dan akibat hukum dari penggunaan bahan peledak dalam penangkapan ikan di wilayah perikanan Indonesia. Sedangkan variabel terikat dalam penelitian ini adalah putusan hakim terhadap tindak pidana penggunaan bahan peledak dalam penangkapan ikan di wilayah perikanan Indonesia.
Hasil Penelitian menunjukan bahwa Pertimbangan Hakim Pengadilan Negeri memutus perkara Penggunaan Bahan Peledak Dalam Penangkapan Ikan DI Wilayah Pereikanan Indonesia dengan Kronologi Kasus dan Dakwaan dengan mengunakan alat bukti dan dengan pertimbangan dalam fakta persidangan.Hasil penelitian penulis, sebagai berikut:1).Mengapa penggunaan bahan peledak dalam penangkapan ikan diwilayah perikanan Indonesia dilarang oleh undang-undang? Alasan penangkapan ikan dengan menggunakan bahan peledak di Wilayah Hukum Perairan Indonesia dilarang oleh Undang-Undang karena :a).Merugikan Negara,b).Merusak ekosistem laut,c).Merugikan Nelayan Lainnya.2).Faktor-faktor apakah yang mendorong pelaku melakukan penangkapan ikan dengan menggunakan bahan peledak?Adapun yang mendorong pelaku melakukan penangkapan ikan dengan menggunakan bahan peledak yaitu:1).Pertimbangan ekonomi.b).Lebih mudah dan tangkapan lebih banyak
MARTHINUS LOE
· Thesis · Open Access
ABSTRAK
TINJAUAN TENTANG PEMBELAJARAN TEKNIK DASAR MENGONTROL SEPAK BOLA PADA SISWA KELAS IV DI SD GMIT AIRNONA 1 KUPANG
Marthinus Loe1*, Ramona M. Mae2, Andry Sinlaeloe3
1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia
email. [email protected]
Latar belakang: Bedasarkan hasil pengamatan peneliti selama mengajar di kelas IV SD GMIT Airnona 1 Kupang ditemukan beberapa permasalahan dalam pembelajaran. Permasalahan tersebut adalah sebagai berikut (1) kurangnya motivasi siswa dalam belajar penjasorkes dengan materi sepak bola, (2) metode pembelajaran yang diterapkan guru masih kurang efektif untuk memotivasi siswa, (3) rendahnya siswa dalam melakukan teknik mengontrol sepak bola.
Tujuan penelitian: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Pembelajaran Teknik Dasar Mengontrol Bola Kaki Pada Siswa Kelas IV di SD GMIT Airnona 1 Kupang.
Metode penelitian: Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yang digunakan sebagai cara atau prosedur untuk mengumpulkan data dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi.
Hasil dan pembahasan: Berdasarkan hasil wawancara dan hasil penelitian tentang Pembelajaran mengontrol sepak bola seperti yang dikemukan oleh guru penjasorkes bahwa dalam proses pembelajaran guru melakukan refleksi, benahi dan mempunyai rencana supaya peserta didik aktif dalam pembelajaran, agar kelas tetap kondusif saat pembelajaran berlangsung, guru juga harus tegas dalam pembinaan pada saat mengajar. Jika peserta didik kesulitan dalam pembelajaran kontrol bola, maka tugas guru adalah untuk membimbing, memberi motivasi dan memberi dorongan. Apabila pada awal pembelajaran siswa tidak dapat melakukan kontrol bola dengan baik maka harus dilakukan gerakan atau praktek secara berulang-ulang kali sehingga mereka paham dan mengerti dalam melakukan kontrol bola. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran teknik mengontrol sepak bola di SD GMIT Airnona 1 Kupang berlangsung dengan baik dan siswa menjadi aktif dan kreatif.
Simpulan: Peneliti disimpulkan bahwa Data hasil Tinjauan pembelajaran teknik mengontrol sepak bola pada siswa kelas IV SD GMIT Airnona 1 Kupang masih kurang efektif karena masih terdapat beberapa hambatan yang dihadapi dalam proses pembelajaran berlangsung dikarenakan ada beberapa siswa yang belum bisa melakukan kontrol bola dengan baik.
Kata kunci: Pembelajaran, teknik dasar, mengontrol sepak bola.
NIKODEMUS A. K. TUKAN
· Thesis · Open Access
tujuan dari rumusan masalah adalah untuk mengetahui jenis-jenis bahasa kiasan dan jenis-jenis bahasa kiasan yang dominan dalam puisi-puisi karya Rudyard Kipling. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dan metode kuantitatif sedangkan datanya di ambil dari google. Dalam menganalisis data, penulis menggunakan teori bahasa khiasan yang dikemukakan oleh Perrine dalam Sihite (2016). Dalam penelitian ini, penulis menganalisis tiga puisi karya Rudyard Kipling. Dari hasil analisis data penulis menemukan beberapa bahasa khiasan yang digunakan dalam puisi-puisi karya Rudyard Kipling, jenis-jenis bahasa kiasan yang dominan dalam puisi-puisi tersebut yaitu; repetition 35,1%, metaphor 16,6%, personification 18,5%, synecdoche 3,7%, hyperbole 5,8%, metonymy 14,8%, understatement 1,8% and apostrophe 3,7% dengan repetition sebagai bahasa kiasan yang paling dominan. Setelah melakukan analisis terhadap bahasa kiasan dalam puisi-puisi karya Rudyard Kipling, penulis berharap penelitian ini dapat memberikan informasi atau pengetahuan tentang bahasa kiasan yang digunakan dalam puisi-puisi karya Rudyard Kipling.