2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
Buku yang ada di hadapan pembaca ini, merupakan hasil Kolaborasi Dosen Lintas Perguruan Tinggi. Pada buku ini terdiri dari: Ruang Lingkup Ekonomi Mikro dan Makro, Teori Perilaku Konsumen dan Produsen, Permintaan, Penawaran dan Ekuilibrium, Konsep Elastisitas, Teori Produksi dan Biaya Produksi, Teori Harga, Pasar Persaingan Sempurna, Pasar Monopoli, Oligopoli dan Monopolistik, Uang dan Lembaga Keuangan, Teori Investasi, Kebijakan Moneter, Kebijakan Fiskal, Pendapatan Nasional, Inflasi dan Pengangguran, Perdagangan Internasional, Pertumbuhan Ekonomi dan Pembangunan Ekonomi.
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
Abstraksi Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana strategi pengelolaan objek wisata yang diterakpan pemerintah Kabupaten Kupang terhadap peningkatan Retribusi Daerah Kabupaten Kupang. Sektor kepariwisataan sebagai salah satu primadona dalam pembangunan nasional dan daerah. Sektor kepariwisataan terbukti mampu menopang perekonomian rakyat dan sekarang ini penting untuu memperoleh devisa peningkatan penerimaan pemerintah daerah. Produk wisata yang dihasilkan oleh berbagai perusahaan seperti jasa hotel, jasa angkutan, jasa hiburan, jasa penyelenggaraan tour dan sebagainya. Disediakan oleh masyarakat antara lain akses untuk menuju tempat tujuan wisata. Objek wisata pada suatu daerah akan sangat menguntungkan, antara lain meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), meningkatkan taraf hidup masyarakat serta memperluas kesempatan kerja”. Untuk itulah perlu kiranya pemerintah daerah Kabupaten Kupang meningkatkan ketangguhan, kebijakan, dan meningkatkan strategi pengelolaan dan pengembangan kepariwisataan dengan maksud untuk lebih mengembangkan ekonomi rakyat dan pencapaian hal-hal strategis antara pendapatan dan pemerataan kesempatan kerja, mendorong adanya pengembangan daerah, pemanfaatan sumber daya alam, dan pengembangan melalui industri pariwisata.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Abstraksi Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana strategi pengelolaan objek wisata yang diterakpan pemerintah Kabupaten Kupang terhadap peningkatan Retribusi Daerah Kabupaten Kupang. Sektor kepariwisataan sebagai salah satu primadona dalam pembangunan nasional dan daerah. Sektor kepariwisataan terbukti mampu menopang perekonomian rakyat dan sekarang ini penting untuu memperoleh devisa peningkatan penerimaan pemerintah daerah. Produk wisata yang dihasilkan oleh berbagai perusahaan seperti jasa hotel, jasa angkutan, jasa hiburan, jasa penyelenggaraan tour dan sebagainya. Disediakan oleh masyarakat antara lain akses untuk menuju tempat tujuan wisata. Objek wisata pada suatu daerah akan sangat menguntungkan, antara lain meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), meningkatkan taraf hidup masyarakat serta memperluas kesempatan kerja”. Untuk itulah perlu kiranya pemerintah daerah Kabupaten Kupang meningkatkan ketangguhan, kebijakan, dan meningkatkan strategi pengelolaan dan pengembangan kepariwisataan dengan maksud untuk lebih mengembangkan ekonomi rakyat dan pencapaian hal-hal strategis antara pendapatan dan pemerataan kesempatan kerja, mendorong adanya pengembangan daerah, pemanfaatan sumber daya alam, dan pengembangan melalui industri pariwisata.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pohon Lontar (Borassus flabellifer L.) adalah pohon yang memiliki banyak manfaat mulai dari daun, batang, bunga, dan buahnya. Pemanfaatan tempurung saboak masih terbatas. Salah satu cara untuk memanfaatkan tempurung sabok adalah dengan membuat tempurung saboak menjadi arang aktif agar aplikasinya bisa lebih luas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi H3PO4 sebagai aktivator arang aktif tempurung saboak dan konstentrasi optimum aktivator H3PO4 dalam pembuatan arang aktif tempurung saboak yang ditinjau dari kadar air, kadar abu dan daya serap terhadap iodin. Penelitian dilakukan dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) 3 perlakuan yaitu 0,1 M, 0,5 M, 1 M konsentrasi larutan H3PO4 yang diulang sebanyak 3 kali. Parameter yang diukur meliputi penentuan kadar air, kadar abu dan bilangan iodin. Dibandingkan dengan SNI 06-3730-1995 tentang arang aktif teknis. Hasil penelitian menunjukan bahwa aktivasi dengan berbagai konsentrasi H3PO4 menghasilkan arang aktif dengan karakteristik yaitu kadar air tertinggi terdapat pada konsentrasi 0,1M H3PO4 dengan nilai sebesar 3,80% dan kadar abu dan bilangan iodin tertinggi terdapat pada konsentrasi 1 M H3PO4 dengan nilai kadar abu 5,75 % dan bilangan iodin 229,479 mg/g. Dengan demikian, penelitian ini menunjukkan bahwa jika menggunakan aktivator H3PO4 dapat menghasilkan arang aktif dengan kualitas yang baik. Sehingga aplikasinya bisa digunakan untuk mengadsorpsi limbah cair organik maupun anorganik.